.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

advert

advert

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Kodam I/Bukit Barisan melepas prajurit terbaik untuk melaksanakan tugas operasi di dalam maupun di luar negeri, Senin (20/1/2020). 

Acara pelepasan yang digelar di Balai Prajurit Makodam I/BB, Jln. Gatot Subroto Km 7,5 Medan itu dipimpin Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah yang diwakili Kasdam, Brigjen TNI Untung Budiharto. 

Prajurit terbaik Kodam I/BB yang diberangkatkan tugas itu sebagai Satgas Penebalan Aparat Teritorial di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari. 

Kemudian sebagai Satgas Gadik/Gapendik Gelombang II Rindam XVIII/Kasuari, dan   sebagai Satgas TNI Konga XX-Q/Monusco Denzipur 2/PS.  

Dalam amanat tertulis Pangdam I/BB yang dibacakan Kasdam dijelaskan, sebagai Prajurit Sapta Marga, maka penugasan dalam bentuk apapun yang diberikan oleh Negara merupakan kehormatan dan kebanggaan. Begitu juga halnya dengan penugasan personel dalam rangka Penebalan Aparat Teritorial ke wilayah Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/ Kasuari. 

"Pemberangkatan Satgas ini adalah untuk membantu proses pengembangan dan pembangunan Kodim baru di dua Kotama itu," terang Pangdam. 

Pangdam juga menjelaskan, dihadapkan dengan keterbatasan jumlah personel dari kedua Kodam itu, dan untuk pengembangan satuan baru setingkat Kodim, maka Komando Atas dalam hal ini Mabes TNI AD memandang perlu untuk membentuk Satgas yang berisikan para personel terpilih dan terbaik dari Kodam-Kodam seluruh Indonesia, termasuk dari Kodam I/Bukit Barisan.

"Sejalan dengan itu, kita juga memberangkatkan Satgas Tenaga Pendidik (Gadik) dan Tenaga Kependidikan (Gapendik) Gelombang II guna mendukung proses belajar mengajar di Rindam XVIII/Kasuari. Oleh karenanya, saya berharap kalian dapat melaksanakan tugas ini dengan dilandasi semangat pengabdian, profesional, dedikasi, disiplin dan penuh rasa tanggung jawab," tegas Pangdam. 

Di samping itu, bagi Satgas Penebalan Aparat Teritorial, Pangdam mengingatkan para personel untuk membekali diri tentang pengetahuan Binter, dan 5 Kemampuan Teritorial.  Yakni temu cepat, lapor cepat, manajemen teritorial, penguasaan wilayah, perlawanan rakyat dan komunikasi sosial serta metode binter. 

"Hal ini penting, agar kehadiran kalian memberikan kontribusi positif bagi Kotama yang akan dituju, bukan hanya sekadar mengisi kekosongan jabatan saja. Bagi Satgas Gadik/Gapendik, kalian akan mengemban tugas tak kalah mulia, yakni mendidik calon Prajurit TNI AD, sehingga mampu menjadi prajurit-prajurit yang dapat diandalkan TNI AD di masa depan," pesan Pangdam. 

"Perlu dipahami bahwa tugas kalian adalah memberikan pengajaran, pelajaran dan pelatihan untuk menyiapkan investasi jangka panjang, yakni generasi penerus TNI AD yang harus memiliki kreativitas dan inovasi yang unggul untuk bangsa dan negara Indonesia," tambah Pangdam.

Untuk itu, Pangdam mengingatkan untuk melaksanakan tugas ini dengan dedikasi yang tinggi, loyalitas dan semangat, sehingga hasil didik nantinya benar-benar sesuai dengan harapan Pimpinan TNI AD.

Di kesempatan yang sama, lanjut Pangdam, Kodam I/BB juga memberangkatkan 20 personel Denzipur 2/PS yang tergabung dalam Satgas Konga XX-Q/Monusco Kongo. 

"Perlu saya sampaikan bahwa penugasan ini adalah tugas mulia yang diberikan kepada TNI oleh dunia internasional. Oleh karena itu, atas nama Keluarga Besar Kodam I/Bukit Barisan, saya menyampaikan rasa bangga dan hormat kepada para prajurit, sebagai duta Bangsa Indonesia yang menjaga perdamaian di bawah bendera PBB di Kongo. Arahan, nasihat dan seluruh kebijakan yang diberikan kepada personel Satgas, saya kira sudah cukup dijadikan bekal untuk melaksanakan tugas di daerah operasi. Dan perlu saya garis bawahi, bahwa kalian adalah Keluarga Besar TNI yang harus saling mengenal satu sama lain, bukan lagi prajurit dari Matra Darat, Laut dan Udara. Akan tetapi merupakan Warga Negara Indonesia yang mewakili Pemerintah Indonesia yang berada di Kongo," papar Pangdam. 

"Kerja sama dan menjaga kekompakan prajurit yang tergabung dalam Satgas merupakan kunci sukses melaksanakan tugas operasi di Kongo," tambah Pangdam.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Pangdam menekankan untuk tetap menjaga nama baik Kodam I/Bukit Barisan dengan menghindari segala bentuk pelanggaran dan perbuatan yang tidak terpuji. 

"Tunaikan tugas ini dengan penuh keyakinan dan jangan pernah ragu. Karena pada hakekatnya tugas yang kita laksanakan adalah ibadah. Tidak lupa pelihara kesehatan, keselamatan dan keamanan serta tingkatkan keimanan dan ketakwaan dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan cara memperbanyak kegiatan ibadah sesuai agama masing-masing," pungkas Pangdam dalam amanat yang dibacakan Kasdam I/BB.  

Turut hadir dalam acara, antara lain Irdam I/BB, Kapok Sahli Pangdam, Asrendam I/BB, Danrindam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, LO TNI AL dan AU, para Kabalakdam I/BB, Dandim 0201/BS, dan para Dansat BS Wilayah Medan. (Pendam I/BB)
Views


INTAIKASUS.COM, (Padang) -  Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah melaksanakan kunjungan kerja ke Wilayah Korem 032/Wbr Padang, Provinsi Sumatera Barat dalam rangka pengantaran Satgas Kizipur TNI Kongo TA. 2020. Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Pangdam disambut oleh Komandan Korem  032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi para Kasi dan Dandim se jajaran Korem 032/Wbr, Minggu (19/1).

Usai transit sejenak,  Pangdam I/BB menerima paparan tentang kesiapan rencana pelaksanaan Gowes Ranah Minang 2020 di Provinsi Sumatera Barat yang dipaparkan langsung oleh Kasiren Korem 032/Wbr Kolonel Inf. Chris Harjoko selaku Ketua Panitia Pelaksana. 

Pemaparan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang rencana pelaksanaan kegiatan Gowes Ranah Minang secara umum dan juga menyampaikan hal-hal lain yang akan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut serta untuk mendapatkan arahan dan petunjuk langsung dari Pangdam I/BB.  

" Paparan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada bapak Pangdam tentang sejauh mana kesiapan rencana pelaksanaan kegiatan Gowes Ranah Minang dan selanjutnya untuk mendapatkan arahan dan petunjuk langsung dari bapak Pangdam," ujar Kasiren Rem 032/Wbr.

Usai menerima paparan  Mayjen TNI MS. Fadhilah selaku Pangdam I/BB menyambut baik rencana kegiatan ini dan Pangdam menyampaikan agar kegiatan gowes ini terencana, disiapkan dengan baik dan memberdayakan semua satuan, Kabalak Kodam sesuai fungsinya agar mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

“Mari kita sukseskan dan kita besarkan kegiatan ini semua satuan berikan dukungan sesuai fungsinya agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan harus sukses”, ujar Pangdam I/BB.

Gowes Ranah Minang 2020 direncanakan akan diikuti oleh Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman beserta staf dan rombongan. 

Adapun yang menjadi tema kegiatan dalam gowes kali ini adalah "Melalui Bukit Barisan Gowes Ranah Minang 2020, Kita Bangkitkan Nilai Nilai Sosial dan Kebersamaan TNI Rakyat Menuju Kondisi Sehat dan Sejahtera".

Gowes yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Februari ini nantinya akan menempuh jarak ± 88 Km dengan melintasi beberapa icon pariwisata  Provinsi Sumbar yang dimulai dari titik start Jam Gadang Bukittinggi melewati Istana Pagaruyung Batusangkar dilanjutkan menuju Danau Singakarak Solok.

Kegiatan gowes ini nantinya akan diselingi dengan kegiatan “Bakti Sosial” yang melibatkan masyarakat dan anak sekolah pada titik titik tertentu di cek poin dan setiap peserta yang ikut melaksanakan kegiatan akan mendapatkan medali dan sertifikat.

Usai kegiatan paparan di Bandara Pangdam I/BB didampingi Danrem 032/Wbr beserta jajaran melanjutkan kegiatan peninjauan lokasi tempat pembangunan Mess Kodim 0308/Prm di Kenagarian Katapiang Kab. Padang Pariaman, Sumatera Barat.  

Hadir dalam kegiatan paparan tersebut Danrem 032/Wbr, Para Asisten Kasdam, Kapendam, para Kasi, Dandim, Kabalak se jajaran Korem 032. (Penrem032)
Views

INTAIKASUS.COM, (Padangsidempuan) - Ratusan Peserta Pecinta Burung Ikuti Lomba Burung Berkicau Road to Danyon 123/RW Cup I Batalyon Infanteri 123/Rajawali bekerja sama dengan Doremi Bird Club, mengadakan Festival lomba Kicau Mania Danyon Cup I, bertempat di Lapangan Mako Yonif 123/Rajawali Kota Padangsidimpuan, Minggu (19/1/2020).

Lomba Kicau Mania tersebut diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai Wilayah se Prov. Sumatera Utara. 

Kegiatan Lomba Kicau Mania, dibuka oleh Danyonif 123/RW yang diwakili oleh Danki Markas Yonif 123/RW, Kapten Inf Adenan Pane dengan menggantungkan sangkar burung ditempat arena lomba.

Adapun untuk jenis burung yang dilombakan diantaranya Murai Batu, Kapas Tembak, Kenari, Love Bird, Kacer, Cucak Ijo, Gelatik Batu, Pleci, dan Kutilang Emas, yang terbagi di 33 kelas.

Danyonif 123/RW Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, S.I.P. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panitia dan seluruh peserta Kicau Mania yang telah hadir di Yonif 123/Rajawali untuk memeriahkan Lomba Kicau Mania Road to Danyon Cup I, event ini bertujuan untuk menyalurkan hobi serta dapat memupuk tali silaturahmi dan kebersamaan untuk mencintai pelestarian lingkungan hidup khusunya hewan/burung, serta menjalin keakraban antara TNI dan Rakyat melalui Komunitas dalam Event Lomba Burung berkicau Road to Danyon Cup I tahun 2020. “Kami berharap melalui Event ini, kita ikut melestarikan burung berkicau agar tidak punah,” ucap Danyonif 123/Rajawali.

Danyonif 123/RW juga berharap kepada para peserta Kicau Mania pada Event ini menjadi ajang silaturrahmi dan evalusi untuk peserta Lomba untuk menghadapi Event-event Lomba berikutnya untuk bisa lebih baik.

Sementara itu, Ketua Panitia , Lembang Halomoan Hrp atau yang lebih dikenal dengan sapaan (Jamboer Batu) mengungkapkan, sangat senang dapat bekerja sama dengan Yonif 123/RW dalam Event Kontes Burung Danyon Cup I, sehingga Event ini dapat mempererat keakraban, khususnya bagi kami para Komunitas Pecinta Burung Berkicau. “Pemilik burung begitu semangat menyaksikan burung kesayangannya mulai dilombakan, berbagai cara mereka lakukan agar burung-burung andalan mereka mengeluarkan bunyi yang indah dan masuk dalam kriteria penilaian para juri,” ungkapnya. 

Adapun para juri yang dihadirkan Panitia adalah para juri terbaik yang diambil dari berbagai wilayah di Sumatera Utara, diantaranya dari Kota Medan, Binjai, Pematang Siantar, Sibolga, Padang Sidempuan, Padang Lawas Utara, dan Mandailing Natal.

Adapun sebagai juara Lomba sbb : 
Juara umum 1 BC adalah dari Salak Berduri BC, Juara II dari Jaguar BC,  
Juara III dari Siboteng BC. (Penrem023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kepala Staf Kodam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto secara resmi menutup Kejuaraan Bola Basket 3x3 Piala Pangdam I/BB di GOR UNPRI Medan, Jln. Danau Singkarak, Gg. Madrasah, Minggu (19/1/2020) malam. 

Pada amanat Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah yang dibacakan Kasdam I/BB mengucapkan selamat kepada para pemang dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya perlombaan. 

"Bagi yang belum berhasil menang, kejuaraan ini harus dijadikan cambuk untuk meraih prestasi di masa depan. Dan kepada para pemenang, kesempatan ini hendaknya dijadikan ajang untuk berprestasi lebih baik lagi guna mengharumkan nama Sumut di perlombaan bola basket," ucap Pangdam.

Berikut hasil perlombaan. Yakni, partai pertama final KU 18 Putri antara Polonia Ballstar melawan Sutomo dengan skor 6-4 untuk keunggulan Polonia Ballstar sebagai juara pertama.

Partai kedua, final KU 23 Putri antara Young Ladies Pekanbaru lawan Alumni Sutomo dengan skor akhir 11-3 untuk keunggulan Young Ladies Pekanbaru sebagai juara pertama.

Partai ketiga final KU 18 Putra antara CSP lawan Alumni Sutomo dengan skor 13-11 untuk kemenangan CSP yang keluar sebagai juara pertama.

Partai keempat, final KU 23 Putra antara CSP Pakam City melawan Polonia Ballstar dengan skor akhir 11-9 untuk keunggulan CSP Pakam City sebagai juara pertama. 

Dan partai kelima final Kelompok Instansi antara Bank Sumut vs Grand Grafika dengan skor akhir 10-9 untuk kemenangan Grand Grafika sebagai juara pertama.

Turut hadir di acara, di antaranya perwakilan Danlantamal I Belawan, perwakilan Pangkosekhanudnas III, Danlanud Soewondo, Dirut Bank Sumut, perwakilan Kajati Sumut, para pimpinan bank pendukung, Rektor UNPRI, Ketua KONI Sumut, Ketua Perbasi Sumut, dan para PJU Kodam I/BB. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhila memberikan pembekalan kepada Personel penugasan penebalan Apter Kodim wilayah Kodam XVII/Cen, Kodam XVIII/Ksr serta Satgas Kizi Manusco XX-Q/Manusco Denzipur 2/PS, Di Aula Manunggal Lt. V Makodam I/BB, Minggu (19/1/2020).

Pangdam I/BB menyampaikan “Selamat kepada Prajurit yang akan melaksanakan tugas sebagai Penebalan Apter Kodim di Wilayah Kodam XVII/Cendrawasih dan Kodam XVIII/Kasuari, semoga dapat bertugas dengan baik dan dapat menjaga nama baik satuan diwilayah penugasan, sebagai prajurit kita jangan pernah takut untuk ditugaskan kemana saja karena itu adalah hak hakiki kita sebagai prajurit dalam mengemban tugas Negara dan itu merupakan suatu kehormatan serta kebanggaan kita sebagai seorang pejuang Bangsa," ujar Pangdam.

"Ambil hikmah dari itu semua dan semoga kita dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.” 

Pangdam I/BB menambahkan, sesuai dengan Renstra (Rencana Strategi) Pimpinan kita dalam hal ini yaitu Bapak Panglima TNI, berkaitan dengan akan dibangunnya satuan baru terutama satuan teritorial Kodim dan Koramil di jajaran Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Kas maka satuan BKO diharapkan mampu mempersiapkan nya," jelasnya

Mengakhiri pengarahannya Pangdam mengharapkan kepada seluruh personel yang akan berangkat penugasan penebalan aparat teritorial, agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab senang hati tanpa ada beban dan jaga nama baik satuan mu dan tetap semangat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam I/BB, Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Para Asisten Kasdam I/BB, Para Kabalakdam I/BB. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Pasaman) - Tahun 2018 lalu, Pemerintah mengeluarkan Perpres tentang Srategi Nasional (Stranas) Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Stranas ini memiliki orientasi waktu dari 2015-2019. Beberapa wilayah menjadi titik prioritas dengan yang terbanyak berada di Papua, menyusul Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara, Jawa dan Sumatera. Hampir di semua pulau besar di Indonesia, terdapat daerah yang terkatagori ini. Untuk Sumbar, wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Pasaman, masuk dalam daerah prioritas.

Sesuai Stranas tersebut, sasaran yang ingin dicapai adalah (1) meningkatnya rata-rata pertumbuhan ekonomi di daerah tertinggal sebesar 6,9% (enam koma sembilan persen) sampai 7, 1 % (tujuh koma satu persen); (2) menurunnya persentase penduduk miskin di daerah tertinggal menjadi 15% (lima belas persen) sampai 15,5% (lima belas koma lima persen); (3) meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia di daerah tertinggal sebesar 62,78; dan (4) berkurangnya kesenjangan antarwilayah.

Khusus untuk Mentawai, selain berstatus sebagai daerah tertinggal juga daerah terluar dan terdepan. Ia berada di perairan Samudera Hindia, secara administratif masuk ke Provinsi Sumatera Barat, walaupun penduduknya bukanlah etnis Minangkabau. Mentawai menjadi wilayah strategis dalam konteks ketahanan nasional karena berbagai implikasi dan pengaruh sangat mungkin masuk ke daerah ini. Oleh sebab itu, perhatian terhadap daerah ini perlu lebih dikhususkan lagi. Mentawai tak boleh dipandang sebelah mata, sudah jadi kewajiban dan keharusan bahwa negara harus hadir disini.

Sebagaimana lazimnya daerah terluar lainnya di Indonesia, Mentawai memang berada dalam posisi yang rumit. Ia memiliki potensi alam dan daerah yang luar biasa, tetapi di sisi lain, saat menginjakkan kaki ke daerah kepulauan ini, perbedaan dan kesenjangan dari daerah lain, kental terasa. Tak jarang pula muncul pandangan stereotype bahwa Mentawai seakan-akan adalah darah “buangan.”

Wilayah ini memiliki setidaknya punya 4 pulau besar yang berpenghuni yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Selatan dan Pagai Utara. Terdapat juga beberapa pulau lainnya, umumnya belum berpenghuni, hanya menjadi singgahan nelayan mencari ikan. Luas wilayah 6.011, 35 km2 dengan jumlah penduduk hanya 85,348 jiwa, kepadatan sekitar 14/km2.

Masih terasa begitu longgar. Usaha nelayan dan pertanian tradisional menjadi andalan masyarakat, walaupun ekspansi perkebunan besar terutama Kelapa Sawit sudah mulai masuk. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) tahun 2018 di angka 60,28, masih di bawah target Stranas sebesar 62,78. Angka kemiskinan masih berada di angka 15%. Kondisi ini telah terjadi sejak bertahun-tahun, walau berdasarkan data BPS ada peningkatan setiap tahun.

Selain kelautan dan pertanian, potensi yang terus digenjot dari Mentawai adalah pariwisata. Sisi ini dianggap hal yang bisa meningkatkan kemajuan Mentawai, wisatawan bakal banyak datang, interaksi ekonomi akan berlangsung, dan masyarakat bisa mengambil peran.

Menjadikan pariwisata sebagai andalan akan seperti pisau dua sisi, bisa meningkatkan ekonomi, tapi bisa pula makin menjadikan Mentawai terlepas dari akar budaya dan tradisinya. Proses sedang berlangsung, arahnya sudah mulai tampak.
Sejak beberapa tahun terakhir, dan sekarang proses sedang berlangsung, pemerintah melalui Kementerian PUPR menggenjot pembangunan jalan raya Trans Mentawai. Korem 032 Wirabraja ditunjuk sebagai pelaksana dilapangan atas kerjasama dengan pihak lain terutama Pemkab setempat. 29 Km jalan direncanakan dibangun yang membelah daerah Siberut Utara dan Selatan. Ini sudah menjadi sebuah kebutuhan, karena akses antar daerah di Mentawai masih menjadi momok. Suasana ketertinggalan sangat tampak dari terbatasnya hubungan antar masyarakat, yang berefek pada kemampuan mendorong sektor ekonominya. Dibangunnya jalan ini menjadi titik awal “kesetaraan” yang akan dicapai, karena efek domino akan terjadi.

Titik-tiik penting yang harus jadi perhatian di Mentawai bisa disisir dari beberapa hal. Pertama, ketersediaan segala sarana prasarana utama bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Akses jalan adalah yang pertama. Akses lain yang dibutuhkan juga adalah modernisasi teknologi pertanian yang mampu dilakukan oleh masyarakat. Pendekatan dengan teknologi mainstream seperti pupuk, zat kimia disinyalir bukan solusi utama.

Ini hanya akan memunculkan ketergantungan pada produk serta punya efek lingkungan dalam jangka panjang. Perlu inovasi dan masukan lain agar masyarakat bisa beraktifitas dengan aman, nyaman, dan menguntungkan. Sangat disarankan peran serta banyak pihak untuk masuk dan memberikan nuansa baru ke masyarakat.

Kedua, sebagai daerah nelayan, hasil laut Mentawai sangat luar biasa. Ikan berlimpah ruah, apalagi pada musim tertentu. Namun karena akses terbatas, sarana tidak memadai, distribusipun terhambat. Bukan cerita baru, jika banyak nelayan di Mentawai terpaksa membuang hasil tangkapannya, karena tak tersalurkan. Apa yang dibutuhkan? Akses transportasi dan teknologi untuk menyimpan ikan.

Ini riil dan butuh solusi cepat. Siapa yang bisa melakukan ini? Berbagai lembaga riset dan pemerintah sebagai eksekusi pada level kebijakan, diharapkan bisa berperan.

Ketiga, masalah yang kerap menghantui daerah pesisir adalah soal ketersediaan air bersih. Sampai saat ini beberapa titik di Mentawai masih kesulitan, masyarakat hanya mengandalkan air hujan dan sumber air yang terbatas. Air adalah kebutuhan dasar, solusipun harus segera. Potensi air banyak, tapi tak bisa dimanfaatkan. Lagi-lagi, teknologi terapan diperlukan, tentu saja yang bisa dijangkau masyarakat. Saat ini sudah banyak sekali temuan-temuan para pihak tentang teknologi penjernih air dengan berbagai metodenya.
Mentawai bisa jadi laboratorium utama dari semua temuan itu. Tinggal lagi bagaimana fasilitasi yang diberikan, sehingga bisa memantik kreatifitas dan kepedulian banyak pihak.

Keempat, Mentawai dalam beberapa sisi masih menunjukkan sisi tradisionalnya yang sangat bersahabat dengan alam. Ikatan sosial sebagai modal penting juga masih terlihat. Tapi bukan berarti ini akan berlangsung lama, jika gempuran modernisasi yang tidak berbasis pada konteks lokal terus terjadi. Mentawai mungkin suatu saat akan tampak wah, tapi pondasi kemasyarakatan harusnya tetap terlihat. Sisi ini yang sering terabaikan. Oleh karena itu, membangun Mentawai dengan menekankan pada keterlibatan dan penggunaan seluruh potensi lokal, mutlak diperlukan. Pihak luar bisa saja masuk, tapi semangatnya bukan untuk “menguasai” Mentawai. Kalau ini tidak dilakukan, Mentawai bisa jadi bom waktu bagi Indonesia secara keseluruhan.

Kita percaya dan yakin, Mentawai punya potensi besar, baik SDA maupun SDM nya. Kendati berada di era otonomi daerah, memajukan sebuah wilayah tak bisa hanya dibebankan pada Pemerintah Daerah setempat. Keterlibatan banyak pihak, mereka-mereka yang sudah memulai, harus ditularkan ke wilayah ini.

Seluruh infrastruktur harus diadakan, tapi manusia Mentawai harus didorong untuk maju dan bangkit. Sisi pendidikan dikuatkan, sarana diperbanyak, dan orang Mentawai harus terlibat dalam semua proses yang ada. Kelembagaan  Sibakkat Langgai (Ketua Suku) harus tetap dihormati, karena Mentawai pada dasarnya adalah masyarakat dengan sistem keguyuban yang tinggi. Tahap awal mungkin akan sulit dan tergagap-gagap, tapi proses kemandirian sudah harus dibangun. Trigger dalam bentuk contoh-contoh nyata yang berhasil (best practice), harus diperbanyak.

 Semangatnya satu, semangat memajukan, memandirikan, dan semangat berbagi. Jauhkan semangat “menguasai” karena orang Mentawai cukup pintar dan tahu apa yang mereka butuhkan. (Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, Danrem 032 Wbr)
Views

INTAIKASUS.COM, (Kapuas Hulu) - Bantu atasi permasalahan kesehatan di perbatasan, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 133/YS menggandeng puskesmas untuk mengadakan pengobatan massal di pulau Majang, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu provinsi Kalimantan Barat, Jum'at (17/1/2020).

Dalam hal ini Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 133/YS Letkol Inf Hendra Cipta, S.Sos., mengatakan kegiatan pengobatan massal tersebut merupakan hasil kerjasama satgas dan Puskesmas setempat dalam mengatasi permasalahan kesehatan di wilayah yang kurang terjangkau oleh kendaraan biasa.

"Kegiatan ini kami laksanakan bersama dengan puskesmas Badau, dengan fokus untuk mengatasi permasalahan kesehatan di Pulau Majang yang berada jauh dari fasilitas kesehatan dan akses jalan yg tdk bisa ditembus oleh kendaraan darat," ucap Dansatgas.

Dansatgas melanjutkan pelaksanaan pengobatan massal bersama Puskemas kec. Badau di desa pulau Majang, dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif 133/YS oleh Puskesmas 4 orang, Kader Lansia 8 orang, Kader Posbindu 6 orang dengan jumlah Masyarakat yang berobat sekitar 110 orang.

Sekretaris Desa Pak Saipudin sangat berterima kasih kepada Satgas Yonif 133/YS atas terselenggaranya pengobatan massal ini, dan menyampaikan belum pernah ada pengobatan seramai ini.

Bersama Rakyat TNI kuat, Hebat dan Tak Tertandingi. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sumbar) -  Komandan Kodim 0310/SSD Letkol Dwi Putranto S.I.P,.M.I.Pol., didampingi pelaksana PLTU Ombilin dan Camat Talawi melihat langsung tanaman ubi kayu dan jagung dengan pemanfaatan abu bekas pembakaran batubara PLTU Ombilin dengan menggunakan dekomposer Bios 44 bertempat di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Kamis (16/1/2020).

Upaya meningkatkan ketahanan pangan dengan membudidayakan pertanian Kodim 0310/SSD sosialisasikan BIOS 44 kepada para petani yang pada akhirnya terbukti dan membuahkan hasil. Saat ini Bios 44 menjadi topik perbincangan dikalangan petani Kota Sawahlunto dikarenakan bisa menyuburkan tanah dan meningkatkan hasil panen.

Letkol Inf Dwi Putranto selaku Dandim 0310/SSD menjelaskan "Selain sebagai bahan yang mampu mengurai mikro organisme menjadi bahan pupuk, BIOS 44 merupakan perpaduan beberapa mikro organisme yang disatukan, yang memiliki banyak manfaat dibidang pertanian, perikanan dan bahkan bermanfaat dibidang peternakan dan tidak berbahaya bagi tumbuhan, hewan maupun manusia," ujar Dandim 0310.

Wan Ikhlas selaku Camat Talawi memberikan apresiasi dan bangga kepada TNI yang telah membantu petani dengan mensosialisasikan decomposer Bios 44, yang membuat tanah tidak produktif bisa menjadi subur serta meningkatkan hasil panen. BUMDes Pagar Emas Desa Sijantang Koto adalah salah satu contoh yang menggunakan Bios 44, badan usaha ini merupakan unit usaha tanaman ubi kayu dengan pemanfaatan abu bekas pembakaran batubara PLTU Ombilin dibawah binaan PLN (Persero) yang bekerjasama dengan kelompok tani Parigi Jaya.

Dengan melihat langsung ke lapangan hasilnya terbukti sangat memuaskan. Ditambah BIOS 44 disamping abu juga mengandung unsur air, sehingga BIOS 44 digunakan sebagai penyubur tanah yang menjadikan tanaman ubi dan jagung  subur sekali", imbuh Camat    saat di lokasi Poktan Parigi jaya.

Ahmadi, selaku masyarakat setempat juga menjelaskan, masyarakat PLTU Ombilin dengan bekerjasama dengan Kodim 0310/SS untuk pemanfaatan CSR juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dengan produk tanaman ubi kayu dan jagung di Desa Sijantang Koto.

"Ternyata setelah kita menggunakan BIOS 44 manfaatnya sangat signifikan dengan hasil seperti yang kita lihat dilapangan. Masyarakat setempat pernah lakukan simulasi di lahan yang ada disekitar untuk tanaman jagung, hasilnya biasa-biasa saja. Setelah masyarakat gunakan BIOS 44, hasilnya bisa mencapai 40 persen lebih baik tanpa menggunakan BIOS 44", ujarnya.

Lebih lanjut Ahmadi menambahkan, besar harapan kedepannya melalui program kerjasama ini masyarakat lebih di berdayakan lagi sehingga bisa lebih optimal pertaniannya, yang pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Kepala Desa Sijantang Koto Delfi Makmur melalui Sekretaris Desa Defi Indriyani menyampaikan, berharap masyarakatnya dapat melihat hasil dari kerjasama ini, yang awalnya tidak tertarik bisa menjadi tertarik dengan pemanfaatan abu bekas pembakaran batubara PLTU Ombilin yang telah ditebarkan BIOS 44.

"Dengan pemanfaatan abu dan BIOS 44 ini, tanaman menjadi subur. Dari hasil perbedaan antara yang memakai BIOS 44 dengan yang tidak, dapat merubah pandangan masyarakat kita dan hasilnya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat kita", ujarnya mengakhiri. (Pen 032)
Views

INTAIKAAUS.COM, (Lubuk Pakam) - Komandan Koramil 19/Bangun Purba, Kodim 0204/Deliserdang, Kapten Kav Ishak Iskandar menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Utara, Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi, setelah menjadi Danramil terbaik se wilayah Sumatera Utara. 

Penghargaan Gubsu kepada Kapten Kav Ishak Iskandar diberikan dalam acara penyerahan Tunggul Kecamatan Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Utara kategori Kabupaten Tahun 2019 yang digelar di Alun-Alun Pemkab Deliserdang, Rabu (15/1/2020) kemarin. 

Selain kepada Danramil 19/Bangun Purba, Gubsu juga memberikan penghargaan kepada Kapolsek Bangun Purba sebagai Kapolsek Terbaik se Wilayah Sumatera Utara. 

Untuk penyerahan Tunggul Kecamatan Terbaik, Gubsu menyerahkan langsung kepada Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang sebagai terbaik pertama, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapsel sebagai terbaik kedua, dan   Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan sebagai terbaik ketiga. 

Penghargaan juga diberikan kepada Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai sebagai terbaik keempat, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat sebagai terbaik kelima, dan Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara sebagai terbaik keenam. 

Di kesempatan ini, Gubsu menjelaskan, penyerahan Tunggul Kecamatan Terbaik ini bertujuan untuk mendorong kinerja para Camat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan koordinasi di dalam melakukan terobosan-terobosan serta inovasi di masyarakat yang bermuara kepada peningkatan kesejahteraan di masyarakat.
"Penilaian Kecamatan Terbaik ini juga merupakan alat untuk evaluasi dan monitoring kinerja para Camat beserta jajarannya dalam menyelenggarakan tugas-tugas urusan pemerintahan umum di tingkat kecamatan," jelas Gubsu. 

Gubsu mengingatkan kepada para Camat untuk selalu bersinergi dan melakukan koordinasi dengan unsur Forkompimcam, antara lain Danramil dan Kapolsek, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas dan tokoh adat, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah. 

Tak ketinggalan, mantan Pangkostrad ini juga memberikan apresiasi luar biasanya kepada kinerja TNI-Polri di daerah yang telah bersinergi mendukung program-program pembangunan pemerintah, khususnya di Sumatera Utara dengan menciptakan kondusifitas wilayah. 

"Keberhasilan suatu wilayah merupakan hasil kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri dan komponen masyarakat," tegas Gubsu. 

Turut hadir di acara, antara lain Kabiro Pemerintahan Setdaprovsu, Bupati DS, H Ashari Tambunan bersama Wakil Bupati DS, HM Ali Yusuf Siregar dan jajaran, Ketua DPRD DS, Zhaki Syahri, Wakil Bupati Tapsel, Ir Aswin Efendi Siregar dan jajaran, Dandim 0204/DS, Letkol Kav Syamsul Arifin, Kapolresta DS, Kombes Pol Yemi Mandagi, dan tamu serta undangan lainnya. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah Irup upacara 17 an bulan Januari 2020 dilapangan upacara Makodam I/BB Jln. Gatot Subroto Km 7.5, Jumat (17/I/2020).

Dalam amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang dibacakan Pangdam I/BB disampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2020 kepada segenap Prajurit dan PNS TNI di manapun berada dan bertugas. Jadikan momentum pergantian tahun ini sebagai awal yang baik dalam melaksanakan tugas sesuai dengan bidang tanggung jawab masing-masing," pesan Panglima TNI.

Lanjutnya mengatakan, selaku pimpinan TNI, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan tugas selama kurun waktu 2019. Berbagai tantangan yang ada telah berhasil kita atasi dengan baik namun bukan berarti kemudian kita terlena, ini merupakan tanggung jawab kita untuk terus menerus meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam melaksanakan tugas Pokok,"  ucap Panglima TNI mengingatkan.

Tuntutan kesiagaan tersebut terbukti saat terjadi bencana alam di beberapa daerah tepat saat pergantian tahun, demikian pula dengan permasalahan di Laut Natuna Utara yang eskalatif maupun separatisme di Papua. Oleh karena itulah pengembangan organisasi TNI dengan mengedepankan pendekatan Tri Matra terpadu telah mulai dijalankan demikian pula dengan Sinergi dan kerja sama erat dengan Instansi terkait akan terus menerus dilaksanakan.

Lebih lanjut di Tahun 2020 ini kita akan kembali mengawal dan menyukseskan Pilkada serentak di 270 wilayah, tentunya kita bertekad untuk menjamin agar pesta demokrasi tersebut berjalan aman, lancar dan sukses selain itu TNI tetap harus mewaspadai potensi-potensi ancaman lainnya termasuk bencana alam. "Posisi geografis Indonesia serta perubahan iklim global menyebabkan bencana tersebut dapat terjadi sewaktu-waktu, rencana kotinjensi harus kita miliki, latihkan dan koordinasikan dengan berbagai upaya pencegahannya sebagaimana telah ditekankan oleh Presiden Joko Widodo," tegas Panglima TNI.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan beberapa penekan kepada seluruh Prajurit dan PNS di manapun berada dan bertugas. 
Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas.

Kedua: Laksanakan koordinasi, sinergi, dan kerja sama yang baik dengan instansi lain maupun berbagai komponen yang ada di masyrakat.

Ketiga: Bangun kewaspadaan melalui deteksi dini dan cegah dini terhadap kecendrungan kerawanan yang mungkin terjadi.

Keempat: Perkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat karena dharma bhakti TNI dipersembahkan hanya untuk rakyat.

Upacara Bendera 17-an ini diikuti oleh Kasdam I/BB, para Asisten  Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, seluruh Pamen dan Pama serta PNS Kodam I/BB. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Paluta) - Danyonif 123/Rajawali, Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, SIP, melakukan kunjungan kerja ke Kompi Senapan (Kipan) C di Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Jumat (17/1/2020).
Kunjungan dalam rangka memberikan arahan dan motivasi kepada prajurit, sekaligus melihat langsung program kerja, permasalahan dan kendala yang dihadapi, dilakukan Danyonif Pasi-1/Intel dan Pasi 4/Logisitik.

Kehadiran Danyonif 123/RW di Kipan C Gunungtua disambut langsung oleh Komandan Kompi Senapan C, Kapten Inf Ro'uf Sulisno dan jajar Kehormatan oleh Prajurit Kompi Senapan C.

Kegiatan dimulai dengan melaksanakan upacara Bendera 17-an, Danyonif 123/RW bertindak sebagai Inspektur Upacara. Di kesempatan ini, Danyonif membacakan amanat Panglima TNI.
Usai upacara bendera, acara dilanjutkan dengan olah raga bersama dan pengecekan pangkalan, kemudian dilanjutkan Jam Komandan kepada seluruh Prajurit Kompi Senapan C Yonif 123/RW.
Dalam arahannya, Danyonif menyampaikan, sebagai Prajurit Rajawali harus cinta kepada Satuan, keluarga dan pekerjaan, serta terhindar dari pelanggaran.
"Jika kita cinta dengan Satuan dan Cinta dengan Keluarga, maka kita harus menghindari pelanggaran sekecil apapun," ucap Danyonif 123/RW
Selain itu, Danyonif 123/RW juga berpesan agar menjaga keharmonisan Rumah tangga, menjaga kesehatan dan baik-baik dengan rakyat. Sebab Rakyat adalah Ibu Kandung Prajurit Rajawali.
Dalam kesempatan yang sama juga Pasi Intel Yonif 123/RW Lettu Inf Dani C. Nugroho, S.T (Han) mengadakan pemeriksaan/cek urine para personel Kipan C Yonif 123/RW. Hasilnya, 100 persen para Prajurit Kipan C tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba.
Hasil ini membuktikan bahwa Prajurit Kipan C telah melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh Danyonif 123/RW dan Instruksi Pimpinan TNI untuk menghindari Narkoba. (Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Pematangsiantar) - Tim Itdam I/BB melaksanakan Wasrik ke Rindam I/BB terhadap pelaksanaan Program Kerja Satuan, Kamis (16/01/2020).

Tim Wasrik Itdam I/BB tersebut dipimpin langsung oleh Irdam I/BB Kol Inf R. Sidharta Wisnu Graha,S.E. sebagai Penanggung jawab Wasrik Itdam.

Kata sambutan yang disampaikan pada taklimat awal oleh  Danrindam I/BB, mengucapkan terimakasih kepada Irdam I/BB selaku penanggung jawab Tim Wasrik Itdam I/BB dan seluruh rombongan atas kunjungannya ke Rindam I/BB. 

Danrindam I/BB mengatakan dengan adanya kegiatan Wasrik ini berharap dapat membantu terselenggaranya akuntansi penyajian laporan keuangan yang berkualitas di Rindam I/BB. 
Apabila ada kekurangan dan kesalahan dalam penyelenggaraan dan penyajian laporan keuangan, maka dapat  dilakukan perbaikan atau koreksi atas kekurangan dan kesalahan tersebut. 

Oleh karena itu, sekali lagi kami berharap dalam kegiatan Wasrik ini dapat memberikan masukan yang berharga atas produk laporan pertanggung jawaban program kerja satuan bagi peningkatan akuntabilitas kinerja dan pengelolaan anggaran Rindam I/BB pada tahun tahun mendatang.

Danrindam I/BB juga menekankan kepada para pejabat Rindam I/BB agar terbuka dan menyiapkan data yang dibutuhkan sebagai pertanggung jawaban dalam pelaksanaan program kerja masing masing bagian serta jadikan kegiatan ini sebagai sarana instrospeksi untuk perbaikan kinerja Rindam I/BB.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Tim Wasrik Itdam I/BB, Wadan Rindam I/BB Kol. Inf. Waston Purba, S.I.P dan pejabat Distribusi A, B Rindam I/BB. (Tim Rindam)
Views

INTAIKASUS.COM, (Padang) - Hobi dan minat seringkali memunculkan ide ataupun kreatifitas dari seseorang. Seperti halnya Dion Baizar, seorang remaja siswa kelas XI SMK Kartika 1.2 Padang Sumatera Barat yang juga mampu berkreasi tanpa biaya mahal. Ia berhasil merakit sebuah pesawat aeromodeling.

Hebatnya lagi, bahan pesawat aeromodeling buatannya tersebut memanfaatkan barang barang bekas karena statusnya yang masih pelajar dengan dana yang terbatas sehingga kreatifitasnyapun menjadi berkembang.

Berawal dari hobbinya bermain mobil RC (Remote Control) yang kemudian beralih ke pesawat RC. Namun karena pesawat RC mahal, maka timbul ide dari Dian Baizar untuk membuat pesawat RC sendiri. Akhirnya ia mencoba mencari info bagaimana cara membuatnya dengan belajar secara otodidak melalui internet untuk membuat pesawat aeromodeling. Kreatifitas yang dibuatnya mendapat dukungan dari pihak sekolah melalui bimbingan Guru Produktif TKJ, Zadri Hamid.

Danrem 032/Wbr mengecek kondisi Pesawat Aeromodeling
Hari-hari Dion Baizar selepas sekolah disibukkan dengan belajar membuat pesawat aeromodelling yang menjadi hobbynya. Setelah ilmu didapat Dian Baizar ternyata masih memiliki beberapa kendala yaitu bagaimana membuat bahan body pesawat aeromodelingnya.

“Alat elektroniknya sudah lengkap namun untuk membuat body pesawatnya masih kesulitan karena bahannya di Kota Padang tidak ada. Akhirnya saya mencoba berkreasi dengan memanfaatkan styrofoam bekas selain juga untuk menghemat biaya”, ungkap Dion.

Dion membuat pesawat aeromodelling ini dari bahan Styrofoam. Didalamnya dipasang serangkaian mesin sederhana yang terdiri dari motor penggerak dan alat penangkap sinyal yang berfungsi menerima perintah dari alat kendali yaitu Remote Control. Uniknya lagi, pesawat aeromodelling buatan Dion ini juga dilengkapi dengan tambahan kamera yang bisa terkoneksi langsung ke smartphone.

Saat uji coba Pesawat Aeromodeling, 
setelah melalui beberapa kali uji coba, akhirnya pada Senin (13/1/2020) kemarin pesawat aeromodeling hasil rakitan Dion inipun berhasil terbang dengan sukses yang disaksikan langsung oleh Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo selaku Pembina dari Yayasan Kartika yang membawahi dari SMK Kartika tempat Dion menimba ilmu.

Kreatifitas yang dilakukannya selama ini mendapat dukungan dan apresiasi yang sangat positif dari Danrem 032/Wirabraja, dimana selama ini selalu aktif mengangkat dan menggali potensi lokal yang ada di Sumbar. Sejalan dengan program yang dilakukan oleh Danrem tersebut maka Dion diminta untuk dapat mengembangkan lagi hasil karyanya.

“Pengembangan dari hasil karyanya tersebut akan digunakan di setiap Kodim jajaran Korem 032/Wirabraja dimana nantinya dapat mendukung kelancaran tugas pokok dari TNI AD khususnya aparat kewilayahan”, ujar Danrem. (Pen 032)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) –  Guna meningkatkan stamina dan fisik yang lebih prima, Pangdam Mayjen TNI MS Fadhilah membawa para PJU Kodam I/BB melakukan Gowes sejauh 52,7 Km, Kamis (16/1/2020) pagi. 

Dijelaskan Pangdam, gowes kali ini memang berbeda dari yang sebelumnya. Terbukti dari jarak tempuh sepanjang 52,7 Km dengan titik start kediaman rumah dinas Pangdam di Jln Sudirman Medan hingga finish di Mapolsek Kuala, Kabupaten Langkat. 

Pangdam mengatakan, jarak tempuh gowes di kesempatan berikutnya akan terus ditambah hingga akan mencapai 100 Km. 

"Ini kita lakukan untuk persiapan mendampingi Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dalam kegiatan gowes sejauh 100 Km di wilayah Korem 032/Wirabraja beberapa waktu ke depan," ungkap Pangdam.  

Sebelum melangsungkan gowes, Pangdam beserta seluruh PJU Kodam I/BB lebih dulu melakukan senam pemanasan dan peregangan otot. Setelah itu, Pangdam dan rombongan langsung bergerak menuju titik finish. 

"Rute Gowes kali ini berbeda dengan yang biasanya. Kali ini saya akan mencoba rute baru dengan jarak yang lebih jauh dan akan mencoba finish di Polsek Kuala Langkat," ucap Mayjen Fadhilah sesaat akan berangkat.

Mayjen Fadhilah menambahkan, kegiatan olah raga sepeda santai ini, selain untuk membina kesehatan, juga untuk memupuk jiwa korsa, ajang tali silaturahmi di antara sesama prajurit TNI, dan membangun soliditas dengan personil Polri. 

"Semoga dengan kegiatan ini, selain bermanfaat bagi kesehatan kita juga untuk memperkokoh sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang sudah terjalin baik selama ini, serta menunjukkan kepada masyarakat akan pentingnya berolah raga," pungkas abituren Akmil 1988 itu.

Adapun rute Gowes kali ini meliputi: kediaman Pangdam I/BB (start) – Jln Sudirman – Jln Patimura – Jln Djamin Ginting – Jln dr Mansyur – Jln Setia Budi – Jln Kenanga Raya – Jln Bunga Asoka – Jln Gagak Hitam – Jln Gatot Subroto – Jln Medan-Binjai – Jln Sutomo – Jln Imam Bonjol – Jln HOS Cokroaminoto – Jln Ahmad Yani – Jln RA Kartini – Jln Sudirman – dan Makodim 0203/Langkat (Check Point). 

Kemudian, dari Makodim 0203/Langkat menuju Jln Djamin Ginting – Jln Sei Wampu – Jln Namu Ukur – Jln Binjai Tengah – Jln Binjai Kuala – dan finish di Mapolsek Kuala, Kabupaten Langkat. 

Total jarak tempuh lebih kurang 52,7 Km, dengan rincian dari garis start menuju Check Point sepanjang 27 Km lebih, dan dari Check Point menuju garis finish di Mapolsek Kuala, Langkat, sejauh 25 Km lebih.
 
Turut mendampingi Pangdam I/BB dalam Gowes kali ini, di antaranya Kasdam, Brigjen TNI Untung Budiharto, Irdam, Kapoksahli, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, dan LO TNI AU, para Kabalak, Dandim 0201/BS, para Dansat BS wilayah Medan dan para Perwira Staf Makodam I/BB. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tapteng) - Babinsa Koramil 05/Kolang Kodim 0211/Tapanuli Tengah 
Sertu Nazar Ependi memberikan materi Wasbang dan Bela Negara kepada siswa SMP Rakyat Swasta Kolang, Kecamatan 
Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (16/1/2020).

Sertu Nazar Ependi menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membina dan membentuk mental, karakter dan kepribadian serta menanamkan secara dini kecintaan dan kesetiaan
kepada tanah air, bangsa dan Negara Indonesia kepada generasi mudah.

Komandan Kodim 0211/TT Letkol Inf. Dadang Alex, S.Sos melalui Danramil 05/Kolang Kapten Inf Legiman, menyampaikan bahwa  kegiatan tersebut 
merupakan bagian dari tugas mereka (Babinsa) untuk memberikan 
pemahaman soal "wasbang" dan bela negara di wilayah binaannya.

Lebih lanjut, Kapten Inf Legiman menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk 
menumbuh kembangkan 
kecintaan anak-anak sebagai generasi penerus terhadap bangsa dan tanah air 
serta menuntut ilmu secara bersungguh-sungguh, agar kedepan menjadi
generasi yang dapat berguna bagi kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia," ungkapnya.

Beliau juga mengharapkan agar siswa/siswi selaku pemegang estafet kepemimpinan bangsa kedepan tetap konsisten dengan memiliki 
mental dan karakter yang baik", tambah Kapten Inf Legiman. (Red/Pen023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Solok) - Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0309/Solok, bertempat di Lapangan Upacara Kodim Solok, Sumatera Barat, Rabu (15/1/2020).

Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0309/Solok dari Letkol Arh. Prio Iswahyudi kepada Letkol Arm. Reno Triambodo, S.Sos, M. I.Pol., yang sebelumnya menjabat sebagai Dansatdikpa Pusdik Armed Pussen Armed Kodiklat TNI AD, sedangkan Letkol Arh. Prio Iswahyudi selanjutnya akan menjadi Kepala Staf Kodim 0312/Pdg yang saat ini telah menjadi Kodim Tipe A.

Susunan rangkaian kegiatan Upacara Serah Terima Jabatan Dandim 0309/Solok dilaksanakan dengan pengambilan sumpah dan pernyataan, serta  penandatanganan fakta integritas sebagai wujud komitmen kesepakatan penyelenggara negara yang bersih, akuntabel, berwibawa dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas.

Letkol Arh. Prio Iswahyudi selaku pejabat lama dalam acara pisah sambut menyampaikan terima kasih kepada Danrem, para Kasi Korem 032/Wbr yang telah memberikan bimbingan, arahan dan motivasi, serta kepada seluruh Forkopimda, masyarakat Kota Solok, Kab Solok dan Kab. Solok Selatan atas apresiasi kerjasamanya dalam membangun, memajukan, mensejahterakan, dan mengatasi kesulitan masyarakat wilayah binaan Kodim selama ± dua tahun menjabat sebagai Dandim," ujarnya.

Selanjutnya Letkol Arm. Reno Triambodo, S.Sos, M. I.Pol., menyampaikan, akan melanjutkan program yang sedang berjalan, serta berkoordinasi dengan Forkopimda dan Instansi terkait untuk bersama sama membangun wilayah binaan Kodim 0309/Solok," ucapnya.

Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., ketika dikonfirmasi oleh awak media menjelaskan agar pejabat yang baru lebih mengoptimalkan lagi program yang telah dilakukan oleh pejabat lama, dengan mencari persoalan persoalan baru serta mencari solusinya.

Lebih lanjut Danrem 032 menyampaikan "bahwa wilayah Sumbar sekarang sedang tren bencana alam untuk itu diharapkan agar segera mencari cara dalam mengantisipasi dan mengatasi setiap permasalahan tersebut dengan berkoordinasi dengan Forkopimda, Instansi dan masyarakat wilayah binaan Kodim", jelas Danrem.

Usai pelaksanaan serah terima jabatan para tamu undangan dihibur dengan penampilan kuda lumping cilik binaan Persit dan penampilan atraktif Wushu yang juga merupakan binaan Kodim 0309/Solok.

Pada kesempatan yang sama setelah acara sertijab, Danrem bersama tamu undangan melaksanakan peninjauan Demplot Bios 44 dan budidaya Azolla yang terletak dibelakang Kodim.

Serah terima jabatan dan acara pisah sambut semakin terasa hikmad dengan adanya penyerahan cindera mata.

Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Solok Bapak H. Zul Elfian, S.H., M.Si Datuak Tianso, para Kasi, Dandim, Kabalak Rem 032, Kapolres, Kajari, Pimpinan BUMN Kota Solok, Ketua Persit Koorcabrem 032 PD I/BB Ibu Mia Kunto, Prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIII Kodim 0309/Solok. (Pen 032)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sibolga) - Keluarga Besar Korem 023/KS melaksanakan perayaan Natal bersama  prajurit dan PNS, bertempat di Aula Gupala Makorem 023/KS, Jalan Datuk Itam No.1 Kota Sibolga, Rabu (15/01/2020). 

Perayaan Natal dimulai Pukul 15.00 WIB dan selesai pada Pukul 18.00 WIB, berjalan dengan sukses dan penuh khitmad, dan selanjutnya digelar Acara Ramah Tama. 

Danrem 023/KS dalam sambutannya yang diwakili oleh Plh. Kasrem Letkol Arh Utama Rusdyaman menyampaikan, Natal merupakan salah satu peristiwa penting yang dinanti-nantikan umat Kristiani, karena Natal membawa terang dunia, damai, dan keselamatan bagi umat manusia, sehingga umat Kristiani sanggup meninggalkan keinginan-keinginan duniawi untuk hidup bijaksana, sederhana dan penuh penguasaan diri," ujarnya. 

Lanjutnya mengatakan, perayaan Natal yang dilaksanakan ini, merupakan manifestasi dan aktualisasi syukur umat Kristiani, karena kelahiran Yesus Kristus mempunyai makna yang sangat mendalam bagi umat Kristiani, dengan demikian, umat Kristiani diseluruh dunia menyambut dan merayakan Natal dengan penuh suka cita yang dimaknai sebagai peringatan atas sikap hidup yang penuh kasih, kesetiaan, perjuangan, kesederhanaan dan pengorbanan.  

"Hal ini sangat erat kaitannya dengan tema yang diangkat kali ini yaitu " Dengan suka cita natal, kita perkokoh semangat Prajurit Sapta Marga dan PNS TNI AD untuk tetap tegaknya kesatuan dan persatuan bangsa," ucap Danrem.

Diakhir sambutannya, Danrem 023/KS, meminta kepada umat Kristiani agar Perayaan Natal ini tidak semata-mata dijadikan sebagai peristiwa seremonial atau rutinitas, tetapi Perayaan Natal merupakan peristiwa yang memiliki makna dan sentuhan-sentuhan rohani, untuk mewujudkan sikap senasib sepenanggungan sebagai landasan moral dan etika dalam kerukunan sesama insan hamba Tuhan. 

Sementara itu, Pendeta Jimmy Simangungsong, S.Th mengatakan, "dengan menghayati tema Natal kali ini, hendaklah umat Kristiani  khususnya keluarga besar Korem 023/KS untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia dan selalu bersyukurlah," katanya.

Usai Acara Perayaan Natal kemudian dilanjutkan dengan acara hiburan yang menampilkan Trio Gupala, Blessing Voice SMA HKBP Sibolga, Vocal Group Kodim 0211/TT.  

Perayaan Natal Korem 023/KS dihadiri Dandim 0211/TT Letkol Dadang Alex, Para Kasi Korem 023/KS, Para Dan/Kabalak Rem 023/KS, dan Ketua Persit Koorcab Rem 023 PD I/BB dan segenap umat Kristiani Korem 023/KS dan keluarga.  

Acara diakhiri dengan salam-salaman. (Ril Penrem 023/KS)

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Aspers Kasdam I/BB Kolonel Inf Djonne Ricky Lumintang, S.Sos. memimpin acara tradisi  Penerimaan Lulusan Diklapa II tahun 2019 Di Kodam I/Bukit Barisan tahun 2020 di Makodam I/BB, Rabu  (15/1/2020).

Pada kesempatan tersebut dalam sambutan Pangdam I/BB yang dibacakan Aspers Kasdam I/BB menyampaikan salah satu komponen untuk membentuk prajurit yang profesional di dalam melaksanakan tugas adalah dengan cara meningkatkan kemampuan, baik pengetahuan maupun keterampilan, mulai dari tingkat perorangan sampai dengan tingkat satuan, sehingga mampu melaksanakan tugas di berbagai kondisi medan dan situasi.  

Lebih lanjut Aspers Kasdam I/BB menyampaikan Tradisi satuan dalam lingkungan militer merupakan suatu kebiasaan yang masih terpelihara dan dilestarikan dalam beragam wujud konfigurasi penghayatan spiritual, yang erat kaitannya dengan jiwa korps atau yang lebih dikenal sebagai esprit de corps, dimana tradisi satuan adalah salah satu upaya untuk menanamkan rasa memiliki, mencintai dan bertanggung jawab terhadap keberadaannya di satuan. Kondisi inilah yang harus dikembangkan dalam rangka pembinaan personel," ucap Aspers.

Berkenaan dengan acara tradisi satuan, pada pagi hari ini kita akan melaksanakan tradisi satuan kepada 27 personel, terdiri dari 25 lulusan diklapa II tahun 2019 dan 2 orang perwira berpangkat letnan satu yang masuk Kodam I/Bukit Barisan, dengan demikian diharapkan tradisi satuan dapat menjadi landasan kejiwaan yang kuat di dalam kehidupan prajurit, dan merupakan sarana dalam upaya membentuk moral, watak, mental kepribadian serta motivasi seluruh prajurit Kodam I/Bukit Barisan di dalam melaksanakan tugas pokoknya.

Oleh karena itu, tunjukkan prestasi dan karya terbaik kalian kepada Kodam I/Bukit Barisan, dan hindari segala bentuk pelanggaran, Buktikan bahwa kalian layak masuk Kodam I/Bukit Barisan," tegas Aspers. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah menghadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana tahun 2020 di Wilayah Provinsi Sumatera Utara yang di gelar hari ini di lapangan KS Tubun Mapoldasu Rabu (15/1/2020).

Pada kesempatan tersebut,  Pangdam I/BB menyampaikan, merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan bagi saya dapat bertatap muka dengan hadirin dan tamu undangan sekalian di Mapolda Sumut, semoga kebersamaan kita hari ini menjadi representasi kokohnya soliditas dan sinergitas TNI-POLRI dan pemerintah daerah provinsi sumatera utara.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, di wilayah indonesia banyak terjadi bencana alam, yang diakibatkan oleh bencana tsunami, erupsi gunung berapi, tanah longsor, banjir, gempa bumi, angin topan, kebakaran hutan dan lahan serta beberapa bencana alam lainnya, mencermati banyaknya bencana alam yang terjadi di wilayah Kodam I/Bukit Barisan, khususnya sumatera utara, tentunya merupakan ancaman nyata, karena yang menjadi korban adalah masyarakat, warga negara indonesia," ucap Pangdam.

Pangdam juga menambahkan, di samping itu dampak dari bencana alam tersebut telah banyak menimbulkan kerugian fisik dan non fisik, harta benda serta sarana dan prasarana pemerintah yang dapat mempengaruhi situasi dan kondisi wilayah dan nasional, terutama berpengaruh kepada sektor keamanan dan ketertiban masyarakat, kesehatan, pendidikan, perekonomian dan kondisi sosial budaya masyarakat.

Untuk itu, Pemerintah pusat, Pemerintah daerah dan satuan jajaran TNI-POLRI perlu tanggap untuk menyikapi dengan cepat dan secara simultan menanggulangi dampak dari bencana alam tersebut, guna memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana alam, dengan melakukan tindakan pengungsian dan pemberian bantuan ke-manusiaan, sehingga situasi dan kondisi daerah bencana segera dapat berfungsi normal dan kondusif kembali," jelas Mayjen Fadhilah.

Lebih lanjut Pangdam I/BB menyampaikan, Kodam I/Bukit Barisan juga menyiapkan satuan peleton PRCPB di tiap-tiap satuan tempur maupun satuan bantuan tempur jajaran Kodam I/Bukit Barisan, yang memiliki kemampuan cepat tiba di lokasi bencana, dengan fokus utama membantu evakuasi korban dan memberikan pertolongan pertama, sampai dengan bantuan induk pasukan tiba. 

Berkenaan dengan penanggulangan bencana alam, selaku Pangdam I/Bukit Barisan saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada kepolisian daerah sumatera utara, yang telah mempersiapkan personel dan peralatan dalam rangka penanggulangan bencana alam di wilayah sumatera utara, Melalui apel kesiapsiagaan ini diharapkan dapat diketahui berbagai kekurangan maupun kendala yang mungkin akan dihadapi pada pelaksanaan penanggulangan bencana alam di wilayah sumatera utara. Dengan demikian diharapkan seluruh personel maupun peralatan yang akan digunakan dalam keadaan siap dioperasionalkan setiap saat," tutup Pangdam.

Tampak hadir pada acara tersebut Pangdam I/BB, Kapolda Sumut, Wakil Gubernur Sumut, Pangkosekhanudnas III, Kajati Sumut, Danlanud Soewondo Medan, beberapa PJU Kodam I/BB dan PJU Poldasu. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah memimpin pelaksanaan pembubaran Panitia Bukit Barisan Run 5 K dan 10 K di Gedung balai prajurit Makodam I/BB, Selasa (14/1/2020).

Dalam sambutannya Pangdam I/BB menyampaikan, kita ketahui bersama, bahwa kegiatan Bukit Barisan Run dalam rangka memperingati hari juang TNI AD tahun 2019 semuanya bisa sukses kita laksanakan, baik dari segi penyelenggaraan  maupun banyaknya keikutsertaan para atlet, pelajar dan masyarakat.  Hal ini sangat menggembirakan karena menunjukkan bahwa animo masyarakat sumatera utara terhadap olah raga dalam rangka bukit barisan Run cukup tinggi," ungkap Pangdam.

Melalui Ajang Bukit Barisan Run yang baru saja kita laksanakan diharapkan dapat terciptanya karakter dan  motivasi juang yang tangguh serta meningkatkan  kecintaan terhadap budaya olahraga kepada masyarakat, sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang pencarian bibit-bibit atlet lari dari Sumatera Utara, sehingga akan muncul pelari-pelari handal seperti yang sudah kita miliki saat ini, yakni pratu Welman D. Pasaribu dari Yonif 121/Macan kumbang.

Pada kesempatan tersebut Pangdam I/BB juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tamu undangan sekalian atas bantuan dan dukungannya yang telah meluangkan waktu hadir di tempat ini untuk memenuhi undangan kami, serta ucapan terima kasih tak terhingga atas kerja keras seluruh Panitia yang telah mendukung terlaksananya acara Bukit Barisan Run 5 K dan 10 K," ucap Pangdam.

"Saya berharap untuk kedepan kita lebih kompak dan fokus lagi, agar pencapaian dan tujuan kegiatan tersebut dapat diperoleh dengan baik dan maksimal jangan merasa puas dengan hasil yang di dapat saat ini, tetapi tetap semangat dan berikan yang terbaik untuk satuan kita Kodam I/BB tentunya," tuturnya. 

Diacara yang penuh keakraban tersebut sambil menikmati makan siang, tak lupa pangdam I/BB melantunkan lagu-lagu yang sangat menghibur seluruh pejabat Kodam I/BB dan undangan yang hadir di ruangan tersebut.

Tampak hadir pada acara tersebut Pangdam I/BB, Kasdam I/BB, Pju Kodam I/BB, Kadispora propsu, Ketua Pasi Sumut, Kadisdik Propsu, Kadis Kes, Kepala Bri, Bni dan Bank Sumut  serta seluruh Panitia Lomba Lari Marathon. (Rina/Pendam I/BB)