.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Subden KBR Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut kembali melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan, Jumat (11/09),  guna mendukung program pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Sasaran penyemprotan disinfektan kali ini yaitu minimarket Indomaret yang berada di Jalan Bromo Medan.

Dengan berpakaian lengkap menggunakan APD, masker, sarung tangan, sepatu serta penutup mata, sebanyak 5 personil dikerahkan dipimpin langsung oleh Iptu Joko Siswoyo, SH

Menggunakan pompa gendong portable, personil dengan teliti menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh sisi dan sekitaran minimarket tersebut termasuk galeri ATM.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, S.I.K saat dikonfirmasi mengatakan,  kegiatan ini akan terus dilaksanakan sebagai bentuk upaya dalam mencegah penyebaran dan penularan virus corona (Covid-19).

"Tidak hanya di personil Polda namun Polres jajaran turut andil melaksanakan upaya pencegahan virus corona sembari memberi himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan

"Kami tidak hanya melakukan penyemprotan disinfektan namun juga memberi edukasi dan himbauan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun ditempat ramai serta rajin mencuci tangan untuk mencegah penularan virus corona", ujar Kombes Tatan. (Humas Poldasu/Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) -  Guna memutuskan penularan/berjangkitnya Coronavirus (Covid-19), Tim Gegana Brimobdasu yang dipimpin oleh Wakasub KBR 
Iptu MS. Sinaga melakukan penyemprotan Mako Polsek Medan Baru, Jum'at (28/8/ 2020).

Sebelum melakukan penyemprotan dan setibanya di Mako Polsek Medan Baru, personil Brimobdasu melaksanakan apel guna mendapat arahan dari Ibu Waka Polsek Medan Baru AKP Parulian Lubis SH.

"Penyemprotan disinfektan dilakukan di area halaman Mako Polsek Medan Baru, Kemudian lanjut di ruangan unit kerja Intelkam, Sabhara, unit Lantas, SPKT, Kasium dan ruangan sel tahanan. Lanjut ruangan pertemuan Binmas , Barang Bukti serta ruangan atas unit Reskrim," ujar Ibu  Waka Polsek Medan Baru AKP Parulian Lubis SH.

Dijelaskannya, bahwa penyemprotan yang dilakukan personil Brimobdasu guna memutus penularan /berjangkitnya Coronavirus (Covid-19), mengingat kunjungan masyarakat ke Polsek Medan Baru dalam barbagai urusan relatif banyak, sehingga perlu melakukan tindakan tindakan pencegahan dan penangkalan berjangkitnya Coronavirus.

"Kami Polsek Medan Baru mengucapkan terima kasih kepada personil Brimobdasu yang telah melakukan penyemprotan di kantor kami. Semoga penularan / berjangkitnya Coronavirus (Covid-19) cepat berlalu dan kita semua dalam keadaan sehat," ucap Ibu AKP Parulian Lubis SH. (Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si bersama Ketua KPK RI bapak Komjen Pol Drs. Firli Bahuri, M.Si dan Gubsu (Gubernur Sumut) bapak Edy Rahmayadi Talk Show di Stasiun TVRI Sumut, Jumat (28/08/20).

Dengan tema "Sinergi Pemberantasan Korupsi Pada Masa Covid-19 dan Jelang Pilkada 2020", talk show dipandu langsung oleh host TVRI Sumut bapak Keriawan Sembiring.

Kapolda Sumut dalam talkshow tersebut menyampaikan bahwa Polda Sumut dan jajaran bersinergi dengan personil TNI dan Forkopimda rutin melaksanakan sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat guna mencegah persebaran Covid-19 di Sumut. Sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat tahu akan bahaya Covid-19.

Pandemi Covid-19 ini tentunya menimbulkan dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat. Oleh karena itu, Polri berinisiatif membantu dengan meningkatkan ketahanan pangan diberbagai wilayah.

Kapolda Sumut mengatakan, pihaknya membantu memberikan bibit jagung serta benih ikan kepada masyarakat. Hal ini karena jika ketahanan pangan masyarakat baik maka pandemi virus corona tidak akan mengganggu ketentraman masyarakat.

"Jika perekonomian masyarakat terganggu maka akan berdampak sosial juga sehingga tercipta gangguan kamtibmas", jelas Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut mengatakan, terkait penyelenggaraan bantuan sosial masih ada perbedaan data kemiskin dengan data yang menerima bantuan. Perbedaan data ini harus diantisipasi karena dikhwatirkan dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, Kapolda Sumut mengatakan bahwa ada 23 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada. Polda Sumut dan jajaran tentunya terus berkoordinasi terkait penambahan jumlah TPS serta pelaksanaan protokol kesehatannya.

"Kami juga telah mempersiapkan personil yang akan back up pengamanan di TPS-TPS tersebut. Selain itu kami juga telah menentukan tingkat kerawanan daerah yang melaksanakan pilkada", ujar Kapolda Sumut

Kapolda Sumut berharap pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan lancar dan aman tanpa ada kekerasan, perampasan hak memilih masyarakat maupun gratifikasi. "Mari kita jadikan Pilkada ini sebagai pesta demokrasi untuk Indonesia lebih baik. Siapapun yang terpilih adalah putra dan putri terbaik Sumut", pesan Kapolda Sumut. (Red)

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Medan Timur mengkampanyekan disiplin protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19, Selasa (25/8).

Kampanye disiplinan protokol kesehatan ini dipimpin Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin, Danramil 02/MT Kapten Kav Bina Satria Sembiring, perwakilan Camat Medan Timur, serta sejumlah personel.

Waka Papolrestabes Medan bersama Kapolsek Medan Timur serta Danramil 02/MT menggelar kampanye itu di sekitaran Mall Centre Point Medan. Di sana mereka langsung membagi-bagikan masker kepada masyarakat serta para pengendara ojek daring yang tengah mangkal.

Tak ketinggalan, para personel turut memberikan imbauan kepada masyarakat maupun para pengendara yang melintas untuk selalu memakai masker serta mengikuti aturan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui pengeras suara.

Usai membagikan masker, AKBP Irsan Sinuhaji, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk pendisiplinan protokol kesehatan terhadap masyarakat untuk terus memakai masker.

"Hari ini dengan melibatkan tiga pilar terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah mengampanyekan protokol kesehatan agar masyarakat disiplin tetap menggunakan masker," katanya.

Menurutnya, saat ini penyebaran Covid-19 masih tinggi khususnya di Kota Medan. Sehingga dengan tetap memakai masker dapat mencegah ataupun meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Dengan kita selalu memakai masker bertujuan tidak tertular Covid-19 saat menjalankan aktivitas di luar rumah. Serta membangun kesadaran saudara-saudara kita untuk saat ini pentingnya menggunakan masker," pungkasnya. (Rn)

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Sedikitnya ratusan orang buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Daerah Sumutera Utara (APBD - SU) melakukan aksi unjuk rasa damai didepan Mapolda Sumut, Senin (24/8/2020) sekira pukul 10.00 Wib. Unjuk rasa tersebut mendesak pihak terkait segera menuntaskan kasus pelanggaran  hukum ketenagakerjaan (Pelanggaran hak Normatif) yang dilakukan oleh PT. Starindo Prima terhadap pekerja anggota F.SP KAHUT - K.SPSI Kabupaten Deliserdang, yang sudah 7 tahun dilaporkan namun tak kunjung selesai.

Dalam orasinya kordinator aksi Natal Sidabutar, SH menyampaikan, perlindungan, pemajuan, penegakan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia adalah tanggung jawab negara terutama pemerintah. Bahwa dalam alinea ke empat UUD 1945 mengamanatkan kepada pemerintah Negara Indonesia untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh Tumpah Darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum sebagaimana tertuang dalam pasal 27 ayat (2) dan pasal 28D ayat (2) UUD 1945 secara tegas mengatakan, warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan serta setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.

Namun kenyataan berbalik yang dirasakan oleh pekerja/buruh di PT. Starindo Prima. Negara dalam hal ini pemerintah justru membiarkan pekerja/buruh di Eksploitasi dan ditindas oleh pengusaha tanpa adanya perlindungan hukum oleh negara.

Hukum dibuat seolah tak dapat menyentuh para pengusaha meskipun telah melakukan pelanggaran hak-hak dasar pekerja/buruh. Tetapi disisi lain bila pekerja/buruh melakukan sedikit saja kesalahan maka hukum akan berjalan. 

"Dari dan atas nama investasi, negara dalam hal ini pemerintah indikasinya turut serta melanggengkan praktek Eksploitasi dan penindasan terhadap pekerja/buruh yang dilakukan oleh pengusaha, ironisnya pihak terkait seolah-olah mencoba mengaburkan peraturan dan perundang-undangan sebagai upaya membela pihak pengusaha yang abai dalam melaksanakan undang-undang", ujar Natal.

Natal juga menyampaikan, dalam menyelesaikan kasus buruh di PT. Starindo Prima ini APBD-SU menilai Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumut tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara baik dan profesional, hal ini terbukti dari gelar perkara yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan Provsu pada Januari 2017 tahun lalu, tanpa melibatkan pihak pelapor yakni pekerja/buruh anggota F.SP KAHUT - K.SPSI Kabupaten Deliserdang.

"Terkait permasalahan tersebut, pihak APBD-SU meminta Polda Sumut segera mengambil kebijaksanaan membantu menyelesaikan kasus buruh di PT. Starindo Prima, karena memang kita sudah menyurati Polda Sumut terkait adanya indikasi permainan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja Provsu", tegas Natal.

Pantauan wartawan dilokasi, pada saat itu juga, ada sekitar sepuluh orang perwakilan pendemo dipersilahkan masuk ke Mapolda Sumut bertemu dengan Dir Krimum Polda Sumut.

"Setelah kita ketemu Kapolda Sumut yang diwakili oleh Dir Krimum, pihak Poldasu berjanji akan segera menjembatani guna menyelesaikan kasus buruh yang terjadi di PT. Starindo Prima tersebut, dengan memanggil pihak-pihak terkait seperti Dinas Ketenagakerjaan Provsu dan juga pihak pengusaha", jelas Natal.

Usai menyampaikan aspirasi didepan Mapolda Sumut, para demonstran terlihat kembali melakukan aksi ke kantor Gubernur Sumatera Utara. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Drs. Martuani Sormin M.Si melaksanakan kunjungan kerja sekaligus bersilahturahim bersama pada pedagang Pasar Tradisional Brayan, Sabtu (15/8) pagi. 

Kedatangan Kapoldasu bersama para PJU disambut hangat para pedagang. Bahkan, para pedagang turut menari Tor-Tor sembari memakaikan kain Ulos kepada Kapoldasu sebagai tanda penghormatan.  Mendapat sambutan hangat dari para pedagang membuat Kapolda Sumut terharu. "Terima kasih, terima kasih," ucap Martuani usai dipakaikan kain ulos. 

Setibanya di lokasi silaturrahmi Kapolda Sumut sangat terkejut melihat masyrakat yg berkumpul dan langsung memberikan kata sambutan yg menyampaikan  "terimakasih sudah mengundang saya untuk datang ke sini, saya tidak akan berlama - lama karena saya lihat di sini sangat ramai dan tidak saling menjaga jarak di karena kan lokasi yg juga tidak bisa mamuat banyak orang", ucap Kapolda Sumut.

Irjen Martuani menyampaikan tujuan kedatangnya ke sini selain memenuhi undangan dari persatuan pedagang pasar tradisional Kota Medan yaitu juga untuk mengingatkan para pedaganng pasar tradisional kota Medan untuk mematuhi anjuran protokol kesehatan. 

" Corona ini memang terlihat seperti tidak ada, tapi dampaknya sangat mematikan apabila kita tertular, oleh karena itu tetap gunakan masker, tetap rajin mencuci tangan atau gunakan handsanitizer dan mandi lah apabila selesai kegiatan di luar rumah", jelas Kapolda Sumut. 

Kemudian Kapolda Sumut turut memberikan sembako untuk pedagang pasar dan menyampaikan "kemarin saya di hadiahi sayur mayur dari bapak ibu, hari ini saya hadiahi bapak dan ibu sembako semoga bermanfaat," ucap Kapolda Sumut. 

Selain itu, Kapolda Sumut juga turut di berikan cendera mata olah Ketua Persatuan Pedagang pasar tradisional Kota Medan sekaligus menobatkan Irjen Martuani Sormin sebagai Bapak pedagang pasar tradisional Kota Medan. 

"Mohon maaf untuk kegiatan kita ini tidak bisa kita laksanakan berlama - lama mengingat banyaknya massa yang berkumpul di sini, jadi saya memohon maaf setelah ini saya akan meninggalkan tempat ini, dan bapak dan ibu silahkan lanjutkan berjualan. Saya ucapakan terimakasih untuk semua yg antusias menyambut kedatangan Kami di sini ", tutup Kapolda Sumut. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - 
Ketua Pengurus Daerah II Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri  Erry Sukartono S menegaskan, Pancasila adalah ideologi negara yang merupakan sumber dari segala sumber hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

"Bagi Generasi Muda FKPPI, Pancasila itu sudah final, Karena itu, kami mendukung pengokohan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melalui Undang Undang," tegasnya saat mensosialisasikan instruksi Pengurus Pusat GM FKPPI Nomor : INS-02/PP/GM FKPPI/VIII/2020 kepada jajarannya GM FKPPI kabupaten/kota se Sumut, kemarin.

Selain itu, lanjut Erry, Generasi Muda FKPPI juga turut aktif mensosialisasikan tugas dan fungsi BPIP sebagai sebuah lembaga yang kuat dalam mengawal pengamalan Pancasila pada sendi sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Sebagai organisasi kepemudaan di bawah pembinaan Panglima TNI dan Kapolri, Generasi Muda FKPPI berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah untuk mengokohkan kembali implementasi nilai nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara guna melindungi Bangsa Indonesia dari ancaman ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila," ujar Tokoh Pemuda Sumut tersebut.

Karena itu, sambung ketua organisasi kepemudaan terbesar di Sumut ini, Generasi Muda FKPPI menyadari 
bahwa tugas dan tanggung jawab dalam pembinaan mental ideologi bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.

"Akan tetapi, hal ini adalah tanggung jawab segenap komponen Bangsa Indonesia. Karena itu, Generasi Muda FKPPI termasuk di Sumut dan jajarannya, akan melakukan kegiatan dan aksi nyata untuk masyarakat yang mencerminkan nilai nilai Pamcasila," tandas Ir Erry Sukartono S. (Red/Rel)