.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Barat terpaksa melumpuhkan tersangka pencuri sepeda motor berinisial D '20' warga Jalan Serba Guna Gang Bunga, Desa Manunggal Labuhan Deli, dengan timah panas kaki kanannya, lantaran pemuda yang bekerja sebagai buruh bangunan tersebut kedapatan mencuri sepeda motor.

Kapolsek Medan Barat Kompol Choky S Meliala didampingi Kanit Reskrim Iptu Herison Manulang mengatakan, penangkapan terhadap Diki dilakukan karena  korbannya membuat laporan ke kantor polisi, bahwa pada Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 03.30 WIB, Tim Pegasus Polsek Medan Barat yang sedang melakukan patroli di Jalan Pertempuran, melihat pelaku bersama seorang temannya sedang membawa 2 unit sepeda motor, dengan cara satu sepeda motor didorong oleh motor lainnya.

"Melihat hal itu tim pun curiga dan mencoba memberhentikan mereka. Tapi keduanya malah melarikan diri," ungkap Kapolsek kepada wartawan, Minggu (13/10/2019)

Dijelaskan Kapolsek, selanjutnya  tim pun melakukan pengejaran sehingga berhasil menangkap Diki beserta satu unit sepeda motor curiannya. Namun satu temannya berhasil melarikan diri.

"Namun saat pengembangan, pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas, sehingga harus diberi tindakan tegas terukur dikakinya, sebelum akhirnya di bawa ke RS Bhayangkara lalu ditahan di Polsek," ucapnya.

"Dari hasil introgasi yang dilakukan, sambung orang nomor satu di Mapolsek Medan Barat ini, Diki mengakui bahwasanya dirinya melakukan pencurian sepeda motor bersama 2 temannya berinisial A (33) dan H (35), Diki juga mengaku telah melakukan 2 kali aksi pencurian sepeda motor, yakni sepeda motor Supra FIT di Jalan Kapten Sumarsono Gang Bunga, Labuhan Deli serta 2 unit sepeda motor Honda Beat hitam dan Honda Beat biru putih di Jalan Karya Gang Buntu, Karang Berombak, Medan Barat," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Patumbak) - Tim Pegasus Polsek Patumbak dipimpin Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung, SH, berhasil menangkap lima tersangka narkoba dari berbagai lokasi berbeda bersama barang buktinya, Selasa (8/10/2019) lalu sekira pukul 16.00 WIB.
Kelima tersangka yakni, Charles Pangaribuan (46) warga Jalan Perjuangan Dusun Bulan Suari Desa Amplas Kabupaten Deli Serdang, Poltak Nainggolan (37) warga Jalan Keramat Kuda Kecamatan Medan Denai, Sandra  Rangkuti (38) warga Jalan Perjuangan Kecamatan Medan Denai/Jalan Sultan Sori Pada Muli P. Sidempuan, Rosmawati Pasaribu (33) warga Jalan Perjuangan Kecamatan Medan Denai, dan Yusrizal (39) warga Jalan Ringroad Kecamatan Medan Sunggal.
Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung, SH, kepada Wartawan, Sabtu (12/10/2019) mengatakan, saat itu Team Pegasus Polsek Patumbak menerima informasi bahwa di Jalan Perjuangan No.19 Dusun Bulan Suari Desa Amplas Kabupaten Deli Serdang persisnya di rumah Charles Pangaribuan sering dijadikan sebagai tempat transaksi jual beli narkoba, lalu petugas bergerak melakukan penyelidikan dan cek TKP.
"Setibanya di lokasi, Team Pegasus langsung melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap 4 orang yang berada didalam rumah dan sewaktu diperiksa ditemukan 4 paket (4 gram) sabu didalam bungkus rokok, kemudian Team mengamankan barang bukti tersebut beserta tersangka.
"Menurut keterangan dari salah seorang tersangka, sabu tersebut dibeli dari Yusrizal, kemudian Team melakukan pencarian terhadap tersangka Yusrizal, dengan melakukan penyamaran sebagai pembeli dan kemudian sepakat untuk bertemu di Jalan Gagak Hitam Simpang Jalan Sunggal SPBU Pelangi Sunggal," ujar Kapolsek.
Ketika bertemu dengan Yusrizal, lanjut Kapolsek, Team langsung menangkapnya dan diamankan dari tersangka 1 bungkus plastik berisi sabu dengan berat 4 gram, selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Polsek Patumbak guna proses lebih lanjut.
"Tersangka Charles Pangaribuan dan Yusrizal diduga adalah pengedar sabu. Dari keduanya disita barang bukti  4 plastik klip berisi sabu dengan berat 4 gram, 1 plastik klip berisi sabu dengan berat 4 gram, 3 bong, 1 gulungan aluminium foil, 2 buku tulis warna hijau dan merah, 1 buah mancis warna biru, 2 unit timbangan elektrik, 4 pack plastik klip kosong, 2 buah jarum.
"Atas perbuatannya, kelima tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) Subs 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," pungkas Kompol Ginanjar Fitriadi. (Rn) 
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Tim Pegasus Unit Reskrim Polsek Percut Seituan menangkap pelaku Pencurian dengan kekerasan (Curas).

Adapun nama pelaku yakni,  Ramadani alias Rahmad (24) ini mencuri sepeda motor korban Nurlela (32) warga Jalan Kamboja, Dusun VIII Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

"Pelaku ditangkap di Jalan Kamboja, Tanah Garapan Laut Dendang, Percut Seituan, Deli Serdang pada 10 Oktober 2019," kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo melalui Kanit Reskrim Iptu Luis Beltran, Sabtu (12/10/2019).

Iptu Luis menjelaskan, awalnya korban bersama anaknya memarkirkan sepeda motor Honda Vario BK 5496 AGR di pinggir Jalan Kamboja, Tanah Garapan Lau Dendang, Percut Sei Tuan pada Minggu 6 Oktober 2019.

"Saat korban belanja pelaku datang dan membawa kabur sepeda motor tersebut. Korban yang melihat sempat berteriak dan mengejar pelaku namun tidak berhasil," ujarnya.

Atas peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi. Petugas lalu melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.
Saat diinterogasi pelaku mengaku telah menjual sepeda motor kepada Agus dengan meminjam uang Rp3 juta kepada Hilda.

"Saat mencari barang bukti sepeda motor yang dijualnya pelaku mencoba melarikan diri. Petugas memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan pelaku. Petugas lalu memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki kanan pelaku," jelasnya.

Pelaku telah empat kali melakukan aksi kejahatan di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan. Dari pelaku disita barang bukti 2 unit HP, 1 jam, 1 tas sandang, kaos, kalung dan gelang besi.

"Untuk pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana. Untuk Hilda dijerat dengan Pasal 480 KUHPidana," pungkasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menangani 46 kasus narkoba selama berlangsung operasi Antik Toba 2019 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
"Operasi Antik Toba yang digelar mulai tanggal 26 September hingga 10 Oktober 2019, ada 46 kasus narkoba ditangani dengan 59 tersangka yang diamanakan," kata Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Soekarman kepada awak media, Sabtu (13/10/2019). 
Soekarman menyebutkan, dari para tersangka diamankan barang bukti 49,3 gram sabu, puluhan alat hisap bong, puluhan HP, pipet kaca, puluhan klip plastik kecil warna transparan dan timbangan digital.
"Semua tersangka sudah menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan, empat orang diantaranya merupakan target operasi dan kasusnya telah dilimpahkan berkasnya ke kejaksaan," ungkapnya, sembari menambahkan kepada para tersangka dijerat pasal 114 (1), pasal 112 (1) atau pasal 127 (1) a UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Akibat merampas handphone milik pelajar di Jalan Periuk, Ayahanda, AH (22) warga Jalan Sumarsono Gg. Amal Ujung Kel. Helvetia Medan ditangkap Team Pegasus Polsek Medan Baru.
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H.Tobing SIK melalui Kanit Reskrimnya Iptu Philip Antonio Purba SH MH mengatakan, adapun kejadiannya berawal pada hari Senin tanggal 07 Oktober 2019 sekitar pukul 22.00 Wib, korban Era Prisilia Tambunan, warga Jalan Periuk Gg. Waspada Medan sedang duduk-duduk bersama kakaknya di depan Gang rumah.
"Disaat korban bermain dengan menggunakan HP, secara tiba-tiba datang pelaku yang mengenderai sepeda motor berboncengan lalu merampas HP yang sedang dipegang oleh korban," ucap Kanit Reskrim Iptu Philip, Jumat (11/10/2019).
Tak terima Hp nya dirampas, sambung Philip, kemudian korban berteriak jambret.. dan saat bersamaan Team Pegasus Polsek Medan Baru yang dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Immanuel Ginting SH MH yang sedang melintas melaksanakan mobile di seputaran TKP langsung mengejar pelaku.
"Ketika dikejar petugas, sepeda motor pelaku terjatuh dan salah satu pelaku AH dapat ditangkap petugas, sedangkan satu orang teman pelaku berinisial L melarikan diri. Selanjutnya, pelaku bersama barang bukti 1 (satu) buah HP milik korban diamankan ke Polsek Medan Baru untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari hasil introgasi, pelaku mengakui telah 3 (tiga) kali melakukan perampasan Hp
di Jalan Muktar Basri UMSU, Jalan Periuk Medan dan di daerah jalan Marelan," pungkas Kanit Reskrim ini sembari menambahkan, kepada pelaku dijerat dalam Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 9 Tahun Penjara. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Masih ingatkah kita dengan aksi bajing loncat yang viral di Media Sosial (Medsos) yang terjadi di Jalan Cemara, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur berhasil diringkus tim khusus Satreskrim Polrestabes Medan pada Senin (4/10/2019) sekira pukul 11.30 WIB.

Mengetahui Peristiwa itu, Timsus Satreskrim Polrestabes Medan langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan dan akhirnya Timsus berhasil menyergap pelaku saat berada dipinggir Jalan Karakatau, Kecamatan Medan Timur, pada Senin (7/10 /2019).
Tersangka Mulyadi alias Imul (40) warga Jalan Perwira I Gang Mufakat, Kelurahan Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur diringkus beserta barang bukti 1 unit sepeda motor buatan Cina, 3 Pcs bantal, 1 topi dan 1 pasang sepatu yang digunakan sewaktu beraksi.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto didampingi Kanit Pidum Iptu Said Husein, Kamis (10/10/2019), mengatakan, tersangka Mulyadi beraksi bersama seorang rekannya bernama Anjas Sihombing alias Kardo (DPO). Mulyadi merupakan seorang yang pernah mendekam di sel tahanan dalam kasus narkoba pada tahun 2016 dan dihukum 2,6. tahun penjara, para tersangka beraksi dengan menggunakan senjata tajam dan tidak segan-segan melukai korbannya," terangnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini juga menghimbau  masyarakat Kota Medan untuk selalu berhati-hati sebab di kawasan Jalan Cemara memang rawan aksi kejahatan.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 3 sampai 5 tahun penjara. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Delitua) - Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang becak motor (Betor), tak berkutik saat diamankan petugas Reskrim Polsek Delitua karena kedapatan sedang asyik mengisap ganja, Rabu (9/10/2019) pagi.
Pelaku diketahui bernama Rinto Manihuruk (39) warga Jalan Bunga Rampe Gang Mawar, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan.
Kapolsek Deli Tua, Kompol Efianto melalui Kanit Reskrim Iptu Idem Sitepu mengatakan bahwa penangkapan pelaku berkat laporan yang masuk dari masyarakat. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa di lokasi sering dijadikan tempat untuk melakukan transaksi narkoba," ujar Iptu Idem, Rabu (9/10/2019).
Idem menjelaskan, Penangkapan terhadap tersangka, langsung dipimpin Panit II Reskrim Iptu AT Pakpahan SH, bersama beberapa anggota, tersangka mencoba mengelabui petugas dengan Membuang BB nya dan sambil memijak dengan sandal.
Saat di lakukan pemeriksaan. Kertas yang diinjak tersangka, ternyata didalamnya adalah narkotika jenis ganja yang masih di bungkus rapi. Tersangka pun di bawa ke Polsek Delitua dengan barang bukit yang ada.

Ketika diintograsi petugas, tersangka mengakui narkotika jenis ganja tersebut miliknya, yang baru di belinya seharga Rp.10 ribu dari seseorang di kawasan Medan Johor.

" Tersangka di kenakan UU No. 35 Tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara," pungkas Idem Sitepu. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Tim Pegasus Polsek Medan Kota, berhasil meringkus seorang tersangka pencurian di toko Jalan Pusat Pasar Medan. Polisi juga mengamankan barang bukti 48 potong kemeja baru.
"Pelaku ini tertangkap tangan mencuri 48 potong pakaian di toko TRI R yang berada di lantai III Pusat Pasar sehingga langsung diamankan," kata Kapolsek Medan Kota, AKP Rikki Ramadhan didampingi Kanit Reskrim, Iptu Ainul Yaqin, Senin (7/10).
Dijelaskan Kapolsek, terungkapnya aksi tersangka Junaedi Simangunsong (37), Jalan Pasar X Tembung setelah terlihat saksi Muhammad Zaini (36), karyawan toko ADCR, warga Jalan Bromo Medan turun dari asbes.
Ketika itu, tersangka menggasak 48 potong kemeja senilai Rp 4.320.000. Tersangka beraksi menggunakan alat bantu sepotong kayu untuk merusak asbes.
Tersangka melakukan aksinya pada Sabtu (5/10) sekira pukul 09.00 WIB. Kejahatan itu selesai dilakukan tersangka pada pukul 14.30 WIB. Dia berniat kabur membawa barang curiannya. Beruntung, aksi tersangka dipergoki saksi sehingga berteriak maling.
"Petugas yang kebetulan melakukan patroli rutin di wilayah hukumnya segera mengamankan tersangka sebelum menjadi bulan-bulanan massa. Selanjutnya tersangka dan barang bukti digelandang ke Mapolsek Medan Kota," tandas AKP Rikki. (Rn)