.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) menandatangani kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam rangka efektifitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Jumat (1/11/2019) bertempat di Aula Elaeis Guineensis Kantor Direksi PTPN III (Persero) Medan.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Seger Budiarjo selaku Direktur SDM dan Umum Holding Perkebunan Nusantara dengan Fachruddin SH, MH selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan ini merupakan perpanjangan dari kesepakatan bersama yang telah disepakati pada 2 (dua) tahun yang lalu yakni meliputi pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, pendapat hukum maupun tindakan hukum lain di bidang Keperdataan dan Tata Usaha Negara, sebagaimana mengacu kepada Undang-Undang nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.

Kerjasama ini bertujuan untuk menangani bersama penyelesaian masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara baik di dalam maupun di luar pengadilan.

Dalam sambutannya, Seger Budiarjo menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan hubungan baik yang telah berjalan selama ini dengan pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

"Penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan bentuk sinergi antara PTPN III (Persero) dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera dan kedepannya PTPN III (Persero) terus berkonsultasi dan meminta arahan dan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi terkait dengan berbagai hal mengenai landasan hukum bidang Keperdataan maupun Tata Usaha Negara" kata Seger Budiarjo.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejaksaan Tinggi akan tetap bersinergi dengan BUMN dalam hal memberikan pendampingan hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

"Kesepakatan bersama ini bukan merupakan tameng untuk berlindung dari hal-hal negativ, akan tetapi jadikanlah acuan untuk sama sama berniat baik demi kemajuan BUMN"  tegas Fachruddin.

Turut hadir dalam acara penandatanganan kesepakatan tersebut adalah pejabat teras PTPN III (Persero) seperti  SEVP Koordinator, SEVP SDM & Umum, Kepala Biro dan Kepala Bagian, Distrik Manajer, Kepala Urusan PTPN III (Persero), Wakil Kejaksaan Tinggi, Asdatun, Aspidum, Asintel dan pejabat teras Kejaksaan Tinggi lainnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Personel Polsek Medan Baru bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Medan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang kawasan depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa, (5/11/2019).
Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing SIK saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penertiban PKL bersama Satpol-PP Kota Medan.
"Benar, Personel Polsek Medan Baru bersama Satpol-PP melakukan penertiban PKL di seputaran Plaza Medan Fair," kata Kompol Martuasah.
Lebih lanjut dijelaskannya, penertiban PKL yang masih menggelar dagangannya di badan jalan bertujuan untuk menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polsek Medan Baru.
"Dalam pelaksanaannya, kegiatan penertiban dilakukan dengan cara humanis yakni mengimbau agar pedagang menutup dagangannya dan tidak kembali berjualan di lokasi tersebut," tandas Kapolsek. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Fahrurrozi, Lurah Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan dikabarkan mengancam warganya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Apabila tidak, katanya rumah warga akan dilelang. 

Hal ini diungkapkan salah seorang warganya, yang mengaku mendapat ancaman dari oknum lurah tersebut. 

"Kami akui memang belum bayar PBB, tapi janganlah dipaksakan bahkan sampai ada pengancaman seperti itu, kalau tidak bayar PBB rumah akan dilelang. Inikan namanya penindasan. Apalagi seruan itu muncul dari mulut seorang Lurah", ujar warga Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Johor kepada wartawan, dan namanya minta dirahasiakan.

"Siapa yang tak mau bayar, tapi, sabarlah untuk makan saja saat ini dah syukur, serasa Senin-Kamis. Untung saja kita tidak ngemis dan meminta- minta serta mengkritik soal apa yang sudah dibuat oleh sang Lurah untuk kampung kita ini, dan kemana dana pembangunan untuk kelurahan Sei Mati dibuatnya. Belum lagi dana yang dikucurkan oleh Pemerintahan Jokowi sebesar Rp.1 Miliar untuk setiap Kelurahan", bebernya lagi. 

Masih dikatakannya, penekanan untuk pembayaran PBB memang merupakan kewajiban kita sebagai warga yang baik.

"Tapi maunya seimbang dengan kewajiban pemerintah membangun kampung kita", harapnya. 

"Tapi kan lucu, berpuluh tahun masyarakat menahankan banjir setiap hujan, jangankan kelurahan membantu, batang hidungnya saja tak pernah muncul di saat warga membutuhkannya", kritiknya lagi. 

Menurutnya, kalau mau menyadarkan taat bayar PBB harusnya pemerintah senangkan dulu hati rakyat. 

"Buat bersih dan nyaman kampung, baru kita sedikit bisa tekan warga untuk bayar PBB. Apa sih susahnya untuk mengatasi banjir, hanya tinggal korek parit dalamkan dan lebarkan sedikit. Beko milik Dinas Pertamanan ada, PU ada, kan tinggal mohon. Tapi yang jelas lurah tidak punya program kerja, Jangankan untuk membayar PBB, uang minyak Beko, serta gaji operator mungkin masyarakat kelurahan Sei Mati mau menyumbang", kata sumber.

Sementara itu, menindak lanjuti keluhan warga, Lurah Sei Mati Fahrurrozi membantah dirinya melakukan pemaksaan terhadap warga.

"Tidak benar, mana ada kewenangan kami menyita. Kami hanya mendampingi orang dinas", kilahnya kemarin siang. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH bersama personil melaksanakan Jumat Sedekah dengan memberi makan gratis bagi kalangan masyarakat (terbuka untuk umum) di "Warung Sedekah Polsek Sunggal", bertempat di Pekan Sunggal, Simpang Tiga Jalan Sunggal, Kel. Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Jum'at (1/11/2019) Pukul 10.00 Wib s/d 12.00 Wib.

Selain Kapolsek, turut hadir Kanit Intelkam Polsek Sunggal Iptu Sehat Tarigan, Kanit Sabhara N. Siregar, dan sejumlah personel Polsek Sunggal.



Pukul 09.45 wib, Kapolsek Sunggal tiba di Warung Sedekah Polsek Sunggal, selanjutnya personil Polsek Sunggal yang di bantu oleh Kepling XII Sunggal Azwar Syah menyampaikan kepada warga/masyarakat untuk datang ke Warung Sedekah mengambil Nasi yang telah disediakan.

Warga masyarakat yang melintas maupun anak sekolah terlihat singgah di warung untuk menikmati makanan yang telah disediakan dengan didampingi Kapolsek Sunggal. 

Pukul 12.00 wib, kegiatan sedekah dan pembagian makan gratis bagi kalangan Warga Masyarakat selesai dilaksanakan dalam situasi aman dan Tertib.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH mengucapkan terimakasih kepada para personel jajaran atas perhatian dan kerjasamanya dalam melaksanakan giat Bhakti sosial dan Jumat sedekah  memberi makan gratis bagi masyarakat umum.

"Kegiatan ini sebagai bentuk terjalinnya hubungan Kemitraan yang Harmonis antara masyarakat dan Polri", tutur Yasir.

Sementara itu Kepling XII Sunggal 
Azwar Syah mengapresiasi kegiatan memberi makan gratis yang dilaksanakan Kapolsek Sunggal beserta jajarannya.

"Mewakili masyarakat kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Kapolsek Sunggal bersama jajaran. Kegiatan ini sangatlah mulia dan kiranya menjadi contoh bagi pemimpin lainnya", ucap  Azwar Syah. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polrestabes Medan dan Pemko Medan Bersama Tokoh agama membentuk Tim Terpadu Penyelesaian Masalah amal Silaturahim Medan, yang dilaksanakan di Kantor Walikota Medan Ruang Rapat III Lantai 4,Jalan Kapten Maulana Lubis No 2 Medan, Jum'at (25/10/2019).

Pembentukan tim terpadu ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi, Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nst, MSi, Ketua Mui Kota Medan Prof Dr Muhammad Hatta, FKub Kota Medan, Pju Polrestabes Medan, Pju Pemko Medan, Yang Mewakili Dandim 0201/BS, Mewakili Kajari Medan, Pengurus NU Medan, Pengurus Muhammadiyah
Medan Dr H Efendi, Pengurus Al Wasliyah Medan, Pengurus Bwi Kota Medan dan Ka Kua Medan Area

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan, Pembentukan Tim Terpadu ini adalah untuk Mendinginkan Situasi dan upaya
penyelesaian Masalah, ini perlu dimusyawarahkan yang memahami perspektif islam. Kami mengharapkan tim terpadu ini yang bisa menyelesaikan permasalahan ini, harapan saya setelah tim ini terbentuk bisa menyelesaikan masalah sehingga endingnya rekomendasi dengan tuntas.

"Kita harus berjuang menyelesaikan masalah ini dan saya berharap tidak banyak yang memanasi dan memprovokasi seperti memvideokan dan disebarkan yang tidak baik sehingga menjadi Bias dan menggangu Kamtibmas. Mari untuk menahan diri dan percayakan kepada tim terpadu," ungkap Kombes Pol Dr Dadang Hartanto. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polrestabes Medan dan Kodim 0201/menggelar patroli bersama menggunakan sepeda motor mengelilingi sejumlah kawasan di Kota Medan. Sebelum patroli dimulai, ratusan personel TNI-Polri menggelar apel bersama di Lapangan Benteng, Medan, Sabtu (19/10/2019).

Patroli Gabungan ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi, Dandim 0201/BS Kol Inf Hansen J Sinaga,SSos, Danyon Marinir Belawan Letkol Mar Munthe,
Waka Polrestabes Medan Akbp Rudy Rifani,SIK, Pju Kodim 0201/BS, Pju Polrestabes Medan, Personel Sat Sabhara Polrestabes Medan, Personel Personel Sat lantas Polrestabes Medan, Personel Kodim Kodim 0201/BS, Personel Yon marinir Belawan,Personel Riders 100,
Personel Paskhas, Personel
Tni Au dan Personel PM Medan.

Adapun Route Patroli yaitu Start Lapangan Benteng jalan Pengadilan, Raden Saleh, Putri Hijau Medan - Jalan Kereta Api - Jalan MT. Haryono - Jalan MH. Thamrin - Jalan Asia - Jalan Juanda - Jalan Mongonsidi - jalan Patimura - Jalan Iskandar Muda - jalan Gajah Madan - jalan S Parman - Jalan Kejaksaan - jalan Pengadilan - Jalan Raden Saleh - jalan 
Putri Hijau dan Finish Lapangan Merdeka Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan, Apel gabungan Tni Polri sekaligus Patroli 
Bersama Adalah dalam rangka Memberikan 
Kenyamanan Menjelang Pelantikan Presiden RI dan Wapres.

"Selama pelaksanaan operasi pengamanan TNI dan Polri akan melakukan pendekatan kepada masyarakat sampai langkah-langkah yang bersifat hadir di tengah masyarakat.

"Memang sinergitas kekuatan kita ini menjadi faktor kunci utama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepada masyarakat juga diharapkan jangan khawatir karena TNI-Polri akan selalu berada di tengah masyarakat menjaga keamanan Kota Medan. Khusunya Medan, ini merupakan barometer Sumatera Utara," ungkapnya.

Lanjut dikatakannya, kita juga mengimbau untuk masyarakat lainnya melaksanakan aktivitas dengan positif jangan coba-coba untuk melakukan gangguan-gangguan terhadap kegiatan apalagi yang sifatnya kegiatan yang sudah dalam rangka pemilu, mengganggu Kota Medan yang kondusif.

"Kita tetap harus waspada. Jadi intinya begini, masyarakat tidak perlu khawatir kami bekerja, TNI-Polri bekerja untuk menjaga keamanan masyarakat. Kalau kita menghadapi teror, kita jangan takut. Kalau kita takut malah justru itu yang dia inginkan. Jadi kita jangan pernah takut, tapi kita tetap waspada," ujarnya.

"Saya berpesan kita sebagai prajurit dan bhayangkara pejuang ditengah keterbatasan,
Kita harus mampu, taat perintah atasan dengan aturan, bangun kerja sama Tni polri, saling mengingatkan satu dengan lainnya demi NKRI, kalau bicara NKRI ini, jangan sampai kita mengkhianti. Layanan masyarakat dengan
baik, jangan pernah sakiti hati masyarakat, ingat tantangan kita semakin berat, waspadai kejahatan yang ada disekitar kita seperti terorisme, mereka selalu mencari kelemahan kita, ideologinya yang bertentangan dengan Pancasila dan Berdoa selalu karena Allah Swt Maha Pengatur dan Melindungi," pungkasnya. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Komandan Kodim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga. S. Sos, menegaskan agar seluruh keluarga besar Kodim 0201/BS hati-hati menggunakan media sosial (Medsos), gunakanlah dengan bijak dan hati-hati menerima informasi apapun dari Medsos. 

"Saat ini banyak beredar berita hoaks bersumber dari Medsos yang dapat memecah Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia, untuk itu saya tegaskan apabila menerima informasi yang belum jelas kebenarannya jangan cepat di Share, komsumsi saja sendiri, dan ingat jangan melakukan ujaran kebencian terhadap seseorang atau instansi manapun, "tegas Dandim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga. S. Sos, saat memberikan Sosialisasi Penggunaan Medsos kepada personel TNI, PNS dan Ibu -Ibu Persit jajaran, Selasa (15/10/2019) bertempat di Aula Makodim Jalan Pengadilan Medan.

Sosialisai tentang penggunaan medsos serta menyampaikan penekanan ulang memberikan pemahaman terhadap cara penggunaan medsos ini dilaksanakan terkait maraknya berita dan informasi hoaks saat ini. 

Selain itu, perwira abituren Akmil yang sebelumnya menjabat Kapendam I/BB ini juga menekankan kepada anggotanya agar tidak membuat adegan video yang tidak pantas apalagi pada saat menggunakan pakaian dinas, serta melarang kepada ibu ibu Persit agar tidak membuat video yang tidak pantas apalagi pada saat berpakaian Persit. 

"Saya tekankan agar personel dan Ibu Persit jangan berfoto yang tidak pantas mengunakan pakaian dinas di Medsos dan diminta agar ibu-ibu untuk tidak berbelanja melalui online, karena sudah banyak korban online, "himbau Dandim. 

Terkait persoalan masalah pribadi,Dandim 0201/BS menekankan agar jangan sekali sekali menceritakan di Medsos segala keluhan baik masalah rumah tangga maupun kedinasan ataupun komentar -komentar yang tidak berbobot mengarah kepada individu, instansi maupun pemerintahan.

"Saya berharap dengan adanya penyuluhan tentang Medsos ini,tidak ada lagi anggota Prajurit TNI khususnya di jajaran kodim 0201/BS yang menyalahgunakan media sosial serta tidak ada pelanggaran prajurit berkaitan dengan media sosial, "sebut Dandim. 

Dalam kegitan tersebut tampak hadir Mayor CZI Andre PW /Pasiintel Kodim 0201/BS, Mayor Inf. Amrizal Nasution / Pasi Ops Kodim 0201/BS, Mayor Inf. Syarifuddin Manurung / Pasi Pers Kodim 0201/BS, Mayor Inf Zulkarnain / Pasilog Kodim 0201/BS, Mayor Inf. R. Sembiring / Pasiter Kodim 0201/BS, Ibu ibu  Persit KCK Cabang XI Kodim 0201/BS, Para Danramil, Babinsa dan PNS Kodim 0201/BS. (Dim0201)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Untuk menciptakan suasana yang kondusif, petugas Polsek Sunggal melaksanakan patroli skala besar dan Hunting di Wilayah Hukumnya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting, para Panit beserta 20 Personil Polsek Sunggal dibantu 30 Personel Sat Sabara Polda Sumut, Minggu (13/10/2019) Pukul 01.30 Wib s/d selesai.

Adapun Route Pelaksanaan Patroli dan Hunting diantaranya, Jalan TB. Simatupang, Jalan Bunga Raya, Jalan Ring Road, Jalan Pasar 1 Setia Budi, Jalan Ngumban Surbakti, Jalan Sunggal, Jalan Abadi, Simpang Pemda, Jln. Kapten Sumarsono dan Jln. Lembaga Pemasyarakan.

Sebelum melaksanakan kegiatan, dilakukan apel Personel Polsek Sunggal dan Personel Sat Sabhara Polda Sumut dengan jumlah keseluruhan sebanyak 50 orang. Apel Kesiapan Patroli Sekala Besar dipimpin oleh Pawas Iptu Syarif Ginting, guna memberi pengarahan terkait fungsi masing-masing Personel, bertempat di Mako Polsek Sunggal, sekira pukul 01.30 wib.


Usai apel, para personel bergerak melaksanakan Patroli Sekala Besar dan Hunting dengan mengendarai 2 Unit Mobil Patroli, 15 Unit Sepeda Motor Dinas Sat Sabhara dan 1 Unit Mobil Tim Pegasus Unit Reskrim.


Sekira pukul 04.00 wib, giat Patroli Sekala Besar dan Hunting usai dilaksanakan dengan hasil mengamankan Sebanyak 8 (Delapan) Unit sepeda Motor Tanpa Dokumen yang sah, terdiri dari, Honda beat BK 6266 AEP, Honda Supra BK 5334 FY, Honda PW BK. 6068 DR, Honda Astrea BK 5174 ED, Vespa BK 5782 AH, Honda Beat BK 5406 ACL, Honda BK 4879 VU, Honda Beat BK 4640 ADL, Mio BK 3157 ADF, RX King BK 1283 YV, Vega R BK 5965 UJ, dan Honda Supra X BK 6001 ABM. Barang bukti Sepeda Motor selanjutnya diboyong ke Mapolsek Sunggal guna  dilakukan pendataan lebih lanjut


Selain mengamankan sejumlah sepeda motor, petugas juga mengamankan 2 (Dua) orang Laki-laki berinisial MI dan JAS yang Kedapatan membawa (memiliki) Narkoba Jenis Ganja Kering sebanyak 1 Linting. Guna penyidikan lebih lanjut, kedua orang tersangka dilimpahkan ke Sat Narkoba Polrestabes Medan. 


Petugas juga mengamankan 9 orang laki-laki, yang diduga sebagai anggota genk motor masing-masing berinisial, AND (19), DAN (17), B (20), ER (17), CAN (19), BAG (16), BAI (16), AN (16) dan SSI (21), keseluruhan diamankan dari 3 lokasi berbeda yakni, 3 (tiga) orang di amankan di Jl. TB. Simatupang Simpang Sunggal, 3 (tiga) orang di amankan di Jln. Pinang Baris depan SPBU, 3 (tiga) orang diamankan di Jl. Flamboyan Raya Simpang Pajak Melati.


Namun dari hasil pemeriksaan kesembilan orang remaja yang diamankan tersebut tidak terbukti sebagai pelaku tindak pidana, dan selanjutnya dikembalikan kepada keluarga masing-masing untuk dibina. Secara Keseluruhan Rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti 169 Kilo daun  ganja dan 9,5 gram Sabu, Jum'at (11.10.2019) Pukul 11.00 wib di lapangan Apel Polrestabes Jln. HM Said Medan.

Dalam pemusnahan Narkotika ini turut juga disaksikan perwakilan Kejari Medan, team Labfour Sumut, BNN, Lembaga Anti Narkotika (LAN) dan tokoh masyarakat lainnya.

Sepanjang bulan September 2019 sampai Oktober, Polrestabes Medan, menggagalkan aksi peredaran narkoba yang masuk ke wilayah Kota Medan.
Dari kurun waktu sebulan itu, 7 tersangka berhasil di aman kan . Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil menyita 169 Kg ganja siap edar dan sebanyak 9500 gram narkotika jenis Sabu-sabu. Penangkapan tersangka dan penyitaan barang bukti dilakukan polisi dari beberapa wilayah di Kota Medan.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan, penangkapan awalnya dari 1 orang tersangka dengan barang bukti narkoba sebanyak 1500 gram Sabu,  dari situ petugas kembali menangkap beberapa orang tersangka narkoba lainnya dari Hotel Deli Gran In di Balai Kota, Kecamatan Medan Baru, bekerjasama dengan Polsek Medan Timur dan Polda Sumut.

Kasus itupun kembali dikembangkan hingga mengungkap beberapa jaringan narkoba lainnya.
"Jadi, keseluruhan tersangka ada 7 orang dan keseluruhan narkoba sebanyak 169 Kg ganja dan 9,5 Kg sabu" terang, AKBP Raphael Sandhy Cahya dihadapan para wartawan saat gelar pemusnahan barang bukti narkoba.

Dikatakannya, bahwa barang narkoba jenis sabu-sabu dari jaringan pelaku di Kota Medan. Sedangkan narkotika jenis ganja berasal dari kota Aceh.

"Beberapa tersangka dan barang buktinya sudah pernah kita release. Seluruh tangkapan dan para tersangka dari dua laporan polisi sepanjang September dan Oktober ini," bebernya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto yang langsung ikut dalam pemusnahan narkoba tersebut mengungkapkan, kegiatan bertujuan guna melaksanakan akuntabilitas publik terhadap kinerja yang dilakukan oleh pihak kepolisian khususnya Satnarkoba Polrestabes Medan.

Dimana, langkah-langkah penegakan hukum penindakan terhadap kasus narkoba itu tidak akan pernah berhenti. Ditegaskannya, bahwa kesadaran kolektif bahwa narkoba ini adalah musuh bersama yang sudah harus dibangun.

Pasalnya, ia menyadari bahwa wilayah Kota Medan adalah wilayah darurat narkoba dan itu telah dicanangkan oleh pimpinan nasional maupun para pelaksana dengan kesadaran kolektif. Maka dari itu, tentu tidak boleh berhenti sampai hanya kesadaran saja, tetapi harus melakukan langkah-langkah.

"Kita akan melihat dari 2 aspek, yakni aspek supply dan aspek In supply dari bahan-bahan narkoba ini adalah kebutuhan kebutuhan para konsumen pemakai narkoba dilakukan dengan berbagai cara yaitu melalui penegakan hukum yang tegas. Kemudian memutus jaringan-jaringan pelaku narkoba dengan melakukan penyitaan yang menerapkan money laundering pada pelaku-pelaku," jelasnya.

Selain itu, upaya pencegahan dengan bekerjasama dengan pihak luar negeri untuk mengatasi masuknya narkoba yang datang dari luar negeri ke Indonesia. Tujuannya, agar suplainya ini mengecil.

"Misalkan dimonitor penghasil ganja dari Aceh. Bagaimana masyarakat diajak untuk mengurangi suplai ini ya meniadakan bahkan dengan berbagai cara langkah-langkah yang dilakukan oleh berbagai pihak," ujarnya.

Pun begitu, menurutnya langkah-langkah tersebut tidaklah cukup. Belum lagi setiap hari kita melakukan upaya-upaya untuk peredaran narkoba di tempat-tempat tertentu. Semisal gerebek Kampung narkoba, yang juga dianggap belumlah cukup dalam menumpas pelakunya.

"Kedepan akan lakukan program bersinar Kampung bersih dari narkoba yang dikenal di Ternate dicanangkan oleh Odha dengan mengkoordinir berbagai pihak yang termasuk dari Pemda dari TNI dari GNR," ujarnya.(Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolsek Medan Helvetia AKP. Sahudur TM. Sitinjak, SH,SIK,MH, memberikan kejutan HUT ke-74 TNI kepada Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, di Ruang Kerja Pangdam, Selasa (8/10/2019).

"Ini sebagai lambang dan kasih kami terhadap TNI," ujar Kapolsek Helvetia saat memberikan ucapan HUT ke-74 TNI di Makodam I/BB. Ia berharap, kerja sama antara TNI dan Polri bisa terus ditingkatkan untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

Sementara Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah mengaku terkejut atas ucapan yang diberikan Kapolsek Medan Helvetia AKP Sahudur TM. Sitinjak.SH,SIK,MH, dan Wakapolsek Medan Helvetia.Iptu K.Tarigan, SH

"Alhamdulilah, rekan dan sahabat kami Polri memberikan perhatian atas ucapan HUT ke-74 TNI, semoga kebersamaan ini terus terjalin selamanya", Ini adalah salah satu bentuk sinergitas antara TNI dan Polri, maka di hari istimewa ini, kami tidak menyangka akan mendapat surprise, apalagi di tengah kesibukannya, Kapolsek masih sempat memikirkan memberikan tumpeng, kami sangat senang dan bahagia," tutur Pangdam.

Sementara Kapolsek Medan Helvetia AKP Sahudur TM Sitinjak,SH, SIK,MH mengaku senang bisa memberikan kejutan kecil kepada Pangdam I/BB, Karena baginya, kebersamaan antara TNI dan Polri di wilayah Kecamatan Medan Helvetia adalah harga mati yang harus dijaga, Selamat kepada TNI yang berulang tahun ke-74, "TNI profesional kebanggaan rakyat".

Turut hadir pada acara tersebut Kasdam I/BB, Asintel Kasdam I/BB, Aspers Kasdam I/BB, Aslog Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB, Kapolsek Medan Helvetia AKP Sahudur TM. Sitinjak, SH,SIK,MH dan Wakapolsek Medan Helvetia Iptu K.Tarigan, SH. (Rina/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Acara dialog khusus TVRI dengan Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Adrianto, Danlantamal I Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M.  Pangkosek Hanudnas III Medan Marsma TNI Jhon Amarul dan Danlanud Soewondo Medan  Kolonel Pnb Meka Yudanto, S.Sos, MAP serta Sekda Pemprovsu Hj. Sabrina.

Pada kesempatan tersebut, dalam dialog khusus TVRI Pangdam I/BB menyampaikan TNI menyadari sepenuhnya, bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan pada akhirnya kembali kepada rakyat. TNI lahir dari rakyat, jadi rakyat adalah ibu kandung TNI. Oleh karenanya, sudah selayaknya TNI melakukan pengabdian terbaik untuk membantu kesulitan rakyat, membantu Pemerintah Daerah dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman, sehingga roda pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar serta kesejahteraan masyarakat semakin baik. 

Lebih lanjut Pangdam I/BB juga menyampaikan TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa merupakan salah satu program pemerintah sebagai wujud pengabdian TNI bersama Kementerian dan Lembaga Negara lainnya, yang langsung menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di desa-desa terpencil. Melalui program TMMD, TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerahnya, guna mengatasi berbagai masalah, terutama di bidang ekonomi dan sosial budaya. Selain itu, para prajurit TNI hadir di tengah-tengah rakyat, menyebarkan semangat gotong royong dan energi positif untuk mencapai kemajuan bersama. 

Sementara itu, Danlantamal I Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M. menyampaikan tugas pokok Lantamal I Belawan, yaitu : Pembinaan kekuatan dan kemampuan guna menyelenggarakan dukungan tempur, logistik dan administrasi bagi unsur-unsur/marinir yang melaksanakan operasi. Oleh karena itu berkaitan dengan hal tersebut Lantamal I memiliki tugas untuk menjaga wilayah laut perairan pantai Timur dan pantai Barat Sumatera, dengan melaksanakan patroli menggunakan alutsista yang tersedia secara terus menerus secara berkesinambungan untuk mengantisipasi kerawanan yang terjadi di laut seperti kejahatan penyelundupan, perompakan, narkotika, pelanggaran wilayah dan kejahatan perikanan/ilegal fishing. 

Patroli laut yang dilakukan, tidak sebatas mengecek kelengkapan administrasinya saja, tetapi juga kesesuaian antara administrasi kapal dengan barang yang diangkut. Dalam hal ini satuan patroli memiliki beberapa alutsista yang terdiri dari 3 KRI dan 5 Kal untuk melaksanakan patroli terbatas. Disamping itu unsur gelar KRI Koarmada I yang di BKO-kan pada Gugus Tempur Laut (Guspurla Koarmada I) atau Gugus Keamanan Laut (Guskamla Koarmada I) secara rutin melaksanakan patroli di wilayah laut perairan Sumatera.

Danlantamal I Belawan berharap kedepan Angkatan Laut harus menjadi lebih tangguh dalam menghadapi semua tantangan dan ancaman yang muncul di masa yang sarat dengan kecanggihan teknologi. dengan meningkatkan profesionalisme prajurit yang diimplementasikan dalam pelaksanaan latihan-latihan secara berlanjut, bertingkat dan berkesinambungan. selama 74 tahun TNI AL telah menunjukkan jati dirinya sebagai komponen pertahanan negara yang tangguh di tengah perubahan lingkungan strategis yang kian dinamis.

Hadir dalam acara tersebut, para unsur Forkopimda Provsu, Kasdam I/BB, Wakapolda Sumut, Walikota Medan, Irdam I/BB, Kapok Sahli Pangdam  I/BB, para Sahli Pangdam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, PJU Polda Sumut. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Pohon Kayu Besar milik Dinas Pertamaan Kota Medan, yang berdiri di Jalan Sunggal Linkungan 12, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, persisnya didepan Perumahan Graha Prima mengancam jiwa.

Pasalnya pohon kayu besar yang disebut-sebut sudah berumur puluhan Tahun itu, batangnya terlihat rapuh. Tidak sampai disitu saja apabila ditiup angin dan hujan ranting pohon kerap berpatahan hingga berjatuhan kebawah. Ironinya pohon kayu tersebut juga sudah menempel dengan kabel listrik dan telpon.

Menurut penuturan Susilo warga setempat, dirinya mengaku pohon tersebut sudah berdiri sekitar lebih kurang 30 tahun.

"Sejak saya lajang pohon ini sudah ada, sekarang saja anak saya sudah berumur 25 tahun, jadi usianya sekarang kurang lebih 30 tahun, hingga dahannya juga sudah terlihat lapuk. Jadi kalau bisa saya berharap dinas terkait melakukan peremajaan, jangan sampai setelah memakan korban jiwa baru bertindak", ujarnya ketika ditemui, Minggu (29/9/2019).

Hal senada juga dikatakan Heri, yang sehari-hari membuka warung kopi dihalaman depan rumahnya persis dibawah pohon kayu besar tersebut. Heri juga mengaku resah dengan kondisi pohon tersebut.

"Pohon ini sudah sangat tua usianya, kondisinya pun sudah pada lapuk, takutnya ketika berjualan dan ada pembeli yang datang kewarung saya, tiba-tiba tumbang, sudah pasti menimpa warung saya, karena memang kondisi warung saya terletak dibawah pohon ini", ujar Heri.

Heri menambahkan, setiap tertiup angin yang agak kencang ataupun datang hujan, ranting-ranting pohon kerap berjatuhan dan menimpah warungnya.

"Sering kali ketika ranting pohon kayu ini jatuh ke seng warung saya, menimbulkan suara yang lumayan keras hingga membuat terkejut, karena ranting yang jatuh tersebut lumayan besar, dan kalau menimpa orang yang ada dibawah pohon ini tidak menutup kemungkinan pasti terluka", jelas Heri.

Heri juga mengaku sudah pernah meminta pohon tersebut agar ditebang ataupun diremajakan, oleh dinas pertamanan melalui kepala lingkungan, tetapi hingga kini tidak digubris.

"Saya juga sudah pernah melaporkan kondisi pohon ini ke kepala lingkungan, dan kepala lingkungan mengaku sudah meneruskannya ke dinas pertamanan, namun tidak ada hasilnya", ungkap Heri kecewa.

Pantauan wartawan dilapangan, terlihat kondisi pohon yang terletak dipinggir jalan Sunggal tersebut sangat membahayakan warga maupun pengguna jalan yang melintas, apabila tumbang. Kondisi pohon juga sudah menempel dengan kabel listrik dan telpon, hingga ranting-rantingnya yang patah menggantung di kabel listrik dan telpon. Warga setempat mengaku resah dan meminta dinas terkait segera tanggap melakukan peremajaan ataupun pembersihan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Siapa yang tidak tahu Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatra Utara. Ini kali ketiga Kelurahan Kemanangan Tani Merayakan Kerja Tahun, di tahun pertama pencanangan banyak warga yang ikut hadir dalam acara Kerja Tahun Kemenangan Tani. 

Beda hal nya dengan tahun ini, Kerja tahun kemenangan tani selalu di lakukan dan yang digelar di Simpang Empat Kantor Camat Medan Tuntungan, Jalan Bunga Ncole Raya, Kelurahan Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Sabtu (28/9/2019).

Acara "Kerja Tahun Kemenangan Tani" diselenggarakan dalam rangka memupuk rasa cinta tanah air dan budaya serta menjalin persaudaraan dan mengingatkan kembali prinsip gotong royong dalam masyarakat Karo sebagai apresiasi atas keberadaan Kemenangan Tani oleh para pendahulu.

Amri Jona Tarigan selaku panitia kerja tahun Kuta Kemenangan Tani mengungkapkan "Adapun kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjaga kelestarian budaya di wilayah Kota Medan yang didirikan oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi. Kemudian tujuan dari diadakannya kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi sesama warga di Kecamatan Medan Tuntungan khususnya di Kelurahan Kemenangan tani," ucapnya.

Kehadiran masyarakat di lokasi kerja tahun kemenangan tani sangat padat dan masyarakat tumpah ruah di lokasi. Ketua panitia juga mengatakan, " Di tahun ini sangat lah meriah, dan kami harapkan untuk kerja tahun di tahun depan bisa lebih meriah lagi dikarenakan di tahun ini jumlah pengunjung yang datang untuk menghadiri ada sekitar 1.500 jiwa, sehingga lokasi acara dipenuhi oleh masyarakat dan pengunjung dari luar kelurahan kemenangan tani", cetus Ketua Panitia dengan raut wajah gembira.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Kemenangan Tani, Permata Agustinus Ginting, SH menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memberikan hiburan rakyat yang positif serta sebagai bentuk pelestarian budaya Karo di Kota Medan.

"Melalui kegiatan ini, warga Karo, terutama generasi mudanya untuk terus menjaga dan melestarikan  kekayaan seni dan budaya yang telah diwariskan para leluhur," ungkapnya.

Ketua Sanggar Rudang Merga Silima H.Bram Barus mengatakan, "Saya sangat bangga dan sangat-sangat mendukung adanya kerja tahun. Karena ini adalah budaya leluhur kita yang hampir punah dan saya juga membuat Sanggar Rudang Merga Silima ini karena musik tradisional Karo sudah hampir punah dan sudah tidak dikenal oleh kalangan remaja lagi sebagai musik asli tradisional Karo. Saya juga menghimbau kepada seluruh warga Karo dimanapun berada, marilah kita lestarikan musik tradisional Karo dan saya sangat bangga dengan kelurahan Kemenangan Tani walaupun berada di kota Medan tetapi masih tetap mengingat tradisi-tradisi Karo dan membuat kerja tahun ini memainkan musik bukan hanya musik modern tapi juga bergabung kolaborasi dengan musik tradisional Karo," katanya.

Kerja Tahun adalah serangkaian kegiatan budaya di daerah Tanah Karo yang merupakan perwujudan prinsip gotong royong dalam masyarakat Karo yang di Kota Medan sebagian besar hanya memakai istilah Guro-Guro Aron. Sebelumnya, pada tahun 2017 lalu telah dilaksanakan pencanangan kerja tahun oleh Karang Taruna dan Granat Medan Tuntungan serta muda-mudi dan masyarakat Kemenangan Tani.

Acara Kerja Tahun Kemenangan Tani berlangsung cukup meriah. Selain menampilkan tarian, Masyarakat disuguhkan hiburan sejumlah artis Karo dan pemusik Bhatoe Entertainment dan Sanggar Rudang Merga Silima. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Personil Bhabinkamtibmas  Polsek Sunggal Kel. Asam Kumbang melaksanakan pendampingan pemasangan Trafficcone (tanda larangan) oleh para Kepling di Kel. Asam Kumbang dan Buser Kec. Medan Selayang guna menertibkan PK5 dan para driver ojol yang parkir tidak pada tempatnya, Senin (23/9/2019) pukul 09.00 Wib.

Adapun lokasi yang menjadi objek pemasangan yakni, Jln. Ringroad perputaran depan ruko OCBC/Home Sentra Lingk. ll Kel. Asam Kumbang Kec. Medan Selayang.

Hadir pada kegiatan tersebut Kapolsek Sunggal diwakili Bhabinkamtibmas Kel. Asam Kumbang, Aiptu TP. Aritonang, Lurah Asam Kumbang Endang, Trantib Asam Kumbang B Panjaitan, para Kepling dan Buser Kec. Medan Selayang. 

Kapolsek Sunggal melalui Bhabinkamtibmas Kel. Asam Kumbang Aiptu TP Aritonang menjelaskan, pemasangan Trafficcone yang dilakukan ini guna memberi kenyamanan bagi warga pengguna jalan, pihaknya juga sebelumnya sudah memberi himbauan kepada para PK5 dan pengemudi Ojol untuk tidak berjualan dan parkir sembarangan dengan memakan badan jalan.

"Akibat berjualan dan parkir sembarangan, sudah jelas mengganggu arus lalulintas, mempersempit jalan setiap kendaraan yang melintas, menjadi biang kemacatan, tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan", jelas Aiptu TP. Aritonang.

TP Aritonang menambahkan, untuk mengatasi semua itu,  dilakukan pemasangan Trafficcone, sebagai tanda larangan berhenti maupun parkir bagi PK5 maupun driver Ojol. 

"Jadi sangat diharapkan kerja sama yang baik diantara seluruh pihak", pungkas TP Aritonang. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Guna mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat) khususnya terkait dengan prostitusi, jajaran Kec. Medan Selayang bersama dengan Koramil 07/MT dan Polsek Medan Sunggal menggelar razia terhadap tempat kos-kosan dan kafe yang melanggar peraturan.

Tim yang terdiri dari aparatur Kecamatan Medan Selayang, Koramil 07/MT, Polsek Sunggal, Satpol PP, Dinas Pariwisata dan unsur kepemudaan KNPI terlebih dahulu melakukan apel di halaman Kantor Camat Medan Selayang yang di pimpin langsung oleh Camat Medan Selayang, Sutan Tolang Lubis,S.STP.MSP didampingi Sekcam Medan Selayang, Viza Fandhana,SE, Sabtu (21/9) malam.

Camat Medan Selayang mengatakan,  razia terhadap penyakit masyarakat (pekat) ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya prostitusi di kawasan Medan Selayang.

"Karena itulah kami dari Kecamatan bersama dengan unsur muspika Kecamatan menggelar razia ini agar memberikan rasa nyaman kepada masyarakat," kata Camat.

Selanjutnya tim terpadu yang berjumlah seratus dua puluh petugas ini satu persatu menyisir kafe-kafe yang berada dikawasan Kec. Medan Selayang tepatnya di jalan Ngumban Surbakti. Di lokasi tersebut, petugas memeriksa satu persatu identitas dari para pengunjung, selain itu petugas juga menanyakan izin dari kafe tersebut. Dari hasil pemeriksaan, tim mengamankan dua orang wanita karena tidak dapat menunjukkan identitas dirinya.

Usai menyisir sejumlah kafe, petugas kemudian menyisir tempat kos-kosan tepatnya di jalan Sei Batugingging dan jalan Sei Padang. Dalam penyisiran tempat kos tersebut di temukan banyak pasangan muda-mudi yang bukan suami istri sedang berada didalam kamar kos bahkan seorang penjaga kos terpaksa harus diamankan oleh pihak berwajib karena menghalang-halangi pemeriksaan. Tidak hanya itu saja, petugas juga menemukan dua botol miras dan alat kontrasepsi dari kamar kos yang di huni dua orang wanita belia.

Mereka yang terjaring kemudian dibawa ke Kantor Camat Medan Selayang untuk didata dan mendapatkan pembinaan. Razia ini sendiri berlangsung dari malam hingga pagi hari.

Sementara itu, Waka polsek Sunggal AKP Enan Surbakti dalam arahannya menyampaikan agar para personil yang melaksanakan rajia tetap menjaga situasi aman dan nyaman, tidak arogan.

"Saat melakukan penggeledahan/ pemeriksaan di harapkan tidak ada yang berbuat macam-macam, dan  
hasil pelaksanaan Rajia nantinya diserahkan kepada Pihak Kecamatan untuk dilakukan pendataan", jelasnya.

Usai pelaksanaan apel, para Personil yang tergabung dalam 2 (Dua) Tim, masing - Masing  bergerak menuju  sasaran rajia yakni cafe, tempat kos dan warnet. 

Adapun sasaran keseluruhan tempat yang di rajia diantaranya, Galang Cafe, Ratu Cafe, Sapo 88, Kos Graha Sei Batu Gingging, Kos  D' Apple Sei Batu Gingging, Kos Anugrah Jln. Sei Padang, Netananda Warnet Jln. Setia Budi dan GS Warnet Jln. Setia Budi.


Sekira Pukul 04.00 wib, giat Razia Gabungan usai dilaksanakan, dengan mengamankan pekerja Cafe yang tidak Memiliki Identitas /Ktp, pasangan yang bukan suami Istri, dan juga 4 (Empat) unit Sepeda Motor tanpa dokumen yang sah, selanjutnya diboyong ke Kantor Camat Medan Selayang Untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan.

Pantauan dilokasi, giat rajia gabungan yang dilakukan dihadiri, Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis S. STP. M. SP, Sekcam Viza Fandana, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH, Waka polsek Sunggal Akp Enan Surbakti, Para Kanit dan Panit jajaran Polsek Sunggal, Personil Polsek Sunggal, Bhabinsa 07/MT, Para Lurah, Dinas Pariwisata Kota Medan, Trantib kecamatan, Sat Pol PP Kota Medan, Linmas, dan Para Kepling Kec. Medan Selayang. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM,S (Medan) -  setelah dilantik menjadi  anggota Dewan 2019-2024 dari partai PDI Perjuangan, Tuani Lumbantobing menggelar acara syukuran bersama masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) IX, di Griya Ben Medan, Selasa (16/9/2019).

Acara syukuran dirangkaikan dengan kata kata dan diiringi do'a bersama sebaimana tanda rasa syukur atas diberikan penerimaan kembali sebagai Anggota DPRD Sumut.








Diacara syukuran tersebut, Tuani Lumbantobing menyampaikan  "Izinkan saya menjadi wakil dalam menyampaikan inspirasi warga Sumatera Utara. Dan mari bersama membangun Sumut yang lebih baik, saya siap menampung dan melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh warga Sumut," ucapnya.

Anggota Dewan dari partai PDI Perjuangan Dapil IX ini juga menyampaikan target utama "akan menjalankan tugas lebih baik dari sebelumnya".
Acara syukuran tersebut dihadiri beberapa pengurus DPD PDIP Sumut, Mayjen (Purn) Felix Hutabarat, Irjen (Purn) Posma Tobing, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Lumbantobing yang juga anak kandung beliau, Tokoh-tokoh  Agama, Tokoh-tokoh Masyarakat, serta masyarakat Dapil IX Sumut, dan Keluarga. (Rina)

Views

INTAIKASUS.COM, (Delitua) - Kapolsek Delitua, Kompol Efianto bersama Camat Medan Tuntungan Topan O.P Ginting, SSTP MSP memimpin penggerebekan kampung narkoba di Kampung Denkon, Lingkungan II Kelurahan Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (16/09/2019) petang.
Penggerebekan tersebut dilakukan atas dasar laporan dan keluhan yang disampaikan warga yang selama ini merasa resah dan terganggu dikarenakan keberadaan kampung narkoba di lingkungan mereka.
Menerima laporan dari warga tersebut selanjutnya Camat bersama Kapolsek turun ke lokasi melakukan penggrebekan, hasilnya,  aparat mengamankan tujuh orang yang diduga sedang mengkonsumsi narkoba, dan ditemukan juga 500 gram ganja kering dan alat hisap sabu.
Camat Medan Tuntungan Topan OP Ginting saat dimintai keterangan menyebutkan bahwa penggrebekan tersebut sebagai tindak lanjut Apel Tiga Pilar yang telah dilaksanakan di Kantor Camat Medan Tuntungan beberapa waktu lalu.
"Ini juga merupakan komitmen bersama dan wujud tanggung jawab pihak Kecamatan, Polsek Delitua dan Koramil Medan Tuntungan guna memberi rasa aman bagi masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi dan berusaha koordinasi sama Polsek agar maksimal memberantas narkoba. Kami melihat selayaknya kampung narkoba ini diubah menjadi kampung olahraga atau selfie sehingga tidak ada lagi kegiatan narkoba di sini," kata Camat.
Sementara, Kapolsek Delitua Kompol Efianto menambahkan, Lingkungan-II, Kelurahan Simalingkar-B, Kecamatan Medan Tuntungan menjadi target kepolisian. Oleh sebab itu, mereka telah melakukan persiapan serta berkoordinasi dengan kecamatan untuk memberantas narkoba.
"Di sini banyak penggunaan narkoba dan telah menjadi target dari operasi kita. Dan sudah bolak balik pengaduan dari masyarakat," pungkasnya. (Rn)