.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Dalam rangka kesiapan untuk melaksanakan pencegahan dan memutuskan mata rantai pandemi Corona atau Covid-19, Polsek Medan Sunggal Polrestabes Medan bersama 3 Pilar Kec. Medan Sunggal melaksanakan penyemprotan Desinfektan, Selasa (31/3/2020).

Kegiatan Apel bersama dilakukan pagi hari pukul 09.00 WIB, bertempat di halaman Terminal Pinang Baris Jln. Pinang Baris, Kec. Medan Sunggal.
t
Pelaksana kegiatan, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH, Camat Medan Sunggal, Indra Mulia Nasution Sstp, Waka Polsek Sunggal AKP Enan Surbakti, Personil Koramil Sunggal, Personil Polsek Sunggal, Lurah Kec. Medan Sunggal dan Para Kepling Kec. Medan Sunggal.

Kegiatan diawali peserta yang tergabung (Tiga Pilar Kec. Medan Sunggal) melaksanakan Apel kesiapan yang di pimpin oleh Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH, yang dalam pelaksanaan penyemprotan di Kec. Medan Sunggal yang terdiri dari 6 (Enam) Kelurahan.

Selanjutnya Kapolsek menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat, Lurah dan Para Kepling serta Personil Koramil Sunggal yang telah ikut serta bergabung dalam pelaksanaan Apel.

"Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga kita dapat berkumpul untuk Apel Bersama. Mari kita buat kesan Kepada masyarakat dengan situasi kondusif. Mari kita semprotkan Desinfektan untuk membasmi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.," kata Kompol Yasir.

Kegiatan dilanjutkan dengan 
penyemprotan dilakukan oleh Personil beserta Petugas penyemprotan bergerak ke Objek / sasaran yakni, Kelurahan Sunggal, Kelurahan Sei Kambing B, Kelurahan Simpang Tanjung, Kelurahan Lalang, Kelurahan Tanjung Rejo dan Kelurahan Babura.
Dimana setiap Tim Petugas  penyemprotan masing masing di bagi 6 (Enam) orang tiap Kelurahan. 

Selanjutnya melaksanakan penyemprotan Desinfektan di rumah warga, Gang, Kantor, Pertokoan, Gedung serta tempat -tempat lainya untuk nencegah / memutus mata rantai perkembangan Virus Corona atau Covid-19.

"Kegiatan penyemprotan Desinfektan yang dilaksanakan oleh Tiga Pilar Kec. Medan Sunggal adalah bentuk partisifasi / bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk mencegah / memutus penyebaran mata rantai Virus Corona atau Covid-19," terang orang nomor satu di Mapolsek Sunggal ini. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SIK MH berbagi tali asih terhadap masyarakat di wilayah hukum Polsek Medan Baru. Kegiatan ini dibalut dengan kegiatan Jumat Barokah dan dilaksanakan di halaman Mesjid Raya Aceh Sepakat Jalan Mengkara Medan, Jumat (13/3/2020). 

Kegiatan Jumat Barokah personil Polsek Medan Baru ini dipimpin oleh Kanit Binmas Iptu Hirlan Rudi Suprianto, diikuti personil Bhabinkamtibmas Aiptu S. Karo Karo, Aiptu Nurdin Kaban, Brigadir Putra Kamal dan BKM Mesjid Raya Aceh Sepakat. 

Adapun sasaran pembagian ini adalah kepada masyarakat  sekitar yakni kepada umat yang baru selesai melaksanakan Sholat Jumat, para abang becak, juru parkir dan masyarakat yang melintas di depan Mesjid Aceh Sepakat. 

Kegiatan ini adalah "sebagai wujud dari pelaksanaan Jum'at Barokah Bapak Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SIK MH dengan berbagi rezeki terhadap masyarakat sekitar wilayah hukum Polsek Medan Baru, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat dan menyentuh hati masyarakat untuk dapat bekerjasama  sebagai mitra dalam menjaga dan menanggulangi gangguan kamtibmas," ujar Kanit Binmas, Iptu Hirlan Rudi Suprianto.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SIK MH menyampaikan pesan-pesan agar jangan mau dipecah belah oleh isu Sara atau Hoax yang bersifat provokatif yang dapat merusak persaudaraan dan persahabatan yang sudah terjalin baik di masyarakat selama ini," ujar Kapolsek melalui Kanit Binmas Polsek Medan Baru, Iptu Hirlan Rudi Suprianto. 

Kegiatan ini disambut warga dengan senang hati dan warga mengucapkan terimakasih atas kehadiran "Polsek Medan Baru Berbagi" di wilayah mereka, semoga Polsek Medan Baru sukses melaksanakan tugas-tugas dalam pengabdiannya terhadap Bangsa dan Negara. 

Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan lancar, aman dan terkendali. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, S.H.,S.I.K.,M.H., resmikan penggunaan wastafel di Mako Polsek Sunggal. 

Adapun penggunaan wastafel tersebut  dimaksudkan adalah guna membudayakan hidup bersih dan sehat bagi seluruh personil Polsek Sunggal dan masyarakat yang berkunjung ke mako Polsek Sunggal, selain itu juga dimaksudkan untuk pencegahan dini merebaknya virus Corona Covid19, Jumat (6/3/20). 

Peresmian dilakukan usai pelaksanaan apel pagi, dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sunggal juga didampingi oleh Wakapolsek AKP Enan Surbakti dan para Kanit serta para Panit dan Kasi dan seluruh personil jajaran Polsek Sunggal.

Dalam arahannya, Kapolsek Sunggal menekankan bahwa kita tidak perlu takut akan virus Corona Covid19 sepanjang tubuh kita sehat,  namun kita juga tetap harus menjaga kesehatan dan kebersihan baik diri sendiri maupun lingkungan. Pimpinan tetap berupaya agar seluruh personil tetap sehat sehingga dapat melaksanakan tugas pelayanan masyarakat secara maksimal," ujarnya.

Selain itu, sambung Kapolsek, dalam rangka menjaga kesehatan, kepada seluruh personil jajaran Polsek Sunggal juga disajikan minuman wedang jahe yang diyakini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh personil.

Setiap pagi hari, silakan seluruh personil mencuci tangan sebelum masuk ke Mako, kemudian minumlah minuman yang telah disediakan untuk kesehatan seluruh personil, begitu juga bagi masyarakat yang berkunjung ke Mako, silahkan personil Penjagaan untuk mengarahkan mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan. 

"Selain itu, kita juga sedang mengupayakan untuk menyiapkan alat pengukur suhu tubuh," tandas Kapolsek Sunggal. (Rina/Rel)

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma menggelar pelantikan pengurus baru periode 2020-2025 di Garuda Citra Hotel Medan, Sabtu (1/2/2020).
Pelantikan ini dihadiri oleh plt Kadis Kominfo Sumut Muhammad Ayub, Ketua Umum Pujakesuma Pusat Joko Susilo, Pembina Pujakesuma Kasim Siyo, Pemuda Pancasila, Dinas Tenaga Kerja Sumatra Utara dan Pemimpin Daerah, diantaranya Deliserdang, Medan, Simalungun, Humbahas dan Paluta, serta ratusan anggota Pujakesuma dari berbagai wilayah di Sumatra Utara.
"Saya juga sebagai pemimpin terpilih Pujakesuma sumut, kedepannya budaya pujakesuma ini kita bangkitkan agar dapat berenerjik dan bersemangat untuk Pujakesuma kedepannya. Harapannya agar etnis Jawa ini kedepannya dapat lebih baik dan bersinergi dengan etnis lain," ucap Santoso.
Pengurus baru Pujakesuma periode 2020-2025 ini juga mendapat amanah dari Pimpinan Pujakesuma Pusat, Joko Susilo.
Joko menuturkan bahwa tahun 2020, Pengurus Sumatera Utara harus siap menyediakan 500 ribu Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi masyarakat etnis Jawa di Sumatra Utara dengan mengadakan roadshow.
"Pujakesuma akan mengadakan roadshow untuk mengunjungi Kabupaten di Sumut karena untuk di tahun 2020, minimal 500 ribu KTA di Sumut sudah tertib. Karena kita tidak akan kuat kalau tidak memiliki data. Kita harus berbicara dengan data," ujar Joko.
Amanah dari Joko juga disambut baik oleh Santoso, ia menuturkan bahwa ia dan kepengurusan baru akan terus bekerja keras agar dapat terlaksana.
"Kita akan berusaha keras untuk Kabupaten agar dapat terlaksana dengan baik," tutur Santoso.
Sementara itu, Wadir Binmas Polda Sumut, Parluatan Siregar menyambut senang terbentuknya kepengurusan baru Pujakesuma ini. Ia berharap agar Pujakesuma dapat semakin kuat dan bersinergitas dengan pihak kepolisian.
"Dengan adanya pelantikan pujakesuma ini, kami menyambutnya dengan sangat gembira, karena ini merupakan suatu perkumpulan yang besar yang mana dengan adanya perkumpulan itu maka adanya persatuan. Kalau  masyarakat bersatu dengan kita akan terjalin sinergitas. Harapan kami kedepan, semoga perkumpulan ini semakin kuat," ungkap Parluatan.
Masyarakat suku Jawa di Indonesia hingga kini terus mengalami peningkatan. Seiring dengan peningkatan tersebut, Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Sumatera Utara meluncurkan aplikasi pintar ataupun kartu pintar.
Kepala Bidang IT Pujakesuma Pusat, Agung Sugiri mengungkapkan bahwa saat ini Pujakesuma ingin warga suku Jawa di Sumatra dapat terdata secara resmi dan mampu mandiri secara ekonomi melalui kartu pintar.
Dokumentasi Anggota Pujakesuma yang sudah memiliki kartu pintar (Istimewa), "Kita memiliki mimpi bahwa kedepannya kartu pintar ini kedepannya bisa dukung transaksi ataupun verifikasi. Hari ini kita mau buat itu di Pujakesuma, kita punya 100 orang tapi datanya real hingga ke nomor telponnya.
"Kita sudah bangun aplikasinya berbasis android, online, dan website itu sudah kita lengkapi disinkronkan dengan kartu anggota tadi," ujarnya, Sabtu (1/2/2020).
Agung menuturkan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) ini sudah dilengkapi dengan QR code, sehingga tidak akan ada lagi masyarakat yang mengaku anggota Pujakesuma secara tidak resmi.
"Kita pakai QR code karena dimensi lebih kecil dan dapat menyimpan data lebih banyak, termasuk untuk transaksi. Setelah pelantikan akan kita luncurkan. Dan kita akan sosialisasikan pelan-pelan. Hari ini siapa sih yang tidak menggunakan android," kata  Agung.
Saat ini kartu pintar sudah dapat dengan mudah diakes oleh masyarakat melalui aplikasi Pujakesuma Medan di Playstore. Hal menggembirakan lainnya, tidak hanya suku Jawa saja melainkan suku lainnya dengan status anggota istimewa.
"Jika ingin mendaftar, aksesnya dibuka di PlayStore Pujakesuma, websitenya tinggal cari Pujakesuma dan daftarnya bebas. Tapi tentu ada klasifikasi. Bagi bukan putra kelahiran Sumatera akan masuk ke anggota Istimewa. Etnis lain boleh. Ini hanyalah saluran aspirasi kami agar masyarakat suku Jawa ini tidak dipinggirkan," kata Agung.
Aplikasi Pujakesuma ini memberi beragam layanan seperti registrasi data diri, transaksi sembilan bahan pokok yang saat ini beras Pujakesuma menjadi andalan pangan Pujakesuma, selain itu masyarakat juga dapat melakukan pembayaran secara online untuk pulsa, token listrik, air dan sebagainya.
Aplikasi kartu pintar ini sangat disambut positif oleh masyarakat yang tergabung dalam paguyuban Pujakesuma, diantaranya Agil Agus.
Ketua Pujakesuma wilayah Binjai, Agil Agus merasa senang adanya kartu berbasis data yang akan digunakan sebagai bentuk identitas diri sebagai masyarakat Jawa di Sumatera Utara.
"Menurut saya sangat bagus dan baik berarti menunjukkan Pujakesuma akan lebih maju kedepannya dan itu harapan kita sebagai anggota Pujakesuma. Dengan identitas yang ada, kita bisa buktikan ke masyarakat bahwa Pujakesuma sudah ada dan besar di masyarakat kita," pungkas Agil. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - MPW PP Sumut menggelar Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka memperingati perayaan Imlek 2020 dengan membagikan 400 paket sembako kepada kaum dhuafa di Komplek Asia Mega Mas, Jln. Asia Medan, Kamis (20/1/2020).

Acara ini turut dihadiri Ketua MPW PP Sumut, H Kodrat Shah, Sekretaris, H Ali M Madhy, Bendahara, Taufik Edi, Irwan Gamal, Muslih, Natan Ginting, Rianto Ahgly, Danielsyah, Ulfa Fadilah, Rahman Rezeki, Zainuddin, Defrriila, Rosda, Camat Medan Area, Hendra Asmilan, dan selurus pengurus PP lainnya.

Kodrat mengatakan, bantuan sembako ini kita bagi ke warga khususnya mereka yang beretnis Tionghoa. Menurutnya, PP tidak ada membeda- bedakan suku dan agama. 

"Kita ingin berbagi kepada warga yang kurang mampu agar mereka bisa merayakan peringatan Imlek. Dimata PP semua sama, bahkan Ketua PP Deliserdang dan Labusel juga beretnis Tionghoa. PP tidak membedakan suku dan agama," tegas Kodrat.

Menurutnya, ini bentuk kepedulian PP, jangan dihitung dari jumlah yang diberikan, namun semoga apa yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi warga.

Sementara itu Camat Medan Area, Hendra Asmilan, mengucapkan terimakasih dan semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi warga.

"Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan. Sejauh ini PP terus bersinergi dengan Kecamatan Medan Area untuk berperan aktif ditengah masyarakat," tutup Camat (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Marelan) - Seorang ayah pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, meskipun ia harus mengorbankan dirinya sendiri agar bisa membahagiakan anak-anak yang dicintai. 

Peristiwa mengharukan ini
dilakukan oleh Rico Harapan  Simanjuntak, seorang ayah yang  rela menjual ginjalnya agar anaknya bisa keluar dari Rumah Sakit, Minggu (5/1/2020).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Ranzi Hanafiz, balita usia satu tahun dua bulan, pasangan dari Rico Harapan  Simanjuntak (43) dan Maysarah (30) warga Jalan Durung III, Lingkungan 19, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, ini merelakan satu ginjalnya untuk dijual, dikarenakan biaya pengobatan selama 13 hari sebesar Rp 12 juta, di ruangan lantai 3 nomor 120 RS Eshmun Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan.

Rico menceritakan, bahwa anaknya jatuh dari tempat tidur pada selasa (24/12/2019) lalu sore, kemudian mengalami retak di bagian kepala dan beberapa urat mengalami putus, lalu ia memutuskan untuk dilarikan ke RS Eshmun. Setelah dirawat beberapa hari anaknya sudah membaik namun setelah dianjurkan pulang, Rico tidak memiliki uang dan BPJS.

"Saya sudah bingung dengan biaya berobatnya sebesar 12 juta, mungkin dengan cara jual ginjal baru bisa keluar anak saya ini, apapun saya lakukan demi anak dan istri, namun anak saya secepatnya harus di operasi juga karena bisa berbaya akibat retak di kepala itu, enggak tau lagi saya kalau begini," ungkapnya sembari  berdoa memohon kepada Allah SWT 

Rico juga memerlukan ratusan juta untuk biaya operasi anaknya, ia pun sudah pasrah dengan keadaan yang seperti ini.

"Saya cuman berharap kebaikan dari pemerintah sekitar, yang peduli dengan rakyat kecil seperti saya, yang memerlukan biaya cukup besar," ucapnya (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Personel gabungan Polsek Medan Baru dan Tim Innafis Polrestabes Medan mengevakuasi jasad tunawisma yang tewas di emperan toko.
Jasad tunawisma tersebut bernama Agus Toha (55) yang diduga meninggal karena sakit itu pertama kali ditemukan oleh Wandi (19), karyawan Alfamidi, Jalan Darussalam Medan.
"Dugaan korban meninggal dunia karena sakit tersebut semakin diperkuat dengan hasil pemeriksaan oleh tim Inafis Polrestabes Medan yang melakukan oleh TKP (Tempat Kejadian Perkara) bersama personel kita," ujar Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing melalui Kanit Reskrim Iptu Philip A Purba, kepada wartawan, Rabu (1/1/2020).
Lebih lanjut dijelaskan Iptu Philip, berdasarkan keterangan saksi yang sudah diperiksa, korban biasa berada di kawasan tersebut memang kelihatan kurang sehat beberapa hari terakhir.
"Saat ini, jasad tunawisma tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim No. 1 Medan. Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan kacamata, sandal dan gelas minum korban.
"Sedangkan lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi," pungkas mantan Kanit Reskrim Polsek Sunggal ini. (Rn)