.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang menangkap seorang pria berinisial S (40), warga Jalan Utama I Desa Kolam Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Senin (23/11/2020) sekira pukul 22.30 wib. 

Informasi dihimpun, Selasa (24/11/2020) pagi, penangkapan S bermula ketika Tekab Unit Reskrim Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang mendapat informasi dari masyarakat bahwasanya akan ada transaksi narkotika di simpang jalan Sawah Desa Bintang Meriah Kecamatan Batang Kuis.

Atas informasi tersebut, Kanit Reskrim Iptu Panji Nugraha bersama anggota menuju ke lokasi, dan menemukan seorang pria yang sesuai dengan informasi dan langsung menginterogasi serta melakukan menggeledahan dari tersangka, selanjutnya petugas menemukan barang bukti berupa satu palstik kecil  berisikan diduga obat/ inex sebanyak 20 butir. Kemudian  S dan barang bukti diboyong ke Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang.

Dari introgasi awal, S menerangkan bahwa inex tersebut dibeli dari Amat warga Jln. Pasir belakang Petisah Medan dan rencananya inex tersebut dibeli untuk diedarkan lagi.

Kapolsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang AKP Simon Pasaribu SH saat dikonfirmasi membenarkan Suprayetno dan 20 butir pil inex diamankan. "Guna pemeriksaan, S dan barang bukti 20 pil inex diserahkan ke Sat Narkoba Polresta Deli Serdang", tandasnya. (Ril)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Labuhanbatu) - Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhan Batu, Sumatera Utara, menggrebek satu rumah di Dusun Sungai Dondong, Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Hulu Tengah. Tiga orang yang ditangkap yakni satu keluarga yang menempati rumah tersebut karena diduga sebagai pengedar narkoba.

Ketiganya yaitu, Suhardi alias Unying (37) dan istrinya Eka Misdar Wati alias Wati (31), serta Pandu Prayogo alias Yoyo (19). Pandu merupakan adik dari Suhardi.

"Mereka kita amankan setelah kediamannya kita grebek pada Minggu (22/11) sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhan Batu, AKP Martualesi Sitepu, kepada wartawan, Selasa (24/11).

Martualesi menjelaskan, penggerebekan dilakukan setelah polisi mendapat petunjuk tentang adanya peredaran narkoba di sana. Langkah itu dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat langsung ke Kapolres Labuhan Batu, AKBP Deni Kurniawan.

Warga mengirimkan pesan yang isinya mengadukan peredaran narkoba di Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hulu. Laporan itu diterima pada Rabu (18/11) dan Jumat (20/11).

Mendapat laporan langsung dari warga, Deni langsung memerintahkan Martualesi melakukan penyelidikan. Operasi itu membuahkan hasil. Setelah tiga hari melakukan penyelidikan, mereka menggrebek rumah Suhardi. Petugas didampingi Kepala Dusun setempat.

"Suhardi bersama istri dan adiknya tidak bisa berkutik setelah petugas menemukan barang bukti sabu-sabu milik mereka. Dari Suhardi disita 1 bungkus plastik klip transparan berisi sabu-sabu dengan bruto 6,03 gram, 1 bungkus plastik klip kosong, 2 unit telepon genggam, dan uang tunai Rp 230.000. Sabu-sabu disimpannya di bawah tempat tidurnya", ujar AKP Martualesi Sitepu.

Dari istrinya Eka, sambungnya, disita 3 bungkus plastik klip transparan berisi sabu-sabu dengan bruto 2 gram, 1 botol minyak rambut. Sabu-sabu ditemukan di sumur, dekat mesin air.

Sementara dari Pandu didapat 3 bungkus plastik klip transparan berisi sabu-sabu dengan bruto 2,71 gram, 1 botol minyak rambut, dan 2 unit telepon genggam. Sabu-sabu milik pemuda ini ditemukan di sela-sela kandang ayam, belakang dapur.

"Setelah diinterogasi, tersangka Eka mengaku mendapat sabu-sabu tersebut dari suaminya Suhardi. Pandu juga mengakui BB itu diperoleh dari abangnya. Total keseluruhan barang bukti sabu-sabu yang ditemukan 10,74 gram," urainya.

Sementara itu, kata Martualesi, Suhardi mengaku sudah 3 bulan menjadi pengedar narkoba. Dia dibantu Eka dan Pandu. Omzet mereka sekitar 10 gram per minggu, dengan keuntungan sekitar Rp3.000.000 setiap pekan. Dia mendapat sabu-sabu dari inisial B, warga Ajamu Panai Tengah, dengan cara memesan melalui telepon genggam. Saat dihubungi nomor pemasok narkoba ini tidak aktif.

“Terhadap ketiga tersangka  dikenakan pasal 114 ayat (2) subs 112 ayat (2) jo 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Delitua) - Petugas Reskrim Polsek Delitua meringkus tersangka dan penggelapan alat turbo mobil cold diesel Isuzu BK 9939 EJ. 

Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap melalui Kanit Reskrimnya Iptu Martua Manik membenarkan penangkapan kedua tersangka itu. 

"Tersangka yang melakukan penggelapan adalah Isliantino alias Keleng (27), warga Jalan Setia Budi, Desa Sunggal Kanan dan penadahnya adalah Dedi Dores Perangin-Angin (32), warga Desa Kuta Kepar, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo," ujarnya pada wartawan, Senin (23/11/20). 

Menurutnya, usai menjalankan aksinya, tersangka meninggalkan mobil dipinggir jalan, simpang RS Haji Adam Malik Medan. 

" Kami menangkap kedua pelaku berdasarkan laporan Dody, warga Jalan Binjai Km 7,5, Medan," jelasnya. 

Awalnya, sambung Manik, tersangka mendatangi korban untuk minta uang jalan mengangkut batu dolomit dari Tanah Karo ke Medan sebesar Rp 1,2 juta dan biaya perbaikan mobil Rp 200 ribu. Karena tersangka merupakan supir korban.

" Kejadian itu Selasa 20 Oktober 2020. Setelah menerima uang, tersangka bukannya berangkat ke Tanah Karo mengambil batu dolomit, malah menggelapkan turbo mobil korban dengan milik Dedi Dores. Atas itulah korban membuat laporan pengaduan. Kemudian kami lakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap pelaku Minggu 16 November 2020," ucapnya.

Modusnya, dengan membuka turbo mesin Colt Diesel Isuzu BK 9939 EJ milik korban yang dikemudikannya, kemudian menggantinya dengan turbo mesin Colt Diesel BK 8856 VN milik Dedi Dores. Sehingga korban mengalami kerugian Rp 12 juta.

Tersangka Isliantino menerima uang dari Dedi Dores sebesar Rp 2,5 juta. 

"Kedua pelaku telah ditahan, Isliantino dipersangkakan melanggar pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan dan Dedi Dores  melanggar pasal 480 KUHPidana tentang penadah," tandasnya. (Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Tekab Polsek Medan Kota menangkap tiga pria diduga hendak menggunakan narkoba jenis sabu di salah satu rumah kos Jalan HM Jhoni, Medan.

Ketiganya yakni HJP (26) warga Jalan Gedung Arca Gg Sehat. AW (29) warga Jalan HM Jhoni Gg Istimewa dan MD (20) warta Jalan Bahagia.

“Guna keperluan penyidikan ketiga tersangka diamankan ke Mapolsek Medan Kota,” ujar Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan didampingi Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin, Senin  (23/11).

Dijelaskan Kapolsek, penangkapan ketiga tersangka berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa di rumah kos tersebut sering dijadikan tempat mengisap sabu.

Kemudian pada Selasa (10/10/2020) pukul 20:20, dua tersangka yakni HJP dan AW berhasil ditangkap saat hendak masuk ke dalam rumah kos di lokasi tersebut.

“Saat digeledah ditemukan 1 bungkus klip kecil berisi sabu-sabu seberat 0,08 gram dari  tersangka HJP. Saat diinterogasi HJP mengakui baru membeli narkotika tersebut bersama tersangka AW dan rencananya akan diisap bertiga dengan MD,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, saat itu MD sedang menunggu kedua temannya di dalam kamar kos. Sehingga setelah penangkapan, petugas langsung melakukan pemeriksaan ke kamar MD dan menemukan sebuah bong untuk alat isap sabu.

“Ketiganya langsung diboyong ke Polsek Medan Kota guna proses lebih lanjut. Mereka dikenakan Undang-undang tentang narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. (Rn)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tersangka pelaku penggelapan sepeda motor, M Kasim Sipayung (32) diciduk Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul di Lingkungan VIII Pekan Dolok Masihul, Kel. Pekan Dolok Masihul, Kab. Serdang Bedagai, Kamis (19/11/2020) sekira pukul 17.00 WIB. 

Penangkapan tersangka yang menetap di Dusun I Desa Karang Tengah, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, setelah dilaporkan korbannya Sandika (25) yang kehilangan sepeda motor Honda Beat Nopol BK 3987 NAI. 

Korban yang sehari hari bekerja sebagai BHL Perkebunan PTPN3 Kebun Sarang Giting, dan menetap di Dusun I Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. 

Dalam laporannya di Polsek Dolok Masihul, korban kehilangan sepeda motor setelah dibawa kabur tersangka yang mengaku meminjam sebentar untuk membeli rokok, Sabtu (1/2/2020) sekira Pukul 23.00 WIB. 

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP R.Simatupang,SH, M.Hum, didampingi Kapolsek Dolok Masihul AKP J Panjaitan kepada wartawan, Sabtu (21/11/2020) mengatakan, selain mengamankan tersangka turut disita barang bukti 1  Lembar STNK asli sepeda motor Honda Honda Beat Nopol BK 3987 NAI , nomor rangka : MH1JF5136CK499737,  Nomor mesin JF51E-3502296.                      

" Modus tersangka dalam melakukan aksinya berpura pura mengajak korban ke Kota Dolok Masihul untuk bermain PS dan saat itu korban dan tersangka langsung berangkat mengendarai 1 unit sepeda motor merk honda beat warna hijau putih BK 3987 NAI," ujar Kapolres. 

Setibanya di kota Dolok Masihul, sekira pukul 23.00 WIB, tersangka meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan "sebentar mau beli rokok" dan saat itu korban langsung memberikan kunci sepeda motor kepada tersangka. 

Hingga tersangka ditangkap, Kasim Sipayung tidak mengembalikan sepeda motor tersebut. 

Selanjutnya korban membuat pengaduan ke Polsek Dolok Masihul untuk proses selanjutnya. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian 1 unit sepeda motor sekitar Rp7 juta. 

Proses penangkapan tersangka setelah Kanit Reskrim beserta anggota mendapat informasi bahwasannya tersangka berada di sebuah warung yang terletak di Dusun II Desa Kuala Bali, atas informasi tersebut Kanit Reskrim Ipda Zulfan Ahmadi beserta anggota langsung menuju TKP dan menangkapnya. 

" Tersangka dijerat pasal 378 subs 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," ungkap Kapolres. (Bayu)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Medan) – David Laia (27) warga Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan,  diciduk Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Medan Baru karena membongkar Coffee Shop milik Kamaruddin (29) di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Kecamatan Medan Petisah, Rabu (18/11/2020).

Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo mengatakan bahwa toko milik korban Kamaruddin sudah 2 bulan tutup, namun barang-barang di toko sudah habis digondol maling.

Mengetahui hal itu, korban bersama rekannya Sarono, mengecek CCTV. Kemudian Sarono diminta untuk mengintai di toko tersebut selama 5 hari.

“Selanjutnya, pada Jumat (13/11/20) lalu, korban bersama rekannya mencoba untuk melihat CCTV yang terhubung ke ponselnya, dan melihat ada seseorang memasuki toko. Tak ayal, korban langsung menuju Polsek Medan Baru,” kata Aris Wibowo.

Berdasarkan laporan korban tersebut, petugas Polsek Medan Baru langsung ke lokasi sekaligus mengamankan pelaku.

"Sesampainya di lokasi, petugas mendapati pelaku beserta barang bukti yaitu 1 unit kipas angin duduk, satu buah mesin kasir dan satu gulung kabel listrik,” kata Kapolsek.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku mencuri barang tersebut dan hasilnya untuk beli baju dan biaya hidup sehari-hari, selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Medan Baru guna penyelidikan lebih lanjut. (Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (DeliSerdang) - Seorang pria pengangguran berinisial MAL alias Arif (32) warga desa Pisang Pala Kec. Galang Kab. Deli Serdang, ditangkap Polisi Perladangan Desa Ujung Rambe Kecamatan Bangun Purba, Rabu (18/11).

Berawal pada hari itu, korban bernama Sudarman (35) warga Jln. Garuda GG.  Senopati No.18 Sei Kambing Kota Medan, tergiur dengan penawaran sepedamotor KLX dengan harga Rp. 9.000.000,00- dan sepakat untuk transaksi di  Desa Pisang Pala Kecamatan Galang.

Keesokan harinya sekira pukul 09.30 wib, tepatnya di halaman SD Desa Pisang Pala Kecamatan Galang, korban bersama temannya yakni Surya Maulana datang kelokasi yang sudah disepakati, kemudian korban berjumpa dengan tersangka bersama temanya kurang lebih 10 (Sepuluh) orang lainnya, alih-alih ingin menjual motor tersebut tersangka bersama teman temannya justru langsung memegangi korban dan mengambil uang dan hp dari kantong sakunya korban dan memukulinya.

Atas kejadian tersebut korban melaporkannya kepada pihak Polsek Galang Polresta Deli Serdang. 

Setelah diselidiki diketahui keberadaan tersangka, Tim Tekab Polsek Galang Polresta Deli Serdang yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Erikson David, SH mendapat informasi tentang keberadaan tersangka.

Tim Tekab langsung menuju lokasi dimaksud dan menemukan MAL alias Arif di Desa Ujung Rambe Kecamatan Bangun Purba, tersangka yang mengetahui kedatangan petugas sempat berlari ke perladangan dengan sepeda motor, karena gugup tersangka yang terjatuh dengan segera Tim Tekab dapat meringkusnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Galang Polresta Deli Serdang AKP RGM. Hutagalung, SH menjelaskan, “tersangka sudah kita amankan dan dalam proses penyidikan di Mapolsek Galang Polresta Deli Serdang,” ucapnya menutup. (Red)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Polresta Deli Serdang melaksanakan kegiatan press release pengungkapan kasus Psikotropika jenis pil Happy Five di SPBU Jalan Gagak Hitam Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang,  Kodya Medan, bertempat di Aula Tri Brata, Rabu (18/11/2020).

Dalam Kegiatan press release ini dipimpin oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK, Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Akp Ginanjar Fitriadi SH, SIK, Kbo Sat Narkoba Iptu Boyke Barus, Kanit Idik I Sat Narkoba Iptu I Kadek Dwi P. Putra, STK, MH serta Kasubbag Humas Iptu Ansari.

Kapolresta Deli Serdang yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Sabtu (14/11/2020) pukul 16.00 wib Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Deli Serdang melakukan Under Cover Buy atau penyamaran sebagai pembeli Psikotropika jenis pil Happy Five dari pelaku di Kecamatan Batang Kuis,  tepatnya di parkiran Hotel Crew Hub Kualanamu. 

Setelah ditunggu pelaku pun tak kunjung datang, selanjutnya pada pukul 20.00 wib, pelaku menghubungi Tim Sat Narkoba Polresta Deli Serdang yang melakukan penyamaran Under Cover Buy untuk berpindah tempat transaksi di SPBU Jalan Gagak Hitam Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang Kodya Medan, dan tim pun langsung menuju ke Tkp tersebut.

Sesampainya di Tkp Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Deli Serdang melakukan pemantauan di sekitar SPBU dan saat itu tim melihat seorang laki-laki keluar dari toilet SPBU dengan gerak-gerik yang mencurigakan sambil membawa tas ransel berwarna oranye.

Tim Opsnal pun langsung mengamankan pria tersebut yang berinisial DA dan kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap tas yang dibawanya, Kemudian ditemukan 2.297 butir Psikotropika jenis pil Happy Five di dalam tas tersebut.

Dari Hasil Introgasi oleh tim yang melakukan Under Cover Buy, bahwa pelaku dijanjikan mendapat upah sebesar Rp. 500.000,- dari seorang pria berinisial D.

Selanjutnya, pelaku DA beserta barang bukti diboyong ke Sat Narkoba Polresta Deli Serdang, hingga saat ini Satuan Narkoba Polresta Deli Serdang masih melakukan pengembangan kasus tersebut.

“ Kepada pelaku DA dijerat  Pasal 60 ayat (1) huruf b dan c Subs Pasal 62 UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara, dan Pelaku D masih dalam pengejaran”, tandas  Kapolresta. (Red)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Bertempat di Aula Tri Brata Polresta Deli Serdang telah dilaksanakan kegiatan press release pengungkapan kasus narkotika jenis Ganja yang di taksir seberat 26.061 gr, Rabu (18/11/2020).

Kegiatan press release tersebut dipimpin oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK, Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Akp Ginanjar Fitriadi SH, SIK, Kbo Sat Narkoba Iptu Boyke Barus, Kanit Idik I Sat Narkoba Iptu I Kadek Dwi P. Putra, STK, MH serta Kasubbag Humas Iptu Ansari.

Kapolresta Deli Serdang yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan bahwa,  Minggu (25/10/2020) pukul 04.00 wib Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa akan melintas seseorang di jalimsum – Tanjung Morawa dengan membawa Narkotika Jenis Ganja Yang Berasal Dari Aceh.

Setelah memperoleh informasi yang akurat, sekira pukul 08.00 wib tepatnya di lapangan Garuda Desa Buntu Bedimbar Kec. Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang melintas becak bermotor dengan penumpang seorang laki – laki dengan membawa bawaan berupa 1 Koper Hitam dan 1 Tas Sandang.

"Tim Opsnal langsung menghentikan becak bermotor tersebut dan langsung mengamankan laki – laki tersebut berinisial AU (28), kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap koper dan tas sandang yang di bawanya, dan ditemukan 26.061 gram ganja", terangnya.

Dari hasil introgasi oleh tim Opsnal, sambung Kapolresta, pelaku mengakui dijanjikan mendapatkan upah sebesar Rp. 1,000.000., untuk mengantar narkotika jenis ganja kering tersebut dari Aceh menuju Kab. Siak Prov. Riau.

Selanjutnya, pelaku AU beserta barang bukti di boyong ke Sat Narkoba Polresta Deli Serdang, hingga saat ini Satuan Narkoba Polresta Deli Serdang masih melakukan pengembangan kasus tersebut.

"Kepada pelaku AU dipersangkakan Pasal 114 ayat (2) subs 111 Ayat (2) dari uu no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara", pungkas  Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK. (Rel)
Views


INTAIKASUS.COM, (SERGAI) -  Diduga Nyambi jual 
sabu, Suhardi alias Ardi (35) pria kesehariannya berprofesi sebagai bengkel cat dan Doorsemer berdomisili lingkungan VII Kampung Padang Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Sergai ditangkap team opsnal Polsek Dolok Masihul. 

Pelaku Ardi ditangkap pada 
hari Sabtu (14/11) sekira pukul 18:00WIB. Hasil penangkapan Petugas menyita barang bukti 1 kotak warna putih yang berisikan 
4 Lembar plastik klip transparan yang berisikan butiran kristal warna putih yang diduga Narkotika Sabu,2 Lembar plastik klip transparan kosong. 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang di dampingi Kapolsek Dolok Masihul AKP Juliafan Panjaitan kepada, Rabu (18/11) mengatakan penangkapan tersangka atas menindak lanjuti informasi dari masyarakat tentang sering terjadinya peredaran narkotika jenis sabu di lokasi penangkapan pelaku. 

Atas informasi tersebut, tim opsnal Polsek Dolok Masihul di pimpin Kanit Reskrim Ipda Zulpan Ahmadi melakukan penyelidikan sesuai informasi tersebut. Setelah tiba dilokasi terlihat sebuah rumah yang dijadikan bengkel Cat sepeda motor melihat seorang laki laki sedang memperbaiki mesin dompleng. 

Setelah dilihat, terduga sesuai informasi ciri ciri pelaku. Kemudian tim opsnal Polsek
Dolok Masihul melakukan penangkapan terhadap pelaku. Hasil pengeledahan terhadap pelaku yang disaksikan kepala dusun setempat ditemukan satu kotak warga putih berisikan 4 lembar plastik te duga narkotika jenis sabu di saku celana. 

"Kemudian dilakukan pengeledahan kembali dan ditemukan 2 plastik transfaran klip kosong yang ditemukan didalam tanah tepatnya didepan bengkel di areal dinding bangunan bengkel", ujar Kapolres Sergai. 

Hasil introgasi, pelaku mengaku memperoleh narkotika jenis sabu dengan cara membeli seharga Rp 1,7 juta dari seseorang yang dikenal bernama L warga Siderejo, Kel. Pekan Dolok Masihul, Kec. Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. 

Namun pelaku tidak mengetahui alamat rumah tersangka L. Dimana tersangka L yang selalu mengatakan kepada tersangka Ardi. Kemudian tim opsnal melakukan pengembangan sesuai pengakuan pelaku Ardi namun pelaku L tidak ditemukan. 

Saat ini tersangka Ardi berikut barang bukti diamankan ke Mapolsek Dolok Masihul guna proses lebih lanjut. 

"Tersangka dijerat pasal 114 ,subs 112,UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara maksimal 20 Tahun," tandas Kapolres.
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Sial bagi Agus Susanto alias Agus (28). Ketika sedang menunggu pasien atau pembeli narkoba jenis sabu, ia disergap personel Unit Reskrim Polsek Perbaungan, di Dusun III Desa Jambur Pulau,  Kec. Perbaungan, Kab.Serdang Bedagai, Sabtu (14/11/2020) sekira pukul  23.30 WIB. 

Akhirnya, pria yang menetap di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan, Kab. Sergai tersebut diboyong ke Mapolsek Perbaungan. 

Bersama barang bukti, 1 buah plastik klip  transparan putih yang berisikan butiran kristal yang di duga narkotika jenis sabu. 

1 buah plastik klip transparan ukuran kecil kosong, dan 1 unit HP merek Nokia warna hitam. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang Didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak mengatakan, Senin (17/11/2020) mengatakan kepada wartawan, bahwa menindak lanjuti informasi dari masyarakat, tentang adanya pengedar narkoba jenis sabu di Dusun III Desa Jambur Pulau, Kec.Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai  yang sudah sangat meresahkan warga masyarakat sekitar. 

Mendapat informasi berharga tersebut kemudian Kanit Reskrim Polsek Perbaungan IPTU M. Tambunan, SH melaporkan informasi tersebut kepada Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak dan atas perintah Kapolsek, Team opsnal yang di pimpin oleh Kanit Reskrim melakukan penyelidikan dengan terjun langsung mengecek kebenaran laporan dari masyarakat tersebut selama sepekan melakukan serangkaian penyelidikan ternyata memang benar informasi tersebut adanya. 

Kemudian pada hari Sabtu (14/11/ 2020) sekira pukul 23.00 WIB, dilakukan penindakan dengan mendatangi TKP, setelah tiba di Dusun III Desa Jambur Pulau, Kec. Perbaungan (TKP) Kanit Reskrim Polsek Perbaungan beserta taem Opsnal melakukan penindakan terhadap pelaku yang saat itu berada di samping rumah warga di Dusun III Desa Jambur Pulau Kec. perbaungan, Kab. Sergai dan ditemukan tersangka sedang menunggu pasien (pembeli).

Kemudian dilakukan penggeledahan badan dari saku celana tersangka di temukan satu helai klip transparan yang di dalamnya berisikan butiran kristal warna putih yang di duga keras narkotika jenis sabu. 

Selanjutnya team opsnal Polsek Perbaungan menangkap dan mengamankan pelaku dan dilakukan pengeledahan disekitar samping rumah warga dan tidak ditemukan  barang bukti yang lain lalu dilakuka interogasi cepat terhadap tersangka dari mana mendapatkan narkoba tersebut. 

Dengan berterus terang bahwa tetsangka mendapatkan narkoba tersebut dari teman tersangka yang baru beberapa minggu dikenal oleh tersangka dan mengaku bernama Ijek. 

Tersangka juga mengaku kalau barang haram miliknya sudah hampir terjual habis saat diamankan oleh petugas dan saat di lakukan penangkapan tersangka sedang menunggu pembeli (pasien) yang akan datang berbelanja (membeli) barang haram narkoba tersebut kepada tersangka yg sebelumnya sudah menjadi langganan tersangka. 

Berdasarkan bukti permulaan yg cukup kemudian tersangka, dan barang bukti tersebut di amankan ke komando Polsek Perbaungan. 

"Tersangka dijerat pasal 114,subs 112,UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara maksimal 20 Tahun," tandas Kapolres. (Bayu)
Views

 


              Ilustrasi

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Setelah kurang lebih lima hari ditahan oleh Polsek Medan Labuhan Polres Pelabuhan Belawan akhirnya tersangka yang terjerat dalam kasus narkoba kembali menghirup udara bebas.

Hal ini diungkapkan oleh sumber terpercaya kepada wartawan, Selasa (17/11/2020).

Sumber membeberkan, tersangka yang diamankan yakni berinisial Ar warga Jalan Marelan Pasar V, GG. Mangga. Tersangka ditangkap, pada Sabtu (24/10/2020) siang, dengan barang bukti diduga satu paket kecil Sabu.

"Tersangka ditangkap persis didekat rumahnya, saat itu dia bersama temannya, namun ketika melihat tersangka Ar ditangkap oleh beberapa orang polisi berpakaian preman, temannya langsung kabur menyelamatkan diri dari sergapan petugas", ujar Sumber.

Sumber menambahkan, saat penangkapan yang dilakukan polisi terhadap tersangka Ar sempat menjadi tontonan warga.

"Warga juga melihat penangkapan tersebut, jadi hanya satu orang yang tertangkap yakni si Ar", ucap Sumber.

Sumber menyebutkan, dari penggeledahan yang dilakukan polisi, didapat satu paket kecil Sabu, hingga akhirnya tersangka Ar di boyong ke Mapolsek Medan Labuhan.

"Ya, karena ada barang bukti sabu, makanya si Ar itu langsung dibawa oleh polisi yang menangkapnya", kata sumber.

Namun sumber mengaku heran, setelah ada lebih kurang lima hari ditahan tersangka Ar kembali terlihat dibebaskan.

"Tapi yang anehnya saat ini Ar sudah kembali bebas, kasusnya tidak lanjut, lebih kurang hanya lima hari dia ditahan, padahal warga sini juga tau dia itu memang tukang nyabu", beber sumber.

Terkait dibebaskannya tersangka Ar, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Andi R, SH, yang dikonfirmasi wartawan lewat sambungan telpon selulernya, Selasa (17/11/2020) mengatakan tidak cukup bukti untuk menahan tersangka.

"Tidak cukup bukti untuk melakukan penahanan, kita lakukan Asesment", jawab Iptu Andi.

Namun ketika ditanya kembali apakah pihak Polsek Medan Labuhan tidak melakukan pengembangan, guna menangkap bandarnya. Iptu Andi R, SH memilih diam dan tidak menjawab kembali konfirmasi wartawan.

Sementara itu menanggapi kasus penangkapan tersebut, pemerhati hukum M. Purba, SH yang dimintai komentarnya mengaku heran dengan jawaban yang dikatakan Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan.

"Tidak gampang melakukan Asesment terhadap tersangka narkoba. Prosedurnya harus melalui pihak BNN, dengan melibatkan pihak Kejaksaan, dan juga Dokter Ahli guna melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, apakah tersangka masuk dalam kategori pemakai formula, pemakai sedang ataupun pemakai berat, jadi tidak serta merta dilepas begitu saja", ujar M. Purba.

M. Purba menambahkan, namun apalagi saat penangkapan terhadap tersangka polisi mendapati adanya barang bukti narkoba, jadi harus melakukan pengembangan guna mengungkap bandarnya. Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai peredaran narkoba yang memang sudah pada tingkat yang mengkawatirkan.

"Yang kita herankan tersangka sempat ditahan lima hari, tapi dikatakan tidak cukup bukti, hingga dilakukan asesment. Kalau memang tidak cukup bukti ngapai dilakukan esesment ? Sudah jelas ini menjadi tanda tanya besar bagi kita. Jadi kita berharap, temuan ini menjadi perhatian Kapolres Pelabuhan Belawan dan juga Kapolda Sumut, guna melakukan evaluasi terhadap kinerja bawahannya", tegas M. Purba, SH. (Ik)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Delitua) - Dua pelaku pencurian dengan kekerasan diringkus Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Delitua di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Kamis (12/11/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kedua pelaku yakni Ahmad Kurniawan (31) warga Jalan Pasar IV, Pondok Kelapa, Sei Sikambing, Medan Sunggal dan Safaruddin Siregar alias Udin, warga Jalan PDAM Tirtanadi, Kelurahan Sunggal.

“Penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan korban Mutiara (16) warga Dusun I, Pondok Batu, Desa Tuntungan, Kecamatan Pancur Batu,” kata Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap, Senin (16/11/2020).

Zulkifli mengatakan, kasus bermula, korban Mutiara sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya, kemudian oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor berboncengan memepet korban dan mengambil satu unit handphone milik korban yang diletakkan di dasbor, sehingga laju sepeda motor korban tidak stabil, dan korban berteriak rampok.

“Mendengar jeritan korban, warga bersama dengan team opsnal Reskrim Polsek Delitua yang sedang melintas di TKP langsung melakukan pengejaran, dan setelah melarikan diri sejauh 500 meter, akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap, dan hp milik korban disita dari tangan pelaku,” papar AKP Zulkifli.

Atas perbuatannya, sambung Kapolsek, kedua pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti satu unit hp mark Realme C3 warna biru, satu unit sepeda motor Satria FU tanpa plat yang dikendarai pelaku, satu buah kunci T, satu bilah pisau bergagang kayu panjang sekitar 25 cm.

“Tersangka kita kenakan pasal 363 KUHPidana secara kekerasan dengan ancaman paling rendah 5 tahun penjara,” pungkasnya. (Rn)

Views


INTAIKASUS.COM, (DeliSerdang) - Sering menjadikan rumahnya sebagai tempat transaksi barang haram narkoba, RL (43), akhirnya diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Beringin Polresta Deli Serdang di kediamannya di Dusun III Desa Sarang Burung Kec. Pantai Labu Kab. Deli Serdang, Selasa (17/11/2020).

Kapolresta Deli Serdang, Kombes.Pol Yemi Mandagi, Sik melalui Kapolsek Beringin Iptu Doni Simanjuntak,S.H.saat dikonfirmasi mengatakan, tersangka diamankan oleh anggota setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang sudah resah dengan aktifitas tersangka yang sering menjadikan rumahnya tersebut sebagai tempat untuk transaksi narkoba.

"Iya akibat ulahnya ini membuat resah warga sekitar rumahnya, karena menurut laporan rumahnya ini memang sering dijadikan tempat transaksi, saat dilakukan penyelidikan dan penggerebekan di rumah pelaku” jelasnya. 

Tim Resmob Unit Reskrim Polsek Beringin berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 (dua ) paket shabu - shabu, uang tunai Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) didalam tas, 1 ( buah ) timbangan digital.

Saat dilakukan introgasi awal oleh tim kita, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Sdr. PI warga Dusun I Desa Palu Sibaji Kec. Pantai Labu Kab. Deli Serdang. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Beringin dan langsung kita limpahkan ke Sat Narkoba Polresta Deli Serdang guna penyelidikan serta pengembangan lebih lanjut,"  jelasnya. (Rn)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Tim Tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang berhasil amankan seorang pelaku penyalah guna Narkotika jenis sabu, yang berinisial CS (24) warga Gg. Bonsai Dusun XII Desa Limau Manis, Kec. Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang, Minggu (15/11/2020).

Kejadian berawal pada hari Minggu sekitar pukul 23.30 wib, Tim Tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang mendapat informasi dari orang tua CS bahwasanya anaknya sedang mengamuk di rumah neneknya yang beralamat Gg. Bonsai Dusun XII Desa Limau Manis Kec. Tanjung Morawa. 

Mendapati Informasi tersebut, selanjutnya dengan sigap Tim opsnal Polsek Tanjung Morawa meluncur ke Tkp dan mengaman kan CS, Kemudian Tim tekab melakukan pemeriksaan di kamar CS yang berada di rumah neneknya dan alhasil di temukan barang bukti narkotika jenis sabu di atas meja kamar tidur CS.
 
Saat diintrogasi, CS pun mengakui bahwa barang bukti narkotika jenis Sabu adalah benar miliknya sendiri yang baru saja dikonsumsinya,  kemudian CS beserta barang bukti di boyong ke Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang, AKP Sawangin, SH mengatakan,“ Benar, CS sudah kita amankan dan saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut”, pungkasnya. (Ril)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki yang memiliki (mengantongi) 1 plastik kecil transparan narkotika jenis sabu di Jalan Jamin Ginting Simpang Pasar Baru depan Indomaret Medan pada Selasa (03/11/2020) kemarin.

"Pelaku Ari Chalik (41) warga Jalan Bahagia Gg. Mulia, diamankan petugas setelah menerima informasi dari masyarakat, bahwa ada seorang laki-laki yang mencurigakan di Jalan Jamin Ginting Simpang Pasar Baru depan Indomaret, Medan," ujar Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo, SIK.,MH melalui Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus, SH.,MH, Sabtu (14/11/2020).

Dari informasi itu, sambung  Iptu Irwansyah Sitorus, petugas turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi petugas melihat seorang laki-laki sedang berdiri di depan Indomaret. 

Kemudian saat di lakukan penggeledahan, petugas menemukan 1 bungkusan plastik kecil berisi sabu-sabu dari dalam kantong baju sebelah kiri.

Kepada petugas, pelaku mengaku mendapatkan sabu tersebut dengan membelinya dari seorang laki-laki di Jalan Jamin Ginting Gg. Purba dengan harga Paket Rp.50.000 dan untuk dipergunakan pelaku dirumahnya.

"Kepada pelaku dijerat Pasal 114 (1) Subs 112 (1) UU NO. 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman 12 Tahun Penjara”, tandas Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus. (Rn/Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Satres Narkoba Polres Labuhan Batu berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu jaringan internasional. Dari pengungkapan yang dilakukan petugas mengamankan 15 bungkus sabu seberat 15 Kg, serta menembak mati dua tersangka. Adapun keduanya yakni Eka Satria (27) warga Jlan Marelan Pasar II Barat Kel. Terjun dan Abdul Fatah Alias Atah warga Jalan Marelan V, Pasar II Barat, Kel. Terjun.


Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, MSi, didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol. Dadang Hartanto, Dir Narkoba Poldasu Kombes Pol. Robert Da Costa, Kapolres Labuhan Batu AKBP Deni Kurniawan dan Kasat Narkoba Polres Labuhan Batu AKP Martualesi Sitepu, dalam siaran pers nya di RS Bhayangkara Medan, Sabtu (14/11/2020) menyampaikan, pengungkapan diawali pada Kamis (12/11/2020) sekira pukul 13.00 Wib di Jalan Lintas Sumatera KM.330/331 Desa Sisumut Kec. Kota Pinang, Kab. Labusel. Personil Satres Narkoba Polres Labuhan Batu berhasil memberhentikan laju mobil Avanza Silver BM. 1843 DM yang telah diikuti dari proses penyelidikan, yang dikemudikan oleh tersangka Eka Satria dan Abdul Fatah.

"Saat digeledah, dari dalam mobil yang dikemudikan kedua tersangka ditemukan narkoba jenis sabu sebanyak 15 bungkus yang dikemas didalam kemasan plastik bertuliskan Qing Shan disimpan dalam tas yang bertuliskan Cendrawasih", ujar Kapolda Sumut.

Setelah di introgasi, lanjut Kapolda, tersangka Eka Satria mengaku bahwasanya sabu tersebut akan diantarkan 2 Kg ke Daerah Labusel dan 13 Kg ke Dumai.

"Tersangka Eka Satria juga mengakui sudah satu kali berhasil mengantar sabu ke Labusel sebanyak 2 Kg, dan sabu tersebut didapat dari salah seorang laki-laki berinisial M warga Jalan Binjai KM.13,5", jelas Kapolda.

Setelah mendapat keterangan tersangka, selanjutnya personil Satres Narkoba Polres Labuhan Batu berkordinasi dengan team DF Dit Narkoba Poldasu guna melakukan pengembangan ke Jl. Binjai KM.13,5.

Team bergerak dari Rantau Prapat pada Kamis (12/11/2020) sekira pukul 21.00 Wib, dan tiba di Jalan Binjai pada Jumat (13/11/2020) sekira pukul 5.00 Wib. 

Namun saat tersangka diturunkan dari dalam mobil untuk menunjukan tersangka berinisial M, tersangka Eka Satria melakukan perlawanan hingga melukai petugas Satres Narkoba Labuhan Batu dan mengalami biram dilengan kiri, serta nyeri di dada karena hempasan yang dilakukan tersangka Eka Satria. Sehingga dengan terpaksa tersangka Eka Satria diberi tindakan tegas terukur dan tertembak dibagian dada hingga meninggal dunia.

Disaat bersamaan tersangka Abdul Fatah Alias Atah saat dibawa jalan untuk menunjukan rumah tersangka M, dengan tangan digari juga melakukan perlawanan hingga membuat luka robek dipelipis kiri salah satu personil Sat Narkoba, karena mengancam nyawa petugas dengan terpaksa tersangka Abdul Fatah juga diberi tindakan tegas terukur, ditembak dibagian dada kiri hingga meninggal dunia.

Kapolda menjelaskan jaringan ini adalah jaringan Aceh, Labuhan Batu dan Dumai.

"Target Polda Sumut adalah para bandar narkoba, dan apabila para pelaku mengancam jiwa petugas, tidak ada toleransi, kita lakukan  tindakan tegas terukur", tegas Kapolda.

Sementara itu, untuk kedua personil Sat Narkoba yang mengalami luka yakni Briptu Heri Chandra dan Briptu Yusuf saat ini masih dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Sumut. (Rn/Red)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Lagi, pelaku pencurian yang beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Area berhasil diamankan oleh tim Reskrim dibawah pimpinan Kanitnya Iptu Rianto.

Seperti yang terlihat hari Kamis (12/11/2020), sekitar pukul 05.00 Wib, dimana tim Reskrim Polsek Medan Area menerima informasi dari masyarakat ada 2 orang pria yang masuk ke rumah korban yang bernama Hartati (50) warga jalan Tuba IV No.42, Kelurahan Tegal Sari Mandala 3, Kecamatan Medan Denai.

Unit Reskrim yang menerima laporan tersebut segera melakukan penangkapan terhadap kedua orang tersangka yang membongkar satu set AC dan mesinnya tersebut. Serta memboyongnya menuju Makopolsek Medan Area guna diambil keterangannya.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan SH MH yang dimintai keterangannya oleh awak jurnalis melalui Kanit Reskrimnya Iptu Rianto membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan 2 orang tersangka pencurian 1 set AC. "Dan untuk pengembangan lebih lanjut kedua orang tersangka sedang dimintai keterangan  oleh penyidik," kata Kanit yang ramah terhadap awak media tersebut. (Rn/Ril)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Unit Reskrim Polsek Perbaungan kembali berhasil menangkap Fahri Dani alias Deni (34) Wargau Dusun III, Desa Bengkel, Kec. Perbaungan, tersangka pelaku pencurian sepeda motor jenis KLX milik Ahmad Muhajir (27). 

Sesuai LP/ 261 /XI/2020/SU/RES SERGAI/ SEK PERBAUNGAN, tanggal 08 November 2020. 

Korban kehilangan sepeda motor Kawasaki KLX Nopol BK 6312 AGY  senilai Rp30 juta, Rabu, (12/10/2020) sekira pukul 05.30 WIB, di rumahnya di Dusun III Desa Sei Sijenggi, Kecamatan Perbaungan. 

Informasi yang dihimpun wartawan, korban pada saat itu selesai melaksanakan sholat Subuh di kamar tidurnya, sewaktu keluar dari kamar dia terkejut melihat pintu depan rumahnya terbuka. 

Dan korban melihat satu unit sepeda motor Kawasaki KLX kesayangan-nya  yang di parkirkan di ruang tamu sudah tidak ada lagi di tempatnya. 

Kaget, korban pun menanyakan kepada keluarga yang ada di rumah. Apakah ada yang menggunakan sepeda motor tersebut, namun masing-masing saksi menjawab "Siapa yang memakai kami tidak tahu". 

Mendengar jawaban tersebut, korban meyakini kalau sepeda motor telah hilang diambil orang. 

Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perbaungan dengan membuat laporan resmi  dengan harapan agar pelaku dapat ditangkap. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (12/11/2020) mengatakan,  berdasarkan hasil interogasi terhadap tersangka yang sebelumnya telah berhasil diamankan dalam perkara pencurian dengan kekerasan dilakukan interogasi dan mengakui kalau tersangka serta satu orang temannya yang di kenal bernama Toni  Galung, warga Desa Bengkel, Kec. Perbaungan. 

Keduanya melakukan aksi dengan cara membongkar pintu belakang rumah korban kemudian mengambil satu unit sepeda motor kawasaki KLX milik korban. 

Kemudian dilakukan interogasi kemana sepeda motor tersebut tersangka mengaku kalau sepeda motor yang dicuri nya di jual kepada seseorang yang namanya tidak di ketahui namun bertempat tinggal di seputaran Pantai Labu, Deli Serdang. 

"Saat ini kita masih melakukan pengembangan terhadap tersangka, namun sampai saat ini masih di lakukan pengembangan," tandas Kapolres. (Bayu)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deliserdang) - Selasa (10/11/2020), sekira pukul 16.30 Wib, Tim Opsnal Polsek Tanjung Morawa mendapat informasi adanya  keberadaan Bandar Narkotika jenis sabu yang akan melakukan transaksi didalam sebuah Rumah di Dusun I, Gang Duku 3, Desa Bandar Labuhan Bawah, Kec.Tanjung Morawa.

Mendapat info tersebut dengan sigap Tim Opsnal Polsek Tanjung Morawa langsung bergerak ke TKP, dan tak butuh waktu lama berhasil mengamankan seorang laki-laki bernama Arman Syahputra (27) dengan barang bukti diduga narkoba jenis sabu sebanyak satu paket. 

Kemudian petugas mengintrogasi Arman Syahputra dan mengaku bahwa sabu sebanyak satu paket tersebut untuk diperjual belikannya dan sabu tersebut dibeli dari seseorang berinisial S. Tersangka Arman juga mengaku saat membeli sabu diantar oleh Budi alias Cepet (32).

Kemudian tak menyia-menyiakan waktu Tim Opsnal kembali melakukan penangkapan terhadap tersangka Budi alias Cepet, yang beralamat di Jalan Tirta Deli Dusun II Desa Tanjung Morawa A.

Terkait penangkapan tersebut, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin, SH yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa satu paket narkotika jenis Sabu didalam plastik putih transparan yang disimpan didalam kotak rokok Dji Samsu dan satu set bong alat isap sabu. 

"Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah kita limpahkan perkaranya ke Sat Narkoba Polresta Deli Serdang guna  proses hukum lebih lanjut, dan kita terus akan berupaya melakukan pengembangan penyelidikan guna memutus  mata rantai peredaran narkotika khususnya di Kecamatan Tanjung Morawa ini", jelasnya. (Rn)