.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang menangkap seorang pria berinisial S (40), warga Jalan Utama I Desa Kolam Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Senin (23/11/2020) sekira pukul 22.30 wib. 

Informasi dihimpun, Selasa (24/11/2020) pagi, penangkapan S bermula ketika Tekab Unit Reskrim Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang mendapat informasi dari masyarakat bahwasanya akan ada transaksi narkotika di simpang jalan Sawah Desa Bintang Meriah Kecamatan Batang Kuis.

Atas informasi tersebut, Kanit Reskrim Iptu Panji Nugraha bersama anggota menuju ke lokasi, dan menemukan seorang pria yang sesuai dengan informasi dan langsung menginterogasi serta melakukan menggeledahan dari tersangka, selanjutnya petugas menemukan barang bukti berupa satu palstik kecil  berisikan diduga obat/ inex sebanyak 20 butir. Kemudian  S dan barang bukti diboyong ke Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang.

Dari introgasi awal, S menerangkan bahwa inex tersebut dibeli dari Amat warga Jln. Pasir belakang Petisah Medan dan rencananya inex tersebut dibeli untuk diedarkan lagi.

Kapolsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang AKP Simon Pasaribu SH saat dikonfirmasi membenarkan Suprayetno dan 20 butir pil inex diamankan. "Guna pemeriksaan, S dan barang bukti 20 pil inex diserahkan ke Sat Narkoba Polresta Deli Serdang", tandasnya. (Ril)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Labuhanbatu) - Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhan Batu, Sumatera Utara, menggrebek satu rumah di Dusun Sungai Dondong, Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Hulu Tengah. Tiga orang yang ditangkap yakni satu keluarga yang menempati rumah tersebut karena diduga sebagai pengedar narkoba.

Ketiganya yaitu, Suhardi alias Unying (37) dan istrinya Eka Misdar Wati alias Wati (31), serta Pandu Prayogo alias Yoyo (19). Pandu merupakan adik dari Suhardi.

"Mereka kita amankan setelah kediamannya kita grebek pada Minggu (22/11) sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhan Batu, AKP Martualesi Sitepu, kepada wartawan, Selasa (24/11).

Martualesi menjelaskan, penggerebekan dilakukan setelah polisi mendapat petunjuk tentang adanya peredaran narkoba di sana. Langkah itu dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat langsung ke Kapolres Labuhan Batu, AKBP Deni Kurniawan.

Warga mengirimkan pesan yang isinya mengadukan peredaran narkoba di Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hulu. Laporan itu diterima pada Rabu (18/11) dan Jumat (20/11).

Mendapat laporan langsung dari warga, Deni langsung memerintahkan Martualesi melakukan penyelidikan. Operasi itu membuahkan hasil. Setelah tiga hari melakukan penyelidikan, mereka menggrebek rumah Suhardi. Petugas didampingi Kepala Dusun setempat.

"Suhardi bersama istri dan adiknya tidak bisa berkutik setelah petugas menemukan barang bukti sabu-sabu milik mereka. Dari Suhardi disita 1 bungkus plastik klip transparan berisi sabu-sabu dengan bruto 6,03 gram, 1 bungkus plastik klip kosong, 2 unit telepon genggam, dan uang tunai Rp 230.000. Sabu-sabu disimpannya di bawah tempat tidurnya", ujar AKP Martualesi Sitepu.

Dari istrinya Eka, sambungnya, disita 3 bungkus plastik klip transparan berisi sabu-sabu dengan bruto 2 gram, 1 botol minyak rambut. Sabu-sabu ditemukan di sumur, dekat mesin air.

Sementara dari Pandu didapat 3 bungkus plastik klip transparan berisi sabu-sabu dengan bruto 2,71 gram, 1 botol minyak rambut, dan 2 unit telepon genggam. Sabu-sabu milik pemuda ini ditemukan di sela-sela kandang ayam, belakang dapur.

"Setelah diinterogasi, tersangka Eka mengaku mendapat sabu-sabu tersebut dari suaminya Suhardi. Pandu juga mengakui BB itu diperoleh dari abangnya. Total keseluruhan barang bukti sabu-sabu yang ditemukan 10,74 gram," urainya.

Sementara itu, kata Martualesi, Suhardi mengaku sudah 3 bulan menjadi pengedar narkoba. Dia dibantu Eka dan Pandu. Omzet mereka sekitar 10 gram per minggu, dengan keuntungan sekitar Rp3.000.000 setiap pekan. Dia mendapat sabu-sabu dari inisial B, warga Ajamu Panai Tengah, dengan cara memesan melalui telepon genggam. Saat dihubungi nomor pemasok narkoba ini tidak aktif.

“Terhadap ketiga tersangka  dikenakan pasal 114 ayat (2) subs 112 ayat (2) jo 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Delitua) - Petugas Reskrim Polsek Delitua meringkus tersangka dan penggelapan alat turbo mobil cold diesel Isuzu BK 9939 EJ. 

Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap melalui Kanit Reskrimnya Iptu Martua Manik membenarkan penangkapan kedua tersangka itu. 

"Tersangka yang melakukan penggelapan adalah Isliantino alias Keleng (27), warga Jalan Setia Budi, Desa Sunggal Kanan dan penadahnya adalah Dedi Dores Perangin-Angin (32), warga Desa Kuta Kepar, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo," ujarnya pada wartawan, Senin (23/11/20). 

Menurutnya, usai menjalankan aksinya, tersangka meninggalkan mobil dipinggir jalan, simpang RS Haji Adam Malik Medan. 

" Kami menangkap kedua pelaku berdasarkan laporan Dody, warga Jalan Binjai Km 7,5, Medan," jelasnya. 

Awalnya, sambung Manik, tersangka mendatangi korban untuk minta uang jalan mengangkut batu dolomit dari Tanah Karo ke Medan sebesar Rp 1,2 juta dan biaya perbaikan mobil Rp 200 ribu. Karena tersangka merupakan supir korban.

" Kejadian itu Selasa 20 Oktober 2020. Setelah menerima uang, tersangka bukannya berangkat ke Tanah Karo mengambil batu dolomit, malah menggelapkan turbo mobil korban dengan milik Dedi Dores. Atas itulah korban membuat laporan pengaduan. Kemudian kami lakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap pelaku Minggu 16 November 2020," ucapnya.

Modusnya, dengan membuka turbo mesin Colt Diesel Isuzu BK 9939 EJ milik korban yang dikemudikannya, kemudian menggantinya dengan turbo mesin Colt Diesel BK 8856 VN milik Dedi Dores. Sehingga korban mengalami kerugian Rp 12 juta.

Tersangka Isliantino menerima uang dari Dedi Dores sebesar Rp 2,5 juta. 

"Kedua pelaku telah ditahan, Isliantino dipersangkakan melanggar pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan dan Dedi Dores  melanggar pasal 480 KUHPidana tentang penadah," tandasnya. (Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Tekab Polsek Medan Kota menangkap tiga pria diduga hendak menggunakan narkoba jenis sabu di salah satu rumah kos Jalan HM Jhoni, Medan.

Ketiganya yakni HJP (26) warga Jalan Gedung Arca Gg Sehat. AW (29) warga Jalan HM Jhoni Gg Istimewa dan MD (20) warta Jalan Bahagia.

“Guna keperluan penyidikan ketiga tersangka diamankan ke Mapolsek Medan Kota,” ujar Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan didampingi Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin, Senin  (23/11).

Dijelaskan Kapolsek, penangkapan ketiga tersangka berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa di rumah kos tersebut sering dijadikan tempat mengisap sabu.

Kemudian pada Selasa (10/10/2020) pukul 20:20, dua tersangka yakni HJP dan AW berhasil ditangkap saat hendak masuk ke dalam rumah kos di lokasi tersebut.

“Saat digeledah ditemukan 1 bungkus klip kecil berisi sabu-sabu seberat 0,08 gram dari  tersangka HJP. Saat diinterogasi HJP mengakui baru membeli narkotika tersebut bersama tersangka AW dan rencananya akan diisap bertiga dengan MD,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, saat itu MD sedang menunggu kedua temannya di dalam kamar kos. Sehingga setelah penangkapan, petugas langsung melakukan pemeriksaan ke kamar MD dan menemukan sebuah bong untuk alat isap sabu.

“Ketiganya langsung diboyong ke Polsek Medan Kota guna proses lebih lanjut. Mereka dikenakan Undang-undang tentang narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. (Rn)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tersangka pelaku penggelapan sepeda motor, M Kasim Sipayung (32) diciduk Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul di Lingkungan VIII Pekan Dolok Masihul, Kel. Pekan Dolok Masihul, Kab. Serdang Bedagai, Kamis (19/11/2020) sekira pukul 17.00 WIB. 

Penangkapan tersangka yang menetap di Dusun I Desa Karang Tengah, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, setelah dilaporkan korbannya Sandika (25) yang kehilangan sepeda motor Honda Beat Nopol BK 3987 NAI. 

Korban yang sehari hari bekerja sebagai BHL Perkebunan PTPN3 Kebun Sarang Giting, dan menetap di Dusun I Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. 

Dalam laporannya di Polsek Dolok Masihul, korban kehilangan sepeda motor setelah dibawa kabur tersangka yang mengaku meminjam sebentar untuk membeli rokok, Sabtu (1/2/2020) sekira Pukul 23.00 WIB. 

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP R.Simatupang,SH, M.Hum, didampingi Kapolsek Dolok Masihul AKP J Panjaitan kepada wartawan, Sabtu (21/11/2020) mengatakan, selain mengamankan tersangka turut disita barang bukti 1  Lembar STNK asli sepeda motor Honda Honda Beat Nopol BK 3987 NAI , nomor rangka : MH1JF5136CK499737,  Nomor mesin JF51E-3502296.                      

" Modus tersangka dalam melakukan aksinya berpura pura mengajak korban ke Kota Dolok Masihul untuk bermain PS dan saat itu korban dan tersangka langsung berangkat mengendarai 1 unit sepeda motor merk honda beat warna hijau putih BK 3987 NAI," ujar Kapolres. 

Setibanya di kota Dolok Masihul, sekira pukul 23.00 WIB, tersangka meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan "sebentar mau beli rokok" dan saat itu korban langsung memberikan kunci sepeda motor kepada tersangka. 

Hingga tersangka ditangkap, Kasim Sipayung tidak mengembalikan sepeda motor tersebut. 

Selanjutnya korban membuat pengaduan ke Polsek Dolok Masihul untuk proses selanjutnya. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian 1 unit sepeda motor sekitar Rp7 juta. 

Proses penangkapan tersangka setelah Kanit Reskrim beserta anggota mendapat informasi bahwasannya tersangka berada di sebuah warung yang terletak di Dusun II Desa Kuala Bali, atas informasi tersebut Kanit Reskrim Ipda Zulfan Ahmadi beserta anggota langsung menuju TKP dan menangkapnya. 

" Tersangka dijerat pasal 378 subs 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," ungkap Kapolres. (Bayu)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Medan) – David Laia (27) warga Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan,  diciduk Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Medan Baru karena membongkar Coffee Shop milik Kamaruddin (29) di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Kecamatan Medan Petisah, Rabu (18/11/2020).

Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo mengatakan bahwa toko milik korban Kamaruddin sudah 2 bulan tutup, namun barang-barang di toko sudah habis digondol maling.

Mengetahui hal itu, korban bersama rekannya Sarono, mengecek CCTV. Kemudian Sarono diminta untuk mengintai di toko tersebut selama 5 hari.

“Selanjutnya, pada Jumat (13/11/20) lalu, korban bersama rekannya mencoba untuk melihat CCTV yang terhubung ke ponselnya, dan melihat ada seseorang memasuki toko. Tak ayal, korban langsung menuju Polsek Medan Baru,” kata Aris Wibowo.

Berdasarkan laporan korban tersebut, petugas Polsek Medan Baru langsung ke lokasi sekaligus mengamankan pelaku.

"Sesampainya di lokasi, petugas mendapati pelaku beserta barang bukti yaitu 1 unit kipas angin duduk, satu buah mesin kasir dan satu gulung kabel listrik,” kata Kapolsek.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku mencuri barang tersebut dan hasilnya untuk beli baju dan biaya hidup sehari-hari, selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Medan Baru guna penyelidikan lebih lanjut. (Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (DeliSerdang) - Seorang pria pengangguran berinisial MAL alias Arif (32) warga desa Pisang Pala Kec. Galang Kab. Deli Serdang, ditangkap Polisi Perladangan Desa Ujung Rambe Kecamatan Bangun Purba, Rabu (18/11).

Berawal pada hari itu, korban bernama Sudarman (35) warga Jln. Garuda GG.  Senopati No.18 Sei Kambing Kota Medan, tergiur dengan penawaran sepedamotor KLX dengan harga Rp. 9.000.000,00- dan sepakat untuk transaksi di  Desa Pisang Pala Kecamatan Galang.

Keesokan harinya sekira pukul 09.30 wib, tepatnya di halaman SD Desa Pisang Pala Kecamatan Galang, korban bersama temannya yakni Surya Maulana datang kelokasi yang sudah disepakati, kemudian korban berjumpa dengan tersangka bersama temanya kurang lebih 10 (Sepuluh) orang lainnya, alih-alih ingin menjual motor tersebut tersangka bersama teman temannya justru langsung memegangi korban dan mengambil uang dan hp dari kantong sakunya korban dan memukulinya.

Atas kejadian tersebut korban melaporkannya kepada pihak Polsek Galang Polresta Deli Serdang. 

Setelah diselidiki diketahui keberadaan tersangka, Tim Tekab Polsek Galang Polresta Deli Serdang yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Erikson David, SH mendapat informasi tentang keberadaan tersangka.

Tim Tekab langsung menuju lokasi dimaksud dan menemukan MAL alias Arif di Desa Ujung Rambe Kecamatan Bangun Purba, tersangka yang mengetahui kedatangan petugas sempat berlari ke perladangan dengan sepeda motor, karena gugup tersangka yang terjatuh dengan segera Tim Tekab dapat meringkusnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Galang Polresta Deli Serdang AKP RGM. Hutagalung, SH menjelaskan, “tersangka sudah kita amankan dan dalam proses penyidikan di Mapolsek Galang Polresta Deli Serdang,” ucapnya menutup. (Red)