.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Jalan Kelambir V Gang Pantai, personel Unit Reskrim Polsek Sunggal amankan dua tersangka, yakni Faisal (37), warga Jalan Yosudarso Kelurahan Pulo Brayan Kota dan Abdul Jafar (40), warga Jalan Suka Maju Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.
Operasi GKN tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak SE MH, Kamis, (2/6/2020).
Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SIK MH yang dikonformasi membenarkan perihal tersebut. 
"Benar. Operasi GKN dilaksanakan berdasarkan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah akan peredaran narkotika di lokasi tersebut," ujar Kompol Yasir yang didampingi Kanit Reskrim, AKP Budiman Simanjuntak.
Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, lanjut dijelaskan mantan Kapolsek Patumbak ini, personel yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim langsung menuju lokasi dimaksud.
"Dari operasi GKN ini, kita menyita 1 tas sandang timbangan sabu, satu kotak rokok ganja kering, plastik bekas sabu, alat isap (bong) dan mancis," jelas Kapolsek.
Usai diamankan, kata Kapolsek lagi, para tersangka berikut barang bukti langsung digelandang ke Mapolsek Sunggal untuk diproses.
"Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," pungkas Alumnus Akademi Kepolsian (Akpol) Tahun 2005 ini. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Patumbak) - Setelah sebelumnya berhasil mengungkap 1 kg sabu pada Selasa (2/5/2020) lalu, kini Polsek Patumbak kembali mengungkap sindikat pengedar narkoba jaringan Internasional dengan barang bukti 2 kg sabu dari dua lokasi penangkapan dengan 4 orang tersangka, Minggu (28/6/2020) kemarin.
Bahkan dari pengungkapan tersebut, salah seorang tersangka, Syafrizal Perangin-angin alias Nangin alias Rizal (46) warga Jalan Lintas Duri Dumai, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, ditembak mati petugas lantaran melawan saat hendak dilakukan pengembangan.
Sementara 3 rekan tersangka, Heri Irwansyah alias Bombom (40) warga Dusun Bakti Karya, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Basri alias Aphen (43) warga Komplek Villa Permata Indah, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki dan Taufik Hidayat (49) warga Jl Gajah Mada Gg Saudara, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Provinsi Riau, diboyong petugas ke Mapolsek guna proses lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun, pengungkapan yang dilakukan petugas bermula dari laporan masyarakat yang menyebut akan adanya transaksi narkoba. Dari situ, tim gabungan Dit Narkoba Poldasu dan Polsek Patumbak pun langsung melakukan penyelidikan.
"Setelah kita lidik, kita mendapat informasi tersangka tengah pergi dari Medan menuju Batubara dengan menumpangi mobil. Selanjutnya kita kejar dan berhasil amankan tersangka Rizal dan Bombom di Jln. Medan-Kisaran persisnya di parkiran rumah makan 100 Indrapura dengan barang bukti 1 gram sabu, Minggu (28/6/2020) kemarin," ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza dan Kanit Reskrim, Iptu Philip A Purba dalam press rilisnya, Kamis (2/7/2020) sore.
Dijelaskan Riko, usai mengamankan kedua tersangka, pihaknya pun langsung melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka Aphen serta Taufik di Perumahan Kasa Visela Jl Bajak II-H, Kecamatan Medan Amplas dengan barang bukti 2 kg sabu yang dikemas dalam teh hijau Cina.
"Setelah berhasil mengamankan keempat tersangka, kita kembali melakukan pengembangan. Namun tersangka Rizal melakukan perlawanan dengan mencoba merampas senjata dan menyerang petugas. Sehingga petugas kita melakukan tindak tegas dan tersangka meninggal saat dibawa ke RS Bhayangkara. Tersangka Rizal juga merupakan pengendali dari peredaran sabu tersebut," terang Riko.
Lanjutnya mengatakan, jika dari pemeriksaan para tersangka mengaku jika barang haram tersebut berasal dari Malaysia dan hendak diedarkan dikawasan Labuhan Batu Utara (Labura). Adapun aksinya kali ini merupakan yang kedua dan diberi upah 5 juta dalam setiap 1 kg sabu.
"Selain barang bukti sabu, kita amankan barang bukti 2 unit mobil masing-masing mobil Ford BG 1197 CF dan Toyota Kijang Innova BG 1295 CF yang digunakan tersangka. Kini kasusnya masih kita kembangkan dan tersangka dijerat Pasal 114 (2) subs Pasal 112 (2) subs Pasal 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," tandas orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Sunggal berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Adapun pelaku yakni berinisial R warga Jln. Binjai Gg. Mesjid Desa Payageli. Tersangka ditangkap dari tempat persembunyiannya di Jalan Sei Mencirim, pada Selasa (30/6/2020) sekira pukul 19.30 wib.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH melalui Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak, Rabu (1/7/2020) menyampaikan,  tersangka R diamankan berkat adanya laporan korban bernama JU dan JS.

"Tidak hanya itu saja, aksi curanmor yang dilakukan tersangka juga sempat terekam kamera pengintai CCTV", ujar Iptu Budiman.

Budiman menjelaskan, dari penangkapan yang dilakukan terhadap tersangka, pihaknya menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Scoopy tanpa plat dan kunci letter T. 

"Namun saat dilakukan pengembangan, guna mencari tersangka lain, tersangka R melakukan perlawanan hingga berusaha melarikan diri. Tersangka juga tidak mengindahkan tiga kali tembakan peringatan ke udara, jadi dengan terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur, dengan menembak kaki kanan pelaku", ujar Budiman.

Lebih lanjut dikatakan Budiman, dari hasil introgasi, tersangka, mengakui sudah dua kali melakukan aksi curanmor di Desa Payageli.

"Imbas dari perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara", pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tekab Polsek Firdaus berhasil menangkap dua pria diduga sebagai pengguna dan kurir narkoba jenis sabu. Awalnya tersangka yang diamankan adalah Rahmad Mukti alias Ciduk (34) oleh Tekab Unit Reskrim Polsek Firdaus, Polres Serdang Bedagai.

Pria yang menetap di Dusun X Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, ditangkap, Senin (29/6/2020) sekitar pukul 21.00 WIB, di Simpang Lorong 7 dekat RM.Hajjah Murni, tepatnya di Dusun VII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.

Dari tangannya, petugas menemukan barang bukti berupa 1 plastik klip transparan berisi kristal warna putih diduga narkoba jenis sabu, 1 kaca pirex, 1 HP, dan uang Rp20 ribu.

Selanjutnya petugas menginterogasi dari mana sabu tersebut diperoleh. Pria yang bekerja sebagai Satpam RSUD Sultan Sulaiman tersebut mengaku memperolehnya dari temannya bernama Widiandanu alias Aceng (38).

Tanpa membuang waktu, petugas menangkap Aceng di Warung Bawor, persisnya di Dusun XIII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa 1 unit HP dan uang Rp20 ribu.

Selanjutnya, kedua tersangka digelandang ke Mapolsek Firdaus guna proses selanjutnya.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robinson Simatupang SH, M.Hum didampingi Kapolsek Firdaus, AKP Budiadin, kepada wartawan, Rabu (1/7/2020) mengatakan bahwa tersangka ditangkap berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah.

Selanjutnya, petugas Tekab Polsek Firdaus melakukan penyelidikan dan benar bahwa tersangka di lokasi (TKP) sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Menurut pengakuan tersangka Aceng, dia memperoleh sabu dari seseorang yang bernama Ipong warga Desa Firdaus. Dengan harga Rp60 ribu dan menjualnya kepada Ciduk seharga Rp80 ribu.

Menurut pengakuan Aceng, dia mendapat Rp20 ribu dari penjualan sabu itu, dan baru sekali ini dia menjualnya. Biasanya hanya mengkonsumsi saja, terakhir kali tersangka menggunakan sabu seminggu yang lalu di kebun singkong warga.

Kebiasaan mengkonsumsi sabu sudah berjalan selama setahun. Kini keduanya mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saat ini kedua tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan ke Sat Res Narkoba Polres Serdang Bedagai untuk di proses secara hukum yang berlaku. 

"Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat(1) subs pasal 112 ayat (1) UU. No. 35 tahun 2009 dan ancaman hukuman 20 tahun penjara, "tandas Kapolres Sergai AKBP Robin. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Labuhanbatu) - Polres Labuhanbatu memperingati HUT Bhayangkara ke-74 Tahun. Dalam peringatan HUT Bhayangkara tersebut, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu memfasilitasi enam orang pecandu narkotika yang diserahkan pihak keluarga untuk dilakukan Rehab Gratis di Balai Rehabilitasi Sosial Penyalah Gunaan Narkoba (BRSKPN) INSYAF, di Desa Lau Bakeri Kecamatan Kutalimbaru yang merupakan Panti Rehab di bawah Kemensos RI, Rabu (1/7/2020) pagi.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat SIK melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH mengatakan, rehabilitasi ini dilakukan sebagai edukasi kepada masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba apabila dilaporkan pihak keluarga tidak dapat diproses hukum, namun kewajiban Pemerintah untuk melakukan rehab medis dan sosial sesuai amanah Pasal 54, 55 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Kapolres Labubuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK MH, Forkopimda Labuhanbatu, Labura dan Labusel, PJU Polres Labuhanbatu, Farida Hanum Lurah Aek Paing, Bhabinkatibmas Aek Paing Brigadir Dilli, Babinsa Sirandurung Koptu Robet Napitupulu, serta para Pers media cetak dan elektronik.
Sedangkan keenam orang yang direhabilitasi itu adalah Kaya Sakti Agung Sihombing (27) warga Dusun XII PMKS Desa Perkebunan Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labusel, Baharuddin Ali Siregar (36) warga Jalan Tualang Aek Matio, Ikrar Haiminsyah (19) warga Desa Aek Paing, Dolly Rizky Siregar alias Riski (19) warga Dusun Rendahan Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat, Ahmad Zuhri Siregar (18) Kelurahan Padang Bulan, dan Ibrahim P Sagala (40) warga Aek Matio Kelurahan Sirandurung.
Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH memberikan arahan kepada enam orang residen yang didampingi masing-masing keluarganya mengucapkan terima kasih kepada Polres Labuhanbatu, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
"Kepada saudara yang akan menjalani rehab pertama sekali kami ucapkan selamat atas hidup baru untuk tidak lagi memakai narkoba. Mari pergunakan kesempatan ini untuk merubah hidupmu ikuti program rehab dengan baik yang rencananya hanya enam bulan," ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK MH didampingi Kanit Narkoba AKP Martualesi Sitepu MH.
Selanjutnya dilakukan pengechekan suhu badan terhadap 6 (enam) orang residen yang hasilnya suhu badan normal.
Pelepasan keberangkatan oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK MH yang didampingi Forkopimda Labuhanbatu Raya, Labura dan Labusel.
Selesai pelepasan, secara spontanitas pihak keluarga menyampaikan, "Kami keluarga korban penyalahgunaan narkoba mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Labuhanbatu atas bantuannya telah memfasilitasi rehab gratis anggota keluarga kami yang menjadi pecandu narkotika, dan kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 74, Semoga POLRI tetap menjadi Polisi kebanggaan masyarakat Indonesia, Merdeka," ucapnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi S.H.,S.I.K.,M.H paparkan keberhasilan unit Reskrim Polsek Sunggal dalam mengungkap sekaligus menangkap pengedar narkoba, Selasa (30/6).

Dalam pemaparannya, Kapolsek menjelaskan bahwa awalnya team Tekab Polsek Sunggal mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya seorang pria berinisial RS, yang diduga pengedar narkoba.

"Berbekal informasi tersebut, selanjutnya team menindaklanjuti dan melakukan pemantauan terhadap orang yang dimaksud, dan pada hari Senin (29/6) sekira pukul 19.00 wib tim melihat pelaku berada di Jln. Baru Pasar 4 Kec. Binjai Utara, team mencegat RS dan sewaktu diperiksa ditemukan dari topinya benda yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. Selanjutnya RS dan barang bukti diamankan ke mako Polsek Sunggal guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah berupa 1 (satu) plastik klip kecil tembus pandang yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0,05 gram.

"Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 7 (tujuh) tahun penjara," tandas Kapolsek. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Labuhanbatu) - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Labuhanbatu musnahkan Ribuan Gram barang bukti sitaan tindak pidana narkotika di lapangan apel Mapolres Labuhanbatu, Selasa (30/6/2020).

"Pemusnahan barang bukti tersebut bertujuan untuk menghindari beredarnya Narkoba yang sudah menjadi barang bukti dalam perkara yang sudah atau sedang dalam Penyidikan Satres Natkoba Polres Labuhanbatu yang mana sebelumnya telah dibuatkan berita acara penyisihan barang bukti,"ucap Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat didampingi Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan adalah hasil penyitaan dari 11 (sebelas) tersangka dengan 9 (sembilan) Laporan polisi hasil pengungkapan Kasus tindak pidana Narkotika selama priode bulan Februari 2020 s/d Juni 2020 oleh jajaran Polres Labuhanbatu dengan total 15.020,23 Gram.

"Narkotika jenis Ganja seberat 14.060,20 Gram, Narkotika jenis Sabu seberat 495,53 Gram, Narkotika jenis Pil Ekstasi sebanyak 929 butir atau seberat 464,5 Gram," urai Agus Darojat.

Giat pemusnahan barang bukti tersebut turut dihadiri Kapolres Labubuhanbatu AKBP Agus Darojat beserta jajaran pejabat utama, Kajari Labuhanbatu Kumaedi, mewakili Ketua Pengadilan Negeri, mewakili Kajari Labuhanbatu Selatan, Labfor Polda Sumut IPDA Hadis Ansari, Ketua Granat Rantau Utara, Pengacara LBH WJI Fitra Akbar dan Para Pers media cetak elektronik (40 Orang).

"Konferensi Pers tentang pemusnahan barang bukti dan Pelaksanaan Rehab Gratis. Pemeriksaan Barang bukti Labfor Polda Sumut, Pelaksanaan Pemusnahan Narkotika jenis Ganja dengan cara membakar pada tong serta pemusnahan Shabu dan Pil Ekstasi dihancurkan dengan diblander dan kemudian dibuang ke selokan dengan diawasi Unit Propam," ujar Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu.

Martualesi juga menjelaskan, posisi akhir kasus yakni, 1 laporan dalam lidik, 2 laporan proses sidik lengkapi berkas pemeriksaan, 3 laporan berita pemeriksaan dalam penelitian. "1 laporan P-21 belum P-22, dan 2 laporan sudah P-22," ungkap  Martualesi. (Red)