.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Labuhan) - Ramli (33) warga Jalan Alfaka 7 Lk. 6,  Kel. Tanjung Mulia, Kec. Medan Deli harus merasakan dingin dan pengapnya ruangan sel Mapolsek Labuhan.

Pasalnya,  pria pengangguran ini kedapatan warga hendak mencuri motor Yamaha Mio BK 3399 ABZ milik Erwin Syahputra Siregar (32) yang tinggal di Jalan Pancing I Suasa Tengah, Gg. H. Fatma Psr. 4 Kel. Mabar Hilir Kec. Medan Deli, Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 19.00 wib.

Informasi yang diperoleh, Rabu (1/4/2020) peristiwa bermula saat korban pulang sholat Maghrib dan memarkir motornya disamping rumah. Saat korban keluar rumah hendak merokok, korban melihat pelaku sedang berusaha mengengkol motornya.

Korban yang bingung langsung menegur pelaku, namun pelaku mengatakan itu motor temannya. Karena korban melawan sambil mengatakan kalau itu motornya, melihat korban melawan pelaku langsung kabur.

Melihat pelaku kabur, korban langsung teriak maling. Warga yang mendengar teriakan korban, langsung mengejar pelaku.

Tak berselang lama, pelaku ditangkap warga dan langsung menghakimi. Beruntung nyawa pelaku tak melayang, sebagian warga langsung memboyong pelaku kerumah Kepling.

Petugas Polsek Labuhan yang menerima laporan tersebut langsung menuju kelokasi, dan mengevakuasi pelaku ke Mapolsek Labuhan.

Kapolsek Labuhan Kompol Edi Safari SH yang dihubungi wartawan membenarkan kejadian tersebut. 
"Iya memang ada, pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa penyidik. Sedangkan korban sudah membuat pengaduan," tandasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Tim Tekab Polsek Medan Kota menangkap  seorang pencuri kabel listrik di Jalan Imam Bonjol Medan Maimun pada Jumat (27/3) sekira pukul 02.00 WIB.  Pelaku diringkus setelah dilaporkan oleh pihak Dinas Pertamanan Kota Medan.

Berdasarkan informasi diperoleh, tersangka bernama Novri Sofian Pardede alias Pardede (39), warga Jalan Raden Saleh Bawah Jembatan Kecamatan Medan Petisah.

"Dari pelaku disita barang bukti kabel  sepanjang 8 meter dan 6 buah Mini Circuit Breaker (MCB)," sebut Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Ainul Yaqin, Rabu (1/4).

Penangkapan ini berawal, sambung Yaqin,  saat petugas melakukan patroli rutin.  Ketika itu, petugas mencurigai seorang pria yang tengah melintas membawa tas di Jalan Imam Bonjol, Medan Maimun.

"Ketika petugas kita melakukan patroli, melihat seorang laki- laki memotong kabel di pinggir jalan, selanjutnya diamankan," jelasnya.

Lanjut dikatakan Yaqin, dari hasil penggeledahan, ditemukan gulungan kabel listrik yang biasanya tertanam di tanah dalam tas milik tersangka dan beberapa buah stot listrik.

"Tersangka mengakui perbuatannya telah mengambil kabel tersebut. Selanjutnya dia kita boyong ke kantor," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deliserdang) - Tujuh orang pelajar SMK di Deliserdang yang memperkosa adik kelasnya ditetapkan sebagai tersangka. Ke tujuh pelajar itu pun ditahan di Mapolresta Deliserdang.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang,  Kompol Muhammad Firdaus mengatakan, penetapan ke tujuh nya sebagai tersangka usai hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik.

"Dari 8 orang diduga pelaku hasil gelar perkara menetapkan 7 orang sebagai tersangka kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap korban," ujar  Kompol Firdaus, kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).

Ketujuh tersangka yakni YAS, DG, HS, MAT, SAH, RDP dan  RI. Seluruhnya kini ditahan Polresta Deli Serdang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.  

Lebih jauh Kompol Firdaus mengatakan,  mereka dikenakan  Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pasal 81 ayat 2 sub 82. Ancaman hukuman 15 tahun penjara," tandasnya.
Sebagaimana  diberitakan, kasus pemerkosaan ini terkuak, setelah orangtua korban membuat laporan  ke Polresta Deli Serdang, Selasa (31/3) sore. Mereka melaporkan kejadian itu, didampingi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang Junaidi Malik.  (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polsek Medan Kota menangkap seorang tersangka inisial CC (35), warga Jalan Setia Kecamatan Delitua Kabupaten Deliserdang, karena memiliki sabu.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin kepada wartawan, Senin (30/3) sore menyebutkan, Minggu (29/3) malam lalu pihaknya menerima informasi dari masyarakat di Jalan Purwo Delitua sering terjadi transaksi narkotika.

"Lalu petugas bergerak ke lokasi yang dimaksud, setelah petugas sampai di lokasi melihat tersangka dengan gerak-gerik sangat mencurigakan. Ketika didekati, tersangka lalu melarikan diri," ujar Iptu Ainul Yaqin.

Kemudian, lanjut Iptu Yaqin, petugas mengejar tersangka dan berhasil mengamankannya, selanjutnya petugas menggeledah dan menemukan 1 bungkusan plastik di dalamnya berisi dua paket diduga sabu dan beberapa plastik transparan ukuran kecil yang masih kosong.  Petugas menemukan sabu itu di dalam kantong celana tersangka sebelah kiri bagian depan. 

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti diboyong menuju Mako Polsek Medan Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang pelaku pencurian  dengan kekerasan terpaksa ditembak polisi karena berusaha kabur saat penangkapan.  Pelaku berinisial PA (26) warga Jalan Umar GG.  Jojodiharjo Kel.  Glugur Darat I Kec. Medan Timur ini juga diketahui kerap melakukan aksi pencurian.


Kapolsek Medan Barat Kompol Afdhal Junaedi mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan polisi nomor  88/III/2020/SPKT/Restabes Medan/Sek Medan Barat, tanggal 28 Maret 2020, Pelapor Sopianti br Sianturi (21). Dimana tidak hanya melakukan pencurian, pelaku juga melukai korban dengan senjata tajam.

"Korban yang saat itu berada di dalam angkot dipukuli, dicekik dan ditusuk pakai gunting oleh diduga pelaku, sehingga korban pingsan dan dirawat di rumah sakit. Setelah pulih korban diantar oleh saudaranya ke Polsek Medan Barat guna membuat laporan Pengaduan sehubungan dengan telah terjadinya tindak pidana curas dan hilangnya barang milik korban," urai Kompol Afdhal, Rabu (1/4).

Atas kejadian itu, korban kehilangan dua buah hiasan anting emas dan juga handphone. Lantas polisi yang menerima laporan melakukan penyelidikan. Kemudian pada Selasa, 31 Maret 2020 kemarin, Tekab unit reskrim Polsek Medan Barat mendapat informasi keberadaan  pelaku.

"Selanjutnya Tekab Polsek Medan Barat langsung menindaklanjuti info tersebut dan mencari pelaku ditempat persembunyiannya, saat sampai di lokasi diduga pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, kemudian petugas melakukan tindakan tegas terukur di kedua kaki  pelaku setelah tembakan peringatan tidak dihiraukan," sebut Kapolsek.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka, dia juga merupakan residivis kasus pencurian tahun 2015 di wilayah hukum Polsek Medan Barat. Kemudian dia juga residivis pencurian bongkar rumah di tahun 2017 di wilayah Medan Timur. Serta pernah melakukan pencurian handphone di wilayah hukum Polsek Medan Barat tahun 2019.

"Petugas juga menyita gunting yang digunakan pelaku untuk melukai korban," pungkas Kompol Afdhal. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanjung Morawa) - Maraknya aksi pungutan liar (pungli) para pemuda di seputaran jalan Sei Belumai Hilir Dusun I Desa Tg. Morawa A Kec. Tanjung Morawa, Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang dengan langsung mengamankan seorang pria berinisial OZN (35) warga Desa Tg. Morawa A Kec. Tanjung Morawa, Rabu (01/04/20).

Aksi pungli ini pun sudah sangat meresahkan bagi warga sekitar yang akhirnya berujung dengan viralnya aksi pungli tersebut di media sosial. Berdasarkan viralnya aksi pungli di seputaran jalan Sei Belumai Hilir Dusun I Desa Tg. Morawa A Kec. Tanjung Morawa ini dan juga adanya laporan dari masyarakat, Tim tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang merespon dengan cepat melakukan penyelidikan.

Dan dari hasil penyelidikan, didapati seorang pria yang sedang memberhentikan sebuah truck Fuso. Mendapati hal tersebut tim tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang dengan sigap langsung mengamankan seorang pria tersebut.   

Pada saat diamankan petugas, OZN tertangkap tangan melakukan pungli terhadap sopir Truck fuso warna orange, kemudian dari tangan pelaku didapati barang bukti uang tunai sebesar Rp.46.000,-, dan setelah dilakukan interogasi, OZN mengakui bahwa uang tersebut di dapatkannya dari perbuatannya melakukan pungli terhadap para supir truk yang melintasi Jalan Belumai Hilir Dusun I Desa Tg. Morawa A Kec. Tanjung Morawa.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK melalui Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, SH saat dikonfirmasi membenarkan diamankannya seorang pria terkait dengan dugaan perbuatan pungutan liar (pungli) tersebut.

"Inisialnya OZN tadi pagi diamankan oleh tim tekab, kita duga melakukan perbuatan pungli, untuk saat ini OZN masih dimintai keterangan oleh penyidik, kemarin sempat viral aksi pungli ini di seputaran jalan Sei Belumai Hilir Dusun I Desa Tg. Morawa A, jadi kita lakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan ini kita mengamankan OZN", ujar pria berpangkat tiga balok emas dipundaknya ini. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Curi motor milik penderes Karet, MH (20) warga Dusun V Kampung Tempel, Desa Penggalangan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, ditangkap warga saat hendak melarikan sepeda Motor yang dicurinya dijalan Afdeling VII, Kebun Rambutan Bamban Estate, Selasa (31/03/2020) sekira pukul 09.30 Wib.

Kejadian bermula saat korban Suardi (50), warga Dusun IV, Desa Pondok Banjar, Kecamatan Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, melakukan aktifitasnya sehari-hari sebagai penderes karet di blok XV afdeling VII, kebun rambutan, memarkirkan sepeda motornya Yamaha Vega R Nomor Polisi BK 6939 IN dibawah pohon karet.

Namun saat melakukan pekerjaannya, korban didatangi saksi M. Syahril (38) dan Agus Setiawan (21) melaporkan bahwa sepeda motornya dicuri oleh orang, namun pelakunya sudah ditangkap warga dan diamakan di kantor Desa Sei Bamban.

Mendapat informasi tersebut korban pun bersama saksi menuju kantor desa Sei Bamban dan melihat pelaku bersama sepeda motor korban sudah diamankan warga.

Atas kejadian tersebut korban melaporkannya ke Polsek Firdaus sesuai dengan laporan Polisi Nomor LP/35/YAN.2.6/2020/SU/RES SERGAI/SEK FIRDAUS, tanggal 31 maret 2020.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang  kepada media, Rabu (01/04/2020) membenarkan kejadian penangkapan curanmor oleh warga Desa Sei Bamban.

"Pelaku mengambil sepeda motor korban saat korban sedang menderes karet, dan pelaku berhasil ditangkap warga saat hendak melarikan sepeda motor korban, lalu diserahkan ke Polsek Firdaus untuk diproses hukum," kata Kapolres.

Dari pemeriksaan oleh petugas, Pelaku merupakan residivis kasus curanmor dan baru keluar dari lembaga pemasyarakatan bulan februari lalu.

"Pelaku ini merupakan residivis kasus curanmor, dan baru keluar Lapas satu bulan lalu," ujar AKBP Robin.

"Pelaku dan barang bukti Sepeda motor berikut Surat- suratnya sudah diamankan Polsek Firdaus. Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun," tutup Kapolres. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Perbaungan berhasil meringkus terduga bandar sabu di wilayah Kecamatan Perbaungan. Akibatnya pelaku yang sudah bolak balik masuk penjara langsung kembali berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Perbaungan Polres Sergai

Pelaku yang diamankan Dul Rahman alias Otto (48) warga Dusun III, Desa Sei Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Ditangkap di kediamannya,  Senin (30/3/2020) sekira pukul 23:30 WIB.

Dari hasil penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 kotak warna hitam bertuliskan MGI berisikan 1 lembar plastik klip transparan berukuran sedang yang berisikan butiran kristal diduga sabu, 4 lembar plastik klip Transparan berukuran kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu dengan total berat brutto 1,78 gram, 10 lembar plastik klip trasparan berukuran sedang kosong, 10 lembar plastik klip trasparan berukuran kecil kosong, 2 pipet plastik dan 1 sendok plastik kecil.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum dalam keterangan kepada awak media, Rabu (1/4/2020) mengatakan, penangkapan tersangka DR alias Otto berkat laporan masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Dusun III, Desa Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

"Selanjutnya, team melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara. Dimana tersangka yang diketahui sudah berulang kali masuk penjara dalam kasus narkotika bahkan tersangka baru hirup udara bebas beberapa bulan terakhir dari Lapas Kota Tebingtinggi.

"Setelah dilakukan penyelidikan dalam beberapa minggu, akhirnya tersangka DR alias Otto berhasil ditangkap di kediaman," kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

Lanjut dikatakan Kapolres, DR alias Otto yang sudah cukup meresahkan masyarakat yang selalu menjual narkotika disekitar rumahnya, mendapat informasi tersebut Tekab Polsek Perbaungan bergerak cepat untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka dengan cara penggerekan langsung kerumah pelaku. Hasilnya tersangka dapat dilakukan penangkapan didalam rumah miliknya dan berikut barang bukti narkotika.

Tersangka DR alias Otto mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya bernama AA alias CL yang merupakan Bandar Narkoba yang selalu membagikan / menyebarkan sabu di Kecamatan  Perbaungan dan  Kecamatan Teluk Mengkudu.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka AA alias CL yang cukup terkenal sangat licin dan memiliki jaringan kuat sehingga tersangka belum ditemukan sesuai keberadaan tersangka di wilayah Lingkungan I  Tualang Kecamatan Perbaungan, Sergai dan Kecamatan Beringin, Kecamatan Lubuk Pakam Deli Serdang.

Atas perbuatannya, tersangka bapak dua anak tersebut dan berikut barang bukti sudah di limpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai guna proses lebih lanjut dan Tersangka dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua puluh tahun penjara," tegas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Sakeus Sinaga (47) warga Dusun Negeri Tani, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun. Diamankan centeng perkebunan PT. Socfindo Bangun Bandar, Akibatnya pelaku dan barang bukti langsung di bawak ke Polsek Dolok Masihul.

Sakeus Sinaga ditangkap pada Sabtu (28/3/2020) sekira pukul 16:30WIB, tepatnya di Areal Blok 36 Afd II Perkebunan PT. Socfindo Bangun Bandar Desa Kerapuh Kecamatan Dolok Masihul, Sergai.

Barang bukti yang diamankan 20 Tandan Buah Segar (TBS) di perkirakan seberat 260 Kilogram, 1 buah Tojok (Dodos) bergagang 
besi.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum melalui Kapolsek Dolok Masihul, AKP Juliapan Panjaitan SH dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (29/3/2020) mengatakan, bahwa penangkapan terhadap pelaku saat centeng perkebunan melakukan patroli di areal perkebunan dan melihat pelaku sedang melakukan pencurian buah kelapa sawit.

"Saat itu juga centeng atas nama Taufid (48), Herdianto (38) dan Paimun (41) melihat tersangka sedang mengangkat (Memikul) buah kelapa sawit untuk dikumpulkan ke dalam parit Areal Blok 36 Afd II Perkebunan PT. Socfindo Bangun Bandar Desa Kerapuh Kecamatan Dolok Masihul, Sergai," terang AKP Juliapan Panjaitan.

Selanjutnya, sambung AKP Juliapan Panjaitan, pihak centeng melakukan penangkapan terhadap tersangka untuk  dibawa ke Polsek Dolok Masihul guna proses hukum lebih lanjut. Atas diberikan kuasa oleh maneger PT Perkebunan Socfindo Bangun Bandar untuk membuat laporan sesuai ke Mapolsek Dolok Masihul.

"Atas kejadian tersebut, pihak perkebunan PT. Socfindo Bangun Bandar mengalami kerugian ratusan ribu rupiah. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Dolok Masihul dan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku Tentang Pencurian" ungkap Kapolsek Dolok Masihul AKP Juliapan Panjaitan SH. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanjung Morawa) - Tiga pelaku tindak pidana pencurian 2 unit HP android yang sedang di cas di tempat kost, berinisial IL (24) , IR (33) dan HS (30) ketiganya warga Jalan Industri Gang Tapai Dusun I Desa Tanjung Morawa B Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli serdang, diringkus Tim Tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang. 

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK melalui Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli serdang AKP Sawangin, SH, ketika dikonfirmasi, Senin (30/3/2020) sore mengatakan sebelumnya 2 unit HP masing-masing Hp merek Xiomi warna silver dan merek Realme warna biru milik korban Deri Pratama, ditinggal sebentar ditempat kost di Jalan Industri Desa Tanjung Morawa B, karena sedang dicas. Beberapa saat kemudian 2 HP android itu hilang digondol maling pada Sabtu (28/3/2020) sekira pukul 23.30 WIB. "Kemudian mengetahui kedua HP miliknya telah hilang korban Deri Pratama pun membuat laporan ke Mapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang", ujar AKP Sawangin.

Mendapati laporan korban, Tim Tekab Polsek Tanjung Morawa merespon dan bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dan tidak memakan waktu lama, dari hasil penyelidikan di lapangan diketahui bahwa salah satu tersangka IL sedang berada dirumahnya di Jalan Industri Tanjung Morawa B.

Kemudian sesaat itu juga tersangka IL diamankan petugas tanpa perlawanan. Pada saat dilakukan interogasi terhadap IL mengakui telah mencuri 2 unit HP itu bersama temannya IR dengan cara masuk melalui jendela kamar. Tidak lama, rekan tersangka lainnya yaitu tersangka IR juga berhasil diamankan petugas tanpa perlawanan.

Kepada Petugas, kedua tersangka mengaku kedua HP itu telah dijual kepada HS seharga Rp 1,9 Juta. Mendapat pengakuan tersebut Tim bergerak mencari keberadaan tersangka HS dan melalui petunjuk tersangka IL, tersangka HS juga berhasil diamankan petugas tanpa perlawanan.

Dari tersangka HS didapati barang bukti berupa 2 unit HP masing-masing Hp merek Xiomi dan merek Realme. Dan saat ini ketiga tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang untuk proses hukum lebih lanjut," tutup AKP Sawangin. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Perbaungan berhasil meringkus terduga pengedar sabu di wilayah Kecamatan Perbaungan, akibatnya seorang residivis kasus narkoba akhirnya di gelandang ke Mapolsek Perbaungan.

Seorang residivis narkoba diketahui bernama Siswandi alias Wandi (34) warga jalan Al- Washliyah Lingkungan Juani Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Ditangkap pada hari Sabtu (28/3/2020) sekira pukul 14:00 WIB di kediamannya.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita barang bukti 1 buah dompet warna biru yang terbuat dari kain potongan celana jeans yang di dalamnya nya berisikan 37 Paket yang diduga Narkotika Sabu dengan total berat brutto seluruhnya 8,37 Gram, 8 lembar plastik klip transparan kosong dan 2 pipet yang sudah dimodifikasi untuk sendok sabu (Sekop).

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum dalam keterangannya melalui sambungan seluler kepada awak media, Minggu (29/3/2020) mengatakan,  penangkapan Siswandi alias Wandi berkat adanya laporan dari masyarakat tentang adanya peredaran narkoba di wilayah Jalan al-washliyah lingkungan Juani Kelurahan Simpang Tiga pekan Kecamatan perbaungan Kabupaten Sergai.

Atas laporan tersebut, Tekab Polsek Perbaungan bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan di seputaran tempat kejadian perkara. Setelah mengetahui keberadaan tersangka dikediamanya team langsung melakukan penangkapan.

"Tersangka Siswandi alias Wandi ditangkap Tekabp Polsek Perbaungan di rumahnya. Hasil penggeledahan team berhasil menemukan narkotika jenis sabu sebanyak 37 paket yang tersimpan di dalam dompet yang terbuat dari potongan celana jeans miliknya yang kurang lebih seberat brutto 8,37 gram dan 8 klip plastik kosong dan 2 pipet yang dimodifikasi untuk digunakan sebagai sendok sabu (Sekop), "kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

Ditambahkan Kapolres, tersangka yang sehari -hari bekerja sebagai penarik becak mengaku membeli sabu kepada pelaku YI warga Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Bahkan pelaku baru membeli barang sabu tersebut pada hari Sabtu(28/3) sekira pukul 08:00WIB dengan harga Rp 1.800.000. dengan tujuan bapak dua anak tersebut untuk di jual kembali kepada pelangganya, namun pada saat dilakukan pengembangan terhadap YI tidak ditemukan di kediamannya. 

Bahkan tersangka mengaku sudah satu bulan penuh sebagai pengedar sabu dan dirinya mengaku sudah pernah dihukum pada tahun 2004 terkait narkotika sabu juga", ucap Kapolres Sergai AKBP Robin.

"Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Perbaungan dan akan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum selanjutnya. Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup," tegas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanjung Morawa) - Anggota unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang berhasil menangkap dua Pria karena Memiliki narkotika jenis Sabu-sabu di Jalan  Pendidikan, dusun VII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung morawa, Jumat (27//3/2020) malam.

Adapun Kronologis kejadian penangkapan, saat itu Tim Tekab Unit  Reskrim Polsek Tanjung Morawa melakukan patroli di seputaran jalan Pendidikan Dsn VII Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa, tiba-tiba  ada dua orang dengan gerak gerik yang mencurigakan langsung keluar dari halaman depan rumah kosong dan tancap gas karna melihat petugas.

Kemudian salah seorang yang di bonceng bernama DS  membuang satu buah kotak rokok sempurna yang ternyata berisikan dua paket sabu dan satu buah skop pipet. Kemudian di lakukan pengejaran dan mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti nya berupa 2 (Dua) paket serbuk kristal didalam plastik putih transparan les merah diduga Narkotika jenis sabu dan  1 (satu) unit spd motor Honda Beat warna Silver, No.Pol BK-3335-MBE, 

Selanjutnya ke dua tersangka di amankan ke Mako Polsek Tanjung Morawa untuk proses hukum selanjutnya.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi,SIK melalui Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin,SH yang di konfirmasi Awak Media, mengatakan " Benar ke dua pria tersebut kami amankan karena memiliki Narkotika jenis sabu-sabu " ujarnya singkat. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Satreskrim Polres Serdang bedagai ungkap jaringan komplotan spesialis pencuri ternak 
sapi di wilayah Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Adapun para komplotan yang di bekuk  yakni Suprianto alias Anto Banjar(37), warga Dusun III Betung, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Seirampah, Sergai. Abdul Rahim alias Rahim(38) warga Dusun IX rambung merah, Desa Sinah Kasih, Kecamatan Seirampah, Sergai, Amir Husin alias Amir(46) warga Dusun IV, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Seirampah, Sergai. Ketiganya di tangkap pada hari Selasa (24/3/2020).

Sedangkan Dua Tersangka yang ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Sodikin alias Dikin (40) warga Dusun VII Blok 9 
Desa Silau Rakyat, dan Bembeng (42) merupakan agen lembu warga payalombang belum berhasil ditangkap.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH,M.Hum didampingi Kabag Ops Kompol Sofyan SH, Kasat Reskrim Pandu Winata SH, SIK,MH, Kanit Idik I Ipda I Made Dwi Krisnanda Strk, Kasubag Humas Ipda Zulfan Ahmadi SH, dalam keterangan press release di Mako Polres Sergai, Jumat (27/3/2020) sekira pukul 16:30 WIB.

Bahwa terungkap kasus pencurian hewan ternak sapi tentang adanya laporan polisi LP/110/III/2020/SU/RES SERGAI atas nama Suyoto(40) warga Dusun VII, Kp Banten, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Seirampah, Sergai. Kejadian pada tanggal 21 Maret 2020 sekira pukul 02:30WIB.

"Awalnya korban mendengar suara berisik dari kandang lembu yang berjarak satu meter, saat dilihat 3 ekor lembu sudah dalam keadaan terikat lebernya. Kemudian korban bersama masyarakat kembali mengecek kandang lembu dan ternayata satu ekor lembu tidak berada didalam.

Selanjutnya korban bersama masyarakat melakukan pencarian kearah perkebunan sinah kasih dan ternyata satu ekor lembu kembali arah pulang dan mencari para pelaku namun tidak berhasil ditemukan. Setelah dilakukan penyisiran ditemukan barang-barang milik pelaku berupa tali tambang,Handphone merk samsung, jaket warna biru dan sepasang sandal, tang jepit, sarung pisau. Sehingga korban membuat laporan ke Polres Sergai", kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

Hasil penyelidikan akhirnya 
tersangka berhasil ditangkap yakni Suprianto alias Anto Banjar (37) bersama Amir Husin alias Amir (46), keduanya tertangkap pada hari Selasa (24/3/2020).

Bahkan Dalam aksinya keduanya berjumlah empat orang, namun dua tersangka atas nama Sodikin alias Dikin (40) warga Dusun VII Blok 9 Desa Silau Rakyat, dan Bembeng (42) merupakan agen lembu warga payalombang belum berhasil ditangkap dan sudah Daftar pencarian orang (DPO),"ungkapnya.

Bahkan salah satu tersangka 
Suprianto alias Anto Banjar juga merupakan Tersangka dalam laporan polisi pada tahun 2019 dengan kasus yang sama sesuai LP/34/XI/YAN.2.6/2019/RU/RES SERGAI/SEK FIRDAUS atas laporan korban bernama Sumarni(45) warga Dusun IX Desa Sinah Kasih, Kecamatan Seirampah, Sergai.  

Tersangka Anto Banjar melakukan pencurian hewan ternak lembu pada hari Senin tanggal 25 November 2019 sekitar pukul 06:00WIB. Bersama tersangka Abdul Rahim alias Rahim(38). Sedangkan Tersangka Bembeng (DPO) belum berhasil ditangkap," ungkap Mantan Kapolres Batubara ini.

Bahkan Para tersangka merupakan Jaringan Komplotan Spesialis Pencuri Sapi (lembu-red) yang berperan bersama-sama ada sebagai pengambi ataupun mengiring khususnya di wilayah Kecamatan Seirampah. 
Bahkan ketiga tersangka Suprianto alias Anto Banjar dan Abdul Rahim alias Rahim, Sodikin alias Dikin (DPO) adalah merupakan karyawan perkebunan Sinah Kasih.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 angka 1e,3e,4e dari KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun penjara", tegas Kapolres Sergai AKBP Robin. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang oknum polisi, Brigadir EAT (40) warga Jalan Sembada Gg. Mawar 12 Medan, dipergoki mencuri di Indomaret Jalan Sisingamangaraja Simpang Garu 4 Marindal, Rabu (25/3/2020) malam kemarin.
Akibat perbuatannya, tersangka kemudian diamankan petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Informasi dihimpun wartawan, Kamis (26/3/2020) sore, dalam aksinya pelaku ini mencuri satu unit baterai alkalin isi 2 dan satu bungkus coklat Silverqueen Chunky Bar. Sial, aksinya dipergoki karyawan Indomaret yang kemudian menghubungi pihak berwajib.
Mendapatkan informasi ini petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan lalu turun ke lokasi dan mengamankan pelaku. Saat penangkapan warga juga mengabadikan lewat kamera ponsel.
"Ini tersangkanya dia menodong dengan pistol," kata warga.

Belakangan diketahui, pistol yang dibawa pelaku berjenis air soft gun. 

Usai diamankan, oknum polisi ini kemudian diboyong ke Sat Reskrim Polrestabes Medan untuk diperiksa.
Dari tangannya turut diamankan barang bukti 1 buah kamera merk Samsung warna putih, 1 unit handphone merk advan, 1 buah obeng, 1 unit sepeda motor Honda Vario BK 6783 MAR dan 1 buah kunci L.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak membenarkan penangkapan terhadap oknum polisi tersebut. "Tersangka sudah diamankan bersama barang bukti. Ia diduga melanggar pasal 363 Kuhpidana," tandasnya. (Red)

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Medan Timur yang dipimpin, Kanit Reskrim  Iptu A L P Tambunan SH MH, meringkus Husein Sukri (40), warga Link. 2, Kel. Pekan Tanjung Morawa, Kec. Tanjung Morawa, 
seorang bandar narkotika jenis pil exstasi, Selasa (24/3/2020), malam pukul 23.00 WIB.

Tersangka yang diamankan  juga disebut-sebut sebagai salah satu ketua organisasi serikat buruh ini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO), Polsek Medan Timur,  ditangkap saat sedang berada di Polsek Tanjung Morawa.

Kapolsek Medan Timur Kompol Mhd Arifin SH melalui Kanit Reskrim Iptu A L P Tambunan SH MH, kepada wartawan, Rabu (25/3/2020) mengatakan, tersangka ditangkap atas dasar LP/652/III/Restabes 4.2/2020/Res Narkoba.Tanggal 04 Maret 2020. Tersangka Husein Sukri sebelum diamankan terlebih dahulu Tekab Medan Timur meringkus 2 (dua) orang rekan tersangka yakni, Mhd Amin dan Tri Utari terkait kepemilikan barang bukti 26 butir Narkotika jenis pil extasi merk Alien warna biru.

"Awalnya dua orang rekan tersangka, Mhd Amin dan Tri Utari, oleh Tekab Medan Timur dari Jln. Mongonsidi, Kec. Medan Polonia tepatnya Depan Hermes Plaza pada hari, Rabu (4/3/2020) pagi dini hari pukul 03.00 WIB lalu.

"Dari keterangan, Mhd Amin dan Tri Utari yang terlebih dahulu ditangkap, Narkotika jenis pil exstasi sebanyak 26 butir merk Alien warna biru diperoleh dari tersangka Husein Sukri. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan terhadap, Husein Sukri yang sudah DPO," ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Timur.

Setelah dilakukan penyelidikan, lanjutnya mengatakan, didapat informasi bahwa tersangka (Husein Sukri) diamankan pada saat tersangka berada di Polsek Tanjung Morawa. Kemudian oleh petugas membawa tersangka ke Mako Polsek Medan Timur untuk proses lanjut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka Husein Sukri ditahan di Mako Polsek Medan Timur guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

"Tersangka dijerat melanggar Pasal 112 juncto Pasal 114 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang peredaran narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara," pungkas Iptu A L P Tambunan. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Perbaungan Polres Sergai berhasil meringkus terduga pengedar sabu saat sedang asyik menunggu pembeli dirumah milik warga. Akibatnya pria yang sehari hari sebagai kuli bangunan ini akhirnya langsung Di gelandang Mako Polsek Perbaungan.

Pengedar sabu tersebut bernama Supriadi Ari Wibowo Lubis alias Ari (29) warga jalan Deli Kampung Banten, Kecamatan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Ditangkap saat sedang menunggu pembeli di rumah milik warga, Jumat(20/3/2020) sekira pukul 16:00WIB.

Hasil penangkapan pelaku, polisi menyita barang bukti satu bungkus kotak rokok yang didalamnya berisikan 3 paket sabu dengan berat brutto 1,26 gram.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum kepada awak media, Selasa (24/3/2020) mengatakan, penangkapan pelaku menindaklanjuti informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah jalan Deli Kampung Banten, Kecamatan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

"Atas laporan masyarakat, team bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan sesuai informasi tersebut. Kemudian team melihat pelaku sedang berada didalam rumah milik warga saat sedang berdiri menunggu pembeli narkotika jenis sabu.

"Tersangka SAW alias Ari ditangkap di rumah warga saat sedang berdiri menunggu pembeli sabu," kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, Mhum.

Dari hasil penangkapan pelaku SAW alias Ari, lanjut kata Kapolres, dilokasi ditemukan dua orang pelaku yakni RSM alias Zon (43) dan PN alias Dedek (23) IRT keduanya warga lingkungan Banten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan, Sergai. 

Namun hasil pemeriksaan kedua pelaku tersebut tidak ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu. Karna saat dilakukan penangkapan kedua tidak mengetahui SAW alias Ari membawa sabu didalam kotak rokok," ungkap Mantan Kapolres Batubara ini.

Hasil pemeriksaan Duda tidak memiliki anak ini, SAW alias Ari mengaku baru menjalani jual sabu masih dua minggu dan memperoleh sabu dari pelaku wak AK warga bingkat. Dimana perdua hari sekali pelaku membeli sabu seberat 2 gram.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan terhadap Wak AK namun belum berhasil diamankan.

"Saat ini tersangka dan barang bukti sudah di amankan dan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut dan dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1)  UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua puluh tahun," tandas Kapolres Sergai AKBP R. Simatupang. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Hasan Basri alias Basri (42), warga Kampung Banten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Serdang Bedagai.

Pasalnya, pria sehari-harinya sebagai kuli bangunan ini ditangkap saat menjual Sabu kepada Polisi dilokasi pinggiran Rel Kereta Api Kampung Banten, Senin (23/03/2020) sekira pukul 18.00 WIB.

Dari hasil Penangkapan tersebut Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 paket sabu dengan berat 0,40 Gram dan Uang tunai Rp. 39 ribu dari tangan Pelaku.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang,S.H,M.Hum mengatakan, Selasa (24/3/2020), bahwa penangkapan pelaku Basri berdasarkan laporan dari masyarakat tentang aktifitas pelaku yang sering menjual belikan Narkoba jenis sabu kepada masyarakat.

"Dari laporan tersebut, Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan Under cover Buy dengan memesan paket sabu kepada tersangka. Selanjutnya kami menangkap tersangka bersama barang bukti 3 paket Sabu," ungkap Kapolres.

Masih dijelaskan Kapolres, kepada Petugas bapak tiga anak tersebut sudah 4 bulan lamanya menjalani Profesi sebagai pengedar sabu dan mendapat pasokan sabu dari AR warga Kampung Banten, serta selalu melakukan transaksi ditempat berbeda-beda kepada para pelanggannya.

"Jadi pelaku ini sudah 4 bulan sebagai pengedar sabu, ia melakukan transaksi di tempat berbeda-beda kepada pelanggannya, saat dilakukan pengembangan di rumah Pemasok Sabu, Pelaku AR tidak ditemukan dirumahnya," kata Kapolres.

Kini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum selanjutnya, tersangka dikenakan pasal 114 (1) subs pasal 112 ayat(1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama Dua Puluh Tahun Penjara," tandas Kapolres. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) Polsek Medan Kota membekuk dua tersangka pengguna dan pengedar Narkotika jenis sabu-sabu dikawasan Jalan Mangkubumi, Kecamatan Medan Maimun, Selasa (17/03/2020) sekira pukul 03.00 Wib, lalu.
Adapun tersangka yang dibekuk polisi bernama, Elpina Pandiangan (30), warga  Jalan Saudara, Gang Sahata, Kecamatan Medan Kota dan Riama (32) warga Jalan Mangkubumi Medan Kota.
Saat diamankan dari tangan kedua tersangka petugas menyita 1,1 paket kecil sabu.
Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin, Senin (23/3) mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat, ada seorang pria mengendarai sepeda motor CBR di Jalan Mangkubumi lagi membawa narkotika jenis sabu.
"Mendapat informasi tersebut Tim Tekab langsung bergerak mengarah objek dan melakukan penangkapan terhadap tersangka. Ketika dilakukan penggeledahan petugas berhasil menemukan barang bukti sabu disaku celana tersangka," ujar Iptu Ainul Yaqin.
Saat diinterogasi, sambungnya mengatakan, tersangka mengaku kalau barang haram itu memang miliknya baru dibelinya seharga Rp 670,000 dari tersangka Riama.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka Riama dikediamannya Jalan Mangkubumi. 
"Selanjutnya tersangka dan barang bukti diboyong ke Mapolsek Medan Kota guna di proses hukum", ungkap Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanjung Morawa) - RH (29) warga Dusun II gg.Coklat Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang diringkus Tim Tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang usai tindakan penganiayaan yang dilakukannya terhadap Azhari Rangkuti (33). Minggu (22/3/20) sore.

Berawal pada hari Kamis (16/1/2020) sekira pukul 15.40 wib, Azhari Rangkuti warga Dusun I Desa Bandar labuhan kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang mendapat sms dari Lenny Sri Wahyuni (28) warga Dusun II gg. Coklat Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa untuk menemani anak Lenny potong rambut (pangkas).

Setelah selesai pangkas Azhari dan anak Lenny pulang kerumah Lenny. Saat Azhari dan Lenny bertemu di rumah Lenny, tak lama datang RH yang merupakan abang kandung dari Lenny Sri Wahyuni dari arah depan langsung melakukan pemukulan sebanyak tiga kali kearah bagian belakang telinga sebelah kiri Azhari. RH yang merasa kesal karena Azhari berhubungan dengan adiknya tersebut selanjutnya mengusir Azhari untuk pulang dan tidak berhubungan dengan Lenny kembali. Atas kejadian tersebut Azhari merasa tidak terima dengan perbuatan RH dan melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian Sektor Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang terus melakukan penyelidikan terhadap tersangka. Pada hari minggu  (22/3/2020) sekira pukul 11.00 wib Tim Tekab Polsek Tanjung Morawa mendapat informasi dari masyarakat bahwa RH sedang berada di rumahnya yang beralamat di Dusun II Gg. Coklat Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. 

Tim Tekab yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Ipda Dimas Adit Sutono S Tr.K langsung bergerak ke TKP dan berhasil mengamankan RH, dan selanjutnya langsung di boyong ke Mapolsek Tanjung  Morawa Polresta Deli Serdang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, SH mengatakan, "benar tersangka sudah kami amankan, saat ini yang bersangkutan sedang menjalani proses hukum di Mapolsek Tanjung Morawa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," jelasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Tim Danpok Bansus Kodim 0201/BS, berhasil mengamankan Arianto seorang pria mengaku berpangkat Mayor dikawasan Pasar 8 Marelan, Medan, Sumatra Utara. Setelah diamankan pria ini tidak bisa menunjukan identitasnya sebagai anggota TNI. 

Dalam keterangan persnya, Pasi Intel Kodim 0201/BS, Mayor Czi Andri Prasetyo Wibowo, menyebutkan adanya laporan dari warga Ryan Sinaga yang menyebutkan berhasil mengamankan seorang pria bernama Arianto, mengaku personil TNI berpangkat Mayor yang bertugas di Mabes TNI.

Andri didampingi Ketua Tim Danpok Bansus Kodim 0201/BS, Serka Irwan Charles Sitompul SH MH, mengatakan bahwa pelaku berhasil memperdayakan warga bernama Antoni dengan iming-iming bisa lulus Akmil dengan membayarkan uang Rp60 juta lebih.

Tak hanya itu, lanjut Pasi Intel ini menjelaskan, korban merasa yakin kalau Arianto seorang Prajurit TNI, karena tersangka sering membawa senjata api. Namun kalau untuk senjata api ini belum diketahui apakah senjata softgun atau mancis. Ditambah korban semakin yakin ketika dibawa untuk cek kesehatan di RSU Putri Hijau.

Selain meminta uang, tersangka Arianto berhasil membawa Satu Unit Sepeda Motor Yamaha Scorpio Z, dengan Nopol BK BK 5579 LAA yang merupakan milik Antoni dengan dalih mau dipakai.

Tak hanya melakukan penipuan terhadap Antoni, tersangka juga berhasil menipu Irwan Cs dengan uang belasan juta untuk keperluan kepengurusan tanah Eks HGU PTPN2 di Binjai dan Tanjung Morawa.

Dari sinilah terungkap bahwa tersangka pernah menjadi Satpam PTPN2 yang bertugas di Batangkuis, selama 7 tahun dan kemudian dipecat.

Selanjutnya, tersangka dalam menjalankan aksinya tidak sendirian ada seorang lagi yang berhasil kabur saat diamankan oleh korban. Dan saat ini, orang yang kabur diketahui bernama Ucok.

Guna pengembangan kasus penyelidikannya, maka tersangka Arianto diserahkan ke Polrestabes Medan.

Sebelumnya, terjadi aksi kejar-kejaran yang dilakukan oleh keluarga korban Ryan Sinaga dan Antoni, mulai dari SPBU Krakatau simpang Cemara hingga pelaku dapat diamankan dikawasan Pasar 8 Marelan. (Rel)