.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang pria yang ditaksir berumur 45 tahun diduga pencuri sepeda motor tewas terkapar di dalam parit di Jalan Sederhana, Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (29/6/20)
Pelaku yang belum diketahui identitasnya (Mr X)  tewas setelah sepedamotor yang dikendarainya menabrak pohon dan terus masuk ke dalam parit. Pelaku kabur diduga dikejar massa usai mencuri sepeda motor bersama kawannya yang kabur.
Informasi dihimpun, pelaku melakukan pencurian sepedamotor bersama seorang  kawannya di Jalan Rahayu, Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Sei Tuan. Sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku berjalan kaki bersama kawannya untuk mencari mangsa.
Namun saat melintas di lokasi kedua pelaku melihat sepeda motor milik warga terparkir. Melihat situasi sekitar sepi, pelaku merusak kunci dan melarikan sepeda motor Honda Supra X BK 5206 AEJ milik warga yang dibelum diketahui namanya.
Namun sial, aksi pelaku diketahui warga hingga pelaku diteriaki maling dan warga melakukan pengejaran.
Karena ramainya warga mengejar sehingga sepedamotor Honda Supra X yang dibawanya kabur menabrak pohon hingga pelaku terpental dan masuk ke dalam parit. Seketika pelaku  langsung meregang nyawa di dalam parit. Sementara kawan pelaku berhasil kabur.
Atas peristiwa itu, pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan, mendapatkan informasi segera datang ke lokasi. Selanjutnya barang bukti sepedamotor Honda Supra  dibawa ke kantor polisi.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otniel Siahaan kepada wartawan, Senin (29/6/20) malam membenarkan ada pria yang diduga sebagai pelaku curanmor tewas setelah sepeda motor yang dicurinya menabrak pohon dan dia langsung masuk parit.
"Pelaku tidak sempat diamuk massa. Dia tewas setelah sepeda motor yang dibawanya menabrak pohon dan pelaku masuk parit. Hingga saat ini kita belum mengetahui nama pelaku karena tidak ada ditemui identitasnya. Jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," pungkasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Entah apa yang ada dibenak pria ini, AA (40) warga Dsn IV, Desa Ujung serdang nekat melakukan percobaan pemerkosaan kepada seorang wanita di rumah korban di Gg. Bersama Dsn IV Desa ujung serdang kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Minggu (28/6/2020) pagi dini hari.

Informasi dihimpun, pada hari Minggu (28/6/2020) sekira pkl. 01.30 wib, AA masuk ke rumah korban melalui pintu belakang dan langsung masuk ke kamar korban yang bernama Sri Ulina Sitepu (26) warga Gg. Bersama Dsn IV Desa ujung serdang kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, dan langsung menindih korban yang sedang tidur.

Sontak Sri Ulina terbangun dan menjerit minta pertolongan, yang mana AA mengancam dengan sebilah pisau tajam sehingga mengenai tangan korban dan mengakibatkan luka. Teman korban yakni Rahdearni Sitepu (28) yang tinggal dengan Sri Ulina berhasil mengamankan pelaku. Tak lama kemudian Kades setempat datang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, SH menerangkan, "korban selamat dan saat ini dirawat di RS Mitra Sehat Medan dan Pelaku Sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," tutupnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Seorang pengendara sepeda motor Honda Kharisma 125  Nopol BK-6560-HF, tewas diseruduk truk Mitsubishi Fuso Tronton Nopol BK-9272-LG yang dikemudikan Suyadi (46).

Peristiwa kecelakaan itu terjadi, di Jalinsum, Medan - Tebing Tinggi, KM 49 - 50, tepatnya didekat jembatan Titi Nonang,  Dusun Bakti Desa Sei Buluh, Kec. Teluk Mengkudu, Kab. Serdang Bedagai, Kamis (25/6/2020) sekitar pukul 07.30 WIB. 

Akibat tubrukan itu, pengendara sepeda motor, Iriantoni  (53) warga  Jalan Gunung Sorik Merapi, Lk. II Kel. Rantau Laban,Kota Tebing Tinggi, mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP. 

Selanjutnya, oleh petugas Unit Laka Satlantas Polres Sergai, dievakuasi ke RSU. Trianda Perbaungan. Sedangkan pengemudi truk, Suyadi (46) warga Dusun Melati l, Desa Jati Rejo, Kec. Pagar Merbau, Kab. Deli Serdang, tidak mengalami luka dan tidak berobat.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Lantas AKP Agung Basuni SH, SIK, mengungkapkan kejadian itu berawal ketika pada saat truck Mitsubishi Tronton BK-9272-LG yang dikemudikan Suyadi.

"Saat itu datang dari arah jalan Tebing Tinggi menuju arah jalan Medan, hendak bergerak mendahului kendaraan didepannya searah jalan yang sedang antrian macet bersamaan dengan sepeda motor Honda Kharisma BK-6560-HF yang dikendarai korban," ujar Kapolres.

Entah bagaimana, sambungnya, kemudian menabrak bagian belakang (tabrak belakang) Honda Kharisma BK-6560-HF yang berada didepannya. Hingga pengendara terlindas ban depan sebelah kiri dari truck Mitsubishi Tronton BK-9272-LG tersebut. 

" Akibatnya pengendara sepeda motor  uka dan meninggal dunia di TKP. Selanjutnya kasus ini ditangani Unit Laka," tandas Agung. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) -  Sedikitnya ada 11 rumah warga Dusun XV Kampung Jati Sei Bamban hancur diterpa angin puting beliung, Rabu (25/6/2020) sekitar pukul  23.00 wib.

Terjangan angin kencang disertai hujan membuat membuat warga sekitar panik, beberapa pohon tumbang menimpah bangunan rumah warga. Tidak hanya itu, berapa seng rumah warga juga beterbangan diterpa angin. 

Deni Syahputra (Gobek), salah satu korban bencana yang berpropesi sebagai penjual ayam penyet tersebut menuturkan, "sebelum hujan lebat ada dua pusaran angin besar yang bertemu, dimulai dari arah barat terus menghantam beberapa rumah warga sampai ke arah timur. 

"Ada pohon yang tumbang menimpah jualan saya, namun Alhamdulillah pada malam itu tidak ada pembeli, jadi tidak ada korban jiwa", ujar Gobek seraya menuturkan akibat peristiwa tersebut dirinya mengalami kerugian hingga Rp.3 juta. 

Menindak lanjuti hal tersebut, Karim Kadus XV Saat ditemui dirumahnya menuturkan, ada 11 rumah warga yang hancur diterpa angin, yang paling parah rumah warga bernama pak Syahriono, Deni Syahputra (gobek), dan Ibu Sulasmira. Beruntung tidak ada korban jiwa. 

"Dari keseluruhan, total kerugian material yang kami hitung sekitar 10 juta rupiah", ucap Karim.

Sementara itu, Kades Desa Sei Bamban yang dikonfirmasi tetkait langkah penanganan bencana warganya sekira pukul 13.40, sedang tidak berada dikantor. Ironimya kantor desa tersebut terlihat kosong tak berpenghuni. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) - Satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco gugur saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo, Afrika.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco Letkol Czi M.P. Sibuea, S.H., M.Han, bahwa gugurnya prajurit TNI atas nama Serma Rama Wahyudi dan satu orang prajurit TNI yang terluka diakibatkan oleh serangan kelompok bersenjata di wilayah Makisabo, Kongo, Afrika, Senin (22/06/2020), pukul 17.30 waktu setempat.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat tugas pengiriman ulang logistik ke Temporary Operation Base (TOB) bagi prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang melaksanakan pembangunan Jembatan Halulu sebagai sarana pendukung bagi masyarakat setempat. Ketika perjalanan kembali ke COB (Central Operation Base), terjadi penghadangan dengan dihujani tembakan kearah konvoi kendaraan angkut personel yang dikawal oleh dua unit kendaraan tempur APC Malawi Batalyon di wilayah Makisabo.

Serangan mendadak tersebut diduga dilakukan oleh Allied Democratic Forces (ADF), kelompok bersenjata yang berkonflik dengan pemerintah Republik Demokratik Kongo. Usai kontak senjata, diketahui bahwa Serma Rama Wahyudi meninggal dunia akibat terkena tembakan yang menembus dada atas sebelah kiri, sementara satu prajurit TNI lainnya yang terluka saat ini mendapat perawatan di Rumah Sakit Level III Goma MONUSCO.

Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco merupakan satgas PBB dari Indonesia yang banyak memberikan kontribusi besar dalam pembangunan infrastruktur di daerah misi dan telah mendapatkan apresiasi besar dari Markas PBB, salah satunya adalah program pembangunan dan rehabilitasi jalan Kasinga-Kadidiwe, Kongo. (Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Curah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan ini membuat naiknya debit air diseputaran belantaran sungai Malinda yang mengitari seputaran Kota Lubuk Pakam, sehingga mengakibatkan warga yang bertempat tinggal dibelantaran sungai terdampak akibat luapan air sungai.

Salah satunya warga masyarakat bernama Bapak Sujono yang bertempat tinggal dibelantaran pinggir Sungai Malinda di Desa Paluh Kemiri Kec. Lubuk Pakam mengalami dampak dari meningkatnya debit air sungai sehingga memasuki kediamannya setinggi lutut kaki orang dewasa.

Menyikapi hal tersebut, Sat Sabhara Polresta Deli Serdang pada Jumat (19/06/20) pagi turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap bapak Sujono beserta barang-barang yang terdapat didalam rumah dari genangan air banjir yang memasuki rumah bapak Sujono.

Dengan menggunakan dua Buah perahu Kano, personil Sat Sabhara Polresta Deli Serdang melakukan evakuasi terhadap Bapak Sujono dan barang-barang dari rumah yang tergenang banjir tersebut untuk mengantisipasi bilamana curah hujan kembali dengan intensitas yang tinggi, bapak Sujono telah dievakuasi dari resiko bencana banjir susulan.

Selain itu personil Sat Sabhara Polresta Deli Serdang juga memberikan bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, gula dan kue kaleng sebagai bentuk sosial kepada warga yang rumahnya  terkena banjir.

Kasat Sabhara Polresta Deli Serdang Kompol Bulat Panjaitan, SH kepada awak media yang melakukan liputan dilapangan mengatakan, bahwa evakuasi ini dilakukan untuk mengantisipasi datangnya banjir susulan mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi, "untuk itu kita lakukan evakuasi demi mencegah hal hal yang tidak diinginkan terhadap warga masyarakat mengingat curah yang masih tinggi saat ini ", jelasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (SERGAI) -  Pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 102013 Sialang Buah Desa Pekan Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengeluhkan tumpukan sampah yang berada persis di depan pintu gerbang masuk sekolah itu.

Keluhan tersebut disampaikan Kepala SDN 102031 Nurma Sagala dan para guru kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sergai Drs Joni Walker Manik MM didampingi Kabid SD Sugianto SPd, Kabid SMP Sujarwo SPd, Kabid PTK Pujiono, Ketua Dewan Pendidikan (DP) Sergai Agus Marwan, Sekretaris DP Abdul Firman Kursin, Anggota DP Murti Anugrah, Korwas Carles Pardosi, Korwil Kecamatan Teluk Mengkudu Syawaluddin Lubis saat kunjungan sosialisasi new normal menjelang belajar sekolah tahun ajaran baru dan meninjau program Green, Clean and Life (GCL), Jumat (19/6/2020) di sekolah tersebut.

"Aroma tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah itu cukup mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), terlebih disaat musim penghujan dan ketika saat sampah tersebut diangkut, kondisi seperti ini sudah berlangsung bertahun-tahun, meskipun baru-baru ini telah melapor ke bapak Camat Teluk Mengkudu tumpukan sampah tersebut masih menggunung," papar Nurma Sagala.

Lanjut Kepala SDN 102013, sampah-sampah tersebut berasal dari pasar tradisional Pekan Sialang Buah yang lokasinya berbatasan dengan sekolah, pasar itu buka dua kali dalam satu minggu, hari Rabu dan Sabtu, ditambah sampah dari masyarakat yang juga dibuang di lokasi tersebut.

"Kami berharap bapak Kepala Dinas Pendidikan membantu pihak sekolah dalam mengatasi masalah timbunan sampah yang aroma tidak sedapnya sangat menggangu KBM di sekolah," harap Nurma Sagala.

Sementara Kadisdik Sergai Drs Joni Walker Manik MM langsung merespon keluhan Kepala SDN 102013, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instasi terkait tumpukan sampah yang telah menganggu aktifitas KBM.

"Terlebih terkait program GCL dan menyongsong new normal belajar di sekolah di masa pandemi Covid-19, seluruh sekolah di Sergai diminta bersih dan nyaman," tegas Joni Walker Manik.

Ditambahkan Kadisdik, "menjelang new normal guru dan Kepala Sekolah juga harus mampu bekerja sama dan berinovasi dengan berpedoman kepada protokol kesehatan, seperti wastafel tidak harus mahal, masker juga tidak harus mahal, begitu juga cairan disinfektan tidak harus mahal yang terpenting sesuai protokol kesehatan, sehingga lingkungan sekolah dapat turut memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Diakhir kunjungan rombongan Disdik Sergai bersama pihak SDN 102013 seluruh Kepala SD se Kecamatan Teluk Mengkudu meninjau tempat pembuangan sampah yang menebarkan aroma tidak sedap dan menggangu proses aktifitas KBM itu. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Sebagaimana yang telah diberitakan media ini sebelumnya tentang  ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas (Mr.X) dibawah jembatan Sungai Desa Kuta Bayu Kec. Gunung Meriah Kab. Deli Serdang pada Selasa (16/06/20). Sampai dengan saat ini, jajaran Sat Reskrim Polresta Deli Serdang masih berupaya mencari identitas mayat tersebut.

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus, SIK, MH membenarkan hal tersebut dan memberikan informasi tentang ciri-ciri dari mayat tanpa identitas (Mr.X) tersebut.

"Sesosok pria tanpa identitas (Mr.X) tersebut memiliki ciri-ciri berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan +/- 174 cm, berusia +/- 30 tahunan, berkulit coklat, berpostur berbadan tegap dengan rambut hitam pendek ikal, berkulit coklat dan pada saat ditemukan mengenakan pakaian baju lengan panjang warna biru dongker bertuliskan "OAKLEY", celana jeans panjang warna biru merk "HUGO", dan bercelana dalam merk "CROCODILE", kata Kompol Firdaus.

Untuk itu Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus, SIK, MH menghimbau kepada warga masyarakat, bagi yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan memiliki ciri ciri tersebut dapat melaporkan atau mendatangi Polresta Deli Serdang untuk melakukan konfirmasi terkait jenazah Mr.X tersebut.

"Dan untuk saat ini jenazah pria tanpa identitas (Mr.X) tersebut berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan", tutup Kasat Reskrim. (Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di tepi sungai di Desa Kuta Bayu Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deliserdang, Selasa (16/6). Korban tewas dengan posisi tangan terikat dengan kepala ditutupi kain goni, diduga menjadi korban pembunuhan.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandangi melalui Kasatreskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Firdaus, SIK, MH mengatakan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 12.30 wib. Saat itu ada sekelompok anak muda yang sedang berfoto di dekat sebuah jembatan, tempat korban ditemukan.

"(Mereka) melihat ke bawah jembatan Sei Lau buangan, Desa Kuta Bayu dan melihat sosok mayat yang tidak dikenal berjenis kelamin laki laki, dimana posisi mayat tersebut tertelungkup dan kepala tertutup dengan goni plastik berwarna putih," katanya.

Lanjut Kompol Muhammad Firdaus menyebutkan, setelah sekolompok pemuda melihat mayat itu, pemuda tersebut kemudian memberitahukan ke warga terdekat yang kemudian menghubungi polisi. Dari penyelidikan sementara, diduga korban dibunuh. Hingga kini polisi masih menyelidiki kasus ini.

"Diduga korban pembunuhan, kami lagi lidik pelakunya," ungkapnya.

Firdaus juga menjelaskan korban tewas memiliki fisik 168 CM dengan Celana Warna Biru dan baju warna abu abu lengan panjang. (Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (Delitua) - Puluhan anak geng motor yang kerap gentayangan pada tengah malam  diangkut petugas Polsek Delitua, Minggu (14/06/2020) sekira pukul 01.00 WIB.

Puluhan anak geng motor itu diciduk petugas dalam razia hunting yang dipimpin Kapolsekta Deli Tua, AKP Zulkifli Harahap, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Imanuel Ginting, Kanit Intelkam, Iptu Manis Sembiring serta sabhara.‬

Razia hunting yang dilakukan Polsek Delitua ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti begal, jambret, balapan liar dan lainnya. Tujuannya agar tercipta rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang bermukin di wilayah hukum Polsek Delitua.‬

Kendaraan yang terjaring razia langsung diperiksa petugas. Ini untuk mencegah peredaran narkoba.‬ Dalam razia itu, petugas Polsek Delitua berhasil mengamankan 24 orang anak geng motor, 12 diantaranya anak geng motor 234 SC underbow RNR (PP) dan 3 anak geng motor "Budak Bandal" underbow RNR (PP).‬
‪Sedangkan sepeda motor tanpa dilengkapan dokumen yang diamankan petugas berjumlah 11 unit.‬ 
Adapun titik razia yang dilakukan petugas di Jalan STM Ujung, Kanal, Jalan Besar Delitua, Jalan AH Nasution dan Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor. Di titik-titik tersebut selama ini diketahui rawan begal.
‬Usai menggelar razia, petugas langsung membawa sepeda motor berikut 24 anak geng motor yang terjaring razia tersebut ke Mapolsek Delitua, guna diberi pengarahan dan nasihat serta memanggil orang tua mereka masing-masing. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Pengemudi becak motor, Misno (65) tewas ditabrak sepeda motor Honda CB 150 R warna merah Nopol BK 5884 NAS, yang di kendarai Rahmat Dharmawan (19).

Peristiwa kecelakaan lalulintas itu terjadi, Jalan umum Perbaungan - Pegajahan tepatnya di Dusun Jering Desa Melati II Kec Perbaungan Kab Serdang Bedagai, Kamis malam (11/6/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.

Misno yang menetap di Jalan Tanggul Nomor 528, Lingkungan Tempel, Kel Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan, Kab Serdang Bedagai, mengalami luka berat pipi kiri robek, rahang patah, jempol kaki kanan patah, mata kaki kiri robek dan tewas di TKP,  dan kemudian di bawa ke RSU Melati Perbaungan untuk Visum Et Revertum (VER).

Sementara, pengendara sepeda motor Rahmat Dharmawan (19) warga  Dusun I, Desa Tebing Tinggi, Kec Tanjung Beringin, Kab Serdang Bedagai, hanya mengalami luka pada bagian kaki kiri lecet, paha kaki kiri terasa sakit berobat di RSU Melati Perbaungan.

Kasatlantas Polres Sergai, AKP Agung Basuni SH, SIK mengungkapkan kronologis kejadian kepada awak media Jumat (12/6/2020)  bermula pada saat sepeda motor Honda CB 125 R Nopol BK 5584 NAS yang dikendarai Rahmat Dharmawan datang dari arah Pegajahan menuju arah Perbaungan.

Setibanya di TKP di duga kurang hati hati dan tidak memperhatikan Becak penumpang merk Honda Supra Fit tanpa Nomor Polisi yang dikendarai Misno yang sedang berhenti keadaan rusak di pinggir jalan sebelah kiri menuju arah Perbaungan.

Sehingga terjadi tabrakan tersebut dan yang bersentuhan bagian depan sepeda motor Honda CB 150 R tersebut dengan pengendara Becak penumpang yang sedang memperbaiki rantai becak di belakang, sehingga pengendara Becak yang dimaksud terhempas ke bagian belakang Becak. 

"Akibat kejadian tersebut pengendara Becak penumpang merk Honda Supra Fit tanpa Nomor Polisi mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP. Kasusnya ditangani Unit Laka dan kedua kendaraan di amankan di Pos Lantas Sei Jenggi," pungkas Agung. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Polsek Dolok Masihul Polres Serdang Bedagai menyambangi rumah warga yang menjadi korban terdampak hujan lebat disertai angin kencang (puting beliung) di Dusun 13 Desa Pulau Gambar, Kec. Serbajadi Kab. Sergai, Kamis (11/6/2020).

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum diwakili Kapolsek Dolok Masihul, AKP.Juliapan Panjaitan,SH, Kanit Patroli IPTU H. Sagala dan Kapospol Serbajadi AIPTU Homsul Huda langsung meninjau ke rumah Bapak Armin dan Abdul Amsal.

Dalam kegiatan itu, kedua warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan hujan lebat disertai angin kencang (puting beliung) mengakibatkan atap rumahnya terbang dalam kondisi memprihatinkan.

"Personel Polsek Dolok Masihul langsung menyambangi dan memberikan tali asih kepada warga terdampak hujan lebat dan angin kencang atau puting beliung yang mengakibatkan kerusakan pada atap rumah warga di  Dusun13 Desa Pulau Gambar, " ujar Kapolres Serdang Bedagai kepada wartawan, Jumat pagi (12/6/2020).
Bantuan tali asih yang diberikan, sambung Kapolres, berupa beras 10 kg, telur ayam 2 papan, Kecap dan Saus sambal kepada masing-masing kepala keluarga.

"Semoga perhatian dan bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban warga yang mengalami musibah bencana alam hujan disertai angin puting beliung yang terjadi.," pungkas AKBP Robin Simatupang. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Bencana alam angin kencang (puting beliung) yang disertai hujan deras menghantam dua rumah warga di dua desa yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis malam (11/6/2020) dini hari sekira pukul 01:00 WIB.

Dua rumah warga yang rusak tersebut diantaranya rumah milik Indra (40) warga Dusun II, Desa Pekan yang mengalami atap seng beserta rangka kayunya terbang, dan rumah milik Arila (40) warga Dusun III, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, rumah semi permanen beratapkan rumbia itu roboh dan rata dengan tanah.

Camat Tanjung Beringin Syafruddin, SE saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Kamis (11/6/2020) siang mengatakan, memang benar ada dua rumah warga yang rusak dihantam angin kencang (puting beliung) Kamis malam sekitar pukul 01:00 dini hari.

"Ada dua rumah yang rusak dihantam angin puting beliung, satu rumah warga Desa Pekan dan satu lagi rumah warga Desa Pematang Cermai yang rata dengan tanah," ungkap Syafruddin.

Syafruddin menjelaskan, pihak kecamatan mengetahui adanya kejadian tersebut dari salah seorang warga Desa Pekan Tanjung Beringin. Mendapat informasi itu pihak Kecamatan Tanjung Beringin bersama Muspika, anggota Koramil 11/TB dan Kepala Desa Pekan serta Kades Pematang Cermai langsung turun ke lokasi meninjau keadaan rumah warga yang dihantam angin puting beliung tersebut. 

Selanjutnya pihak Kecamatan Tanjung Beringin langsung mengambil langkah cepat tanggap melaporkan kejadian itu melalui telepon seluler, dan berkoordinasi dengan pihak Dinas BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Sergai untuk menyampaikan kerusakan rumah warganya dihantam angin puting beliung.

"Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada dinas terkait lewat telepon, dan kami belum mengetahui jenis bantuan apa nantinya akan diberikan dari dinas. Namun pihak Kecamatan sudah meminta pihak desa untuk membuat laporan administrasi secara tertulis agar secepatnya kami teruskan kepada Dinas BPBD dan Dinas Sosial Sergai," kata Syafruddin.

Menurutnya, kerusakan rumah warga akibat angin puting beliung tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian yang dialami warga ditaksir sekitar Rp.10 juta rupiah/rumah.

Untuk itu, Camat Tanjung Beringin Syafruddin juga menghimbau kepada masyarakat khususnya yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin agar tetap waspada dengan keadaan cuaca yang ekstrim saat ini.

"Kami tetap mengantisipasi keadaan saat ini, karena cuaca sekarang tidak menentu kadang panas, kadang hujan bahkan disertai angin kencang," ujar Camat. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di jalan Tol Tebing-Tinggi Tanjung Morawa tepatnya di KM 45,200 Desa Tanjung Garbus Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang, Selasa (09/06/2020).

Berawal Saat melewati tikungan, mobil Landcruiser Prado jenis Toyota B-2331-JO yang dikendarai oleh Jhonny Sirait (60) warga APT French Walk Nice Garden 29 H,  Kelurahan Kelapa Gading Barat Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara oleng hingga hilang keseimbangan, menabrak pembatas jalan, hingga akhirnya berguling beberapa kali. Sesaat kemudian, mobil mundur perlahan dan berhenti dimana pada Saat kejadian, jalan tol tampak sepi pengendara.

Semula Mobil Minibus Landcruiser Prado jenis Toyota B-2331-JO datang dari arah Tol Tebing Tinggi menuju Tol Tanjung Morawa, sesampainya di tempat kejadian Mobil Minibus Landcruiser Prado jenis Toyota B-2331-JO tersebut tiba tiba ban belakang sebelah kiri mengalami pecah, kemudian oleng tidak terkendali sehingga terbalik dan menabrak gadril pembatas jalan.

Akibat dari kejadian tersebut pengemudi Mobil Minibus Landcruiser Prado jenis Toyota B-2331-JO an. JOHNNY SIRAIT, mengalami luka robek di kepala belakang, keluar darah dari hidung dan telinga dan meninggal dunia menuju RSU Grandmed Lubuk Pakam, (MD) 

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kanit Laka Lantas Polresta Deli Serdang IPDA Robert Gultom mengatakan "Saat kami olah TKP, korban sudah diangkat ke rumah sakit Grandmed Lubuk Pakam dan korban meninggal dunia dalam perjalanan, belum sempat mendapat perawatan," ujarnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) - Sabtu (6/6/2020) telah terjadi kecelakaan jatuh-nya Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141. 

Helikopter tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1.

Helikopter dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang, karena saat dilaksanakan Pre-flight Check tidak ditemukan hal-hal menonjol. Selain itu, misi latihan terbang endurance pertama (sebelum misi ke-2) juga berjalan dengan aman.
Sekitar jam 12.35 siang tadi, Helikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang Tactical Manuver.

Dan sekitar jam 13.40 siang tadi, Helikopter MI-17 ini jatuh di Kaliwungu, Kec. Kendal, Jawa Tengah. 

Setelah jatuh, Helikopter MI-17 ini terbakar dan menyebabkan 4 orang crew meninggal dunia, sementara 5 lain-nya luka-luka. Korban luka-luka saat ini sudah eievakuasi ke Rumah Sakit terdekat. 

Penyebab jatuh-nya Helikopter MI-17 TNI AD masih dalam proses investigasi.

Korban jatuh-nya Helikopter MI-17 TNI AD adalah sbb :

1. Kapten Cpn Kadek (MD)
2. Kapten Cpn Fredi (MD)
3. Kapten Cpn Y Hendro (MD)
4. Lettu Cpn Wisnu (MD)
5. Lettu Cpn Vira Yudha
6. Praka Nanang
7. Praka Rofiq 
8. Praka Supriyanto
9. Praka Andi

Brigjen TNI Nefra Firdaus
Kepala Dinas Penerangan TNI AD. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Bhabinkamtibmas Polsek Sunggal Aipda D. Siringoringo dan Aipda Rina Pohan lakukan problem solving atas laporan warga tentang adanya seorang anak yang mengancam ibu kandung.

Pada saat dilakukan upaya mediasi, diketahui bahwa anak tersebut bernama Hendra Syahputra, yang merupakan anak kandung dari ibu Rubiana, yang beralamat di Jln. Jati Desa Sei Mencirim Kec. Sunggal DS.

Sebelumnya diketahui bahwa HS memaksa ibunya untuk segera menjual rumah yang mereka tempati, yang mana uangnya bisa dipakai sebagai modal untuk membuka usaha, namun ibunya menolak hal tersebut sehingga HS menjadi marah dan mengancam ibunya dengan menggunakan senjata tajam.

Atas informasi tersebut, selanjutnya Bhabinkamtibmas menyambangi rumah ibu Rubiana. Setelah dinasehati, selanjutnya HS menyadari kesalahannya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) -  Oknum Polisi yang bertugas di Polres Tebing Tinggi, diketahui Bripka AMP ditemukan tewas bersimbah darah, diduga bunuh diri dengan senjata api miliknya, Rabu (03/06/2020) sekitar pukul 07:00 WIB dikediaman orangtuanya, Dusun V, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, Kasubag Humas Polres Sergai IPDA Zulpan Ahmadi dan beberapa staf Polres Sergai tiba di lokasi kejadian mengatakan, bahwa Bripka AMP memiliki penyakit pinggang yang sudah lama di deritanya dan tidak kunjung sembuh.

"Hal inilah membuat dugaan kuat Bripka AMP bunuh diri dengan menembakan bagian lehernya dan tembus ke bagian kepala dan tewas di kamar depan rumah orang tuanya," ujar Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, AMP merupakan personil Polsek Rambutan, Polres Tebing Tinggi. Sekitar pukul 04:00 WIB, AMP datang kerumah orang tuanya bernama NA, sebelum kejadian AMP masih sempat membuatkan sarapan ibunya. Saat kejadian di dalam rumah hanya ada ibu AMP, selang beberapa jam satu kali suara letusan terdengar dan terlihat AMP menggunakan baju kaos sudah meninggal dunia.

"AMP memiliki dua anak dan seorang isteri. Ia tinggal di Kota Tebing Tinggi dan datang kerumah orang tuanya dan melakukan bunuh diri, ini murni bunuh diri dan peristiwa ini sudah kami tangani," tutup Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Diduga akibat mengantuk, Fuso HINO Nomor Polisi BK 8221EL yang dikemudikan oleh Galang Sihombing (60) warga Keluharan Tanjung Mulia Hiling, Kec. Medan Deli, Kodya Medan, Oleng menabrak pembatas jalan lalu fuso tersebut terbalik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Dusun II, Desa Sei Sijenggi, Kec. Perbaungan, Serdang Bedagai, Selasa (02/06/2020).

Kejadian bermula saat Fuso Hino dikendarai oleh Galang Sihombing datang dari arah Tebing Tinggi menuju arah Medan diduga mengantuk fuso Hino tersebut pun oleng lalu menabrak pembatas jalan, akibatnya fuso pun terbalik.

Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai AKP Agung Basuni,S.H,S.I.K mengatakan kepada wartawan, membenarkan kejadian tersebut.

"Dari kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya mengalami kerugian  materil," Kata AKP Agung

Agung juga menjelaskan bahwa kasusnya saat ini sudah ditangani oleh unit laka lantas Polres Serdang Bedagai untuk proses selanjutnya.

"Barang bukti kendaraan sudah diamankan di Pos Lantas Sei Sijenggi, untuk proses selanjutnya," tandas Agung. (By)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) -  Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi antara Becak Barang dikendarai oleh BL (40) warga Galang, Deli Serdang kontra mobil tangki tronton Nomor Polisi BK 9618 CE dikendarai oleh RT (37) warga Dusun IV, Desa Sialang, Kec.Bangun Purba, Kab.Deli Derdang dijalan Umum Dolok Masihul- Galang tepatnya Di Desa Serba Jadi, Kec. Serba Jadi, Serdang Bedagai, Selasa (26/05/2020) sekira pukul 21.00 Wib.

Kejadian bermula saat becak barang dikendarai oleh BL berboncengan dengan AYS (21) Warga Galang, Deli Serdang melaju dari arah Dolok Masihul menuju Galang setibanya di TKP, Becak Barang dikendarai oleh BL kurang hati-hati mengambil jalur  terlalu kekanan, sehingga datang dari arah berlawanan Mobil Truk Tronton nomor Polisi BK 9618 CE dikendarai oleh RT menabrak bagian sebelah kanan becak barang.

Akibat kejadian tersebut, pengendara becak barang BL mengalami luka lecet dan memar di kepala dan kaki dilarikan ke Puskesmas Galang, namun naas BL meninggal Dunia saat dilakukan Perawatan di Puskesmas Galang, Sementara AYS akibat kejadian tersebut mengalami luka memar pada kaki kiri tidak bisa digerakan dan dada terasa sesak.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Lantas AKP Agung Basuni membenarkan kejadi laka lantas antara Becak Barang kontra mobil truk tronton di Jalan Umum Dolok Masihul – Galang tepatnya di Desa Serba Jadi, Kec. Serba Jadi, Serdang Bedagai.

"Kasusnya sudah ditangani oleh Unit Laka Sat Lantas Polres Serdang Bedagai, Barang bukti kendaraan juga sudah diamankan ke Pos Sat Lantas Dolok Masihul," ungkap AKP Agung Basuni. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang melaksanakan Takbiran keliling, Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang Beserta Anggota laksanakan pengamanan Malam Takbiran di wilayahnya, Sabtu (23/5/2020).

Adapun pelaksanaan Pengamanan Malam Takbiran ini guna mencegah gangguan kamtibmas khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor) serta menghimbau masyarakata untuk Bersama mencegah penyebaran Covid-19.

Adapun Giat Patroli Mobile dan Pengamanan Jalur di laksanakan di sepanjang jalan Tanjung Morawa – Lubuk Pakam. Serta di tempat-tempat yang di anggap rawan terjadi gangguan kamtibmas.

Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang, AKP Sawangin SH mengatakan "Kami dari jajaran Polsek dan dari rekan-rekan TNI melaksanakan Patroli Malam Takbiran, ini kami laksanakan dengan tujuan untuk mempersiapkan pengamanan pada malam takbir untuk menjaga keamanan serta memberikan kenyamanan untuk masyarakat kecamatan Tanjung Morawa," ujar Kapolsek.

"Untuk antisipasi perkembangan situasi di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa, sudah rutin dilaksanakan setiap tahun saat datangnya Hari Raya Idul Fitri, dan kali ini agak berbeda dikarenakan maraknya pandemi wabah virus Covid – 19, maka dari itu Kita akan tetap menghimbau masyarakat untuk menerapkan protocol Kesehatan oleh Pemerintah Demi Kebaikan Bersama," ungkapnya. (Rn)