.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Iklan

Iklan

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

 

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Biddokes Polda Sumut melakukan pengecekan swab antigen bagi masyarakat yang melintas di Jalan Binjai-Bukit Lawang, Sabtu (15/5).

Pemeriksaan swab antigen bekerjasama dengan Kesdam I/BB dan Dinkes Provsu bertempat di Pos Pam Lincun Polsek Selesai.

"Ada 7 masyarakat yang melintas di Pos Pam Lincun yang diperiksa swab antigen. Dan hasilnya negatif Covid-19 ," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat, sambung Hadi, "petugas kesehatan juga mengecek kondisi petugas di Pos Pam Lincun sembari memberikan obat-obatan.

"Alhamdulillah, kondisi petugas di Pos Pam Lincu Polsek Selesai yang melaksanakan Ops Ketupat 2021 dalam keadaan sehat," pungkasnya. (Rel)/Rina
Views


INTAIKASUS.COM, (Pakpak Bharat) - Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Salak melaksanakan pengamanan gereja di wilayah binaan, demi menciptakan rasa aman dalam beibadah. Hal Ini merupakan salah satu pelayanan yang selalu diberikan dan rutin tiap pelaksanaan ibadah mingguan digereja GKPPD Ressort Pea Perik Kota Salak Kab. Pakpak Bharat, (18/04/2021).

Kegiatan pengamanan ibadah ditengah pandemi Covid 19 ini bertempat, di Gereja Wilayah Desa Boang Manalu. Diawali dengan kegiatan melaksanakan Sterilisasi untuk memastikan keamanan gereja agar ibadah umat Kristiani dapat berjalan lancar dan aman, tak lupa Serda Johan Hutajulu dan Briptu F.Situngkir mengingatkan kepada pengurus gereja untuk menyediakan tempat cuci tangan.

“Para jemaat sebaiknya tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, cuci tangan dan tetap menjaga jarak”, ucapnya.

Pengamanan gereja dilaksanakan selain bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah Kebaktian, untuk mengantisipasi berbagai ancaman yang mungkin timbul pada saat kegiatan Ibadah," ungkap Serda Johan Hutajulu.

Pada Kesempat itu, Pimpinan Jemaat Gereja Bpk Pdt L.Boqngmanalu. mengucapakan, Banyak terima kasih dengan ada nya Pengamanan Dari TNI dan Polri, dalam hal ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kami merasa bersukur dalam ibadah kami tak perlu kuatir ada nya gangguan keamanan. 

"Kami juga akan mematuhi Himbauanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mematuhi protokol kesehatan, sebab seluruh gereja yang ada akan taat dengan protokol kesehatan, sebab ini merupakan peraturan dari pemerintah, agar kita bersama sama memutus mata rantai penyebaran Covid 19", tutup Bapak L.Boangmanalu. (Penrem023)
-
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Sebanyak 17.716 personil jajaran Polda Sumut telah mendapatkan vaksin guna mencegah penyebaran covid-19.

Dari data diperoleh bahwa vaksin tahap I sebanyak 17.716 personil. Kemudian tahap II berjumlah 13.964 personil. Sedangkan yang belum menjalani vaksin tahap I 2.426 dan tahap II 6.178 personil.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi pada Jumat (16/04/21), tujuan vaksinasi dalam upaya mendukung program pemerintah menanggulangi penyebaran dan pencegahan covid-19 di Sumatera Utara.

Kendati sudah divaksin, Hadi juga mengingatkan agar anggota Polri tetap menjaga protokol kesehatan. Karena saat ini Sumut sedang memberlakukan PPKM Mikro, sehingga lebih sering bertemu dengan masyarakat.

" Kapolda Sumut juga menekankan walau sudah divaksin harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan tetap melaksanakan tugas khususnya dalam rangka pelaksanaan PPKM Mikro. Harapannya tingkat penurunan angka covid-19 di Sumut dapat dirasakan secara signifikan nantinya," jelasnya. 

Ia menambahkan bahwa Polda Sumut telah menginstruksi seluruh personil Bhabinkamtibmas untuk menjadi vaksinator menyampaikan sosialisasi dan menyukseskan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat dalam menekan penyebaran virus corona tersebut. 

" Untuk itu Pemerintah RI melakukan vaksinasi dan Polri sebagai institusi negara harus dapat membantu dan mensukseskan pelaksanaan vaksinasi," pungkasnya. (Rel/Rina) 

Views


INTAIKASUS.COM, (Sibolga) - Korem 023/KS melaksanakan Vaksinasi suntikan Dosis ke 2 bagi personel Militer dan PNS, bertempat di Aula Gupala Makorem 023/KS, sebelum divaksinasi peserta terlebih dahulu melaksanakan tahapan seperti, pendaftaran/pemeriksaan data, lalu tahapan skrining atau pemeriksaan singkat kesehatan hingga proses penyuntikan vaksinasi, Selasa (06/04/2021).

Dandenkes Sibolga, Letkol Ckm Suhartono menjelaskan,  Vaksinasi adalah proses di dalam tubuh, dimana seseorang menjadi kebal atau terlindungi dari suatu penyakit sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan, biasanya dengan pemberian vaksin.

Vaksin Sinovac bukanlah obat, vaksin mendorong pembentukan kekebalan tubuh agar terhindar dari tertular ataupun  kemungkinan terpapar dari Covid 19. Selama belum ada obat terpapar Covid-19, mari kita ikuti Perilaku 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar rumah).

Selanjutnya Dandenkes  menambahkan tentang bagaimana Vaksin bisa bekerja dalam tubuh untuk melindungi kita antara lain
Pertama, Vaksin adalah produk biologi yang diberikan kepada seseorang untuk melindunginya dari penyakit yang melemahkan, bahkan mengancam jiwa.
Kedua, Vaksin akan merangsang pembentukan kekebalan terhadap penyakit tertentu pada tubuh seseorang.
Ketiga, Tubuh akan mengingat virus atau bakteri pembawa penyakit, mengenali dan tahu cara melawannya.

Danrem 023/KS Kolonel Inf Febriel B Sikumbang, S.H., M.M  menambahka, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan bersama dengan Dinas Kesehatan Sibolga dan Denkes Sibolga, ini merupakan program perintah. Dimana anggota TNI AD menjadi sasaran vaksin tahap dua karena tergolong dalam profesi yang berhubungan dengan pelayanan publik sehingga vaksinasi ditargetkan pada personel Militer dan PNS TNI.

Hari ini dilaksanakan vaksin suntikan Dosis ke 2, yang merupakan tindak lanjut dari vaksin yang sebelumnya. Harapannya adalah, memberikan contoh bersama-sama dengan, kegiatan vaksin ini kepada masyarakat, sehingga penyebaran Virus Covid-19 dapat kita tekan dengan program vaksinasi yang kita laksanakan.

Danrem 023/KS menegaskan,  sekalipun kita sudah  melaksanakan vaksinasi, tetap harus mematuhi  Protokol kesehatan, sehingga program vaksinasi ini bisa efektif, "tutup Danrem.(Penrem023)
Views


INTAIKASUS.COM, (BERAMPU) - Proses Vaksinasi Covid-19 di wilayah Kecamatan sudah dilaksanakan. Dalam proses awal tersebut vaksinasi masih diprioritaskan kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kecamatan Berampu.

Demi kelancaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada Tenaga Kesehatan Puskesmas Berampu, Kec. Berampu.

Babinsa Koramil 02/Sdk Serda R.B.Manalu bersama Babinkamtibmas dan Kasi Kesra Kecamatan Berampu mendampingi penyuntikan Vaksin Sinovac kepada Nakes yang bertempat di UPT.PUSKESMAS BERAMPU KECAMATAN BERAMPU KABUPATEN DAIRI.

“Tenaga Kesehatan (Nakes) merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dimana Nakes selalu berhubungan langsung dengan para pasien terkonfirmasi guna menunjang peningkatan kekebalan imun tubuh, maka dari itu Pemerintah memberikan kebijakan mengalokasikan Nakes yang perdana memperoleh vaksin Covid-19,” kata Babinsa Koramil 02/Sdk Serda R.B.Manalu.

Lanjut Babinsa dalam pendampingan tersebut mengatakan, “sesuai petunjuk Komando Atas, Babinsa Koramil 02/Sdk akan selalu aktif mendampingi pemberian vaksin Sinovac kepada nakes dari awal pelaksanaan sampai dengan selesai melaporkan ke Komando Atas hasilnya sebagai pertanggungjawaban di lapangan. 

“Dengan adanya vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac ini, kita berharap pandemi ini segera cepat selesai. Sehinga masyarakat dapat aktifitas normal. Pastinya kita semua tetap menjaga kesehatan dan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun”, pungkas Serda.R.B.Manalu. (Pen023)
Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan kembali melakukan Vaksinasi Covid-19 kepada Prajurit, PNS, dan anggota Persit KCK di seluruh satuannya di Provinsi Sumut, Riau, Sumbar, dan Kepri, Jumat (29/1/2021).

Vaksinsasi Covid-19 ini merupakan yang kedua kalinya digelar Kodam I/BB dan satuan jajarannya, setelah sebelumnya dilakukan pada Jumat, 15 Januari 2021 lalu yang merupakan Vaksinasi Covid-19 perdana. 

Untuk Vaksinasi Covid-19 tahap II ini, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Didied Pramudito memimpin langsung rangkaian kegiatan di Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan. 

Selain itu, juga terlihat Irdam I/BB, Brigjen TNI Gamal Haryo Putro, Kapok Sahli Pangdam I/BB, Brigjen TNI John Sihombing, sejumlah PJU, serta Dansat dan Danyon BS Garnizun Medan. 

Sama seperti pelaksanaan Vaksinisasi Covid-19 tahap I, di tahap II ini Kasdam I/BB kembali menegaskan bahwa ini merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah dalam mempercepat upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air.
 
“Vaksin Covid-19 ini aman dan halal. Jadi tidak perlu khawatir, apalagi pemerintah sudah menjamin akan menanggung semuanya jika terjadi efek samping akibat disuntik vaksin,” ucap Brigjen Didied.

Kasdam I/BB, Brigjen TNI Didied Pramudito menerangkan bahwa pihak Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun sudah mengeluarkan rekomendasi aman dan halal untuk Vaksin Covid-19 ini.

Karenanya, Brigjen Didied menghimbau kepada semua pihak untuk tidak perlu meragukan kualitas dan efektivitas Vaksin Covid-19 ini.

"Panglima Kodam I/BB sudah menegaskan soal kehalalan, manfaat dan efektivitas Vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini pada pelaksanaan tahap pertama (perdana) beberapa waktu lalu. Jadi, sampai hari ini kami yang sudah disuntik tetap aman dan sehat, malah tambah semangat karena kepercayaan diri meningkat setelah disuntik. Karenanya, kami kembali menghimbau seluruh elemen dan komponen bangsa untuk bersama-sama mensukseskan Vaksinisasi Covid-19 ini," pungkas Didied.  

Pelaksanaan suntik vaksin Covid-19 tahap II di Makodam I/BB ini kembali dipimpin oleh Kepala Rumkit Tk II Putri Hijau Medan, Kolonel Ckm dr Muhammad Irsan Basyroel SpKK-FINSDV dengan didampingi sejumlah tenaga medik. (Rn/Pendam I/BB)
Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, pemerintah telah melakukan berbagai langkah dan upaya untuk mengatasi dan mencegahnya. 

Salah satunya dengan cara program vaksinasi Covid-19 buatan Sinovac Biotech, yang merupakan perusahaan biofarmasi standar internasional asal RRC.

Hal ini disampaikan Kepala Staf Kodam I/ Bukit Barisan (Kasdam I/BB) Brigjen TNI Didied Pramuditho, usai mendampingi Gubsu Edy Rahmayadi dalam rangka Launching Vaksin Sinovac serta kegiatan vaksinasi tahap pertama, yang digelar di sekretariat Posko Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut, Jalan Sudirman No.41 Medan, pada Kamis (14/12/2020).

Dikatakan Kasdam I/BB bahwa vaksin Sinovac dinyatakan aman oleh BPOM RI dan dengan adanya vaksin Covid-19 yang disuntikkan ini bisa membuat tubuh kita membentuk antibody untuk menjadi kebal terhadap Virus Covid-19 tersebut.

Dijelaskan Kasdam bahwa, "Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Biotech yang disuntikkan ke masyarakat Indonesia, telah mendapat izin penggunaannya dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) dan dinyatakan aman bagi keselamatan masyarakat, serta efektivitas dari vaksin tersebut," sebutnya.

"Vaksinasi Covid-19 yang diterima pada tahap awal ini, nantinya diprioritaskan bagi orang yang berisiko tertular Covid-19, terutama bagi tenaga kesehatan di laboratorium rujukan Covid-19, termasuk juga kepada pejabat, TNI dan Polri dengan berdasarkan ketentuan yang berlaku", tutur Kasdam I/BB.

Dikesempatan tersebut Kasdam I/BB menerima suntikan Vaksinasi Covid 19 yang telah dinyatakan aman dan Halal.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumut, Kapolda Sumut, Danlantamal I, Pangkosekhanudnas III, Kajati Sumut serta para PJU Kodam, Poldasu dan Pemprov. Sumut. (Red/Pendam I/BB)