.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Memperingati Hari Bhayangkara ke 74 Tahun 2020, Polda Sumut menggelar upacara peringatan secara sederhana secara live streaming dengan Istana Negara serta Polda dan Polres jajaran bertempat di aula Tribrata Mapolda Sumut, Rabu (01/07).

Upacara peringatan di Istana Negara dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dimana peringatan Hari Bhayangkara ke 74 tahun ini mengusung tema "Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif".

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si memimpin langsung pelaksanaan upacara peringatan di Mapolda Sumut yang turut dihadiri oleh Gubernur Sumut, Pangdam I/BB, Wakil Ketua DPRD Sumut, Kajati Sumut, Danlantamal I Belawan, Pangkosek Hanudnas III, Ka BNNP Sumut, Kabinda Prov Sumut, serta Pejabat Utama Polda Sumut

Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 74 kepada keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia. Terimakasih setinggi tingginya atas pengabdian, pengorbanan dan sumbangsih dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam menegakkan hukum serta dalam memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. 

Sebagai bangsa pejuang kita tidak boleh cepat menyerah khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini. Kita harus terus berikhtiar mengatasi permasalahan kesehatan maupun ekonomi. 

Keterlibatan jajaran Polri sangat dibutuhkan mulai dari jajaran Mabes, Polda, Polres, Polsek dan Bhabinkamtibmas harus aktif mengajak masyarakat mengikuti protokol kesehatan serta mengawal ketepatan penyaluran bantuan sosial agar situasi tetap kondusif aman dan damai. 

Keselamatan rakyat adalah paling utama dan hukum tertinggi. Lakukan tugas kemanusiaan ini secara persuasif dan humanis namun tetap tegas dalam menangani setiap pelanggaran hukum guna menjaga profesionalitas dan kepercayaan rakyat.  

Beberapa instruksi Presiden sebagai pedoman pelaksanaan tugas Polri diantaranya :

- Pertama terus pegang teguh serta amalkan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Jaga kehormatan, jaga kepercayaan 
dan jaga kebanggaan sebagai anggota Polri.

- Kedua, terus lakukan reformasi diri secara total. Bangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel. Bangun kultur kerja Polri yang profesional, 
modern dan terpercaya. 

- Ketiga, terus mantapkan soliditas 
internal. Perkuat sinergi Polri dengan TNI dan seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

- Keempat, terus terapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat. 

- Kelima, terus tingkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional. Lakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan.

- Keenam, terus jaga kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman 
dari Covid-19. 

- Ketujuh, Polri harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri 
dengan penuh tanggung jawab. (Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Rayakan Lebaran di Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Sarinah Siregar Pemimpin Redaksi (Pemred) media online intaikasus.com menggelar open house dan halal bihalal di rumahnya di Jalan Kelambir V No.162 Kel. Tanjung Gusta, Kec. Medan Helvetia, Sabtu (6/6/2020) siang.

Acara yang berlangsung santai itu diikuti sejumlah awak media yang tergabung dalam Jurnalis Team Bravo dan sejumlah para jurnalis  lainnya.

"Kunjungan yang kami lakukan ini merupakan wujud silaturahmi sekaligus menjaga kekompakan Team, apalagi saat ini masih dalam suasana hari Raya Idul Fitri, jadi dibulan baik ini tidak ada salahnya kita saling memaafkan, dan dengan kegiatan ini mudah-mudahan kedepan Jurnalis Team Bravo semakin eksis dan tetap kompak dalam melaksanakan fungsi kontrol sosialnya", ujar Ketua Team Bravo Bistok Malau, SH, di sela-sela  kunjungan tersebut.

Bistok juga mengharapkan kepada teman-teman jurnalis yang tergabung didalam Team Bravo untuk tetap saling kordinasi sehingga berita yang disajikan akurat, berimbang dan tidak berat sebelah.

"Tukar fikiran dengan teman-teman itu penting, apalagi saat ini banyak hal yang akan dihadapi seperti berita hoaks. Jadi peran rekan-rekan wartawan sangat penting sekali, intinya harus menjadi media yang dipedomani oleh masyarakat dengan sumber yang terpercaya, dan ini tentu saja akan meningkatkan kredibilitas kita sebagai wartawan", ucap Bistok.

Sementara itu, Sarinah Siregar mengucapkan terimakasih banyak kepada rekan-rekan wartawan dari Team Bravo yang sudah bersedia meringankan langkah mengunjungi kediamannya.

"Saya ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan Team Bravo, yang sudah bersedia datang, apabila ada penyambutan yang kurang berkenan, selaku tuan rumah saya aturkan maaf, saya beserta keluarga mengucapkan selamat hari raya idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin",  tutur Rina.

Pantauan dilokasi, kegiatan silaturahmi hari raya idul Fitri dirumah Pemred intaikasus.com berlangsung hangat dan akrab. Acara diisi dengan makan bersama dan menikmati kue lebaran yang disajikan oleh tuan rumah, dilanjutkan dengan foto bersama serta hiburan karaoke. (Red/Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kasus Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) yang telah dilaporkan oleh korban Sarinah Siregar (46) warga Jalan Kelambir V GG. Anisa Lala No.162 Kel. Tanjung Gusta, Kec. Medan Helvetia ke Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan, pada 9 Juli 2019 tahun lalu, hingga kini tampaknya tiada kejelasan. Laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi Nomor : STTLP/1470/YAN.2.5/K/VII/2019/SPKT Restabes Medan.

"Sudah 10 bulan lebih saya laporkan kasus yang menimpah saya ke Mapolrestabes Medan, namun hingga saat ini masih jalan ditempat. Saya selaku pencari keadilan belum merasa mendapatkan keadilan tersebut", ujar Sarinah kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).

Terkait lambannya penanganan kasus tersebut, korban mengaku sangat kecewa, padahal orang yang mengambil harta benda miliknya adalah orang yang dikenal yakni anak tiri korban.

"Pada malam kejadian tersebut, para pelaku mengambil paksa mobil serta sepeda motor milik saya dan juga sejumlah harta benda lainnya. Yang saya heran kan ketika kasus nya saya laporkan, pihak penyidik terkesan mengistimewakan para pelaku, dengan hanya melayangkan surat panggilan kepada para pelaku, buktinya hingga saat ini para pelaku tidak juga diamankan. Satu hal yang menjadi tanda tanya besar, apakah dibenarkan mengambil paksa harta benda milik orang lain ?", ungkap Sarinah. 

Dijelaskan Sarinah, pada saat malam kejadian tersebut yang membawa kabur mobilnya adalah pelaku berinisial Apr Alias A, dan yang membawa kabur sepeda motornya Ar Alias Y.

"Mobil dan Sepeda Motor yang dibawa kabur mereka, adalah milik saya dan atas nama saya. Saya beli dengan hasil kerja keras saya sendiri. Tidak hanya itu saja mereka juga membawa kabur barang berharga milik saya lainnya dan juga milik orang tua kandung saya. Hukum harus ditegakkan, jangan tebang pilih. Saya berharap bapak Kapolrestabes Medan bijaksana dalam melaksanakan penegakkan hukum, karena memang kasus ini sudah terlalu lama saya laporkan", ujar Sarinah.

Menanggapi lambannya penanganan kasus tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar yang dikonfirmasi lewat telpon selulernya, Senin (1/6/2020), belum menjawab konfirmasi wartawan. (Ik)

Views
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos, MSi, berikan bingkisan Idul Fitri 1441 H kepada rekan media di Aula Media Centre Pendam I/BB, Jln. Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Rabu (20/5/2020).

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kepada rekan-rekan media yang selama ini telah membantu publikasi dan pemberitaan beragam kegiatan jajaran Kodam I/BB di wilayah Sumatera Utara dengan baik dan menyejukkan. 

Ucapan terima kasih Pangdam I/BB ini disampaikan melalui penyerahan paket bingkisan Idul Fitri 1441 H/2020 M secara simbolis kepada rekan media yang menjadi binaan Penerangan Kodam I/Bukit Barisan.  

Hal ini disampaikan Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos, MSi, di sela penyerahan bingkisan Idul Fitri 1441 H kepada rekan media.

"Mewakili Pangdam I/BB, saya menyampaikan ucapan terima kepada rekan-rekan media atas kerja sama, etos kerja dan semangat kebersamaan dengan Pendam I/BB yang selama ini telah terjalin dengan baik," ucap Kapendam. 

Kapendam juga menyampaikan pesan Pangdam kepada rekan media untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri dalam setiap menjalankan tugas-tugas jurnalistik, serta harapan untuk lebih berperan aktif dalam menyosialisakan imbauan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Di kesempatan yang sama, Kolonel Zeni atas nama pribadi dan Keluarga Besar  Pendam I/BB juga menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada rekan media atas kerjasamanya selama ini. 

"Selamat menyambut Idul Fitri 1441 H/2020 M dan semoga kita semua mendapat lindungan dari Tuhan Yang Maha Esa, serta pendemi Covid-19 ini segera berakhir.," ungkap Zeni. 

Tampak hadir dalam kegiatan ini, para Kasi Pendam I/BB, Perwira Staf, Bintara, Tamtama dan PNS TNI AD Pendam I/BB, serta rekan-rekan media cetak, elektronik dan online di wilayah Kota Medan sekitarnya. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - 
Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga SSos, serahkan paket lebaran sebanyak 750 kotak ke para Prajurit dan PNS Kodim 0201/BS, di Aula Makodim 0201/BS Jln. Pengadilan Medan, Senin (18/5/2020). 

Selain prajurit dan PNS Kodim 0201/BS, paket-paket lebaran tersebut nantinya juga diberikan kepada para guru TK dan SD Persit, para pengurus taman makam pahlawan dan kepada wartawan.

Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga SSos mengungkapkan, pemberian paket lebaran ini merupakan tanda perjalinan Silahturahmi, untuk itu jangan dilihat dari besar, kecil maupun beratnya. 

"Untuk diketahui para prajurit, tunjangan hari raya (THR) akan kita dapatkan juga dari kementerian, sehingga diharapkan agar selalu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan digunakan dengan sewajarnya," ujar Dandim.

"Saya menghimbau, agar tetap selalu jaga kesehatan, karena dalam menyambut hari raya idul fitri, kita akan menyiapkan sebanyak 110 personil yang nantinya diperuntukkan untuk pemutusan atau penyekatan jalan," pungkas Dandim. 

Kegiatan penyerahan paket lebaran ini dilakukan secara simbolis kepada prajurit TNI dan PNS Kodim 0201/BS.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Pasipers Kodim 0201/BS, Mayor Inf Romi Sembiring, Pasipers Kodim 0201/BS, Kapten Inf Fitriadi, Kapten Inf. Rahimin 
Kapten Inf. A. Aritonang, dan Prajurit TNI/PNS Kodim 0201/BS. (Pendim 0201/BS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Binjai) - Madrasah Mis Maura El Mumtaz, yang beralamat di Desa Tanah Seribu Kec. Binjai Selatan Kota Binjai, Sumut, menggelar kegiatan peduli sosial memberikan Bingkisan berupa Sembako, vitamin dan obat - obatan, Sabtu (16/5/2020).

Kegiatan peduli sosial ini dilaksanakan disaat  menjelang hari Lebaran dan suasana yang masih adanya wabah Covid 19. Sembako ini sangat dibutuhkan untuk menambah kebutuhan menjelang lebaran dan puasa Ramadhan, sembako ini berupa makanan pokok, diantaranya beras, indomie, gula, telur dan lain-lain, termasuk obat obatan dan vitamin C.

Di tengah suasana wabah Covid- 19 saat ini, Kepala Yayasan Pendidikan Mis Maura El Mumtaz peduli terhadap anak yatim dan warga sekitar yang kurang mampu, hal ini dilakukan sebagai wujud kepedulian sesama dimana saat ini masih situasi Lokc down, masyarakat terbatas tidak bisa kemana mana untuk mencari kebutuhan sehari hari. Bagi keluarga yang kurang mampu anak yatim dan kaum ekonomi lemah situasi ini sangat terasa apalagi menjelang Lebaran. Kebutuhan pokok bagi keluarga dan masyarakat sangat meningkat, berusaha berbuat sesuatu dan membantu masyarakat sekitar ala kadarnya.

Kepala Sekolah Madrasah Mis Maura El Mumtaz, Hj. Dahliawati menyampaikan bahwa kegiatan ini belumlah sempurna namun paling tidak kita berusaha membantu warga sekitar, menambah protein, vitamin dan obat - obatan alakadarnya, semoga ini bermanfaat menambah moril dan semangat masyarakat disekeliling kita, dan ini menjadi tradisi tahunan bila kita mendapat rezeki nantinya sekaligus menyampaikan menjelang hari Lebaran ini.

"Keluarga Besar Madrasah Mis Maura El Mumtaz mengucapkan Mohon Maaf Lahir & Bathin serta menyampaikan harapannya agar kita menjaga kesehatan, budaya tertib dan patuhi anjuran pemerintah "tetap dirumah", pungkasnya. (Rel/Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Helvetia belum mampu mengamankan pelaku penganiayaan disertai perampasan harta benda yang menimpa korban Sarinah Siregar. Terbukti hingga hampir setahun pelaku belum juga berhasil diamankan.

Kasus penganiayaan disertai perampasan harta benda yang menimpa korban Sarinah Siregar (44) warga Jalan Kelambir V GG. Anisa Lala No.162 Kel. Tanjung Gusta, Kec. Medan Helvetia yang telah dilaporkan ke Mapolsek Medan Helvetia Polrestabes Medan, sekira hampir setahun yang lalu yakni pada Rabu 19 Juni Tahun 2019, tertuang dalam Nomor : STTLP/423/VI/2019/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia, kini kembali memasuki babak baru. Satu tersangka akhirnya dinyatakan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dari enam orang yang Saya laporkan satu diantaranya sudah DPO, yakni Apr Alias A, pun demikian hingga kini tersangka belum juga ditangkap", ujar Sarinah Siregar kepada wartawan, Sabtu (9/5/2020), seraya menunjukan surat SP2HP yang dikirim oleh pihak Polsek Helvetia, pada (5/5/2020), yang menyatakan satu tersangka masuk dalam DPO.

Korban menambahkan terkait kasus tersebut dirinya mengaku kecewa dan merasa belum mendapatkan keadilan karena memang lambannya penanganan kasus tersebut dilakukan oleh pihak Polsek Helvetia.


"Hampir setahun kasusnya saya laporkan, kok lamban kali, padahal pelaku orang yang saya kenal dan notabenenya anak tiri saya", ungkap korban.

Korban juga mengaku heran, sebelum pihak Polsek Helvetia menetapkan DPO terhadap tersangka, penyidik pernah melakukan konfrontir dengan mempertemukan dirinya dan tersangka. 

"Anehnya, setelah saya laporkan kasusnya ke Polsek Helvetia sekira lebih kurang sebulan lamanya, mereka bukan melakukan penangkapan terhadap pelaku, malahan penyidik memanggil saya untuk di konfrontir, dipertemukan dengan tersangka, melalui surat panggilan Nomor : S.Pgl/157/VII/RES.1.6/2019, makanya saya heran penanganan kasus kok seperti ini ?, padahal akhirnya pelaku dinyatakan DPO", ungkap korban kecewa.

Selain itu korban juga merasa ada kejanggalan terhadap penanganan kasusnya, karena dengan gampang pelaku penganiayaan bisa dengan seenaknya mengembalikan barang bukti mobil dan sepeda motor miliknya yang dibawa kabur tersangka ke Mapolsek Helvetia, tanpa ada menahan tersangkanya.

Akibat lambannya penanganan kasus ini, korban Sarinah Siregar meminta pihak Polda Sumut mengambil alih penanganan kasusnya, karena dalam hal ini korban merasa adanya terjadi rekayasa hingga korban merasa tak mendapat keadilan.

"Saya akan minta ke pihak Polda Sumut mengambil alih kasus ini, dan saya akan segera melaporkan hal ini ke Mapolda Sumut", jelas korban.

Sebelumnya ada enam orang pelaku yang datang menyerang kerumah korban hingga melakukan penganiayaan dan membawa kabur sejumlah harta benda korban, dan telah dilaporkan ke Mapolsek Helvetia yakni, RR Alias Ay, El Alias Ve, As Alias He, Apr Alias A, YS Alias Yu dan Ar Alias Ya. Namun setelah hampir setahun kasusnya dilaporkan akhirnya satu pelaku berinisial Apr Alias A masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sementara itu Kapolsek Helvetia Kompol Pardamean Hutahean yang dikonfirmasi lewat telpon selulernya, Minggu (10/5/2020) mengaku, pihaknya sudah mendatangi rumah Apr Alias A (DPO) namun tak menemukan tersangka ada dirumahnya.

"Terimakasih bu Sarinah, kami dari Polsek Medan Helvetia tetap berusaha mencari DPO, kalaupun informasi ada dari bu Sarinah sangat lah kami terima dan kami tindaklanjuti. Kasus yang ibu Sarinah laporkan kasus penganiyaan yang dilakukan anak tiri nya bu Sarinah tetap kami proses bu", jawabnya singkat. (Ik)