.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Warga berdomisili di Gang Keluarga Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, puluhan tahun nyawanya 'terancam' dengan adanya kabel listrik bergantungan tidak pada tempatnya. 

Amatan awak media, kabel listrik yang seharusnya ditempatkan di tiang listrik ternyata tidak ada, bahkan berseliweran diatas ranting pohon dan rumah-rumah warga Gang Keluarga. 


"Sudah lama kami mendambakan tiang listrik tapi tidak ada juga, seakan-akan mereka (PLN) tidak peduli dengan nyawa kami disini, lihatlah bang, kabel-kabel itu bergantungan tidak menentu membuat kami ketakutan, disini banyak anak-anak, " Nyawa Kami Terancam Karena Kabel Listrik Bergantungan Kurang Pengamanan," sebut R Sinaga warga setempat. 

Dijelaskannya, bahwa arus listrik diperoleh warga Gang Keluarga cangkok dari Tiang PLN di Gang Buntu (Sebelah Gang Keluarga). "Apabila tidak dipasang juga tiang PLN, maka kami akan mengadukan ke DPRD Sumut, karena nyawa kami merasa terancam dengan adanya kabel-kabel bergantungan tersebut," ucapnya. (Rel)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Pengendara Sepeda motor Honda Vario Nopol BK 3483 XAP dan dua penumpang nya mengalami luka setelah disenggol mobil truk Colt Disel Nopol BK 8533 XZ di Jalan umum di Dusun III Desa Mangga Dua, Kec. Tanjung Beringin, Kab. Serdang Bedagai, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 19.30 WIB. 

Korban luka pengendara sepeda motor adalah Asral (61), mengalami luka pada bagian tempurung kaki kiri robek, kuku jari manis tangan kanan lepas, berobat di RSU Trianda, Bengkel. 

Kemudian yang dibonceng, Mardalena  (53)  mengalami luka pada bagian lutut kaki kanan robek, berobat di RSU Trianda. 

Dan berboncengan lagi dengan inisial Jelina K. Sitepu (9) ketiganya warga Dusun II Desa Mangga Dua, Kec. Tanjungberingin, Kab.Serdang Bedagai, ia mengalami luka tangan kiri lecet, tangan kanan terasa sakit dan tidak berobat. 

Sedangkan kontranya, mobil Truk Colt Disel Nopol BK 8533 XZ yang di kemudikan Rusli (34), warga Jalan Setiabudi Lingkungan II, Desa Brohol, Kec. Bajenis, Kota Tebingtinggi. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Lantas AKP Agung Basuni kepada wartawan, Senin (23/11/2020) menuturkan, kejadian bermula pada saat mobil truk Colt Disel Nopol BK 8533 XZ yang di kemudikan Rusli datang dari arah Dusun III Desa Mangga Dua menuju arah Dusun IV Daesa Mangga Dua, setibanya di TKP di duga kurang hati - hati dan mengambil jalan terlampau ke kanan. 

Sehingga bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario Nopol BK 3483 XAP yang di kendarai Asral yang datang dari arah berlawanan dari arah Dusun IV Desa Mangga Dua menuju arah Dusun III Desa Mangga Dua, sehingga terjadi tabrakan tersebut dan yang bersentuhan bagian Bak sebelah kanan mobil truk Colt Disel tersebut dengan bagian body samping kanan sepeda motor Honda Vario yang di maksud. 

" Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor Honda Vario dan yang dibonceng mengalami luka- luka. Kedua kendaraan diamankan di Satlantas guna proses lebih lanjut," tandas Kapolres. (Bayu)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Tepatnya di Jln. Bandar Labuhan Dusun III,  Desa Dagang Kerawan, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang, Seorang Pria (Mr X ) Di temukan warga meninggal dunia, diduga akibat kesetrum arus listrik, Kamis (19/11/20).

Saat Itu warga mencium aroma bau tidak sedap di dalam salah satu rumah warga yang kosong dan berusaha mencari tahu keberadaan sumber bau tersebut, dan berupaya membuka pintu rumah yang di rantai tersebut, begitu saat masuk ke dalam rumah aroma bau semakin menyegat dan warga pun menemukan Korban yang sudah tidak bernyawa lagi.

Mendapat informasi, personil Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan tempat perkara dan langsung menghubungi tim inafis Polresta Deli Serdang Untuk melakukan oleh Tkp.

Begitu dilakukan oleh Tkp, di temukan pada korban Kondisi kedua telapak tangan terbakar dan bagian perut pecah, serta  paru-paru mengalami robek, kondisi wajah hitam, diduga akibat tegangan listrik.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, Sh mengatakan“ meninggalnya korban di duga terkena sengatan listrik untuk jasad Korban (Mr X) Sudah di bawa ke RS Bhayangkara Medan guna di lakukan Otopsi Lebih Lanjut ”, ujarnya.

Lanjut Akp Sawangin “apabila ada yang telah merasa kehilangan keluarga, teman atau kerabatnya, agar dapat datang ke Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang “, tutupnya. (Red)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Warga Dusun III Pamah Semei Mei Desa Penungkiren Kec. STM Hilir Kab. Deli Serdang, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Piara Tarigan (61) di ladang, Selasa (17/11/2020).

Informasi yang dihimpun oleh awak media ini menerangkan bahwa pada Selasa (17/11/2020) sekira pukul 08.00 Wib warga bernama Ngongkos ginting (73) hendak pergi keladang yang letaknya bersebelahan dengan ladang korban di Dusun III Pamah Semei Mei Desa. Penungkiren Kec. STM Hilir Kab. Deli Serdang.

Untuk menuju ladang miliknya Ngongkos Ginting harus melintasi ladang milik korban dan melihat korban telah gantung diri di pohon coklat dengan menggunakan tali timba, kemudian Ngongkos Ginting memanggil manggil korban “PIARA, PIARA kenai kai kam e ?” namun tidak dijawab oleh korban.

Kemudian Ngongkos Ginting langsung mendekati korban dan melihat sudah tidak bergerak lagi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talun Kenas Polresta Deli Serdang. 
Menerima Informasi tersebut, Kapolsek Talun Kenas Polresta Deli Serdang Akp Hendra Tambunan, SE, MM beserta anggota langsung berangkat menuju Tkp dan melakukan evakuasi Korban,  dan selanjutnya dibawa menuju rumah korban di Dusun III desa Penungkiren.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Talun Kenas Polresta Deli Serdang Akp Hendra Tambunan, SE, MM, mengatakan, “tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban, Informasi dari pihak keluarga menerangkan bahwa korban mengalami sakit menahun (Kaki bengkak sebelah kanan) dan tinggal sendirian setelah istri nya meninggal dunia setahun yang lalu”, ungkapnya.

Kapolsek juga mengatakan, pihak keluarga menolak jasad korban untuk diotopsi dan sudah mengikhlaskan kepergian korban.

“Pihak keluarga sudah membuat pernyataan Keberatan dilakukan Autopsi  terhadap korban dan menerima secara Ikhlas atas kematian korban, serta tidak akan menuntut siapa pun atas kematian korban,” tutupnya. (Ril)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Mobil jenis Toyota Avanza No. pol. BK 1452 DM, yang dikemudikan oleh Dedy Saputra (28) warga Jln. Karya Kasih no. 52-A Pangkalan Mansur Kota Medan, oleng dan menyenggol Truk Trailer No. Pol. BK 9428 XC di Jalan Umum Medan - Tebing Tinggi KM 37-38 tepatnya di depan kuburan Cina Lingk-III Kel. Tualang Kec. Perbaungan Kab. Serdang Bedagai,M (15/11/2020) sekira pukul 22.30 WIB. 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Lantas AKP Agung Basuni menjelaskan, kejadian berawal pada saat Mobil Toyota Avanza No. Pol. BK 1452 DM,  yang dikemudikan oleh Dedy Saputra, yang datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan setibanya di TKP diduga karena kurang hati-hati, sopirnya mengantuk dan tiba-tiba mobilnya oleng kekanan dan menabrak bagian samping kanan tengah  Mobil Trailer No. Pol. BK 9428 XC, pengemudinya melarikan diri setelah kejadian, yang datang dari arah yang berlawanan. 

Akibat kecelakaan ini, penumpang Toyota Avanza
Suriyatik (48) warga Dusun Kampung Baru Desa Suka Ramai Kec. Kuala Hulu Kab. Labuhan Batu Utara, mengalami luka-luka pada bagian kening samping kiri koyak dan berobat di RSU Melati Perbaungan.
Sulastri (45) warga Dusun III Desa Mekar Sari Kec. Kuala Hulu Kab. Labuhan Batu Utara, mengalami luka-luka pada bagian, pelipis kiri lecet dan berobat di RSU Melati Perbaungan sedangkan Balita seorang Kalista Balkis Jiniria (2 bulan), Dusun III Desa Mekar Sari Kec. Kuala Hulu Kab. Labuhan Batu Utara, mengalami luka-luka pada bagian, pipi kanan memar, kepala belakang bengkak dan berobat di RSU Melati Perbaungan. 

"Saat ini barang bukti telah diamankan ke Pos Lantas Sei Sijenggi, kasusnya sudah ditangani Unit Laka Lantas Polres Sergai," tandas Agung. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi memberikan bantuan sembako kepada masyarakat di Desa Durian IV Mbelang, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (14/11/2020) sore.

Penyerahan bantuan sembako itu, dilakukan oleh Kapolsek Tiga Juhar, AKP Salija, SH, didampingi Kanit Sabhara, Iptu S Panjaitan, SH serta Bhabinkamtibmas, Aipda Edward Ambarita, SH kepada masyarakat yang terkena musibah bencana alam atau tanah longsor yang terjadi hari Kamis (13/11/2020) pukul 22.00 WIB.

Adapun masyarakat yang mendapat bantuan sembako berupa beras 5 kilogram, gula putih 1 kilogram, 1 liter minyak goreng/makan dan sekotak mi instan, yaitu keluarga Daniel Tarigan (anak dari Buganta Br Sembiring, korban (luka-luka), keluarga Juli Barus (suami Rohani Br Tarigan, korban luka - luka) dan keluarga Budi Aryanto.

Atas bantuan yang diberikan tersebut, masyarakat sangat berterimakasih kepada Kapolresta Deliserdang dan jajaran.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Kapolresta Deliserdang beserta jajaran yang telah memberikan bantuan sembako kepada kami”, ujar mereka serempak. (Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Seorang pria ditemukan tewas di kamar mandi lantai dua rumahnya, di Jalan Karya Setuju Komplek Perumahan Setuju Resident, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Selasa (10/11/2020) sekira pukul 20.00 WIB.

Pria yang tercatat tinggal di Jalan Alumunium Gang Asbes, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli ini diketahui bernama Muhammad Zulham S alias Chandra (35). 

Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdhal Junaedi didampingi Kanit Reskrim Iptu Prasetyo mengatakan, korban diduga meninggal karena sakit. “Berdasarkan analisa dari petugas Unit Identifikasi/Inafis Satreskrim Polrestabes Medan dan petugas dari RS Bhayangkara Tk II Medan, diduga korban meninggal dunia karena sakit,” ujarnya, Rabu (11/11/2020).

Kompol Afdhal menjelaskan, adapun kronologis penemuan mayat korban setelah piket 7.0 mendapat informasi dari masyarakat tentang terciumnya bau bangkai yang menyengat dari rumah korban. Korban diketahui meninggal oleh saksi, Aguan (44) tetangga korban. 
Kemudian, petugas piket Unit Reskrim Polsek Medan Barat mendatangi perumahan tersebut dan bertemu dengan tetangga sebelah rumah korban, Aguan menyebutkan bahwa korban tinggal sendiri di rumah tersebut.

Aguan juga menerangkan,  bahwa korban terakhir terlihat Sabtu, (7/11/2020) sekira pukul 22.30 WIB, masuk ke dalam rumahnya dan tidak pernah terlihat keluar rumah lagi. Kemudian, piket Unit Reskrim Polsek Medan Barat bersama dengan Kepling dan warga membongkar pintu rumah korban yang dalam keadaan terkunci. 

"Setelah pintu rumah terbuka, piket Unit Reskrim bersama dengan warga masuk ke dalam rumah dan menemukan korban telah tewas di lantai dua kamar mandi rumahnya di Komplek Perumahan Setuju Resident,” ungkap Kompol Afdhal.

Selanjutnya, piket Unit Reskrim Polsek Medan Barat menghubungi petugas Unit Identifikasi/Inafis Polrestabes Medan dan kemudian membawa mayat korban ke RS Bhayangkara Medan, guna dilakukan otopsi.

"Mayat  korban diperkirakan sudah 3-4 hari membusuk.  Saat ini keluarga sudah datang ke RS Bhayangkara Tk. II Medan," tandasnya. (Ik)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Scorpions Polres Sergai menggerebek arena lokasi perjudian di  Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (10/11/2020) malam kemarin sekira pukul 22.00. 

Hal ini dilakukan terkait viralnya di media sosial masyarakat yang melakukan pengerusakan arena judi jenis tembak ikan di wilayah hukum Kecamatan Pantai Cermin beberapa waktu yang lalu.

Alhasil, dua lokasi permainan judi jackpot di Dusun I Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin dan Dusun V, Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, berhasil mengamankan dan menyita barang bukti 5 judi jackpot dan 2 Unit meja judi game ikan. 

Penggerebekan tersebut secara langsung dipimpin Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Pandu Winata didampingi Kapolsek Pantai Cermin, AKP Teddy Napitupulu, KBO Reskrim Iptu A. Santika, Kanit Lidik I Iptu I Made Krisnanda, Kanit Reskrim Polsek Pantai Cermin, Ipda Saban dan 15 personel terdiri 7 tim opsnal Sat Reskrim dan 8 personil Polsek Pantai Cermin dan di saksikan Pemerintah Desa dan Tokoh Masyarakat.

Usai penggerebekan, AKP Pandu Winata di lokasi mengatakan, penggerebekan ini menindaklanjuti laporan dari masyarakat adanya dugaan judi berkedok permainan ketangkasan jenis Jackpot dan meja game ikan di wilayah Kecamatan Pantai Cermin yang cukup meresahkan masyarakat sekitar. 

Atas laporan tersebut, Tekab Scorpion bersama Polsek Pantai Cermin langsung melakukan tindakan kepolisian dengan menyisir razia target operasi permainan perjudian jenis jackpot dan meja game ikan-ikan. 

"Dari penggerebekan di sebuah rumah milik Rusman (45) warga Dusun I Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, kita menyita barang bukti 5 unit mesin jackpot, namun tidak beraktivitas dan operator mesin melarikan diri dari lokasi kejadian," papar Pandu Winata. 

Selanjutnya, kata Pandu, tim melakukan penyisiran di kecamatan pantai cermin tepatnya di Dusun V Desa Pantai Cermin Kiri dan melakukan razia serta menyita barang bukti 2 meja game ikan, namun juga tidak ada beraktivitas permainan tersebut. 

"Mari bersama-sama aparatur dan perangkat desa khususnya di Kecamatan Pantai Cermin untuk mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri serta jangan terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkas Kasat Reskrim.

Menyikapi hal ini, Kepala Desa Pantai Cermin kiri, M. Elizar memberikan ucapan terima kasih yang sebesar-besar kepada pihak kepolisian Polres Sergai khususnya bapak Kapolres Sergai yang telah bertindak cepat dan tanggap dalam menindaklanjuti laporan masyarakat tentang permainan judi tembak ikan di wilayahnya. 

Senada juga dikatakan, Kepala Desa Naga Kisar, Ahmad juga mengatakan yang sama memberikan ucapan terima kasih kepada Polres Sergai atas respon cepat meindaklanjuti keluhan masyarakat tentang permainan judi jackpoot. 

"Sekali lagi, kami perwakilan pemerintah desa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Sergai yang sangat cepat dan tanggap tentang keluhan penyakit masyarakat ini," tutupnya. (By)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (DeliSerdang) – Warga Dusun III Desa Ramunia II Kec. Pantai Labu Kab. Deli Serdang digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Rais Munandar (26) di rumahnya, Senin (9/11).

Dilansir media ini, Rais ditemukan tergantung di ruang tengah rumahnya, saat itu uwak kandung korban yakni Juminem berniat mengantarkan makanan di rumah korban. Namun saat ingin mencoba masuk kerumah korban, rumah tersebut dalam keadaan terkunci.

Lebih lanjut, saksi kembali kerumahnya dan memanggil adik kandung korban bernama Dimas dan bersama sama kembali kerumah korban, saat membuka jendela rumah dari luar, keduanya dikejutkan dengan keadaan korban yang sudah tergantung di ruang tengah rumah hingga membuat keduanya menjerit histeris.

Warga sekitar yang menbdengar teriakan saksi langsung berdatangan dan kemudian mendobrak pintu depan. Pihak Kepolisian sektor Beringin, Polresta Deli Serdang,  dan TIM Inafis Sekira pukul 09.10.Wib tiba dilokasi dan melakukan olah TKP.

Pihak Kepolisian langsung membawa korban ke puskesmas Pantai Labu guna Pemeiriksaan luar terhadap korban dan disaksikan pihak keluarga.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Beringin Polresta Deli Serdang AKP MKL. Tobing, SH mengatakan, “tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban, dan menurut data yang sudah dikumpulkan diduga korban meninggal akibat gantung diri,” jelasnya.

Kapolsek juga mengatakan pihak keluarga menolak jasad korban untuk diotopsi dan sudah mengikhlaskan kepergian korban.

“Pihak keluarga sudah membuat pernyataan  Keberatan dilakukan AUTOPSI terhadap korban dan menerima secara Ikhlas atas kematian korban serta tidak akan menuntut siapa pun atas kematian korban,” tutupnya. (Red)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Medan) –  Suasana menegangkan mewarnai Jembatan Fly Over Simpang Pos, di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Pasalnya, seorang wanita berusia sekitar 14 tahun mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (08/11/2020) sekitar pukul 09.45 WIB. Wanita tanpa identitas (foto) berusaha bunuh diri dengan cara melompat dari atas Fly Over.

Melihat hal itu, warga bersama petugas Bhabinkamtibmas Polsek Delitua Aiptu S.I.J Munthe langsung mencegah wanita tersebut dan menahannya.

Aiptu S.I.J. Munthe mengatakan,  pada saat itu saya sedang melintas diatas jembatan Fly Over Simpang Pos dan melihat seorang wanita sedang berdiri diatas tembok pembatas jalan, diduga akan melakukan upaya bunuh diri dengan cara melompat ke bawah jalan raya.

“Melihat hal itu, saya mencegah dengan cara menarik perempuan tersebut dengan dibantu masyarakat pengguna jalan lainnya, kemudian membawa perempuan tersebut ke Pos Lantas Simpang Selayang,” katanya kepada wartawan saat dilokasi, Minggu (08/11/2020). 

Nah, sambungnya, pada saat di Pos lantas dilakukan interogasi terhadap perempuan tersebut, namun perempuan tersebut hanya menangis dan berteriak sambil mengatakan“Bukan Urusan mu ini, biar aku mati. Pergi kalian Semua. Aku mau pergi ke tempat keluargaku di Simpang Kampus USU”, ujar Aiptu S.I.J Munthe menirukan perkataan wanita tersebut.

Lanjut dikatakan Aiptu S.I.J Munthe, perempuan tersebut tidak mau mengatakan identitasnya, dan kami menduga ia mengalami depresi. Selanjutnya saya menyuruh seorang penarik becak motor (parbetor) untuk mengantarkan perempuan tersebut ke simpang Kampus USU Medan,” pungkasnya. (Red)

Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Kebakaran hanguskan gudang Thinner PT. Sumatera Timberindo Industri Jln. Sultan Serdang Pasar VII Dusun II Desa Buntu Bedimbar Kec. Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang terbakar, Rabu (04/11/2020).

Informasi di himpun oleh awak media ini, kebakaran terjadi sekira pukul 18.40 WIB, pada saat para karyawan sedang beristirahat sehingga tidak ada aktifitas Produksi pada perusahaan. Namun tiba-tiba Satpam melihat kobaran api dari Gudang Thinner.

Mengetahui kejadian tersebut, Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Morawa Akp Sawangin, SH, langsung bergerak turun kelokasi kebakaran.

Sekira pukul Pukul 19.10 wib, satu unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Deli Serdang tiba dilokasi kebakaran dan berupaya melakukan pemadaman ke sumber titik api, namun api kian membesar sehingga 3 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Deli Serdang tiba lagi dilokasi kejadian dan berupaya memadamkan api, sekira pukul 20.50 WIB api berhasil dipadamkan.

Saat di konfirmasi oleh awak media, Kapolsek Tanjung Morawa, Akp Sawangin,SH mengatakan “saat ini kita sedang menyelidiki penyebab kebakarannya. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namum sejumlah barang-barang yang berada di dalam gudang hangus terbakar," katanya. (Ik)
Views


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Diduga kurang berhati -hati saat berkendara, Pengendara Sepeda motor Honda Vario Nomor Polisi BK 8667 NAH adu Kontra dengan Pengendara sepeda motor Yamaha Scorpion nomor Polisi B-6743-VGM di jalan Umum Medan - Tebing Tinggi KM 64-65, tepatnya di depan rumah Bidan Br. Sitorus Desa Pon Dusun IV Kecamatan Sei Bamban, Sergai, Rabu (4/11) sekira pukul 20:00 WIB. 

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor Honda Vario yang diketahui bernama Cahyoga Saputra (15) pelajar warga Dusun XV Kampung Jati, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai harus dilarikan ke RSU Melati Kp Pon, karena mengalami luka memar dan lebam tangan kanan, luka robek pada dagu kiri, luka robek kepala sebelah kiri, dan luka-luka lecet pada  kaki kiri dan dada sebelah kanan, hidung dan telinga kanan keluar darah, memar dan lebam bibir atas. 

Sedangkan pengendara sepeda motor Yamaha Scorpion Andre Salman (19) warga Jalan Semut Dusun XVI Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai tidak mengalami luka. 

Informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat sepeda motor Honda Vario nomor polisi BK 8667 NAH di kendarai oleh Cahyoga Saputra datang dari arah Tebing Tinggi menuju arah Medan. 

Setiba dilokasi diduga kurang hati-hati dan terlalu kekanan sehingga bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Scorpion nomor polisi B 6743 VGM yang di kendarai Andre Salman yang bersamaan datang dari arah berlawanan dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. 

Sehingga tabrakan tersebut tidak bisa dielakkan, akibatnya kedua kendaraan sepeda motor mengalami ringsek di bagian Kedepan. 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Lantas Polres Sergai AKP Agung Basuni kepada Wartawan, Kamis (5/11) membenarkan kejadian laka lantas dua sepeda motor Honda Vario dengan Yamaha Scorpion di Kecamatan Sei Bamban. 

Akibat kejadian tersebut,  kedua pengendara sepeda motor mengalami rusak. Sedangkan pengendara sepeda motor Honda Vario dilarikan ke RSU Melati Kp Pon akibat mengalami luka cukup serius. Sementara pengendara sepeda motor Yamaha Scorpion tidak mengalami luka - luka. 

"Saat ini barang bukti kedua kendaraan sepeda motor sudah diamankan Unit Laka Sei Bamban guna proses lebih lanjut," pungkas Kasat Lantas Polres Sergai AKP Agung Basuni. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (DeliSerdang) - Kecelakaan maut terjadi di Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) Km 29-30, Dusun V Desa Pagarjati Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (31/10/2020) Malam.

Mengetahui hal tersebut, Personil Laka Lantas Polresta Deli Serdang yang dipimpin langsung oleh Kanit Laka Sat Lantas Polresta Deli Serdang Ipda L. Gultom langsung turun ke Tkp.

Kejadian bermula ketika sepeda motor yang belum diketahui jenis dan nomor polisinya datang dari arah Tebing Tinggi menuju ke arah Medan, sesampainya di tempat kejadian menabrak bagian belakang sepeda motor Honda Scoopy BK 2204 XBA yang dikendarai oleh Novi Anggi Sinaga yang datang dari arah yang sama menuju ke arah Medan.

Kemudian sepeda motor Honda Scoopy BK 2204 XBA terdorong ke depan dan menabrak bagian belakang becak motor jenis Honda win BK 1145 MB yang dikendarai oleh Yopi Dharma yang datang dari arah yang sama sehingga becak motor yang sedang membawa 2 jerigen bahan bakar jenis Pertalite terguling di badan jalan dan mengalami terbakar.

Akibatnya penumpang betor bernama Iqma Haviza dan pengendara Betor Yopi Dharma mengalami luka bakar pada kaki kanan dan kiri. Sedangkan Novi Anggi Sinaga mengalami luka lecet pada tangan sebelah kanan dan luka memar pada pinggang. Ketiga korban pun dilarikan ke RSU Sari Mutiara.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kasat Lantas Polresta Deli Serdang Kompol SL Widodo “membenarkan peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan 2 korban luka bakar dan satu luka lecet. “Kita masih melakukan penyelidikan Sepeda motor yang menabrak Honda Scoopy yang dikendarai Novi Anggi Sinaga”, ungkapnya. (Rina/Rel)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Toni (23) masih dalam pencarian setelah tenggelam di Sungai Ular, persisnya di Sungai Ular Dusun III, Desa Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (29/10/2020) sekira pukul 17.00 WIB. 

Sebelumnya, korban diketahui Rasid Sembiring (40) warga yang sama ketika bekerja di ladang nya yang tak jauh dari TKP. 

Selanjutnya informasi itu sampai ke Polsek Pantai Cermin dan dilakukan pencarian dilokasi (TKP) bersama sama dengan warga. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Pantai Cermin, AKP Teddi Napitupulu mengatakan kepada wartawan, bahwa pada hari Kamis (29/10/2020) sekira pukul 14.30 WIB. 

Ketika itu, saksi Rasid Sembiring sedang bekerja di ladang miliknya di dekat bantaran Sungai Ular Dsn. III Desa. Celawan Kec. Pantai Cermin Kab. Serdang Bedagai. 

Pada saat  saksi dipanggil korban Toni yang saat itu sedang mengambil rumput di atas bantaran Benteng Sungai Ular sembari berkata kepada saksi bahwa di seberang sungai ada seorang laki-laki tua dalam keadaan kesakitan ditimpa sepeda motor. 

Mendengar keterangan korban, kemudian saksi menghentikan pekerjaannya dan saat itu saksi mendengat mendengar suara orang yg meminta tolong yang berasal dari seberang Sungai Ular. 

Selanjutnya korban mengajak saksi untuk membantu laki-laki tersebut, saksi menyetujuinya sehingga saksi bersama dengan korban kemudian pergi dan turun ke bawah Sungai Ular dengan maksud untuk mendatangi dan menolong laki-laki tersebut. 

Setibanya di bawah Sungai Ular, saksi dan korban melihat air sungai ular dalam keadaan meninggi dan cukup dalam sehingga saksi bersama dengan korban kemudian pergi menyusuri sungai untuk mencari tempat yang dangkal. 

Setelah melihat adanya bagian sungai dangkal,  kemudian Rasid turun dan berenang menyeberangi sungai tersebut dan setibanya di seberang sungai, saksi melihat korban telah berenang dengan maksud menyeberangi sungai tersebut, akan tetapi saat itu saksi melihat korban tidak sanggup berenang dikarenakan saat itu arus cukup Deras dan dalam. 

Melihat keadaan korban tersebut, maka Rasid kembali turun kedalam sungai dengan maksud menolong korban akan tetapi korban telah tenggelam dan tidak kelihatan. 

Mengetahui bahwa tempat saksi berenang tersebut dalam dan memliki arus yang deras, selanjutnya saksi berusaha berenang ke pinggir sungai. 

Setelah Rasid tiba di pinggir sungai, telah datang warga Budi Utomo saksi dan kemudian menolong Rasid Sembiring. 

" Atas kejadian tersebut,  selanjutnya Rasid  memberitahukan kepada masyarakat tentang tenggelamnya korban. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan dan pencarian terhadap korban masih dilakukan oleh pihak keluarga bersama dengan warga setempat," ujar Kapolres. 

Ditambahkan Kapolres, bahwa direncanakan malam ini Juga akan tetap dilakukan pencaharian dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Kab. Sergai. (Bayu)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) -  Toni (23) warga Dusun 3, Desa Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di tumpukan sampah sekitar aliran sungai ular, Sabtu (31/10/2020). 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Pantai Cermin, AKP Teddy Napitupulu pada Wartawan membenarkan tim SAR dan personil Polsek Pantai Cermin telah menemukan Toni tewas di aliran sungai Ular di Dusun 3, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin. 

"Tadi korban ditemukan disekitar aliran sungai ular," kata Kapolres 

Ia menjelaskan, sebelumnya Toni dilaporkan Tenggelam dialiran sungai ular saat mencoba menolong seorang warga Rasid Sembiring (40) yang hanyut terbawa arus saat akan menyeberangi aliran sungai ular, Jumat (30/10/2020). 

"Korban tenggelam saat mencoba menolong temannya saat akan menyeberangi sungai ular," ungkap Kapolres 

Masih kata Kapolres, mendapat kabar adanya warga tenggelam, tim SAR dan personil Polsek Pantai Cermin melakukan pencarian dengan menyelusuri aliran sungai ular dengan menggunakan perahu karet. 

"Hasil kerja keras tim, akhirnya korban berhasil ditemukan disekitar aliran sungai ular," bilangnya. 

Ditempat terpisah, Rasid mengatakan, kejadian itu bermula ketika mereka sedang mencari rumput mendengar kabar dari seberang sungai minta tolong kemudian mereka mencoba memberikan pertolongan dengan menyeberangi sungai ular. 

"Saat menyeberangi sungai ditempat yang dalam, aku nyaris hanyut dan korban mencoba menolong. Tapi ternyata korban yang tenggelam," ucapnya. (Bayu)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Kedapatan menyimpan paket berisi narkotika jenis sabu-sabu, sopir Bus Batik Air BK 7781 MY berinisial RP (34) diamankan petugas Bandar Udara Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Jumat (30/10/2020).

Selain menangkap sopir, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya paket kecil diduga sabu yang ditemukan dari dalam bus yang dikemudikannya. Kemudian dua unit ponsel, laptop, sebuah kartu pas masuk bandara atas nama sopir yang dimaksud. Lalu KTP, dompet, dan uang tunai sebesar Rp. 1.615.000 serta SIM C dan B1.

Informasi dihimpun, terungkapnya kasus penyimpanan sabu berawal ada pemeriksaan kendaraan yang melintas dari Pos 19 Bandara Kualanamu oleh petugas Avsec bernama Samsiar. Sopir Bus maskapai Batik Air RP yang melintas di lokasi yang dimaksud, lalu diberhentikan oleh petugas untuk diperiksa kendaraannya.
Saat dilakukan pemeriksaan, petugas Avsec Bandara Kualanamu menemukan paket berisi sabu-sabu yang berada di atas karpet bus. Atas temuan tersebut, petugas langsung membawa sopir bersama dengan kendaraannya ke kantor security Bandara Kualanamu.
Setelah itu, petugas Avsec melakukan koordinasi dengan Unit Pamobvit Satsabhara Polresta Deli Serdang yang melaksanakan pengamanan di Bandara Kualanamu.
Tak berapa lama anggota Ditresnarkoba Polda Sumut tiba di Bandara Kualanamu setelah dihubungi oleh Unit Pamobvit Satsabhara Polresta Deli Serdang.
Selanjutnya membawa sopir RP bersama dengan Bus serta barang bukti ke Polda Sumatra Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.
Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Robert Da Costa SIK MH yang dikonfirmasi membenarkan diamankan sopir Bus Batik Air yang kedapatan menyimpan sabu.
"Benar, saat ini sedang diperiksa," tulis Alumnus Akpol Tahun 1996 ini.
Terpisah, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dikonfirmasi perihal tertangkapnya sopir Batik Air yang menyimpan sabu belum bisa berkomentar.
"Kita belum bisa berkomentar lebih lanjut soal ditangkapnya sopir Bus Batik Air. Nanti akan dicek lebih dahulu," ujar Danang dihubungi melalui sambungan telepon seluler. (Ik)

Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Supian (43) diduga tewas setelah tersengat listrik pada saat memperbaiki kabel di Dusun III, Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (29/10/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Pria yang menetap di Dusun III Desa Sukajadi, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, setelah kejadian langsung diboyong ke Puskesmas Sialangbuah untuk dilakukan visum et repertum (VER). 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang,  kepada wartawan mengatakan, 
bahwa kejadian itu pada saat korban memperbaiki kabel listrik yang menyentuh kanopi Mesjid Jami. "Pada saat itu, korban memanjat tiang listrik,  dan berusaha menarik kabel listrik yang kendor," sebut Kapolres.

Entah bagaimana, sambung Kapolres, pada saat itu korban menyentuh kabel listrik tegangan tinggi sehingga korban terpental dan mengenai besi tiang listrik dan jatuh sehingga korban mengalami luka robek di bagian kepala. 

Namun, pada saat warga membantu korban ternyata sudah meninggal di tempat, lalu korban dibawa ke Puskesmas Sialangbuah guna visum et repertum (Ver), namun pada saat dilakukan visum luar, pihak keluarga atau isteri korban menyatakan agar tidak dilakukan outopsi dan permasalahan ini agar tidak di proses sesuai hukum. 

" Karena kejadian tersebut adalah kelalaian korban sendiri, sehingga istri korban membuat pernyataan untuk tidak dilakukan outposi dan tidak kebaratan atas kejadian tersebut," pungkas Kapolres. 

Pria yang menetap di Dusun III Desa Sukajadi, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, sebelumnya sedang memperbaiki kabel listrik yang sudah kendor dan menyentuh kanopi rumah warga. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) -  Sosok mayat pria uzur ditemukan warga di areal perkebunan kelapa sawit Divisi 05 Rambung Sialang PT. PP Lonsum, Desa  Rambung Sialang Estate, Kecamatan Sei Rampah, Rabu (28/10/2020) sekira pukul 18.00 WIB. 

Spontan temuan mayat itu dilaporkan warga ke Polsek Firdaus. Selanjutnya Kapolsek Firdaus AKP Budiadin bersama Kanit Reskrim Ipda M Sihombing dan anggotanya melakukan cek TKP. 

Ternyata benar ditemukan mayat seorang laki-laki tua berada dalam posisi tergeletak selanjutnya mengamankan TKP lalu berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Serdang bedagai dan melakukan olah TKP. 

Tim inafis menemukan identitas korban dengan handheld (GPS) lalu korban di bawak ke RSU. Sulaiman. 

Dari hasil penyelidikan petugas identitas mayat terungkap, bernama Bob Mathias M, (71) pekerjaan pensiunan warga Jalan S. Parman Gang Soor No. 217 Kel. Medan Petisah, Kec. Medan Petisah Kota Medan. 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang kepada wartawan, Kamis (29/10/2020) mengatakan mayat pertama kali ditemukan warga yang akan menangkap burung. 

Saat di TKP, ketika hendak memasang jaring-jaring penangkap burung, kemudian tidak beberapa lama datang temannya dan mereka melihat seseorang laki-laki dengan posisi tergeletak dalam konsidi sudah tewas. 

Setelah itu diperoleh informasi, bahwa korban sudah sekitar tiga hari berada di areal kebun dan di areal Kampung Brohol Desa Sei Bamban mondar mandir. 

" Diduga korban meninggal dunia dikarenakan sakit lantaran tidak ditemukan ada tanda-tanda penganiayaan," pungkas Kapolres. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Adian Koting) - Babinsa Koramil Adian Koting Kodim 0210/TU, Serda Suharmon Safnal, saat melaksanakan patroli dijalan raya Sibolga Tarutung, Kilometer 26 Desa Adian Koting, Kecamatan Adian Koting, dengan sigab dan cekatan menolong seorang bocah perempuan  bernama Acian br Siregar, yang pada saat itu terjatuh dari mobil pribadi yang di tumpanginya.

Pada saat kejadian, bocah  tersebut lagi di pangku oleh orang tua ibunya, tetapi karena rasa ngantuk tidak menyadari anak kandungnya sudah lepas dari pangkuannya. 

Melihat hal itu, Babinsa Koramil yang saat itu lagi patroli segera memberi pertolongan pertama dengan mengejar dan sambil berteriak agar mobil yang di tumpanginya lekas berhenti,  saat berhenti, orang tua sibocah baru menyadari  bahwa anaknya yang di gendong terlepas dari pangkuannya, dengan menangis orang tuanya merasa ketakutan, namun Babinsa Koramil Adian Koting memberi keterangan yang sejuk guna menenangkan suasana yang saat itu lagi bingung dan tidak percaya yang di alami oleh orang tua sibocah yang terjatuh, Rabu (28/10/2020) pukul 22 30 wib.

Babinsa Koramil Adian Koting selanjutnya memberi pertolongan kepada korban,  dengan segera membawa si korban (bocah) ketempat tukang kusuk terdekat, agar memastikan kondisi si korban dalam keadaan sehat.

Dikesempatan yang sama, orang tua ibu sikorban atas nama Dinar br Simanjuntak mengucapkan "banyak Trimakasi kepada Serda Suharmon Safnal, atas bantuan dan perhatian menolong anak kami yang mendapat kecelakaan dan mudah - mudahan Tuhan memberkati Serda Suharmon beserta keluarganya,"  ucapnya. (Pendim0210/TU)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang anggota polisi, Aiptu Robinson Silaban terkapar ditembak saat berada di Doorsmer KD & RS di Jalan Gagak Hitam, Kecamatan Sunggal, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (27/10/2020) siang tadi.

Kini Bintara Polri yang bertugas di Mapolsek Medan Barat itupun telah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan, Provinsi Sumut. Sedangkan 1 dari 6 pelakunya yang dikabarkan seorang personel Brimob disersi berinisial Kam itupun telah berhasil diamankan petugas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus penembakan yang terjadi di Doorsmer KD & RS yang berada persis di samping pusat perbelanjaan modern tersebut, berawal dari kedatangan pelaku berinisial Kam bersama dengan 5 orang pelaku lainnyanya ke lokasi usaha milik korban tersebut. 

Bukan itu saja, pelaku berinisial Kam inipun mengeluarkan double stick dan memecahkan stelling dan pintu kaca doorsmeer milik Aiptu Robin yang saat itu sedang duduk sembari ngobrol dengan temannya.

Tak senang tempat usahanya dirusak oleh para pelaku, personel Polsek Medan Barat inipun langsung mencabut senjata apinya dan menembakkannya ke arah kaki oknum Brimob disersi tersebut. Sialnya, tembakan korban itupun meleset sehingga membuat pelaku berinisial Kam yang datang ke lokasi untuk mencari seorang pria berinisial KD yang diduga merupakan teman korban itupun, malah semakin beringas dan berani.

Bahkan tanpa ada rasa takut, pelaku berinisial Kam inipun langsung mengejar korban dan memukulnya hingga pistolnya terjatuh. Pada saat itulah, pelaku berinisial Kam ini langsung merampas pistol korban dan menembakannya ke arah tubuh Aiptu Robin Silaban dan tepat mengenai rusuk sebelah kanannya.

Setelah puas, keenam pelaku inipun kabur meninggalkan lokasi kejadian. Sedangkan korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis.

"Salah satu pelakunya sudah berhasil diamankan, "kata Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko saat ditanya wartawan seusai menggelar konferensi pers kasus Narkoba di Polsek Patumbak, Selasa (27/10/2020) sore tadi.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Mapolrestabes Medan inipun juga mengatakan, kalau dugaan sementara motif penembakan, dikarenakan adanya masalah utang piutang, seraya menegaskan kalau untuk informasinya pelaku berinisial Kam tersebut merupakan anggota Brimob yang diserse. (Red)