.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Iklan

Iklan

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views


INTAIKASUS.COM, (Dairi) - Personil Kodim 0206/Dairi, terdiri dari 10 Orang, dipimpin  oleh Peltu S.Anggodo, bersama Babinkamtibmas dan anggota Polres Pakpak Bharat dan Brimob, melaksanakan pengamanan di Kantor KPU Kabupaten Pakpak Bharat, Minggu (13/12/2020).

Pengamanan tersebut dalam rangka Menunggu Rapat Pleno Penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, tahun 2020.

Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia pada tahun 2020 digelar secara serentak termasuk Kabupaten Pakpak Bharat, merupakan salah satu yang mengadakan Pesta Demokrasi, yang telah selesai di laksanakan pada tanggal 09 Desember 2020.

Untuk itu, menunggu Rapat Pleno, KPU Kabupaten Pakpak Bharat, Kotak Suara di amankan di gudang KPU. "Jadi Kami TNI, POLRI Bersinergi Untuk menjaga dan mengamankan Seluruh Kotak suara yang telah di Kumpulkan di Gudang KPU Pakpak Bharat," ujar Peltu S.Anggodo. (Penrem023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Guna memastikan Pemilihan Kepala Daerah Calon Walikota - Wakil Wali Kota Medan berjalan aman dan lancar, Kapolsek Medan Area Kompol Faidir, SH, MH beserta Waka Polsek Iptu Tri Eko dan Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto SH, melaksanakan sambang dan pengecekan kesiapan TPS serta surat dan kotak suara Pilkada Walikota-wakil Walikota Medan tahun 2020 di 18 TPS di wilayah hukum Polsek Medan Area Rabu (9/12/2020) malam.

Dalam Pilkada Walikota dan Wakil Walikota yang digelar serentak seluruh Indonesia ini berjalan dengan aman dan lancar.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir, SH, MH beserta Waka Polsek Iptu Tri Eko dan para Kanit serta anggota tetap melaksanakan pengecekan kesiapan TPS dengan cara menyambanginya.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir SH MH mengatakan” sebanyak 18 TPS yang terdapat di wilayah hukum Polsek Medan Area berjalan aman, lancar dan kondusif," ujarnya.

Kapolsek juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu mematuhi dan melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) M 3 seperti pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan sebagai upaya mencegah covid-19. (Rn)

Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdhal Junaidi SIK MH, mendampingi Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi dalam kunjungannya ke TPS 9, Jalan Laboratorium I, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat.

Dalam kunjungan itu, Kapolda Sumut turut didampingi Pangdam I/BB Mayjend TNI Irwansyah, Danlantamal I Belawan Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso dan rombongan, Rabu, 9 Desember 2020 sekira pukul 11.00 WIB.

Turut hadir Kanit Intelkam Polsek Medan Barat Iptu Sunarman, Aiptu Fanema Lase, Aipda Prayudha, dan Bripka R Gultom.

Tiba di TPS 9, Kapolda Sumut dan rombongan meninjau langsung warga masyarakat yang menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut dan melakukan dialog dengan anggota Panwas, KPPS, dan saksi.

Kapolda Sumut menyampaikan kepada warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan jangan lupa mencoblos.

Kapolda Sumut juga menegaskan kepada masyarakat agar jangan takut datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya karena keamanan masyarakat sudah dijamin oleh TNI/Polri. (Rn)

Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) -  Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengimbau agar masyarakat tidak melaksanakan konvoi usai pencoblosan dan hitung cepat hasil Pilkada Kota Medan.

Demikian imbauan untuk tidak berkonvoi itu disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, saat memantau pelaksanaan Pilkada Kota Medan, Rabu (9/12).

"Paslon kita imbau untuk siap menang dan siap kalah. Bagi yang menang tidak perlu melakukan euforia yang berlebihan," katanya. 

Tidak hanya itu, Martuani menyebutkan pelaksanaan protokol kesehatan saat pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara juga menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh semua pihak.

"Situasi pandemi saat ini, keselamatan masyarakat jadi hukum tertinggi. Apabila terjadinya berkerumun akan dibubarkan," sebutnya. 

Disinggung mengenai situasi Kota Medan usai pencoblosan, Martuani mengaku kondisi kamtibmas di Kota Medan berjalan aman, tertib dan kondusif. "Alhamdulillah, sampai saat ini situasi kamtibmas di Kota Medan masih kondusif," terangnya.

Diketahui, Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB turut melaksanakan patroli skala besar dalam rangka pemantauan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2020 di Kota Medan. (Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin melakukan pemantauan pelaksanaan pencoblosan Pilkada 2020 Kota Medan dengan mendatangi sejumlah TPS yang tersebar di 21 kecamatan di ibukota Provinsi Sumut ini, Rabu (9/12/2020). 

Pemantauan pelaksanaan pesta Demokrasi pemilihan wali kota/wakil wali kota Medan 2020-2025 ini dilakukan Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut dengan patroli kendaraan bermotor.  

Kegiatan diawali Pangdam dengan berkumpul di Markas Kodim 0201/BS, Jln Pengadilan No.8 Medan. Tampak hadir di sini, Danlantamal I Belawan, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, Pangkosekhanudnas III Medan, Marsma TNI Erson SB Sinaga, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Didied Pramudito, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb JH Ginting, para PJU dari Kodam I/BB, Lantamal I, dan Kosekhanudnas III, serta Dandim 0201/BS, Letkol Inf Agus Setiandar, SIP, MH. 

Sekitar pukul 07.00 Wib, Pangdam dan rombongan PJU TNI bergerak menuju Satlantas Polrestabes Medan di Lapangan Merdeka untuk bergabung dengan Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin dan sejumlah pejabat utama. 

Selanjutnya Patroli bermotor TNI-Polri ini dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dipimpin Pangdam I/BB bersama Kapolda Sumut dan kelompok kedua dipimpin Kasdam I/BB. 

Sejumlah PJU TNI-Polri ikut melakukan patroli gabungan bermotor ini dengan sasaran sejumlah TPS yang tersebar di 21 Kecamatan Kota Medan. 

Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut meninjau beberapa TPS di kawasan Kantor TVRI Sumut Jln. Putri Hijau, Jln.  Rajak di belakang Medan Mall, dan kawasan RS Pirngadi Medan. 

Dalam peninjauan ini, Pangdam bersama Kapolda tidak memberikan arahan kepada KPPS yang bertugas, kecuali hanya melakukan pengecekan pelaksanaan disiplin Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19 yang ada di masing-masing TPS. 

Hal sama juga dilakukan kelompok Kasdam I/BB saat meninjau TPS 03 di Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, TPS 09 di Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, TPS 02 dan 03 di Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, serta TPS 01, 02, dan 03 di Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. 

Sama seperti penegasan Pangdam pada kemarin siang saat melepas Patroli Skala Besar Gabungan TNI-Polri dari Lapangan Benteng Medan, kegiatan hari ini bertujuan untuk  memberi keyakinan agar masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. 

Pangdam menjelaskan, patroli ini juga untuk mencegah timbulnya kerawanan konflik sosial di masyarakat yang dikhawatirkan akan merusak integrasi bangsa. 

"Hal ini yang harus kita waspadai dan jangan sampai terjadi di wilayah Sumut, khususnya Kota Medan dan sekitarnya," pungkas Pangdam. (Red) 
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Pakpak Bharat) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pakpak Bharat mendistribusikan logistik pemilu yang akan digunakan dalam Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, Selasa (08/12/2020).

Pelepasan logistik ke tingkat Kecamatan untuk dibagi ke setiap TPS di masing-masing Kecamatan itu dikawal ketat petugas TNI, Polri. Dalam Hal ini Kodim 0206/Dairi dan Polres Pakpak Bharat, Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum).

“Hari ini semua logistik sampai ke tingkat Kecamatan dan Besok semuanya sudah digeser ke masing-masing TPS".

Proses pendistribusian logistik Pilkada ini didahulukan untuk Kecamatan yang letaknya jauh dari pusat Kota Salak, “Hari ini kami kirim semua logistik pilkada ke Seluru Kecamatan.
Dari Kecamatan di distribusikan langsung kirim ke masing-masing TPS, 
dengan aman", ujar Bawaslu.

Sementara, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Alamsyah Hasibuan SIK mengatakan, pihaknya telah menugaskan anggota kepolisian untuk melakukan pengawalan terhadap pengiriman logistik Pilkada Kabupaten Pakpak Bharat ke tingkat Kecamatan. Selain itu juga telah menyiapkan sejumlah personel gabungan baik itu dari unsur POlRI maupun TNI untuk melakukan pengawalan terhadap logistik Pilkada yang akan bermalam di Kecamatan.

“Anggota sudah disiapkan untuk kawal logistik Pilkada selama perjalanan sampai tiba dilokasi tujuan. Angggota juga bermalam mengawal logistik itu sampai digunakan. Bila semua sudah tiba,  Anggota Siap siaga menjaga,” kata Kapolres.

Di tempat yang sama,  Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Adteya Yuni Nurtono SH, menyampaikan, TNI POLRI akan bersinergi Kawal Logistik Pilkada Kabupaten Pakpak Bharat aman sampai tujuan. Dan saya Juga memerintah kan seluru Babinsa untuk Memantau dan mengamankan saat Hari H Pencoblosan di seluruh TPS yang tersebar di seluruh Desa Kabupaten Pakpak Bharat," ujarnya.

Dandim menambahkan penekanan, "kepada Babinsa untuk melaksanakan tugas dengan Baik, Agar Pesta Demokrasi Tahun 2020 aman tertib," tutup Dandim. (Pen023)
Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin,M.Si melaksanakan wawancara secara virtual dengan LPP TVRI Nasional, bertempat diruang kerja Kapolda Sumut, Jumat (04/12) dalam acara berita Indonesia Siang.

Kapolda Sumut dalam kesempatan tersebut didampingi Karo Ops Polda Sumut dan Kabid Humas Polda Sumut wawancara dengan topik "Pengamanan Pilkada di Sumut".

“Secara umum pelaksanaan Pilkada di Sumut khususnya kegiatan kampanye berjalan dengan baik namun ada beberapa daerah yang melanggar protokol kesehatan dan ini menjadi catatan panwaslu untuk memberikan teguran bagi calon kepala daerah”, jelas Kapolda Sumut

Kapolda Sumut mengatakan, bahwa setiap TPS akan diterapkan protokol kesehatan, begitu juga kepada masyarakat yang akan memilih akan diperiksa suhu tubuhnya. “Oleh karena itu Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut datang ke TPS”, lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya,untuk seluruh personil gabungan yang terlibat dalam pengamanan TPS sebanyak 12.000 personil dan untuk Polda Sumut sendiri sebanyak 3.000 personil. Polda Sumut di bantu Kodam I/BB akan menggeser pasukan ke pulau terluar yaitu Pulau Nias.

Seluruh personil yang akan melaksanakan pengamanan TPS juga sudah dilakukan pengecekan Swab Test dan tidak akan melibatkan personil yang memiliki penyakit komorbit.

“Kami telah berkoordinasi dengan Lanal di Pulau Nias agar membantu personil yang akan bergeser ke Pulau Nias mengingat kondisi cuaca yang saat ini sedang tidak mendukung”, ucap Kapolda Sumut.

“Seluruh Forkopimda Sumut juga sudah mendeklarasikan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Provinsi Sumut aman, sehat, dan damai”, ucap Kapolda Sumut diakhir sesi wawancara. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Terkait berulangkali keluarnya surat penjelasan dari KPU RI bagiakan membuat surat cinta kepada kekasih. Padahal sebelumnya sudah ada PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) Republik Indonesia (RI) sebagai pedoman dalam menyelenggarakan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota,Wakil Walikota dan Bupati,Wakil Bupati. Namun ternyata PKPU saja tidak cukup dan ketika adanya semacam desakan dan juga keberatan dari peserta Pilkada, maka KPU RI dengan segera mengeluarkan surat penjelasan lagi. Anehnya, baru dikeluarkan PKPU nomor 3 tahun 2017 dan surat penjelasan terkait penundaaan tahapan dimana isi surat tersebut menerangkan pasal 102 juga. 

Surat penjelasan penundaan tahapan ini dikeluarkan pada tanggal 6 September 2020 dengan Nomor 742 /PL.02.2-SD/KPU/IX/2020 dan hanya berkelang 5 hari kemudian KPU RI kembali mengeluarkan surat penjelasan ketentuan pasal 102 tepat pada tanggal 11 September 2020 dengan Nomor 758/PL.02-2-SD/06/2020. Sedihnya, surat penjelasan yang dikeluarkan tetap terkait dengan pasal 102. Jadi, timbul pertanyaan ditengah-tengah masyarakat, saat mengeluarkan surat Nomor 742 itu lagi ngapaian ya Ketua KPU RI, sehingga harus berulangkali mengeluarkan surat penjelasan dengan materi penjelasan yang hampir sama. Sungguh sangat menyayangkan semudah itu KPU RI mengeluarkan surat tanpa harus memikirkan jauh sebelumnya. Kita berharap KPU RI dalam menjalankan tugas tidak sambil menghayal sehingga tidak dirugikan masyarakat luas di Indonesia khususnya Kabupaten Sergai. 

"Emangnya pelaksanaan Pilkada ini semaunya KPU RI saja." Jika tidak cocok rubah lagi dan keluarkan surat penjelasan. Ini bukan penyelenggaraan pemilihan kepala dusun, tapi pemilihan kepala daerah. Kita berharap lembaga penyelenggara Pemilu ini serius dalam hal mengeluarkan peraturan dan harus dikaji terlebih dahulu sehingga aturan yang keluar tidak ada dirugikan. Disamingi itu, KPU RI harus tegak lurus dalam menjalankan tugas sesuai dengan aturan bukan dibawah tekanan. Hal ini disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Kabupaten Sergai H.Bahrum Abbas yang juga Ketua Eksponen 66 Sergai, Sabtu (12/9/2020).

Sementara itu, Ketua Desk Pilkada DPW PPP Sumatera Utara (Sumut) H.Usman Effendi Sitorus S.Ag,MSP menanggapi surat penjelasan dari KPU RI yang dikeluarkan menuturkan, KPU Sergai harus bijak dalam menyelenggarakan Pilkada di daerah ini,khususnya menjalankan tahapan pendaftaran ini. Kita contohkan dua surat penjelasan dari KPU RI, satu Nomor 742 dan 758. Nah, kita menyakini KPU Sergai sangat bijak dan taat ketentuan,oleh karena itu kita yakini KPU Sergai tetap berpedoman dengan surat penjelasan penundaan tahapan yang dikeluarkan oleh KPU RI tertanggal 6 September 2020 dengan Nomor 742 dan PKPU Nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati dan/atau Walikota-Wakil Walikota.

Masih kata Wakil Ketua OKK DPW PPP Sumut Usman Effendi, yang akrab disapa Ustor, jika dalam tahapan penambahan masa pendaftaran ini KPU Sergai tidak merujuk ke PKPU Nomor 3 tahun 2017 dan surat penjelasan tentang penundaan tahapan maka berpotensi melanggar aturan yang dikeluarkan oleh KPU RI. Dalam hal, sebutnya, tentunya tim hukum dari pasangan Dambaan (H.darma Wijaya-H.Adlin Umar Yusri Tambunan) akan mengambil langkah-langkah tegas. Tim hukum Bapaslon (bakal pasangan calon) Dambaan akan melayangkan surat keberatan ke pihak berkompeten bahkan melakukan gugatan. Dan jika saja ada pasangan selain Dambaan yang datang ke KPU Sergai ingin mendaftar sah-sah saja sepanjang memenuhi persyaratan,namun belum tentu diterima jika tidak memenuhi persyaratan," ungkap Ustro. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) -  Sebanyak 8 partai politik di Kabupaten Serdang Bedagai DPD PAN, DPC Gerindra, DPC PKB, DPC PDIP, Demokrat, DPC PPP dan Partai Golkar Sergai sebagai pengusul antar bakal calon (Balon) Bupati Sergai H.Darma Wijaya - Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan mendaftar sebagai calon Bupati Sergai dan Wakil Bupati Sergai, Jum'at (4/9/2020) sekira pukul 08.10 Wib. 

Selain 8 partai politik, turut mengiringi Balon Dambaan mendaftar ke KPU Sergai, terlihat kedua istri pasangan tercinta Dambaan dan tim relawan. Pendaftaran ini dikawal oleh Polres Sergai.

Ketua OKK PPP Sumatera Utara (Sumut) H. Usman Effendi Sitorus S.Ag, MSP yang akrab disapa Ustor dijumpai saat berada di halaman KPU Sergai menuturkan, Alhamdulillah pagi ini banyaknya yang mengatarkan pasangan Dambaan berbagai pihak partai politik, tim relawan yang merupakan jawaban terhadap dukungan kepada pasangan Dambaan selama ini, meskipun cuaca hujan, namun para pendukung tetap antusias mengantarkannya.

Disisi lain ini kata Ustor, berbondong - bondong datangnya pendukung dicuaca hujan termasuk para tokoh agama, ini menandakan tingginya arus dukungan terhadap pasangan Dambaan yang menginginkan perubahan terhadap Sergai menuju kabupaten yang mandiri, sejahtera dan religius. 

"Nah itu semua merupakan sesuatu yang menandakan fakta yang harus kita akui dengan semangat yang nanti terus bergelora di daerah ini, " Mari kita rapatkan barisan untuk memenangkan pasangan Dambaan pada Desember 2020 nanti," ungkapnya. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH. MH menghadiri Rapat Pleno Rekapitulasi dan perhitungan perolehan suara pemilu Presiden/Wakil, DPR RI, DPD RI, DPRD PROV dan DPRD Kota Medan di tingkat KPU Provinsi Sumatera Utara, yang telah memasuki hari ke 5  di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan Petisah, Kota Medan, Minggu (12/05/19).

Pada pukul 14:55 Wib, rapat pleno terbuka dilanjutkan setelah sebelumnya pada tanggal 9 Mei 2019, bertempat di Hotel JW Marriot Medan diskors / ditunda dikarenakan menunggu hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat KPU Kota Medan dan Deli Serdang belum selesai dilaksanakan.

Skors dicabut oleh pimpinan sidang Benget Silitonga. Kemudian sekira pukul 15.00 Wib dilakukan pembacaan rekapitulasi tingkat KPU Kota Medan.

Pada pukul 22.35 Wib KPU Sumut memberikan keterangan bahwa KPU hanya melakukan Kroscek data, sehingga diputuskan Rapat Pleno di Skors sampai pada hari Senin tanggal 13 Mei 2019 pukul 10.00 Wib

Di kegiatan tersebut, peserta Rapat Pleno KPU Provinsi Sumut di hadiri 200 orang diantaranya, Ketua KPU Provinsi Sumut, Komisioner KPU Provinsi, Ketua Bawaslu Provinsi Sumut, Komisioner Bawaslu Sumut, Ketua KPU Kota Medan, Komisioner KPU Kota Medan, Sekretaris KPU Kota Medan, Ketua Bawaslu Kota Medan, Tim pemenang Presiden/Wakil Presiden, saksi saksi Partai, Saksi DPD, Awak Media, Komisioner Bawaslu Kota Medan, dan para tamu undangan dari Pihak Polri. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi yang sedianya berakhir pada Kamis (9/5) terpaksa diperpanjang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara.

Ketua KPU Sumut Yulhasni di Medan, Jumat, mengatakan pihaknya terpaksa menskorsing waktu pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tersebut.

Karena memang terdapat sejumlah Kabupaten/Kota yang belum menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi di tingkat daerahnya masing-masing, seperti misalnya Kota Medan, Kabupaten Deliserdang dan Nias Selatan.

"Ada sejumlah daerah yang belum selesai rekapitulasi di daerahnya masing-masing. Kami rencanakan rekapitulasi tingkat provinsi kembali digelar mulai 11 hingga 12 Mei 2019. Mengenai lokasinya nanti akan kami informasikan kepada media," katanya.

Ia mengatakan, sampai sejauh ini proses rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi yang dimulai 6 hingga 9 Mei lalu berjalan dengan baik dan rekapitulasi terhadap sejumlah daerah juga sudah selesai dilakukan.

"Proses rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019, awalnya dimulai pada Senin (6/5) dan berakhir Kamis (9/5). Namun, terpaksa harus di skors karena ada beberapa daerah yang belum selesai," katanya.

Sebelumnya, ia juga menyampaikan partisipasi pemilih dalam pemilu serentak yang digelar 17 April 2019 lalu untuk Sumatera Utara mencapai 79,91 persen atau melampaui target nasional sebesar 77,5 persen.

"Pilpres tahun 2014 tingkat partisipasi pemilih hanya 69 persen. Kalau kali ini mencapai 79,91 persen bahkan melewati target nasional yang hanya 77,5 persen," katanya saat membuka pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 untuk tingkat Sumut. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Sumatera Utara serta menyikapi maraknya penyampaian pendapat di muka umum, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H.MH., mengeluarkan maklumat bernomor : Mak/03/V/Huk.12.12/2019.
Polda Sumut tidak segan-segan untuk menindak para pelaku yang menyampaikan aspirasi di muka umum dengan niat menggulingkan pemerintahan yang sah, serta mendelegitimasi hasil Pemilu 2019 dan KPU.

Maklumat tersebut sebagai landasan penyampaian pendapat dimuka umum yakni :
1. Bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstutisional yang dilindungi oleh undang undang, namun dalam pelaksanaannya harus menghormati hak azasi manusia, menjaga ketertiban umum, disampaikan dengan bahasa yang santun, tidak menebarkan ujaran kebencian kepada perorangan, kelompok, agama, suku dan atau golongan.
2. Masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum agar mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya Undang Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, dengan memperhatikan kewajiban, larangan dan sanksi.
3. Apabila penyampaian pendapat di muka umum membahayakan keselamatan orang atau petugas, maka dapat dilakukan tindakan kepolisian sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian.
4. Dalam menyampaikan pendapat di muka umum dilarang membawa, memiliki, menyimpan, mengangkut atau menguasai senjata api, amunisi, bahan peledak, senjata tajam, senjata penusuk dan atau senjata pemukul serta peralatan lainnya yang membahayakan, terhadap pelaku dapat diancam melanggar UU Darurat RI No 12 Tahun 1951.
5. Pada saat menyampaikan pendapat di muka umum dilarang melakukan kekerasan terhadap orang atau barang yang dapat mengakibatkan luka, luka berat atau maut, pelaku dapat diancam melanggar Pasal 170 KUHP dengan hukuman pndana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun.
6. Penyampaian Pendapat di muka umum atau unjuk rasa yang bertujuan menggulingkan Pemerintahan yang sah (makar), maka terhadap pelaku dapat diancam melanggar Pasal 107 KUHP dengan hukuman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun atau seumur hidup.
Kapolda Sumut Irjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H. M.H.,mengatakan bahwa semua masyarakat yang mencoba makar terhadap pemimpin negara yang sah akan ditindak tegas. TNI dan Polri juga sudah siap berhadapan dengan para pelaku perusak negara.

Dikatakan Kapolda, saat ini jajarannya sudah menerima dua laporan terkait makar dan saat ini penyidik terus menelurusi dengan mencari bukti-bukti yang menguatkan orang tersebut berupaya melakukan makar.

Kapolda meminta masyarakat Sumatera Utara untuk tetap sabar menunggu hasil Pemilu dari KPU dan tidak ada gerakan-gerakan inkonstitusional yang dapat merusak keberkahan Ramadhan.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP. M.P. Nainggolan membenarkan Polda Sumut telah mengeluarkan maklumat itu dalam rangka memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Provinsi Sumut.

"Maklumat ini juga guna menyikapi maraknya penyampaian pendapat di muka umum. Terutama, kepada penanggung jawab dan peserta penyampaian pendapat di muka umum," jelas AKBP. M.P. Nainggolan saat dikonfirmasi wartawan. (Surat Maklumat Kapoldasu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) melanjutkan rapat pleno Rekapitulasi dalam Sidang Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Sumatera Utara Pemilihan Umum Tahun 2019 Hotel JW Mariot Medan, 6-9 Mei 2019 masuki hari kedua Selasa (7/5/2019) pagi.

Rapat rekapitulasi kali ini dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu, saksi partai politik, saksi capres dan cawapres 01 dan 02 dan saksi pasangan calon peserta pemilu serta pemantau pemilu.

Selanjutnya, dalam pantauan intaikasus.com di lokasi, rekap hari ini dilanjutkan oleh KPU Kabupaten/Kota Batu Bara, sebelum amlop yang berisikan surat suara yang tersegel itu di rekap oleh Kabupaten Batu Bara, Komisioner KPU Kabupaten/Kota Batu Bara memperlihatkannya terlebih dahulu kepada seluruh peserta rapat, yaitu Bawaslu, saksi partai politik, saksi capres dan cawapres 01 dan 02 dan saksi pasangan calon peserta pemilu serta pemantau pemilu.

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sapu bersih dan menang telak atas pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Kabupaten Batu Bara. Pasangan nomor urut 02 unggul di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Batu Bara
Hasil pleno KPU Provinsi Sumut terhadap KPU Kabupaten Batu Bara, pasangan no urut 02 Prabowo-Sandiaga berhasil mendulang perhatian masyarakat Kabupaten Batu Bara dengan mendulang 128782 suara sedangkan pasangan no urut 01 Jokowi-Ma'ruf mendulang 95563 suara pada pemilu 2019. 

Tak sampai di situ. Persentase partisipasi Pemilu 2019 ini juga lebih tinggi dibandingkan Pemilu 2014. (Ik)
Views
              Ilustrasi

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) - KPU mengatakan jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada saat proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 kembali bertambah. Saat ini tercatat sebanyak 119 orang meninggal dunia. 

"Datanya bertambah, 119 meninggal dunia, 548 sakit, tersebar di 25 provinsi," ujar komisioner KPU Viryan Aziz di kantor KPU, Jln. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

Viryan mengatakan, total petugas KPPS yang meninggal dunia dan sakit sejumlah 667 orang. Dia menyebut data ini berdasarkan update terbaru hari ini hingga pukul 16.30 WIB. 

"Berdasarkan data yang kami himpun hingga pukul 16.30 WIB, petugas kami yang mengalami kedukaan ada 667 orang," ujar Viryan.

Jumlah anggota KPPS meninggal dunia ini bertambah sebanyak 28 orang. Sedangkan jumlah anggota KPPS sakit bertambah sebanyak 174 orang sejak pendataan pada Senin (22/4) petang. 

Diketahui, sebelumnya tercatat 91 orang meninggal dunia dan 374 orang sakit. Mereka tersebar di 19 provinsi. KPU akan bertemu dengan Kemenkeu membahas soal santunan untuk korban.

"KPU sudah membahas secara internal terkait dengan santunan yang akan diberikan kepada penyelenggara pemilu yang tertimpa musibah. Dengan memperhitungkan berbagai macam regulasi asuransi BPJS, kemudian masukan-masukan dan catatan yang selama ini diberlakukan. Karena kami besok merencanakan akan melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan," kata Ketua KPU Arief Budiman, Senin (22/4). (Net)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis,Sh.,Mh bersama dengan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH,SIK,MSi Sambangi Kantor KPU Kota Medan yang terletak di jalan Kejaksaan No 37 Medan, Selasa (23/4/2019).

Dalam kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kasat Intel Polres Belawan Akp Sutarjo Begawan Ito Manulang, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Akbp Putu Yudha Prawira,SIK,SH,MH, Kasat Intel Polrestabes Medan Akbp Masana Sembiring,SSos,
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing,SIK,MH.

Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolrestabes Medan disambut langsung oleh Ketua KPU Kota Medan Agusyah Ramadani Damanik, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap, Komisioner KPU Kota Medan Rinaldy dan Jefrizal.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi,  mengatakan Kegiatan Sambang Ke Kantor KPU Kota Medan ini untuk memastikan Kesiapsiagaan anggota dalam melaksanakan pengamanan Kantor KPU dan Bersilaturahmi dengan pengurus KPU Kota Medan dan sekaligus berkordinasi tentang Keamanan.

"Kami datang kesini juga mengapresiasi kepada KPU dan Bawaslu bahwa indikatornya jika ada komplain ataupun permasalahan mereka cepat dan respon datang langsung."ujar Kapolrestabes Medan.

Dikatakannya, dalam pelaksanaan pemilu ini perlunya pengamanan dan kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Saya mengajak warga Kota Medan untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban Pemilu 2019. Jangan terprovokasi dan termakan isu – isu yang memecah belah Persatuan dan Kesatuan kita. Mari kita tunggu hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU," tandasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Untuk mengamankan jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) April 2019, Polres Pelabuhan Belawan mengerahkan 588 personel di 1974 TPS.

Hal itu dikatakan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH, usai gelar apel penerimaan pasukan Sarana dan Prasarana (Sarpas) Polda Sumatera Utara di halaman Mapolres Pelabuhan Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara, Selasa (16/4/2019).

"Guna mengamankan pemilihan umum April 2019 nanti, kita mengerahkan 588 personel yang dilibatkan bersama Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda Sumut," ujar AKBP Ikhwan Lubis didampingi Wakapolres, Kompol Taryono Raharja SIK dan pejabat utama.

Dijelaskannya, Apel penerimaan pasukan yang digelar tersebut menunjukkan kesiapan jajaran Polres Pelabuhan  Belawan dalam menyukseskan dan mengamankan Pemilu.

"Apel gelar pasukan ini menunjukkan kesiapan kita. Sebab, pengaman pemilu bukan pekerjaan yang mu­dah, namun dengan keihkla­san, kerja keras dan kerja sama yang baik serta pertolongan Allah Swt, kita akan mampu mensukseskan pesta demokrasi ini," jelas mantan Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut ini.

Dari itu, lanjut Ikhwan Lubis, personel Polres Pelabuhan Belawan senantiasa selalu mempersiapkan fi­sik dan mental, serta bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas pengamanan serta selalu  melakukan kordinasi dan ker­jasama dengan instansi ter­kait lainnya.

"Saya tegaskan sekali lagi kepada personel untuk bersungguh-sungguh melaksanakan tugas pengamanan pada pemilu. Karena, Intitusi Polri dituntut lebih bekerja ekstra, dalam menjaga Kamtibmas yang aman dan da­mai bagi seluruh lapisan masyarkat Medan Utara yang memberikan hak suaranya pada Pilpres dan Pileg besok," tegas Kapolres. (Red)
Views
Kakanwil Kemenkum dan HAM Sumut Dewa Putu Gede kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan pemilihan di Lapas Dewasa Tanjunggusta Medan, Rabu (17/04).

INTAIKASUS.COM, (Medan) – Pasangan Calon Presiden Prabowo-Sandi Nomor 02 unggul di lima Tps yang dilaksanakan di Lapas Dewasa Klass IA Tanjung Gusta Medan, dalam pencalonan Pilpres 2019, yang berlangsung Rabu (17/04/2019).

Dimulai dari TPS 61, Pasangan Capres Jokowi Amin atau Nomor 01 meraih 48 dan Capres Prabowo-Sandi Nomor 02 meraih 124 suara, serta suara tidak sah 3 dengan jumlah 175 suara.

TPS 62, Capres 01 meraih 76 dan Capres 02 meraih 146 serta suara tak sah sebanyak 2 dengan total 224.

TPS 63, Capres 01 meraih 62 dan Capres 02 meraih 185, serta suara tidak sah 8 dengan total suara 255.

TPS 65, Capres 01 meraih 33 dan Capres 02 meraih 71 dengan total suara 104.

TPS 53, Capres 01 meraih 48 suara dan Capres 02 meraih 120 serta suara tak sah sebanyak 4 dengan total 172. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (KERAJAAN) - Proses pengamanan Pemilu secara serentak di wilayah masing-masing untuk memberi rasa aman kepada masyarakat sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan dengan aman, hal ini yang dilaksanakan Babinsa Koramil 06 Kodim 0206/Dairi Serda P.Lumbanraja saat melaksanakan patroli bersama dengan Polri di Wilayah Kec. STTU Jehe Kab. Pakpak Bharat, Rabu (17/04/2019).

Dalam pelaksanaan kegiatan patroli pengamanan Pemilu di wilayah Kec. STTU Jehe, Serda P.Lumbanraja bersama Babinkamtibmas melaksanakan patroli ke TPS - TPS yang ada di Wilayah, "kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai perintah dari Komando Atas supaya pada pelaksanaan pemilu tidak terjadi hal yang tidak di inginkan yang bisa menimbulkan situasi yang tidak aman pada proses berjalannya Pemilu, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tetap memperhatikan faktor keamanan sehingga tugas bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujar Serda P.Lumbaraja.

Sersan Lumbanraja menambahkan, "selama melksanakan patroli pemantauan keamanan sampai di TPS, tidak ada hal yang menonjol. Proses pelaksanaan saat penyoblosan berjalan dengan baik di setiap TPS yang dikunjungi, tapi walaupun keadaan aman sebagai Babinsa yang bertugas di Desa harus tetap siaga apabila ada hal yang tidak di inginkan sampai proses pemilihan, penghitungan suara bahkan sampai kotak suara sampai di Kecamatan harus tetap dipantau," sambung Sersan Lumbanraja.

Menurut masyarakat secara umum, mereka merasa nyaman saat pemilihan berlangsung, pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik adalah berkat pengamanan dari pihak TNI dan Polri yang senantiasa memantau kegiatan di setiap TPS serta peran serta masyarakat yang bisa menjaga diri sehingga saat penyoblosan bisa berjalan dengan baik.

"Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada TNI dan Polri yang telah memberikan rasa aman terhadap masyarat, "ujar salah seorang masyarakat. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dampingi Kapoldasu Ceking Pos Pantau OMB (Operasi Mantap Brata) SMKN Binaan Provsu jalan Karya Dalam Medan, Selasa (16/4/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, PJU Polda Sumut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kapolsek Medan Barat Kompol Choky Meliala, SIK,SH, dan Tim Patroli gabungan TNI - POLRI.
 
Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH mengatakan, "kegiatan patroli gabungan ini dan Pembentukan Pos Pantau OMB dalam rangka Pemilu Tahun 2019 bahwa TNI Polri siap mengamankan Pemilu 2019 agar berjalan dengan aman dan lancar. Kita semua siap siaga untuk amankan pemilu 2019," ujarnya.

Kapolda Sumut juga menghimbau kepada warga Sumatera Utara, agar salurkan hak pilihnya dan jangan takut. Siapa pun yang mengganggu akan kami tindak tegas. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tobasa) - Selasa (16/4/2019), Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rico J Siagian S. Sos menghadiri  rapat Forkopimda Kabupaten Tobasa,  bertempat di ruang rapat mini Kantor Bupati Toba Samosir Jln. Sutomo No 1 Balige Kecamatan Balige Kabupaten Tobasa.

Turut hadir dalam rapat tersebut : Bupati Toba Samosir Ir. Darwin Siagian; Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus MM; Kepala Pengadilan Negeri Balige Marpaung; Kajari Balige Jhon Maukar SH; Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo; Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rico J Siagian S. Sos; Ketua DPRD Kab. Tobasa Ir Boike Pasaribu; Ketua KPUD Kab.  Tobasa Hendri Pardosi;  Ketua Bawaslu Kab Tobasa Juniart Sitorus; Plt. Sekda Kab. Tobasa Harapan Napitupulu; Kaban Kesbangpol Kab. Tobasa Jhon Maurid Siagian.

Acara rapat dimulai dengan pemaparan kesiapan pemilu oleh Ketua KPUD Kabupaten Tobasa.

Semua logitik pemilu sudah di Kecamatan pada hari Senin tanggal 15 April 2019 dan terakhir pada hari ini, terakhir pendistribusian  logistik Pemilu ke tiap-tiap desa.

KPU akan melaksanakan pemusnahan surat suara lebih dan rusak di kantor untuk itu kami mengundang semua yang hadir dalam rapat ini kita bersama-sama menyaksikan pemusnahan Surat suara lebih dan rusak di kantor KPUD Kabupaten  Tobasa.

Arahan Dandim 0210/TU Letkol Inf Rico J Siagian menyampaikan, adalah  Masalah logistik pemilu tolong kita cek lagi, dan untuk formulir C6 dipastikan tepat penggunaanya agar pemilih pendatang bisa menggunakan hak pilihnya untuk itu kami serahkan sepenuhnya kepihak penyelenggara pemilu.

" Sesuai arahan Bapak Panglima TNI dalam telenkonprens Pelaksanaan pencoblosan suara tidak dibatasi waktu tetapi untuk pendaftaran pemilih hanya sampai jam 12 Siang sedangkan untuk penghitungan suara apabila pada hari Rabu tidak selesai bisa dilanjutkan pada besok hari," kata Dandim. (Penrem 023/KS)