.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Jalan Kelambir V Gang Pantai, personel Unit Reskrim Polsek Sunggal amankan dua tersangka, yakni Faisal (37), warga Jalan Yosudarso Kelurahan Pulo Brayan Kota dan Abdul Jafar (40), warga Jalan Suka Maju Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.
Operasi GKN tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak SE MH, Kamis, (2/6/2020).
Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SIK MH yang dikonformasi membenarkan perihal tersebut. 
"Benar. Operasi GKN dilaksanakan berdasarkan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah akan peredaran narkotika di lokasi tersebut," ujar Kompol Yasir yang didampingi Kanit Reskrim, AKP Budiman Simanjuntak.
Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, lanjut dijelaskan mantan Kapolsek Patumbak ini, personel yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim langsung menuju lokasi dimaksud.
"Dari operasi GKN ini, kita menyita 1 tas sandang timbangan sabu, satu kotak rokok ganja kering, plastik bekas sabu, alat isap (bong) dan mancis," jelas Kapolsek.
Usai diamankan, kata Kapolsek lagi, para tersangka berikut barang bukti langsung digelandang ke Mapolsek Sunggal untuk diproses.
"Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," pungkas Alumnus Akademi Kepolsian (Akpol) Tahun 2005 ini. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Tersangka tindak pidana penipuan dan penggelapan di Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang berhasil di tangkap Tim Tekab Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang, Selasa (30/6/2020) sore.

Informasi dihimpun, pada hari sabtu (18/5) sekira pukul 16.30 wib Diki Juliadi (22) warga Tumpatan Nibung sedang bertamu ke rumah Widodo (23) warga Dusun II Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kab. Deli Serdang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha R 15, di sana Diki Juliadi bertemu dengan tersangka berinisial ZA (28) warga Jln Dame Pasar IV Dusun VII desa Marendal kec Patumbak Kab. Deli Serdang. kemudian ZA meminjam motor Diki dengan alasan ingin mengambil uang, namun setelah beberapa lama ZA tak kunjung kembali sehingga Diki Juliadi merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang.

Selanjutnya pada hari Selasa  tanggal (30/6/ 2020) sekira pukul 16.00.Wib , Unit Reskrim Polsek Batng Kuis Polresta Deli Serdang mendapat Info tentang keberadaan tersangka ZA berada di lahan garapan ex PTPN 2 Desa Selambo Kec Patumbak sedang bermain Bilyar.

Mendapat informasi tersebut selanjutnya Unit Reskim Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang langsung ke lokasi dan berhasil mengamankan ZA. Saat diinterogasi ZA mengaku bahwa Sepeda Motor korban jenis Yamaha dijualnya sebesar Rp 3 juta kepada rekan nya yang sekarang ini masih buron. 

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang AKP Simon Pasaribu, SH mengatakan "benar sudah kami tangkap, saat ini ZA sedang menjalani proses hukum dan pemeriksaan di Mapolsek Batang Kuis, sedangkan rekannya penampung sepeda motor tersebut identitasnya sudah kami ketahui dan sedang kami buru, kami akan berupaya maksimal untuk menuntaskan perkara ini," ungkapnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Patumbak) - Setelah sebelumnya berhasil mengungkap 1 kg sabu pada Selasa (2/5/2020) lalu, kini Polsek Patumbak kembali mengungkap sindikat pengedar narkoba jaringan Internasional dengan barang bukti 2 kg sabu dari dua lokasi penangkapan dengan 4 orang tersangka, Minggu (28/6/2020) kemarin.
Bahkan dari pengungkapan tersebut, salah seorang tersangka, Syafrizal Perangin-angin alias Nangin alias Rizal (46) warga Jalan Lintas Duri Dumai, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, ditembak mati petugas lantaran melawan saat hendak dilakukan pengembangan.
Sementara 3 rekan tersangka, Heri Irwansyah alias Bombom (40) warga Dusun Bakti Karya, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Basri alias Aphen (43) warga Komplek Villa Permata Indah, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki dan Taufik Hidayat (49) warga Jl Gajah Mada Gg Saudara, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Provinsi Riau, diboyong petugas ke Mapolsek guna proses lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun, pengungkapan yang dilakukan petugas bermula dari laporan masyarakat yang menyebut akan adanya transaksi narkoba. Dari situ, tim gabungan Dit Narkoba Poldasu dan Polsek Patumbak pun langsung melakukan penyelidikan.
"Setelah kita lidik, kita mendapat informasi tersangka tengah pergi dari Medan menuju Batubara dengan menumpangi mobil. Selanjutnya kita kejar dan berhasil amankan tersangka Rizal dan Bombom di Jln. Medan-Kisaran persisnya di parkiran rumah makan 100 Indrapura dengan barang bukti 1 gram sabu, Minggu (28/6/2020) kemarin," ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza dan Kanit Reskrim, Iptu Philip A Purba dalam press rilisnya, Kamis (2/7/2020) sore.
Dijelaskan Riko, usai mengamankan kedua tersangka, pihaknya pun langsung melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka Aphen serta Taufik di Perumahan Kasa Visela Jl Bajak II-H, Kecamatan Medan Amplas dengan barang bukti 2 kg sabu yang dikemas dalam teh hijau Cina.
"Setelah berhasil mengamankan keempat tersangka, kita kembali melakukan pengembangan. Namun tersangka Rizal melakukan perlawanan dengan mencoba merampas senjata dan menyerang petugas. Sehingga petugas kita melakukan tindak tegas dan tersangka meninggal saat dibawa ke RS Bhayangkara. Tersangka Rizal juga merupakan pengendali dari peredaran sabu tersebut," terang Riko.
Lanjutnya mengatakan, jika dari pemeriksaan para tersangka mengaku jika barang haram tersebut berasal dari Malaysia dan hendak diedarkan dikawasan Labuhan Batu Utara (Labura). Adapun aksinya kali ini merupakan yang kedua dan diberi upah 5 juta dalam setiap 1 kg sabu.
"Selain barang bukti sabu, kita amankan barang bukti 2 unit mobil masing-masing mobil Ford BG 1197 CF dan Toyota Kijang Innova BG 1295 CF yang digunakan tersangka. Kini kasusnya masih kita kembangkan dan tersangka dijerat Pasal 114 (2) subs Pasal 112 (2) subs Pasal 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," tandas orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Sunggal berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Adapun pelaku yakni berinisial R warga Jln. Binjai Gg. Mesjid Desa Payageli. Tersangka ditangkap dari tempat persembunyiannya di Jalan Sei Mencirim, pada Selasa (30/6/2020) sekira pukul 19.30 wib.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH melalui Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak, Rabu (1/7/2020) menyampaikan,  tersangka R diamankan berkat adanya laporan korban bernama JU dan JS.

"Tidak hanya itu saja, aksi curanmor yang dilakukan tersangka juga sempat terekam kamera pengintai CCTV", ujar Iptu Budiman.

Budiman menjelaskan, dari penangkapan yang dilakukan terhadap tersangka, pihaknya menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Scoopy tanpa plat dan kunci letter T. 

"Namun saat dilakukan pengembangan, guna mencari tersangka lain, tersangka R melakukan perlawanan hingga berusaha melarikan diri. Tersangka juga tidak mengindahkan tiga kali tembakan peringatan ke udara, jadi dengan terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur, dengan menembak kaki kanan pelaku", ujar Budiman.

Lebih lanjut dikatakan Budiman, dari hasil introgasi, tersangka, mengakui sudah dua kali melakukan aksi curanmor di Desa Payageli.

"Imbas dari perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara", pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tekab Polsek Firdaus berhasil menangkap dua pria diduga sebagai pengguna dan kurir narkoba jenis sabu. Awalnya tersangka yang diamankan adalah Rahmad Mukti alias Ciduk (34) oleh Tekab Unit Reskrim Polsek Firdaus, Polres Serdang Bedagai.

Pria yang menetap di Dusun X Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, ditangkap, Senin (29/6/2020) sekitar pukul 21.00 WIB, di Simpang Lorong 7 dekat RM.Hajjah Murni, tepatnya di Dusun VII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.

Dari tangannya, petugas menemukan barang bukti berupa 1 plastik klip transparan berisi kristal warna putih diduga narkoba jenis sabu, 1 kaca pirex, 1 HP, dan uang Rp20 ribu.

Selanjutnya petugas menginterogasi dari mana sabu tersebut diperoleh. Pria yang bekerja sebagai Satpam RSUD Sultan Sulaiman tersebut mengaku memperolehnya dari temannya bernama Widiandanu alias Aceng (38).

Tanpa membuang waktu, petugas menangkap Aceng di Warung Bawor, persisnya di Dusun XIII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa 1 unit HP dan uang Rp20 ribu.

Selanjutnya, kedua tersangka digelandang ke Mapolsek Firdaus guna proses selanjutnya.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robinson Simatupang SH, M.Hum didampingi Kapolsek Firdaus, AKP Budiadin, kepada wartawan, Rabu (1/7/2020) mengatakan bahwa tersangka ditangkap berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah.

Selanjutnya, petugas Tekab Polsek Firdaus melakukan penyelidikan dan benar bahwa tersangka di lokasi (TKP) sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Menurut pengakuan tersangka Aceng, dia memperoleh sabu dari seseorang yang bernama Ipong warga Desa Firdaus. Dengan harga Rp60 ribu dan menjualnya kepada Ciduk seharga Rp80 ribu.

Menurut pengakuan Aceng, dia mendapat Rp20 ribu dari penjualan sabu itu, dan baru sekali ini dia menjualnya. Biasanya hanya mengkonsumsi saja, terakhir kali tersangka menggunakan sabu seminggu yang lalu di kebun singkong warga.

Kebiasaan mengkonsumsi sabu sudah berjalan selama setahun. Kini keduanya mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saat ini kedua tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan ke Sat Res Narkoba Polres Serdang Bedagai untuk di proses secara hukum yang berlaku. 

"Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat(1) subs pasal 112 ayat (1) UU. No. 35 tahun 2009 dan ancaman hukuman 20 tahun penjara, "tandas Kapolres Sergai AKBP Robin. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Labuhanbatu) - Polres Labuhanbatu memperingati HUT Bhayangkara ke-74 Tahun. Dalam peringatan HUT Bhayangkara tersebut, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu memfasilitasi enam orang pecandu narkotika yang diserahkan pihak keluarga untuk dilakukan Rehab Gratis di Balai Rehabilitasi Sosial Penyalah Gunaan Narkoba (BRSKPN) INSYAF, di Desa Lau Bakeri Kecamatan Kutalimbaru yang merupakan Panti Rehab di bawah Kemensos RI, Rabu (1/7/2020) pagi.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat SIK melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH mengatakan, rehabilitasi ini dilakukan sebagai edukasi kepada masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba apabila dilaporkan pihak keluarga tidak dapat diproses hukum, namun kewajiban Pemerintah untuk melakukan rehab medis dan sosial sesuai amanah Pasal 54, 55 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Kapolres Labubuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK MH, Forkopimda Labuhanbatu, Labura dan Labusel, PJU Polres Labuhanbatu, Farida Hanum Lurah Aek Paing, Bhabinkatibmas Aek Paing Brigadir Dilli, Babinsa Sirandurung Koptu Robet Napitupulu, serta para Pers media cetak dan elektronik.
Sedangkan keenam orang yang direhabilitasi itu adalah Kaya Sakti Agung Sihombing (27) warga Dusun XII PMKS Desa Perkebunan Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labusel, Baharuddin Ali Siregar (36) warga Jalan Tualang Aek Matio, Ikrar Haiminsyah (19) warga Desa Aek Paing, Dolly Rizky Siregar alias Riski (19) warga Dusun Rendahan Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat, Ahmad Zuhri Siregar (18) Kelurahan Padang Bulan, dan Ibrahim P Sagala (40) warga Aek Matio Kelurahan Sirandurung.
Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH memberikan arahan kepada enam orang residen yang didampingi masing-masing keluarganya mengucapkan terima kasih kepada Polres Labuhanbatu, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
"Kepada saudara yang akan menjalani rehab pertama sekali kami ucapkan selamat atas hidup baru untuk tidak lagi memakai narkoba. Mari pergunakan kesempatan ini untuk merubah hidupmu ikuti program rehab dengan baik yang rencananya hanya enam bulan," ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK MH didampingi Kanit Narkoba AKP Martualesi Sitepu MH.
Selanjutnya dilakukan pengechekan suhu badan terhadap 6 (enam) orang residen yang hasilnya suhu badan normal.
Pelepasan keberangkatan oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK MH yang didampingi Forkopimda Labuhanbatu Raya, Labura dan Labusel.
Selesai pelepasan, secara spontanitas pihak keluarga menyampaikan, "Kami keluarga korban penyalahgunaan narkoba mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Labuhanbatu atas bantuannya telah memfasilitasi rehab gratis anggota keluarga kami yang menjadi pecandu narkotika, dan kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 74, Semoga POLRI tetap menjadi Polisi kebanggaan masyarakat Indonesia, Merdeka," ucapnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi S.H.,S.I.K.,M.H paparkan keberhasilan unit Reskrim Polsek Sunggal dalam mengungkap sekaligus menangkap pengedar narkoba, Selasa (30/6).

Dalam pemaparannya, Kapolsek menjelaskan bahwa awalnya team Tekab Polsek Sunggal mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya seorang pria berinisial RS, yang diduga pengedar narkoba.

"Berbekal informasi tersebut, selanjutnya team menindaklanjuti dan melakukan pemantauan terhadap orang yang dimaksud, dan pada hari Senin (29/6) sekira pukul 19.00 wib tim melihat pelaku berada di Jln. Baru Pasar 4 Kec. Binjai Utara, team mencegat RS dan sewaktu diperiksa ditemukan dari topinya benda yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. Selanjutnya RS dan barang bukti diamankan ke mako Polsek Sunggal guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah berupa 1 (satu) plastik klip kecil tembus pandang yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0,05 gram.

"Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 7 (tujuh) tahun penjara," tandas Kapolsek. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Labuhanbatu) - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Labuhanbatu musnahkan Ribuan Gram barang bukti sitaan tindak pidana narkotika di lapangan apel Mapolres Labuhanbatu, Selasa (30/6/2020).

"Pemusnahan barang bukti tersebut bertujuan untuk menghindari beredarnya Narkoba yang sudah menjadi barang bukti dalam perkara yang sudah atau sedang dalam Penyidikan Satres Natkoba Polres Labuhanbatu yang mana sebelumnya telah dibuatkan berita acara penyisihan barang bukti,"ucap Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat didampingi Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan adalah hasil penyitaan dari 11 (sebelas) tersangka dengan 9 (sembilan) Laporan polisi hasil pengungkapan Kasus tindak pidana Narkotika selama priode bulan Februari 2020 s/d Juni 2020 oleh jajaran Polres Labuhanbatu dengan total 15.020,23 Gram.

"Narkotika jenis Ganja seberat 14.060,20 Gram, Narkotika jenis Sabu seberat 495,53 Gram, Narkotika jenis Pil Ekstasi sebanyak 929 butir atau seberat 464,5 Gram," urai Agus Darojat.

Giat pemusnahan barang bukti tersebut turut dihadiri Kapolres Labubuhanbatu AKBP Agus Darojat beserta jajaran pejabat utama, Kajari Labuhanbatu Kumaedi, mewakili Ketua Pengadilan Negeri, mewakili Kajari Labuhanbatu Selatan, Labfor Polda Sumut IPDA Hadis Ansari, Ketua Granat Rantau Utara, Pengacara LBH WJI Fitra Akbar dan Para Pers media cetak elektronik (40 Orang).

"Konferensi Pers tentang pemusnahan barang bukti dan Pelaksanaan Rehab Gratis. Pemeriksaan Barang bukti Labfor Polda Sumut, Pelaksanaan Pemusnahan Narkotika jenis Ganja dengan cara membakar pada tong serta pemusnahan Shabu dan Pil Ekstasi dihancurkan dengan diblander dan kemudian dibuang ke selokan dengan diawasi Unit Propam," ujar Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu.

Martualesi juga menjelaskan, posisi akhir kasus yakni, 1 laporan dalam lidik, 2 laporan proses sidik lengkapi berkas pemeriksaan, 3 laporan berita pemeriksaan dalam penelitian. "1 laporan P-21 belum P-22, dan 2 laporan sudah P-22," ungkap  Martualesi. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Reskrim Polsek Percut Seituan meringkus pengedar narkoba jenis sabu di Jalan Pasar 7 Beringin, Gang Kuini, Desa Tembung Kecamatan Percut Seituan.
Diketahui, penjual sabu yang diamankan berinisial MWH alias Wayan (19). Dari tangannya diamankan barang bukti 1 paket sabu beratnya 0,16 gram.
Kapolsek Percut Seituan, Kompol Otniel Siahaan, Senin (29/6/2020) mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari adanya laporan di Jalan Pasar 7 Beringin, Gang Kuini, sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu.
"Selanjutnya personel turun ke lokasi dan melakukan pengintaian," ujarnya.
Tak lama berselang, sambung Otniel, personel melihat Wayan lagi duduk-duduk dan langsung dihampiri petugas sekaligus dilakukan penggeledahan.
Saat digeledah tersangka sempat melakukan perlawanan, kemudian tersangka dibawa ke mobil,  dan saat diperiksa ditemukan barang bukti 1 paket sabu. Selanjutnya MWH langsung di boyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan.
"Pelaku saat ini kami amankan  bersama barang buktinya. Dan selanjutnya akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri," pungkas Otniel Siahaan. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Tim Gabungan Polresta Deli Serdang berhasil mengungkap dan mengamankan 1 dari dua orang pelaku pelemparan bom molotov ke rumah warga di Kec. Biru Biru Kab. Deli Serdang, Senin (29/06/20).

AD als Dedek (32), warga Jalan Ardagusema Deli Tua, Kel. Deli Tua Timur, Kec. Deli Tua, Kab. Deli Serdang), diamankan setelah dirinya menyerahkan dirinya sendiri ke Mapolsek Biru Biru Polresta Deli Serdang yang kemudian mengakui telah melakukan pelemparan bom Molotov bersama seorang rekannya berinisial D (28) warga Jalan Pasar 1 Desa Sidomulyo, Kec. Deli Tua, Kab. Deli Serdang) tidak lama setelah melakukan pelemparan bom Molotov tersebut.

Awalnya Sat Reskrim Polresta Deli Serdang menerima laporan pada Minggu (28/06/20) siang bahwa telah terjadi tindak pidana pembakaran dengan menggunakan bom Molotov yang terjadi dirumah korban Sugiman (50) berlamat di Dusun Gg. Lestari Desa Sidomulyo Kec. Biru Biru. Mendapati laporan tersebut Tim Inafis Sat Reskrim bersama personil Polsek Biru Biru turun kelokasi melakukan olah TKP.

Setelah melakukan olah TKP dan mendapat keterangan-keterangan dari saksi-saksi, Jajaran Sat Reskrim pun melakukan penyelidikan yang kemudian tidak berapa lama diketahui salah satu korban telah menyerahkan diri bersama barang bukti satu unit sepeda motor Yamah Vega R warna hitam tanpa plat yang digunakan pelaku melakukan tindak pidana ke Mapolsek Biru Biru, dan guna penyelidikan serta penyidikan lebih lanjut pelaku AD alias Dedek beserta barang bukti diamankan dikantor Sat Reskrim Polresta Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK melalui Kasat Reskrim Kompol Muhammad Firdaus, SIK, MH menjelaskan,  membenarkan diamankannya salah satu pelaku pelemparan bom Molotov yakni AD als Dedek karena yang bersangkutan menyerahkan diri dan saat ini yang bersangkutan telah diamankan di Sat Reskrim beserta barang bukti.

Ketika ditanyakan apa motif pelaku melakukan pelemparan bom Molotov, Kompol Muhammad Firdaus mengatakan, "berdasarkan keterangan pelaku AD als Dedek bahwa motif dari pelaku melakukan pelemparan bom Molotov didasari hutang piutang pelaku D dengan Danu (anak dari Sugiman pemilik rumah), kemudian pelaku D mengajak AD als Dedek untuk melakukan pelemparan ini, sedangkan yang menyiapkan bom Molotov seperti botol dan bensinnya adalah pelaku D", ujarnya.

"cara D melakukan pelemparan bom molotov yaitu berhenti di depan rumah korban dan D turun dari sepeda motor kemudian mengambil bom molotov yang di sangkutkan pada gantungan kunci sepeda motor dan langsung melempar ke arah pintu rumah korban, selanjutnya pelaku D (yang membawa sepeda motor) dan pelaku AD als Dedek (yang di tumpangi) meninggalkan TKP", lanjutnya.

"Saat ini tim terus melakukan pengejaran terhadap pelaku D, dan untuk pelaku AD als Dedek saat ini kita persangkakan Pasal 187 Jo Pasal 55, 56 KUHPidana tentang tindak pidana pembakaran dan turut serta dalam melakukan kejahatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tandas Kasat Reskrim Kompol Muhammad Firdaus. (Rn/Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Dua tersangka spesialis pembobolan rumah diringkus Tekab Polsek Sunggal. 
Keduanya yakni Surya Darma alias Gebes (35) warga Jln. Perjuangan, Kel. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal dan Arbi Sukatta Milala (29) warga Jln. Perjuangan, Kel. Tanjung Rejo Kec. Medan Sunggal, diringkus petugas di Jln. Perjuangan, Kec. Medan Sunggal, Kamis (25/6/2020) sekira pukul 16.00 Wib.
Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, Sabtu (27/6/2020) mengatakan, kedua tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban yang sudah membuat laporan polisi di Polsek Sunggal. Kemudian petugas melakukan penyelidikan guna mengungkap dan mencari para pelaku pembongkaran rumah.
Selanjutnya pada Kamis (25/6/2020), Tekab Polsek Sunggal mendapat informasi kalau kedua pelaku sedang berada di Jln. Perjuangan, Kec. Medan Sunggal. Selanjutnya, petugas yang dipimpin langsung Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi segera bergerak menuju ke TKP yang diinfokan. Alhasil, kedua tersangka berhasil diringkus petugas.
Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan guna menemukan barang bukti. Lalu, barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda CB modifikasi milik korban, 1 unit TV 42 inch merk Polytron milik korban, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna merah BK 4931 AGI milik tersangka yang digunakan saat beraksi 1 unit jam tangan merk Alexander Christie milik korban berhasil diamankan
Selain itu, 5 buah kunci L yang pada salah satu ujungnya sudah di runcingkan (alat utk bongkar gembok dan kunci pintu), 2 buah kunci pas, 1 buah jam tangan warna coklat merk Lobor milik tersangka dan 1 unit Hp merk Nokia warna putih juga turut diamankan Tekab Polsek Sunggal.
"Namun, pada saat akan dilakukan pengembangan lagi, guna mencari pelaku lainnya, kedua tersangka mencoba melawan petugas hingga terpaksa harus diberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki dari kedua pelaku," kata Budiman.
Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka membobol rumah korban dengan cara merusak gembok pintu menggunakan alat bantu linggis. Setelah terbuka, keduanya masuk ke dalam dan kemudian mengambil barang milik para korban. Lalu salah seorang tersangka melangsir barang milik korban sebanyak 2 kali.
"Kedua tersangka merupakan spesialis pencurian karena sudah berulang kali beraksi di 11 TKP," terangnya.
Adapun lokasinya di Jln. Bangau Pondok Kelapa, Kec. Medan Sunggal (curanmor), Jl. Sei Beras Sekata, Kec. Sunggal (bobol rumah), Jl. Dr. Mansyur, Kec. Medan Baru (bobol toko pakaian), Pondok Kelapa, Kec. Helvetia (curanmor), Jln. Ringroad Gagak Hitam, (bobol kantor pengacara), Jln. Marindal (bobol Baber Shop).
Selanjutnya, Jln. Sunggal depan Gg. Mangga (bobol ruko), Jln. Marindal (bobol rumah), Jln. Tanjung Selamat depan Arhanud (bobol warung), Tanjung Morawa (bobol warung kelontong) dan Jln. Ringroad (bobol Cafe Nero Bistro. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Eko Darmayanto alias Eko (26) Warga Dusun III, Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, akhirnya ditangkap warga dan menjadi bulan -bulanan warga. 

Pasalnya, pelaku ditangkap warga karena ketahuan membawa kabur sepeda motor Honda Beat warna merah No.Pol BK 5732XAO milik korban Andre Rusandi (35) warga Dusun VI KP. Padang Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai. 

Atas perbuatannya, pelaku dan barang bukti langsung diamankan Sat Reskrim Polres Sergai, Sabtu (27/6/2020) sekira pukul 21:00 WIB. 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata kepada wartawan, Minggu (28/6/2020) membenarkan tentang penangkapan pelaku curanmor yang terjadi pada sabtu malam tepatnya Dusun VI KP. Padang Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai.

"Iya Benar, tersangka sudah diamankan Tim Tekab Satreskrim Polres Sergai saat mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya pelaku pencurian sepeda motor yang diamankan warga.

"Atas laporan tersebut, tim yang saat itu sedang melaksanakan patroli langsung menuju ke lokasi dan mengamankan tersangka," terang AKBP Robib.

Kronologis kejadian pada malam sabtu (27/6/2020) sekira pukul 18:20WIB, saat korban Andre Rusandi (35) sampai dirumah sepulangnya dari tempat kerja dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat merah BK 5732 XAO.

Saat itu korban pun memarkirkan sepeda motor tersebut didepan rumahnya, dan sekitar pukul 20.40 WIB, korban pun berniat untuk mandi ke sebelah rumahnya. Saat korban melihat sepeda motor yang diparkir didepan rumahnya tidak ada lagi.

"Atas kejadian tersebut, korban pun menjerit berteriak "maling" sehingga warga sekitar melakukan pengejaran dan tidak lama kemudian korban mendapat informasi bahwa sepeda motor miliknya bersama dengan pelaku ditemukan oleh warga," ujar Mantan Kapolres Batubara ini.

Dari hasil interogasi tersangka, bahwa sewaktu kejadian pelaku melakukan aksinya bersama rekannya bernama Reza yang terlebih dahulu melarikan diri.

"Awalnya saya bersama Reza mau jalan jalan untuk malam minggu di simpang empat dengan menggunakan sepeda motor yamaha vega milik reza. setiba dilokasi kami melihat sepeda motor honda beat terparkir di depan rumah. saat itu juga saya bersama rwza mengambil sepeda dengan menggunakan kunci T tersebut.

Namun usai di bawa kabur, sepeda motor tak bisa di starter, sedangkan reza sudah berada di depan. Saat itu juga saya langsung enggkol sepeda motor tersebut, di tengah perjalanan menuju seirampah sepeda motor tak bisa melaju kencang karna ban sepeda motor kempes.

"Setelah di tengah perjalanan, warga sudah mengejar saya dan akhirnya saya menjadi bulan bulanan warga,"cetus Eko.

"Atas perbuatannya, tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Sergai guna proses lebih lanjut dan dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke-4, ke-5 Subs Pasal 362 dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,"ungkap Kapolres. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (PANCURBATU) -  Polisi menggerebek lokasi penginapan Bungalow Nirwana A1, Jalan Jamin Ginting KM 47, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kamis (25/6/2020) malam kemarin.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tiga orang pemadat narkoba masing-masing I (28), H dan AIG (27) semuanya warga Jalan Jamin Ginting KM 47, Dusun IV, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, dengan barang bukti 7 plastik klip berisi sabu.
Kapolsek Pancurbatu AKP Dedy Dharma melalui Kanit Reskrim Iptu Syahril Siregar mengatakan, ketiganya tertangkap atas reaksi cepat Unit Reskrim Polsek Pancurbatu dalam menyahuti laporan masyarakat terkait adanya transaksi sabu di lokasi penginapan tersebut. Kemudian personel Tekab Unit Reskrim Polsek Pancurbatu yang begitu tiba di lokasi, langsung melakukan penyamaran.

"Begitu di TKP, personel melihat ada 4 orang laki-laki dalam satu ruangan di bungalow yang ciri-ciri sesuai dengan yang diinfokan tersebut, "terang Iptu Syahril Siregar, Jumat (26/6/2020).
Tak mau sasarannya kabur, petugas langsung melakukan penyergapan. Sayangnya, hanya 3 orang yang berhasil dibekuk sedangkan seorang lagi yang berinisial GS alias G berhasil melarikan diri.
"Tersangka GS alias G ini kabur dengan cara melompat jendela sewaktu team akan melakukan penangkapan. Namun pada saat akan melarikan diri, tersangka ini sempat membuang 1 buah dompet kecil warna kuning di sudut ruangan. Begitu kita buka terdapat 3 plastik klip kecil berisi serbuk putih diduga Narkoba jenis sabu-sabu," urainya.

"Sedangkan untuk 3 orang tersangka berinisial I, H dan AIG ini saat digeledah ditemukan di bawah kolong tempat tidur 1 buah dompet kecil warna hitam yang berisi 4 plastik klip kecil yang berisi serbuk putih diduga Narkoba jenis sabu-sabu, "ucap Syahril.

Selanjutnya ketiga tersangka dan barang buktinya berupa satu buah dompet kecil warna hitam berisi 4 plastik klip kecil yang diduga Narkoba jenis sabu-sabu, 1 buah handphone merk Oppo warna putih, 1 buah handphone merk Nokia warna hitam, 1 buah dompet kecil warna kuning berisi 3 plastik jecil diduga sabu-sabu diamankan ke Polsek Pancurbatu guna proses hukum selanjutnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Kedapatan membuang paket berisi narkoba jenis sabu-sabu, Angga Hariandi Harahap (31) warga Jalan Flamboyan Raya Gang Manggis, diringkus Tekab Polsek Sunggal di Jalan Flamboyan Gang Tower. Kamis (25/6/20) malam.

Penangkapan pecandu sabu tersebut, berawal saat Tekab Reskrim Polsek Sunggal mendapatkan informasi kalau di Jalan Flamboyan Gang Tower ada seorang pria memiliki sabu. Mendapat informasi tersebut, petugas bergerak ke lokasi.

Begitu di lokasi, personil tekab melihat tersangka sesuai dengan ciri-ciri yang di sampaikan, lagi berdiri di pinggir jalan. Ketika didekati, petugas melihat tersangka membuang bungkusan klip plastik. Lalu, petugas menyuruh tersangka mengambil barang yang sempat dibuang.

Ketika plastik itu dibuka, isinya sabu. Karena sudah ada barang bukti, tersangka diboyong ke mako untuk pemeriksaaan.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim Akp Budiman Simanjuntak, saat dikomfirmasi wartawan membenarkan penangkapan tersebut, " Benar, dan dari tangan tersangka disita sabu seberat 0,07 gram, " ungkapnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang residivis kasus Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) disergap polisi saat akan melakukan transaksi jual beli sepedamotor hasil kejahatannya di depan Sekolah Prayatna Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (24/04/2020) lalu.
Bahkan, tersangka yang baru saja menghirup udara bebas Bulan September 2019 lalu ini, juga harus terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dengan cara menembak kakinya, karena mencoba melakukan perlawanan terhadap Team Tekab Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan yang akan menangkapnya.
Kini tersangka yang berinisial RS alias Rozi (20) warga Jalan Terusan, Pasar 12, Kecamatan Percut Seituan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) usai mendapatkan perawatan medis atas lukanya.
Selanjutnya pelaku pun diboyong ke Mako Sat Reskrim Polrestabes Medan. Sedangkan seorang rekan tersangka berinisial D hingga kini masih dalam pengejaran (Buron). 
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Pidum, AKP Ricky Pripurna Atmaja kepada wartawan, Jumat (26/06/2020) menjelaskan,  penangkapan terhadap tersangka setelah pihaknya menerima laporan kasus Curanmor jenis sepedamotor yang tertuang dalam No : LP / 434 / K / VI / 2020 / SPK Sektor Medan Area tanggal 23 Juni 2020.
"Pelaku mencuri 1 unit sepedamotor Honda Beat warna merah putih BK 6877 AJD milik korban Amelia Anggraini (30) di Jalan Rawa, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Provinsi Sumut. Polisi yang menerima laporan korban kemudian melakukan penyelidikan. 
"Diketahui pelaku berjumlah dua orang, salahsatunya residivis," kata Kanit Pidum seraya menambahkan pihaknya yang mendapat laporan tersangka Rozi sedang berada di pinggir Jalan Letda Sujono tepatnya depan Sekolah Prayatna, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, ini hendak akan melakukan jual beli sepedamotor hasil kejahatannya.
"Begitu kita tangkap dan pada saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti 1 set kunci T yang digunakan tersangka untk melancarkan aksinya, tiba-tiba tersangka melakukan perlawanan. Sehingga personel melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka agar bisa dilumpuhkan.
"Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat pertolongan medis. Berdasarkan pengakuan Tersangka,  ia telah melakukan pencurian sepedamotor sebanyak 2 kali," tandas AKP Ricky Pripurna Atmaja. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tekab Unit Reskrim Polsek Perbaungan gagalkan transaksi sabu di jalan lintas Medan-Tebing Tinggi, Lingkungan lll, Kelurahan Tualang, Kec. Perbaungan, Kab. Sergai, persisnya di areal kuburan Cina, Rabu (24/6/2020) sekitar pukul 02.25 WIB.

Dari lokasi (TKP) Tekab Polsek Perbaungan, mengamankan M. Fadly alias Fadly (22) dan M. Nurhuda (25) keduanya warga Dusun V Lubuk Rotan, dan Muhammad Syahrizal alias Rizal (22) warga Dusun IV Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Selain itu, turut disita barang bukti berupa, 1 plastik klip transparan ukuran sedang berisikan butiran kristal warna putih yang diduga sabu dengan berat 2,5 gram, 1 lembar kertas timah rokok warna biru, 1 lembar plastik bungkus rokok warna putih, 1 unit HP, 1 buah mancis warna biru, 1 buah jam tangan merek G-Forz warna hitam  dan 1 unit sepeda motor  Honda Vario warna hitam Nopol BK 5533 XAY.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP R.Simatupang, SH, M.Hum, didampingi Kapolsek Perbaungan, AKP JM Sitompul SH.,M.Hum kepada wartawan, Kamis (25/6/2020) mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut menindak lanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya pengedar narkoba yang sering melakukan transaksi di sebuah pekuburan Cina (TKP).

"Mendapat informasi tersebut selanjutnya dilakukan penyelidikan dan selama sepekan di dapat bahwa memang benar sering adanya transaksi di perkuburan Cina atau TKP. Selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Perbaungan Iptu M.Tambunan, SH bersama team langsung menuju tempat yang dimaksud dan saat di lakukan penindakan di TKP  ditemukan empat pria sedang duduk dan berdiri di TKP tersebut," ujar Robin.

Setelah itu, sambungnya Tekab langsung melakukan penangkapan dan saat dilakukan penindakan ditemukan barang bukti di duga narkotika jenis sbabu di bungkus kertas foil rokok dan di bungkus plastik dari tersangka Syharizal, bilang kapolres.

Akan tetapi, pada saat di lakukan penangkapan satu rekan tersangka berhasil melarikan diri setelah terjadi kejar kejaran di perkuburan Cina. Sedangkan tiga rekannya berhasil dibekuk, dari pengakuan ketiganya diketahui bahwa barang haram tersebut di peroleh dari teman pelaku Syahrizal yang bernama Zima yang baru di kenal di Desa Pasar Bengkel, Kec. Perbaungan.

Kemudian dilakukan pengembangan terhadap pelaku di tempat biasa transaksi, namun tidak ditemukan, sempat menunggu beberapa jam namun pelaku tidak juga muncul akhirnya team kembali dan memboyong ketiganya ke komando.

"Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Sat Res Narkoba Polres Sergai guna proses lebih lanjut dan para Tersangka dikenakan pasal 114 ayat(1) subs pasal 112 ayat (1) UU. No. 35 tahun 2009 dan ancaman hukuman 20 tahun penjara, "ungkap Kapolres Sergai AKBP Robin. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tersangka penganiayaan, Suriadi alias Emon (23) diciduk Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu, dari kediamannya, di Dusun VIII, Kampung Pelintahan, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (23/6/2020) sekitar pukul 10.00 wib.

Pelaku ditangkap lantaran dilaporkan korban-nya yang juga adalah ayah kandungnya, Busri Basri alias Basri (60) Dusun VI Desa Bogak Besar Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, sesuai LP/ 34 / IV /2020/SU/Res Sergai/Sek Mengkudu tgl 24 April 2020.

"Motif tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban yang juga ayah kandungnya lantaran sakit hati. Sebab, menurut tersangka, korban dituding telah berselingkuh dengan istrinya," terang Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH.,M.Hum didampingi Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP BP. Pakpahan SH, Rabu ( 24/6/2020) kepada wartawan.

Oleh sebab itu, sambung Kapolres, tersangka mendatangi korban yang berada di kediaman orang tuanya di Dusun VI, Desa Bogak Besar, Kec. Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai, Kamis (23/4/2020) sekitar pukul  17.30 WIB.

Pada saat bertemu dengan korban, tersangka langsung menuding ayahnya" Tega kali bapak mainkan binik aku, WUL alias Tari? Namun, korban langsung membantah dengan mengatakan tidak ada melakukan perbuatan yang dituduhkan kepadanya.

Mendengar jawaban itu, tersangka langsung emosi dan memukuli korban. Tak tahan dipukuli anaknya, Basri berusaha keluar rumah, namun kembali dikejar dan dilempar batu-bata hingga kesakitan.

Warga yang berada di lokasi segera melerai penganiayaan yang dilakukan tersangka. Selanjutnya korban melaporkan perbuatan anaknya ke Polsek Teluk Mengkudu.

"Tersangka diduga melakukan tindak pidana penganiayaan sebagai mana di maksud dalam Pasal 351 ayat (1) dari KUHPidana," tandas Kapores. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tim opsnal Reserse Narkoba Polres Sergai menangkap terduga pengedar sabu di wilayah Kecamatan Seibamban, alhasil, pria yang pernah menjalani hukuman kasus pencurian buah kelapa sawit milik perkebunan langsung di gelandang berikut barang bukti narkoba jenis sabu ke Mapolres Sergai.

Pelaku Sahrul (23) warga Dusun 2 Kampung Dalam, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Sahrul Ditangkap saat melakukan transaksi narkotika jenis sabu tepatnya di sebuah rumah kosong yang tak jauh dari rumah pelaku, Jumat (19/6/2020) sekira pukul 21:00WIB.

Dari hasil penangkapan pelaku, tim opsnal mengamankan barang bukti 3 helai plastik klip transparan berukuran sedang yang diduga berisikan butiran kristal sabu dengan berat 3,82 gram, 1 helai plastik klip yang diduga berisikan ganja seberat 0,66 gram dan sepeda motor Honda Supra fit warna hitam BK 2733 ML.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Narkoba Herison Manullang dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (23/6/2020) mengatakan, awalnya penangkapan tersangka menindaklanjuti informasi masyarakat tentang adanya lokasi yang sering dijadikan tempat transaksi sabu.

"Kemudian tim opsnal melakukan serangkaian penyelidikan di seputaran lokasi tempat kejadian perkara yang dilakukan oleh tersangka MH alias Dayat. Setiba dilokasi terlihat tersangka dengan menggunakan sepeda motor honda supra No. Pol. BK2733NL sehingga dilakukan pengejaran.

"Namun setiba dilokasi tepatnya di sebuah rumah kosong berlokasi Dusun 2 Kampung Dalam, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, tersangka MH alias Dayat sudah melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor milik tersangka, namun dilokasi petugas juga mengamankan tersangka Sahrul. 

"Hasil penggeledahan, tim menemukan barang bukti narkotika jenis sabu 3 helai plastik klip transparan berukuran sedang yang diduga berisikan butiran kristal sabu dengan berat 3,82 gram, 1 helai plastik klip yang diduga berisikan ganja seberat 0,66 gram," kata AKP Herison Manullang.

Hasil introgasi tersangka Sahrul mengaku, bahwa barang bukti narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari Alex dimana atas perintah MH alias Dayat untuk menjemput barang haram tersebut yang telah dipesan Dayat sebelumnya. 

Bahkan pria penganguran tersebut mengaku sudah pernah menjalani hukuman selama 6 bulan di lapas Tebing Tinggi dalam kasus pencurian buah kelapa sawit milik perkebunan.

"Saya hanya di suruh MH alias Dayat untuk mengambil barang narkotika jenis sabu kepada Alex warga Seibamban. Bahkan baru pertama kali saya antarkan sabu milik dayat dan diberikan upah Rp50 ribu dan hisap sabu gratis," kilah Sahrul kepada petugas.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Sat Res Narkoba Polres Sergai guna proses lebih lanjut. Tersangka dikenakan pasal 114 ayat(1) subs pasal 112 ayat (1) subs Pasal 111 ayat (1) UU. No. 35 tahun 2009 dan ancaman hukuman 20 tahun penjara, "ungkap Kapolres Sergai AKBP Robin. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Patumbak) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak, menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Selain itu, turut diamankan dua orang penadah barang hasil curanmor, Rabu, 17 Juni 2020 sekira pukul 04.30 WIB.
Selain mengamankan pelaku polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit Hp merek Samsung, 2 kunci leter "T", 1 buah topi warna hitam dan 1 buah baju kaos lengan panjang.
Pelaku curanmor tersebut yakni Feri Irawan (41) warga Jalan Garu II Komplek Rafela, Kelurahan Harjosari-II, Kecamatan Medan Amplas.
Sedangkan kedua penadah adalah Irwansyah Nasution (42) warga Jalan Satria Aksar Medan dan Julianto (38) warga Jalan Pasar-VII tengah Gang Anggrek, Kecamatan Medan Tembung. Sementara seorang pelaku bernama Aji belum berhasil ditangkap (DPO).
Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza, Senin (22/6/2020) mengatakan, peristiwa pencurian itu terjadi pada Minggu (14/6/2020) sekira pukul 07.30 WIB. Malam itu korban Romi Marlisa (37) warga Jalan Garu-II A No. 57 Kel. Harjosari-II, Kec. Medan Amplas, sedang berada di warungnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dan pelaku Feri Irawan datang dengan berpura-pura membeli rokok di warung korban.
Usai menguasai sepeda motor korban kemudian pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban yang saat itu kunci kontak sepeda motornya lengket di kunci kontak," ujarnya.
Lanjut dikatakan Kapolsek Patumbak, setelah sepeda motor berhasil di ambil pelaku langsung menemui pelaku Irwansyah Nasution. Berdasarkan laporan korban ke Polsek Patumbak dgn Laporan Polisi No: LP / 376/ VI/2020/SU/Polrestabes/Sek Patumbak, 14 Juni 2020.
Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku pencurian sepada motor korban Feri Irwan sedang berada di Jalan Garu-II, Kel. Harjosari, Kec. Mdn Amplas, pada Rabu (16/6/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.
Begitu mendapat keberadaan pelaku, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku Feri Irawan yang di pimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Philip Purba didampingi Panit I Ipda Yusuf Dabutar dan berhasil meringkus pelaku Feri Irawan.
"Usai membawa kabur sepeda motor korban, pelaku Feri Irawan langsung menemui pelaku Irwansyah Nasution alias Bemu di rumahnya di Jalan Satria Aksara Medan dengan meksud untuk menjual sepeda motor korban," kata Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fahreza SIK.
Selanjutnya, setelah bertemu, kemudian pelaku Irwansyah Nasution mengajak pelaku Feri Irawan untuk menemui pelaku Julianto di rumahnya di Jalan Pasar-VII Tengah Tembung hendak menjual sepeda motor korban. Setelah bertemu kemudian pelaku Julianto, menyuruh untuk menjualkan sepeda motor korban kepada pelaku AJI warga Jalan Wijaya Kusuma pasar-X Tembung Percut seituan seharga Rp.3.100.000.
"Dari hasil penjualan sepeda motor korban pelaku Feri Irawan membeli 1 unit Hp merek Samsung seharga Rp.400.000, kemudian sebagai imbalan membantu menjualkan sepeda motor korban, Irwansyah Nasution diberikan uang Rp.250.000, sementara pelaku Julianto diberikan jatah Rp.200.000 dan sisanya di pergunakan oleh pelaku Feri Irawan untuk keperluan sehari hari serta membeli narkoba," ungkap Kompol Arfin Fachreza.
Untuk pelaku AJI belum berhasil di tangkap dan masih dalam pengejaran (DPO), kemujian ketiga pelaku berikut barang bukti di amankan ke Polsek Patumbak untuk dilakukan proses lebih lanjut.
"Pelaku Feri Irawan merupakan residivis dengan kasus perampokan dan ditahan di Rutan labuhan Ruku dan pelaku Irwansyah Nasution merupakan residivis dengan kasus pencurian dan ditahan di Rutan Tanjung gusta Medan. Imbasnya, para pelaku dipersangkakan dengan Pasal 363 KUHPidana dan Pasal 480 KUH-Pidana," tandasnya. (Red)

Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Tim Tekab Polresta Deli Serdang menangkap Marianto alias Ateng (35) warga Jalan Kesatuan Gang Cempaka Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (20/6/2020) sekira pukul 13.00 wib. 

Pria yang sehari-harinya bekerja mocok-mocok ini diamankan dalam kasus pencurian sarang burung walet. Sedangkan 4 temannya masih dalam pengejaran jajaran Sat Reskrim Polresta Deli Serdang

Dari Informasi yang dihimpun, penangkapan Marianto alias Ateng berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 02 / I / 2020/ SU / Resta DS/ Sek Galang tanggal 08 Januari 2020. Dalam laporan pengaduan korban atas nama Wikok warga Jalan Printis Kemerdekaan No. 29 Kelurahan Galang Kota Kecamatan Galang  Kabupaten Deli Serdang, peristiwa pencurian sarang burung walet itu bermula pada Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 01.35 wib, korban saat itu sedang berada dirumahnya yang di Medan.

Pada saat itu korban terbangun dari tidur dan melihat rekaman CCTV gedung walet miliknya dari handphone. Saat itu korban melihat ada dua pria sedang berada di gedung walet dan mengambil sarang walet. Melihat hal itu, korban menghubungi Ateng dengan cara menelpon Ateng, tetapi Ateng tidak menjawab telephon dari korban.

Korban kembali menghubungi Ateng dan handphone Ateng tidak aktif. Kemudian korban langsung meluncur dari Medan menuju lokasi dan benar melihat sarang walet miliknya sudah hilang sebanyak 2 kg dan pelaku sudah tidak berada di lokasi kejadian. Akibatnya korban mengalami kerugian Rp 20 juta dan melaporkannya ke Polsek Galang Polresta Deli Serdang

Mendapat laporan korban, Tekab Sat Reskrim Polresta Deli Serdang melakukan penyelidikan. dan pada hari Sabtu (20/6/2020) Sat Reskrim Polresta Deli Serdang mengamankan seorang pria berinisial HL alias Jems (35) warga Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang dalam perkara tindak pidana pencurian pembobolan rumah di bakaran batu Lubuk Pakam dan dari hasil interogasi kepada HL diketahui bahwa ianya juga merupakan salah satu pelaku pencurian sarang burung wallet milik korban Wikok.

Lalu dari keterangan HL, diketahui salah satu identitas pelaku lainnya berinisial M alias Ateng. Tim pun kemudian dapat mengamankan M alias Ateng saat melintas di Jalan Pasar Hitam Galinda Kelurahan Galang Kota Kecamatan Galang. Guna proses penyidikan lebih lanjut M alias Ateng diamankan ke kantor Sat Reskrim Polresta Deli Serdang.

Dari keterangan HL dan M alias Ateng diketahui terdapat 4 pelaku lainnya masing-masing berinisial RB alias B (40), J (35), D (20) ketiganya warga Kecamatan Galang dan A (40) warga Kecamatan Lubuk Pakam yang saat ini  masih dalam pengejaran Tim Tekab Sat Reskrim Polresta Deli Serdang.

Saat diinterogasi petugas, M alias Ateng mengakui perbuatannya dan menyebutkan jika ia dan J bekerja sebagai penjaga walet milik korban dan RB alias B menawarkan kerjasama untuk melakukan pencurian sarang burung walet milik korban. Lalu RB alias B mengajak HL alias Jems dan A untuk masuk ke dalam sarang burung walet. Setelah berhasil dicuri kemudian dijual, M alias Ateng dan J mendapat bagian masing-masing Rp 1 juta dari RB alias B.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK melalui Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus, SIK , MH membenarkan telah mengamankan M alias Ateng terkait perkara tindak pidana pencurian sarang burung walet. Diamankannya M alias Ateng merupakan pengembangan dari keterangan salah satu pelaku yang lebih dulu telah diamankan yakni HL alias Jems. Dan terdapat 4 orang pelaku lainya yang sampai saat ini masih dalam pengejaran jajarannya.

"HL alias Jems awalnya kita amankan dari pengembangan perkara tindak pidana pencurian pembobolan rumah, nah kemudian HL menerangkan juga telah melakukan pencurian sarang burung walet di Galang, dari keterangan HL kita dapat identitas M alias Ateng yang kemudian kita amankan", ujar Kompol Firdaus, sembari menambahkan bahwa masih terdapat 4 orang pelaku lain yang masih dalam pengejaran hingga saat ini. (Red)