.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Labuhan) - Ramli (33) warga Jalan Alfaka 7 Lk. 6,  Kel. Tanjung Mulia, Kec. Medan Deli harus merasakan dingin dan pengapnya ruangan sel Mapolsek Labuhan.

Pasalnya,  pria pengangguran ini kedapatan warga hendak mencuri motor Yamaha Mio BK 3399 ABZ milik Erwin Syahputra Siregar (32) yang tinggal di Jalan Pancing I Suasa Tengah, Gg. H. Fatma Psr. 4 Kel. Mabar Hilir Kec. Medan Deli, Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 19.00 wib.

Informasi yang diperoleh, Rabu (1/4/2020) peristiwa bermula saat korban pulang sholat Maghrib dan memarkir motornya disamping rumah. Saat korban keluar rumah hendak merokok, korban melihat pelaku sedang berusaha mengengkol motornya.

Korban yang bingung langsung menegur pelaku, namun pelaku mengatakan itu motor temannya. Karena korban melawan sambil mengatakan kalau itu motornya, melihat korban melawan pelaku langsung kabur.

Melihat pelaku kabur, korban langsung teriak maling. Warga yang mendengar teriakan korban, langsung mengejar pelaku.

Tak berselang lama, pelaku ditangkap warga dan langsung menghakimi. Beruntung nyawa pelaku tak melayang, sebagian warga langsung memboyong pelaku kerumah Kepling.

Petugas Polsek Labuhan yang menerima laporan tersebut langsung menuju kelokasi, dan mengevakuasi pelaku ke Mapolsek Labuhan.

Kapolsek Labuhan Kompol Edi Safari SH yang dihubungi wartawan membenarkan kejadian tersebut. 
"Iya memang ada, pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa penyidik. Sedangkan korban sudah membuat pengaduan," tandasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Tim Tekab Polsek Medan Kota menangkap  seorang pencuri kabel listrik di Jalan Imam Bonjol Medan Maimun pada Jumat (27/3) sekira pukul 02.00 WIB.  Pelaku diringkus setelah dilaporkan oleh pihak Dinas Pertamanan Kota Medan.

Berdasarkan informasi diperoleh, tersangka bernama Novri Sofian Pardede alias Pardede (39), warga Jalan Raden Saleh Bawah Jembatan Kecamatan Medan Petisah.

"Dari pelaku disita barang bukti kabel  sepanjang 8 meter dan 6 buah Mini Circuit Breaker (MCB)," sebut Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Ainul Yaqin, Rabu (1/4).

Penangkapan ini berawal, sambung Yaqin,  saat petugas melakukan patroli rutin.  Ketika itu, petugas mencurigai seorang pria yang tengah melintas membawa tas di Jalan Imam Bonjol, Medan Maimun.

"Ketika petugas kita melakukan patroli, melihat seorang laki- laki memotong kabel di pinggir jalan, selanjutnya diamankan," jelasnya.

Lanjut dikatakan Yaqin, dari hasil penggeledahan, ditemukan gulungan kabel listrik yang biasanya tertanam di tanah dalam tas milik tersangka dan beberapa buah stot listrik.

"Tersangka mengakui perbuatannya telah mengambil kabel tersebut. Selanjutnya dia kita boyong ke kantor," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deliserdang) - Tujuh orang pelajar SMK di Deliserdang yang memperkosa adik kelasnya ditetapkan sebagai tersangka. Ke tujuh pelajar itu pun ditahan di Mapolresta Deliserdang.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang,  Kompol Muhammad Firdaus mengatakan, penetapan ke tujuh nya sebagai tersangka usai hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik.

"Dari 8 orang diduga pelaku hasil gelar perkara menetapkan 7 orang sebagai tersangka kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap korban," ujar  Kompol Firdaus, kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).

Ketujuh tersangka yakni YAS, DG, HS, MAT, SAH, RDP dan  RI. Seluruhnya kini ditahan Polresta Deli Serdang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.  

Lebih jauh Kompol Firdaus mengatakan,  mereka dikenakan  Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pasal 81 ayat 2 sub 82. Ancaman hukuman 15 tahun penjara," tandasnya.
Sebagaimana  diberitakan, kasus pemerkosaan ini terkuak, setelah orangtua korban membuat laporan  ke Polresta Deli Serdang, Selasa (31/3) sore. Mereka melaporkan kejadian itu, didampingi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang Junaidi Malik.  (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polsek Medan Kota menangkap seorang tersangka inisial CC (35), warga Jalan Setia Kecamatan Delitua Kabupaten Deliserdang, karena memiliki sabu.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin kepada wartawan, Senin (30/3) sore menyebutkan, Minggu (29/3) malam lalu pihaknya menerima informasi dari masyarakat di Jalan Purwo Delitua sering terjadi transaksi narkotika.

"Lalu petugas bergerak ke lokasi yang dimaksud, setelah petugas sampai di lokasi melihat tersangka dengan gerak-gerik sangat mencurigakan. Ketika didekati, tersangka lalu melarikan diri," ujar Iptu Ainul Yaqin.

Kemudian, lanjut Iptu Yaqin, petugas mengejar tersangka dan berhasil mengamankannya, selanjutnya petugas menggeledah dan menemukan 1 bungkusan plastik di dalamnya berisi dua paket diduga sabu dan beberapa plastik transparan ukuran kecil yang masih kosong.  Petugas menemukan sabu itu di dalam kantong celana tersangka sebelah kiri bagian depan. 

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti diboyong menuju Mako Polsek Medan Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang pelaku pencurian  dengan kekerasan terpaksa ditembak polisi karena berusaha kabur saat penangkapan.  Pelaku berinisial PA (26) warga Jalan Umar GG.  Jojodiharjo Kel.  Glugur Darat I Kec. Medan Timur ini juga diketahui kerap melakukan aksi pencurian.


Kapolsek Medan Barat Kompol Afdhal Junaedi mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan polisi nomor  88/III/2020/SPKT/Restabes Medan/Sek Medan Barat, tanggal 28 Maret 2020, Pelapor Sopianti br Sianturi (21). Dimana tidak hanya melakukan pencurian, pelaku juga melukai korban dengan senjata tajam.

"Korban yang saat itu berada di dalam angkot dipukuli, dicekik dan ditusuk pakai gunting oleh diduga pelaku, sehingga korban pingsan dan dirawat di rumah sakit. Setelah pulih korban diantar oleh saudaranya ke Polsek Medan Barat guna membuat laporan Pengaduan sehubungan dengan telah terjadinya tindak pidana curas dan hilangnya barang milik korban," urai Kompol Afdhal, Rabu (1/4).

Atas kejadian itu, korban kehilangan dua buah hiasan anting emas dan juga handphone. Lantas polisi yang menerima laporan melakukan penyelidikan. Kemudian pada Selasa, 31 Maret 2020 kemarin, Tekab unit reskrim Polsek Medan Barat mendapat informasi keberadaan  pelaku.

"Selanjutnya Tekab Polsek Medan Barat langsung menindaklanjuti info tersebut dan mencari pelaku ditempat persembunyiannya, saat sampai di lokasi diduga pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, kemudian petugas melakukan tindakan tegas terukur di kedua kaki  pelaku setelah tembakan peringatan tidak dihiraukan," sebut Kapolsek.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka, dia juga merupakan residivis kasus pencurian tahun 2015 di wilayah hukum Polsek Medan Barat. Kemudian dia juga residivis pencurian bongkar rumah di tahun 2017 di wilayah Medan Timur. Serta pernah melakukan pencurian handphone di wilayah hukum Polsek Medan Barat tahun 2019.

"Petugas juga menyita gunting yang digunakan pelaku untuk melukai korban," pungkas Kompol Afdhal. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanjung Morawa) - Maraknya aksi pungutan liar (pungli) para pemuda di seputaran jalan Sei Belumai Hilir Dusun I Desa Tg. Morawa A Kec. Tanjung Morawa, Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang dengan langsung mengamankan seorang pria berinisial OZN (35) warga Desa Tg. Morawa A Kec. Tanjung Morawa, Rabu (01/04/20).

Aksi pungli ini pun sudah sangat meresahkan bagi warga sekitar yang akhirnya berujung dengan viralnya aksi pungli tersebut di media sosial. Berdasarkan viralnya aksi pungli di seputaran jalan Sei Belumai Hilir Dusun I Desa Tg. Morawa A Kec. Tanjung Morawa ini dan juga adanya laporan dari masyarakat, Tim tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang merespon dengan cepat melakukan penyelidikan.

Dan dari hasil penyelidikan, didapati seorang pria yang sedang memberhentikan sebuah truck Fuso. Mendapati hal tersebut tim tekab Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang dengan sigap langsung mengamankan seorang pria tersebut.   

Pada saat diamankan petugas, OZN tertangkap tangan melakukan pungli terhadap sopir Truck fuso warna orange, kemudian dari tangan pelaku didapati barang bukti uang tunai sebesar Rp.46.000,-, dan setelah dilakukan interogasi, OZN mengakui bahwa uang tersebut di dapatkannya dari perbuatannya melakukan pungli terhadap para supir truk yang melintasi Jalan Belumai Hilir Dusun I Desa Tg. Morawa A Kec. Tanjung Morawa.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK melalui Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, SH saat dikonfirmasi membenarkan diamankannya seorang pria terkait dengan dugaan perbuatan pungutan liar (pungli) tersebut.

"Inisialnya OZN tadi pagi diamankan oleh tim tekab, kita duga melakukan perbuatan pungli, untuk saat ini OZN masih dimintai keterangan oleh penyidik, kemarin sempat viral aksi pungli ini di seputaran jalan Sei Belumai Hilir Dusun I Desa Tg. Morawa A, jadi kita lakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan ini kita mengamankan OZN", ujar pria berpangkat tiga balok emas dipundaknya ini. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Curi motor milik penderes Karet, MH (20) warga Dusun V Kampung Tempel, Desa Penggalangan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, ditangkap warga saat hendak melarikan sepeda Motor yang dicurinya dijalan Afdeling VII, Kebun Rambutan Bamban Estate, Selasa (31/03/2020) sekira pukul 09.30 Wib.

Kejadian bermula saat korban Suardi (50), warga Dusun IV, Desa Pondok Banjar, Kecamatan Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, melakukan aktifitasnya sehari-hari sebagai penderes karet di blok XV afdeling VII, kebun rambutan, memarkirkan sepeda motornya Yamaha Vega R Nomor Polisi BK 6939 IN dibawah pohon karet.

Namun saat melakukan pekerjaannya, korban didatangi saksi M. Syahril (38) dan Agus Setiawan (21) melaporkan bahwa sepeda motornya dicuri oleh orang, namun pelakunya sudah ditangkap warga dan diamakan di kantor Desa Sei Bamban.

Mendapat informasi tersebut korban pun bersama saksi menuju kantor desa Sei Bamban dan melihat pelaku bersama sepeda motor korban sudah diamankan warga.

Atas kejadian tersebut korban melaporkannya ke Polsek Firdaus sesuai dengan laporan Polisi Nomor LP/35/YAN.2.6/2020/SU/RES SERGAI/SEK FIRDAUS, tanggal 31 maret 2020.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang  kepada media, Rabu (01/04/2020) membenarkan kejadian penangkapan curanmor oleh warga Desa Sei Bamban.

"Pelaku mengambil sepeda motor korban saat korban sedang menderes karet, dan pelaku berhasil ditangkap warga saat hendak melarikan sepeda motor korban, lalu diserahkan ke Polsek Firdaus untuk diproses hukum," kata Kapolres.

Dari pemeriksaan oleh petugas, Pelaku merupakan residivis kasus curanmor dan baru keluar dari lembaga pemasyarakatan bulan februari lalu.

"Pelaku ini merupakan residivis kasus curanmor, dan baru keluar Lapas satu bulan lalu," ujar AKBP Robin.

"Pelaku dan barang bukti Sepeda motor berikut Surat- suratnya sudah diamankan Polsek Firdaus. Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun," tutup Kapolres. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Perbaungan berhasil meringkus terduga bandar sabu di wilayah Kecamatan Perbaungan. Akibatnya pelaku yang sudah bolak balik masuk penjara langsung kembali berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Perbaungan Polres Sergai

Pelaku yang diamankan Dul Rahman alias Otto (48) warga Dusun III, Desa Sei Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Ditangkap di kediamannya,  Senin (30/3/2020) sekira pukul 23:30 WIB.

Dari hasil penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 kotak warna hitam bertuliskan MGI berisikan 1 lembar plastik klip transparan berukuran sedang yang berisikan butiran kristal diduga sabu, 4 lembar plastik klip Transparan berukuran kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu dengan total berat brutto 1,78 gram, 10 lembar plastik klip trasparan berukuran sedang kosong, 10 lembar plastik klip trasparan berukuran kecil kosong, 2 pipet plastik dan 1 sendok plastik kecil.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum dalam keterangan kepada awak media, Rabu (1/4/2020) mengatakan, penangkapan tersangka DR alias Otto berkat laporan masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Dusun III, Desa Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

"Selanjutnya, team melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara. Dimana tersangka yang diketahui sudah berulang kali masuk penjara dalam kasus narkotika bahkan tersangka baru hirup udara bebas beberapa bulan terakhir dari Lapas Kota Tebingtinggi.

"Setelah dilakukan penyelidikan dalam beberapa minggu, akhirnya tersangka DR alias Otto berhasil ditangkap di kediaman," kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

Lanjut dikatakan Kapolres, DR alias Otto yang sudah cukup meresahkan masyarakat yang selalu menjual narkotika disekitar rumahnya, mendapat informasi tersebut Tekab Polsek Perbaungan bergerak cepat untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka dengan cara penggerekan langsung kerumah pelaku. Hasilnya tersangka dapat dilakukan penangkapan didalam rumah miliknya dan berikut barang bukti narkotika.

Tersangka DR alias Otto mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya bernama AA alias CL yang merupakan Bandar Narkoba yang selalu membagikan / menyebarkan sabu di Kecamatan  Perbaungan dan  Kecamatan Teluk Mengkudu.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka AA alias CL yang cukup terkenal sangat licin dan memiliki jaringan kuat sehingga tersangka belum ditemukan sesuai keberadaan tersangka di wilayah Lingkungan I  Tualang Kecamatan Perbaungan, Sergai dan Kecamatan Beringin, Kecamatan Lubuk Pakam Deli Serdang.

Atas perbuatannya, tersangka bapak dua anak tersebut dan berikut barang bukti sudah di limpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai guna proses lebih lanjut dan Tersangka dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua puluh tahun penjara," tegas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (Bayu)