.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Dalam rangka kesiapan untuk melaksanakan pencegahan dan memutuskan mata rantai pandemi Corona atau Covid-19, Polsek Medan Sunggal Polrestabes Medan bersama 3 Pilar Kec. Medan Sunggal melaksanakan penyemprotan Desinfektan, Selasa (31/3/2020).

Kegiatan Apel bersama dilakukan pagi hari pukul 09.00 WIB, bertempat di halaman Terminal Pinang Baris Jln. Pinang Baris, Kec. Medan Sunggal.
t
Pelaksana kegiatan, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH, Camat Medan Sunggal, Indra Mulia Nasution Sstp, Waka Polsek Sunggal AKP Enan Surbakti, Personil Koramil Sunggal, Personil Polsek Sunggal, Lurah Kec. Medan Sunggal dan Para Kepling Kec. Medan Sunggal.

Kegiatan diawali peserta yang tergabung (Tiga Pilar Kec. Medan Sunggal) melaksanakan Apel kesiapan yang di pimpin oleh Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH, yang dalam pelaksanaan penyemprotan di Kec. Medan Sunggal yang terdiri dari 6 (Enam) Kelurahan.

Selanjutnya Kapolsek menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat, Lurah dan Para Kepling serta Personil Koramil Sunggal yang telah ikut serta bergabung dalam pelaksanaan Apel.

"Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga kita dapat berkumpul untuk Apel Bersama. Mari kita buat kesan Kepada masyarakat dengan situasi kondusif. Mari kita semprotkan Desinfektan untuk membasmi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.," kata Kompol Yasir.

Kegiatan dilanjutkan dengan 
penyemprotan dilakukan oleh Personil beserta Petugas penyemprotan bergerak ke Objek / sasaran yakni, Kelurahan Sunggal, Kelurahan Sei Kambing B, Kelurahan Simpang Tanjung, Kelurahan Lalang, Kelurahan Tanjung Rejo dan Kelurahan Babura.
Dimana setiap Tim Petugas  penyemprotan masing masing di bagi 6 (Enam) orang tiap Kelurahan. 

Selanjutnya melaksanakan penyemprotan Desinfektan di rumah warga, Gang, Kantor, Pertokoan, Gedung serta tempat -tempat lainya untuk nencegah / memutus mata rantai perkembangan Virus Corona atau Covid-19.

"Kegiatan penyemprotan Desinfektan yang dilaksanakan oleh Tiga Pilar Kec. Medan Sunggal adalah bentuk partisifasi / bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk mencegah / memutus penyebaran mata rantai Virus Corona atau Covid-19," terang orang nomor satu di Mapolsek Sunggal ini. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SIK MH berbagi tali asih terhadap masyarakat di wilayah hukum Polsek Medan Baru. Kegiatan ini dibalut dengan kegiatan Jumat Barokah dan dilaksanakan di halaman Mesjid Raya Aceh Sepakat Jalan Mengkara Medan, Jumat (13/3/2020). 

Kegiatan Jumat Barokah personil Polsek Medan Baru ini dipimpin oleh Kanit Binmas Iptu Hirlan Rudi Suprianto, diikuti personil Bhabinkamtibmas Aiptu S. Karo Karo, Aiptu Nurdin Kaban, Brigadir Putra Kamal dan BKM Mesjid Raya Aceh Sepakat. 

Adapun sasaran pembagian ini adalah kepada masyarakat  sekitar yakni kepada umat yang baru selesai melaksanakan Sholat Jumat, para abang becak, juru parkir dan masyarakat yang melintas di depan Mesjid Aceh Sepakat. 

Kegiatan ini adalah "sebagai wujud dari pelaksanaan Jum'at Barokah Bapak Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SIK MH dengan berbagi rezeki terhadap masyarakat sekitar wilayah hukum Polsek Medan Baru, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat dan menyentuh hati masyarakat untuk dapat bekerjasama  sebagai mitra dalam menjaga dan menanggulangi gangguan kamtibmas," ujar Kanit Binmas, Iptu Hirlan Rudi Suprianto.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SIK MH menyampaikan pesan-pesan agar jangan mau dipecah belah oleh isu Sara atau Hoax yang bersifat provokatif yang dapat merusak persaudaraan dan persahabatan yang sudah terjalin baik di masyarakat selama ini," ujar Kapolsek melalui Kanit Binmas Polsek Medan Baru, Iptu Hirlan Rudi Suprianto. 

Kegiatan ini disambut warga dengan senang hati dan warga mengucapkan terimakasih atas kehadiran "Polsek Medan Baru Berbagi" di wilayah mereka, semoga Polsek Medan Baru sukses melaksanakan tugas-tugas dalam pengabdiannya terhadap Bangsa dan Negara. 

Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan lancar, aman dan terkendali. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, S.H.,S.I.K.,M.H., resmikan penggunaan wastafel di Mako Polsek Sunggal. 

Adapun penggunaan wastafel tersebut  dimaksudkan adalah guna membudayakan hidup bersih dan sehat bagi seluruh personil Polsek Sunggal dan masyarakat yang berkunjung ke mako Polsek Sunggal, selain itu juga dimaksudkan untuk pencegahan dini merebaknya virus Corona Covid19, Jumat (6/3/20). 

Peresmian dilakukan usai pelaksanaan apel pagi, dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sunggal juga didampingi oleh Wakapolsek AKP Enan Surbakti dan para Kanit serta para Panit dan Kasi dan seluruh personil jajaran Polsek Sunggal.

Dalam arahannya, Kapolsek Sunggal menekankan bahwa kita tidak perlu takut akan virus Corona Covid19 sepanjang tubuh kita sehat,  namun kita juga tetap harus menjaga kesehatan dan kebersihan baik diri sendiri maupun lingkungan. Pimpinan tetap berupaya agar seluruh personil tetap sehat sehingga dapat melaksanakan tugas pelayanan masyarakat secara maksimal," ujarnya.

Selain itu, sambung Kapolsek, dalam rangka menjaga kesehatan, kepada seluruh personil jajaran Polsek Sunggal juga disajikan minuman wedang jahe yang diyakini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh personil.

Setiap pagi hari, silakan seluruh personil mencuci tangan sebelum masuk ke Mako, kemudian minumlah minuman yang telah disediakan untuk kesehatan seluruh personil, begitu juga bagi masyarakat yang berkunjung ke Mako, silahkan personil Penjagaan untuk mengarahkan mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan. 

"Selain itu, kita juga sedang mengupayakan untuk menyiapkan alat pengukur suhu tubuh," tandas Kapolsek Sunggal. (Rina/Rel)

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma menggelar pelantikan pengurus baru periode 2020-2025 di Garuda Citra Hotel Medan, Sabtu (1/2/2020).
Pelantikan ini dihadiri oleh plt Kadis Kominfo Sumut Muhammad Ayub, Ketua Umum Pujakesuma Pusat Joko Susilo, Pembina Pujakesuma Kasim Siyo, Pemuda Pancasila, Dinas Tenaga Kerja Sumatra Utara dan Pemimpin Daerah, diantaranya Deliserdang, Medan, Simalungun, Humbahas dan Paluta, serta ratusan anggota Pujakesuma dari berbagai wilayah di Sumatra Utara.
"Saya juga sebagai pemimpin terpilih Pujakesuma sumut, kedepannya budaya pujakesuma ini kita bangkitkan agar dapat berenerjik dan bersemangat untuk Pujakesuma kedepannya. Harapannya agar etnis Jawa ini kedepannya dapat lebih baik dan bersinergi dengan etnis lain," ucap Santoso.
Pengurus baru Pujakesuma periode 2020-2025 ini juga mendapat amanah dari Pimpinan Pujakesuma Pusat, Joko Susilo.
Joko menuturkan bahwa tahun 2020, Pengurus Sumatera Utara harus siap menyediakan 500 ribu Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi masyarakat etnis Jawa di Sumatra Utara dengan mengadakan roadshow.
"Pujakesuma akan mengadakan roadshow untuk mengunjungi Kabupaten di Sumut karena untuk di tahun 2020, minimal 500 ribu KTA di Sumut sudah tertib. Karena kita tidak akan kuat kalau tidak memiliki data. Kita harus berbicara dengan data," ujar Joko.
Amanah dari Joko juga disambut baik oleh Santoso, ia menuturkan bahwa ia dan kepengurusan baru akan terus bekerja keras agar dapat terlaksana.
"Kita akan berusaha keras untuk Kabupaten agar dapat terlaksana dengan baik," tutur Santoso.
Sementara itu, Wadir Binmas Polda Sumut, Parluatan Siregar menyambut senang terbentuknya kepengurusan baru Pujakesuma ini. Ia berharap agar Pujakesuma dapat semakin kuat dan bersinergitas dengan pihak kepolisian.
"Dengan adanya pelantikan pujakesuma ini, kami menyambutnya dengan sangat gembira, karena ini merupakan suatu perkumpulan yang besar yang mana dengan adanya perkumpulan itu maka adanya persatuan. Kalau  masyarakat bersatu dengan kita akan terjalin sinergitas. Harapan kami kedepan, semoga perkumpulan ini semakin kuat," ungkap Parluatan.
Masyarakat suku Jawa di Indonesia hingga kini terus mengalami peningkatan. Seiring dengan peningkatan tersebut, Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Sumatera Utara meluncurkan aplikasi pintar ataupun kartu pintar.
Kepala Bidang IT Pujakesuma Pusat, Agung Sugiri mengungkapkan bahwa saat ini Pujakesuma ingin warga suku Jawa di Sumatra dapat terdata secara resmi dan mampu mandiri secara ekonomi melalui kartu pintar.
Dokumentasi Anggota Pujakesuma yang sudah memiliki kartu pintar (Istimewa), "Kita memiliki mimpi bahwa kedepannya kartu pintar ini kedepannya bisa dukung transaksi ataupun verifikasi. Hari ini kita mau buat itu di Pujakesuma, kita punya 100 orang tapi datanya real hingga ke nomor telponnya.
"Kita sudah bangun aplikasinya berbasis android, online, dan website itu sudah kita lengkapi disinkronkan dengan kartu anggota tadi," ujarnya, Sabtu (1/2/2020).
Agung menuturkan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) ini sudah dilengkapi dengan QR code, sehingga tidak akan ada lagi masyarakat yang mengaku anggota Pujakesuma secara tidak resmi.
"Kita pakai QR code karena dimensi lebih kecil dan dapat menyimpan data lebih banyak, termasuk untuk transaksi. Setelah pelantikan akan kita luncurkan. Dan kita akan sosialisasikan pelan-pelan. Hari ini siapa sih yang tidak menggunakan android," kata  Agung.
Saat ini kartu pintar sudah dapat dengan mudah diakes oleh masyarakat melalui aplikasi Pujakesuma Medan di Playstore. Hal menggembirakan lainnya, tidak hanya suku Jawa saja melainkan suku lainnya dengan status anggota istimewa.
"Jika ingin mendaftar, aksesnya dibuka di PlayStore Pujakesuma, websitenya tinggal cari Pujakesuma dan daftarnya bebas. Tapi tentu ada klasifikasi. Bagi bukan putra kelahiran Sumatera akan masuk ke anggota Istimewa. Etnis lain boleh. Ini hanyalah saluran aspirasi kami agar masyarakat suku Jawa ini tidak dipinggirkan," kata Agung.
Aplikasi Pujakesuma ini memberi beragam layanan seperti registrasi data diri, transaksi sembilan bahan pokok yang saat ini beras Pujakesuma menjadi andalan pangan Pujakesuma, selain itu masyarakat juga dapat melakukan pembayaran secara online untuk pulsa, token listrik, air dan sebagainya.
Aplikasi kartu pintar ini sangat disambut positif oleh masyarakat yang tergabung dalam paguyuban Pujakesuma, diantaranya Agil Agus.
Ketua Pujakesuma wilayah Binjai, Agil Agus merasa senang adanya kartu berbasis data yang akan digunakan sebagai bentuk identitas diri sebagai masyarakat Jawa di Sumatera Utara.
"Menurut saya sangat bagus dan baik berarti menunjukkan Pujakesuma akan lebih maju kedepannya dan itu harapan kita sebagai anggota Pujakesuma. Dengan identitas yang ada, kita bisa buktikan ke masyarakat bahwa Pujakesuma sudah ada dan besar di masyarakat kita," pungkas Agil. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - MPW PP Sumut menggelar Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka memperingati perayaan Imlek 2020 dengan membagikan 400 paket sembako kepada kaum dhuafa di Komplek Asia Mega Mas, Jln. Asia Medan, Kamis (20/1/2020).

Acara ini turut dihadiri Ketua MPW PP Sumut, H Kodrat Shah, Sekretaris, H Ali M Madhy, Bendahara, Taufik Edi, Irwan Gamal, Muslih, Natan Ginting, Rianto Ahgly, Danielsyah, Ulfa Fadilah, Rahman Rezeki, Zainuddin, Defrriila, Rosda, Camat Medan Area, Hendra Asmilan, dan selurus pengurus PP lainnya.

Kodrat mengatakan, bantuan sembako ini kita bagi ke warga khususnya mereka yang beretnis Tionghoa. Menurutnya, PP tidak ada membeda- bedakan suku dan agama. 

"Kita ingin berbagi kepada warga yang kurang mampu agar mereka bisa merayakan peringatan Imlek. Dimata PP semua sama, bahkan Ketua PP Deliserdang dan Labusel juga beretnis Tionghoa. PP tidak membedakan suku dan agama," tegas Kodrat.

Menurutnya, ini bentuk kepedulian PP, jangan dihitung dari jumlah yang diberikan, namun semoga apa yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi warga.

Sementara itu Camat Medan Area, Hendra Asmilan, mengucapkan terimakasih dan semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi warga.

"Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan. Sejauh ini PP terus bersinergi dengan Kecamatan Medan Area untuk berperan aktif ditengah masyarakat," tutup Camat (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Marelan) - Seorang ayah pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, meskipun ia harus mengorbankan dirinya sendiri agar bisa membahagiakan anak-anak yang dicintai. 

Peristiwa mengharukan ini
dilakukan oleh Rico Harapan  Simanjuntak, seorang ayah yang  rela menjual ginjalnya agar anaknya bisa keluar dari Rumah Sakit, Minggu (5/1/2020).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Ranzi Hanafiz, balita usia satu tahun dua bulan, pasangan dari Rico Harapan  Simanjuntak (43) dan Maysarah (30) warga Jalan Durung III, Lingkungan 19, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, ini merelakan satu ginjalnya untuk dijual, dikarenakan biaya pengobatan selama 13 hari sebesar Rp 12 juta, di ruangan lantai 3 nomor 120 RS Eshmun Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan.

Rico menceritakan, bahwa anaknya jatuh dari tempat tidur pada selasa (24/12/2019) lalu sore, kemudian mengalami retak di bagian kepala dan beberapa urat mengalami putus, lalu ia memutuskan untuk dilarikan ke RS Eshmun. Setelah dirawat beberapa hari anaknya sudah membaik namun setelah dianjurkan pulang, Rico tidak memiliki uang dan BPJS.

"Saya sudah bingung dengan biaya berobatnya sebesar 12 juta, mungkin dengan cara jual ginjal baru bisa keluar anak saya ini, apapun saya lakukan demi anak dan istri, namun anak saya secepatnya harus di operasi juga karena bisa berbaya akibat retak di kepala itu, enggak tau lagi saya kalau begini," ungkapnya sembari  berdoa memohon kepada Allah SWT 

Rico juga memerlukan ratusan juta untuk biaya operasi anaknya, ia pun sudah pasrah dengan keadaan yang seperti ini.

"Saya cuman berharap kebaikan dari pemerintah sekitar, yang peduli dengan rakyat kecil seperti saya, yang memerlukan biaya cukup besar," ucapnya (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Personel gabungan Polsek Medan Baru dan Tim Innafis Polrestabes Medan mengevakuasi jasad tunawisma yang tewas di emperan toko.
Jasad tunawisma tersebut bernama Agus Toha (55) yang diduga meninggal karena sakit itu pertama kali ditemukan oleh Wandi (19), karyawan Alfamidi, Jalan Darussalam Medan.
"Dugaan korban meninggal dunia karena sakit tersebut semakin diperkuat dengan hasil pemeriksaan oleh tim Inafis Polrestabes Medan yang melakukan oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara) bersama personel kita," ujar Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing melalui Kanit Reskrim Iptu Philip A Purba, kepada wartawan, Rabu (1/1/2020).
Lebih lanjut dijelaskan Iptu Philip, berdasarkan keterangan saksi yang sudah diperiksa, korban biasa berada di kawasan tersebut memang kelihatan kurang sehat beberapa hari terakhir.
"Saat ini, jasad tunawisma tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim No. 1 Medan. Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan kacamata, sandal dan gelas minum korban.
"Sedangkan lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi," pungkas mantan Kanit Reskrim Polsek Sunggal ini. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I  Medan dipimpin MP Jaya Saragih melakukan razia antisipasi peredaran narkoba di sel para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (13/12/2019).
Razia tersebut sebagai tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami melalui surat Nomor PAS-PK.02.10.011442, hal : Pencegahan dan Penindakan Terhadap Peredaran Gelap Narkoba di UPT Pemasyarakatan. 
Berbagai macam jenis barang yang berhasil disita, seperti ponsel beserta alat pengisi dayanya, dispenser, pemasak nasi, teko listrik, kabel dan pisau.
Ketika diinterogasi petugas Lapas kepada warga binaan yang dari kamarnya ditemukan beberapa diantara barang dilarang tersebut, mengatakan, ponsel hanya dipergunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka.
Terkait itu, Kepala Pengamanan Lapas Kelas 1 Medan, M.P Jaya Saragih mengatakan, razia ini sebagai upaya Lapas untuk membersihkan narkoba dan barang terlarang lainnya di lingkungan Lapas.
"Kami berusaha ingin mewujudkan kamar- kamar hunian yang ada di Lapas ini bersih dan steril dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba," ujar Jaya.
Lanjut dikatakan Jaya Saragih, Lapas sejauh ini sudah memaksimalkan tugas untuk menekan angka kepemilikan HP (telepon seluler) dan barang terlarang lainnya, Lapas selalu melakukan razia rutin setiap minggunya di semua blok.
"Kita cek lagi terus secara rutin dan spontan kepada warga kita dalam hal kepemilikan HP dan barang terlarang, selain tugas kita membina warga yang sudah dijatuhi Vonis dari PN," terang Jaya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas 1 Medan, Frans Elias Nico mengatakan, kegiatan tersebut (razia-red) merupakan langkah yang dilakukan terus menerus untuk mewujudkan Lapas yang bersih dari narkoba dan barang lainnya di dalam Lapas.
"Ada beberapa temuan alat berbahaya, HP dan lainya yang tidak boleh di ada di dalam lapas. Padahal kita sudah 5 kali penggeledahan dalam Desember ini (2019)," tegas Nico.
Sambungnya, kami selalu melaksanakan penggeledahan rutin yang terjadwal maupun spontanitas, tujuan kita semua sama tidak melihat sebelah mata, barang-barang yang dilarang (narkoba) ponsel dan lainnya tetap tegas tidak diperbolehkan masuk ke dalam Lapas. 
"Selain razia, kami juga terus sosialisasi peraturan dan tata tertib Lapas sesuai Permenkumham No 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan kepada warga di dalam," pungkas Nico, sembari menambahkan bahwa Lapas Kelas 1 Medan tidak akan mentolerir adanya ponsel dan barang lainnya di dalam sel warga binaan. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) menandatangani kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam rangka efektifitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Jumat (1/11/2019) bertempat di Aula Elaeis Guineensis Kantor Direksi PTPN III (Persero) Medan.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Seger Budiarjo selaku Direktur SDM dan Umum Holding Perkebunan Nusantara dengan Fachruddin SH, MH selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan ini merupakan perpanjangan dari kesepakatan bersama yang telah disepakati pada 2 (dua) tahun yang lalu yakni meliputi pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, pendapat hukum maupun tindakan hukum lain di bidang Keperdataan dan Tata Usaha Negara, sebagaimana mengacu kepada Undang-Undang nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.

Kerjasama ini bertujuan untuk menangani bersama penyelesaian masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara baik di dalam maupun di luar pengadilan.

Dalam sambutannya, Seger Budiarjo menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan hubungan baik yang telah berjalan selama ini dengan pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

"Penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan bentuk sinergi antara PTPN III (Persero) dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera dan kedepannya PTPN III (Persero) terus berkonsultasi dan meminta arahan dan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi terkait dengan berbagai hal mengenai landasan hukum bidang Keperdataan maupun Tata Usaha Negara" kata Seger Budiarjo.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejaksaan Tinggi akan tetap bersinergi dengan BUMN dalam hal memberikan pendampingan hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

"Kesepakatan bersama ini bukan merupakan tameng untuk berlindung dari hal-hal negativ, akan tetapi jadikanlah acuan untuk sama sama berniat baik demi kemajuan BUMN"  tegas Fachruddin.

Turut hadir dalam acara penandatanganan kesepakatan tersebut adalah pejabat teras PTPN III (Persero) seperti  SEVP Koordinator, SEVP SDM & Umum, Kepala Biro dan Kepala Bagian, Distrik Manajer, Kepala Urusan PTPN III (Persero), Wakil Kejaksaan Tinggi, Asdatun, Aspidum, Asintel dan pejabat teras Kejaksaan Tinggi lainnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Personel Polsek Medan Baru bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Medan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang kawasan depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa, (5/11/2019).
Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing SIK saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penertiban PKL bersama Satpol-PP Kota Medan.
"Benar, Personel Polsek Medan Baru bersama Satpol-PP melakukan penertiban PKL di seputaran Plaza Medan Fair," kata Kompol Martuasah.
Lebih lanjut dijelaskannya, penertiban PKL yang masih menggelar dagangannya di badan jalan bertujuan untuk menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polsek Medan Baru.
"Dalam pelaksanaannya, kegiatan penertiban dilakukan dengan cara humanis yakni mengimbau agar pedagang menutup dagangannya dan tidak kembali berjualan di lokasi tersebut," tandas Kapolsek. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Fahrurrozi, Lurah Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan dikabarkan mengancam warganya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Apabila tidak, katanya rumah warga akan dilelang. 

Hal ini diungkapkan salah seorang warganya, yang mengaku mendapat ancaman dari oknum lurah tersebut. 

"Kami akui memang belum bayar PBB, tapi janganlah dipaksakan bahkan sampai ada pengancaman seperti itu, kalau tidak bayar PBB rumah akan dilelang. Inikan namanya penindasan. Apalagi seruan itu muncul dari mulut seorang Lurah", ujar warga Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Johor kepada wartawan, dan namanya minta dirahasiakan.

"Siapa yang tak mau bayar, tapi, sabarlah untuk makan saja saat ini dah syukur, serasa Senin-Kamis. Untung saja kita tidak ngemis dan meminta- minta serta mengkritik soal apa yang sudah dibuat oleh sang Lurah untuk kampung kita ini, dan kemana dana pembangunan untuk kelurahan Sei Mati dibuatnya. Belum lagi dana yang dikucurkan oleh Pemerintahan Jokowi sebesar Rp.1 Miliar untuk setiap Kelurahan", bebernya lagi. 

Masih dikatakannya, penekanan untuk pembayaran PBB memang merupakan kewajiban kita sebagai warga yang baik.

"Tapi maunya seimbang dengan kewajiban pemerintah membangun kampung kita", harapnya. 

"Tapi kan lucu, berpuluh tahun masyarakat menahankan banjir setiap hujan, jangankan kelurahan membantu, batang hidungnya saja tak pernah muncul di saat warga membutuhkannya", kritiknya lagi. 

Menurutnya, kalau mau menyadarkan taat bayar PBB harusnya pemerintah senangkan dulu hati rakyat. 

"Buat bersih dan nyaman kampung, baru kita sedikit bisa tekan warga untuk bayar PBB. Apa sih susahnya untuk mengatasi banjir, hanya tinggal korek parit dalamkan dan lebarkan sedikit. Beko milik Dinas Pertamanan ada, PU ada, kan tinggal mohon. Tapi yang jelas lurah tidak punya program kerja, Jangankan untuk membayar PBB, uang minyak Beko, serta gaji operator mungkin masyarakat kelurahan Sei Mati mau menyumbang", kata sumber.

Sementara itu, menindak lanjuti keluhan warga, Lurah Sei Mati Fahrurrozi membantah dirinya melakukan pemaksaan terhadap warga.

"Tidak benar, mana ada kewenangan kami menyita. Kami hanya mendampingi orang dinas", kilahnya kemarin siang. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH bersama personil melaksanakan Jumat Sedekah dengan memberi makan gratis bagi kalangan masyarakat (terbuka untuk umum) di "Warung Sedekah Polsek Sunggal", bertempat di Pekan Sunggal, Simpang Tiga Jalan Sunggal, Kel. Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Jum'at (1/11/2019) Pukul 10.00 Wib s/d 12.00 Wib.

Selain Kapolsek, turut hadir Kanit Intelkam Polsek Sunggal Iptu Sehat Tarigan, Kanit Sabhara N. Siregar, dan sejumlah personel Polsek Sunggal.



Pukul 09.45 wib, Kapolsek Sunggal tiba di Warung Sedekah Polsek Sunggal, selanjutnya personil Polsek Sunggal yang di bantu oleh Kepling XII Sunggal Azwar Syah menyampaikan kepada warga/masyarakat untuk datang ke Warung Sedekah mengambil Nasi yang telah disediakan.

Warga masyarakat yang melintas maupun anak sekolah terlihat singgah di warung untuk menikmati makanan yang telah disediakan dengan didampingi Kapolsek Sunggal. 

Pukul 12.00 wib, kegiatan sedekah dan pembagian makan gratis bagi kalangan Warga Masyarakat selesai dilaksanakan dalam situasi aman dan Tertib.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH mengucapkan terimakasih kepada para personel jajaran atas perhatian dan kerjasamanya dalam melaksanakan giat Bhakti sosial dan Jumat sedekah  memberi makan gratis bagi masyarakat umum.

"Kegiatan ini sebagai bentuk terjalinnya hubungan Kemitraan yang Harmonis antara masyarakat dan Polri", tutur Yasir.

Sementara itu Kepling XII Sunggal 
Azwar Syah mengapresiasi kegiatan memberi makan gratis yang dilaksanakan Kapolsek Sunggal beserta jajarannya.

"Mewakili masyarakat kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Kapolsek Sunggal bersama jajaran. Kegiatan ini sangatlah mulia dan kiranya menjadi contoh bagi pemimpin lainnya", ucap  Azwar Syah. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polrestabes Medan dan Pemko Medan Bersama Tokoh agama membentuk Tim Terpadu Penyelesaian Masalah amal Silaturahim Medan, yang dilaksanakan di Kantor Walikota Medan Ruang Rapat III Lantai 4,Jalan Kapten Maulana Lubis No 2 Medan, Jum'at (25/10/2019).

Pembentukan tim terpadu ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi, Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nst, MSi, Ketua Mui Kota Medan Prof Dr Muhammad Hatta, FKub Kota Medan, Pju Polrestabes Medan, Pju Pemko Medan, Yang Mewakili Dandim 0201/BS, Mewakili Kajari Medan, Pengurus NU Medan, Pengurus Muhammadiyah
Medan Dr H Efendi, Pengurus Al Wasliyah Medan, Pengurus Bwi Kota Medan dan Ka Kua Medan Area

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan, Pembentukan Tim Terpadu ini adalah untuk Mendinginkan Situasi dan upaya
penyelesaian Masalah, ini perlu dimusyawarahkan yang memahami perspektif islam. Kami mengharapkan tim terpadu ini yang bisa menyelesaikan permasalahan ini, harapan saya setelah tim ini terbentuk bisa menyelesaikan masalah sehingga endingnya rekomendasi dengan tuntas.

"Kita harus berjuang menyelesaikan masalah ini dan saya berharap tidak banyak yang memanasi dan memprovokasi seperti memvideokan dan disebarkan yang tidak baik sehingga menjadi Bias dan menggangu Kamtibmas. Mari untuk menahan diri dan percayakan kepada tim terpadu," ungkap Kombes Pol Dr Dadang Hartanto. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polrestabes Medan dan Kodim 0201/menggelar patroli bersama menggunakan sepeda motor mengelilingi sejumlah kawasan di Kota Medan. Sebelum patroli dimulai, ratusan personel TNI-Polri menggelar apel bersama di Lapangan Benteng, Medan, Sabtu (19/10/2019).

Patroli Gabungan ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi, Dandim 0201/BS Kol Inf Hansen J Sinaga,SSos, Danyon Marinir Belawan Letkol Mar Munthe,
Waka Polrestabes Medan Akbp Rudy Rifani,SIK, Pju Kodim 0201/BS, Pju Polrestabes Medan, Personel Sat Sabhara Polrestabes Medan, Personel Personel Sat lantas Polrestabes Medan, Personel Kodim Kodim 0201/BS, Personel Yon marinir Belawan,Personel Riders 100,
Personel Paskhas, Personel
Tni Au dan Personel PM Medan.

Adapun Route Patroli yaitu Start Lapangan Benteng jalan Pengadilan, Raden Saleh, Putri Hijau Medan - Jalan Kereta Api - Jalan MT. Haryono - Jalan MH. Thamrin - Jalan Asia - Jalan Juanda - Jalan Mongonsidi - jalan Patimura - Jalan Iskandar Muda - jalan Gajah Madan - jalan S Parman - Jalan Kejaksaan - jalan Pengadilan - Jalan Raden Saleh - jalan 
Putri Hijau dan Finish Lapangan Merdeka Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan, Apel gabungan Tni Polri sekaligus Patroli 
Bersama Adalah dalam rangka Memberikan 
Kenyamanan Menjelang Pelantikan Presiden RI dan Wapres.

"Selama pelaksanaan operasi pengamanan TNI dan Polri akan melakukan pendekatan kepada masyarakat sampai langkah-langkah yang bersifat hadir di tengah masyarakat.

"Memang sinergitas kekuatan kita ini menjadi faktor kunci utama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepada masyarakat juga diharapkan jangan khawatir karena TNI-Polri akan selalu berada di tengah masyarakat menjaga keamanan Kota Medan. Khusunya Medan, ini merupakan barometer Sumatera Utara," ungkapnya.

Lanjut dikatakannya, kita juga mengimbau untuk masyarakat lainnya melaksanakan aktivitas dengan positif jangan coba-coba untuk melakukan gangguan-gangguan terhadap kegiatan apalagi yang sifatnya kegiatan yang sudah dalam rangka pemilu, mengganggu Kota Medan yang kondusif.

"Kita tetap harus waspada. Jadi intinya begini, masyarakat tidak perlu khawatir kami bekerja, TNI-Polri bekerja untuk menjaga keamanan masyarakat. Kalau kita menghadapi teror, kita jangan takut. Kalau kita takut malah justru itu yang dia inginkan. Jadi kita jangan pernah takut, tapi kita tetap waspada," ujarnya.

"Saya berpesan kita sebagai prajurit dan bhayangkara pejuang ditengah keterbatasan,
Kita harus mampu, taat perintah atasan dengan aturan, bangun kerja sama Tni polri, saling mengingatkan satu dengan lainnya demi NKRI, kalau bicara NKRI ini, jangan sampai kita mengkhianti. Layanan masyarakat dengan
baik, jangan pernah sakiti hati masyarakat, ingat tantangan kita semakin berat, waspadai kejahatan yang ada disekitar kita seperti terorisme, mereka selalu mencari kelemahan kita, ideologinya yang bertentangan dengan Pancasila dan Berdoa selalu karena Allah Swt Maha Pengatur dan Melindungi," pungkasnya. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Komandan Kodim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga. S. Sos, menegaskan agar seluruh keluarga besar Kodim 0201/BS hati-hati menggunakan media sosial (Medsos), gunakanlah dengan bijak dan hati-hati menerima informasi apapun dari Medsos. 

"Saat ini banyak beredar berita hoaks bersumber dari Medsos yang dapat memecah Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia, untuk itu saya tegaskan apabila menerima informasi yang belum jelas kebenarannya jangan cepat di Share, komsumsi saja sendiri, dan ingat jangan melakukan ujaran kebencian terhadap seseorang atau instansi manapun, "tegas Dandim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga. S. Sos, saat memberikan Sosialisasi Penggunaan Medsos kepada personel TNI, PNS dan Ibu -Ibu Persit jajaran, Selasa (15/10/2019) bertempat di Aula Makodim Jalan Pengadilan Medan.

Sosialisai tentang penggunaan medsos serta menyampaikan penekanan ulang memberikan pemahaman terhadap cara penggunaan medsos ini dilaksanakan terkait maraknya berita dan informasi hoaks saat ini. 

Selain itu, perwira abituren Akmil yang sebelumnya menjabat Kapendam I/BB ini juga menekankan kepada anggotanya agar tidak membuat adegan video yang tidak pantas apalagi pada saat menggunakan pakaian dinas, serta melarang kepada ibu ibu Persit agar tidak membuat video yang tidak pantas apalagi pada saat berpakaian Persit. 

"Saya tekankan agar personel dan Ibu Persit jangan berfoto yang tidak pantas mengunakan pakaian dinas di Medsos dan diminta agar ibu-ibu untuk tidak berbelanja melalui online, karena sudah banyak korban online, "himbau Dandim. 

Terkait persoalan masalah pribadi,Dandim 0201/BS menekankan agar jangan sekali sekali menceritakan di Medsos segala keluhan baik masalah rumah tangga maupun kedinasan ataupun komentar -komentar yang tidak berbobot mengarah kepada individu, instansi maupun pemerintahan.

"Saya berharap dengan adanya penyuluhan tentang Medsos ini,tidak ada lagi anggota Prajurit TNI khususnya di jajaran kodim 0201/BS yang menyalahgunakan media sosial serta tidak ada pelanggaran prajurit berkaitan dengan media sosial, "sebut Dandim. 

Dalam kegitan tersebut tampak hadir Mayor CZI Andre PW /Pasiintel Kodim 0201/BS, Mayor Inf. Amrizal Nasution / Pasi Ops Kodim 0201/BS, Mayor Inf. Syarifuddin Manurung / Pasi Pers Kodim 0201/BS, Mayor Inf Zulkarnain / Pasilog Kodim 0201/BS, Mayor Inf. R. Sembiring / Pasiter Kodim 0201/BS, Ibu ibu  Persit KCK Cabang XI Kodim 0201/BS, Para Danramil, Babinsa dan PNS Kodim 0201/BS. (Dim0201)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Untuk menciptakan suasana yang kondusif, petugas Polsek Sunggal melaksanakan patroli skala besar dan Hunting di Wilayah Hukumnya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting, para Panit beserta 20 Personil Polsek Sunggal dibantu 30 Personel Sat Sabara Polda Sumut, Minggu (13/10/2019) Pukul 01.30 Wib s/d selesai.

Adapun Route Pelaksanaan Patroli dan Hunting diantaranya, Jalan TB. Simatupang, Jalan Bunga Raya, Jalan Ring Road, Jalan Pasar 1 Setia Budi, Jalan Ngumban Surbakti, Jalan Sunggal, Jalan Abadi, Simpang Pemda, Jln. Kapten Sumarsono dan Jln. Lembaga Pemasyarakan.

Sebelum melaksanakan kegiatan, dilakukan apel Personel Polsek Sunggal dan Personel Sat Sabhara Polda Sumut dengan jumlah keseluruhan sebanyak 50 orang. Apel Kesiapan Patroli Sekala Besar dipimpin oleh Pawas Iptu Syarif Ginting, guna memberi pengarahan terkait fungsi masing-masing Personel, bertempat di Mako Polsek Sunggal, sekira pukul 01.30 wib.


Usai apel, para personel bergerak melaksanakan Patroli Sekala Besar dan Hunting dengan mengendarai 2 Unit Mobil Patroli, 15 Unit Sepeda Motor Dinas Sat Sabhara dan 1 Unit Mobil Tim Pegasus Unit Reskrim.


Sekira pukul 04.00 wib, giat Patroli Sekala Besar dan Hunting usai dilaksanakan dengan hasil mengamankan Sebanyak 8 (Delapan) Unit sepeda Motor Tanpa Dokumen yang sah, terdiri dari, Honda beat BK 6266 AEP, Honda Supra BK 5334 FY, Honda PW BK. 6068 DR, Honda Astrea BK 5174 ED, Vespa BK 5782 AH, Honda Beat BK 5406 ACL, Honda BK 4879 VU, Honda Beat BK 4640 ADL, Mio BK 3157 ADF, RX King BK 1283 YV, Vega R BK 5965 UJ, dan Honda Supra X BK 6001 ABM. Barang bukti Sepeda Motor selanjutnya diboyong ke Mapolsek Sunggal guna  dilakukan pendataan lebih lanjut


Selain mengamankan sejumlah sepeda motor, petugas juga mengamankan 2 (Dua) orang Laki-laki berinisial MI dan JAS yang Kedapatan membawa (memiliki) Narkoba Jenis Ganja Kering sebanyak 1 Linting. Guna penyidikan lebih lanjut, kedua orang tersangka dilimpahkan ke Sat Narkoba Polrestabes Medan. 


Petugas juga mengamankan 9 orang laki-laki, yang diduga sebagai anggota genk motor masing-masing berinisial, AND (19), DAN (17), B (20), ER (17), CAN (19), BAG (16), BAI (16), AN (16) dan SSI (21), keseluruhan diamankan dari 3 lokasi berbeda yakni, 3 (tiga) orang di amankan di Jl. TB. Simatupang Simpang Sunggal, 3 (tiga) orang di amankan di Jln. Pinang Baris depan SPBU, 3 (tiga) orang diamankan di Jl. Flamboyan Raya Simpang Pajak Melati.


Namun dari hasil pemeriksaan kesembilan orang remaja yang diamankan tersebut tidak terbukti sebagai pelaku tindak pidana, dan selanjutnya dikembalikan kepada keluarga masing-masing untuk dibina. Secara Keseluruhan Rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti 169 Kilo daun  ganja dan 9,5 gram Sabu, Jum'at (11.10.2019) Pukul 11.00 wib di lapangan Apel Polrestabes Jln. HM Said Medan.

Dalam pemusnahan Narkotika ini turut juga disaksikan perwakilan Kejari Medan, team Labfour Sumut, BNN, Lembaga Anti Narkotika (LAN) dan tokoh masyarakat lainnya.

Sepanjang bulan September 2019 sampai Oktober, Polrestabes Medan, menggagalkan aksi peredaran narkoba yang masuk ke wilayah Kota Medan.
Dari kurun waktu sebulan itu, 7 tersangka berhasil di aman kan . Satres Narkoba Polrestabes Medan berhasil menyita 169 Kg ganja siap edar dan sebanyak 9500 gram narkotika jenis Sabu-sabu. Penangkapan tersangka dan penyitaan barang bukti dilakukan polisi dari beberapa wilayah di Kota Medan.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan, penangkapan awalnya dari 1 orang tersangka dengan barang bukti narkoba sebanyak 1500 gram Sabu,  dari situ petugas kembali menangkap beberapa orang tersangka narkoba lainnya dari Hotel Deli Gran In di Balai Kota, Kecamatan Medan Baru, bekerjasama dengan Polsek Medan Timur dan Polda Sumut.

Kasus itupun kembali dikembangkan hingga mengungkap beberapa jaringan narkoba lainnya.
"Jadi, keseluruhan tersangka ada 7 orang dan keseluruhan narkoba sebanyak 169 Kg ganja dan 9,5 Kg sabu" terang, AKBP Raphael Sandhy Cahya dihadapan para wartawan saat gelar pemusnahan barang bukti narkoba.

Dikatakannya, bahwa barang narkoba jenis sabu-sabu dari jaringan pelaku di Kota Medan. Sedangkan narkotika jenis ganja berasal dari kota Aceh.

"Beberapa tersangka dan barang buktinya sudah pernah kita release. Seluruh tangkapan dan para tersangka dari dua laporan polisi sepanjang September dan Oktober ini," bebernya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto yang langsung ikut dalam pemusnahan narkoba tersebut mengungkapkan, kegiatan bertujuan guna melaksanakan akuntabilitas publik terhadap kinerja yang dilakukan oleh pihak kepolisian khususnya Satnarkoba Polrestabes Medan.

Dimana, langkah-langkah penegakan hukum penindakan terhadap kasus narkoba itu tidak akan pernah berhenti. Ditegaskannya, bahwa kesadaran kolektif bahwa narkoba ini adalah musuh bersama yang sudah harus dibangun.

Pasalnya, ia menyadari bahwa wilayah Kota Medan adalah wilayah darurat narkoba dan itu telah dicanangkan oleh pimpinan nasional maupun para pelaksana dengan kesadaran kolektif. Maka dari itu, tentu tidak boleh berhenti sampai hanya kesadaran saja, tetapi harus melakukan langkah-langkah.

"Kita akan melihat dari 2 aspek, yakni aspek supply dan aspek In supply dari bahan-bahan narkoba ini adalah kebutuhan kebutuhan para konsumen pemakai narkoba dilakukan dengan berbagai cara yaitu melalui penegakan hukum yang tegas. Kemudian memutus jaringan-jaringan pelaku narkoba dengan melakukan penyitaan yang menerapkan money laundering pada pelaku-pelaku," jelasnya.

Selain itu, upaya pencegahan dengan bekerjasama dengan pihak luar negeri untuk mengatasi masuknya narkoba yang datang dari luar negeri ke Indonesia. Tujuannya, agar suplainya ini mengecil.

"Misalkan dimonitor penghasil ganja dari Aceh. Bagaimana masyarakat diajak untuk mengurangi suplai ini ya meniadakan bahkan dengan berbagai cara langkah-langkah yang dilakukan oleh berbagai pihak," ujarnya.

Pun begitu, menurutnya langkah-langkah tersebut tidaklah cukup. Belum lagi setiap hari kita melakukan upaya-upaya untuk peredaran narkoba di tempat-tempat tertentu. Semisal gerebek Kampung narkoba, yang juga dianggap belumlah cukup dalam menumpas pelakunya.

"Kedepan akan lakukan program bersinar Kampung bersih dari narkoba yang dikenal di Ternate dicanangkan oleh Odha dengan mengkoordinir berbagai pihak yang termasuk dari Pemda dari TNI dari GNR," ujarnya.(Red)