.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH. MH menghadiri Rapat Pleno Rekapitulasi dan perhitungan perolehan suara pemilu Presiden/Wakil, DPR RI, DPD RI, DPRD PROV dan DPRD Kota Medan di tingkat KPU Provinsi Sumatera Utara, yang telah memasuki hari ke 5  di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan Petisah, Kota Medan, Minggu (12/05/19).

Pada pukul 14:55 Wib, rapat pleno terbuka dilanjutkan setelah sebelumnya pada tanggal 9 Mei 2019, bertempat di Hotel JW Marriot Medan diskors / ditunda dikarenakan menunggu hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat KPU Kota Medan dan Deli Serdang belum selesai dilaksanakan.

Skors dicabut oleh pimpinan sidang Benget Silitonga. Kemudian sekira pukul 15.00 Wib dilakukan pembacaan rekapitulasi tingkat KPU Kota Medan.

Pada pukul 22.35 Wib KPU Sumut memberikan keterangan bahwa KPU hanya melakukan Kroscek data, sehingga diputuskan Rapat Pleno di Skors sampai pada hari Senin tanggal 13 Mei 2019 pukul 10.00 Wib

Di kegiatan tersebut, peserta Rapat Pleno KPU Provinsi Sumut di hadiri 200 orang diantaranya, Ketua KPU Provinsi Sumut, Komisioner KPU Provinsi, Ketua Bawaslu Provinsi Sumut, Komisioner Bawaslu Sumut, Ketua KPU Kota Medan, Komisioner KPU Kota Medan, Sekretaris KPU Kota Medan, Ketua Bawaslu Kota Medan, Tim pemenang Presiden/Wakil Presiden, saksi saksi Partai, Saksi DPD, Awak Media, Komisioner Bawaslu Kota Medan, dan para tamu undangan dari Pihak Polri. (Rn)
Views
              Ilustrasi

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) - KPU mengatakan jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada saat proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 kembali bertambah. Saat ini tercatat sebanyak 119 orang meninggal dunia. 

"Datanya bertambah, 119 meninggal dunia, 548 sakit, tersebar di 25 provinsi," ujar komisioner KPU Viryan Aziz di kantor KPU, Jln. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

Viryan mengatakan, total petugas KPPS yang meninggal dunia dan sakit sejumlah 667 orang. Dia menyebut data ini berdasarkan update terbaru hari ini hingga pukul 16.30 WIB. 

"Berdasarkan data yang kami himpun hingga pukul 16.30 WIB, petugas kami yang mengalami kedukaan ada 667 orang," ujar Viryan.

Jumlah anggota KPPS meninggal dunia ini bertambah sebanyak 28 orang. Sedangkan jumlah anggota KPPS sakit bertambah sebanyak 174 orang sejak pendataan pada Senin (22/4) petang. 

Diketahui, sebelumnya tercatat 91 orang meninggal dunia dan 374 orang sakit. Mereka tersebar di 19 provinsi. KPU akan bertemu dengan Kemenkeu membahas soal santunan untuk korban.

"KPU sudah membahas secara internal terkait dengan santunan yang akan diberikan kepada penyelenggara pemilu yang tertimpa musibah. Dengan memperhitungkan berbagai macam regulasi asuransi BPJS, kemudian masukan-masukan dan catatan yang selama ini diberlakukan. Karena kami besok merencanakan akan melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan," kata Ketua KPU Arief Budiman, Senin (22/4). (Net)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis,Sh.,Mh bersama dengan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH,SIK,MSi Sambangi Kantor KPU Kota Medan yang terletak di jalan Kejaksaan No 37 Medan, Selasa (23/4/2019).

Dalam kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kasat Intel Polres Belawan Akp Sutarjo Begawan Ito Manulang, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Akbp Putu Yudha Prawira,SIK,SH,MH, Kasat Intel Polrestabes Medan Akbp Masana Sembiring,SSos,
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing,SIK,MH.

Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolrestabes Medan disambut langsung oleh Ketua KPU Kota Medan Agusyah Ramadani Damanik, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap, Komisioner KPU Kota Medan Rinaldy dan Jefrizal.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi,  mengatakan Kegiatan Sambang Ke Kantor KPU Kota Medan ini untuk memastikan Kesiapsiagaan anggota dalam melaksanakan pengamanan Kantor KPU dan Bersilaturahmi dengan pengurus KPU Kota Medan dan sekaligus berkordinasi tentang Keamanan.

"Kami datang kesini juga mengapresiasi kepada KPU dan Bawaslu bahwa indikatornya jika ada komplain ataupun permasalahan mereka cepat dan respon datang langsung."ujar Kapolrestabes Medan.

Dikatakannya, dalam pelaksanaan pemilu ini perlunya pengamanan dan kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Saya mengajak warga Kota Medan untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban Pemilu 2019. Jangan terprovokasi dan termakan isu – isu yang memecah belah Persatuan dan Kesatuan kita. Mari kita tunggu hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU," tandasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Untuk mengamankan jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) April 2019, Polres Pelabuhan Belawan mengerahkan 588 personel di 1974 TPS.

Hal itu dikatakan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH, usai gelar apel penerimaan pasukan Sarana dan Prasarana (Sarpas) Polda Sumatera Utara di halaman Mapolres Pelabuhan Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara, Selasa (16/4/2019).

"Guna mengamankan pemilihan umum April 2019 nanti, kita mengerahkan 588 personel yang dilibatkan bersama Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda Sumut," ujar AKBP Ikhwan Lubis didampingi Wakapolres, Kompol Taryono Raharja SIK dan pejabat utama.

Dijelaskannya, Apel penerimaan pasukan yang digelar tersebut menunjukkan kesiapan jajaran Polres Pelabuhan  Belawan dalam menyukseskan dan mengamankan Pemilu.

"Apel gelar pasukan ini menunjukkan kesiapan kita. Sebab, pengaman pemilu bukan pekerjaan yang mu­dah, namun dengan keihkla­san, kerja keras dan kerja sama yang baik serta pertolongan Allah Swt, kita akan mampu mensukseskan pesta demokrasi ini," jelas mantan Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut ini.

Dari itu, lanjut Ikhwan Lubis, personel Polres Pelabuhan Belawan senantiasa selalu mempersiapkan fi­sik dan mental, serta bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas pengamanan serta selalu  melakukan kordinasi dan ker­jasama dengan instansi ter­kait lainnya.

"Saya tegaskan sekali lagi kepada personel untuk bersungguh-sungguh melaksanakan tugas pengamanan pada pemilu. Karena, Intitusi Polri dituntut lebih bekerja ekstra, dalam menjaga Kamtibmas yang aman dan da­mai bagi seluruh lapisan masyarkat Medan Utara yang memberikan hak suaranya pada Pilpres dan Pileg besok," tegas Kapolres. (Red)
Views
Kakanwil Kemenkum dan HAM Sumut Dewa Putu Gede kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan pemilihan di Lapas Dewasa Tanjunggusta Medan, Rabu (17/04).

INTAIKASUS.COM, (Medan) – Pasangan Calon Presiden Prabowo-Sandi Nomor 02 unggul di lima Tps yang dilaksanakan di Lapas Dewasa Klass IA Tanjung Gusta Medan, dalam pencalonan Pilpres 2019, yang berlangsung Rabu (17/04/2019).

Dimulai dari TPS 61, Pasangan Capres Jokowi Amin atau Nomor 01 meraih 48 dan Capres Prabowo-Sandi Nomor 02 meraih 124 suara, serta suara tidak sah 3 dengan jumlah 175 suara.

TPS 62, Capres 01 meraih 76 dan Capres 02 meraih 146 serta suara tak sah sebanyak 2 dengan total 224.

TPS 63, Capres 01 meraih 62 dan Capres 02 meraih 185, serta suara tidak sah 8 dengan total suara 255.

TPS 65, Capres 01 meraih 33 dan Capres 02 meraih 71 dengan total suara 104.

TPS 53, Capres 01 meraih 48 suara dan Capres 02 meraih 120 serta suara tak sah sebanyak 4 dengan total 172. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (KERAJAAN) - Proses pengamanan Pemilu secara serentak di wilayah masing-masing untuk memberi rasa aman kepada masyarakat sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 bisa berjalan dengan aman, hal ini yang dilaksanakan Babinsa Koramil 06 Kodim 0206/Dairi Serda P.Lumbanraja saat melaksanakan patroli bersama dengan Polri di Wilayah Kec. STTU Jehe Kab. Pakpak Bharat, Rabu (17/04/2019).

Dalam pelaksanaan kegiatan patroli pengamanan Pemilu di wilayah Kec. STTU Jehe, Serda P.Lumbanraja bersama Babinkamtibmas melaksanakan patroli ke TPS - TPS yang ada di Wilayah, "kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai perintah dari Komando Atas supaya pada pelaksanaan pemilu tidak terjadi hal yang tidak di inginkan yang bisa menimbulkan situasi yang tidak aman pada proses berjalannya Pemilu, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tetap memperhatikan faktor keamanan sehingga tugas bisa berjalan dengan baik dan lancar," ujar Serda P.Lumbaraja.

Sersan Lumbanraja menambahkan, "selama melksanakan patroli pemantauan keamanan sampai di TPS, tidak ada hal yang menonjol. Proses pelaksanaan saat penyoblosan berjalan dengan baik di setiap TPS yang dikunjungi, tapi walaupun keadaan aman sebagai Babinsa yang bertugas di Desa harus tetap siaga apabila ada hal yang tidak di inginkan sampai proses pemilihan, penghitungan suara bahkan sampai kotak suara sampai di Kecamatan harus tetap dipantau," sambung Sersan Lumbanraja.

Menurut masyarakat secara umum, mereka merasa nyaman saat pemilihan berlangsung, pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik adalah berkat pengamanan dari pihak TNI dan Polri yang senantiasa memantau kegiatan di setiap TPS serta peran serta masyarakat yang bisa menjaga diri sehingga saat penyoblosan bisa berjalan dengan baik.

"Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada TNI dan Polri yang telah memberikan rasa aman terhadap masyarat, "ujar salah seorang masyarakat. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi dampingi Kapoldasu Ceking Pos Pantau OMB (Operasi Mantap Brata) SMKN Binaan Provsu jalan Karya Dalam Medan, Selasa (16/4/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, PJU Polda Sumut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kapolsek Medan Barat Kompol Choky Meliala, SIK,SH, dan Tim Patroli gabungan TNI - POLRI.
 
Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH mengatakan, "kegiatan patroli gabungan ini dan Pembentukan Pos Pantau OMB dalam rangka Pemilu Tahun 2019 bahwa TNI Polri siap mengamankan Pemilu 2019 agar berjalan dengan aman dan lancar. Kita semua siap siaga untuk amankan pemilu 2019," ujarnya.

Kapolda Sumut juga menghimbau kepada warga Sumatera Utara, agar salurkan hak pilihnya dan jangan takut. Siapa pun yang mengganggu akan kami tindak tegas. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tobasa) - Selasa (16/4/2019), Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rico J Siagian S. Sos menghadiri  rapat Forkopimda Kabupaten Tobasa,  bertempat di ruang rapat mini Kantor Bupati Toba Samosir Jln. Sutomo No 1 Balige Kecamatan Balige Kabupaten Tobasa.

Turut hadir dalam rapat tersebut : Bupati Toba Samosir Ir. Darwin Siagian; Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus MM; Kepala Pengadilan Negeri Balige Marpaung; Kajari Balige Jhon Maukar SH; Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo; Dandim 0210/TU Letkol Inf. Rico J Siagian S. Sos; Ketua DPRD Kab. Tobasa Ir Boike Pasaribu; Ketua KPUD Kab.  Tobasa Hendri Pardosi;  Ketua Bawaslu Kab Tobasa Juniart Sitorus; Plt. Sekda Kab. Tobasa Harapan Napitupulu; Kaban Kesbangpol Kab. Tobasa Jhon Maurid Siagian.

Acara rapat dimulai dengan pemaparan kesiapan pemilu oleh Ketua KPUD Kabupaten Tobasa.

Semua logitik pemilu sudah di Kecamatan pada hari Senin tanggal 15 April 2019 dan terakhir pada hari ini, terakhir pendistribusian  logistik Pemilu ke tiap-tiap desa.

KPU akan melaksanakan pemusnahan surat suara lebih dan rusak di kantor untuk itu kami mengundang semua yang hadir dalam rapat ini kita bersama-sama menyaksikan pemusnahan Surat suara lebih dan rusak di kantor KPUD Kabupaten  Tobasa.

Arahan Dandim 0210/TU Letkol Inf Rico J Siagian menyampaikan, adalah  Masalah logistik pemilu tolong kita cek lagi, dan untuk formulir C6 dipastikan tepat penggunaanya agar pemilih pendatang bisa menggunakan hak pilihnya untuk itu kami serahkan sepenuhnya kepihak penyelenggara pemilu.

" Sesuai arahan Bapak Panglima TNI dalam telenkonprens Pelaksanaan pencoblosan suara tidak dibatasi waktu tetapi untuk pendaftaran pemilih hanya sampai jam 12 Siang sedangkan untuk penghitungan suara apabila pada hari Rabu tidak selesai bisa dilanjutkan pada besok hari," kata Dandim. (Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pendistribusian kotak suara Pemilu Tahun 2019 kesejumlah Kecamatan di Kota Medan dilaksanakan. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Andromeda Eks Bandara Polonia jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu
(13/4/2019).

Acara pelepasan dihadiri Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Dandim 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nst, Ketua KPU Kota Medan Agus Syah Damanik, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap, Kadisops Lanud Soewondo Medan Letkol Pom Nicolas Sinaga, Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Romadhoni, SIK, Kasat Intel Polrestabes Medan AKBP Masana Sembiring, SSos.
Ketua KPU Kota Medan mengatakan Pelepasan Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 akan dilakukan hari ini dan Pengepakan ini terus berlangsung, ini didistribusikan ke kantor Lurah dan diamankan oleh pihak keamanan.

"Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 hari ini dilaksanakan di Enam Kecamatan yaitu Kecamatan Marelan, Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Tembung, Kecamatan Medan Perjuangan dan Kecamatan Medan Maimun", jelasnya. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (PANGURURAN) - Dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban kewilayahan menjelang Pileg dan Pilpres 17 April Tahun 2019, Danramil 03/Pangururan – Kodim 0210/TU Kapten Inf D.Panjaitan,  Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat Sik, Ketua Bawaslu Samosir Anggiat Sinaga mengarahkan para Panitia pengawas Kecamatan (Panwascam)  Se- Kabupaten Samosir mengenai Anti Politik uang dan pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang aman sejuk dan damai, Sabtu (13/04/2019).

Danramil 03/ Pangururan Kapten Inf D.Panjaitan berharap agar para seluruh pengawas pemilu Kecamatan bekerja secara profesional, semangat, cerdas menanggapi segala permasalahan. Jadikan Kabupaten Samosir ini berintigritas dan bermartabat. 

"Kami berharap peran semua masyarakat membantu aparat keamanan dalam mengamankan wilayah agar tetap aman dan kondusif. Mari kita sukseskan bersama agenda nasional ini," kata Danramil. (Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Pahae Jae) - Koramil 25/Pahae Jae bersama Polsek melaksanakan Upacara gelar pasukan Mantap Brata Toba dalam rangka pengamanan Pesta Demokrasi pemilihan Pilpres & Pileg Tahun 2019 yang dilaksanakan Sabtu (23 Maret 2019) pukul : 08.30 Wib bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Nahornop Marsada Kecamatan Pahe Jae Kabupaten Tapanulu Utara.

Hadir dalam Upacara Gelar Pasukan Mantap Brata Toba diantaranya Camat. Pahae Jae Riyanto L. Tobing, Camat Simangumban Nelson Manurung, Camat Purbatua Kostan Panjaitan, Kapolsek AKP. R Soalagogo Nababan, Danramil 25/Pahae Jae beserta anggota, Kapolsek Pahae Jae besrta anggota, Para Kepala Desa se Kec. Pahae Jae, Ketua PPK Kec. Pahae Jae, Ketua Panwaslu Kec. Pahae Jae, Ketua PPS Kec. Pahae Jae, OKP Pemuda Pancasila, Linmas Kec. Pahae Jaee, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama.

Bertindak sebagai Pimpinan Apel Danramil 25/Pahae Jae Kapten Arh Z. Harahap didampingi Kapolsek Pahae Jae.

Tujuan apel Gelar Pasukan Mantap Brata Toba, agar pemerintah tingkat Kecamatan, Pahae Jae, Kecamatan Purbatua dan Kecamatan Simangunban beserta elemen Masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kekondusipan pada saat pelaksanaan Pesta Demokrasi Pemilihan serentak Presiden/Wakil Presiden dan Pemilihan Legeslatip yang dilaksanakan pada tanggal 17 April Tahun 2019.

Danramil 25/Pahae Jae mengatakan, upacara berjalan dengan aman dan tertip semua masyarakat sudah siap membantu aparat untuk mensukseskan pesta demokrasi bulan April ini, " kata Danramil. (Rn/Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Petugas Subdit V/Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut meringkus seorang tersangka penyebar video hoax terkait Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut melakukan kecurangan karena surat suara sudah tercoblos 01.
Hal ini dibenarkan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Selasa (18/3/2019).

"Sudah diamankan, inisialnya UR. Ini yang berdasarkan laporan KPU Sumut. Yang (KPU) Medan belum," ujar AKBP MP Nainggolan.

Pelaku, lanjut MP Nainggolan, ditangkap petugas di Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). "Dia merupakan warga sana (Jawa Barat). Dia penyebar video itu, "sebut Nainggolan. 

Nainggolan mengatakan, akun yang dipakai tersangka untuk menyebar video tersebut adalah palsu dan selama ini lokasi akunnya selalu berubah-ubah. 

Penangkapan ini, kata Nainggolan, dilakukan setelah petugas bekerja ektsra dan berhasil menelusuri pertemanan di akun Facebook (FB) tersebut.

"Dari pertemanannya ditelurusi, kemudian dijebak dan tersangka berhasil diamankan. Jadi untuk menangkap tersangka yang kasusnya seperti ini itu tidak mudah," kata Nainggolan.

Dikatakan Nainggolan, tersangka kini sudah berada di Polda Sumut dan telah dilakukan penahanan. Penyidik pun masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif tersangka menyebarkan video hoax yang menuding KPU Sumut curang tersebut. 

"Kalau motifnya masih diselidiki. Dia (tersangka) sudah ditahan," pungkas mantan Kapolres Nisel tersebut. 

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) dan KPU Kota Medan secara resmi melaporkan video hoax surat suara tercoblos 01 ke Mapolda Sumut, Minggu (3/3/2019) lalu. 

Laporan dibuat karena video tersebut dianggap dapat memprovokasi dan menjelekkan nama baik KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum  KPU Sumut, Ira Wartati mengatakan, peristiwa ini merupakan hoax pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. 

Ia menjelaskan, pelaporan yang dilakukan ke polisi sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. 

"Laporan kita adalah dugaan pencemaran nama baik. Karena dalam video itu kita merasa KPU Sumut telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya. 

Ira menerangkan, informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3/2019) malam. Atas dasar itu, pihaknya merasa perlu untuk membuat laporan. Menurutnya, jika dibiarkan video itu akan semakin melebar dan memberikan persepsi publik.

"Itu bisa membahayakan KPU sebagai penyelenggara. Harapan kita masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi. Kita pastikan video itu hoax," tegasnya. 

Seperti diketahui, video hoax itu diketahui di posting oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif. 

"Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," ujar Adrian dalam postingannya. (Red)
Views
Foto : Deklarasi Pemilu Damai dan Aman bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim, Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama di Aula Wira Satya Polres Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara.

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengimbau stakeholder untuk tidak terprovokasi isu berdimensi Suku, Agama Ras dan Antar golongan (SARA). Terlebih lagi, dalam mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu), 17 April 2019 nanti.

Imbauan tersebut disampaikan AKBP Ikhwan Lubis ketika didaulat dalam sambutannya pada acara pembinaan kerukunan antar umat beragama yang dirangkai Deklarasi Pemilu Damai dan Aman bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim, Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama di Aula Wira Satya Polres Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara, Selasa (19/3/2019). 

"Mari kita bersama-sama untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu SARA. Agar pelaksanaan Pileg dan Pilpres 17 April 2019 mendatang berjalan aman dan damai," ujar AKBP Ikhwan Lubis. 

Untuk itu, orang nomor satu di Mapolres Pelabuhan Belawan ini berharap Pemko Medan serta seluruh stakeholder di Medan Utara dapat menciptakan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai dan sejuk.

"Lewat pembinaan kerukunan umat bergama ini, mari sama-sama kita jaga kekondusifan Kamtibmas. Sehingga nantinya Pemilu yang akan datang dapat berjalan dengan aman dan lancar," ucap mantan Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut itu. 

Sementara, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim menyampaikan, kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama akan dipusatkan di Kecamatan Medan Belawan. Kegiatan ini diikuti empat Kecamatan di Medan Utara yakni Medan Labuhan, Deli, Marelan dan Medan Belawan dengan jumlah peserta 190 orang,"  ujar H Ilyas Halim. 

Dijelaskan H Ilyas, tujuan diselenggarakan kegiatan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas pada lintas agama. Dengan mengangkat tema "memelihara kerukunan dalam perbedaan dalam mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan bermartabat" Insya Allah pesta demokrasi di Indonesia khususnya di wilayah hukum Polres Belawan dapat berjalan dengan lancar dan damai,"  jelasnya. 

Pada kesempatan tersebut, AKBP Ikhwan Lubis bersama Ketua FKUB Kota Medan, H Ilyas Halim bersama Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama menandatangi Deklarasi Pemilu Damai. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanah Pinen) - Sebagai ujung Tombak satuan teritorial dilapangan, Babinsa Koramil 05/Tanah Pinem Kodim 0206/Dairi Serka Jostan Lumban Siantar melaksanakan Komsos dengan masyarakat Desa Lau Primbon Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi, untuk menghimbau kepada masyarakat saat pemilu nanti supaya mengunakan hak pilihnya (Jangan GOLPUT), Selasa (12/3/2019).

Golput Alias Golongan Putih adalah golongan masyarakat yang sudah memilih hak pilih tetapi tidak mau memilih salah satu pilihan yang ada baik itu partai maupun perwakilan daerah.

Karena menurut keterangan Ketua KPU Kabupaten Dairi, sikap Golput tersebut dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

Disamping itu, masyarakat juga yang menentukan baik atau tidaknya pemimpin mereka, masyarakat yang menentukan kalau mereka tidak memilih berarti mereka tidak memilih pemimpin mereka," katanya.

Serka Jostan Lumban Siantar mengharapkan kepada seluruh masyarakat Desa Lau Primbon untuk turut memilih sesuai dengan hak pilih pada Pileg dan Pilpres Tahun 2019 supaya tidak Golput.

"Golput itu salah karena  sama sekali tidak datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya, dengan tidak datang ke TPS kertas suara masih tersisa dan memberikan kesempatan kepada siapa saja yang ingin berbuat curang untuk menggunakan sisa suara tersebut," kata Babinsa. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Untuk meningkatkan kesadaran dan pengatahuan masyarakat mengenai Pemilu 2019 yang begitu penting. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan dan jajaran Sektariat serta relawan demokrasi, melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019 diarena CFD Lapangan Merdeka, Minggu (10/3/2019).

Sosialisasi yang diberikan KPU Medan ialah, tentang surat suara basis disabilitas dan basis netizen serta basis marjinal. Agar masyarakat dapat memahammi Pemilu 2019.

Hadir dalam sosialisasi Pemilu 2019, Komunisioner KPU Edy Suhartono, Sektaris KPU Medan Nirwan, staf Sekratariat KPU Medan Ira Nawang Wulan dan Sondan Sherly, staf Sektariat KPU Medan Arifin tenaga pendukung serta relawan demokrasi basis distabilitas, basis netizen dan basis marzinal.

Komunisioner KPU Edy Suhartono mengatakan, Adanya sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, agar masyarakat dapat memahammi Pemilu 2019, yang akan terlaksana nanti.

"Sosialisasi yang kami berikan sama masyarakat ialah, surat suara basis distabilitas dan basis netizen serta basis marjinal. Dengan sosialisasi yang diberikan KPU Medan ini, saya berharap masyarakat dapat memahaminya", ungkapnya.

Lanjut Edy Suhartono menjelaskan, saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan dan jajaran Sektariat serta relawan demokrasi melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019, sejumlah masyarakat yang hadir sangat antusias mengikutti sosialisasi yang diberikan.

"Karena kita sebagai KPU, memang harus terbuka sama masyarakat. Agar tidak terjadi dengan pemikiran jelek masyarakat sama KPU Medan. Intinya KPU Medan ingin mensukseskan Pemilu 2019 dengan jujur dan damai, makanya KPU Medan melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019 ke masyarakat," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) bersama KPU Kota Medan resmi melaporkan video hoaks surat suara tercoblos ke Polda Sumut, Minggu (3/3/2019).

KPU Sumut menilai video tersebut bisa memprovokasi dan menjelekkan nama baik lembaga penyelenggara Pemilu. Video hoaks itu diketahui di posting oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif.

"Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," tulis Adrian dalam postingannya.

Sedangkan Kusmana malah menuding, video yang menggambarkan kericuhan terjadi di KPU Kota Medan. Sedangkan, nyatanya video tersebut adalah kericuhan di Kabupaten Tapanuli Utara, pada Pilkada serentak yang lalu.

"KPU Medan digrebek warga sedang mencoblos surat suara 01. Kecurangan sudah mulai terlihat secara nyata. Keburukan rezim Jokowi dan kualisinya mulai terbongkar. Penguasa bangsat," tulis Kusmana dalam video yang diunggah Sabtu (2/3/2019).

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum KPU Sumut Ira Wartati menjelaskan, ini adalah hoaks pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. Pelaporan kepolisi adalah bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. KPU melaporkan dugaan pencemaran nama karena dalam video itu KPU Sumut merasa telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3/2019) malam. Sehingga pihaknya merasa perlu untuk membuat laporan. Karena jika dibiarkan, video itu semakin melebar dan memberikan persepsi publik. Itu bisa membahayakan KPU sebagai penyelenggara.

Harapannya masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu, sebelum menyebarkan informasi. "Kita pastikan video itu hoaks," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Medan Agussyah Damanik menganggap video ini adalah fitnah. Ini juga kali pertama KPU Medan diserang hoaks. KPU Medan cukup kaget saat mendapat informasi itu. Mereka masih menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian agar kasus itu diproses secara profesional.

"Kita melaporkan karena salah satu akun menyebut kejadian itu di KPU Medan. Kini kita berharap kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Semoga pelakunya cepat terungkap," sebutnya.

Yang lebih aneh, kata Agus, dalam postingan itu KPU dituduh sudah mencoblos surat suara Pilpres. Padahal surat suara untuk Capres belum tiba di Kota Medan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kota Medan agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi bohong dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar. Mari sama-sama kita jaga kondusifitas kota kita ini dengan bersama-sama kita berpikiran positif,"  tandasnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat dihubungi menegaskan akan menyelidiki kasus serangan hoaks ke penyelenggara Pemilu.

"Akan kita tindaklanjuti laporannya. Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelaku penyebar hoaks," katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan hoaks yang beredar. Karena ada pidana yang menanti untuk para penyebarnya.

"Hoaks bisa menyebabkan kepanikan dan berpotensi memancing konflik di tengah masyarakat. Polda Sumut akan mengungkap dan akan melakukan penindakan. Kami tidak main-main," tandasnya. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Dairi) -  Selasa (19/2/2019), Kpt. Inf. W. Sinaga wakili Dandim 0206/DR Letkol Arh Hadi Purwanto SH menghadiri Rakor   pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2019 di kantor KPU Kabupaten Dairi Jalan Palapa no. 5 Sidikalang.

Turut hadir dalam Rakor logistik Pemilu 2019 : Ketua KPU Kab. Dairi Sudiarman Manik dan Komisioner. Ketua Bawaslu Jadi. S. Berutu dan Komisioner. Bupati Dairi diwakili Asisten 1 Ramlan Sitohang. Dandim 0206/Dairi diwakili Pasi Intel Kapten Inf. W. Sinaga. Kapolres Dairi diwakili oleh Wakapolres Kompol Toguh Matanari. Kejari Dairi diwakili Kasi Pidum Paul D. B. Sinulingga dan Sekretaris KPU Kab. Dairi Bpk. Gamal Purba.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kab. Dairi Sudiarman Manik
mengatakan, Selamat datang Bapak dan Ibu undangan Rapat Koordinasi KPU dengan Instansi terkait dalam pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2019. Logistik pemilu Pileg dan Pilres 2019 sudah masuk ke KPU Dairi berupa kotak suara dan  kelengkapan tps untuk surat suara sudah masuk 3 item.

" Surat Suara DPRD Kabupaten, Surat Suara DPRD Provinsi dan Surat Suara DPR-RI. Untuk surat suara DPD dan Presiden belum masuk kita masih menunggu dari KPU Provinsi, " katanya.

Lanjut Ketua KPU, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pelipatan Surat Suara dan pelaksanaannya akan dimulai pada tgl 20 s/d 22 Februari di Balai Budaya, sehingga setiap pergeseran logistik pemilu KPU butuh pengawalan Polres dan pengawasan Bawaslu," janjinya.

Sementara, Kpt. Inf. W. Sinaga yang mewakili Dandim 0206/DR Letkol Arh Hadi Purwanto SH  mengatakan, kita berharap Pemilu berjalan aman dan kondusif. Banyak tahapan dalam Pemilihan Umum 2019, Pileg dan Pilpres. 5 tahapan pencoblosan Pemilu 2019, Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD, DPR Provinsi, dan DPR Kota/Kota.

"Dibutuhkan kerjasama, sinergitas semua pihak dalam menciptakan suasana Pemilu yang aman dan damai", jelas Pasi Intel. (Penrem 023/Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut) gelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang bertempat di Hotel Grand Aston Cityhall, Jalan Balai Kota, Kota Medan, Senin (18/2/2019) sekitar pukul 14:00 WIB hingga pukul 18:00 WIB.

Turut hadir dalam rapat pleno para Komisioner KPU Sumut, diantaranya Yulhasni, Hedernsi, Mulia Banuera, Benget Silitonga, Batara Manurung, Syahrial Syah, Ira Wartati, Kabag program dan data. Juga dari Bawaslu Sumut, diantaranya Marwan dan Suhadi Situmorang, para pengurus KPU kabupaten dan kota serta para operator dan data, serta para tim kampanye.

Acara rapat pleno ini di buka dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, pembacaan do'a dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua KPU Sumut dengan pembacaan pleno berita acara dan hasil rekapitulasi daftar pemilih tambahan.

Ketua KPU Sumut Yulhasni dalam sambutannya mengatakan, bahwa proses penyempurnaan data pemilih terus kita lakukan termasuk rekap DPTb.

" Proses penyempurnaan data terus kita lakukan dimana saat ini kita akan melakukan rekapitulasi daftar pemilih tambahan tahap pertama, terkait formulir A5 dengan pindah pemilih dimana biasanya yang melakukan pengurusan A5 adalah para pekerja dan mahasiswa untuk itu kami telah melakukan sosialisasi. A5 juga mempengaruhi jumlah DPT di masing-masing daerah, untuk itu kami juga meminta kepada KPU Kabupaten kota agar pengguna A5 tidak terfokus pada satu TPS saja," tegasnya.

Dalam berita acara rapat pleno dengan nomor 73/PL.02.1-BA/12/Prov/II/2019 yang telah ditandatangani oleh para komisioner tertulis rekapitulasi DPTb yang masuk dalam pemilihan umum 2019 dengan jumlah pemilih sebanyak 7.870 pemilih dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 4.967 pemilih dan perempuan sebanyak 2.903 yang tersebar di 33 Kabupaten Kota, 255 Kecamatan, 829 Desa dan Kelurahan serta 1.368 TPS.

Sementara itu, DPT yang keluar dalam pemilihan umum 2019 dengan rincian pemilih keluar yang mengurus di daerah asal sebanyak 4.433 pemilih, denah rincian pemilih laki-laki 2.971 dan perempuan 1.462 tersebar di 2.544 TPS, 1.105 Desa dan Kelurahan, 305 Kecamatan dan 33 Kabupaten Kota.

Pemilih keluar yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 1.370 pemilih terdiri dari 832 pemilih laki-laki dan 538 perempuan tersebar di 1.068 TPS, 809 Desa dan Kelurahan, 254 Kecamatan dan 33 Kabupaten Kota.

Kemudian, terdapat penambahan TPS berbasis DPTb sebanyak 19 TPS yang tersebar di 5 Kabupaten Kota,11 Kecamatan dan 13 Desa dan Kelurahan.
Berita acara ini di tandatangani oleh Yulhasni ,SS,M.si. (Ketua), Benget M. Silitonga (anggota), Herdensi,S.Sos,MSP (anggota), Hj. Ira Wartati, S.Ag,M.Pd (anggota), Mulia Banuera,S.Ag,M.Si (anggota), Syafrial Syah, SE.M.Si (anggota) dan Batara Manurung, S.pd (anggota).
(Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Antisipasi Permasalahan/Hambatan pada Pileg dan Pilpres TA. 2019, Jumat (15/02/2019) bertempat di di Ruang Rapat Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumut Jln. Pangeran Diponegoro No. 30 Medan, Sumut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah, Wakapolda Sumut, Ketua KPU Sumut, Ketua Bawaslu Sumut, Para Dandim, Para Kapolres, Para Bupati, Para Walikota dan Kepala Satpol PP Provinsi, Kota/Kabupaten.

Pada Rakor dilakukan untuk menyamakan visi dan persepsi antara Pemda, TNI dan Polri dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu 2019. Apalagi tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) sudah dimulai.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, mengharapkan agar semua pihak terutama Bupati/Walikota dapat mengisi keterbatasan penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) di Provinsi Sumatera Utara.

"Bupati/Walikota di daerah diminta isi semua kekurangan ini dengan tidak ada kepentingan perorangan maupun kelompok. Lakukan ini untuk kepentingan masyarakat dan sesuai dengan aturan, khususnya untuk masyarakat Sumut," ujar Edy saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemilu tahun 2019 di Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan.

Selain itu, Gubsu juga mengingatkan agar Bupati/Walikota bersikap netral pada pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang sebentar lagi akan berlangsung.
"Tolong hentikan kebohongan, rekayasa yang dibuat selama ini. Mari kita tegakkan kejujuran di republik kita ini. Bebaskan rakyat dalam pesta demokrasi ini. Sehingga kemakmuran kita dapatkan," tegas Gubsu.

Terkait perekaman e-KTP bagi warga di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), mantan Pangkostrad ini mengharapkan perekaman ini dapat segera dilakukan. "Percepatan perekaman e-KTP bagi penghuni lapas agar dimaksimalkan dan disegerakan. Diharapkan akhir Februari 2019 ini sudah selesai," pinta Gubsu.

Terkait mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Gubsu menegaskan Pemprovsu memegang netralitas di Pemilu 2019. "Pemprovsu meneriakkan Netralitas Paling Keras. Bebaskan Rakyat dalam Pesta Demokrasi ini," tegas Gubsu.

Saat disinggung mengenai hambatan yang krusial dalam penyelenggaraan Pemilu ini, Gubsu mengaku belum ada. Namun jika ini mungkin terjadi Gubsu mengatakan TNI/Pori selalu siap untuk mengamankannya. "Sementara ini kerawanan khusus tidak ada, namun TNI/Polri siap bila itu terjadi apalagi pesta demokrasi ini sudah semakin dekat," kata Edy.

Hal senada juga disampaikan Pangdam I Bukit Barisan Mayor Jenderal, TNI Muhammad Sabrar Fadhilah menegaskan bahwa TNI menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 Tetap Netral.
"Yakinlah bapak/ibu dengan netralitas TNI. Kami akan tetap menjaga dan berpedoman kepada netralitasi yang harus kami lakukan. Namun bapak/ibu juga harus ikut menjaga netralitas TNI," tegas Pangdam.

Pangdam juga mengakui banyak persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Dia berharap dengan semangat demokrasi ini nantinya untuk kabupaten/kota akan muncul semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerahnya. Hal itu dilakukan untuk menuju Indonesia yang lebih baik ke depan melalui wilayahnya masing-masing.

"Tolong itu dibangun, belum ada kata terlambat, walaupun waktunya mepet untuk terus melakukan pekerjaan yang begitu banyak dan tidak mudah. TNI siap membantu," sebut Pangdam.

Pangdam juga mengharapkan kepada semua pihak agar soliditas dan sinergitas terus dibangun. "Sinergitas dalam arti mengisi ruang-ruang kosong yang tidak mampu dilakukan satu pihak untuk membangun kekuatan yang lebih besar. Bukan mengambil alih kegiatan orang lain," sebut Pangdam.

"TNI dan Polri merapatkan barisan sebagai dua komponen penting bangsa ini, apalagi TNI – Polri tidak memiliki hak pilih. Kita berharap bisa maksimal melakukan pengamanan sehingga pesta demokrasi menjadi pesta bagi kita, pesta bagi rakyat memilih wakil-wakilnya," ujar Pangdam I/BB.

Rakor ini juga dilakukan untuk meningkatkan sinergitas TNI – Polri dalam mengamankan pesta demokrasi di seluruh wilayah Indonesia. "Ada beberapa hal yang kita lakukan di antaranya netralitas, membuat rencana operasi bersama, melakukan sinergi setiap kewilayahan, membuat simulasi-simulasi, kemudian juga berusaha membuat pesta demokrasi menjadi aman, tertib dan nyaman, tidak terjadi konflik apalagi mengorbankan perpecahan.

" Pengamanan Pemilu 2019 tidak hanya dilakukan TNI dan Polri. Lebih dari itu, TNI – Polri juga melibatkan elemen masyarakat untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu 2019," tegas Pangdam l/BB.

"Nanti ada Linmas jaga di TPS, kita juga mengajak Tokoh Masyarakat, Ormas, semua pihak yang peduli untuk pemilu yang aman dan damai, sehingga bisa memilih bukan hanya Presiden dan Wakil Presiden tapi wakil-wakil legislatif yang baik," sebut Pangdam l/BB.

Sementara dari kepolisian daerah Sumatera Utara Wakapoldasu, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum, mengatakan bahwa pihak kepolisian daerah Sumatera Utara siap untuk mengamankan tahapan-tahapan Pileg dan Pilpres 2019.
"Kami menyediakan personel, sarana dan prasarana pada tahapan Pemilu untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang dapat mengganggu keamanan pada tahapan Pemilu 2019. Seperti telah melakukan operasi Mantab Brata, dan kegiatan-kegiatan Cipta Kondisi," ujarnya sembari menyebutkan kegiatan yang dilakukan itu bertujuan untuk memciptakan Kamtibmas yang kondusif.

Wakapolda juga meminta agar para Bupati/Walikota dapat bekerjasama dengan kepolisian. "Tolong diinformasikan situasi-situasi dan daerah mana yang rawan di daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Ketua KPU Sumut, Yulhasni pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perekaman e- KTP untuk Lapas sedang berlangsung. Namun diharapkannya keberadaan petugas-petugas Linmas di lapangan dapat didukung oleh pemerintah daerah. "Sementara bimbingan teknis, alat kelengkapan Linmas di TPS-TPS, tidak dianggarkan di KPU. Diharapkan pemerintah dapat mendukungnya," sebut Yulhasni.

Begitu juga soal pengiriman logistik ke daerah-daerah. KPU tidak memiliki alat. Seperti pengiriman logistik ke daerah terpencil yang susah diakses alat transportasi umum. "KPU minta bantuan kepada kepolisian dan pemerintah daerah, seperti dengan menggunakan transportasi laut  kapal maupun helikopter milik Polda,"  sebut Yulhasni.

Soal surat suara yang telah didistribusikan ke Kabupaten/Kota se Sumatera Utara, Yulhasni menyampaikan hingga hari ini, Jumat (15/2) telah disampaikan ke 24 kabupaten kota. "Terakhir hari ini sampai ke Kabupaten Simalungun dan sisanya akan sampai akhir Februari 2019," tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan pada kesempatan itu menyampaikan bahwa ada tiga hal yang disampaikan pihaknya pada rakor tersebut. Pertama soal netralitas ASN dan TNI/Polri, distribusi logistik dan soal kampanye.
Soal netralitas ASN, lanjutnya, undang-undang melarang baik Bupati/Walikota sebagai pimpinan partai politik untuk melibatkan jajaran di bawahnya terlibat dalam kegiatan yang berpotensi memenuhi unsur kampanye. Ada sanksi pidana untuk itu.
"Meminta melalui Gubernur Sumatera, Pangdam I/BB dan Kapolda bahwa ASN, TNI/Polri harus netral dalam pemilu 2019 ini," ujarnya.

Terkait penyampaian logistik dia mengharapkan agar KPU bisa memastikan dapat menyampaikan tepat waktu, jumlahnya tepat. "Tidak terjadi penukaran/tertukarnya logistik pemilu yang berpotensi pemungutan suara ulang.  Ini merupakan potensi masalah yang harus diantisipasi," sebutnya. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sibolangit) - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH,MH menghadiri Rakor TNI-Polri wilayah Sumut yang dilaksanakan selama dua hari kedepan, yakni Jumat, 8 hingga 9 February 2019 di The Hill Hotel dan Resort Sibolangit.

Rakor TNI-Polri wilayah Sumut tahun ini dihadiri sebanyak 105 peserta terdiri dari Pejabat Kodam I/BB, Poldasu, Lantamal I, Kosekhanudnas III, Lanud Soewondo, Bindasu serta KPU dan Bawaslu.

Pelaksanaan Rakor TNI-Polri dilandasi Profesionlitas, Soliditas dan Netral TNI-Polri bersinergi mengamankan Pemilu 2019 dan pembangunan Nasional dalam rangka menjaga keutuhan NKRI Khususnya wilayah Sumut.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH,MH melalui pesan whasappnya, Jumat (08/02/2019) mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiap siagaan menjelang pemilu, Melakukan gelar pasukan, Netralitas TNI dan Polri dalam pemilu khususnya wilayah Sumatera Utara," katanya.

Lanjut Kapolres menjelaskan, Pemilu 2019 sudah tinggal menunggu waktu, makanya kita dari TNI dan POLRI akan terus melakukan upaya pengamanan yang ekstra dalam mengawal jalannya pemilu yang jujur, adil dan aman," ujarnya.

Kapolres juga berpesan kepada seluruh masyarakat, jangan mudah percaya dengan berita hoak.

"Saya hanya menghimbau, Masyarakat jangan mudah percaya dengan berita hoak yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan kita semua. Mari kita ciptakan pesta demokrasi ini lebih baik dan damai," imbuhnya. (Red)