.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Iklan

Iklan

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pendistribusian kotak suara Pemilu Tahun 2019 kesejumlah Kecamatan di Kota Medan dilaksanakan. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Andromeda Eks Bandara Polonia jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu
(13/4/2019).

Acara pelepasan dihadiri Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Dandim 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nst, Ketua KPU Kota Medan Agus Syah Damanik, Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap, Kadisops Lanud Soewondo Medan Letkol Pom Nicolas Sinaga, Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Romadhoni, SIK, Kasat Intel Polrestabes Medan AKBP Masana Sembiring, SSos.
Ketua KPU Kota Medan mengatakan Pelepasan Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 akan dilakukan hari ini dan Pengepakan ini terus berlangsung, ini didistribusikan ke kantor Lurah dan diamankan oleh pihak keamanan.

"Pendistribusian Kotak Suara Pemilu 2019 hari ini dilaksanakan di Enam Kecamatan yaitu Kecamatan Marelan, Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Tembung, Kecamatan Medan Perjuangan dan Kecamatan Medan Maimun", jelasnya. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (PANGURURAN) - Dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban kewilayahan menjelang Pileg dan Pilpres 17 April Tahun 2019, Danramil 03/Pangururan – Kodim 0210/TU Kapten Inf D.Panjaitan,  Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat Sik, Ketua Bawaslu Samosir Anggiat Sinaga mengarahkan para Panitia pengawas Kecamatan (Panwascam)  Se- Kabupaten Samosir mengenai Anti Politik uang dan pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang aman sejuk dan damai, Sabtu (13/04/2019).

Danramil 03/ Pangururan Kapten Inf D.Panjaitan berharap agar para seluruh pengawas pemilu Kecamatan bekerja secara profesional, semangat, cerdas menanggapi segala permasalahan. Jadikan Kabupaten Samosir ini berintigritas dan bermartabat. 

"Kami berharap peran semua masyarakat membantu aparat keamanan dalam mengamankan wilayah agar tetap aman dan kondusif. Mari kita sukseskan bersama agenda nasional ini," kata Danramil. (Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Pahae Jae) - Koramil 25/Pahae Jae bersama Polsek melaksanakan Upacara gelar pasukan Mantap Brata Toba dalam rangka pengamanan Pesta Demokrasi pemilihan Pilpres & Pileg Tahun 2019 yang dilaksanakan Sabtu (23 Maret 2019) pukul : 08.30 Wib bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Nahornop Marsada Kecamatan Pahe Jae Kabupaten Tapanulu Utara.

Hadir dalam Upacara Gelar Pasukan Mantap Brata Toba diantaranya Camat. Pahae Jae Riyanto L. Tobing, Camat Simangumban Nelson Manurung, Camat Purbatua Kostan Panjaitan, Kapolsek AKP. R Soalagogo Nababan, Danramil 25/Pahae Jae beserta anggota, Kapolsek Pahae Jae besrta anggota, Para Kepala Desa se Kec. Pahae Jae, Ketua PPK Kec. Pahae Jae, Ketua Panwaslu Kec. Pahae Jae, Ketua PPS Kec. Pahae Jae, OKP Pemuda Pancasila, Linmas Kec. Pahae Jaee, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama.

Bertindak sebagai Pimpinan Apel Danramil 25/Pahae Jae Kapten Arh Z. Harahap didampingi Kapolsek Pahae Jae.

Tujuan apel Gelar Pasukan Mantap Brata Toba, agar pemerintah tingkat Kecamatan, Pahae Jae, Kecamatan Purbatua dan Kecamatan Simangunban beserta elemen Masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kekondusipan pada saat pelaksanaan Pesta Demokrasi Pemilihan serentak Presiden/Wakil Presiden dan Pemilihan Legeslatip yang dilaksanakan pada tanggal 17 April Tahun 2019.

Danramil 25/Pahae Jae mengatakan, upacara berjalan dengan aman dan tertip semua masyarakat sudah siap membantu aparat untuk mensukseskan pesta demokrasi bulan April ini, " kata Danramil. (Rn/Penrem 023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Petugas Subdit V/Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut meringkus seorang tersangka penyebar video hoax terkait Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut melakukan kecurangan karena surat suara sudah tercoblos 01.
Hal ini dibenarkan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Selasa (18/3/2019).

"Sudah diamankan, inisialnya UR. Ini yang berdasarkan laporan KPU Sumut. Yang (KPU) Medan belum," ujar AKBP MP Nainggolan.

Pelaku, lanjut MP Nainggolan, ditangkap petugas di Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). "Dia merupakan warga sana (Jawa Barat). Dia penyebar video itu, "sebut Nainggolan. 

Nainggolan mengatakan, akun yang dipakai tersangka untuk menyebar video tersebut adalah palsu dan selama ini lokasi akunnya selalu berubah-ubah. 

Penangkapan ini, kata Nainggolan, dilakukan setelah petugas bekerja ektsra dan berhasil menelusuri pertemanan di akun Facebook (FB) tersebut.

"Dari pertemanannya ditelurusi, kemudian dijebak dan tersangka berhasil diamankan. Jadi untuk menangkap tersangka yang kasusnya seperti ini itu tidak mudah," kata Nainggolan.

Dikatakan Nainggolan, tersangka kini sudah berada di Polda Sumut dan telah dilakukan penahanan. Penyidik pun masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif tersangka menyebarkan video hoax yang menuding KPU Sumut curang tersebut. 

"Kalau motifnya masih diselidiki. Dia (tersangka) sudah ditahan," pungkas mantan Kapolres Nisel tersebut. 

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) dan KPU Kota Medan secara resmi melaporkan video hoax surat suara tercoblos 01 ke Mapolda Sumut, Minggu (3/3/2019) lalu. 

Laporan dibuat karena video tersebut dianggap dapat memprovokasi dan menjelekkan nama baik KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum  KPU Sumut, Ira Wartati mengatakan, peristiwa ini merupakan hoax pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. 

Ia menjelaskan, pelaporan yang dilakukan ke polisi sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. 

"Laporan kita adalah dugaan pencemaran nama baik. Karena dalam video itu kita merasa KPU Sumut telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya. 

Ira menerangkan, informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3/2019) malam. Atas dasar itu, pihaknya merasa perlu untuk membuat laporan. Menurutnya, jika dibiarkan video itu akan semakin melebar dan memberikan persepsi publik.

"Itu bisa membahayakan KPU sebagai penyelenggara. Harapan kita masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi. Kita pastikan video itu hoax," tegasnya. 

Seperti diketahui, video hoax itu diketahui di posting oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif. 

"Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," ujar Adrian dalam postingannya. (Red)
Views
Foto : Deklarasi Pemilu Damai dan Aman bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim, Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama di Aula Wira Satya Polres Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara.

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengimbau stakeholder untuk tidak terprovokasi isu berdimensi Suku, Agama Ras dan Antar golongan (SARA). Terlebih lagi, dalam mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu), 17 April 2019 nanti.

Imbauan tersebut disampaikan AKBP Ikhwan Lubis ketika didaulat dalam sambutannya pada acara pembinaan kerukunan antar umat beragama yang dirangkai Deklarasi Pemilu Damai dan Aman bersama Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim, Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama di Aula Wira Satya Polres Belawan Jalan Pelabuhan Raya, Bagan Deli, Sumatera Utara, Selasa (19/3/2019). 

"Mari kita bersama-sama untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu SARA. Agar pelaksanaan Pileg dan Pilpres 17 April 2019 mendatang berjalan aman dan damai," ujar AKBP Ikhwan Lubis. 

Untuk itu, orang nomor satu di Mapolres Pelabuhan Belawan ini berharap Pemko Medan serta seluruh stakeholder di Medan Utara dapat menciptakan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai dan sejuk.

"Lewat pembinaan kerukunan umat bergama ini, mari sama-sama kita jaga kekondusifan Kamtibmas. Sehingga nantinya Pemilu yang akan datang dapat berjalan dengan aman dan lancar," ucap mantan Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut itu. 

Sementara, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, H Ilyas Halim menyampaikan, kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama akan dipusatkan di Kecamatan Medan Belawan. Kegiatan ini diikuti empat Kecamatan di Medan Utara yakni Medan Labuhan, Deli, Marelan dan Medan Belawan dengan jumlah peserta 190 orang,"  ujar H Ilyas Halim. 

Dijelaskan H Ilyas, tujuan diselenggarakan kegiatan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas pada lintas agama. Dengan mengangkat tema "memelihara kerukunan dalam perbedaan dalam mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan bermartabat" Insya Allah pesta demokrasi di Indonesia khususnya di wilayah hukum Polres Belawan dapat berjalan dengan lancar dan damai,"  jelasnya. 

Pada kesempatan tersebut, AKBP Ikhwan Lubis bersama Ketua FKUB Kota Medan, H Ilyas Halim bersama Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Iswanda Nanda Rambe, dan tokoh lintas agama menandatangi Deklarasi Pemilu Damai. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanah Pinen) - Sebagai ujung Tombak satuan teritorial dilapangan, Babinsa Koramil 05/Tanah Pinem Kodim 0206/Dairi Serka Jostan Lumban Siantar melaksanakan Komsos dengan masyarakat Desa Lau Primbon Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi, untuk menghimbau kepada masyarakat saat pemilu nanti supaya mengunakan hak pilihnya (Jangan GOLPUT), Selasa (12/3/2019).

Golput Alias Golongan Putih adalah golongan masyarakat yang sudah memilih hak pilih tetapi tidak mau memilih salah satu pilihan yang ada baik itu partai maupun perwakilan daerah.

Karena menurut keterangan Ketua KPU Kabupaten Dairi, sikap Golput tersebut dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

Disamping itu, masyarakat juga yang menentukan baik atau tidaknya pemimpin mereka, masyarakat yang menentukan kalau mereka tidak memilih berarti mereka tidak memilih pemimpin mereka," katanya.

Serka Jostan Lumban Siantar mengharapkan kepada seluruh masyarakat Desa Lau Primbon untuk turut memilih sesuai dengan hak pilih pada Pileg dan Pilpres Tahun 2019 supaya tidak Golput.

"Golput itu salah karena  sama sekali tidak datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya, dengan tidak datang ke TPS kertas suara masih tersisa dan memberikan kesempatan kepada siapa saja yang ingin berbuat curang untuk menggunakan sisa suara tersebut," kata Babinsa. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Untuk meningkatkan kesadaran dan pengatahuan masyarakat mengenai Pemilu 2019 yang begitu penting. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan dan jajaran Sektariat serta relawan demokrasi, melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019 diarena CFD Lapangan Merdeka, Minggu (10/3/2019).

Sosialisasi yang diberikan KPU Medan ialah, tentang surat suara basis disabilitas dan basis netizen serta basis marjinal. Agar masyarakat dapat memahammi Pemilu 2019.

Hadir dalam sosialisasi Pemilu 2019, Komunisioner KPU Edy Suhartono, Sektaris KPU Medan Nirwan, staf Sekratariat KPU Medan Ira Nawang Wulan dan Sondan Sherly, staf Sektariat KPU Medan Arifin tenaga pendukung serta relawan demokrasi basis distabilitas, basis netizen dan basis marzinal.

Komunisioner KPU Edy Suhartono mengatakan, Adanya sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, agar masyarakat dapat memahammi Pemilu 2019, yang akan terlaksana nanti.

"Sosialisasi yang kami berikan sama masyarakat ialah, surat suara basis distabilitas dan basis netizen serta basis marjinal. Dengan sosialisasi yang diberikan KPU Medan ini, saya berharap masyarakat dapat memahaminya", ungkapnya.

Lanjut Edy Suhartono menjelaskan, saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan dan jajaran Sektariat serta relawan demokrasi melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019, sejumlah masyarakat yang hadir sangat antusias mengikutti sosialisasi yang diberikan.

"Karena kita sebagai KPU, memang harus terbuka sama masyarakat. Agar tidak terjadi dengan pemikiran jelek masyarakat sama KPU Medan. Intinya KPU Medan ingin mensukseskan Pemilu 2019 dengan jujur dan damai, makanya KPU Medan melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019 ke masyarakat," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) bersama KPU Kota Medan resmi melaporkan video hoaks surat suara tercoblos ke Polda Sumut, Minggu (3/3/2019).

KPU Sumut menilai video tersebut bisa memprovokasi dan menjelekkan nama baik lembaga penyelenggara Pemilu. Video hoaks itu diketahui di posting oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif.

"Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," tulis Adrian dalam postingannya.

Sedangkan Kusmana malah menuding, video yang menggambarkan kericuhan terjadi di KPU Kota Medan. Sedangkan, nyatanya video tersebut adalah kericuhan di Kabupaten Tapanuli Utara, pada Pilkada serentak yang lalu.

"KPU Medan digrebek warga sedang mencoblos surat suara 01. Kecurangan sudah mulai terlihat secara nyata. Keburukan rezim Jokowi dan kualisinya mulai terbongkar. Penguasa bangsat," tulis Kusmana dalam video yang diunggah Sabtu (2/3/2019).

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum KPU Sumut Ira Wartati menjelaskan, ini adalah hoaks pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. Pelaporan kepolisi adalah bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. KPU melaporkan dugaan pencemaran nama karena dalam video itu KPU Sumut merasa telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3/2019) malam. Sehingga pihaknya merasa perlu untuk membuat laporan. Karena jika dibiarkan, video itu semakin melebar dan memberikan persepsi publik. Itu bisa membahayakan KPU sebagai penyelenggara.

Harapannya masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu, sebelum menyebarkan informasi. "Kita pastikan video itu hoaks," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Medan Agussyah Damanik menganggap video ini adalah fitnah. Ini juga kali pertama KPU Medan diserang hoaks. KPU Medan cukup kaget saat mendapat informasi itu. Mereka masih menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian agar kasus itu diproses secara profesional.

"Kita melaporkan karena salah satu akun menyebut kejadian itu di KPU Medan. Kini kita berharap kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Semoga pelakunya cepat terungkap," sebutnya.

Yang lebih aneh, kata Agus, dalam postingan itu KPU dituduh sudah mencoblos surat suara Pilpres. Padahal surat suara untuk Capres belum tiba di Kota Medan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kota Medan agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi bohong dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar. Mari sama-sama kita jaga kondusifitas kota kita ini dengan bersama-sama kita berpikiran positif,"  tandasnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat dihubungi menegaskan akan menyelidiki kasus serangan hoaks ke penyelenggara Pemilu.

"Akan kita tindaklanjuti laporannya. Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelaku penyebar hoaks," katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan hoaks yang beredar. Karena ada pidana yang menanti untuk para penyebarnya.

"Hoaks bisa menyebabkan kepanikan dan berpotensi memancing konflik di tengah masyarakat. Polda Sumut akan mengungkap dan akan melakukan penindakan. Kami tidak main-main," tandasnya. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Dairi) -  Selasa (19/2/2019), Kpt. Inf. W. Sinaga wakili Dandim 0206/DR Letkol Arh Hadi Purwanto SH menghadiri Rakor   pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2019 di kantor KPU Kabupaten Dairi Jalan Palapa no. 5 Sidikalang.

Turut hadir dalam Rakor logistik Pemilu 2019 : Ketua KPU Kab. Dairi Sudiarman Manik dan Komisioner. Ketua Bawaslu Jadi. S. Berutu dan Komisioner. Bupati Dairi diwakili Asisten 1 Ramlan Sitohang. Dandim 0206/Dairi diwakili Pasi Intel Kapten Inf. W. Sinaga. Kapolres Dairi diwakili oleh Wakapolres Kompol Toguh Matanari. Kejari Dairi diwakili Kasi Pidum Paul D. B. Sinulingga dan Sekretaris KPU Kab. Dairi Bpk. Gamal Purba.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kab. Dairi Sudiarman Manik
mengatakan, Selamat datang Bapak dan Ibu undangan Rapat Koordinasi KPU dengan Instansi terkait dalam pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2019. Logistik pemilu Pileg dan Pilres 2019 sudah masuk ke KPU Dairi berupa kotak suara dan  kelengkapan tps untuk surat suara sudah masuk 3 item.

" Surat Suara DPRD Kabupaten, Surat Suara DPRD Provinsi dan Surat Suara DPR-RI. Untuk surat suara DPD dan Presiden belum masuk kita masih menunggu dari KPU Provinsi, " katanya.

Lanjut Ketua KPU, dalam waktu dekat kita akan melaksanakan pelipatan Surat Suara dan pelaksanaannya akan dimulai pada tgl 20 s/d 22 Februari di Balai Budaya, sehingga setiap pergeseran logistik pemilu KPU butuh pengawalan Polres dan pengawasan Bawaslu," janjinya.

Sementara, Kpt. Inf. W. Sinaga yang mewakili Dandim 0206/DR Letkol Arh Hadi Purwanto SH  mengatakan, kita berharap Pemilu berjalan aman dan kondusif. Banyak tahapan dalam Pemilihan Umum 2019, Pileg dan Pilpres. 5 tahapan pencoblosan Pemilu 2019, Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD, DPR Provinsi, dan DPR Kota/Kota.

"Dibutuhkan kerjasama, sinergitas semua pihak dalam menciptakan suasana Pemilu yang aman dan damai", jelas Pasi Intel. (Penrem 023/Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut) gelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang bertempat di Hotel Grand Aston Cityhall, Jalan Balai Kota, Kota Medan, Senin (18/2/2019) sekitar pukul 14:00 WIB hingga pukul 18:00 WIB.

Turut hadir dalam rapat pleno para Komisioner KPU Sumut, diantaranya Yulhasni, Hedernsi, Mulia Banuera, Benget Silitonga, Batara Manurung, Syahrial Syah, Ira Wartati, Kabag program dan data. Juga dari Bawaslu Sumut, diantaranya Marwan dan Suhadi Situmorang, para pengurus KPU kabupaten dan kota serta para operator dan data, serta para tim kampanye.

Acara rapat pleno ini di buka dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, pembacaan do'a dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua KPU Sumut dengan pembacaan pleno berita acara dan hasil rekapitulasi daftar pemilih tambahan.

Ketua KPU Sumut Yulhasni dalam sambutannya mengatakan, bahwa proses penyempurnaan data pemilih terus kita lakukan termasuk rekap DPTb.

" Proses penyempurnaan data terus kita lakukan dimana saat ini kita akan melakukan rekapitulasi daftar pemilih tambahan tahap pertama, terkait formulir A5 dengan pindah pemilih dimana biasanya yang melakukan pengurusan A5 adalah para pekerja dan mahasiswa untuk itu kami telah melakukan sosialisasi. A5 juga mempengaruhi jumlah DPT di masing-masing daerah, untuk itu kami juga meminta kepada KPU Kabupaten kota agar pengguna A5 tidak terfokus pada satu TPS saja," tegasnya.

Dalam berita acara rapat pleno dengan nomor 73/PL.02.1-BA/12/Prov/II/2019 yang telah ditandatangani oleh para komisioner tertulis rekapitulasi DPTb yang masuk dalam pemilihan umum 2019 dengan jumlah pemilih sebanyak 7.870 pemilih dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 4.967 pemilih dan perempuan sebanyak 2.903 yang tersebar di 33 Kabupaten Kota, 255 Kecamatan, 829 Desa dan Kelurahan serta 1.368 TPS.

Sementara itu, DPT yang keluar dalam pemilihan umum 2019 dengan rincian pemilih keluar yang mengurus di daerah asal sebanyak 4.433 pemilih, denah rincian pemilih laki-laki 2.971 dan perempuan 1.462 tersebar di 2.544 TPS, 1.105 Desa dan Kelurahan, 305 Kecamatan dan 33 Kabupaten Kota.

Pemilih keluar yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 1.370 pemilih terdiri dari 832 pemilih laki-laki dan 538 perempuan tersebar di 1.068 TPS, 809 Desa dan Kelurahan, 254 Kecamatan dan 33 Kabupaten Kota.

Kemudian, terdapat penambahan TPS berbasis DPTb sebanyak 19 TPS yang tersebar di 5 Kabupaten Kota,11 Kecamatan dan 13 Desa dan Kelurahan.
Berita acara ini di tandatangani oleh Yulhasni ,SS,M.si. (Ketua), Benget M. Silitonga (anggota), Herdensi,S.Sos,MSP (anggota), Hj. Ira Wartati, S.Ag,M.Pd (anggota), Mulia Banuera,S.Ag,M.Si (anggota), Syafrial Syah, SE.M.Si (anggota) dan Batara Manurung, S.pd (anggota).
(Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Antisipasi Permasalahan/Hambatan pada Pileg dan Pilpres TA. 2019, Jumat (15/02/2019) bertempat di di Ruang Rapat Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumut Jln. Pangeran Diponegoro No. 30 Medan, Sumut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah, Wakapolda Sumut, Ketua KPU Sumut, Ketua Bawaslu Sumut, Para Dandim, Para Kapolres, Para Bupati, Para Walikota dan Kepala Satpol PP Provinsi, Kota/Kabupaten.

Pada Rakor dilakukan untuk menyamakan visi dan persepsi antara Pemda, TNI dan Polri dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu 2019. Apalagi tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) sudah dimulai.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, mengharapkan agar semua pihak terutama Bupati/Walikota dapat mengisi keterbatasan penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) di Provinsi Sumatera Utara.

"Bupati/Walikota di daerah diminta isi semua kekurangan ini dengan tidak ada kepentingan perorangan maupun kelompok. Lakukan ini untuk kepentingan masyarakat dan sesuai dengan aturan, khususnya untuk masyarakat Sumut," ujar Edy saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemilu tahun 2019 di Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan.

Selain itu, Gubsu juga mengingatkan agar Bupati/Walikota bersikap netral pada pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang sebentar lagi akan berlangsung.
"Tolong hentikan kebohongan, rekayasa yang dibuat selama ini. Mari kita tegakkan kejujuran di republik kita ini. Bebaskan rakyat dalam pesta demokrasi ini. Sehingga kemakmuran kita dapatkan," tegas Gubsu.

Terkait perekaman e-KTP bagi warga di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), mantan Pangkostrad ini mengharapkan perekaman ini dapat segera dilakukan. "Percepatan perekaman e-KTP bagi penghuni lapas agar dimaksimalkan dan disegerakan. Diharapkan akhir Februari 2019 ini sudah selesai," pinta Gubsu.

Terkait mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Gubsu menegaskan Pemprovsu memegang netralitas di Pemilu 2019. "Pemprovsu meneriakkan Netralitas Paling Keras. Bebaskan Rakyat dalam Pesta Demokrasi ini," tegas Gubsu.

Saat disinggung mengenai hambatan yang krusial dalam penyelenggaraan Pemilu ini, Gubsu mengaku belum ada. Namun jika ini mungkin terjadi Gubsu mengatakan TNI/Pori selalu siap untuk mengamankannya. "Sementara ini kerawanan khusus tidak ada, namun TNI/Polri siap bila itu terjadi apalagi pesta demokrasi ini sudah semakin dekat," kata Edy.

Hal senada juga disampaikan Pangdam I Bukit Barisan Mayor Jenderal, TNI Muhammad Sabrar Fadhilah menegaskan bahwa TNI menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 Tetap Netral.
"Yakinlah bapak/ibu dengan netralitas TNI. Kami akan tetap menjaga dan berpedoman kepada netralitasi yang harus kami lakukan. Namun bapak/ibu juga harus ikut menjaga netralitas TNI," tegas Pangdam.

Pangdam juga mengakui banyak persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Dia berharap dengan semangat demokrasi ini nantinya untuk kabupaten/kota akan muncul semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan daerahnya. Hal itu dilakukan untuk menuju Indonesia yang lebih baik ke depan melalui wilayahnya masing-masing.

"Tolong itu dibangun, belum ada kata terlambat, walaupun waktunya mepet untuk terus melakukan pekerjaan yang begitu banyak dan tidak mudah. TNI siap membantu," sebut Pangdam.

Pangdam juga mengharapkan kepada semua pihak agar soliditas dan sinergitas terus dibangun. "Sinergitas dalam arti mengisi ruang-ruang kosong yang tidak mampu dilakukan satu pihak untuk membangun kekuatan yang lebih besar. Bukan mengambil alih kegiatan orang lain," sebut Pangdam.

"TNI dan Polri merapatkan barisan sebagai dua komponen penting bangsa ini, apalagi TNI – Polri tidak memiliki hak pilih. Kita berharap bisa maksimal melakukan pengamanan sehingga pesta demokrasi menjadi pesta bagi kita, pesta bagi rakyat memilih wakil-wakilnya," ujar Pangdam I/BB.

Rakor ini juga dilakukan untuk meningkatkan sinergitas TNI – Polri dalam mengamankan pesta demokrasi di seluruh wilayah Indonesia. "Ada beberapa hal yang kita lakukan di antaranya netralitas, membuat rencana operasi bersama, melakukan sinergi setiap kewilayahan, membuat simulasi-simulasi, kemudian juga berusaha membuat pesta demokrasi menjadi aman, tertib dan nyaman, tidak terjadi konflik apalagi mengorbankan perpecahan.

" Pengamanan Pemilu 2019 tidak hanya dilakukan TNI dan Polri. Lebih dari itu, TNI – Polri juga melibatkan elemen masyarakat untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu 2019," tegas Pangdam l/BB.

"Nanti ada Linmas jaga di TPS, kita juga mengajak Tokoh Masyarakat, Ormas, semua pihak yang peduli untuk pemilu yang aman dan damai, sehingga bisa memilih bukan hanya Presiden dan Wakil Presiden tapi wakil-wakil legislatif yang baik," sebut Pangdam l/BB.

Sementara dari kepolisian daerah Sumatera Utara Wakapoldasu, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum, mengatakan bahwa pihak kepolisian daerah Sumatera Utara siap untuk mengamankan tahapan-tahapan Pileg dan Pilpres 2019.
"Kami menyediakan personel, sarana dan prasarana pada tahapan Pemilu untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang dapat mengganggu keamanan pada tahapan Pemilu 2019. Seperti telah melakukan operasi Mantab Brata, dan kegiatan-kegiatan Cipta Kondisi," ujarnya sembari menyebutkan kegiatan yang dilakukan itu bertujuan untuk memciptakan Kamtibmas yang kondusif.

Wakapolda juga meminta agar para Bupati/Walikota dapat bekerjasama dengan kepolisian. "Tolong diinformasikan situasi-situasi dan daerah mana yang rawan di daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Ketua KPU Sumut, Yulhasni pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perekaman e- KTP untuk Lapas sedang berlangsung. Namun diharapkannya keberadaan petugas-petugas Linmas di lapangan dapat didukung oleh pemerintah daerah. "Sementara bimbingan teknis, alat kelengkapan Linmas di TPS-TPS, tidak dianggarkan di KPU. Diharapkan pemerintah dapat mendukungnya," sebut Yulhasni.

Begitu juga soal pengiriman logistik ke daerah-daerah. KPU tidak memiliki alat. Seperti pengiriman logistik ke daerah terpencil yang susah diakses alat transportasi umum. "KPU minta bantuan kepada kepolisian dan pemerintah daerah, seperti dengan menggunakan transportasi laut  kapal maupun helikopter milik Polda,"  sebut Yulhasni.

Soal surat suara yang telah didistribusikan ke Kabupaten/Kota se Sumatera Utara, Yulhasni menyampaikan hingga hari ini, Jumat (15/2) telah disampaikan ke 24 kabupaten kota. "Terakhir hari ini sampai ke Kabupaten Simalungun dan sisanya akan sampai akhir Februari 2019," tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan pada kesempatan itu menyampaikan bahwa ada tiga hal yang disampaikan pihaknya pada rakor tersebut. Pertama soal netralitas ASN dan TNI/Polri, distribusi logistik dan soal kampanye.
Soal netralitas ASN, lanjutnya, undang-undang melarang baik Bupati/Walikota sebagai pimpinan partai politik untuk melibatkan jajaran di bawahnya terlibat dalam kegiatan yang berpotensi memenuhi unsur kampanye. Ada sanksi pidana untuk itu.
"Meminta melalui Gubernur Sumatera, Pangdam I/BB dan Kapolda bahwa ASN, TNI/Polri harus netral dalam pemilu 2019 ini," ujarnya.

Terkait penyampaian logistik dia mengharapkan agar KPU bisa memastikan dapat menyampaikan tepat waktu, jumlahnya tepat. "Tidak terjadi penukaran/tertukarnya logistik pemilu yang berpotensi pemungutan suara ulang.  Ini merupakan potensi masalah yang harus diantisipasi," sebutnya. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sibolangit) - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH,MH menghadiri Rakor TNI-Polri wilayah Sumut yang dilaksanakan selama dua hari kedepan, yakni Jumat, 8 hingga 9 February 2019 di The Hill Hotel dan Resort Sibolangit.

Rakor TNI-Polri wilayah Sumut tahun ini dihadiri sebanyak 105 peserta terdiri dari Pejabat Kodam I/BB, Poldasu, Lantamal I, Kosekhanudnas III, Lanud Soewondo, Bindasu serta KPU dan Bawaslu.

Pelaksanaan Rakor TNI-Polri dilandasi Profesionlitas, Soliditas dan Netral TNI-Polri bersinergi mengamankan Pemilu 2019 dan pembangunan Nasional dalam rangka menjaga keutuhan NKRI Khususnya wilayah Sumut.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH,MH melalui pesan whasappnya, Jumat (08/02/2019) mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiap siagaan menjelang pemilu, Melakukan gelar pasukan, Netralitas TNI dan Polri dalam pemilu khususnya wilayah Sumatera Utara," katanya.

Lanjut Kapolres menjelaskan, Pemilu 2019 sudah tinggal menunggu waktu, makanya kita dari TNI dan POLRI akan terus melakukan upaya pengamanan yang ekstra dalam mengawal jalannya pemilu yang jujur, adil dan aman," ujarnya.

Kapolres juga berpesan kepada seluruh masyarakat, jangan mudah percaya dengan berita hoak.

"Saya hanya menghimbau, Masyarakat jangan mudah percaya dengan berita hoak yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan kita semua. Mari kita ciptakan pesta demokrasi ini lebih baik dan damai," imbuhnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sibolga) - Danrem 023/KS Kolonel Inf Tri Saktiyono   memimpin Upacara Pembukaan Pelatihan Pengamanan Pemilu wilayah Korem 023/KS, yang digelar di Stadion Horas Sibolga, Kamis (31/1/2019).

Mayor CAJ P. Sianipar bertindak sebagai Komandan Upacara, sementara Personil yang mengikuti Upacara jajaran  Kodim, Yonif 123/RW dan Personil Polres Kota Sibolga.

Dalam amanatnya, Danrem 023/KS Kol Inf Tri Saktiyono selaku Inspektur Upacara mengatakan, pelaksanaan Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan satuan jajaran Korem 023/KS yang handal dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam pelaksanaan pemilu Legislatif dan Presiden 2019 sehingga dapat berhasil dan berdaya guna," ujarnya.

Lanjut Danrem, Pemilu Tahun 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas. Sebab untuk pertama kalinya, pemilihan Legislatif dan Pilpres dilaksanakan serentak di Tahun ini. Kondisi tersebut akan menuntut upaya maksimal dari masing-masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.


" Peningkatan Intensitas kegiatan Politik, tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan. misalnya, yang cukup menjadi perhatian adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa, serta penyebaran berita hoax yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah kehidupan masyarakat," kata Danrem.

" Menghadapi situasi tersebut, Korem 023/KS selaku Komando kewilayahan dituntut untuk dapat mengantisipasi polemik tersebut dengan menggelar latihan terpusat Pam Pilleg dan Pilpres  yang dilaksanakan selama 2 hari, sebagai wujud untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang handal, memiliki kesiapan serta kesiapsiagaan yang tinggi dalam membantu pemerintah daerah dan Polri," tegas Danrem. 

Danrem 023/KS Kol Inf Tri Saktiyono mengharapkan para Prajurit harus dapat memiliki kemampuan secara personel dan tim tentang penanganan Anti huru-hara, penanggulangan kerusuhan massa, penanganan konflik sosial, pengamanan objek vital milik negara, dan prosedur pengerahan pasukan, juga diharapkan dapat mewujudkan sinergitas antara instansi terkait seperti Polri dan Pemda setempat, sehingga latihan ini akan benar-benar menjadi acuan pada pelaksanaan tugas pengamanan pemilu legislatif dan presiden yang sebenarnya.

Saya selaku Danrem 023/KS menekankan kepada para peserta Latihan untuk melaksanakannya dengan penuh kesungguhan dan bertanggung jawab serta komunikatif, sehingga dapat mewujudkan  kesiapan satuan, sistem komando, kendali, komunikasi dan informasi (K3I) dan pemahaman prosedur tentang mekanisme pemberian bantuan pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden, agar pengetahuan yang didapat dapat lebih maksimal dan bisa diaplikasikan saat dibutuhkan," ungkap Danrem mengakhiri. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Dalam rangka menciptakan Pileg, Pilpres yang aman, damai dan kondusif di wilkum Polres Sergai, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos,SIK.,M.Si menjalin Silaturahmi dengan Himpunan Tani se Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (28/1/2019) pukul 09.00 Wib, bertempat dilapangan praktek SIM Satpas Polres Sergai.

Kegiatan Silaturahmi tersebut dihadiri oleh Wakapolres Kompol HR.Sibarani, Kabag Ops Kompol Lili Astono, Kabag Sumda Kompol SK.Purba, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan para Kapolsek jajaran, serta sekitar 300 Orang yang berasal dari masing-masing Kecamatan di Kab. Sergai.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh protokol, doa, menyanyikan lagu kebangsaan, kata sambutan dari Kapolres AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu,S.Sos,SIK.,M.Si
Selanjutnya kata sambutan dari Kadis Pertanian Radianto,SP.,M.Ma, dan  kata sambutan yang mewakil para petani oleh Pak Tampubolon dari Teluk Mengkudu.


Dalam arahannya, Kapolres Serdang Bedagai mengajak masyarakat agar ikut serta dalam mensukseskan Pilpers dan Pileg 2019 di Kabupaten Serdang Bedagai, agar masyarakat tidak dengan cepat menerima berita hoax yang ada di media sosial.

Kapolres juga mengingatkan agar anak-anak dalam berkendaraan supaya tertib dan tidak melanggar aturan lalu lintas, dari survey yang dilakukan bahwa yang banyak melakukan pelanggaran lalu lintas adalah anak milenial zaman sekarang.

Diakhir sambutannya, Kapolres juga menghimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalah gunaan narkoba dan mengajak peran serta masyarakat dalam pemberantasan narkoba.

Diakhir kegiatan, Kapolres Serdang Bedagai di dampingi oleh Kadis Pertanian membagikan Sembako dan bibit tanaman berupa tanaman pokok mangga dan pokok jambu.
Kegiatan tersebut selesai sekira pukul 11.00 Wib, berlangsung dengan khidmat, aman dan kondusif. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kodam I/Bukit Barisan bersama Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara saling bersinergi untuk membangun komitmen bersama mewujudkan Pemilu 2019 yang damai, aman, dan lancar.

Kesepakatan ini mengemuka dalam pertemuan kedua pihak yang berlangsung di Makodam I/Bukit Barisan, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Jumat (18/1/2019).

Dalam pertemuan itu, Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah didampingi Asintel Kasdam I/BB Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, Asops Kadam I/BB Kolonel Inf Togu Parmonangan, Aster Kasdam I/BB Kolonel Inf Parluhutan Marpaung, Kapendam I/BB Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga, dan Waka Kudam I/BB.
Sedangkan rombongan Bawaslu Sumut dipimpin oleh Ketua Syafrida R Rasahan dengan sejumlah anggota, yakni Hardi Munthe, Johan Alamsyah, Marwan dan empat orang staf sekretariat.

Di kesempatan itu, Pangdam Mayjen TNI MS Fadhilah menegaskan, pihaknya akan siap membantu dalam proses pengamanan pesta demokrasi lima tahunan ini di wilayah Sumatera Utara.

"Kodam I/Bukit Barisan sudah berkomitmen untuk menghadirkan Pileg dan Pilpres 2019 di Sumatera Utara yang aman, dan damai. Kami juga sudah menekankan kepada seluruh prajurit untuk bersikap netral, dengan tidak memihak ke kiri atau ke kanan. Karenanya, dalam hal Netralitas TNI AD, khususnya Kodam I/Bukti Barisan, kami minta untuk tidak meragukannya. Begitu juga terhadap sikap prajurit. Jika ada anggota yang salah, tolong diinformasikan kepada kami. Tapi jangan Hoax ya," pungkas Pangdam Mayjen TNI MS Fadhilah.

Penegasan Pangdam ini membuat Ketua Bawaslu Sumut beserta anggota dan jajaran yang datang berkunjung merasa lega.

"Tujuan kami datang, memang untuk hal-hal seperti yang disampaikan Bapak Pangdam. Karenanya, kami merasa lega, dan berharap Pemilu 2019 di Sumatera Utara ini akan berlangsung sesuai harapan kita semua," ucapnya.

Kehadiran rombongan Bawaslu Sumut ke Kodam I/BB ini juga diakui Syafrida sebagai upaya perkenalan di samping untuk membangun sinergitas dalam mewujudkan keamanan pesta demokrasi lima tahunan ini. (Red/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH, MH,  Pimpin Apel Besar Deklarasi Damai Pemilu 2019 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan bersama Pemko Medan, Pemkab Deli Serdang dan Koramil Medan Marelan, bertempat di lapangan Bola kaki Pasar 5 jalan Kapten Rahmad Buddin Kec. Medan Marelan, Jumat ( 26/10/2018) pukul 08.00 wib.

Dalam acara tersebut, turut hadir Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan SH, MH sebagai pemimpin Apel Besar Deklarasi Damai Pemilu 2019, Waka Polres Pelabuhan Belawan Kompol Taryono S.I.K, SH,  Kapolsek Belawan, Kompol Safarudin Tama Siregar, Kapolsek Hamparan Perak Kompol Azuar, SH, mewakili Kapolsek Medan Labuhan AKP Ponijo, SH (Waka Polsek), para Pejabat Umum Polres Pelabuhan Belawan, Camat Medan Marelan T. Cairuniza S, Sos, Camat Belawan Ahmad SP, Camat Medan Labuhan, Arrahman Pane, Camat Hamparan Perak Pranoto, Camat Medan Deli Ferry, Danramil Medan Marelan Kapten S. Purba, para awak media, Lurah dan Kepling se Medan Utara di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Dalam arahannya, Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan "Para Danramil, Kapolsek, Camat, Lurah dan kepling untuk sama-sama menjaga suasana kondusif diwilayah masing-masing dengan meningkatkan pendekatan kepada seluruh elemen Masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu sara. 

"Selanjutnya dalam pesta demokrasi, terdapat kelompok tertentu yang ingin mengambil kesempatan untuk memecah belah bangsa seperti dengan menggiring mind set agar masyarakat terprovokasi dengan adanya insiden pembakaran bendera HTI yang merupakan organisasi yang di larang. Masyarakat digiring dengan anggapan bahwa yang di bakar adalah bendera Tauhid," ujar Kapolres.

Lebih jauh, dikatakan Kapolres, Peran Bhabinkamtibmas, Babinsa dan para kepling merupakan sebagai garda terdepan dalam mempererat tali silaturahmi melalui kegiatan sosial keagamaan ditengah- tengah warganya.
Apabila ada kelompok tertentu yang terindikasi melakukan perbuatan mengarah kepada isu sara, agar tidak segan melakukan tindakan tegas sesuai undang undang yang berlaku.
Kemudian dengan sinergitas yang baik antara TNI, Polri dan Pemda setempat diharap dapat menjaga Kamtibmas khususnya di wilayah Polres Pelabuhan Belawan," ujar Kapolres.

Apel Besar Deklarasi Pemilu Damai 2019 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan selesai pada pukul 08.30 wib, dalam keadaan aman dan dilanjutkan photo bersama. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan Pasca Pilkada 2018, sekaligus Deklarasi Damai Pileg dan Pilpres 2019, AKBP Ikhwan SH, MH adakan acara silaturahmi dengan  beberapa para Tokoh, di Aula Polres Pelabuhan Belawan, Kamis (18/10/2018) sekira Pukul 09.30 Wib.

Kegiatan silaturahmi tersebut langsung dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan SH,MH yang dihadiri seluruh PJU jajaran Polres Pelabuhan Belawan, anggota DPRD Kota Medan Ummi Kalsum, SH serta para tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tokoh Adat yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Dalam kegiatan itu terangkai beberapa acara, yang salah satunya menyayikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Lalu pembacaan doa yang dibawakan oleh Ustadz Mulyadi yang kemudian dilanjutkan kata sambutan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan yang tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir serta melakukan perkenalanan para Pejabat utama jajaran Polres Pelabuhan Belawan.

Kapolres pelabuhan Belawan juga mengucapkan terima kasih kepada para tokoh Agama, tokoh Masyarakat maupun tokoh Adat yang telah menjaga kamtibmas khususnya di Medan Utara sehingga berjalan dengan aman dan kondusif pasca pelaksanaan Pilkada 2018.

"Saya menghimbau kepada para tokoh Agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat  yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan untuk tetap memberikan himbauan kepada masyarakat agar dapat bersama-sama menciptakan situasi aman damai dan sejuk dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang," harap AKBP Ilhwan SH, MH.

Selanjutnya Anggota DPRD Kota Medan Ummi Kalsum SH juga menyampaikan  himbauan "mari kita bersama-sama saling menjaga wilayah kita  agar terciptanya situasi yang aman, dan mari kita beri dukungan kepada Polres Pelabuhan Belawan dalam mengamankan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019," ucapnya.

Kata sambutan dari Tokoh masyarakat H. Irfan Hamidi tak mau ketinggalan, beliau juga menyampaikan himbauan
"Mari bersama-sama kita dukung pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 dalam keadaan aman dan damai walaupun dalam pemilihan nantinya kita berbeda pendapat akan tetapi siapapun yang menjadi pemimpin di negara ini harus kita dukung dengan menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami juga meminta kepada pihak Kepolisian agar siapa saja yang membuat onar dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 nantinya agar ditindak sesuai dengan hukum," ungkapnya.

Sementara itu, Tokoh Agama Kristen Januari Tarigan juga menyampaikan himbauan yang siap mendukung pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 secara aman dan damai.

"Dan atas penyampaian Kasat Lantas sebelumnya tentang pelaksanaan berlakunya Operasi Zebra disini kami juga meminta kepada Bapak Kasat Lantas dalam pelaksanaan pengaturan di jalan raya agar dioptimalkan khususnya untuk diwilayah persimpangan Titipapan yang mana alur jalan sering terjadi kemacetan lalu lintas dan kami siap membantu untuk  memberikan himbauan kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas," imbuhnya.

Usai memberikan kata sambutan dan himbauan, Kapolres Pelabuhan Belawan bersama dengan PJU jajaran polres pelabuhan Belawan memberikan cendera mata kepada seluruh tamu yang hadir. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Dalam menyambut tahun politik yang sudah diambang pintu, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, didampingi Kasat Binmas, Kasat Intel, beserta PJU, menyambangi Universitas Potensi Utama yang terletak di Jalan KL Yos Sudarso, Km VI, Tj. Mulia, Medan.

Pada kunjungan kerja kali ini, Kapolres memberikan Kuliah Umum dihadapan ratusan Mahasiswa dalam rangka mendeklarasikan mendukung terciptanya Pileg dan Pilpres yang aman dan damai, Selasa (16/10).

Acara yang digelar dalam ruangan Laboratorium Studio Universitas itu berjalan lancar dan kondusif. Asbon, yang mewakili pihak Manejemen Kampus, mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan kerja dari Kapolres Belawan beserta jajarannya guna mendeklarasikan pelaksanaan pemilu yang aman dan damai.

Dalam siaran persnya, Kapolres Pelabuhan Belawan menghimbau agar para Mahasiswa bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak termakan berita Hoax dan menjauhi narkoba yang dapat merusak generasi bangsa Indonesia serta tertib dalam berlalu lintas.

"Modal hidup sukses itu kita harus disiplin waktu, disiplin belajar, dan taat beribadah serta sayangi orang tua sehingga anak kita nantinya juga dapat meniru apa yang kita lakukan selaku orang tua, itulah kunci kesuksesan," pungkas Kapolres.

Diakhir acara, mantan Kasubdit I Ditreskrimsus Poldasu itu berpesan kepada Mahasiswa, turut andil guna mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2019 nanti agar pemilu dapat berjalan aman dan damai.

"Mari kita dukung program pemerintah. Sebab, peranan Mahasiswa sangat penting bagi pemerintahan. Berita tahu keluarga agar bijak dalam mencerna informasi yang belum jelas sumbernya agar tidak termakan berita Hoax," pinta orang nomor satu di Polres Belawan itu. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis beserta jajarannya kembali mengelar acara silaturahmi kepada ratusan Najir, Bilal dan Penggali kubur yang ada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan di Aula Polres Pelabuhan Belawan, Rabu pagi  (10/10/2018).

Dalam pertemuan silaturahmi tersebut,  Kapolres Pelabuhan Belawan didampingi Kasad Binmas AKP Justar berharap masyarakat bersama pihak kepolisian dapat turut menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan pasca Pilkada 2008 serta menjelang Pileg dan Pilpres.

"Acara silaturahmi seperti ini semoga dapat terus berlangsung," harap Kapolres.

Dalam acara silaturahmi penuh keakraban itu, para Najir, Bilal dan penggali kubur menyampaikan sejumlah aspirasinya (Curhat) langsung kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH mulai dari adanya penambahan personil Bhabinkamtibmas di daerah, masalah pembuatan SIM dan adanya BPJS hingga masalah tatacara laporan pengaduan dari masyarakat terkait soal judi, narkoba maupun tindak kriminal lainnya.

Syahlan (65) warga Link. 4 Kel. Mabar Kec. Medan Deli, selaku mewakili bilal mayit mengucapkan terimakasih atas adanya kepedulian Kapolres Pelabuhan Belawan yang mengundang para Najir, Bilal dan penggali kubur guna turut membantu mensosialisasikan terciptanya Kamtibmas yang kondusif.

Pada kesempatan itu juga, Syahlan berharap pada Kapolres Pelabuhan Belawan agar dipermudah dalam kepengurusan SIM.

Turut hadir dalam acara silaturahmi tersebut masing–masing Kapolsek Belawan Kompol Saparuddin Tama, Waka Polsek Medan Labuhan AKP Ponijo, serta para Bhabin Kamtibmas, dan sejumlah personil Polres Pelabuhan Belawan. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Kutalimbaru) - Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH memimpin deklarasi pemilu damai 2019, Rabu (10/10) bertempat di Aula Kantor Camat Kutalimbaru.

Tutur hadir dalam pelaksanaan tersebut, Camat Kutalimbaru Darwis Sianipar, Dan Ramil Kutalimbaru Kapt HS Tamba, Sekcam Kutalimbaru Avro Wibowo SSTP, Ka UPT Puskesmas Kutalimbaru Dr Kornelius Pinem, Koord Pendidikan Kutalimbaru, Salim, Para Caleg, Ketua PMS Ranting Desa Sampe Cita beserta rombongan, Perwakilan Kepala Desa, Kecamatan Kutalimbaru, Personil FKDM, Ketua PPK Joni Ginting, Ketua Panwascam, Sangana Ginting, PPS se Kecamatan Kutalimbaru, PPL se Kecamatan Kutalimbaru, Kader Ormas PMS Kutalimbaru, Kader OKP PP PAC Kutalimbaru dengan jumlah peserta yang hadir 50 orang.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu, SH MH mewakili Muspika dalam arahannya, mengajak seluruh elemen lapisan untuk bersama menyatukan satu persepsi dengan membuat deklarasi yaitu pernyataan sikap untuk mensuksekan pemilu damai 2019.

"Mari semua pengurus Parpol, Ormas, Caleg dan hadirin yang hadir bersama kita disini untuk boleh mengajak setiap warga nantinya turut berpartisapasi mensukseskan pemilu damai," kata Kapolsek.

Lanjut dikatakan AKP Martualesi, selama dalam kebersamaan kita di Kecamatan Kutalimbaru  dalam perjalanan tugas sebagai Kapolsek, kita sudah berhasil mensukseskan Pilkades serentak dan Pilkada Gubsu dan Bupati Deli Serdang.

"Sekarang ini juga kita harus punya tekad untuk  mensukseskan pemilu 2019. Kepada para peserta Caleg harus siap kalah dan siap menang, dalam setiap pertandingan kalah menang adalah akhir dari setiap pertandingan sehingga dari sekarang bapak/ibu harus menunjukkan kepada setiap warga dengan program yang dimiliki sehingga saat pemilihan nanti bapak/ibu pantas untuk dipilih," ujar Kapolsek.

Lebih jauh disampaikannya, kepada pelaksana pemungutan suara dalam hal ini PPK Kutalimbaru supaya bertindak adil dan tidak ada usaha-usaha untuk memenangkan salah satu Caleg, karena hal tersebut bisa menjadi sumber masalah.

"Kalau terjadi masalah dalam pemilu 2019 di Kecamatan Kutalimbaru, semua kita pasti merasa malu dan gagal, sehingga dari sekarang kami mengajak satukan tekad kita pemilu 2019 di Kecamatan Kutalimbaru berjalan aman, lancar dan damai," tandas orang nomor satu di Polsek Kutalimbaru ini.

Hal senada juga disampaikan masing-masing peserta deklarasi damai 2019 oleh Ketua PPK Kecamatan Kutalimbaru, Ketua Panwaslu Kecamatan Kutalimbaru dan perwakilan peserta yang hadir lainya untuk bersama menciptakan deklarasi pemilu damai 2019.

Kegiatan pelaksanaan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Pileg dan Pilpres tahun 2019, yang dipimpin oleh, Mulia Ginting, Caleg dari PBB dan dilanjutkan dengan pembacaan doa
oleh Ustad Iswandi dan diakhiri dengan pengucapan deklarasi bersama yaitu 'Bersama Kita Sukseskan Pemilu Damai 2019, Jangan Golput, Tolak Berita Hoax, Tolak Ujaran Kebencian, Tolak Isu Sara, Pilkada Damai Yes. (Red)