.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Danrem 023/KS Kol Inf Tri Saktiyono bersama Dandim 0210/TU Letkol Czi Roni A Widodo S. Sos. menghadiri pelaksanaan  Ground Breaking (Peletakan Batu Pertama) Pembangunan  Glamour Camping Kaldera Toba dan dimulainya pembangunan Infrastruktur kawasan bertempat di Kompleks Kaldera Desa Pardamean Sibisa,  Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa, Senin (14/10/2019). 

Acara dihadiri oleh :
a. Menteri Kordinator Kemaritiman Jend (Pur) Luhut B. Panjaitan, Menteri Pariwisata  DR. Arif Yahya,  Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Gubernur Sumut Letjen (Pur) Edi Rahmayadi, Danrem 023/KS Kol Inf Tri Saktiyono (Mewakili Pangdam I BB), Karo Ops Poldasu Kombes Makmur Ginting, Dandim 0210/TU Letkol Czi Roni A Widodo S. Sos, Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, Bupati Samosir Ir. Mardin Simbolon, Dirut BPODT Ari Prsasetyo beserta Staf Tokoh masyarakat Sumut RE. Nainggolan, Tamu Undangan dari masyarakat Desa Pardamean Sibisa, Desa Motung, Sigapiton jumlah 150 orang, Beberapa Investor yang bekerjasama dengan BPODT seperti :
PT. Kristal Land Development, PT. Agung, 
PT. Gamalen Toba Property,  PT. Indah Toba Mas,
PT. Heri Tech.

Menteri Menkomaritim dan Menpar RI tiba di Bandara Sibisa dengan menggunakan Heli jenis Bell dengan Seri PK - BMS No. Lambung H 145.  Selanjutnya melaksanakan coffe break di ruang tunggu Bandara Sibisa menunggu kehadiran Menteri Perhubungan RI dari Bandara KNIA - Sibisa.

Rombongan  Menko Maritim,  Menhub beserta Menpar menuju pembukaan pembangunan jalan sepanjang 1.9 KM sebagai akses menuju Resort Kaldera.

Sambutan Dirut BPODT Ari Prasetiyo menyampaikan  sesuai Pepres No. 49 Tahun 2019 tentang Kaldera Toba salah satu destinasi 5 prioritas di Indonesia dengan luas lahan 386.72 ha, target pembangunan infrastruktur kawasan sudah harus final pada tahun 2020. Ditargetkan pada pembangunan tahap pertama terserap anggaran  sejumlah Rp 2 T yang berasal dari investor.

Gubsu Edi Rahmayadi menyampaikan, dengan banyaknya dana yang terserap dalam membangun Kaldera Toba tidak sepantasnya masyarakat selalu protes/keberatan dan   ribut apalagi menolak kemajuan Kaldera ini, syukuri apa yang kita dapat saat ini dan saatnya kita berubah dan maju. 

Sambutan Menhub RI  menyampaikan, Kemenhub memiliki andil bagian membangun sebanyak 12 dermaga akan dibangun di kawasan Danau Toba dan menyumbangkan beberapa angkutan darat Bus Damri sbg akses menuju Bandara Silangit dari Kabupaten yang minim angkutan,
pembangunan Bandara Sibisa nantinya memiliki Run Way sepanjang 2.000 m serta ruang tunggu harus di tata ulang standar Internasional.

Sambutan Menpar RI DR. Arif Yahyah menyampaikan bahwa segala akses maupun fasilitas yang ada di koridor Kaldera harus berkelas dunia. Pembangunan Glamorous harus sudah selesai enam bulan kedepan nanti tanggal 20 April 2020 kita akan datang kembali untuk mengecek pembangunan sesuai target.

Sambutan Menko Maritim menyampaikan, Pemerintah tidak pernah merugikan rakyat, kita sungguh-sungguh membangun Danau Toba. Kalau masyarakat Desa Sigapiton merasa dirugikan mari duduk bersama tidak ada permasalahan yang tidak selesai, kita akan membangun rumah di Sigapiton sesuai dengan kearifan lokal yang berbentuk Home Stay. Semua pembangunan dan kegiatan di Danau toba berjalan dengan transparan jangan mau dibodoh-bodohi orang lain yang bisa memecah persatuan kita. 

Pukul 12.15 Wib peletakan batu pertama Pembangunan Glamorous Camping oleh Menko Maritim yang disaksikan oleh Undangan VVIP sekaligus penanaman 1.000 pohon secara simbolis. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Simalungun) - Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menguatkan dukungan terhadap program Pemerintah Pusat dalam upaya pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba.

"Kawasan Danau Toba harus menjadi wisata unggulan," ujar Kapolda Sumut pasa pembukaan even Poldasu Toba Lake Fiesta tahun 2019 di Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/10).

Mantan Kapolsek Parapat itu pun mendorong kepala daerah kawasan Danau Toba dan para pemangku kepentingan serta pihak lainnya saling bersinergi, bekerja sama dan bekerja keras memajukan Danau Toba dengan berbagai kegiatan berkelanjutan.

Poldasu Toba Lake Fiesta 2019 dan Lomba Perahu dan  Keselamatan Pelayaran Danau Toba 2018 dijadikan contoh kegiatan Polda Sumut secara berkelanjutan dalam memulihkan keterpurukan pelayaran dampak tenggelamnya kapal penumpang di kawasan Tiga Ras, Kabupaten Simalungun pada 18 Juni 2018.

Dua kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk menunjukkan aman dan nyamannya berlayar di perairan Danau Toba.

Harapan kedepan dengan berbagai kegiatan, pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar Danau Toba meningkat kembali.

Bupati Simalungun JR Saragih didampingi kepala daerah kawasan Danau Toba menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sumut atas keseriusan perhatian terhadap wisata Parapat, Danau Toba.

"Ini gelaran ke dua," sebutnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang dalam waktu 18 hari mampu melaksanakan sejumlah kegiatan dengan meriah, aman dan lancar. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Kasdam I/BB Brigjen TNI Untung Budiharto Hadir dan Dampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang Bertindak sebagai inspektur upacara (irup) Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Bandar Betsy, Simalungun, Senin (1/10/2019).

Upacara yang juga memperingati kepahlawanan seorang Letda Sujono saat tragedi Bandar Betsy itu, diikuti ribuan personil TNI/Polri, Ormas Pemuda, ASN, siswa sekolah, serta ditonton ribuan warga yang memadati lokasi Tugu Kesaktian Pancasila di tengah perkebunan karet.

Gubernur Edy Rahmayadi berpesan agar jangan ada lagi pengkhianatan kepada bangsa seperti kejadian masa lalu, 30 September 1965 silam. Untuk itu diimbau kepada seluruh rakyat untuk menjaga martabat kebangsaan.

Selain upacara dan peletakan karangan bunga di Tugu Kesaktian Pancasila tersebut, Rombongan Kasdam I/BB pun disuguhi tarian multi etnis Sumut yang dibawakan oleh delapan orang mewakili adat suku lokal masing-masing. Dimana kisah Letda Sujono dibawakan sedemikian rupa penuh penjiwaan. Sehingga menceritakan sejarah Pahlawan Nasional yang gugur mempertahankan kedaulatan NKRI saat itu. Karena itu pula sebagai balas jasa, keluarga Almarhum diberikan tali asih kepada Zulkifli.

Terhadap sejarah kelam itu, gubernur pun mengingatkan masyarakat agar kejadian serupa, tidak boleh lagi lahir di Indonesia pada masa mendatang. Untuk itu seluruh rakyat harus menjaga bangsanya, tetap bermartabat, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Mari kita doakan bangsa kita ke depan lebih sejahtera, sehingga tidak ada yang bisa mengganggu," sebut Gubernur di bawah guyuran hujan gerimis. Usai menyampaikan pidatonya, gubernur pun menjadi sasaran masyarakat yang sudah memadati lapangan upacara untuk bersalaman dan berswafoto. 

Hadir di antaranya, Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman, Danlanud Soewondo Koloel Pnb Dirk Poltje Lengkey, Bupati Simalungun JR Saragih, Sekdaprov Sumut Sabrina bersama jajaran OPD Pemprov Sumut serta unsur Forkopimda dan Pemkab Simalungun. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Riau) - Untuk mempercepat proses pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau, TNI berencana menerbangkan drone pada malam hari untuk memantau titik-titik api yang menjadi lokasi kebakaran hutan.  Dengan menerbangkan drone pada malam hari, akan membantu mempermudah melihat titik-titik api yang tidak terpantau pada siang hari.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P., usai melakukan pantauan udara dengan menggunakan Helikopter milik TNI saat meninjau kebakaran hutan di Komplek Ladang Minyak Pertamina Hulu Energi Kampar, Kec. Kerumutan, Kab. Pelelawan, Provinsi Riau,  Minggu (15/9/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa dengan menerbangkan drone pada malam hari akan menunjukan hasil yang berbeda dengan pengamatan pada siang hari. Menurutnya, drone pada malam hari akan memonitor titik-titik api yang menjadi lokasi kebakaran hutan. "Saya telah menyampaikan kepada Kepala BNPB bahwa TNI akan menerbangkan drone," ucapnya.

"Dengan menggunakan drone akan mempermudah proses mitigasi lokasi kebakaran hutan, karena lokasi yang tidak terpantau pada siang hari dan sore hari dapat terlihat dengan jelas pada malam hari," tambahnya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan, dengan pantauan melalui drone pada malam hari, akan dapat melihat titik-titik api yang baru dibakar oleh orang yang tidak bertanggungjawab, dan selanjutnya tim darat akan bergerak menuju lokasi kebakaran sekaligus dapat menindak pelaku pembakaran hutan yang dilakukan dengan sengaja.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, hingga saat ini jumlah titik-titik api di wilayah Riau mengalami penurunan yang sangat signifikan dan hingga hari ini terpantau hanya 44 hotspot titik api. "Kalau kita mengukur hasilnya adalah untuk hotspot sudah mulai turun, dan kalau kita lihat juga secara visual bahwa untuk asap yang ada di Pekanbaru sendiri saat ini sudah menurun dan terbukti jarak pandang penerbangan saat ini sudah mulai naik," terangnya.

Panglima TNI juga mengatakan, hingga saat ini TNI telah melakukan berbagai upaya untuk membantu proses pemadaman Karhutla yang terjadi di Riau, salah satunya dengan  melakukan modifikasi cuaca untuk membuat hujan buatan. "TNI dan Polri beserta seluruh stakeholder tidak akan tinggal diam untuk membantu mencegah terjadinya Karhutla," tegasnya.

"Hingga saat ini berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu pemadaman Karhutla termasuk modifikasi cuaca yang hingga hari ini berjalan dengan efektif namun permasalahannya adalah untuk modifikasi cuaca itu tergantung awan yang mengandung air yang ada diawan tersebut," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengungkapkan bahwa Tentara Nasional Indonesia  telah memitigasi dan mengerahkan Alutsista serta sejumlah personel untuk membantu proses pemadaman Karhutla. "Kita bisa lihat disini banyak sumur-sumur minyak milik Pertamina yang kemungkinan kalau tidak kita mitigasi, titik apinya dapat membahayakan. Ada 109 sumur minyak yang masih aktif dan syukur Alhamdulillah bahwa api sudah dapat dipadamkan," katanya. (Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) -  Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis meresmikan rumah dinas untuk jajaran PJU Polres Pelabuhan Belawan yang digelar di halaman samping Mako Polres Pelabuhan Belawan. Pembangunan rumah dinas PJU Polres Pelabuhan Belawan secara keseluruhan telah rampung dan siap di tempati, Sabtu (14/9/19) pukul 10.00 wib.
Hadir dalam acara tersebut, sejumlah Pejabat Utama Polres Pelabuhan Belawan, para jajaran Kapolsek, ibu-ibu Bhayangkari Polres Pelabuhan Belawan, Personil Polres Pelabuhan Belawan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan segenap tamu undangan.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis di dampingi sang istri Nyonya Heny Ikhwan selaku Ketua Bhayangkari secara simbolis melaksanakan peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dilanjutkan dengan pengecekan dalam bangunan rumah dinas Polri tersebut.

Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa acara ini digelar untuk meresmikan rumah dinas PJU Polres Pelabuhan Belawan sekaligus peletakan batu pertama kantor Sat Reskrim dan Kantor Sat Intelkam Polres Pelabuhan Belawan.
Kapolres mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang terlibat dan bekerjasama atas terlaksananya pembangunan rumah dinas ini, khususnya kepada Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang atas pengucuran anggaran untuk membangun kantor Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Kantor Sat Intelkam.
"Kantor Satreskrim dan Sat Intelkam akan dibangun dua lantai, bertahap tahun ini dibangun 1 lantai dengan anggaran dana dibantu Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang, sedangkan anggaran pembangunan rumah dinas berasal dari Polri," terang Ikhwan.
"Nantinya diharapkan kondisi bangunan Polres Pelabuhan Belawan ini lebih asri dan kokoh serta lebih baik menjadi motivasi semangat kerja bagi personil Polri kedepannya," tambah Ikhwan.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ikhwan menjelaskan, sesuai amanat undang-undang No 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman serta perhatian dari pimpinan Polri dalam rangka meningkatkan kesejahteraan personil Polri dimana upaya ini sesuai dengan komitmen Pemerintah terus berupaya melahirkan kesejahteraan personil Polri.
Ia juga berharap, personel yang diberi kepercayaan untuk menempati rumah dinas agar tetap menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan asrama.
"Semoga dengan adanya fasilitas rumah dinas ini dapat menambah semangat kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat dan menjadi rumahku adalah istanaku", tutup orang nomor satu di Mapolres Pelabuhan Belawan ini.
Usai acara, Kapolres melanjutkan giat peletakan batu pertama untuk kantor Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Kantor Sat Intelkam Polres Pelabuhan Belawan. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Siantar) -  Dalam kehidupannya, FKPPI tidak dapat dipisahkan dari TNI yang menjadi Pembina Utama. Dan sebagai organisasi yang lahir dari darah daging TNI dan Polri, FKPPI tentu harus mampu berperan sebagai salah satu pilar yang selalu memberikan kontribusi terbaik dalam membangun dan mengawal negeri guna terwujudnya kedaulatan Indonesia. 

Harapan ini disampaikan Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah yang diwakili Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto pada peringatan HUT ke-41 FKPPI yang digelar di Lapangan Makorem 022/Pantai Timur, Jln Asahan Km 3,5 Nagori Siantar State, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (11/9/2019).  

Di kesempatan ini, selain memeringati acara HUT, Pangdam I/BB yang juga Dewan Pembina PD II FKPPI Sumut secara resmi membuka Diklat Kordya (Pendidikan Latihan Kader Organisasi Tingkat Madya) Angkatan III Tahun 2019. 

"Selamat Ulang Tahun ke-41 kepada keluarga besar FKPPI Provinsi Sumut. Saya berharap, kiranya momentum HUT ini dapat dijadikan sebagai wahana untuk memupuk semangat kebersamaan, sekaligus sebagai sarana introspeksi diri, sehingga ke depan FKPPI akan lebih baik lagi," jelas Pangdam. 

Sebagai organisasi yang lahir dari darah daging TNI dan Polri, lanjut Pangdam, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia memiliki peran dan fungsi strategis dalam dinamika kehidupan bangsa dan negara. 

Saat ini, urai Pangdam, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi dan dasar kehidupan bangsa dan negara, semakin jauh ditinggalkan. 

Hal ini dapat dilihat dari berbagai peristiwa yang terjadi. Di antaranya, masih adanya upaya untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain. Masuknya paham radikalisme telah menjadi salah satu ancaman dan tidak bisa dipungkiri adanya masyarakat kita yang terpapar.

Di samping itu, bangsa Indonesia juga menghadapi tantangan lain. Di antaranya masih maraknya peredaran narkoba, maraknya berita bohong (Hoax) yang dapat memicu terjadinya konflik dan juga konflik sosial bernuansa sara serta korupsi yang masih banyak terjadi di negeri ini. 

"Berkenaan dengan itu semua, kehadiran FKPPI diharapkan dapat menjadi pembangkit semangat, sekaligus membangun kesadaran generasi muda agar memiliki rasa cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, rela berkorban bagi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara baik secara fisik maupun non fisik," ungkap Pangdam. 

"Hal ini penting. Sebab, generasi muda adalah komponen cadangan yang harus siap di garis terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambah jenderal bintang dua mantan Kapuspen TNI itu. 

Pangdam menekankan FKPPI harus solid, tangguh, memiliki semangat dan jiwa militan yang didasarkan pada sikap cinta tanah air dan NKRI yang tidak bisa ditawar lagi. 

"Oleh karena itu, maka perlu adanya pelatihan dan pembekalan. Diklat Kordya ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan kader FKPPI, kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan  yang didasarkan nilai-nilai Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," pungkas Pangdam melalui Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto. 

Di samping itu, melalui Diklat Kordya ini diharapkan dapat mempererat silaturahim antar sesama kader FKPPI Sumatera Utara, sekaligus untuk membuka jalur peran kader FKPPI dalam pelaksanaan pembangunan.

Di akhir amanatnya, Pangdam I/BB menyampaikan beberapa atensi untuk menjadi perhatian. Yakni, keberadaan FKPPI tetap dapat menjadi pendukung pembangunan Nasional, khususnya melalui peningkatan kualitas kader yang memiliki komitmen kuat terhadap cita-cita kebangsaan menuju masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 

Menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerukunan antarsesama umat beragama, sehingga tidak mudah terpancing oleh isu dan hasutan yang dapat menimbulkan perpecahan. 

Meningkatkan konsolidasi organisasi dan memelihara kekompakan anggota keluarga besar FKPPI agar lebih  kokoh,  optimal dan dapat turut serta menciptakan suasana aman dan tertib bersama TNI-Polri serta komponen bangsa lainnya. 

Tak kalah pentingnya, kader FKPPI juga harus tetap menjunjung tinggi nilai budaya bangsa dengan tetap menjaga rasa solidaritas serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, khususnya dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan FKPPI harus senantiasa menjadi contoh dan tauladan di tengah-tengah masyarakat yang selalu memberikan darma baktinya untuk kepentingan bangsa dan Negara.

Hadir dalam acara, di antaranya Gubernur Sumut diwakili Kadis Pendidikan Provsu, KM Dongoran, Danlantamal I Belawan, Laksma TNI Abdul Rosyid Kacong, Pangkosekhanudnas III, Marsma TNI Djohn Amarul, SAB, Danrem 022/PT, Kolonel Inf R Wahyu Sugiarto, SIP, MHan, Danrindam I/BB, Kolonel Inf Dwi Lagan Safruddin, Dandim sejajaran Korem 022/PT, para Kadisjan jajaran Korem 022/PT, Wali Kota Pematangsiantar diwakili Wakil Wali Kota, Togar Sitorus, SE, Kapolres Siantar diwakili Kabag Ops, Kompol B Situmorang, Ketua PD II FKPPI Sumut, Pontjo Sutoyo, unsur Forkopimda serta tokoh agama dan komponen masyarakat lainnya. (Rina/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P. ajak para pelajar saksikan alutsista TNI AU berupa Pesawat tempur dan Helikopter, hal ini dilakukan untuk menumbuh kembangkan minat dan cinta Dirgantara para pemuda-pemudi generasi muda penerus bangsa Indonesia terhadap TNI umumnya TNI Angkata Udara Khususnya.

Kedatangan 4 pesawat Hawk 100/200 dari Skadron udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin Pekan Baru di Lanud Soewondo adalah dalam rangka latihan Maverick dan dukungan Plypass memeriahkan event Sail Nias 2019, tentu saja hal ini tak disia-siakan oleh masyarakat dan pelajar yang datang ke Hanggar apron charlie Lanud Soewondo untuk melihat dari dekat dan berswa foto di dekat pesawat tempur TNI AU yang dikenal gagah dalam menjaga kedaulatan NKRI di wilayah Udara, Rabu (11/9/2019) pukul 8:00 WIB.

Tampak antusias ratusan pelajar untuk menyaksikan burung besi meliuk-liuk terbang flypass di atas langit Lanud Soewondo.

Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P. di lokasi yang berbaur dengan masyarakat dan pelajar, kepada wartawan menjelaskan bahwa kehadiran para pelajar ini adalah untuk menarik minat dan menumbuhkan rasa cinta dirgantara pada generasi penerus bangsa.

"Para pelajar ini kita beri kesempatan untuk menyaksikan pesawat tempur Hawk 100/200 dan satu unit Helikopter dalam rangka pembinaan potensi dirgantara (Binpotdirga) kepada para pelajar untuk bisa lebih mencintai dirgantara, kebetulan disini telah hadir pesawat tempur dari skandron udara 12 Pekan Baru yang langsung dipimpin oleh Danskadron 12, Letkol Pnb Asri Efendi Rangkuti yang tiba di Lanud Soewondo untuk latihan Maverick dan dukungan untuk kegiatan Sail Nias 2019. 

"Saya harapkan dengan hadirnya para pelajar ini dapat menumbuhkan minat dan rasa cinta dirgantara yang mana nantinya, kepada mereka inilah kita harapkan sebagai pengganti kita nanti," ucap Danlanud Soewondo.

Sementara itu para pelajar menyatakan rasa senangnya bisa datang ke Lanud Soewondo bisa melihat langsung pesawat tempur TNI AU, berfoto di pesawat dan berfpto bersama bapak-bapak TNI AU. Pengunjung yang didominasi pelajar ini juga berkesempatan bertanya kepada para Penerbang tentang Pesawat TNI AU serta bertanya tentang bagaimana caranya menjadi Prajurit TNI AU.

Tampak hadir di lokasi yaitu masyarakat bersama para pelajar, antara lain pelajar dari SMA Harapan Mandiri, TK, SD, SMP dan SMA Harapan, TK Asifa, TK Galilea Hosana, SMP Cipta Nusa Bakti, SMP Charles Methodist, Sekolah penerbangan Medan, SMK Broadcast Dirga Media Bangsa, dan puluhan sekolah lainya di wilayah kota Medan. 

Khusus bagi Peserta didik Sekolah Angkasa Lanud Soewondo, mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA beserta para guru juga turut hadir dengan penuh semangat, yang dituntun dan didampingi langsung oleh Ketua Yasarini Pengurus cabang Lanud Soewondo Ny. Meka Yudanto beserta para pengurus lainnya. (Pentak Lanud Soewondo)