.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Kerajaan) - Keberadaan Babinsa dalam setiap kejadian di wilayah Desa binaan nya tetap menjadi perhatian khusus bagi aparat kewilayahan, dengan demikian masyarakat bisa langsung merasakan kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat, seperti hal nya yang dilakukan Serda P. Lumbanraja Babinsa Koramil 06 Kodim 0206/Dairi saat membantu para pengendara untuk melintasi jalan yang berlumpur yang diakibatkan longsor menutupi badan jalan di Desa Buluh Tellang Kec. Tinada Kab. Pakpak Bharat, Selasa (03/12/2019).

Serda P.Lumbanraja menuturkan, terjadinya longsor tersebut diakibatkan Hujan yang turun cukup deras dan lama ditambah tanah yang labil di sepanjang jalan Kabupaten dari Sukaramai menuju Salak Kab. Pakpak Bharat, bagi yang berkendaraan melalui jalur tersebut agar berhati-hati dalam perjalanan terlebih saat turun hujan.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan yang melalui jalan tersebut harus sabar dan berhati-hati, BPBB Kab. Pakpak Bharat sudah merapat ke tempat kejadian membawa alat Berat untuk membersihkan jalan tersebut, mudah-mudahan tidak terjadi lagi longsor di titik yang lain, mengingat dalam waktu dekat akan dilalui pemudik yang pulang kampung untuk Natal dan Tahun Baru mendatang,"  ujar Serda P. Lumbanraja. (Penrem023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - . Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Klas II Tanjung Gusta Medan Helvetia, terbakar pada Minggu (1/12/2019) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.  Kebakaran terjadi di ruangan bimbingan kerja warga binaan. 

Humas Kanwil Kemenkumham Sumut Josua Ginting mengatakan, seluruh warga binaan selamat dan tidak ada yang melarikan diri.

"Api tidak sampai ke dalam ruangan warga binaan. Hanya ruangan bimbingan kerja yang terbakar," ucap Josua ketika dikonfirmasi, Minggu siang.

Sedangkan asal api, lanjut Josua, dari salah satu kompor dengan tabung gas ukuran 3 Kg yang meledak ketika sedang digunakan para warga binaan memasak kue.

"Pagi itu para warga binaan sedang memasak kue. Kuat dugaan api berasal dari salah satu kompor yang meledak. Tetapi dipastikan tidak ada korban jiwa," jelasnya, sembari mengatakan bahwa jumlah warga binaan yang menghuni di lapas itu sebanyak 617 plus seorang anak bayi.

Dilanjutkannya, petugas pemadan kebakaran dibantu Polsek Helvetia dan warga binaan berupaya memadamkan api. 
Api tidak sempat membesar karena petugas Lapas dan personel Polsek Medan Helvetia cepat bertindak sambil menunggu pemadam kebakaran datang," ujar Josua.
Sekitar pukul 06.00 WIB, delapan unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran dan api dapat dipadamkan. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Sudah seminggu, Pelaku pembunuh Roger Siahaan, Mahasiswa Nommensen yang tewas dalam bentrok antar fakultas, juga belum berhasil diungkap Jajaran Reskrim Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto saat dikonfirmasi mengakui pihaknya belum menemukan pelaku penusuk mahasiswa yang tewas dalam bentrok antar mahasiswa di kampus UHN,  Jumat, (22/11) sekira pukul 14.00.

"belum bang, nanti kalau sudah dapat tersangka penikam nya akan di release  bang" isi pesan whatsapp Eko kepada media. 

Kejadian tewasnya Mahasiswa UHN yang belum juga di temukan oleh pihak Polrestabes Medan ternyata juga menjadi perhatian khusus oleh Ketua DPRD Medan, Hasyim SE. Menurutnya,  meskipun ini tawuran antar internal mahasiswa, namun kejadian tersebut sudah menelan korban jiwa. 

"Jadi hal ini tidak bisa dianggap persoalan biasa, dan meminta petugas dapat segera menangkap pelaku pembunuhan itu" tandas Hasyim SE. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Cafe 77 di Jalan Bunga Rinte, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, yang dijadikan lokasi perjudian dan meresahkan warga akhirnya digrebek oleh Satuan Sabhara Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara bersama Polsek Deli Tua, pada Rabu (27/11/2019), sekira pukul 21.30 WIB.

Dari penggrebekan yang dilakukan petugas mengamankan 4 orang yang terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan, selain itu turut disita dari lokasi adalah satu set alat kocokan dadu lengkap dengan bola dadunya, serta yang tunai Rp 4,6 juta. 

Selain itu 3 lembar catatan biaya pengeluaran untuk penjaga portal (pintu masuk - keluar), 3 buah STNK motor hasil gadaian, satu buah BPKB sepeda motor hasil gadai, 8 buah kunci sepeda motor, satu doz kartu Joker, satu buah buku catatan gadai-menggadai sepeda motor, STNK, BPKB dan Handphone, satu buah kursi kerajaan untuk master/raja pada permainan dadu, satu buah kotak tempat uang tong dan satu buah bong (alat hisap sabu).

Kapolsek Deli Tua, AKP Dolly Nelson Nainggolan kepada wartawan membenarkan telah menggerebek lokasi perjudian di Cafe 77.

"Iya sudah kita lakukan penggerebekan, langsung dipimpin oleh Bapak Kasat Sabhara Polrestabes Medan bersama dengan personil Militer (POM) TNI AD beserta seluruh anggota Sabhara dan Polsek Delitua, pemilik Cafe 77 berinisial MT ketika digerebek tidak berada dilokasi. Seluruh barang bukti dan empat orang yang diamankan diserahkan ke Satuan Reskrim Polrestabes Medan, untuk proses lebih lanjut", jelas AKP Dolly Nainggolan.

Kapolsek Delitua terus berkomitmen akan menindak segala bentuk praktek perjudian yang meresahkan masyarakat di Medan.

"Perjudian itu adalah penyakit masyarakat, setiap kita mendapatkan informasi tentang praktek perjudian itu, pasti akan kita tindak lanjuti", tegasnya. 
(Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sumbul) - 
Salah satu tugas TNI AD yang dituanglan dalam 8 wajib TNI adalah membantu kesulitan rakyat sekelilingnya. Hal ini dilakukan oleh Koramil 01/Sbl dengan terjadinya kebakaran sebuah Gereje HKBP Parbuahan Desa Pegagan Julu 6 Kec. Sumbul, Kab Dairi Rabu (20/11/2019) pukul 18.30 wib. 

Babinsa Koramil 01/Sumbul, Kopda Boslan Padang langsung turun ke lokasi kebakaran beserta batuan personel Kodim 0206/Dairi dan warga setempat bahu membahu memadamkan kobaran api.

"Aksi ini dilakukan Babinsa agar api tak menjalar ke samping maupun ke kanan gereja sambil menunggu bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Dairi.
Salah satu yang dilakukan dengan menyingkirkan  semua benda yang mudah terbakar dan perabotan yang masih dapat dikeluarkan dari dalam gereja.

"Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan 
maka masyarakat juga mengosongkan perabot yang ada dirumah samping sebelum api semakin membesar," ujar Kopda Boslan.

Disamping itu juga, Kopda Boslan padang memberikan semangat kepada warga agar terus berupaya memadamkan api.

Dengan berbagai upaya masyarakat secara manual dan dibantu oleh dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kab Dairi melawan si jago merah.
Upaya dan kerja sama dari berbagai elemen akhirnya, kebakaran Gereja dapat membuahkan hasil dengan padamnya api lebih kurang satu setengah jam kemudian.

"Peristiwa kebakaran  gereja menghanguskan bangunan sekitar 90 % kursi, Sound siatem dan peralatan - peralatan yang ada di dalamnya. "Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun ditaksir kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah," pungkasnya.
  
Pendeta gereja HKBP mengucapkan "banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersusah payah membantu memadamkan api tak ada korban jiwa dalam musibah ini, saya mohon maaf atas kelalaian kami atas musibah ini katanya. 

Info sementara dari masyarakat bahwa terjadinya kebakaran diakibatkan oleh korsleting arus pendek listrik karena adanya sambaran petir. (Penrem023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan mengincar anggota polisi yang baru selesai apel pagi. Akibatnya 4 anggota polisi, 1 pegawai, dan 1 warga sipil luka ringan.

Tatan menjelaskan bahwa pelaku datang ke Mapolrestabes Medan sekitar pukul 08.20 WIB, Rabu pagi (13/11). Pelaku memakai jaket dan penutup kepala atau sebo. Petugas yang berjaga lalu memintanya melepaskan jaket dan penutup kepala tersebut, namun pelaku tidak keberatan.

Setelah itu, pelaku menuju gedung yang melayani pembuatan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Dia sempat berbaur bersama warga yang mengantre pembuatan SKCK.

Kemudian, setelah melihat ada beberapa polisi baru selesai bubar apel pagi, pelaku langsung menghampiri. Saat itulah bom meledak, yakni sekitar pukul 08.45 WIB.

"Mengarah ke anggota yang sudah bubar apel. Habis itulah bom itu meledak," tutur Tatan saat wawancara bersama awak media, Rabu (13/11).

Terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan,  ledakan bom bunuh diri itu mengakibatkan 6 orang terluka ringan. Dari 6 orang itu, 4 merupakan anggota polisi, 1 pegawai, 1 warga sipil.


"Mengakibatkan 6 luka, 4 anggota polri 1 phl, 1 masyarakat. Sedangkan kerusakan ada 4 kendaraan 3 milik dinas 1 pribadi. Saat ini Densus 88 dan Inafis, labfor melakukan olah TKP untuk memastikan identitas pelaku," ucap Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/11).

Anggota polisi dan warga yang berada dekat di lokasi kejadian lantas membubarkan diri. Mereka berlarian ke area yang dianggap aman.

Dedi mengatakan, saat ini kepolisian masih menyelidiki semua hal yang berkaitan dengan ledakan bom bunuh diri. Identitas pelaku masih belum diketahui.

"Kemudian apakah pelaku jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah) atau lonewolf, semua masih berproses," ucapnya.

Jenis bom yang digunakan juga masih belum bisa dipastikan. Dedi mengatakan, semua partikel yang tersisa di tempat kejadian perkara tengah diselidiki tim Inafis, Puslabfor dan Densus 88.

"Partikel juga untuk mengetahui jenis bom apa high atau low explosive dan senyawa-senyawa yang digunakan merakit bom," pungkas Dedi. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polda Sumatera Utara menurunkan tim jinak bom (jibom) dan Gegana dari Brimob mengecek sepeda motor milik pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Rabu (13/11/2019).

Tiga orang petugas dari jibom turun dengan peralatan lengkap, memakai rompi anti peluru, sarung tangan dan membawa linggis. Mereka bertugas membuka isi bagasi sepeda motor milik Dedek, pelaku bom bunuh diri itu.

Dengan perlengkapan dan persiapan yang dimiliki, ketiga personel jibom mulai membuka sepeda motor Honda Vario BK 6848 CH, berwarna merah.
Masing-masing petugas memiliki peran, dengan sarung tangan berwarna kuning, personel jibom mencongkel sepeda motor. Setelah lima menit, mereka bisa membuka jok sepeda motor. Hasilnya, petugas mengamankan satu buah plastik yang belum diketahui apa isinyadari dalam bagasi sepeda motor.

"Cepat bawa, cepat bawa, apa isi di dalam jok sepeda motor itu, ayo semua pakai sarung tangan, mana sarung tangan," kata Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Rifani memimpin personel jibom.

Kemudian atas arahan dari Wakapolrestabes Medan, personel membawa bungkusan dari dalam bagasi dan sepeda motor ke dalam Mapolrestabes Medan.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Rifani enggan menjelaskan apa isi bungkusan yang ada di dalam bagasi sepeda motor.
Kabag Operasional Polrestabes Kota Medan, AKBP Romadhoni membenarkan sepeda motor milik pelaku.

"Sepeda motor itu kita berikan garis polisi, agar lebih memudahkan proses penyelidikan, nantinya tim dari Brimob akan membuka apa isi dalam bagasi sepeda motor tersebut," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, ledakan dahsyat terjadi di Mapolrestabes Medan, sekitar pukul 08.45 WIB, bom dibawa oleh pelaku bernama Dedek yang saat itu menggunakan jaket ojek online.

Awalnya dia masuk melalui pintu masuk, di situ ada beberapa personel dari kepolisian yang berjaga. Lalu pelaku masuk dengan santainya dan beberapa detik melangkah, pelaku meledak.
Puing-puing bagian tubuhnya berserakan di lantai. Akibat dari kejadian itu, ada beberapa personel mengalami luka. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Untung Budiharto langsung meninjau lokasi bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Jln. HM Said Medan, Rabu (13/11/2019).

Kasdam I/BB hadir bersama Danlantamal I Belawan, Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, Pangkosekhanudnas III Medan, Marsma TNI Djohn Amarul, Kabinda Sumut, Brigjen TNI Ruruh Setyawibawa, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Meka Yudanto, Irdam I/BB, Kolonel Inf R Sidharta Wisnu Graha, Asintel Kasdam I/BB, Kolonel Inf Baginta Bangun, serta Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos, MSi.  

Kehadiran rombongan Kasdam I/BB disambut langsung Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Kabid Pamobvit Poldasu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto dan para Perwira Staf Polrestabes Medan. 

Di sela peninjauan, Kasdam I/BB menjelaskan, kehadiran rombongannya adalah sebagai bentuk empati dan wujud sinergitas serta soliditas TNI-Polri di wilayah Sumatera Utara yang sudah terbina dengan baik selama ini. 

"Kita bersama Polri menyatakan mengutuk dan mengecam keras atas aksi yang tidak manusiawi ini," tandas Kasdam I/BB. 

Lebih lanjut Kasdam I/BB Brigjen TNI Untung Budiharto mengatakan, saat ini Kodam I/BB beserta jajaran siap membantu pihak Polri untuk mengungkap peristiwa yang terjadi. 

"Kepada masyarakat luas, Brigjen TNI Untung Budiharto menghimbau untuk tidak takut dan terpengaruh dengan kejadian tersebut, agar beraktifitas seperti biasanya, percayakan kepada pihak berwajib untuk menyelesaikan permasalahan ini," himbaunya. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Sontak seketika jadi ramai warga sekitar Kawasan Pasar 1 Rel Tanah Enam Ratus Medan Marelan Deli Serdang Sumatera Utara, Akses lalu lintas di jalur itu terlihat di padati oleh petugas ke polisian dari satuan Gegana Mapolda Sumut, Rabu (13/11/2019), pukul 09:00 pagi tadi.
Bukan tanpa sebab ramainya petugas ke polisian di wilayah itu, diduga Terkait insiden bom bunuh diri yang baru saja terjadi di Polrestabes jalan M Said Medan Sumatera Utara.
Setelah terjadinya insiden itu Polisi terus berupaya melakukan pengungkapan siapa pelaku bom bunuh diri itu?.
Hasil identifikasi pihak ke polisian dan dilakukan pengembangan dapat diketahui bahwa seseorang yang di duga pelaku yang meledakkan dirinya itu bernama Rabbial Muslim Nasution (24) yang merupakan warga Gg. Melati VIII, Lingkungan VI, Kelurahan Tanah Enam Ratus Kecamatan Medan Marelan Sumatera Utara.
Polisi pun segera memasang garis pembatas Polisi Line di kawasan rumah terduga pelaku, untuk menghindari masyarakat yang berdesakan yang ingin melihat langsung dan guna memperlancar proses pemeriksaan di rumah tersebut.
Tak menyangka dan tak mengira, banyak warga sekitar yang tidak mengetahui apa kegiatan dan keseharian orang yang diduga pelaku bom bunuh diri tersebut.
Informasi dari warga menyebutkan bahwa kalau saat malam terlihat banyak tamu yang datang silih berganti. Namun tidak diketahui maksud dan untuk ke perluan apa, sebut warga sekitar yang enggan namanya di tuliskan di media ini.
Terpantau oleh awak media ini  Tim Gegana dari satuan Brimob Mapoldasu yang terdiri dari petugas taktis penjinak bom dan bahan peledak (Jihandak ) melakukan penyisiran di sekitar rumah tempat tinggal pelaku yang informasinya baru saja selama satu bulan di tempati pelaku, petugas pun melakukan Lidik guna mencari bukti baru.
Menurut warga, istri terduga pelaku yang di ketahui berinisial- DW (24) sejak terjadi nya insiden bom bunuh diri itu saat di lakukan penggeledahan sudah tidak berada di Rumah.
Saat di konfirmasi terkait rumah warga nya yang di geledah petugas, Kepala Lingkungan VI, Sum menyebutkan bahwa "terduga pelaku ini hanya tinggal berdua saja dengan istrinya yang terlihat sedang hamil. Pasutri ini baru satu bulan terakhir ini menyewa rumah di Gang melati VIII ini", ucapnya.
Sum menambahkan bahwa" sekitar tiga minggu lalu mereka pernah mendatangi saya untuk keperluan mengurus pindahan, kalau di lihat dari sisi adaptasi nya terlihat pasutri ini orangnya baik, terlihat pula keseharian pelaku bekerja sebagai driver ojek on Line," ucap Kepling itu.
Sementara salah seorang keluarga pelaku yang di sebut-sebut adalah mertua dari pelaku berinisial A,S Yang kebetulan tinggal tak jauh di kawasan Kecamatan yang sama turut di mintai keterangan dan dari beliau lah petunjuk rumah terduga pelaku di ketahui.
A,S yang merupakan mertua terduga pelaku terlihat di antarapit ketat oleh Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari SH menuju mobil untuk di boyong ke Makopolda Sumut guna di mintai keterangan untuk bukti bukti terkait selanjutnya.
Berjalan sekitar satu jam proses penggeledahan dan penyisiran di rumah terduga pelaku bom bunuh diri, petugas pun menemukan barang barang yang di anggap dapat di gunakan sebagai petunjuk berupa besi ,buku ,dan barang barang lainnya.
Terpisah, Kadiv Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menyampaikan ke pada Awak media " petugas masih melakukan tahapan penyelidikan dan melakukan pendalaman kasus ini," tutur Kombes Tatan yang belum bisa memberikan keterangan lanjut karena masih proses penyelidikan.
Guna ke butuhan terkait penyelidikan oleh pihak ke polisian, saat ini rumah terduga pelaku bom bunuh diri sudah di pasang garis polisi dan di jaga oleh pihak kepolisian Polsek Medan labuhan. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seketika warga Jalan Pesantren, Sei Sikambing B dihebohkan dengan terbakarnya bangunan TK Yayasan Pesantren Modern Adnan (YPMA). Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah, Minggu (10/11/2019), Pukul 09.30 Wib. 

Menurut informasi dihimpun, awal mula
 kebakaran tersebut diketahui oleh saksi bernama Robi. Saat itu saksi melihat ada api diatas asbes disalahsatu ruangan yang terbuat dari kayu. Spontan api dengan cepat membesar hingga melahap ruang kantor yang berisikan berkas-berkas disekolahan tersebut.

Melihat hal itu, saksi berlari seraya berteriak minta tolong, hingga mengundang perhatian warga sekitar. Kemudian masyarakat setempat yang datang berhamburan mencoba berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya, selanjutnya menghubungi pihak kepolisian Polsek Sunggal.

Mendapat informasi tersebut, Piket Fungsi Polsek Sunggal dipimpin Pawas, Panit 1 Lantas Ipda AG. Lubis langsung turun ke Tkp guna memastikan info tersebut, dan segera menghubungi dinas pemadam kebakaran.

Beberapa saat kemudian sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Medan turun kelokasi guna melakukan pemadaman.

Sekitar lebih kurang 30 menit berjibako, akhirnya petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api.

Setelah api padam pihak kepolisian Polsek Sunggal selanjutnya melakukan olah TKP, guna mengetahui motif dari insiden kebakaran tersebut.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui seberapa besar kerugian yang ditafsir akibat kebakaran tersebut. Pihak kepolisian Polsek Sunggal masih melakukan penyelidikan dan sudah memeriksa tiga orang saksi diantaranya Robi (41), penjaga sekolah, Dedi (27) warga Jln.  Pesantren Kel. Sei Sekambing B Kec. Medan Sunggal, dan Purwanto (54) Kepala sekolah Pesantren.

Terpisah, Manager Pusdalops-PB/Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan,  
Nurly saat dikonfirmasi mengatakan, tidak ada korban jiwa hanya kerugian material.

"Yang terbakar hanya bangunan aula sekolah dan ruang kelas TK pesantren. Tidak korban jiwa, hanya saja kerugian material kita taksir mencapai ratusan juta rupiah," pungkasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deliserdang) - Reli Kemit (57) seorang Kepala Desa (Kades) di Desa Tengkuhen, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang ditemukan tewas dengan kondisi bersimbah darah, pisau menancap didada kiri dan leher tersayat, didalam kamar mandi rumah milik Gayus Bangun di Komplek Taman Permata Surya Blok E 15, Minggu (10/11/2019).

Informasi dihimpun menyebutkan, insiden tewasnya Kades tersebut berawal kecurigaan salah seorang pembantu rumah tangga bernama Lestari Br Sembiring (25). Saat itu saksi Lestari merasa heran melihat korban yang masuk ke kamar mandi namun tak kunjung keluar.

Selanjutnya saksi menelpon majikannya Gayus Bangun. Mendapat keterangan tersebut Gayus pun menghubungi temannya bernama Hidayat Kadus 8, guna meminta tolong untuk datang kerumahnya melihat kondisi korban.

Lalu sekira pukul 11.15 Wib, Kadus 8 beserta salah seorang warga tiba dirumah Gayus Bangun. Dan ketika membuka pintu kamar mandi melihat korban sudah tidak bernyawa dalam posisi duduk diatas kloset dengan pisau tertancap di dada sebelah kiri.

Karena merasa takut melihat kondisi korban, saksi langsung menghubungi pihak Polsek Delitua. Tak berapa lama kemudian personel polisi Polsek Delitua yang dipimpin langsung Kapolsek AKP Doly B. Nainggolan, SH, MH didampingi Camat Delitua tiba di Tkp, dan selanjutnya menghubungi Tim INAFIS Polrestabes Medan guna melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.

Kapolsek Delitua AKP Doly B. Nainggolan, SH, MH menjelaskan, dari hasil pemeriksaan ditemukan ada lima luka tusukan didada korban. Dari keterangan saksi-saksi untuk sementara kita simpulkan bahwa korban mengalami tekanan dari pihak keluarga, dikarenakan korban lagi dalam proses perceraian dengan isterinya, namun korban sementara tinggal di rumah pendetanya Gayus Bangun di komplek Taman Permata Surya Blok E 15", ujar AKP Doly.

AKP Doly menambahkan, saat ini jasad korban sudah dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna dilakukan otopsi, dan pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi guna mengungkap motif penyebab kematian korban.

"Dugaan awal korban bunuh diri, namun kita masih menyelidiki pastinya, sabar ya, nanti pasti kita kabari", ungkapnya. (Red)

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kisah petualangan Dedy Syahputra sebagai tentara gadungan berujung ke jeruji besi.

Pasalnya, pria memiliki tubuh tambun ini mengaku tentara berpangkat Sertu, dan diamankan Babinsa Bandar Setia Koramil 13/PST Kodim 0201/BS, Selasa (05/11/2019) sekira pukul 05.30 Wib pagi.

Informasi dihimpun  menyebutkan bahwa Babinsa menerima informasi dari warga ada dua pria mengaku tentara yang tugasnya entah dimana dan gerak-geriknya mencurigakan. Menerima informasi itu lantas Babinsa Serda Faisal Amri dan warga langsung menggerebek rumah dimaksud tersebut.

Saat digerebek di Bandar Setia, Babinsa berhasil mengamankan Dedy sedang berpakaian PDH dan rekannya bernama Joko kabur.

"Dari Dedy diamankan barang bukti sepeda motor veet BK 2779 AIF, kartu tanda pengenal, KTA tentara, ATM BCA, KTA OKP, Kartu token listrik, Baju PDH pangkat Sertu, KTP Istri, KTA Sena Airsoftgun Shoting, STNK 2 dan Dompet TNI, "ujar Dandim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga.

Saat ini, lanjut Roy, pelaku sudah diamankan di Koramil 13/Percut Sei Tuan untuk pengamanan dari amukan warga dan dimintai  keterangan kemudian diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan," tandasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) -  Ketua Bhayangkari Cabang Polres Pelabuhan Belawan, DR Hj.Henny Harahap, S.Pd., MPd., berulang tahun ke - 52, Sabtu (02/11/2019).

Ungkapan dengan gaya guyonnya, ibu tiga orang anak itu, meskipun usianya 52 tahun, namun masih merasa muda dengan ekspresi tertawa.

Penuh keceriaan bersemangat, dia pun penuh harap dapat terus diberi kesehatan agar dapat melakukan banyak kebaikan.

"Semoga selalu sehat ya, agar terus mendampingi suami dalam tugas negara serta menjadi ibu yang mendidik anak-anakanya hingga dewasa dan sukses," ucapnya.

Sebagai panutan Ketua Bhayangkari, ia mendorong anggotanya untuk selalu memberi support kepada suaminya agar senantiasa melaksanakan tugas dengan baik dan keluarga selalu damai sejahterah.

"Tugas sebagai Ketua Bhayangkari tentunya bukan hanya selalu memberi motivasi untuk anggota, tapi juga turut memberi contoh yang baik sebagai ibu. Saya juga selalu berharap Anggota Bhayangkari menjadi tauladan dengan melakukan kegiatan sosial," jelasnya.

Henny merayakan hari lahirnya bersama suaminya, AKBP Ikhwan Lubis, SH.,MH., dan Danyonmarhanla l Belawan, Letkol James G Munthe beserta seluruh jajaran kepolisian Polres Pelabuhan Belawan dan TNI AL beserta warga masyarakat sekitar.

Syukuran hari ulang tahun itu dilaksanakan di Marine Seafood Cafe, Jln. Kampar Belawan l Kota Belawan, Sabtu (02/11/2019) malam.

Danyonmarhanla l Belawan Letkol James G Munthe didampingi sang istri menyampaikan selamat kepada istri Kapolres.

"Semoga dengan usianya yang ke 52 Tahun diberikan kesehatan selalu, langgeng dalam rumah tangganya dan sukses dalam berkarir," ujar Bung James G Munthe.

Lain halnya dengan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH, banyak menerima ucapan selamat atas perayaan ulang tahun istrinya yang disampaikan baik langsung maupun Via  Whatsapp (WA). Beliau juga mengucapkan terima kasih atas ucapan selamat dan doanya untuk istri dan keluarganya.

Tampak hadir dalam acara tersebut sejumlah Pejabat Utama Polres Pelabuhan Belawan, diantaranya Kabag Sumda, Kompol Sri Pinem SH MKn, Kasat Binmas, Kompol H Justar Purba SH,Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edy Safari S, SH., Kapolsek Belawan, Kompol Safaruddin Tama, SH.
(Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polsek Delitua melakukan indentifikasi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dengan adanya peristiwa hanyut dan tenggelamnya seorang pria atas nama Pran Prayoga (27) warga Jalan Tani Ujung Link.2 Kel. Kwala Bekala Kec. Medan Johor.


Kapolsek Delitua AKP Dolly Nelson Nainggolan kepada wartawan menjelaskan, Sabtu (2/11) sekira pukul 23.00 Wib, peristiwa tersebut terjadi hari pada hari Sabtu (2/11/2019) Sekitar Pukul 18.15 Wib, korban hanyut terbawa arus Sungai Babura di Jln. Jaya Tani Ujung.


"Sebelum hanyut, korban Pran Prayoga bersama temannya Andi Barus (saksi) berniat menyeberangi Sungai Babura di Jln. Jaya Tani Ujung. Pada saat itu air sungai terlihat deras karena memang dalam kondisi banjir. Namun keduanya tetap nekat akan menyebrangi sungai tersebut.


"Naas saat keduanya menyebrangi sungai, korban seketika hanyut terbawa arus dan menghilang. Melihat hal itu, saksi spontan berteriak minta tolong sembari berusaha menyelamatkan diri melawan derasnya arus air," ujar Kapolsek.


Setelah saksi selamat dan naik kedarat, lanjut Kapolsek, saksi menceritakan kepada warga sekitar tentang hanyutnya korban. Selanjutnya warga menyisir aliran sungai guna mencari korban tetapi tidak ditemukan.


Warga sekitar melalui kepala lingkungan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Delitua dan diteruskan kepihak Basarnas. Kemudian personel Polsek Delitua turun langsung ke Tkp, selanjutnya bersama Basarnas dan dibantu warga, kembali melakukan pencarian dengan menggunakan boat Basarnas.


Namun sampai pukul 22.00 Wib malam korban belum juga ditemukan, hingga akhirnya karena hari telah larut malam dan kondisi sudah tidak memungkinkan, Tim menghentikan pencarian dan dilanjutkan esok hari Minggu (3/11) pukul 7.00 Wib," pungkas AKP Dolly Nelson Nainggolan. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Kakudam I/BB Kolonel Cku Andin Sugian Noor, M.M dalam sambutannya menyampaikan, Peringatan Hari Ulang Tahun satuan merupakan tradisi yang baik dan menjadi tonggak penting bagi kehidupan suatu organisasi dalam upaya meningkatkan moril dan jiwa korsa personel guna memotivasi dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika dalam pelaksanaan tugas.

Sedangkan makna yang terkandung dalam Peringatan Hari Ulang Tahun satuan adalah, sebagai wahana untuk melakukan evaluasi dan introspeksi terhadapkinerja dan pelaksanaan tugas pada kurun waktu setahun yang lalu agar dapatmengetahui kelemahan atau kekurangan, selanjutnya diadakan perbaikan pelaksanaan kegiatan di masa yang akan datang.

Perjalanan panjang pengabdian Keuangan Angkatan Darat selama 74 tahun hingga mencapai kondisi seperti sekarang ini, tidak terlepas dari hasil rintisan dan pembinaan satuan yang telah dilakukan oleh para sesepuh dan pendahulu Korps Keuangan Angkatan Darat.

Disela kegiatan syukuran Seluruh Prajurit dan PNS Kudam I/BB melaksanakan berbagai Perlombaan dengan Koordintor lomba Lettu Cku SM butar butar salah satu perlombaan yang diperlombakan adalah Sepak bola memakai Sarung.

Kakudam juga memberikan penghargaan kepada prajurit yang berprestasi yaitu kepada Letkol Cku Jajuli dan pemberian Hadiah kepada personel yang menang perlombaan, acara berlangsung meriah dan hikmat, Kakudam juga menambahkan Oleh karena itu sudah sepatutnya pada kesempatan ini kita menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas upaya yang telah dilakukan demi kemajuan Keuangan Angkatan Darat, disertai tekad untuk mempertahankan prestasi yang telah dicapai," ungkap Kakudam.

Turut hadir pada acara tersebut Kakudam I/BB, Para Kaku wilayah Kudam I/BB, Seluruh Personel Kudam I/BB berserta Ibu Persit Kudam I/BB serta perwakilan dari BRI dan BNI. (Red/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Hamparan Perak) - Warga di hebohkan dengan penemuan mayat pria yang diketahui bernama Agung Prayoga alias Sugeng (19) di Sungai, Dusun II, Desa Sialang Muda, Kecamatan Hamparan Pera, Kabupaten Deli Serdang., Sumatra Utara.
Informasi dihimpun, pria yang beralamat Jalan TB Simatupang, Gang Abadi, Kecamatan Sunggal  ini hanyut terbawa arus pada hari Jumat (25/10/2019) dari Pantai Anto, Kecamatan Sunggal. Dan ditemukan Minggu (27/10/2019) pukul 08.00 wib.
Penemuan mayat Sugeng pertama kali ditemukan oleh Ramlan Isma warga Hamparan Perak, Pada saat itu ia ingin menyeberang di jembatan Gantung Klambir V Kampung. Kemudian melihat adanya mayat hanyut dialiran sungai.
Melihat kejadian tersebut saksi memanggil warga sekitar untuk mengevakuasi mayat, dengan cara menggunakan tali berhubung arus sungai sedang deras. Mayat yang terus terbawa arus, membuat masyarakat mengikuti sampai ke Dusun II Desa Sialang Muda.
Setelah berhasil didapat masyarakat membawanya ke bantaran sungai, dan menghubungi Petugas Kepolisian Polsek Hamparan Perak.

S"tadi mau menyebrang jembatan, Kemudian ada mayat pria terbawa arus. Terus saya teriak minta tolong, mendengar teriakan saya masyarakat datang dan langsung mengevakuasinya," ucap Ramlan Isma saat dilokasi
Mendapat informasi dari Kepala Lingkungan setempat, Kapolsek Hamparan Perak AKP Azharuddin SH. segara turun langsung ke TKP di dampingi Kanit Reskrim Iptu H. Bonar Pohan untuk mengevakuasi mayat dan menyelidiki sebab kematiannya.
Kapolsek Hamparan Perak AKP Azharuddin SH mengatakan, mayat korban pada saat ditemukan tidak ditemukan adanya bekas aniaya, diduga korban hanyut saat mandi disungai. "Pihak keluarga tidak mau dilakukan outopsi dan jenajah sudah diserahkan kepada anggota keluarga,"  pungkasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Satuan Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Medan Kota kembali melaksanakan Operasi (Ops) Zebra Toba 2019 pada hari kedua di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan SM Raja Medan, Kamis (24/10/2019).
Memasuki hari petama, Rabu (23/10/2019), kegiatan itu digelar persis di depan Indako Jalan SM Raja Medan.

Kapolsek Medan Kota, AKP Rikki Ramadhan didampingi Kanit Lantas, Iptu AW Nasution menjelaskan, dalam dua hari pelaksanaan Ops Zebra Toba 2019 tersebut, pihaknya telah mengeluarkan sebanyak 90 set bukti pelanggaran (tilang) bagi pengendara yang tidak memiliki surat (dokumen) dan kelengkapan kendaraan.

"Dalam dua hari ini, kita sudah mengeluarkan 90 set tilang kepada pengendara yang melanggar aturan," terang jebolan Akademi Kepolisian (AKpol) 2005 tersebut.

Menurut Rikki, sebelum melaksanakan tugas di lapangan, personel lalu lintas selalu diberi pengarahan dan diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang menyalahi aturan. Berikan pemahaman dan penegakan hukum sesuai dengan yang berlaku.

Saya selalu mengingatkan kepada anggota di lapangan untuk selalu profesional. Penerapan pasal dalam tilang berbeda antara tidak membawa atau tidak memiliki. Itu harus menjadi pedoman dalam memberikan sanksi, jangan asal tilang," tegas anggota Polri yang sudah bertugas selama 11 tahun di Lalu Lintas tersebut.

Perwira pertama (pama) yang pernah menjabat Kasat Lantas Polres Simalungun itu mengatakan, tidak akan mentolerir anggota di lapangan jika berbuat kesalahan hingga melanggar aturan dalam bertindak, apalagi menyakiti masyarakat.

Dalam Ops Zebra Toba 2019 di hari kedua tersebut, Rikki mengaku mengerahkan sekitar 20 personel, melibatkan Unit Sabhara dan Provost.

"Kita melakukan ini atas perintah dari pimpinan dan ini akan dilakukan selama 14 hari, terhitung sejak Rabu, 23 November sampai 5 November mendatang," jelas Rikki yang juga mantan Kasat Lantas Polres Asahan ini.

Dia memastikan, selama personel di lapangan menjalankan tugasnya dengan hati dan sesuai aturan, tidak akan ada masyarakat yang berani macam-macam, seperti menyogok agar tidak diberi sanksi.

"Itu aja kuncinya, kalau kita tegas dan tidak pernah menerima sogokan selama menjalankan tugas, saya yakin masyarakat akan menghargai kita," pungkasnya.

Sementara, Kanit Lantas Polsek Medan Kota, Iptu AW Nasution menjelaskan, pihaknya melakukan penilangan terhadap pengendara kendaraan bermotor karena tidak bisa menunjukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada petugas pelaksana razia.

"Pengedara hanya menunjukkan surat jalan dari pihak kepolisian dan tidak bisa menunjukkan SIM, sehingga kita harus melakukan tilang terhadap kendaraannya," terang AW Nasution.

Kita juga melakukan tilang kepada pengendara motor yang tidak mengenakan helm saat berkendara, tidak bisa menunjukkan surat kendaraan dan kepada mobil angkutan yang melebihi muatan," ucap AW.

Pantaun Wartawan, seorang Wanita asal Kecamatan Medan Denai tidak rela memberikan sepeda motornya kepada petugas Unit Lantas Polsek Medan Kota yang melakukan razia di Taman Makam Pahlawan.

"Saya mau kerja pak, kalau saya kasih motor saya, saya tidak bisa kerja pak," kata wanita pengendara motor Beat tersebut. Wanita ini tetap tidak memberikan sepeda motornya meskipun surat tilang berwarna biru sudah diberikan pihak kepolisian dan diterimanya. (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Sebanyak 35 personel Polsek Percut Seituan dinyatakan negatif mengkonsumsi Narkoba, Senin (21/10/2019).
Pemeriksaan test urine secara mendadak yang dilakukan oleh Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo dan Wakapolsek, AKP Dedi Kurniawan yang digelar di halaman Mako Polsek Percut Seituan di Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini seusai apel pagi ini  bertujuan sebagai sarana kontrol terhadap anggota Polri khususnya personel di Polsek Percut Sei Tuan.
Selain itu juga sebagai pengawasan dan pengecekan terhadap anggota yang terindikasi penyalah gunaan narkoba. "Alhamdulillah, 35 personel yang kita test urinenya termasuk PNS hasilnya negatif konsumsi Narkoba, "kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Aris Wibowo kepada wartawan sembari menambahkan kalau test urine yang dilakukan ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Hal ini menunjukkan bahwa penegakan hukum terkait penyalahgunaan narkoba tidak hanya berlaku untuk masyarakat, namun juga terhadap di tubuh Polri.
"Makanya test urine ini kita jadikan sarana kontrol kepada seluruh personel. Karena tidak menutup kemungkinan mereka menjadi korban penyalahgunaan narkoba," katanya sembari mengatakan tes urine akan terus dilakukan secara mendadak.
Aris juga menegaskan, bahwa dirinya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas kepada personel yang terindikasi terlibat Narkoba. Baik itu sebagai pengedar ataupun pengguna. "Pasti kita tindak untuk anggota yang terlibat sebagai pengedar akan disanksi pidana, dan yang terlibat pengguna akan menjalani sanksi disiplin dan segera direhabilitasi, "ucapnya.
Untuk itu, Aris mengimbau kepada seluruh personelnya agar tidak terlibat dengan Narkoba. Baik itu sebagai pemakai ataupun pengedar/bandar. "Jika masih ada yang terlibat akan saya tindak. Ini masih 35 personel, ke depan semuanya akan ditest urinenya. Waktunya nanti diacak biar anggota tidak ada yang tahu saat mau ditest urinenya," pungkasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Polres Sergai menggelar Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Dusun I Kampung Baru Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (03/10/2019) kemarin, diapresiasi lapisan masyarakat.

Atas penggrebekan tersebut, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui Kecamatan Tanjung Beringgin, Desa Nagur mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan Kapolres Sergai AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu dan jajarannya
Dari lokasi penggrebekan, petugas berhasil mengamankan seorang pengedar sabu yakni Asril alias Yen (42) warga Desa Tebing Tinggi Dungun Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai, dengan barang bukti 1 (satu) plastik klip besar transparan yang diduga berisi serbuk kristal putih jenis sabu dengan berat bruto 4,65 gram, 2 (dua) paket plastik sedang yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,30 gram, 1 (satu) paket ganja kering yang terbungkus kertas warna coklat dengan berat bruto 1,24 gram, 4 (empat) unit alat timbangan digital, 1 (satu) bal plastik trans paran kosong, 1 (satu) pisau silet, 1 (satu) alat hisap sabu atau bong, 1 (satu) batang rokok Djie Sam Soe, uang tunai Rp.100 000, 1 (satu)dompet warna krim dan 2 (dua) pipet plastik ujung runcing sebagai sendok sabu.
Kapolres Sergai AKBP Juli Arman Eka Putra Pasaribu melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan, Senin (7/10) menyampaikan, kegiatan GKN ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Toba 2019 Sat Res Narkoba, dan menjadikan Dusun I Kampung Baru Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin menjadi target Operasi Tempat (T.O Tempat), karena dusun ini sudah lama menjadi perkampungan narkoba, dimana sebagian besar warganya adalah nelayan yang meyakini narkotika jenis sabu sebagai doping penambah tenaga.
"Setelah beberapa kali berkoordinasi dengan perangkat desa tentang rencana tindak lanjut pemberantasan narkoba di Dusun I Kampung Baru Desa Nagur, sekira Kamis tanggal 3 Oktober 2019 pukul 16.30 Wib, personil gabungan Polres Sergai melibatkan Sat Res Narkoba, Sat Reskrim, Sat Sabhara, Sat Intel, Sat Binmas,Sat Lantas dan Propam berjumlah 40  Orang melakukan Grebek Kampung Narkoba," ujar Kasat.
Lanjut Kasat, dengan didampingi Kepala Desa Nagur dan Kadus I, personil gabungan berhasil mengamankan tersangka Asril. Dari hasil pengeledahan badan terhadap tersangka, ditemukan barang bukti di temukan 1 (satu) paket ganja kering yang terbungkus kertas warna coklat di saku celana sebelah kiri tersangka.
"Selanjutnya berjarak 5 Meter dari TSK ditemukan barang bukti yang lain, dalam hal ini masih penyelidikan. Selanjutnya personil juga melakukan penggeledahan rumah-rumah pengedar narkoba jenis sabu yang telah di mapping selama ini, namun pemilik rumah telah melarikan diri.
"Sekira pukul 20.00 Wib, kegiatan Grebek Kampung Narkoba selesai dengan disaksikan ratusan warga masyarakat yang sangat antusias dengan kehadiran personil Polri. Kasat juga menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak menggunakan narkoba, karena narkoba adalah sumber petaka. Warga juga diminta tidak mudah terprovokasi dengan upaya paksa yang dilakukan kepolisian," pungkas Kasat Narkoba Polres Sergai ini. (Rn)