.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti 169 Kilo daun  ganja dan 9,5 gram Sabu, Jum'at (11.10.2019) Pukul 11.00 wib di lapangan Apel Polrestabes Jln. HM Said Medan.

Dalam pemusnahan Narkotika ini turut juga disaksikan perwakilan Kejari Medan, team Labfour Sumut, BNN, Lembaga Anti Narkotika (LAN) dan tokoh masyarakat lainnya.

Sepanjang bulan September 2019 sampai Oktober, Polrestabes Medan, menggagalkan aksi peredaran narkoba yang masuk ke wilayah Kota Medan.
Dari kurun waktu sebulan itu, 7 tersangka berhasil di aman kan . Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil menyita 169 Kg ganja siap edar dan sebanyak 9500 gram narkotika jenis Sabu-sabu. Penangkapan tersangka dan penyitaan barang bukti dilakukan polisi dari beberapa wilayah di Kota Medan.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan, penangkapan awalnya dari 1 orang tersangka dengan barang bukti narkoba sebanyak 1500 gram Sabu,  dari situ petugas kembali menangkap beberapa orang tersangka narkoba lainnya dari Hotel Deli Gran In di Balai Kota, Kecamatan Medan Baru, bekerjasama dengan Polsek Medan Timur dan Polda Sumut.

Kasus itupun kembali dikembangkan hingga mengungkap beberapa jaringan narkoba lainnya.
"Jadi, keseluruhan tersangka ada 7 orang dan keseluruhan narkoba sebanyak 169 Kg ganja dan 9,5 Kg sabu" terang, AKBP Raphael Sandhy Cahya dihadapan para wartawan saat gelar pemusnahan barang bukti narkoba.

Dikatakannya, bahwa barang narkoba jenis sabu-sabu dari jaringan pelaku di Kota Medan. Sedangkan narkotika jenis ganja berasal dari kota Aceh.

"Beberapa tersangka dan barang buktinya sudah pernah kita release. Seluruh tangkapan dan para tersangka dari dua laporan polisi sepanjang September dan Oktober ini," bebernya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto yang langsung ikut dalam pemusnahan narkoba tersebut mengungkapkan, kegiatan bertujuan guna melaksanakan akuntabilitas publik terhadap kinerja yang dilakukan oleh pihak kepolisian khususnya Satnarkoba Polrestabes Medan.

Dimana, langkah-langkah penegakan hukum penindakan terhadap kasus narkoba itu tidak akan pernah berhenti. Ditegaskannya, bahwa kesadaran kolektif bahwa narkoba ini adalah musuh bersama yang sudah harus dibangun.

Pasalnya, ia menyadari bahwa wilayah Kota Medan adalah wilayah darurat narkoba dan itu telah dicanangkan oleh pimpinan nasional maupun para pelaksana dengan kesadaran kolektif. Maka dari itu, tentu tidak boleh berhenti sampai hanya kesadaran saja, tetapi harus melakukan langkah-langkah.

"Kita akan melihat dari 2 aspek, yakni aspek supply dan aspek In supply dari bahan-bahan narkoba ini adalah kebutuhan kebutuhan para konsumen pemakai narkoba dilakukan dengan berbagai cara yaitu melalui penegakan hukum yang tegas. Kemudian memutus jaringan-jaringan pelaku narkoba dengan melakukan penyitaan yang menerapkan money laundering pada pelaku-pelaku," jelasnya.

Selain itu, upaya pencegahan dengan bekerjasama dengan pihak luar negeri untuk mengatasi masuknya narkoba yang datang dari luar negeri ke Indonesia. Tujuannya, agar suplainya ini mengecil.

"Misalkan dimonitor penghasil ganja dari Aceh. Bagaimana masyarakat diajak untuk mengurangi suplai ini ya meniadakan bahkan dengan berbagai cara langkah-langkah yang dilakukan oleh berbagai pihak," ujarnya.

Pun begitu, menurutnya langkah-langkah tersebut tidaklah cukup. Belum lagi setiap hari kita melakukan upaya-upaya untuk peredaran narkoba di tempat-tempat tertentu. Semisal gerebek Kampung narkoba, yang juga dianggap belumlah cukup dalam menumpas pelakunya.

"Kedepan akan lakukan program bersinar Kampung bersih dari narkoba yang dikenal di Ternate dicanangkan oleh Odha dengan mengkoordinir berbagai pihak yang termasuk dari Pemda dari TNI dari GNR," ujarnya.(Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolsek Medan Helvetia AKP. Sahudur TM. Sitinjak, SH,SIK,MH, memberikan kejutan HUT ke-74 TNI kepada Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, di Ruang Kerja Pangdam, Selasa (8/10/2019).

"Ini sebagai lambang dan kasih kami terhadap TNI," ujar Kapolsek Helvetia saat memberikan ucapan HUT ke-74 TNI di Makodam I/BB. Ia berharap, kerja sama antara TNI dan Polri bisa terus ditingkatkan untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

Sementara Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah mengaku terkejut atas ucapan yang diberikan Kapolsek Medan Helvetia AKP Sahudur TM. Sitinjak.SH,SIK,MH, dan Wakapolsek Medan Helvetia.Iptu K.Tarigan, SH

"Alhamdulilah, rekan dan sahabat kami Polri memberikan perhatian atas ucapan HUT ke-74 TNI, semoga kebersamaan ini terus terjalin selamanya", Ini adalah salah satu bentuk sinergitas antara TNI dan Polri, maka di hari istimewa ini, kami tidak menyangka akan mendapat surprise, apalagi di tengah kesibukannya, Kapolsek masih sempat memikirkan memberikan tumpeng, kami sangat senang dan bahagia," tutur Pangdam.

Sementara Kapolsek Medan Helvetia AKP Sahudur TM Sitinjak,SH, SIK,MH mengaku senang bisa memberikan kejutan kecil kepada Pangdam I/BB, Karena baginya, kebersamaan antara TNI dan Polri di wilayah Kecamatan Medan Helvetia adalah harga mati yang harus dijaga, Selamat kepada TNI yang berulang tahun ke-74, "TNI profesional kebanggaan rakyat".

Turut hadir pada acara tersebut Kasdam I/BB, Asintel Kasdam I/BB, Aspers Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB, Kapolsek Medan Helvetia AKP Sahudur TM. Sitinjak, SH,SIK,MH dan Wakapolsek Medan Helvetia Iptu K.Tarigan, SH. (Rina/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Acara dialog khusus TVRI dengan Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Adrianto, Danlantamal I Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M.  Pangkosek Hanudnas III Medan Marsma TNI Jhon Amarul dan Danlanud Soewondo Medan  Kolonel Pnb Meka Yudanto, S.Sos, MAP serta Sekda Pemprovsu Hj. Sabrina.

Pada kesempatan tersebut, dalam dialog khusus TVRI Pangdam I/BB menyampaikan TNI menyadari sepenuhnya, bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan pada akhirnya kembali kepada rakyat. TNI lahir dari rakyat, jadi rakyat adalah ibu kandung TNI. Oleh karenanya, sudah selayaknya TNI melakukan pengabdian terbaik untuk membantu kesulitan rakyat, membantu Pemerintah Daerah dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman, sehingga roda pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta kesejahteraan masyarakat semakin baik. 

Lebih lanjut Pangdam I/BB juga menyampaikan TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa merupakan salah satu program pemerintah sebagai wujud pengabdian TNI bersama Kementerian dan Lembaga Negara lainnya, yang langsung menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di desa-desa terpencil. Melalui program TMMD, TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerahnya, guna mengatasi berbagai masalah, terutama di bidang ekonomi dan sosial budaya. Selain itu, para prajurit TNI hadir di tengah-tengah rakyat, menyebarkan semangat gotong royong dan energi positif untuk mencapai kemajuan bersama. 

Sementara itu, Danlantamal I Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M. menyampaikan tugas pokok Lantamal I Belawan, yaitu : Pembinaan kekuatan dan kemampuan guna menyelenggarakan dukungan tempur, logistik dan administrasi bagi unsur-unsur/marinir yang melaksanakan operasi. Oleh karena itu berkaitan dengan hal tersebut Lantamal I memiliki tugas untuk menjaga wilayah laut perairan pantai Timur dan pantai Barat Sumatera, dengan melaksanakan patroli menggunakan alutsista yang tersedia secara terus menerus secara berkesinambungan untuk mengantisipasi kerawanan yang terjadi di laut seperti kejahatan penyelundupan, perompakan, narkotika, pelanggaran wilayah dan kejahatan perikanan/ilegal fishing. 

Patroli laut yang dilakukan, tidak sebatas mengecek kelengkapan administrasinya saja, tetapi juga kesesuaian antara administrasi kapal dengan barang yang diangkut. Dalam hal ini satuan patroli memiliki beberapa alutsista yang terdiri dari 3 KRI dan 5 Kal untuk melaksanakan patroli terbatas. Disamping itu unsur gelar KRI Koarmada I yang di BKO-kan pada Gugus Tempur Laut (Guspurla Koarmada I) atau Gugus Keamanan Laut (Guskamla Koarmada I) secara rutin melaksanakan patroli di wilayah laut perairan Sumatera.

Danlantamal I Belawan berharap kedepan Angkatan Laut harus menjadi lebih tangguh dalam menghadapi semua tantangan dan ancaman yang muncul di masa yang sarat dengan kecanggihan teknologi. dengan meningkatkan profesionalisme prajurit yang diimplementasikan dalam pelaksanaan latihan-latihan secara berlanjut, bertingkat dan berkesinambungan. selama 74 tahun TNI AL telah menunjukkan jati dirinya sebagai komponen pertahanan negara yang tangguh di tengah perubahan lingkungan strategis yang kian dinamis.

Hadir dalam acara tersebut, para unsur Forkopimda Provsu, Kasdam I/BB, Wakapolda Sumut, Walikota Medan, Irdam I/BB, Kapok Sahli Pangdam  I/BB, para Sahli Pangdam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, PJU Polda Sumut. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pohon Kayu Besar milik Dinas Pertamaan Kota Medan, yang berdiri di Jalan Sunggal Linkungan 12, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, persisnya didepan Perumahan Graha Prima mengancam jiwa.

Pasalnya pohon kayu besar yang disebut-sebut sudah berumur puluhan Tahun itu, batangnya terlihat rapuh. Tidak sampai disitu saja apabila ditiup angin dan hujan ranting pohon kerap berpatahan hingga berjatuhan kebawah. Ironinya pohon kayu tersebut juga sudah menempel dengan kabel listrik dan telpon.

Menurut penuturan Susilo warga setempat, dirinya mengaku pohon tersebut sudah berdiri sekitar lebih kurang 30 tahun.

"Sejak saya lajang pohon ini sudah ada, sekarang saja anak saya sudah berumur 25 tahun, jadi usianya sekarang kurang lebih 30 tahun, hingga dahannya juga sudah terlihat lapuk. Jadi kalau bisa saya berharap dinas terkait melakukan peremajaan, jangan sampai setelah memakan korban jiwa baru bertindak", ujarnya ketika ditemui, Minggu (29/9/2019).

Hal senada juga dikatakan Heri, yang sehari-hari membuka warung kopi dihalaman depan rumahnya persis dibawah pohon kayu besar tersebut. Heri juga mengaku resah dengan kondisi pohon tersebut.

"Pohon ini sudah sangat tua usianya, kondisinya pun sudah pada lapuk, takutnya ketika berjualan dan ada pembeli yang datang kewarung saya, tiba-tiba tumbang, sudah pasti menimpa warung saya, karena memang kondisi warung saya terletak dibawah pohon ini", ujar Heri.

Heri menambahkan, setiap tertiup angin yang agak kencang ataupun datang hujan, ranting-ranting pohon kerap berjatuhan dan menimpah warungnya.

"Sering kali ketika ranting pohon kayu ini jatuh ke seng warung saya, menimbulkan suara yang lumayan keras hingga membuat terkejut, karena ranting yang jatuh tersebut lumayan besar, dan kalau menimpa orang yang ada dibawah pohon ini tidak menutup kemungkinan pasti terluka", jelas Heri.

Heri juga mengaku sudah pernah meminta pohon tersebut agar ditebang ataupun diremajakan, oleh dinas pertamanan melalui kepala lingkungan, tetapi hingga kini tidak digubris.

"Saya juga sudah pernah melaporkan kondisi pohon ini ke kepala lingkungan, dan kepala lingkungan mengaku sudah meneruskannya ke dinas pertamanan, namun tidak ada hasilnya", ungkap Heri kecewa.

Pantauan wartawan dilapangan, terlihat kondisi pohon yang terletak dipinggir jalan Sunggal tersebut sangat membahayakan warga maupun pengguna jalan yang melintas, apabila tumbang. Kondisi pohon juga sudah menempel dengan kabel listrik dan telpon, hingga ranting-rantingnya yang patah menggantung di kabel listrik dan telpon. Warga setempat mengaku resah dan meminta dinas terkait segera tanggap melakukan peremajaan ataupun pembersihan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Siapa yang tidak tahu Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatra Utara. Ini kali ketiga Kelurahan Kemanangan Tani Merayakan Kerja Tahun, di tahun pertama pencanangan banyak warga yang ikut hadir dalam acara Kerja Tahun Kemenangan Tani. 

Beda hal nya dengan tahun ini, Kerja tahun kemenangan tani selalu di lakukan dan yang digelar di Simpang Empat Kantor Camat Medan Tuntungan, Jalan Bunga Ncole Raya, Kelurahan Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Sabtu (28/9/2019).

Acara "Kerja Tahun Kemenangan Tani" diselenggarakan dalam rangka memupuk rasa cinta tanah air dan budaya serta menjalin persaudaraan dan mengingatkan kembali prinsip gotong royong dalam masyarakat Karo sebagai apresiasi atas keberadaan Kemenangan Tani oleh para pendahulu.

Amri Jona Tarigan selaku panitia kerja tahun Kuta Kemenangan Tani mengungkapkan "Adapun kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjaga kelestarian budaya di wilayah Kota Medan yang didirikan oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi. Kemudian tujuan dari diadakannya kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi sesama warga di Kecamatan Medan Tuntungan khususnya di Kelurahan Kemenangan tani," ucapnya.

Kehadiran masyarakat di lokasi kerja tahun kemenangan tani sangat padat dan masyarakat tumpah ruah di lokasi. Ketua panitia juga mengatakan, " Di tahun ini sangat lah meriah, dan kami harapkan untuk kerja tahun di tahun depan bisa lebih meriah lagi dikarenakan di tahun ini jumlah pengunjung yang datang untuk menghadiri ada sekitar 1.500 jiwa, sehingga lokasi acara dipenuhi oleh masyarakat dan pengunjung dari luar kelurahan kemenangan tani", cetus Ketua Panitia dengan raut wajah gembira.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Kemenangan Tani, Permata Agustinus Ginting, SH menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memberikan hiburan rakyat yang positif serta sebagai bentuk pelestarian budaya Karo di Kota Medan.

"Melalui kegiatan ini, warga Karo, terutama generasi mudanya untuk terus menjaga dan melestarikan  kekayaan seni dan budaya yang telah diwariskan para leluhur," ungkapnya.

Ketua Sanggar Rudang Merga Silima H.Bram Barus mengatakan, "Saya sangat bangga dan sangat-sangat mendukung adanya kerja tahun. Karena ini adalah budaya leluhur kita yang hampir punah dan saya juga membuat Sanggar Rudang Merga Silima ini karena musik tradisional Karo sudah hampir punah dan sudah tidak dikenal oleh kalangan remaja lagi sebagai musik asli tradisional Karo. Saya juga menghimbau kepada seluruh warga Karo dimanapun berada, marilah kita lestarikan musik tradisional Karo dan saya sangat bangga dengan kelurahan Kemenangan Tani walaupun berada di kota Medan tetapi masih tetap mengingat tradisi-tradisi Karo dan membuat kerja tahun ini memainkan musik bukan hanya musik modern tapi juga bergabung kolaborasi dengan musik tradisional Karo," katanya.

Kerja Tahun adalah serangkaian kegiatan budaya di daerah Tanah Karo yang merupakan perwujudan prinsip gotong royong dalam masyarakat Karo yang di Kota Medan sebagian besar hanya memakai istilah Guro-Guro Aron. Sebelumnya, pada tahun 2017 lalu telah dilaksanakan pencanangan kerja tahun oleh Karang Taruna dan Granat Medan Tuntungan serta muda-mudi dan masyarakat Kemenangan Tani.

Acara Kerja Tahun Kemenangan Tani berlangsung cukup meriah. Selain menampilkan tarian, Masyarakat disuguhkan hiburan sejumlah artis Karo dan pemusik Bhatoe Entertainment dan Sanggar Rudang Merga Silima. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Personil Bhabinkamtibmas  Polsek Sunggal Kel. Asam Kumbang melaksanakan pendampingan pemasangan Trafficcone (tanda larangan) oleh para Kepling di Kel. Asam Kumbang dan Buser Kec. Medan Selayang guna menertibkan PK5 dan para driver ojol yang parkir tidak pada tempatnya, Senin (23/9/2019) pukul 09.00 Wib.

Adapun lokasi yang menjadi objek pemasangan yakni, Jln. Ringroad perputaran depan ruko OCBC/Home Sentra Lingk. ll Kel. Asam Kumbang Kec. Medan Selayang.

Hadir pada kegiatan tersebut Kapolsek Sunggal diwakili Bhabinkamtibmas Kel. Asam Kumbang, Aiptu TP. Aritonang, Lurah Asam Kumbang Endang, Trantib Asam Kumbang B Panjaitan, para Kepling dan Buser Kec. Medan Selayang. 

Kapolsek Sunggal melalui Bhabinkamtibmas Kel. Asam Kumbang Aiptu TP Aritonang menjelaskan, pemasangan Trafficcone yang dilakukan ini guna memberi kenyamanan bagi warga pengguna jalan, pihaknya juga sebelumnya sudah memberi himbauan kepada para PK5 dan pengemudi Ojol untuk tidak berjualan dan parkir sembarangan dengan memakan badan jalan.

"Akibat berjualan dan parkir sembarangan, sudah jelas mengganggu arus lalulintas, mempersempit jalan setiap kendaraan yang melintas, menjadi biang kemacatan, tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan", jelas Aiptu TP. Aritonang.

TP Aritonang menambahkan, untuk mengatasi semua itu,  dilakukan pemasangan Trafficcone, sebagai tanda larangan berhenti maupun parkir bagi PK5 maupun driver Ojol. 

"Jadi sangat diharapkan kerja sama yang baik diantara seluruh pihak", pungkas TP Aritonang. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Guna mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat) khususnya terkait dengan prostitusi, jajaran Kec. Medan Selayang bersama dengan Koramil 07/MT dan Polsek Medan Sunggal menggelar razia terhadap tempat kos-kosan dan kafe yang melanggar peraturan.

Tim yang terdiri dari aparatur Kecamatan Medan Selayang, Koramil 07/MT, Polsek Sunggal, Satpol PP, Dinas Pariwisata dan unsur kepemudaan KNPI terlebih dahulu melakukan apel di halaman Kantor Camat Medan Selayang yang di pimpin langsung oleh Camat Medan Selayang, Sutan Tolang Lubis,S.STP.MSP didampingi Sekcam Medan Selayang, Viza Fandhana,SE, Sabtu (21/9) malam.

Camat Medan Selayang mengatakan,  razia terhadap penyakit masyarakat (pekat) ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya prostitusi di kawasan Medan Selayang.

"Karena itulah kami dari Kecamatan bersama dengan unsur muspika Kecamatan menggelar razia ini agar memberikan rasa nyaman kepada masyarakat," kata Camat.

Selanjutnya tim terpadu yang berjumlah seratus dua puluh petugas ini satu persatu menyisir kafe-kafe yang berada dikawasan Kec. Medan Selayang tepatnya di jalan Ngumban Surbakti. Di lokasi tersebut, petugas memeriksa satu persatu identitas dari para pengunjung, selain itu petugas juga menanyakan izin dari kafe tersebut. Dari hasil pemeriksaan, tim mengamankan dua orang wanita karena tidak dapat menunjukkan identitas dirinya.

Usai menyisir sejumlah kafe, petugas kemudian menyisir tempat kos-kosan tepatnya di jalan Sei Batugingging dan jalan Sei Padang. Dalam penyisiran tempat kos tersebut di temukan banyak pasangan muda-mudi yang bukan suami istri sedang berada didalam kamar kos bahkan seorang penjaga kos terpaksa harus diamankan oleh pihak berwajib karena menghalang-halangi pemeriksaan. Tidak hanya itu saja, petugas juga menemukan dua botol miras dan alat kontrasepsi dari kamar kos yang di huni dua orang wanita belia.

Mereka yang terjaring kemudian dibawa ke Kantor Camat Medan Selayang untuk didata dan mendapatkan pembinaan. Razia ini sendiri berlangsung dari malam hingga pagi hari.

Sementara itu, Waka polsek Sunggal AKP Enan Surbakti dalam arahannya menyampaikan agar para personil yang melaksanakan rajia tetap menjaga situasi aman dan nyaman, tidak arogan.

"Saat melakukan penggeledahan/ pemeriksaan di harapkan tidak ada yang berbuat macam-macam, dan  
hasil pelaksanaan Rajia nantinya diserahkan kepada Pihak Kecamatan untuk dilakukan pendataan", jelasnya.

Usai pelaksanaan apel, para Personil yang tergabung dalam 2 (Dua) Tim, masing - Masing  bergerak menuju  sasaran rajia yakni cafe, tempat kos dan warnet. 

Adapun sasaran keseluruhan tempat yang di rajia diantaranya, Galang Cafe, Ratu Cafe, Sapo 88, Kos Graha Sei Batu Gingging, Kos  D' Apple Sei Batu Gingging, Kos Anugrah Jln. Sei Padang, Netananda Warnet Jln. Setia Budi dan GS Warnet Jln. Setia Budi.


Sekira Pukul 04.00 wib, giat Razia Gabungan usai dilaksanakan, dengan mengamankan pekerja Cafe yang tidak Memiliki Identitas /Ktp, pasangan yang bukan suami Istri, dan juga 4 (Empat) unit Sepeda Motor tanpa dokumen yang sah, selanjutnya diboyong ke Kantor Camat Medan Selayang Untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan.

Pantauan dilokasi, giat rajia gabungan yang dilakukan dihadiri, Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis S. STP. M. SP, Sekcam Viza Fandana, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH, Waka polsek Sunggal Akp Enan Surbakti, Para Kanit dan Panit jajaran Polsek Sunggal, Personil Polsek Sunggal, Bhabinsa 07/MT, Para Lurah, Dinas Pariwisata Kota Medan, Trantib kecamatan, Sat Pol PP Kota Medan, Linmas, dan Para Kepling Kec. Medan Selayang. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM,S (Medan) -  setelah dilantik menjadi  anggota Dewan 2019-2024 dari partai PDI Perjuangan, Tuani Lumbantobing menggelar acara syukuran bersama masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) IX, di Griya Ben Medan, Selasa (16/9/2019).

Acara syukuran dirangkaikan dengan kata kata dan diiringi do'a bersama sebaimana tanda rasa syukur atas diberikan penerimaan kembali sebagai Anggota DPRD Sumut.








Diacara syukuran tersebut, Tuani Lumbantobing menyampaikan  "Izinkan saya menjadi wakil dalam menyampaikan inspirasi warga Sumatera Utara. Dan mari bersama membangun Sumut yang lebih baik, saya siap menampung dan melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh warga Sumut," ucapnya.

Anggota Dewan dari partai PDI Perjuangan Dapil IX ini juga menyampaikan target utama "akan menjalankan tugas lebih baik dari sebelumnya".
Acara syukuran tersebut dihadiri beberapa pengurus DPD PDIP Sumut, Mayjen (Purn) Felix Hutabarat, Irjen (Purn) Posma Tobing, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Lumbantobing yang juga anak kandung beliau, Tokoh-tokoh  Agama, Tokoh-tokoh Masyarakat, serta masyarakat Dapil IX Sumut, dan Keluarga. (Rina)

Views

INTAIKASUS.COM, (Delitua) - Kapolsek Delitua, Kompol Efianto bersama Camat Medan Tuntungan Topan O.P Ginting, SSTP MSP memimpin penggerebekan kampung narkoba di Kampung Denkon, Lingkungan II Kelurahan Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (16/09/2019) petang.
Penggerebekan tersebut dilakukan atas dasar laporan dan keluhan yang disampaikan warga yang selama ini merasa resah dan terganggu dikarenakan keberadaan kampung narkoba di lingkungan mereka.
Menerima laporan dari warga tersebut selanjutnya Camat bersama Kapolsek turun ke lokasi melakukan penggrebekan, hasilnya,  aparat mengamankan tujuh orang yang diduga sedang mengkonsumsi narkoba, dan ditemukan juga 500 gram ganja kering dan alat hisap sabu.
Camat Medan Tuntungan Topan OP Ginting saat dimintai keterangan menyebutkan bahwa penggrebekan tersebut sebagai tindak lanjut Apel Tiga Pilar yang telah dilaksanakan di Kantor Camat Medan Tuntungan beberapa waktu lalu.
"Ini juga merupakan komitmen bersama dan wujud tanggung jawab pihak Kecamatan, Polsek Delitua dan Koramil Medan Tuntungan guna memberi rasa aman bagi masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan berusaha koordinasi sama Polsek agar maksimal memberantas narkoba. Kami melihat selayaknya kampung narkoba ini diubah menjadi kampung olahraga atau selfie sehingga tidak ada lagi kegiatan narkoba di sini," kata Camat.
Sementara, Kapolsek Delitua Kompol Efianto menambahkan, Lingkungan-II, Kelurahan Simalingkar-B, Kecamatan Medan Tuntungan menjadi target kepolisian. Oleh sebab itu, mereka telah melakukan persiapan serta berkoordinasi dengan kecamatan untuk memberantas narkoba.
"Di sini banyak penggunaan narkoba dan telah menjadi target dari operasi kita. Dan sudah bolak balik pengaduan dari masyarakat," pungkasnya. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 10 Muharam 1441 H, jajaran keluarga besar Polsek Medan Kota melaksanakan syukuran dan doa bersama 60 orang anak Yatim dari Yayasan Ismalia, bertempat di Musholla Al Iklas Polsek Medan Kota, Selasa (10/9/2019) pukul 16.30 Wib.
Acara syukuran tersebut dipimpinan langsung oleh Kapolsek Medan Kota, AKP Rikki Rahmadhan SIK, dan beberapa anggotanya, 
Dalam kegiatan syukuran tersebut tampak rasa kegembiraan diraut wajah ke 60 orang anak anak Yatim dari Yayasan Ismaliah tersebut. Yang sangat antusias dengan adanya kegiatan dan kehadiran Kapolsek Medan Kota beserta beberapa anggotanya serta undangan lainnya.
 "Mereka terlihat sangat akrab dengan kami dan terasa tidak ada jarak dan rasa segan di mimik wajah anak-anak  yang hadir tersebut, karena Kami sudah sering berkunjung dan berbagi rejeki dengan mereka," ujar Kapolsek Medan Kota AKP Rikki Rahmadhan SIK.
Lanjutnya mengatakan, kami mengadakan kegiatan syukuran ini bertujuan hanya ingin berbagi kebahagian bersama mereka dan kebetulan bersamaan dengan penyambutan Tahun Baru Islam 10 Muharram 1441 H, kami mengajak anak anak Yatim dari yayasan Ismaliah untuk memanjatkan doa dan Puji syukur kepada Tuhan bahwa kita masih di beri kesempatan untuk mengabdi dan memohon di ringankan dari segala ujian dalam melaksanakan tugas kedepan. Dan memohon doa agar anak-anak di panjangkan umur, kesehatan dan rezeki begitu juga dengan Saya dan Jajaran Polsek Medan Kota semuanya moga sehat- sehat selalu dan sukses dalam berkarier," ucap Rikki.
Sambung AKP Rikki, giat yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mencerminkan bahwa  Polisi adalah sahabat anak dan Polisi selalu berbagi dalam suasana bahagia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ustad Drs.H.Ulumudin Siraj sebagai pemberi Tausiyah, Ibu Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Medan Kota, Kapolsek Medan Kota AKP Rikki Rahmadhan SIK, 60 orang anak – anak Yatim dari yayasan Ismaliyah, Bripda Rina sebagai protokol kegiatan acara syukuran.
Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, dan berakhir pukul 17.15 Wib, dengan berphoto bersama. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Al Furqon jalan Pasar 1 Tanjung Sari Medan Selayang, Rabu (11/9/2019).

Kegiatan Sholat Subuh ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SIK,SH,MH, Bkm Al Furqon, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Personel Polsek Sunggal serta jamaah masjid Al Furqon yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Al furqon, Sholat Subuh berjamaah dan foto bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan, kegiatan Sholat Subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah Swt. Ini merupakan Program kami menyapa subuh dan membangun
silaturahmi serta menyampaikan informasi yang berkembang saat ini.

"Disamping itu, ini dilakukan untuk membangun Silaturahim dengan masyarakat. Perbedaan tidak memutuskan tali silaturahim. Kekuatan kita adalah berdoa, ketika kita berdoa, Allah SWT akan mengatur posisi kita dengan baik. Selalu berbuat baik, Selalu memandang orang baik, Insya Allah kita ditempatkan di posisi yang baik oleh Allah SWT," ujar Kombes Pol Dr Dadang Hartanto. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Dalam rangka mencegah gangguan kamtibmas, Polsek Sunggal melaksanakan Razia Operasi Pekat di wilayah Hukum Polsek Sunggal, Minggu (8/9/2019) Pukul 00.30 wib s/d Selesai.
Operasi dengan sasaran 3c (Curat, Curas dan Curanmor), Narkoba, Sajam, dan Penyakit Masyarakat, maupun tindak pidana lainya diwilayah hukum Polsek Sunggal.

Pelaksanaan Razia dipimpin langsung Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH didampingi Kanit Bhinmas Iptu M. Subhakir, Kanit Lantas Iptu Syahri Ramadhan, Panit 1 Sabhara Iptu Nelson Limbong, Kanit Provost Ipda J. Sihombing, Kanit 1 Reskrim Ipda Wamilk Mabel, beserta 20 (Dua puluh) Personel Polsek Sunggal.

Sebelum razia digelar sekira pukul 00.30 wib, para Personel melaksanakan apel bertempat di Mako Polsek Sunggal Jl TB Simatupang No.240 Kel. Sunggal Kec. Medan Sunggal yang dipimpin Kapolsek Sunggal. Apel guna kesiapan dan fungsi masing- masing personil saat melakukan razia.

Sekira pukul 01.00 wib, diterima informasi dari Kasat Intelkam Polrestabes Medan AKBP Masana Sembiring, Perihal adanya sekelompok Remaja diduga Anggota Kelompok Genk Motor yang telah diamankan oleh Personel Sat Intelkam Polrestabes Medan di Jalan Melati Raya Kel. Tanjung Sari Kec. Medan Selayang.

Berdasarkan Informasi tersebut selanjutnya Personel Polsek Sunggal dipimpin Kapolsek mendatangi lokasi dan berkordinasi dengan Kasat Intelkam Polrestabes Medan AKBP Masana Sembiring, selanjutnya sebanyak 18 Orang Remaja diduga sebagai anggota Genk Motor diboyong ke Mako Polsek Sunggal untuk dilakukan Pemeriksaan lanjut.

Adapun Indentitas kelompok Remaja diduga sebagai Anggota Genk Motor, antara lain berinisial J (18) warga Asam Kumbang, KY (17), R (19), E (17), A (18) dan YS (22) kelimanya warga Tanjung Selamat.

Selanjutnya O (17) warga Lauchi,  A (16), Y (16) dan I (16) ketiganya warga Asam Kumbang. Ch (22) warga Gang Bonsai, AA (18) tinggal di Pesantren Al Huda, Bintang (17) warga Gaperta, E (14) warga Jln. Flamboyan, A (14) warga Tj. Sari, AD (16), H (15) dan AP (21) ketiganya beralamat Nusa Indah Simpang Pemda. 

Dari hasil Interogasi di Mapolsek Sunggal para pemuda mengaku baru pulang dari rumah temannya bernama Faldi di Perum Nusa Indah menghadiri acara bakar-bakar ikan, namun karena hari sudah larut malam dibubarkan oleh Masyarakat, kemudian mereka  membubarkan diri dan berkumpul di Jl Melati Raya Simpang Pemda Kel. Tanjung Sari Kec. Medan Selayang.

Sementara itu hasil pemeriksaan terhadap Telepon seluler masing-masing pemuda tersebut diketahui bahwa mereka tergabung dalam Geng Motor Simple Life (SL) dari penelusuran Chat Wa maupun Chat Grup Facebook ada indikasi pemuda tersebut mempersiapkan diri untuk menyerang kelompok Geng Motor lainnya yang melintas.

Tidak hanya sampai disitu saja, sekira pukul 02.30 wib, para Personel Polsek Sunggal dipimpin Kapolsek kembali melaksanakan Giat Razia Cafe tempat hiburan malam bernama "Bastam" yang diduga  tidak mempunyai Izin Operasional dan Beroperasi hingga pagi hari yang berada di Jalan Perintis Desa Purwodadi Kec. Sunggal Deliserdang.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH mengatakan, selain mengamankan belasan pemuda yang diduga kelompok Genk Motor, dari hasil razia ditempat hiburan malam pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti.

"Dari Cafe Bastam kita amankan
seperangkat alat musik berupa Sound System, Speaker, selain itu 1 Unit Mobil Toyota Fortuner BK.1869 EY, 8 Unit Sepeda Motor diantaranya, Yamaha RX King BK. 2342 CAJ, Yamaha Mio BK. 4806 ABC, Yamaha Mio BK. 2019 PAC, Honda Vario BK. 3873 AGB, Honda Supra Fit tanpa Nopol, Honda Beat BK. 3750 AGC, Honda Beat BM. 2693 YA, dan Yamaha Lexi BK 3208 AID. 14 Orang yang tidak memiliki Kartu Identitas diri juga kita boyong ke Mako untuk diperiksa", pungkas Kompol Yasir. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan),, Balai BPOM Medan melaksanakan pemusnahan barang bukti sitaan di perumahan Cemara Asri tepatnya di halaman Bundaran Cemara Minggu (01/09/2019) Dalam rangka melindungi masyarakat dari peredaran dan penggunaan obat dan makanan yang tidak memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah diatur Badan POM RI maka barang sitaan dengan nilai lebih Rp.1Miliar  yang dilakukan petugas pengawasan dimusnahkan.

Penyitaanbarang makanan dan aneka produk kosmetik telah dilakukan secara komprehensif, meliputi pengawasan pre-mar'ket dan post-market Pengawasan post-market antara lain dilakukan dengan sampling dan pengujian      laboratorium untuk mendeteksI obat dan makanan tanpa izin  edar, ijin palsu,  mengandung bahan berbahaya serta obat tradisional yang mengandung bahan kimia.
Pemusnahan barang sitaan terkait dengan pengawasan post -market yang di lakukan balai besar POM di Medan dihadiri Kepala balai besar POM Medan  di dampingi  Gubemur Sumatera Utara/mewakili, Ketua DPRD Sumatera Utara, Walikota Medan, yang mewakili  Anggota DPD Sumatera Utara, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Aspidum kejaksaan  Tinggi Sumatera Utara, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Korwas Penyidik Pegawai Negeri Sipil Polda Sumatera Utara. Ketua Pengadilan Negeri Medan, Ketua Pengadilan Negeri  Kisaran, Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Ketua Pengadilan Negeri Kelas I B Binjai  Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Kesehatan  Kota Medan, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan propinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Kepala Kepolisian Polrestabes Medan, Ketua YLKI Sumatera Utara, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara, Kepala Laboratorium Kesehatan Kota Medan dan Media Cetak dan Media Elektronik.
Adapun Produk-produk yang dimusnahkan  berjumlah 524 jenis (35.635 kemasan) yang terdiri dari 98 Jenis Obat (2.704 kemasan), 56 jenis Obat Tradisional (4.785 kemasan), 313 jenis Kosmetika (7.847 kemasan), 25 jenis Pangan (722 kemasan), 28 jenis Suplemen Kesehatan (242 kemasan), dan 6 jenis Bahan Berbahaya (48 kemasan).
Semua Produk yang dimusnahkan pada hari ini didapat dari hasil pengawasan terhadap 62 sarana. Dilihat dari nilai produk yang dimusnahkan, selumhnya berjumlah Rp. 1.033.616.172, (Satu Miliar Tiga Puluh Tigajuta Enam Ratus Enam Belas Ribu Seratus Tujuh Puluh Dua Rupiah).
Kepala balai besar POM Medan,  Drs.Yulius Sacramento Tarigan, Apt mengatakan hasil pengawasan BBPOM di Medan selama bulan Juli tahun 2018 sampai pada Juni 2019, menunjukkan bahwa pelanggaran di bidang pengawasan obat dan makanan didominasi oleh temuan Kosmetik tanpa ijin edar dan Obat tanpa izin edar, dan Selama periode 2018 dan 2019, BBPOM di Medan telah menangani 21 kasus yang ditindaklanjuti secara pro-justitia.
"Ke depan, BBPOM di Medan akan terus berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan secara berkesinambungan, dan berkoordinasi lebih intensif dengan lintas sektor terkait." Ujar  Drs.Yulius Sacramento Tarigan.
Selanjutnya, Badan POM menghimbau kepada masyarakat'untuk tidak mengkonsumsi obat dan makanan yang tidak memenuhi persyaratan, tanpa izin edar, dan atau palsu. Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mencurigakan atau mempunyai informasi yang ingin disampaikan, agar menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Badan POM dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau email ulpk@p0m.go.id dan
ulpk_badanpom@yahoo.co.id atau Layanan Informasi Konsumen di BBPOM/BPOM di 'seluruh Indonesia. Khusus untuk BBPOM di Medan dengan nomor telepon (061) 6628363. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Banyak cara yang bisa dilakukan oleh seorang anggota Polri untuk mendapatkan kepercayaan dari warga masyarakat. Hanya dengan bertemu dan bertatap muka dengan warga bisa menghilangkan pembatas antara Polri dengan warga masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH, dengan menjadi Khotib Sholat Jum'at berjamaah di Masjid Al Ikhlas Desa Helvetia Kec. Sunggal Kab. Deliserdang, Jumat (30/8/2019) pukul 12.30Wib. 

Selain Kapolsek Sunggal, turut hadir Kanit Lantas Polsek Sunggal Iptu Syahri Ramadhan, Bhabinkamtibmas Desa Helvetia Kec. Sunggal, dan sekitar 250 orang warga.


Dalam ceramahnya, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH menyampaikan, kita sebagai bangsa Indonesia dengan berbagai macam suku, agama, dan budaya harus menjaga persatuan dan kesatuan. Dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing, saling menghormati sesama manusia, memiliki toleransi dalam beragama, sehingga sangat indah apabila kita hidup dalam kerukunan.

Kapolsek juga berharap kepada para Tokoh Agama untuk tidak menyinggung agama lain dalam khotibnya, guna mencegah hal hal yang tidak diinginkan, dan juga mengharapkan kepada para jamaah untuk tetap melakukan ibadah Sholat dengan tekun. 

"Setiap ceramah yang didengar kita lakukan, sehingga hidup kita berkenan kepada Allah SWA", tutur Kapolsek.

Usai pelaksanaan Sholat Jumat, Kapolsek Sunggal didampingi para personil dan warga melakukan foto bersama. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos, MSi hadir mewakili Asops Kasdam I/BB di acara Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019, yang dilaksanakan di Kantor Badan Kesbangpol Provsu, Jln. Gatot Subroto Medan, Rabu (28/8/2019). 

Acara yang juga dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sumut itu, secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Provsu, Anthony Siahaan, SE, Atd, MT. 

Rakor ini bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan koordinasi keterpaduan, sehingga integritas atas unsur aparatur pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota yang tergabung dalam Tim Terpadu PKS bisa berjalan efektif dan terukur. 

Selain itu, rakor ini juga bermaksud untuk lebih memantapkan kesepahaman, kesamaan, visi dan misi, serta persepsi antartim terpadu dengan meningkatkan koordinasi dan konsolidasi serta hubungan yang sinergis, dan tersusunnya rekomendasi serta saran sebagai bahan acuan dalam rangka penanganan konflik sosial di daerah. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Al Halim jalan Suka Damai Ujung No 28 Sei Agul Medan Barat, Rabu (28/8/2019).

Kegiatan Sholat Subuh ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi, Kanit Binmas Polsek Medan Barat Iptu Mustar, Bkm Al Halim, Tokoh agama,
tokoh masyarakat, Personel Polsek Medan Barat serta jamaah masjid Al Halim yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm Al Halim, Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan Sholat subuh berjamaah ini adalah Kegiatan rutin yang kami lakukan. Sholat Subuh ini hanya semata mata karena ibadah dan ingin Mendapatkan Ridho dari Allah Swt.

"Sholat Subuh ini Keutamaannya sangat luar biasa maka sholat subuh ini jangan sampai lewat termaksud untuk diri saya sendiri dan untuk kita semua, disini kita bersilaturahmi dan tentunya Silaturahmi ini Manfaatnya banyak yaitu kita dimurahkan rezeki dan Panjang Umur, kita berdoa dan harapkan hidup kita bermanfaat bagi umat manusia dan alam semesta Bahwa Sebaik baiknya manusia bermanfaat untuk orang lain," ujar Kapolrestabes Medan. 

Mari pada kesempatan ini, lanjut orang nomor satu di  Mapolrestabes Medan ini menuturkan, mau sebagai kapolrestabes, Bkm, ibu rumah tangga itu adalah amanah. Kita berharap dengan adanya silaturahim kita, bersungguh - sungguh beribadah Insya Allah khusnul khotimah.

"Senantiasalah selalu belajar  karena bermakna supaya umat muslim ini harus pintar supaya tidak dijadikan alat sama orang yang mempunyai kepentingan dan supaya kita bermanfaat bagi orang lain.

"Mari Selalu bergantung kepada Allah Swt karena Allah Swt pemilik kekuasaan.itu selalu saya pegang dan saya sampaikan kepada orang lain bahwa jangan pernah bergantung kepada manusia.mintalah kepada Allah Swt, berikhtiar dengan sungguh-sungguh.

"Ini menjadi dasar untuk tugas dan kita rasakan bagaimana wilayah kita kondusif. kita lihat bisa melakukan aktivitas seperti biasa.bandingkan di Afrika, Syiriah yang selalu ribut, maka kita bersyukur negara kita aman dan kondusif. Ini berkat kerja sama kita dan ini bukan terjadi begitu saja namun melalui usaha.semoga apa yang kita kerjakan ini mendapatkan ibadah, semoga diakhir hidip kita khusnul khatimah," pungkasnya. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah didampingi Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto serta Kapok Sahli Pangdam I/BB dan para Asisten Kasdam I/BB, Senin (26/8/2019) pagi, meresmikan gedung baru pangkalan Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 1/Dhira Dharma yang selesai direhab. 

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan ucapan "Bismillahirrohmannirrohim" dari Pangdan I/BB. 

"Semoga dengan peresmian gedung baru pangkalan ini, kinerja Batalyon Zipur 1/DD akan semakin baik, prajuritnya semakin profesional, dan kesejahteraannya meningkat," ucap Pangdam I/BB yang spontan disambut amin oleh para prajurit. 



Usai pengguntingan pita, Pangdam bersama rombongan dengan didampingi Danyon Zipur 1/DD, Letkol Czi Eko Supri Setiawan, meninjau isi dalam gedung baru pangkalan yang selesai direhab. 

Peresmian gedung baru pangkalan Yon Zipur 1/DD ini dilakukan Pengdam I/BB bersama rombongan, usai melakukan gowes bareng dari kediaman menuju garis start Makodam I/BB di Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan dan finish di Mako Yon Zipur 1/DD, Jln. Kapten Muslim Ujung Medan. 

Usai peninjauan, Pangdam I/BB memberikan arahan dan motivasi kepada segenap Keluarga Besar Yon Zipur 1/DD. 

Di kesempatan yang sama, Pangdam I/BB bersama Kasdam, Kapok Sahli, para Asisten, Kapendam, para Kabalak, Dandim 0201/BS, serta Danyon BS wilayah Medan melanjutkan olah raga menembak Air Gun/Air Soft Gun di Lapangan Bola Mako Yon Zipur 1/DD. (Rina/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) –  Hingga hari kedua poses pengerukan dan pelebaran alur Sei Badera di sektor Kompleks Bumi Asri, Jln Asrama Medan, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (21/8/2019), sudah mencapai 70 meter.

Pengerjaan pengerukan dan pelebaran alur Sei Badera ini menurunkan alat berat excavator milik Balai Wilayah Sungai Sumatera II dengan dibantu puluhan prajurit TNI Kodam I/BB.

Menurut Pabandya Bakti TNI Sterdam I/BB, Letkol Inf T Bayu Murwanto yang mengordinir prajurit TNI dalam proses normalisasi Sei Badera ini, hingga Rabu sore pukul 17.00 Wib, pengerukan alur sungai di sektor Bumi Asri mencapai panjang 45 meter, dan ke arah kiri bantaran menuju Kompleks Kasabila sepanjang 25 meter.

"Jadi, total panjang pengerukan dan pelebaran alur Sei Badera hingga hari kedua ini telah mencapai 70 meter. Pengerjaan akan kembali dilanjutkan pada esok, Kamis (22/8/2019), mulai pukul 08.00 Wib," jelasnya.

Kehadiran prajurit TNI Kodam I/BB dalam proses normalisasi Sei Badera ini, tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga untuk membantu warga mengevakuasi barang-barangnya sebelum dilaksanakan eksekusi.

Pengerjaan normalisasi alur Sei Badera ini ditargetkan sepanjang 3,5 Km. Dimulai dari simpang Jln Gatot Subroto menuju simpang Jln Gaperta Medan. Pengerjaan telah dimulai pada Selasa (20/8/2019) sore pukul 15.45 Wib, bersamaan dengan Ground Breaking yang dilakukan Gubsu Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi dengan didampingi Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto, Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, dan Wakil Bupati Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar.

Menurut Kepala BWS Sumatera II, Roy Panagom Pardede, ST, MTech pada acara Ground Breaking Normalisasi Alur Sei Badera ini, pengerukan dan pelebaran alur merupakan bagian dari upaya mengurangi dampak banjir di Kota Medan saat hujan deras.
"Normalisasi alur Sei Badera ini merupakan pilot project terhadap empat sungai lainnya dalam upaya mengatasi banjir Kota Medan. Empat sungai lainnya, yakni Sei Sikambing, Sei Putih, Sei Babura, dan Sei Deli serta Sei Badera, adalah sungai-sungai yang melintasi wilayah Kota Medan," terangnya.

Turut hadir di acara ground breaking itu, di antaranya Aster Kasdam I/BB, Kolonel Inf Parluhutan Marpaung, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga, tokoh ormas kepemudan serta para camat, lurah dan kepling dari kawasan sekitar. (Red/Pendam I/BB)