.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Labuhan) - Petugas Polsek Medan Labuhan mengamankan dua unit mesin judi ketangkasan jenis tembak ikan dari hasil operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (29/3).

Informasi yang di himpun, tidakan tegas kepolisian itu dilaksanakan guna menyahuti aspirasi warga sekitar yang keberatan dengan beroperasinya mesin judi ikan tersebut.

Kemudian personil Polsek Medan Labuhan dengan cepat mengamankan dua mesin judi ikan tersebut dari TKP, dan dengan menggunakan satu unit mobil truk sampah milik Pemko Medan, dua unit mesin judi ikan itu dibawa ke Mapolsek Medan Labuhan.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Eddy Safari SH, Senin (30/3/2020) sore saat dikonfirmasi wartawan  membenarkan personil Polsek Medan Labuhan telah mengamankan dua unit mesin judi ikan dari Paluh Nibung Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deliserdang) - AWT (42) warga Dusun I Perumahan Geria Makmur 3 Blok B 18  Desa Namo Suro Baru Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang,  ditemukan tewas dengan kondisi tergantung dirumahnya, Senin (30/3/2020) malam.

Menurut keterangan istrinya, malam itu sekitar pukul 21.00 wib AWT berada dikamar bersama dengan dua anak nya sambil menghidupkan radio. Saat istrinya masuk ke kamar, AWT justru keluar kamar dengan alasan ingin tidur di kamar sebelah.

Selanjutnya istri korban langsung istirahat dan tertidur bersama kedua anaknya di dalam kamar tersebut. Sekira pukul 22.00 wib, istri korban terbangun dan melihat korban tidak ada di dalam kamar sebelah, setelah itu istri korban menuju kamar mandi yang letaknya di dapur namun pada saat membuka pintu dapur, istri korban melihat korban sudah dalam posisi tergantung di dapur rumah. Melihat kejadian tersebut istri korban pun terkejut dan histeris melihat suaminya sudah dalam posisi tergantung.

Kemudian istri korban menghubungi mertua dan warga sekitar, Kadus I Namo Suro Baru yang tiba di lokasi langsung menghubungi Pihak Kepolisian Sektor Biru-Biru Polresta Deli Serdang. Personil Polsek Biru-Biru yang turun ke TKP langsung melakukan olah TKP dan membawa  jasad AWT ke puskesmas Kecamatan Biru-Biru untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Kapolresta Deli Serdang, melalui Kapolsek Biru-Biru AKP E. Sembiring saat dikonfirmasi menjelaskan, "setelah dilakukan visum atau pemeriksaan luar kepada jasad korban, tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan di tubuh korban, pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad AWT dan mengaku sudah ikhlas atas kepergian korban."

Mengingat banyaknya kasus dugaan bunuh diri yang terjadi di wilkum Polresta Deli Serdang, AKP E. Sembiring mengajak masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

"Kami pihak Kepolisian Resor Kota Deliserdang menghimbau kepada masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan dapat berfikir jernih dalam menghadapi hidup, segala cobaan pasti Tuhan beri jalan keluarnya," tutupnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanjung Morawa) - Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang langsung turun kelokasi melakukan pengamanan/ melakukan sterilisasi disekitar lokasi Super Market Irian Swalayan, Jalan Irian Link. II Kel. Pekan Tg. Morawa Kec. Tg. Morawa, sesaat begitu mendapatkan informasi terdapat/ditemukannya kembali titik api dari supermarket Irian swalayan, Senin (30/03/20).

Sebagaiamana diberitakan media ini sebelumnya, diketahui pada Minggu dini hari 29 Maret 2020 sekira pukul 02.00 wib, sijago merah melalap sebuah bangunan ruko 3 lantai bernama Irian Swalayan berlokasi Jalan Irian Link. II Kel. Pekan Tg. Morawa Kec. Tg. Morawa, dan sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran dibutuhkan serta memakan waktu hampir 7 jam untuk dapat memadam api yan berkobar tersebut.

Namun pagi ini sekitar pukul 11.00 wib, warga sekitar dikejutkan dengan ditemukannya kembali titik api dari dalam Irian Swalayan yang sudah dipadamkan sebelumnya 24 jam yang lalu. Mendapati informasi tersebut, personil Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang langsung turun kelokasi melakukan pengamanan dan sterilisasi disekitaran dan seputaran Irian Swalayan.

Saat tiba dilokasi tampak warga masyarakat berkumpul berkerumunan ingin mengetahui yang terjadi diIrian Swalayan. Melihat kerumunan dan keramaian masyarakat, dengan sigap dan secara persuasif personil Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang melakukan himbauan untuk membubarkan diri dan kembali pulang kerumah selain mengantisipasi sterilisasi diseputaran TKP juga sebagai langkah pencegahan penyebaran penularan virus corona (Covid-19).

Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, SH ketika dikonfirmasi oleh awak media ini, membenarkan adanya laporan tentang ditemukannya kembali titik api dari dalam lokasi Irian Swalayan.

"Ya benar, tadi kita terima informasi dan laporan begitu ada ditemukan titik api dari dalam lokasi, oleh sebab itu petugas Damkar langsung turun kelokasi dan kami juga langsung turun melakukan pengamanan dan sterilisasi TKP", ujarnya.

"Selain itu, tadi ada warga masyarakat yang berkumpul ramai-ramai mau melihat, langsung kami himbau membubarkan dan kembali pulang kerumah sebagai proteksi serta langkah mencegah penyebaran penularan virus corona (Covid-19)", ujar AKP Sawangin menambahkan. (Rina/Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanjung Morawa) - Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat adanya seorang pria tergeletak berada dibawah jembatan pinggir sungai Belumei Desa Limau Manis Kec. Tanjung Morawa, Kamis (26/03/20).

Bermula pada hari Kamis 26/03/20 sekitar pukul 14.50 wib datang seorang perempuan bernama Rahmasari (45), yang sering jualan di pinggir jalan Besar Tanjung Morawa, Alamat desa Limau manis Tanjung Morawa melaporkan kepada IPTU JM. Gabe Napitupulu yang sedang melaksanakan piket di Piket Pos Keamanan RS. GL TOBING PTPN2 Tanjung Morawa memberitahukan adanya seorang sosok pria tergeletak dibawah jembatan sungai Belumei.

Selanjutnya menerima laporan tersebut IPTU JM. Gabe Napitupulu melaporkan kepada Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang. Kemudian Kapolsek bersama Wakapolsek dan personil Unit Reskrim dengan didampingi tim medis Puskesmas Tanjung Morawa turun kelokasi untuk melakukan olah TKP dan benar ditemukan seorang pria dalam keadaan telungkup dan tanpa identitas (MR.X).

Kemudian tim medis dari Puskesmas Tanjung Morawa dr. Una melakukan pemeriksaan luar dan MR.X tersebut dinyatakan telah meninggal dunia dan selanjutnya mayat MR.X tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk.II Medan untuk dilakukan Visum et Repertum.

Belum diketahui penyebab dari meninggalnya MR.X tersebut, namun dari keterangan warga yang bertempat tinggal sekitaran jembatan sungai Belumei yang dihimpun oleh awak media bahwa MR.X tersebut setiap malamnya tidur dibawah kolong jembatan sungai Belumei dan dalam keadaan yang tidak terurus atau bisa dikatakan tidak waras.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIk melalui Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat tanpa identitas (MR.X) dibawah jembatan sungai Belumei  namun belum diketahui penyebab meninggalnya.

"Saat ini MR X sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.II Medan untuk dilakukan visum", ujarnya. (Red)Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Ledakan terjadi di Ramayana Plaza, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Rabu (25/3/2020) siang. 
Informasi yang diperoleh, ledakan ini diduga berasal dari tabung gas yang berada pada Fountain Cafe di dalam plaza tersebut.
Akibat kejadian tersebut, sebagian dari bangunan depan Plaza Ramayana ini porak poranda dihantam ledakan. Tak hanya itu, 2 orang juga dikabarkan harus dilarikan ke Rumah Sakit karena terluka saat peristiwa ledakan itu terjadi.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ledakan terjadi pada sekitar pukul 11.45 WIB. Awalnya aktivitas Plaza yang masih berjalan seperti biasa, tiba-tiba dikejutkan dengan suara ledakan yang cukup kuat.

Karenanya, warga yang mendengar ledakan ini pun spontan menjadi heboh. Sehingga tak lama kemudian, petugas kepolisian termasuk dari tim gegana langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan atas kejadian yang terjadi.

Manager Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Nurly menyampaikan, berdasarkan laporan yang didapat tim Pusdalops, ledakan yang terjadi ini diduga berasal dari tabung gas. Adapun dampak ledakan ini membuat sebuah tempat makan Fountain Cafe di Plaza ini rusak cukup parah dengan persentase sekitar 60%.

"Namun ledakan ini masih dalam tahap penyelidikan pihak yang berwajib," jelasnya.

Selain bangunan yang rusak, kata Nurly, terdapat 2 orang korban yang mengalami luka ringan saat peristiwa berlangsung. Akan tetapi Nurly tidak merincikan, apakah kedua korban tersebut berasal dari pihak karyawan atau malah dari pengunjung.

"Saat ini keduanya sudah mendapatkan penanganan dari tim medis," katanya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu M Ainul Yaqin yang dikonfirmasi mengaku bahwa sejauh ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan. Sebab, sambungnya, pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan.
"Belum bisa ngasi statemen. Karena masih proses penyelidikan," tandasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polsek Medan Kota dipenuhi puluhan siswa dari beberapa SMK di Kota Medan. Mereka diamankan karena melakukan konvoi dijalanan tanpa mengenakan helm dan knalpot blong.
Menurut informasi yang diterima, sebelum diamankan puluhan siswa ini melakukan aksi coret baju pasca melaksanakan Ujian Nasional (UN). Selanjutnya mereka lakukan konvoi dijalanan secara bergerombolan sehingga menganggu kenyamanan masyarakat.
Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan mengatakan, tidak akan mentolerir aksi-aksi yang meresahkan masyarakat. "Setelah didata dan diberi pengarahan, para siswa tersebut dikembalikan kepada orangtua masing-masing, namun jika diketahui terlibat kejahatan akan diproses hukum," katanya.
Para siswa SMK itu dijaring dari sejumlah lokasi, mengenakan pakaian seragam yang sudah dicoret-coret, termasuk rambut mereka dicat warna warni. Sebagian dari mereka diketahui sudah ada yang lulus setahun lalu, dan ada yang masih kelas 2 namun ikut konvoi dan coret baju. Bahkan ada beberapa diantaranya bertato. 
Hingga malam, mereka masih diamankan dan diberi pengarahan langsung oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir, yang datang langsung ke Polsek Medan Kota. Ia menekankan kepada para siswa untuk taat hukum.
Sementara para orangtua yang diberi tau soal penangkapan itu, terlihat menunggu di luar pagar Polsek, sampai pengarahan dan pendataan selesai. (Ik)
Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang pria yang bekerja sebagai tukang pencari barang bekas (botot), Dewasli Manalu (49) warga Jln. Karya VII, Desa Helvetia Kec. Sunggal, Kab. Deliserdang, 
ditemukan meninggal dunia di Jln. Bunga Asoka, Kecamatan Medan Selayang, Senin (16/3/2020) sekira pukul 5.30 Wib.

Saksi mata menyebutkan, Senin (16/3/2020) sekira pukul 05.30 wib, korban terlihat datang untuk mengambil sisa-sisa makanan, sembari mengambil sampah plastik kosong aqua di depan rumah salah satu warga bernama Hayarni.

Namun tidak lama kemudian, saksi melihat korban tergeletak di sebelah becaknya. Melihat hal itu kemudian saksi mengabari kepada Kepling setempat dan kemudian menghubungi pihak Kepolisian Polsek Sunggal. 

Piket Reskrim Polsek Sunggal yang mendapat informasi adanya seorang lelaki tergeletak dipinggir jalan Bunga Asoka dalam keadaan sudah meninggal dunia langsung turun ke Tkp guna melakukan olah Tkp dan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim AKP M Syarif Ginting saat dikomfirmasi wartawan membenarkan temuan mayat tersebut
"Dari hasil pemeriksaan petugas tidak ada ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Posisi korban tergeletak disebelah becaknya," ujarnya.

Selanjutnya, sambung AKP M Syarif Ginting, korban dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk di otopsi dan pihak kepolisian mengamankan becak korban yang berisikan barang bekas tersebut. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Diduga memiliki riwayat penyakit Stroke, Amir Selamat (58) seorang pemain badut warga jalan Sembiring Blok Lor XX Desa Naga Pintu, Kecamatan Siantar, Kota Pematang Siantar di temukan warga meninggal dunia dalam posisi telungkup di Pos Jaga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Dusun VI Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, tepatnya disamping mini market Alfamidi Firdaus, Sabtu (14/3/2020) sekira pukul 15.30 WIB.

Atas kejadian tersebut, membuat warga sekitar menjadi panik dengan penemuan sosok pria dengan mengenakan baju kaos warna biru dan bersongkok  membawa sebuah tas dan nasi bungkus yang belum dimakan.

Atas peristiwa tersebut warga sekitar melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tidak lama kemudian datang Kapolsek Firdaus AKP Ridwan didampingi Kanit Reskim IPDA H. Sinaga di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Susanto (45) warga Dusun XII Desa Firdaus.

"Bahkan sebelum meninggal korban sempat bertanya kepada warga sekitar untuk mencari sebuah apotik dengan menggunakan becak bermotor (Betor) untuk membeli obat kolestrol. Bahkan korban setiap malam sering mangkal di alfamart sebagai pemain badut untuk mencari sumbangan," ungkap Susanto.

Sementara seorang penjual es tebu, Tumin (63) warga Desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah menerangkan sekitar jam 11.00 wib korban masih duduk di Pos Jaga ini dan ia menanyakan Apotek karena 
mau membeli obat.

"Tadi dia nanya Apotek mau beli obat kolestrol, lalu ia berangkat ke arah Sei Rampah dan pulang lagi ke Pos Jaga naik becak. Setelah itu tidak tau lagi karena aku pergi untuk menunaikan sholat"ujar Tumin kepada awak media dilokasi.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH.,M.Hum didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, SH, S.Ik, MH dan Ps.Kasubag Humas IPDA Zulfan Ahmadi, SH, Sabtu sore  membenarkan bahwa saat ini tim inafis Satreskrim Polres Sergai di bantu Polsek Firdaus sudah di lokasi kejadian atas penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki di areal SPBU Firdaus.

Hasil pemeriksaan ditemukan identitas korban bernama Amir Selamat buruh harian lepas dan seorang tukang badut warga Kota Pematang Siantar", kata AKBP Robin.

Berdasarkan hasil keterangan saksi maupun pihak keluarga, bahwa korban memiliki riwayat penyakit stroke dan dari visum luar tidak ditemukan luka tanda-tanda kekerasan. Sehingga Penyidik sudah berkoordinasi dengan pihak keluarganya dan pihak keluarga menerima sebagai musibah dan berkeberatan untuk dilakukan otopsi.

"Saat ini jenazah sudah di bawa oleh pihak keluarga ke Pematang siantar untuk di makamkan," ungkap Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Dua kelompok massa ormas kepemudaan, Ikatan Pemuda Karya (IPK) dan Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) terlibat bentrok di Jalan Sekip, Medan Petisah, Kota Medan, Rabu (11/3/2020) malam.
Informasi dihimpun, bentrokan terjadi sekitar pukul 19:30 WIB. Saat itu sejumlah massa dari MPI yang tengah melintas dengan sepeda motor, menggeber knalpot mereka di depan kantor ormas IPK.
Massa MPI juga disebut-sebut melakukan pelemparan ke arah rumah bilyard, yang menjadi tempat berkumpulnya sejumlah massa IPK.
Akibat aksi tersebut, massa IPK membalas serangan dengan lemparan batu. Kondisi di seputaran Jalan Sekip sempat mencekam, akibat aksi kedua kelompok massa yang saling serang.
Massa IPK dikabarkan berhasil mengamankan dua orang anggota kelompok MPI. Keduanya kini sudah diserahkan ke Polisi.
Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin, dan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Edison Isir, disebut sempat turun ke lokasi untuk menenangkan situasi.
Namun belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait bentrokan ini. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Mendahului tanpa lampu sen, Pengendara Sepeda motor honda supra X menabrak Mobil Daihatsu Pik Up Grand Max di Jalan Umum Matapao menuju arah Sialang Buah, tepatnya di Dusun II Desa Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (7/3/2020) sekira pukul 20:30WIB. 

Akibatnya, pengendara sepeda motor seorang pelajar harus dilarikan di Rumah Sakit akibat mengalami luka-luka.

Pengendara sepeda Motor Honda Supra X dengan nomor polisi BK 5300ACI yang di kemudikan Iqbal Hamzani Hasibuan (18) seorang pelajar warga Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Seirampah, Sergai mengalami luka robek pada dagu, luka robek pada kening sebelan kanan, luka robek pada kepala sebelah kiri, luka robek pada pipi kanan, tangan kiri kanan di duga patah, Gigi atas patah dan berobat di RSUD Sultan Sulaiman. 

Sedangkan teman boncengan diketahui bernama Abdilah Hasan Siregar (15) seorang pelajar tinggal di Dusun I, Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Seirampah, Sergai, mengalami luka robek pada pelipis kiri, luka lecet pelipis kanan, luka lecet pada jari tangan kanan, pinggang terasa sakit dan berobat di Klinik Sehati Sialang Buah.

Akibat Kontra dengan mobil Mobil Daihatsu Pick Up jenis Grand Max BK-9175-CO yang dikemudikan oleh Legimin(49) warga Dusun II, Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, tidak mengalami luka.

Informasi yang diperoleh, Kejadian bermula saat sepeda Motor Honda Supra X dengan nomor Polisi  BK--5300-ACI yang datang dari arah Matapao menuju arah Sialang Buah dengan kecepatan tinggi yang diduga tanpa adanya lampu penerangan.

Setiba di TKP, pengendara sepeda motor honda supra X yang dikemudikan  oleh Iqbal bersama Abdilah mencoba mendahului sepeda motor yang berada di depanya dan mengambil jalur sebelah kanan. 

Saat bersamaan dari arah berlawanan dari arah Sialang Buah menuju arah Matapao melaju Mobil Daihatsu Pick Up jenis grand Max dengan nomor polisi BK9175 CO, sehingga tidak dapat dihindari terjadi tabrakan bagian depan dari Sepeda Motor Honda Supra X menabrak bagian depan sebelah kanan dari mobil tersebut.

Akibat kejadian tersebut Pengendara Sepeda Motor Honda Supra bersama yang di bonceng hingga terpental dibadan jalan dan mengalami luka-luka. Sedangkan kedua kendaraan mengalami kerusakaan pada bagian depan.

Saat ini kedua korban masih dalam perawatan di dua Rumah sakit yakni di Klinik Sehati Sialang Buah dan RSUD Sultan Sulaiman dan dua kendaraan sudah diamankan di Satlantas Polres Sergai guna proses lebih lanjut," ungkap Kasat Lantas Polres Sergai kepada awak media, Minggu (8/3/2020). (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu SH, MH bersama tim opsnal kembali Grebek Kampung Narkoba (GKN) di Dusun I dan Dusun IV, Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringgin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (7/3/2020) sekira pukul 09:00WIB.

Dalam giat GKN dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu didampingi KBO Satnarkoba Iptu Defta Sitepu bersama para pesonil. Dimana sebelumnya tim melaksanakan apel bersama di halaman Satnarkoba Polres Sergai.

Selanjutnya melakukan penyisiran dikediaman atas nama Heru yang merupakan Target Operasi oleh tim Satnarkoba, tepatnya di Dusun IV Desa Nagur. Namun tim tidak berhasil menemukan terduga dikediamannya.

Kemudian tim melakukan pemeriksaan terhadap Inal yang merupakan Target Operasi tim Satnarkoba. Dimana Inal ditemukan saat berada di kediaman orang tuanya di Dusun IV. 

Sehingga tim membawa Inal dikediamannya di Dusun V Desa Nagur untuk dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh Kepala Dusun Sahrul, namun tim tidak menemukan barang bukti Narkoba tersebut.

Selanjutnya, tim opsnal melakukan penyisiran Targer Operasi bernama Punut alias Punat di Dusun I Kampung Baru Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringgin, Sergai. Namun Dilokasi tidak ada ditemukan yang dicurigai sehingga tim kembali ke Mako Polres Sergai.

"Dalam pelaksanaan tugas tim berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yamaha mio warna biru No. Pol. BK 5802 ABC yang di tinggalkan pemiliknya di jalan di Dusun IV Desa Nagur saat mengetahui kedatangan personil.

Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai menjadi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) dan mengajak seluruh masyarakat Desa Nagur untuk membantu memberantas peredaran narkoba," tutup Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Diduga kurang berhati-hati, sepeda motor suzuki shogun menabrak mobil Dhaihatsu Luxio di Jalan Kabupaten, tepatnya di Dusun I, Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Akibatnya pengendara sepeda motor harus dilarikan ke RSU Melati Perbaungan karena mengalami luka robek di bagian kaki, Jumat (6/3/2020) sekira pukul 05:30WIB.

Peristiwa kecelakaan tersebut, antara Sepeda motor suzuki Shugon BK3239 HY yang dikemudikan Triono (60) bersama istrinya Alifah (56),  keduanya warga Dusun II, Desa Sei Sijenggi, Kecamatan Perbaungan, Sergai. 

Ditabrak Mobil Daihatsu Luxio B 2686 BZB yang di kemudikan oleh Abdul Majid Afianto (24) warga jalan perintis kemerdekaan lingkungan VI, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai.

Atas peristiwa tersebut para korban sepeda motor bernama Triono mengalami luka pada bagian tangan kanan memar, bibir atas robek, kaki kiri lecet, telapak kaki kiri lecet berobat di RSU Melati Perbaungan. Sedangkan Alifah mengalami luka pada bagian lutut kaki kanan robek, lutut kaki kiri lecet, jari tengah kanan lecet, lecet lutut kaki kiri berobat di RSU Melati Perbaungan.

Informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat sepeda motor suzuki shogun yang dikendarai oleh Triono datang dari arah tebing tinggi menuju arah medan dari jalan kabupaten melawan arah setibanya di TKP diduga kurang hati hati, sehingga bertabrakan dengan Mobil Daihatsu Luxio yang di kemudikan Abdul Majid Afianto yang datang dari arah berlawanan dari arah Medan menuju arah tebing tinggi.

Akibat kejadian tersebut pengendara dan yang di bonceng sepeda motor Suzuki Shogun tersebut mengalami luka luka dan dilarikan di RSU Melati Perbaungan. Atas kejadian tersebut kedua kendaraam mengalami kerusakan.

"Saat ini kedua kendaraan sudah diamankan di Poslantas Seisijenggi guna proses lebih lanjut," ungkap Kasat Lantas AKP Agung Basuni. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Upaya meminimalisir peredaran narkoba di Wilkum Polrestabes Medan, Sat Shabara Polrestabes Medan melaksanakan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Jermal 15 tanah garapan GG.Kasih, Jumat (6/3/2020) pukul 15.00 Wib.

GKN yang dilaksanakan dipimpin Kasat Shabara Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar didampingi Wakasat Shabara Kompol E. Saragih, dengan menurunkan puluhan orang personil.

Kasat Shabara Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar menyebutkan, dari giat GKN yang dilaksanakan pihaknya berhasil mengamankan 4 orang pria dan sejumlah barang bukti mesin judi jackpot begitu juga sepeda motor tanpa dokumen.

Adapun 4 Orang yang diamankan yakni, Heriyanto (49) warga Jln.Bakti Gg. Piring No.7, Aditiya Nugraha (39) warga Jln. Tuba 4 Denai GG. Pembangunan, Hendrik Syahputra (57) warga Jln. Medan Tembung pasar X, dan Yudi (40) warga Jln. Bromo Ujung.

"Dari 4 orang yang diamankan, 3 diantaranya karena tidak memiliki identitas lengkap, untuk barang bukti yang kita sita diantaranya, 27  Unit mesin Jacpot serta koin dan 2 Unit mesin ikan-ikan, sepeda Motor Honda Beat Hitam BK 4219 AHG, Sepeda Motor Jupiter MX BB 3687 NL, Sepeda Motor Honda Supra X BK 6070 FK, Sepeda Motor  Honda BK.3712 SY. Untuk Keseluruhannya diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut", ujar AKBP Sonny Siregar. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) – Guna terciptanya kondisi yang kondusif di wilayah hukum (Wilkum) Polrestabes Medan khususnya di Polsek Medan Baru, personel Polsek Medan Baru melaksanakan kegiatan patroli malam dan razia kelengkapan surat kendaraan bermotor, Selasa (3/3/2020) malam hingga Rabu (4/3/2020) dini hari.
Kegiatan ini dipimpin Kanit Sabhara Iptu Hotman Pasaribu selaku Pewira Pengendali (Pawas).
Sebelum patroli dan razia dimulai, kegiatan awal dilakukan apel pengecekan kekuatan personel dan sekaligus memberikan arahan tentang pelaksanaan tugas yang dipimpin oleh Perwira Pengendali. Razia  dilakukan untuk antisipasi 3C (Curas, Curat, Curanmor) dan barang terlarang seperti, Narkoba, Senpi dan Sajam. 
Kegiatan razia dilaksanakan di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan.
Usai melaksanakan razia selanjutnya tim melaksanakan patroli/hunting di seputaran jalur jalur yg dianggap rawan terjadinya tindak pidana 3C dan melaksanakan stasioner pada point strong yang sudah ditentukan.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing SIK MH, Rabu (4/3/2020) mengatakan, kegiatan patroli dan razia ini dilaksanakan untuk mengantisipasi tindak kejahatan kriminal 3C (Curas, Curat dan Curanmor). "Kegiatan razia dilaksanakan ditempat tempat yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan," ujarnya.
Kapolsek Medan Baru juga menyampaikan adapun tujuan dari giat razia/patroli rutin ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan aktifitas di malam hari ataupun masyarakat yang istirahat dirumah. 
"Dan juga guna menekan angka kejahatan sehingga tercapainya kekondusifan wilayah hukum Polsek Medan Baru," pungkasnya.  (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun… Panit I Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Polrestabes Medan, Ipda Supriadi SH, ditemukan meninggal dunia di ruangan kerjanya, Selasa (3/3/2020) sekira pukul 10.00 WIB.
Jasadnya pertama kali ditemukan oleh pagawai harian lepas (PHL) Sugiono dan Panit 2 Reskrim, Ipda Totok. Saat itu, Ipda Totok akan mengambil berkas di ruangan Ipda Supriadi.
Namun pintu dalam kondisi terkunci. Mereka berkeyakinan Ipda Supriadi ada di dalam ruangan. Pasalnya, mobilnya ada di parkiran, dan tadi malam masih berkerja. Pintu pun didobrak, ternyata Ipda Supriadi ditemukan tergeletak di atas tikar menggunakan bantal.
"Saat itu Ipda Supriadi seperti tertidur di ruangannya dengan mengenakan kaos dalam dan diduga meninggal dunia karena serangan jantung atau angin duduk. Jasadnya kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Rencananya akan dibawa ke rumah orang tuanya di Belawan," ungkap salah seorang petugas.
Diketahui, Ipda Supriadi SH memiliki NRP 68100148. Ia merupakan Perwira polisi kelahiran 2 Oktober 1968. Telah menikah dan memiliki dua orang anak. Selama ini ia diketahui tinggal di Jalan Gulama No. 51, Kecamatan Medan Belawan. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Patumbak) - Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas, seketika geger. Pasalnya, sesosok orok bayi yang dimasukkan ke dalam kotak mie instan ditemukan warga dalam tumpukan sampah. 

Sontak temuan tersebut langsung jadi tontonan warga sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Patumbak yang mengevakuasi orok bayi tersebut, Selasa (25/2/2020) sore. 

‪Informasi yang dihimpun, orok bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang bernama, Sofyan yang melintas dilokasi. Melihat ada kotak yang masih bagus, Sofyan pun mendekatinya dan mengambilnya.

‪"Saat saya temukan, kotaknya dalam posisi berdiri dan tertutup. Begitu saya ambil dan buka, ternyata didalamnya ada orok bayi. Lalu saya laporkan sama warga lainnya," ucap Sofyan.

‪Dikatakan Sofyan, usai warga berdatangan dilokasi, warga lainnya pun memberi tahu pada Kepala Lingkungan (Kepling) dan diteruskan ke Polsek Patumbak. 
‪"Sekitar 30 menit setelah kami temukan, polisi datang dan langsung mengamankan kotak yang berisi orok bayi itu," tandas Sofyan.

‪Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Gindo Manurung saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya sudah turun ke lokasi.

‪"Iya benar, tadi dilaporkan warga ke kita (Polsek Patumbak) dan anggota sudah turun ke lokasi mengamankannya," ungkap Gindo singkat. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Serdang Bedagai) - Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum pimpin penggerebekan perkampungan yang diduga menjadi sarang/tempat mengonsumsi narkoba di Dusun I dan Dusun IV dan V Desa Nagur, Kecamatan Tanjung beringin Kab. Serdang Bedagai, Rabu (19/2/2020) sekira pukul 17.30 WIB. 

Bedasarkan informasi dari  masyarakat, beberapa orang tersangka ditangkap diantaranya, Irfan (42) dan Legino (28), keduanya warga Dusun III, Desa Pematang cermai, Kecamatan Tanjungberingin, Kabupaten Sergai dengan barang bukti 1 (satu) paket shabu dengan berat 0,04 gram dan 1 satu (unit) Sepedamotor CBR warna hitam ditangkap didepan rumah warga Dusun I Kp.Baru Desa Nagur.

Kemudian, Ismail alias Mail (42) warga Dusun I Kampung Baru Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, berhasil diamankan petugas Adapun barang bukti yang disita petugas yakni, 1 (satu)  lembar plastik klip diduga berisi sabu seberat 0,35 gram dan satu lembar plastik klip kosong.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Sofyan SH, Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, Kasat Intel AKP T. Manurung, Kasat Shabara AKP Abdul Rahman, Kasat Lantas AKP Agung Basuni SH SIK, Kapolsek Tanjung beringin AKP Khairul Saleh, Kasubbag Humas Ipda Zulfan Ahmadi, SH, puluhan personel Polres Sergai, BNN Kab.Sergai, Satpol PP Kab. Sergai dan Dinas Kesehatan Kab. Sergai.

Tampak juga Camat Tanjung Beringin Safruddin, Kepala Desa Nagur M Syairajul Yahdi beserta Sekretaris Desa Muklis, tokoh agama maupun masyarakat setempat. Ratusan warga tampak berkerumun guna mendukung aksi Kapolres sejajaran yang sudah terbilang sangat meresahkan masyarakat sekitar.

Saat dilakukan penggerebekan di Dusun I Kampung Baru Desa Nagur isak tangis dari istri pelaku sabu, Ismail pecah saat melihat petugas memboyong suaminya dari kediamannya. Setelah itu, petugas langsung memboyong ketiga tersangka berikut barang bukti ke Mako Polres Sergai.

Kemudian, penyeseran dilanjutkan ke areal kebun sawit yang berada di Dusun IV dan V Desa Nagur. Sepanjang jalan dalam penyisiran  petugas banyak menemukan puluhan plastik klip bekas dan alat isap yang tampak baru saja digunakan untuk mengkonsumsi sabu. 

"Kami sangat resah dengan kegiatan yang sering dilakukan ditempat itu,"ungkap seorang warga pada media. 

Kapolres dan jajaran juga memasuki sebuah rumah kosong yang diduga dijadikan sebagai tempat pesta sabu dan menyeser salah satu kediaman warga, dimana halaman belakang rumahnya diduga kerap dijadikan tempat berkumpul dan mengonsumsi sabu. 

Pada kesempatan itu, Kapolres mengimbau kepada pemilik rumah agar melarang warga masuk ke halaman belakang rumahnya dan membongkar gubuk tersebut. 

Kepada awak media, Kapolres Sergai AKBP ROBIN menyampaikan "kegiatan ini merupakan Tindak lanjut Laporan masyarakat kepada kita dan kami langsung melakukan aksi bersih-bersih narkoba di Desa Nagur ini supaya para bandar ataupun pengguna yang selama ini sudah sangat meresahkan akan takut tinggal di Tanah Bertuah Negeri Beradat". 
Ianya juga menyampaikan, kegiatan tersebut akan rutin dilakukan.

Sebab, menurutnya, "dari hasil penyisiran di lapangan, hampir 20 persen masyarakat Desa Nagur sudah terkontaminasi dengan sabu-sabu. Terbukti dari banyaknya alat hisap sabu maupun plastik klip bekas pakai yang kita amankan," ujar Mantan Kapolres Batu Bara ini.

Untuk itu, tidak ada ampun bagi para pelaku kejahatan khususnya narkoba, judi dan 3C.

"Saya imbau kepada segenap tokoh baik agama maupun masyarakat setempat, untuk membantu tugas-tugas kepolisian dengan melaporkan jika melihat dan mengetahui kejahatan Narkoba,  judi dan 3 C," tegas Kapolres. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Serdang Bedagai) - Menanggapi keluhan masyarakat terkait aktifitas judi jack pot di Kecamatan Tanjung Beringin, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang langsung melakukan Penggerebekan di dua tempat berbeda yakni Desa Pekan Tanjung Beringin dan Desa Nagur Kec. Tanjung Beringin, Selasa (18/02/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Turut hadir mendampingi Kapolres melakukan penggerebekan, Camat Tanjung beringin Safruddin, Danramil Tanjung Beringin Mayor Inf Muchsin, Waka Polres Kompol Gunawan Hery Sudarto, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, Kasat Lantas AKP Agung Basuni, Kasat Sabhara AKP Abdul Rahman, Kapolsek Tanjung Beringin AKP Khairul, Ps.Kasubag Humas IPDA Zulfan Ahmadi, SH serta Kepala Desa Nagur dan Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin.

Kepada Media AKBP Robin Simatupang saat di TKP mengatakan, dari hasil penggerebekan Polisi berhasil menemukan barang bukti 4 buah mesih Judi Jackpot, dua di dapat didalam rumah Mulia (48) di Dusun IX, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai dan 2 mesih jackpot lain di temukan pada rumah Dina (53) warga Dusun II, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. 

"Kita menanggapi keluhan masyarakat terkait aktifitas Judi Jackpot, kita lakukan penggerebekan bersama camat, dan ramil, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat," ucap Kapolres Robin.

Masih dikatakan Kapolres, pemberantasan judi akan secara intens dilakukan di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai yang merupakan Program Bapak Kapolda yang tindak lanjuti dengan menggandeng m k.. Pemerintah, Kodim, tokoh agama, tokoh Masyarakat dan tokoh Pemuda sehingga para pelaku kejahatan takut tinggal di Kab. Serdang Bedagai.

"Barang bukti 4 buah Jackpot akan kita bawa ke Polres Serdang Bedagai untuk kita proses, Pemilik rumah saat kita grebek sudah melarikan diri," pungkasnya.

Kapolres akan terus gencar memerangi kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum di wilayahnya untuk menciptakan Serdang Bedagai bersih dari judi dan narkotika. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Samosir) - Sedikitnya puluhan Kepala Keluarga (KK) yang berdomisili di Dusun Labuan Desa Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir menolak digusur. Pasalnya, lahan yang sudah empat generasi dikuasai oleh masyarakat, saat ini akan dibangun sarana dan prasarana darat oleh Kementerian Perhubungan.

ironinya, penggusuran tanpa ada ganti rugi yang layak. Terkait hal tersebut akhirnya masyarakat mengadukan kasus ini ke Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Sumatera Utara (Sumut).

"Sejak tahun 2017 masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Komunikasi Masyarakat Labuhan Ambarita dan Perantau (LKMLAP) yang diketuai oleh Monang Sidabutar telah melakukan upaya-upaya negoisasi dengan Pemkab Samosir dan Instansi lainnya untuk mempertahankan hak mereka, namun sampai saat ini belum berhasil, hingga akhirnya mereka memberi kuasa ke LPRI, guna meminta menyelesaikan kasus ini".

Hal ini diungkapkan Ketua LPRI Sumut Eduward Pangaribuan didampingi Mangara Samosir dan Jauhum Sinaga serta AKBP (Pur) Tohap Siregar kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Eduward menegaskan, tindakan Bupati Samosir yang dengan seenaknya mengibahkan lahan masyarakat kepihak Kementrian Perhubungan, tanpa ada kordinasi dengan masyarakat, sama artinya tindakan sewenang-wenang dan terjadi Abuse of Power (penyalahgunaan kekuasaan).

"Dalam hal ini, Masyarakat menolak dengan keras pembangunan sarana dan prasarana darat yang akan dilakukan pihak Kementerian Perhubungan. Karena masyarakat merasa lahannya dirampok begitu saja tanpa ada ganti rugi atau relokasi tempat yang layak", ujar Eduward.

Disatu sisi, lanjut Eduward, masyarakat sudah turun temurun selama empat generasi menguasai lahan tersebut, yakni sejak Indonesia belum merdeka.

"Ada beberapa masyarakat mengakui neneknya lahir disitu pada tahun 1929, inikan belum merdeka, hingga turun temurun sampai saat ini, kok bisanya lahan tersebut diklaim milik pemerintah?", ucap Eduward.

Eduward menambahkan, lahan yang akan digunakan membangun fasilitas darat dermaga Ambarita tersebut juga dari sejak dahulu digunakan warga untuk menyambung kebutuhan hidup, yakni sebagai nelayan dan petani, namun kok Setega itu pihak Pemkab Samosir mengusir mereka begitu saja.

Penggusuran yang dilakukan Bupati Samosir dengan menerbitkan surat hibah lahan kepada pihak Kementerian Perhubungan Yang tertuang dalam surat Nomor HK.201/16/DJPD/2017, pada Tanggal 12-9-2017, dengan Luas 7011 M2.  

"Sebelum mengibahkan lahan tersebut, seharusnya Bupati menyelesaikan terlebih dahulu dengan masyarakat, dalam hal memberi ganti rugi dan tidak serta Merta main usir-usir paksa", tegas Eduward.

Ketua LPRI Sumut ini mengatakan siap memperjuangkan hak masyarakat, dengan mengambil langkah-langkah hukum, dan bila perlu akan melaporkan kasus ini ke Presiden Republik Indonesia.

"Kalau memang Bupati Samosir terus memaksakan kehendak dan tidak menyelesaikan persoalan lahan masyarakat ini secara Arif dan bijaksana, hingga tidak merugikan pihak manapun, kita akan laporkan kasus ini ke Presiden", tegas Eduward.

Eduward juga menyampaikan kepada pihak manapun yang terlibat dalam melakukan pembangunan di Desa Labuhan Ambarita harus menyelesaikan sengketa lahan tersebut terlebih dahulu dengan masyarakat, karena memang saat ini persoalan lahan tersebut menjadi atensi LPRI Sumut.

"Intinya, kami meminta kepada Bupati Samosir menyelesaikan terlebih dahulu sengketa lahan dengan masyarakat, jangan korbankan rakyat, hanya demi kemajuan pembangunan hingga rakyat menjadi sengsara, LPRI Sumut siap digaris terdepan dalam membela hak-hak masyarakat", tandas Eduward. 
(Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (SERGAI) - Sebanyak 50 personil Polres Sergai terdiri Pejabat Utama (PJU) dan seluruh Kapolsek Jajaran Polres Sergai dilakukan Tes Urine dan Pemeriksaan perlengkapan secara mendadak. Dari hasil tes urine 1 orang personil di nyatakan positif terindikasi pemakai narkoba, Sabtu pagi (17/2/2020) sekira pukul 09:00WIB.

Dalam kegiatan pemeriksaan tes urine dipimpin langsung oleh Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, MH didampingi Waka Polres Sergai Kompol Gunawan Hery Sudarto, Kabag Ops Kompol Sofyan SH dan pejabat utama (PJU) dan Para Kapolsek Jajaran Polres Sergai dan Seluruh Personil Polres Sergai dan perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Sergai yang dipimpin Bapak Sapuan Skep.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang usai melakukan tes urine secara mendadak di halaman Mapolres Sergai, tepatnya di Depan kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT), kepada awak media, Selasa (17/2/2020) mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan usai upacara kenaikan bendera setiap Senin, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan senjata api organik dinas dan kelengkapan surat -surat pribadi anggota terdiri KTA, KTP dan surat senjata api dinas serta dilakukan dadakan pemeriksaan tes urine untuk seluruh anggota Personil Polres Sergai termasuk para Pejabat Utama (PJU) dan para Kapolsek Jajaran Polres Sergai. 

Kapolres Robin menambahkan, dari pemeriksaan Urine kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemkab Sergai dan pelaksana kita undang secara indenpenden sehingga tidak ada saling curiga.

"Hasil pemeriksaaan 99 persen
bersih dari narkoba dan hanya 1 orang personil yang terindikasi mengunakan narkoba dan hari ini masih pendalaman untuk dilakukan pemeriksaan, jika melanggar hukum tentu ada aspek hukum yang harus di jalaninya," kata Kapolres Sergai.

Menurutnya, untuk yang positif diketahui inisial BG berpangkat Brigadir yang merupakan Personil Polsek Tanjung Beringin dan pindahan dari Polres Sergai, hal ini sudah pantauan kami dari awal. 

Kita mengharapkan anggota ini semua bersih dari narkoba, sehingga programnya bapak Kapolda untuk membuat Kabupaten Serdang Bedagai ini bersih dari narkoba bisa tercapai,"ungkap Mantan Kapolres Batubara ini.

Kapolres Sergai dihadapan seluruh personil merasa bangga saat melihat personil Polres Sergai dilakukan pemeriksaan tes urine mendadak dan hasilnya sangat memuaskan.

"Saya sangat bangga kepada seluruh jajaran Polres Sergai saat dilakukan tes urine mendadak. Tes urine ini boleh kalian simpan dan bawa pulang serta tunjukan kepada istri bahwasanya tadi diadakan Tes urine oleh Kapolres dan hasilnya rekan - rekan bersih dari narkoba.

Sehingga istri dan keluarga merasa bangga juga, karna di tempat kita ini masih banyak yang masih doyan dengan narkoba," ucapnya.

Saya yakin kedepan, mulai hari ini sampai kedepan rekan- rekan bisa menolak masalah masalah narkoba dan mendukung program bapak Kapolri dan Kapolda  untuk memberantas permasalahan kejahatan khususnya Kabupaten Serdang Bedagai, seperti Narkoba, Judi, Curat, Curas dan Curanmor tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan tersebut di Serdang Bedagai. Penjahat kita buat takut tinggal di Kab. Serdang Bedagai, inilah pesan bapak Kapolda.

"Mudah- mudahan kedepan Kabupaten Serdang Bedagai menjadi Kabupaten kondusif," tegas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang di hadapan seluruh Anggota Personil Polres Sergai.

Selanjutnya, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang bersama seluruh Jajaran Polres Sergai berfoto bersama sekaligus menunjukan hasil tes urine. (Bayu)