.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH. MH menghadiri Rapat Pleno Rekapitulasi dan perhitungan perolehan suara pemilu Presiden/Wakil, DPR RI, DPD RI, DPRD PROV dan DPRD Kota Medan di tingkat KPU Provinsi Sumatera Utara, yang telah memasuki hari ke 5  di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan Petisah, Kota Medan, Minggu (12/05/19).

Pada pukul 14:55 Wib, rapat pleno terbuka dilanjutkan setelah sebelumnya pada tanggal 9 Mei 2019, bertempat di Hotel JW Marriot Medan diskors / ditunda dikarenakan menunggu hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat KPU Kota Medan dan Deli Serdang belum selesai dilaksanakan.

Skors dicabut oleh pimpinan sidang Benget Silitonga. Kemudian sekira pukul 15.00 Wib dilakukan pembacaan rekapitulasi tingkat KPU Kota Medan.

Pada pukul 22.35 Wib KPU Sumut memberikan keterangan bahwa KPU hanya melakukan Kroscek data, sehingga diputuskan Rapat Pleno di Skors sampai pada hari Senin tanggal 13 Mei 2019 pukul 10.00 Wib

Di kegiatan tersebut, peserta Rapat Pleno KPU Provinsi Sumut di hadiri 200 orang diantaranya, Ketua KPU Provinsi Sumut, Komisioner KPU Provinsi, Ketua Bawaslu Provinsi Sumut, Komisioner Bawaslu Sumut, Ketua KPU Kota Medan, Komisioner KPU Kota Medan, Sekretaris KPU Kota Medan, Ketua Bawaslu Kota Medan, Tim pemenang Presiden/Wakil Presiden, saksi saksi Partai, Saksi DPD, Awak Media, Komisioner Bawaslu Kota Medan, dan para tamu undangan dari Pihak Polri. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi yang sedianya berakhir pada Kamis (9/5) terpaksa diperpanjang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara.

Ketua KPU Sumut Yulhasni di Medan, Jumat, mengatakan pihaknya terpaksa menskorsing waktu pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tersebut.

Karena memang terdapat sejumlah Kabupaten/Kota yang belum menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi di tingkat daerahnya masing-masing, seperti misalnya Kota Medan, Kabupaten Deliserdang dan Nias Selatan.

"Ada sejumlah daerah yang belum selesai rekapitulasi di daerahnya masing-masing. Kami rencanakan rekapitulasi tingkat provinsi kembali digelar mulai 11 hingga 12 Mei 2019. Mengenai lokasinya nanti akan kami informasikan kepada media," katanya.

Ia mengatakan, sampai sejauh ini proses rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi yang dimulai 6 hingga 9 Mei lalu berjalan dengan baik dan rekapitulasi terhadap sejumlah daerah juga sudah selesai dilakukan.

"Proses rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019, awalnya dimulai pada Senin (6/5) dan berakhir Kamis (9/5). Namun, terpaksa harus di skors karena ada beberapa daerah yang belum selesai," katanya.

Sebelumnya, ia juga menyampaikan partisipasi pemilih dalam pemilu serentak yang digelar 17 April 2019 lalu untuk Sumatera Utara mencapai 79,91 persen atau melampaui target nasional sebesar 77,5 persen.

"Pilpres tahun 2014 tingkat partisipasi pemilih hanya 69 persen. Kalau kali ini mencapai 79,91 persen bahkan melewati target nasional yang hanya 77,5 persen," katanya saat membuka pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 untuk tingkat Sumut. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Sumatera Utara serta menyikapi maraknya penyampaian pendapat di muka umum, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H.MH., mengeluarkan maklumat bernomor : Mak/03/V/Huk.12.12/2019.
Polda Sumut tidak segan-segan untuk menindak para pelaku yang menyampaikan aspirasi di muka umum dengan niat menggulingkan pemerintahan yang sah, serta mendelegitimasi hasil Pemilu 2019 dan KPU.

Maklumat tersebut sebagai landasan penyampaian pendapat dimuka umum yakni :
1. Bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstutisional yang dilindungi oleh undang undang, namun dalam pelaksanaannya harus menghormati hak azasi manusia, menjaga ketertiban umum, disampaikan dengan bahasa yang santun, tidak menebarkan ujaran kebencian kepada perorangan, kelompok, agama, suku dan atau golongan.
2. Masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum agar mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya Undang Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, dengan memperhatikan kewajiban, larangan dan sanksi.
3. Apabila penyampaian pendapat di muka umum membahayakan keselamatan orang atau petugas, maka dapat dilakukan tindakan kepolisian sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian.
4. Dalam menyampaikan pendapat di muka umum dilarang membawa, memiliki, menyimpan, mengangkut atau menguasai senjata api, amunisi, bahan peledak, senjata tajam, senjata penusuk dan atau senjata pemukul serta peralatan lainnya yang membahayakan, terhadap pelaku dapat diancam melanggar UU Darurat RI No 12 Tahun 1951.
5. Pada saat menyampaikan pendapat di muka umum dilarang melakukan kekerasan terhadap orang atau barang yang dapat mengakibatkan luka, luka berat atau maut, pelaku dapat diancam melanggar Pasal 170 KUHP dengan hukuman pndana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun.
6. Penyampaian Pendapat di muka umum atau unjuk rasa yang bertujuan menggulingkan Pemerintahan yang sah (makar), maka terhadap pelaku dapat diancam melanggar Pasal 107 KUHP dengan hukuman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun atau seumur hidup.
Kapolda Sumut Irjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H. M.H.,mengatakan bahwa semua masyarakat yang mencoba makar terhadap pemimpin negara yang sah akan ditindak tegas. TNI dan Polri juga sudah siap berhadapan dengan para pelaku perusak negara.

Dikatakan Kapolda, saat ini jajarannya sudah menerima dua laporan terkait makar dan saat ini penyidik terus menelurusi dengan mencari bukti-bukti yang menguatkan orang tersebut berupaya melakukan makar.

Kapolda meminta masyarakat Sumatera Utara untuk tetap sabar menunggu hasil Pemilu dari KPU dan tidak ada gerakan-gerakan inkonstitusional yang dapat merusak keberkahan Ramadhan.

Sementara itu, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP. M.P. Nainggolan membenarkan Polda Sumut telah mengeluarkan maklumat itu dalam rangka memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Provinsi Sumut.

"Maklumat ini juga guna menyikapi maraknya penyampaian pendapat di muka umum. Terutama, kepada penanggung jawab dan peserta penyampaian pendapat di muka umum," jelas AKBP. M.P. Nainggolan saat dikonfirmasi wartawan. (Surat Maklumat Kapoldasu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) melanjutkan rapat pleno Rekapitulasi dalam Sidang Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Sumatera Utara Pemilihan Umum Tahun 2019 Hotel JW Mariot Medan, 6-9 Mei 2019 masuki hari kedua Selasa (7/5/2019) pagi.

Rapat rekapitulasi kali ini dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu, saksi partai politik, saksi capres dan cawapres 01 dan 02 dan saksi pasangan calon peserta pemilu serta pemantau pemilu.

Selanjutnya, dalam pantauan intaikasus.com di lokasi, rekap hari ini dilanjutkan oleh KPU Kabupaten/Kota Batu Bara, sebelum amlop yang berisikan surat suara yang tersegel itu di rekap oleh Kabupaten Batu Bara, Komisioner KPU Kabupaten/Kota Batu Bara memperlihatkannya terlebih dahulu kepada seluruh peserta rapat, yaitu Bawaslu, saksi partai politik, saksi capres dan cawapres 01 dan 02 dan saksi pasangan calon peserta pemilu serta pemantau pemilu.

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sapu bersih dan menang telak atas pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Kabupaten Batu Bara. Pasangan nomor urut 02 unggul di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Batu Bara
Hasil pleno KPU Provinsi Sumut terhadap KPU Kabupaten Batu Bara, pasangan no urut 02 Prabowo-Sandiaga berhasil mendulang perhatian masyarakat Kabupaten Batu Bara dengan mendulang 128782 suara sedangkan pasangan no urut 01 Jokowi-Ma'ruf mendulang 95563 suara pada pemilu 2019. 

Tak sampai di situ. Persentase partisipasi Pemilu 2019 ini juga lebih tinggi dibandingkan Pemilu 2014. (Ik)
Views
              Ilustrasi

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) - KPU mengatakan jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada saat proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 kembali bertambah. Saat ini tercatat sebanyak 119 orang meninggal dunia. 

"Datanya bertambah, 119 meninggal dunia, 548 sakit, tersebar di 25 provinsi," ujar komisioner KPU Viryan Aziz di kantor KPU, Jln. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

Viryan mengatakan, total petugas KPPS yang meninggal dunia dan sakit sejumlah 667 orang. Dia menyebut data ini berdasarkan update terbaru hari ini hingga pukul 16.30 WIB. 

"Berdasarkan data yang kami himpun hingga pukul 16.30 WIB, petugas kami yang mengalami kedukaan ada 667 orang," ujar Viryan.

Jumlah anggota KPPS meninggal dunia ini bertambah sebanyak 28 orang. Sedangkan jumlah anggota KPPS sakit bertambah sebanyak 174 orang sejak pendataan pada Senin (22/4) petang. 

Diketahui, sebelumnya tercatat 91 orang meninggal dunia dan 374 orang sakit. Mereka tersebar di 19 provinsi. KPU akan bertemu dengan Kemenkeu membahas soal santunan untuk korban.

"KPU sudah membahas secara internal terkait dengan santunan yang akan diberikan kepada penyelenggara pemilu yang tertimpa musibah. Dengan memperhitungkan berbagai macam regulasi asuransi BPJS, kemudian masukan-masukan dan catatan yang selama ini diberlakukan. Karena kami besok merencanakan akan melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan," kata Ketua KPU Arief Budiman, Senin (22/4). (Net)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis,Sh.,Mh bersama dengan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH,SIK,MSi Sambangi Kantor KPU Kota Medan yang terletak di jalan Kejaksaan No 37 Medan, Selasa (23/4/2019).

Dalam kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kasat Intel Polres Belawan Akp Sutarjo Begawan Ito Manulang, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Akbp Putu Yudha Prawira,SIK,SH,MH, Kasat Intel Polrestabes Medan Akbp Masana Sembiring,SSos,
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing,SIK,MH.

Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolrestabes Medan disambut langsung oleh Ketua KPU Kota Medan Agusyah Ramadani Damanik, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap, Komisioner KPU Kota Medan Rinaldy dan Jefrizal.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi,  mengatakan Kegiatan Sambang Ke Kantor KPU Kota Medan ini untuk memastikan Kesiapsiagaan anggota dalam melaksanakan pengamanan Kantor KPU dan Bersilaturahmi dengan pengurus KPU Kota Medan dan sekaligus berkordinasi tentang Keamanan.

"Kami datang kesini juga mengapresiasi kepada KPU dan Bawaslu bahwa indikatornya jika ada komplain ataupun permasalahan mereka cepat dan respon datang langsung."ujar Kapolrestabes Medan.

Dikatakannya, dalam pelaksanaan pemilu ini perlunya pengamanan dan kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Saya mengajak warga Kota Medan untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban Pemilu 2019. Jangan terprovokasi dan termakan isu – isu yang memecah belah Persatuan dan Kesatuan kita. Mari kita tunggu hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU," tandasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Untuk mengamankan jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) April 2019, Polres Pelabuhan Belawan mengerahkan 588 personel di 1974 TPS.

Hal itu dikatakan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH, usai gelar apel penerimaan pasukan Sarana dan Prasarana (Sarpas) Polda Sumatera Utara di halaman Mapolres Pelabuhan Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara, Selasa (16/4/2019).

"Guna mengamankan pemilihan umum April 2019 nanti, kita mengerahkan 588 personel yang dilibatkan bersama Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda Sumut," ujar AKBP Ikhwan Lubis didampingi Wakapolres, Kompol Taryono Raharja SIK dan pejabat utama.

Dijelaskannya, Apel penerimaan pasukan yang digelar tersebut menunjukkan kesiapan jajaran Polres Pelabuhan  Belawan dalam menyukseskan dan mengamankan Pemilu.

"Apel gelar pasukan ini menunjukkan kesiapan kita. Sebab, pengaman pemilu bukan pekerjaan yang mu­dah, namun dengan keihkla­san, kerja keras dan kerja sama yang baik serta pertolongan Allah Swt, kita akan mampu mensukseskan pesta demokrasi ini," jelas mantan Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut ini.

Dari itu, lanjut Ikhwan Lubis, personel Polres Pelabuhan Belawan senantiasa selalu mempersiapkan fi­sik dan mental, serta bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas pengamanan serta selalu  melakukan kordinasi dan ker­jasama dengan instansi ter­kait lainnya.

"Saya tegaskan sekali lagi kepada personel untuk bersungguh-sungguh melaksanakan tugas pengamanan pada pemilu. Karena, Intitusi Polri dituntut lebih bekerja ekstra, dalam menjaga Kamtibmas yang aman dan da­mai bagi seluruh lapisan masyarkat Medan Utara yang memberikan hak suaranya pada Pilpres dan Pileg besok," tegas Kapolres. (Red)
Views
Kakanwil Kemenkum dan HAM Sumut Dewa Putu Gede kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan pemilihan di Lapas Dewasa Tanjunggusta Medan, Rabu (17/04).

INTAIKASUS.COM, (Medan) – Pasangan Calon Presiden Prabowo-Sandi Nomor 02 unggul di lima Tps yang dilaksanakan di Lapas Dewasa Klass IA Tanjung Gusta Medan, dalam pencalonan Pilpres 2019, yang berlangsung Rabu (17/04/2019).

Dimulai dari TPS 61, Pasangan Capres Jokowi Amin atau Nomor 01 meraih 48 dan Capres Prabowo-Sandi Nomor 02 meraih 124 suara, serta suara tidak sah 3 dengan jumlah 175 suara.

TPS 62, Capres 01 meraih 76 dan Capres 02 meraih 146 serta suara tak sah sebanyak 2 dengan total 224.

TPS 63, Capres 01 meraih 62 dan Capres 02 meraih 185, serta suara tidak sah 8 dengan total suara 255.

TPS 65, Capres 01 meraih 33 dan Capres 02 meraih 71 dengan total suara 104.

TPS 53, Capres 01 meraih 48 suara dan Capres 02 meraih 120 serta suara tak sah sebanyak 4 dengan total 172. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (KERAJAAN) - Proses pengamanan Pemilu secara serentak di wilayah masing-masing untuk memberi rasa aman kepada masyarakat sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan dengan aman, hal ini yang dilaksanakan Babinsa Koramil 06 Kodim 0206/Dairi Serda P.Lumbanraja saat melaksanakan patroli bersama dengan Polri di Wilayah Kec. STTU Jehe Kab. Pakpak Bharat, Rabu (17/04/2019).

Dalam pelaksanaan kegiatan patroli pengamanan Pemilu di wilayah Kec. STTU Jehe, Serda P.Lumbanraja bersama Babinkamtibmas melaksanakan patroli ke TPS - TPS yang ada di Wilayah, "kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai perintah dari Komando Atas supaya pada pelaksanaan pemilu tidak terjadi hal yang tidak di inginkan yang bisa menimbulkan situasi yang tidak aman pada proses berjalannya Pemilu, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tetap memperhatikan faktor keamanan sehingga tugas bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujar Serda P.Lumbaraja.

Sersan Lumbanraja menambahkan, "selama melksanakan patroli pemantauan keamanan sampai di TPS, tidak ada hal yang menonjol. Proses pelaksanaan saat penyoblosan berjalan dengan baik di setiap TPS yang dikunjungi, tapi walaupun keadaan aman sebagai Babinsa yang bertugas di Desa harus tetap siaga apabila ada hal yang tidak di inginkan sampai proses pemilihan, penghitungan suara bahkan sampai kotak suara sampai di Kecamatan harus tetap dipantau," sambung Sersan Lumbanraja.

Menurut masyarakat secara umum, mereka merasa nyaman saat pemilihan berlangsung, pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik adalah berkat pengamanan dari pihak TNI dan Polri yang senantiasa memantau kegiatan di setiap TPS serta peran serta masyarakat yang bisa menjaga diri sehingga saat penyoblosan bisa berjalan dengan baik.

"Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada TNI dan Polri yang telah memberikan rasa aman terhadap masyarat, "ujar salah seorang masyarakat. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dampingi Kapoldasu Ceking Pos Pantau OMB (Operasi Mantap Brata) SMKN Binaan Provsu jalan Karya Dalam Medan, Selasa (16/4/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, PJU Polda Sumut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kapolsek Medan Barat Kompol Choky Meliala, SIK,SH, dan Tim Patroli gabungan TNI - POLRI.
 
Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH mengatakan, "kegiatan patroli gabungan ini dan Pembentukan Pos Pantau OMB dalam rangka Pemilu Tahun 2019 bahwa TNI Polri siap mengamankan Pemilu 2019 agar berjalan dengan aman dan lancar. Kita semua siap siaga untuk amankan pemilu 2019," ujarnya.

Kapolda Sumut juga menghimbau kepada warga Sumatera Utara, agar salurkan hak pilihnya dan jangan takut. Siapa pun yang mengganggu akan kami tindak tegas. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tobasa) - Selasa (16/4/2019), Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rico J Siagian S. Sos menghadiri  rapat Forkopimda Kabupaten Tobasa,  bertempat di ruang rapat mini Kantor Bupati Toba Samosir Jln. Sutomo No 1 Balige Kecamatan Balige Kabupaten Tobasa.

Turut hadir dalam rapat tersebut : Bupati Toba Samosir Ir. Darwin Siagian; Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus MM; Kepala Pengadilan Negeri Balige Marpaung; Kajari Balige Jhon Maukar SH; Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo; Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rico J Siagian S. Sos; Ketua DPRD Kab. Tobasa Ir Boike Pasaribu; Ketua KPUD Kab.  Tobasa Hendri Pardosi;  Ketua Bawaslu Kab Tobasa Juniart Sitorus; Plt. Sekda Kab. Tobasa Harapan Napitupulu; Kaban Kesbangpol Kab. Tobasa Jhon Maurid Siagian.

Acara rapat dimulai dengan pemaparan kesiapan pemilu oleh Ketua KPUD Kabupaten Tobasa.

Semua logitik pemilu sudah di Kecamatan pada hari Senin tanggal 15 April 2019 dan terakhir pada hari ini, terakhir pendistribusian  logistik Pemilu ke tiap-tiap desa.

KPU akan melaksanakan pemusnahan surat suara lebih dan rusak di kantor untuk itu kami mengundang semua yang hadir dalam rapat ini kita bersama-sama menyaksikan pemusnahan Surat suara lebih dan rusak di kantor KPUD Kabupaten  Tobasa.

Arahan Dandim 0210/TU Letkol Inf Rico J Siagian menyampaikan, adalah  Masalah logistik pemilu tolong kita cek lagi, dan untuk formulir C6 dipastikan tepat penggunaanya agar pemilih pendatang bisa menggunakan hak pilihnya untuk itu kami serahkan sepenuhnya kepihak penyelenggara pemilu.

" Sesuai arahan Bapak Panglima TNI dalam telenkonprens Pelaksanaan pencoblosan suara tidak dibatasi waktu tetapi untuk pendaftaran pemilih hanya sampai jam 12 Siang sedangkan untuk penghitungan suara apabila pada hari Rabu tidak selesai bisa dilanjutkan pada besok hari," kata Dandim. (Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pendistribusian kotak suara Pemilu Tahun 2019 kesejumlah Kecamatan di Kota Medan dilaksanakan. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Andromeda Eks Bandara Polonia jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu
(13/4/2019).

Acara pelepasan dihadiri Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Dandim 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nst, Ketua KPU Kota Medan Agus Syah Damanik, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap, Kadisops Lanud Soewondo Medan Letkol Pom Nicolas Sinaga, Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Romadhoni, SIK, Kasat Intel Polrestabes Medan AKBP Masana Sembiring, SSos.
Ketua KPU Kota Medan mengatakan Pelepasan Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 akan dilakukan hari ini dan Pengepakan ini terus berlangsung, ini didistribusikan ke kantor Lurah dan diamankan oleh pihak keamanan.

"Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 hari ini dilaksanakan di Enam Kecamatan yaitu Kecamatan Marelan, Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Tembung, Kecamatan Medan Perjuangan dan Kecamatan Medan Maimun", jelasnya. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (PANGURURAN) - Dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban kewilayahan menjelang Pileg dan Pilpres 17 April Tahun 2019, Danramil 03/Pangururan – Kodim 0210/TU Kapten Inf D.Panjaitan,  Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat Sik, Ketua Bawaslu Samosir Anggiat Sinaga mengarahkan para Panitia pengawas Kecamatan (Panwascam)  Se- Kabupaten Samosir mengenai Anti Politik uang dan pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang aman sejuk dan damai, Sabtu (13/04/2019).

Danramil 03/ Pangururan Kapten Inf D.Panjaitan berharap agar para seluruh pengawas pemilu Kecamatan bekerja secara profesional, semangat, cerdas menanggapi segala permasalahan. Jadikan Kabupaten Samosir ini berintigritas dan bermartabat. 

"Kami berharap peran semua masyarakat membantu aparat keamanan dalam mengamankan wilayah agar tetap aman dan kondusif. Mari kita sukseskan bersama agenda nasional ini," kata Danramil. (Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Pahae Jae) - Koramil 25/Pahae Jae bersama Polsek melaksanakan Upacara gelar pasukan Mantap Brata Toba dalam rangka pengamanan Pesta Demokrasi pemilihan Pilpres & Pileg Tahun 2019 yang dilaksanakan Sabtu (23 Maret 2019) pukul : 08.30 Wib bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Nahornop Marsada Kecamatan Pahe Jae Kabupaten Tapanulu Utara.

Hadir dalam Upacara Gelar Pasukan Mantap Brata Toba diantaranya Camat. Pahae Jae Riyanto L. Tobing, Camat Simangumban Nelson Manurung, Camat Purbatua Kostan Panjaitan, Kapolsek AKP. R Soalagogo Nababan, Danramil 25/Pahae Jae beserta anggota, Kapolsek Pahae Jae besrta anggota, Para Kepala Desa se Kec. Pahae Jae, Ketua PPK Kec. Pahae Jae, Ketua Panwaslu Kec. Pahae Jae, Ketua PPS Kec. Pahae Jae, OKP Pemuda Pancasila, Linmas Kec. Pahae Jaee, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama.

Bertindak sebagai Pimpinan Apel Danramil 25/Pahae Jae Kapten Arh Z. Harahap didampingi Kapolsek Pahae Jae.

Tujuan apel Gelar Pasukan Mantap Brata Toba, agar pemerintah tingkat Kecamatan, Pahae Jae, Kecamatan Purbatua dan Kecamatan Simangunban beserta elemen Masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kekondusipan pada saat pelaksanaan Pesta Demokrasi Pemilihan serentak Presiden/Wakil Presiden dan Pemilihan Legeslatip yang dilaksanakan pada tanggal 17 April Tahun 2019.

Danramil 25/Pahae Jae mengatakan, upacara berjalan dengan aman dan tertip semua masyarakat sudah siap membantu aparat untuk mensukseskan pesta demokrasi bulan April ini, " kata Danramil. (Rn/Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Petugas Subdit V/Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut meringkus seorang tersangka penyebar video hoax terkait Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut melakukan kecurangan karena surat suara sudah tercoblos 01.
Hal ini dibenarkan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Selasa (18/3/2019).

"Sudah diamankan, inisialnya UR. Ini yang berdasarkan laporan KPU Sumut. Yang (KPU) Medan belum," ujar AKBP MP Nainggolan.

Pelaku, lanjut MP Nainggolan, ditangkap petugas di Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). "Dia merupakan warga sana (Jawa Barat). Dia penyebar video itu, "sebut Nainggolan. 

Nainggolan mengatakan, akun yang dipakai tersangka untuk menyebar video tersebut adalah palsu dan selama ini lokasi akunnya selalu berubah-ubah. 

Penangkapan ini, kata Nainggolan, dilakukan setelah petugas bekerja ektsra dan berhasil menelusuri pertemanan di akun Facebook (FB) tersebut.

"Dari pertemanannya ditelurusi, kemudian dijebak dan tersangka berhasil diamankan. Jadi untuk menangkap tersangka yang kasusnya seperti ini itu tidak mudah," kata Nainggolan.

Dikatakan Nainggolan, tersangka kini sudah berada di Polda Sumut dan telah dilakukan penahanan. Penyidik pun masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif tersangka menyebarkan video hoax yang menuding KPU Sumut curang tersebut. 

"Kalau motifnya masih diselidiki. Dia (tersangka) sudah ditahan," pungkas mantan Kapolres Nisel tersebut. 

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) dan KPU Kota Medan secara resmi melaporkan video hoax surat suara tercoblos 01 ke Mapolda Sumut, Minggu (3/3/2019) lalu. 

Laporan dibuat karena video tersebut dianggap dapat memprovokasi dan menjelekkan nama baik KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum  KPU Sumut, Ira Wartati mengatakan, peristiwa ini merupakan hoax pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. 

Ia menjelaskan, pelaporan yang dilakukan ke polisi sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. 

"Laporan kita adalah dugaan pencemaran nama baik. Karena dalam video itu kita merasa KPU Sumut telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya. 

Ira menerangkan, informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3/2019) malam. Atas dasar itu, pihaknya merasa perlu untuk membuat laporan. Menurutnya, jika dibiarkan video itu akan semakin melebar dan memberikan persepsi publik.

"Itu bisa membahayakan KPU sebagai penyelenggara. Harapan kita masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi. Kita pastikan video itu hoax," tegasnya. 

Seperti diketahui, video hoax itu diketahui di posting oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif. 

"Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," ujar Adrian dalam postingannya. (Red)
Views
Foto : Deklarasi Pemilu Damai dan Aman bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim, Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama di Aula Wira Satya Polres Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara.

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengimbau stakeholder untuk tidak terprovokasi isu berdimensi Suku, Agama Ras dan Antar golongan (SARA). Terlebih lagi, dalam mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu), 17 April 2019 nanti.

Imbauan tersebut disampaikan AKBP Ikhwan Lubis ketika didaulat dalam sambutannya pada acara pembinaan kerukunan antar umat beragama yang dirangkai Deklarasi Pemilu Damai dan Aman bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim, Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama di Aula Wira Satya Polres Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara, Selasa (19/3/2019). 

"Mari kita bersama-sama untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu SARA. Agar pelaksanaan Pileg dan Pilpres 17 April 2019 mendatang berjalan aman dan damai," ujar AKBP Ikhwan Lubis. 

Untuk itu, orang nomor satu di Mapolres Pelabuhan Belawan ini berharap Pemko Medan serta seluruh stakeholder di Medan Utara dapat menciptakan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai dan sejuk.

"Lewat pembinaan kerukunan umat bergama ini, mari sama-sama kita jaga kekondusifan Kamtibmas. Sehingga nantinya Pemilu yang akan datang dapat berjalan dengan aman dan lancar," ucap mantan Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut itu. 

Sementara, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim menyampaikan, kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama akan dipusatkan di Kecamatan Medan Belawan. Kegiatan ini diikuti empat Kecamatan di Medan Utara yakni Medan Labuhan, Deli, Marelan dan Medan Belawan dengan jumlah peserta 190 orang,"  ujar H Ilyas Halim. 

Dijelaskan H Ilyas, tujuan diselenggarakan kegiatan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas pada lintas agama. Dengan mengangkat tema "memelihara kerukunan dalam perbedaan dalam mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan bermartabat" Insya Allah pesta demokrasi di Indonesia khususnya di wilayah hukum Polres Belawan dapat berjalan dengan lancar dan damai,"  jelasnya. 

Pada kesempatan tersebut, AKBP Ikhwan Lubis bersama Ketua FKUB Kota Medan, H Ilyas Halim bersama Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama menandatangi Deklarasi Pemilu Damai. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanah Pinen) - Sebagai ujung Tombak satuan teritorial dilapangan, Babinsa Koramil 05/Tanah Pinem Kodim 0206/Dairi Serka Jostan Lumban Siantar melaksanakan Komsos dengan masyarakat Desa Lau Primbon Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi, untuk menghimbau kepada masyarakat saat pemilu nanti supaya mengunakan hak pilihnya (Jangan GOLPUT), Selasa (12/3/2019).

Golput Alias Golongan Putih adalah golongan masyarakat yang sudah memilih hak pilih tetapi tidak mau memilih salah satu pilihan yang ada baik itu partai maupun perwakilan daerah.

Karena menurut keterangan Ketua KPU Kabupaten Dairi, sikap Golput tersebut dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

Disamping itu, masyarakat juga yang menentukan baik atau tidaknya pemimpin mereka, masyarakat yang menentukan kalau mereka tidak memilih berarti mereka tidak memilih pemimpin mereka," katanya.

Serka Jostan Lumban Siantar mengharapkan kepada seluruh masyarakat Desa Lau Primbon untuk turut memilih sesuai dengan hak pilih pada Pileg dan Pilpres Tahun 2019 supaya tidak Golput.

"Golput itu salah karena  sama sekali tidak datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya, dengan tidak datang ke TPS kertas suara masih tersisa dan memberikan kesempatan kepada siapa saja yang ingin berbuat curang untuk menggunakan sisa suara tersebut," kata Babinsa. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Untuk meningkatkan kesadaran dan pengatahuan masyarakat mengenai Pemilu 2019 yang begitu penting. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan dan jajaran Sektariat serta relawan demokrasi, melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019 diarena CFD Lapangan Merdeka, Minggu (10/3/2019).

Sosialisasi yang diberikan KPU Medan ialah, tentang surat suara basis disabilitas dan basis netizen serta basis marjinal. Agar masyarakat dapat memahammi Pemilu 2019.

Hadir dalam sosialisasi Pemilu 2019, Komunisioner KPU Edy Suhartono, Sektaris KPU Medan Nirwan, staf Sekratariat KPU Medan Ira Nawang Wulan dan Sondan Sherly, staf Sektariat KPU Medan Arifin tenaga pendukung serta relawan demokrasi basis distabilitas, basis netizen dan basis marzinal.

Komunisioner KPU Edy Suhartono mengatakan, Adanya sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, agar masyarakat dapat memahammi Pemilu 2019, yang akan terlaksana nanti.

"Sosialisasi yang kami berikan sama masyarakat ialah, surat suara basis distabilitas dan basis netizen serta basis marjinal. Dengan sosialisasi yang diberikan KPU Medan ini, saya berharap masyarakat dapat memahaminya", ungkapnya.

Lanjut Edy Suhartono menjelaskan, saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan dan jajaran Sektariat serta relawan demokrasi melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019, sejumlah masyarakat yang hadir sangat antusias mengikutti sosialisasi yang diberikan.

"Karena kita sebagai KPU, memang harus terbuka sama masyarakat. Agar tidak terjadi dengan pemikiran jelek masyarakat sama KPU Medan. Intinya KPU Medan ingin mensukseskan Pemilu 2019 dengan jujur dan damai, makanya KPU Medan melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019 ke masyarakat," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) bersama KPU Kota Medan resmi melaporkan video hoaks surat suara tercoblos ke Polda Sumut, Minggu (3/3/2019).

KPU Sumut menilai video tersebut bisa memprovokasi dan menjelekkan nama baik lembaga penyelenggara Pemilu. Video hoaks itu diketahui di posting oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif.

"Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," tulis Adrian dalam postingannya.

Sedangkan Kusmana malah menuding, video yang menggambarkan kericuhan terjadi di KPU Kota Medan. Sedangkan, nyatanya video tersebut adalah kericuhan di Kabupaten Tapanuli Utara, pada Pilkada serentak yang lalu.

"KPU Medan digrebek warga sedang mencoblos surat suara 01. Kecurangan sudah mulai terlihat secara nyata. Keburukan rezim Jokowi dan kualisinya mulai terbongkar. Penguasa bangsat," tulis Kusmana dalam video yang diunggah Sabtu (2/3/2019).

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum KPU Sumut Ira Wartati menjelaskan, ini adalah hoaks pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. Pelaporan kepolisi adalah bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. KPU melaporkan dugaan pencemaran nama karena dalam video itu KPU Sumut merasa telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3/2019) malam. Sehingga pihaknya merasa perlu untuk membuat laporan. Karena jika dibiarkan, video itu semakin melebar dan memberikan persepsi publik. Itu bisa membahayakan KPU sebagai penyelenggara.

Harapannya masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu, sebelum menyebarkan informasi. "Kita pastikan video itu hoaks," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Medan Agussyah Damanik menganggap video ini adalah fitnah. Ini juga kali pertama KPU Medan diserang hoaks. KPU Medan cukup kaget saat mendapat informasi itu. Mereka masih menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian agar kasus itu diproses secara profesional.

"Kita melaporkan karena salah satu akun menyebut kejadian itu di KPU Medan. Kini kita berharap kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Semoga pelakunya cepat terungkap," sebutnya.

Yang lebih aneh, kata Agus, dalam postingan itu KPU dituduh sudah mencoblos surat suara Pilpres. Padahal surat suara untuk Capres belum tiba di Kota Medan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kota Medan agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi bohong dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar. Mari sama-sama kita jaga kondusifitas kota kita ini dengan bersama-sama kita berpikiran positif,"  tandasnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat dihubungi menegaskan akan menyelidiki kasus serangan hoaks ke penyelenggara Pemilu.

"Akan kita tindaklanjuti laporannya. Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelaku penyebar hoaks," katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan hoaks yang beredar. Karena ada pidana yang menanti untuk para penyebarnya.

"Hoaks bisa menyebabkan kepanikan dan berpotensi memancing konflik di tengah masyarakat. Polda Sumut akan mengungkap dan akan melakukan penindakan. Kami tidak main-main," tandasnya. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Dairi) -  Selasa (19/2/2019), Kpt. Inf. W. Sinaga wakili Dandim 0206/DR Letkol Arh Hadi Purwanto SH menghadiri Rakor   pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2019 di kantor KPU Kabupaten Dairi Jalan Palapa no. 5 Sidikalang.

Turut hadir dalam Rakor logistik Pemilu 2019 : Ketua KPU Kab. Dairi Sudiarman Manik dan Komisioner. Ketua Bawaslu Jadi. S. Berutu dan Komisioner. Bupati Dairi diwakili Asisten 1 Ramlan Sitohang. Dandim 0206/Dairi diwakili Pasi Intel Kapten Inf. W. Sinaga. Kapolres Dairi diwakili oleh Wakapolres Kompol Toguh Matanari. Kejari Dairi diwakili Kasi Pidum Paul D. B. Sinulingga dan Sekretaris KPU Kab. Dairi Bpk. Gamal Purba.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kab. Dairi Sudiarman Manik
mengatakan, Selamat datang Bapak dan Ibu undangan Rapat Koordinasi KPU dengan Instansi terkait dalam pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2019. Logistik pemilu Pileg dan Pilres 2019 sudah masuk ke KPU Dairi berupa kotak suara dan  kelengkapan tps untuk surat suara sudah masuk 3 item.

" Surat Suara DPRD Kabupaten, Surat Suara DPRD Provinsi dan Surat Suara DPR-RI. Untuk surat suara DPD dan Presiden belum masuk kita masih menunggu dari KPU Provinsi, " katanya.

Lanjut Ketua KPU, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pelipatan Surat Suara dan pelaksanaannya akan dimulai pada tgl 20 s/d 22 Februari di Balai Budaya, sehingga setiap pergeseran logistik pemilu KPU butuh pengawalan Polres dan pengawasan Bawaslu," janjinya.

Sementara, Kpt. Inf. W. Sinaga yang mewakili Dandim 0206/DR Letkol Arh Hadi Purwanto SH  mengatakan, kita berharap Pemilu berjalan aman dan kondusif. Banyak tahapan dalam Pemilihan Umum 2019, Pileg dan Pilpres. 5 tahapan pencoblosan Pemilu 2019, Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD, DPR Provinsi, dan DPR Kota/Kota.

"Dibutuhkan kerjasama, sinergitas semua pihak dalam menciptakan suasana Pemilu yang aman dan damai", jelas Pasi Intel. (Penrem 023/Red)