.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Iklan

Iklan

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views


INTAIKASUS.COM, (Dairi) - Personil Kodim 0206/Dairi, terdiri dari 10 Orang, dipimpin  oleh Peltu S.Anggodo, bersama Babinkamtibmas dan anggota Polres Pakpak Bharat dan Brimob, melaksanakan pengamanan di Kantor KPU Kabupaten Pakpak Bharat, Minggu (13/12/2020).

Pengamanan tersebut dalam rangka Menunggu Rapat Pleno Penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, tahun 2020.

Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia pada tahun 2020 digelar secara serentak termasuk Kabupaten Pakpak Bharat, merupakan salah satu yang mengadakan Pesta Demokrasi, yang telah selesai di laksanakan pada tanggal 09 Desember 2020.

Untuk itu, menunggu Rapat Pleno, KPU Kabupaten Pakpak Bharat, Kotak Suara di amankan di gudang KPU. "Jadi Kami TNI, POLRI Bersinergi Untuk menjaga dan mengamankan Seluruh Kotak suara yang telah di Kumpulkan di Gudang KPU Pakpak Bharat," ujar Peltu S.Anggodo. (Penrem023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Guna memastikan Pemilihan Kepala Daerah Calon Walikota - Wakil Wali Kota Medan berjalan aman dan lancar, Kapolsek Medan Area Kompol Faidir, SH, MH beserta Waka Polsek Iptu Tri Eko dan Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto SH, melaksanakan sambang dan pengecekan kesiapan TPS serta surat dan kotak suara Pilkada Walikota-wakil Walikota Medan tahun 2020 di 18 TPS di wilayah hukum Polsek Medan Area Rabu (9/12/2020) malam.

Dalam Pilkada Walikota dan Wakil Walikota yang digelar serentak seluruh Indonesia ini berjalan dengan aman dan lancar.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir, SH, MH beserta Waka Polsek Iptu Tri Eko dan para Kanit serta anggota tetap melaksanakan pengecekan kesiapan TPS dengan cara menyambanginya.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir SH MH mengatakan” sebanyak 18 TPS yang terdapat di wilayah hukum Polsek Medan Area berjalan aman, lancar dan kondusif," ujarnya.

Kapolsek juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu mematuhi dan melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) M 3 seperti pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan sebagai upaya mencegah covid-19. (Rn)

Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdhal Junaidi SIK MH, mendampingi Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi dalam kunjungannya ke TPS 9, Jalan Laboratorium I, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat.

Dalam kunjungan itu, Kapolda Sumut turut didampingi Pangdam I/BB Mayjend TNI Irwansyah, Danlantamal I Belawan Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso dan rombongan, Rabu, 9 Desember 2020 sekira pukul 11.00 WIB.

Turut hadir Kanit Intelkam Polsek Medan Barat Iptu Sunarman, Aiptu Fanema Lase, Aipda Prayudha, dan Bripka R Gultom.

Tiba di TPS 9, Kapolda Sumut dan rombongan meninjau langsung warga masyarakat yang menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut dan melakukan dialog dengan anggota Panwas, KPPS, dan saksi.

Kapolda Sumut menyampaikan kepada warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan jangan lupa mencoblos.

Kapolda Sumut juga menegaskan kepada masyarakat agar jangan takut datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya karena keamanan masyarakat sudah dijamin oleh TNI/Polri. (Rn)

Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) -  Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengimbau agar masyarakat tidak melaksanakan konvoi usai pencoblosan dan hitung cepat hasil Pilkada Kota Medan.

Demikian imbauan untuk tidak berkonvoi itu disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, saat memantau pelaksanaan Pilkada Kota Medan, Rabu (9/12).

"Paslon kita imbau untuk siap menang dan siap kalah. Bagi yang menang tidak perlu melakukan euforia yang berlebihan," katanya. 

Tidak hanya itu, Martuani menyebutkan pelaksanaan protokol kesehatan saat pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara juga menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh semua pihak.

"Situasi pandemi saat ini, keselamatan masyarakat jadi hukum tertinggi. Apabila terjadinya berkerumun akan dibubarkan," sebutnya. 

Disinggung mengenai situasi Kota Medan usai pencoblosan, Martuani mengaku kondisi kamtibmas di Kota Medan berjalan aman, tertib dan kondusif. "Alhamdulillah, sampai saat ini situasi kamtibmas di Kota Medan masih kondusif," terangnya.

Diketahui, Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB turut melaksanakan patroli skala besar dalam rangka pemantauan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2020 di Kota Medan. (Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin melakukan pemantauan pelaksanaan pencoblosan Pilkada 2020 Kota Medan dengan mendatangi sejumlah TPS yang tersebar di 21 kecamatan di ibukota Provinsi Sumut ini, Rabu (9/12/2020). 

Pemantauan pelaksanaan pesta Demokrasi pemilihan wali kota/wakil wali kota Medan 2020-2025 ini dilakukan Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut dengan patroli kendaraan bermotor.  

Kegiatan diawali Pangdam dengan berkumpul di Markas Kodim 0201/BS, Jln Pengadilan No.8 Medan. Tampak hadir di sini, Danlantamal I Belawan, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, Pangkosekhanudnas III Medan, Marsma TNI Erson SB Sinaga, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Didied Pramudito, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb JH Ginting, para PJU dari Kodam I/BB, Lantamal I, dan Kosekhanudnas III, serta Dandim 0201/BS, Letkol Inf Agus Setiandar, SIP, MH. 

Sekitar pukul 07.00 Wib, Pangdam dan rombongan PJU TNI bergerak menuju Satlantas Polrestabes Medan di Lapangan Merdeka untuk bergabung dengan Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin dan sejumlah pejabat utama. 

Selanjutnya Patroli bermotor TNI-Polri ini dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dipimpin Pangdam I/BB bersama Kapolda Sumut dan kelompok kedua dipimpin Kasdam I/BB. 

Sejumlah PJU TNI-Polri ikut melakukan patroli gabungan bermotor ini dengan sasaran sejumlah TPS yang tersebar di 21 Kecamatan Kota Medan. 

Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut meninjau beberapa TPS di kawasan Kantor TVRI Sumut Jln. Putri Hijau, Jln.  Rajak di belakang Medan Mall, dan kawasan RS Pirngadi Medan. 

Dalam peninjauan ini, Pangdam bersama Kapolda tidak memberikan arahan kepada KPPS yang bertugas, kecuali hanya melakukan pengecekan pelaksanaan disiplin Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19 yang ada di masing-masing TPS. 

Hal sama juga dilakukan kelompok Kasdam I/BB saat meninjau TPS 03 di Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, TPS 09 di Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, TPS 02 dan 03 di Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, serta TPS 01, 02, dan 03 di Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. 

Sama seperti penegasan Pangdam pada kemarin siang saat melepas Patroli Skala Besar Gabungan TNI-Polri dari Lapangan Benteng Medan, kegiatan hari ini bertujuan untuk  memberi keyakinan agar masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. 

Pangdam menjelaskan, patroli ini juga untuk mencegah timbulnya kerawanan konflik sosial di masyarakat yang dikhawatirkan akan merusak integrasi bangsa. 

"Hal ini yang harus kita waspadai dan jangan sampai terjadi di wilayah Sumut, khususnya Kota Medan dan sekitarnya," pungkas Pangdam. (Red) 
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Pakpak Bharat) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pakpak Bharat mendistribusikan logistik pemilu yang akan digunakan dalam Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, Selasa (08/12/2020).

Pelepasan logistik ke tingkat Kecamatan untuk dibagi ke setiap TPS di masing-masing Kecamatan itu dikawal ketat petugas TNI, Polri. Dalam Hal ini Kodim 0206/Dairi dan Polres Pakpak Bharat, Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum).

“Hari ini semua logistik sampai ke tingkat Kecamatan dan Besok semuanya sudah digeser ke masing-masing TPS".

Proses pendistribusian logistik Pilkada ini didahulukan untuk Kecamatan yang letaknya jauh dari pusat Kota Salak, “Hari ini kami kirim semua logistik pilkada ke Seluru Kecamatan.
Dari Kecamatan di distribusikan langsung kirim ke masing-masing TPS, 
dengan aman", ujar Bawaslu.

Sementara, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Alamsyah Hasibuan SIK mengatakan, pihaknya telah menugaskan anggota kepolisian untuk melakukan pengawalan terhadap pengiriman logistik Pilkada Kabupaten Pakpak Bharat ke tingkat Kecamatan. Selain itu juga telah menyiapkan sejumlah personel gabungan baik itu dari unsur POlRI maupun TNI untuk melakukan pengawalan terhadap logistik Pilkada yang akan bermalam di Kecamatan.

“Anggota sudah disiapkan untuk kawal logistik Pilkada selama perjalanan sampai tiba dilokasi tujuan. Angggota juga bermalam mengawal logistik itu sampai digunakan. Bila semua sudah tiba,  Anggota Siap siaga menjaga,” kata Kapolres.

Di tempat yang sama,  Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Adteya Yuni Nurtono SH, menyampaikan, TNI POLRI akan bersinergi Kawal Logistik Pilkada Kabupaten Pakpak Bharat aman sampai tujuan. Dan saya Juga memerintah kan seluru Babinsa untuk Memantau dan mengamankan saat Hari H Pencoblosan di seluruh TPS yang tersebar di seluruh Desa Kabupaten Pakpak Bharat," ujarnya.

Dandim menambahkan penekanan, "kepada Babinsa untuk melaksanakan tugas dengan Baik, Agar Pesta Demokrasi Tahun 2020 aman tertib," tutup Dandim. (Pen023)
Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin,M.Si melaksanakan wawancara secara virtual dengan LPP TVRI Nasional, bertempat diruang kerja Kapolda Sumut, Jumat (04/12) dalam acara berita Indonesia Siang.

Kapolda Sumut dalam kesempatan tersebut didampingi Karo Ops Polda Sumut dan Kabid Humas Polda Sumut wawancara dengan topik "Pengamanan Pilkada di Sumut".

“Secara umum pelaksanaan Pilkada di Sumut khususnya kegiatan kampanye berjalan dengan baik namun ada beberapa daerah yang melanggar protokol kesehatan dan ini menjadi catatan panwaslu untuk memberikan teguran bagi calon kepala daerah”, jelas Kapolda Sumut

Kapolda Sumut mengatakan, bahwa setiap TPS akan diterapkan protokol kesehatan, begitu juga kepada masyarakat yang akan memilih akan diperiksa suhu tubuhnya. “Oleh karena itu Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut datang ke TPS”, lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya,untuk seluruh personil gabungan yang terlibat dalam pengamanan TPS sebanyak 12.000 personil dan untuk Polda Sumut sendiri sebanyak 3.000 personil. Polda Sumut di bantu Kodam I/BB akan menggeser pasukan ke pulau terluar yaitu Pulau Nias.

Seluruh personil yang akan melaksanakan pengamanan TPS juga sudah dilakukan pengecekan Swab Test dan tidak akan melibatkan personil yang memiliki penyakit komorbit.

“Kami telah berkoordinasi dengan Lanal di Pulau Nias agar membantu personil yang akan bergeser ke Pulau Nias mengingat kondisi cuaca yang saat ini sedang tidak mendukung”, ucap Kapolda Sumut.

“Seluruh Forkopimda Sumut juga sudah mendeklarasikan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Provinsi Sumut aman, sehat, dan damai”, ucap Kapolda Sumut diakhir sesi wawancara. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Terkait berulangkali keluarnya surat penjelasan dari KPU RI bagiakan membuat surat cinta kepada kekasih. Padahal sebelumnya sudah ada PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) Republik Indonesia (RI) sebagai pedoman dalam menyelenggarakan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota,Wakil Walikota dan Bupati,Wakil Bupati. Namun ternyata PKPU saja tidak cukup dan ketika adanya semacam desakan dan juga keberatan dari peserta Pilkada, maka KPU RI dengan segera mengeluarkan surat penjelasan lagi. Anehnya, baru dikeluarkan PKPU nomor 3 tahun 2017 dan surat penjelasan terkait penundaaan tahapan dimana isi surat tersebut menerangkan pasal 102 juga. 

Surat penjelasan penundaan tahapan ini dikeluarkan pada tanggal 6 September 2020 dengan Nomor 742 /PL.02.2-SD/KPU/IX/2020 dan hanya berkelang 5 hari kemudian KPU RI kembali mengeluarkan surat penjelasan ketentuan pasal 102 tepat pada tanggal 11 September 2020 dengan Nomor 758/PL.02-2-SD/06/2020. Sedihnya, surat penjelasan yang dikeluarkan tetap terkait dengan pasal 102. Jadi, timbul pertanyaan ditengah-tengah masyarakat, saat mengeluarkan surat Nomor 742 itu lagi ngapaian ya Ketua KPU RI, sehingga harus berulangkali mengeluarkan surat penjelasan dengan materi penjelasan yang hampir sama. Sungguh sangat menyayangkan semudah itu KPU RI mengeluarkan surat tanpa harus memikirkan jauh sebelumnya. Kita berharap KPU RI dalam menjalankan tugas tidak sambil menghayal sehingga tidak dirugikan masyarakat luas di Indonesia khususnya Kabupaten Sergai. 

"Emangnya pelaksanaan Pilkada ini semaunya KPU RI saja." Jika tidak cocok rubah lagi dan keluarkan surat penjelasan. Ini bukan penyelenggaraan pemilihan kepala dusun, tapi pemilihan kepala daerah. Kita berharap lembaga penyelenggara Pemilu ini serius dalam hal mengeluarkan peraturan dan harus dikaji terlebih dahulu sehingga aturan yang keluar tidak ada dirugikan. Disamingi itu, KPU RI harus tegak lurus dalam menjalankan tugas sesuai dengan aturan bukan dibawah tekanan. Hal ini disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Kabupaten Sergai H.Bahrum Abbas yang juga Ketua Eksponen 66 Sergai, Sabtu (12/9/2020).

Sementara itu, Ketua Desk Pilkada DPW PPP Sumatera Utara (Sumut) H.Usman Effendi Sitorus S.Ag,MSP menanggapi surat penjelasan dari KPU RI yang dikeluarkan menuturkan, KPU Sergai harus bijak dalam menyelenggarakan Pilkada di daerah ini,khususnya menjalankan tahapan pendaftaran ini. Kita contohkan dua surat penjelasan dari KPU RI, satu Nomor 742 dan 758. Nah, kita menyakini KPU Sergai sangat bijak dan taat ketentuan,oleh karena itu kita yakini KPU Sergai tetap berpedoman dengan surat penjelasan penundaan tahapan yang dikeluarkan oleh KPU RI tertanggal 6 September 2020 dengan Nomor 742 dan PKPU Nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati dan/atau Walikota-Wakil Walikota.

Masih kata Wakil Ketua OKK DPW PPP Sumut Usman Effendi, yang akrab disapa Ustor, jika dalam tahapan penambahan masa pendaftaran ini KPU Sergai tidak merujuk ke PKPU Nomor 3 tahun 2017 dan surat penjelasan tentang penundaan tahapan maka berpotensi melanggar aturan yang dikeluarkan oleh KPU RI. Dalam hal, sebutnya, tentunya tim hukum dari pasangan Dambaan (H.darma Wijaya-H.Adlin Umar Yusri Tambunan) akan mengambil langkah-langkah tegas. Tim hukum Bapaslon (bakal pasangan calon) Dambaan akan melayangkan surat keberatan ke pihak berkompeten bahkan melakukan gugatan. Dan jika saja ada pasangan selain Dambaan yang datang ke KPU Sergai ingin mendaftar sah-sah saja sepanjang memenuhi persyaratan,namun belum tentu diterima jika tidak memenuhi persyaratan," ungkap Ustro. (By)