.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Polres Sergai menggelar Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Dusun I Kampung Baru Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (03/10/2019) kemarin, diapresiasi lapisan masyarakat.

Atas penggrebekan tersebut, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui Kecamatan Tanjung Beringgin, Desa Nagur mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan Kapolres Sergai AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu dan jajarannya
Dari lokasi penggrebekan, petugas berhasil mengamankan seorang pengedar sabu yakni Asril alias Yen (42) warga Desa Tebing Tinggi Dungun Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai, dengan barang bukti 1 (satu) plastik klip besar transparan yang diduga berisi serbuk kristal putih jenis sabu dengan berat bruto 4,65 gram, 2 (dua) paket plastik sedang yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,30 gram, 1 (satu) paket ganja kering yang terbungkus kertas warna coklat dengan berat bruto 1,24 gram, 4 (empat) unit alat timbangan digital, 1 (satu) bal plastik trans paran kosong, 1 (satu) pisau silet, 1 (satu) alat hisap sabu atau bong, 1 (satu) batang rokok Djie Sam Soe, uang tunai Rp.100 000, 1 (satu)dompet warna krim dan 2 (dua) pipet plastik ujung runcing sebagai sendok sabu.
Kapolres Sergai AKBP Juli Arman Eka Putra Pasaribu melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan, Senin (7/10) menyampaikan, kegiatan GKN ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Toba 2019 Sat Res Narkoba, dan menjadikan Dusun I Kampung Baru Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin menjadi target Operasi Tempat (T.O Tempat), karena dusun ini sudah lama menjadi perkampungan narkoba, dimana sebagian besar warganya adalah nelayan yang meyakini narkotika jenis sabu sebagai doping penambah tenaga.
"Setelah beberapa kali berkoordinasi dengan perangkat desa tentang rencana tindak lanjut pemberantasan narkoba di Dusun I Kampung Baru Desa Nagur, sekira Kamis tanggal 3 Oktober 2019 pukul 16.30 Wib, personil gabungan Polres Sergai melibatkan Sat Res Narkoba, Sat Reskrim, Sat Sabhara, Sat Intel, Sat Binmas,Sat Lantas dan Propam berjumlah 40  Orang melakukan Grebek Kampung Narkoba," ujar Kasat.
Lanjut Kasat, dengan didampingi Kepala Desa Nagur dan Kadus I, personil gabungan berhasil mengamankan tersangka Asril. Dari hasil pengeledahan badan terhadap tersangka, ditemukan barang bukti di temukan 1 (satu) paket ganja kering yang terbungkus kertas warna coklat di saku celana sebelah kiri tersangka.
"Selanjutnya berjarak 5 Meter dari TSK ditemukan barang bukti yang lain, dalam hal ini masih penyelidikan. Selanjutnya personil juga melakukan penggeledahan rumah-rumah pengedar narkoba jenis sabu yang telah di mapping selama ini, namun pemilik rumah telah melarikan diri.
"Sekira pukul 20.00 Wib, kegiatan Grebek Kampung Narkoba selesai dengan disaksikan ratusan warga masyarakat yang sangat antusias dengan kehadiran personil Polri. Kasat juga menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak menggunakan narkoba, karena narkoba adalah sumber petaka. Warga juga diminta tidak mudah terprovokasi dengan upaya paksa yang dilakukan kepolisian," pungkas Kasat Narkoba Polres Sergai ini. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Peristiwa berdarah yang menewaskan pasangan suami istri Aiptu Pariadi dan Fitri dikediaman mereka di Desa Lidah Tanah, Kec. Perbaungan, Kab. Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, pada Sabtu malam (5/10/2019) akhirnya terungkap.
Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu yang ditemui di lokasi kejadian mengungkapkan, peristiwa itu dipicu cekcok mulut antara korban dan pelaku yang dipicu konflik rumah tangga.
"Korban (Fitri) yang saat itu sedang menonton televisi, ditembak pelaku (Aiptu Pariadi) sebanyak dua kali di bagian kepala," ungkap Juliarman, Minggu dinihari (6/10/2019).

Usai membunuh pelaku, lanjutnya, oknum polisi itu lantas menembak kepalanya dengan senjata api yang digunakannya untuk menembak korban.
"Dia (pelaku) juga menembak kepala satu kali di depan pintu kamar," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, suara letusan senpi pelaku turut didengar anak mereka dan tetangga yang akhirnya menemukan tubuh keduanya berlumuran darah dalam kondisi tak bernyawa.
Jelang subuh, jasad pasutri itu dievakusi ke RS Sultan Sulaiman di Sei Rampah, Sergai untuk menjalani otopsi. (Ik)
Views
Kasubdit Tipiter AKBP Herzoni Saragih saat di lokasi Karhutla kawasan Provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan Sumut, tepatnya dengan lahan PT PAL.
INTAIKASUS.COM, (Labuhanbatu) - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Subdit Tipiter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melakukan asistensi dan pemantauan kejadian memburuknya kondisi udara di Sumut, khususnya Medan yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Labuhanbatu.
Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Herzoni Saragih menyebut telah turun langsung ke lokasi Karhutla di Desa Pasir Limau Kapas, Kecamatan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang merupakan wilayah Provinsi Riau.
Karhutla yang terjadi itu di Provinsi Riau, berbatasan dengan lahan PT Paten Alam Lestari (PAL) di Desa Selat Beting Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhan Batu, Sumut. Kita sudah berkoordinasi dengan Polda Riau untuk penindakan karena kejadian di wilayah hukum mereka," ujar AKBP Herzoni kepada wartawan, Selasa (24/9/2019).

Dalam kesempatan asistensi itu, pihaknya bersama karyawan PT PAL bergotong royong melakukan upaya pemadaman.
"Kemarin saya juga coba ikut memadamkan. Memang tampak sudah tidak ada api, tapi karena lahan gambut yang sifatnya kalau terbakar itu seperti sekam, bara di bawahnya. Jadi memang harus benar-benar teliti dalam pemadaman. Dari data yang kita dapati ada sekira 100 hektar lebih lahan yang terbakar," ujar Herzoni.
Ia menyebutkan, upaya yang saat ini mereka lakukan adalah dengan menyekat Batas Teritorial Provinsi agar api tidak menjalar ke wilayah Provinsi Sumut.
"Dengan alat berat kita buat parit raksasa agar api tidak menjalar ke lahan wilayah Sumut yang berbatasan dengan lokasi Karhutla di Riau itu," terangnya.

Setidaknya ada 4 personel yang terlibat dalam kesempatan itu, diantaranya Kapospol beserta anggotanya juga Babinkamtibmas desa setempat.
"Kita libatkan juga karyawan PT. PAL 30 orang ikut melakukan pemadaman dan ditambah menjadi 50 orang dengan masyarakat melakukan patroli di areal yang terbakar," terangnya.
Dalam asistensi itu ia menyampaikan imbauan dari Kapolda Sumut kepada personel di sana dan karyawan PT PAL untuk terus melaksanakan patroli di sekitar wilayah antisipasi meluasnya api.
"Bagi masyarakat agar memahami bahaya membersihkan lahan dengan membakarnya mengingat kondisi tanah yang merupakan lahan gambut dapat menjadikan api terus menjalar di bawah permukaan," himbau Kapolda Sumut melalui AKBP Herzoni.
AKBP Herzoni juga menyampaikan Sosialisasi terhadap Maklumat Kapolda Sumut terkait ancaman hukuman bagi yang melanggar aturan mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan.
"Memastikan perusahaan perkebunan swasta untuk tidak membuka lahan atau menanam ulang tanaman baru sebelumnya dengan membakar lahannya terlebih dahulu," tegasnya.
Kerjasama dan koordinasi terhadap instansi terkait juga diharapkan agar terus ditingkatkan terhadap titik titik api baru bilamana ada dan segera mengambil langkah responsif untuk menanganinya.  (Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (Silahisabungan) - Terjadinya kebakaran semak belukar dikawasan pinggiran Danau Toba Silahisabungan mengakibatkan keresahan bagi seluruh warga sekitar. 

Pada bulan Agustus sampai dengan September tercatat kebakaran sebanyak 3 kali kebakaran yang mengakibatkan puluhan hektar semak belukar terbakar. Terakhir terjadi pada hari Minggu tanggal 22 September 2019 pukul 17.15 wib yang menghanguskan lahan sekitar 10 hektar.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran berikutnya diharapkan kepedulian semua pihak. Dandim 0206/Dairi beserta Bupati dan Kapolres menyempatkan diri meninjau lokasi kebakaran di Juma Rumah tanggal Desa Silalahi III Kecamatan Silahisabungan, Senin (23/9/2019).

Dalam kesempatan itu, Muspida sepakat untuk membentuk Tim pengendalian terpadu sehingga apabila terjadi kebakaran maka akan cepat diatasi. Tim terpadu akan menempati pos di Kantor Kepala Desa Silalahi III yang terdiri dari Manggala Agni Daops Sembahe, BNPB, Babinsa, Polsek dan aparat desa yang dibantu oleh masyarakat. Peralatan yang disiagakan berupa Mesin pompa, ransel air dan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Selanjutnya Muspida melaksanakan rapat dengan BNPB, manggala Agni dan masyarakat untuk membahas sebab kebakaran dan rencana tindakan pencegahan kedepan. 

Dandim 0206/Dairi menyampaikan bahwa "sudah memerintahkan anggotanya agar meningkatkan siaga dan tetap patroli  dengan mengedepankan tindakan preventif dengan menghimbau agar tidak membakar lahan untuk tujuan apapun. Apabila masih tetap membakar lahan akan dilakukan tindakan Hukum," tandasnya. (Penrem023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Sejumlah warnet dikawasan Kec. Medan Selayang yang disinyalir dijadikan lapak (tempat bolos) oleh para pelajar dirazia Polsek Sunggal bersama Kec. Medan Selayang dan Koramil 07/MT,  Kamis (19/9/2019), pukul 09.00 Wib.


Razia "Kasih Sayang" itu berfokus dengan sasaran para pelajar yang bermain di warnet pada saat jam sekolah. 


Sebelum melaksanakan Rajia, dilakukan apel gabungan sebanyak 70 personil, yang terdiri dari personil Polsek Sunggal, Kecamatan Medan Selayang dan Koramil 07/MT.


Apel dipimpin Camat Medan Selayang, Sutan Tolang Lubis, S.STP, M.Sp, bertempat di halaman Kantor Camat Medan Selayang Jln. Bunga Cempaka Kel. PB Selayang II Kec. Medan Selayang.


Dalam arahannya, Sutan Tolang menyampaikan, Rajia yang dilaksanakan ini menindak lanjuti Rapat Kordinasi yang dilaksanakan (18/9), dalam Rangka membangun sinergitas 3 pilar, diantaranya, Kecamatan Medan Selayang, Polsek Sunggal dan Koramil 07/MT, yang berkaitan dengan permasalahan yang terjadi di setiap Kelurahan masing-masing.


"Pagi Ini Kita akan melaksanakan Razia Kasih Sayang, Sasaran terfokus kepada anak sekolah yang bolos dan tidak mengikuti proses belajar saat jam sekolah, serta berada di warnet yang ada dikawasan Medan Selayang", ujar Sutan.


Warnet dijadikan ajang tempat bolos oleh para pelajar, "jadi harus sedini mungkin ditertibkan, sehingga menimbulkan efek jera,  terhadap pelajar yang bolos. Kita juga menghimbau pemilik usaha Warnet agar tidak nengijinkan anak sekolah masuk pada saat Jam belajar, apalagi menggunakan seragam sekolah", jelas Sultan.


Usai melaksanakan apel, para personil bergerak menuju kesasaran Rajia yakni, warnet Cipres net di Jalan Setia Budi, Tarigan Net Jalan Setia Budi, BJ Net Jalan Setia Budi Simpang Pemda, JR Warnet Jalan Gagak Hitam/Ringroad dan RR Net Jalan Gagak Hitam Ringroad. 


Dari keseluruhan warnet yang dirajia, sebanyak delapan orang pelajar yang bolos sekolah terjaring, diantaranya : RP (13), II (16), R (16), Riz (13), D (17), AbSi (16), AnS (17) dan TB (16). Selanjutnya para pelajar tersebut diboyong ke kantor Camat Medan Selayang, untuk didata sekaligus dibina serta dipanggil orang tua nya masing-masing, untuk selanjutnya membuat surat perjanjian agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.


Hadir pada kegiatan rajia, Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis, Wakapolsek Sunggal AKP Enan Surbakti, Para Kanit dan Panit jajaran Polsek Sunggal, Kasi Trantib Kec. Medan Selayang, Lurah se-Kec. Medan Selayang,  Kepling se-Kecamatan Medan Selayang, Babinsa Koramil 07/MT, dan Sat POL PP Kec.  Medan Selayang. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Tim Gabungan Polres Pelabuhan Belawan dibantu dengan Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL), menggrebek tempat permainan lokasi perjudian jackpot dan tembak ikan yang berkedok permainan ketangkasan di Kecamatan Belawan. Dalam penggrebekan tersebut ada tiga titik yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Erinal, Sabtu (7/9/2019) siang.


Sikap tegas aparat kepolisian ini, menyusul setelah aksi sweeping omak-omak, Jumat (6/9/2019) di Kelurahan Gabion Belawan, Kelurahan Bagan Deli. Belasan mesin jackpot diobarak-abrik kaum ibu karena kesal anaknya bermain judi.

Pantauan dilapangan, penggrebekan yang dilakukan aparat kepolisian ini melibatkan sejumlah Polisi Militer TNI AL (Pomal), berhasil mengamankan sejumlah mesin perjudian, diantaranya, dindong, jackpot, tembak ikan di lokasi Tempat Pelelangan Ikan Gabion Belawan, Kelurahan Bagan Deli.

Kemudian polisi menyisir Stasiun PMB, di Jalan Selebes Kelurahan Belawan ll dan Kampung Kolam Kelurahan Belawan Bahagia. 

Penggrebekan ini langsung diapresiasi warga sekitar. 

Atik warga Belawan Bahagia mengatakan, sangat senang dengan di grebeknya tempat permainan judi Jackpot (Dindong) ini oleh Kepolisian dan POMAL. "Karena permainan judi Jackpot (Dindong) ini membuat anak anak menjadi hancur dan sudah cukup meresahkan masyarakat," ucapnya.

Selanjutnya barang bukti alat ketangkasan perjudian tersebut diamankan ke Polres Pelabuhan Belawan. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Belawan) - Polres Pelabuhan Belawan dipimpin Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH, serta melalui Kasat Binmas Kompol Justar SH.MH kembali melakukan razia kasih sayang di sejumlah warnet di kawasan Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan, Rabu (28/08/2019).
Razia kasih sayang di sejumlah warnet tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai berhasil menjaring sebanyak 12 anak pelajar SD dan SMP.
Selanjutnya ke 12 pelajar yang masih dibawah umur tersebut digiring ke ruangan Binmas Polres Pelabuhan Belawan guna diberikan pembinaan dan nasehat agar tak lagi mengulangi perbuatan bermain warnet pada jam belajar tersebut.
Kasat Binmas Polres Pelabuhan Belawan Kompol Justar Purba SH pada kesempatan itu mengatakan, pengamanan terhadap pelajar ini dalam operasi kasih sayang di sejumlah warnet guna mencegah timbulnya kenakalan remaja.
Setelah diamankan di ruangan Binmas Polres Pelabuhan Belawan ke 12 pelajar diberikan pembinaan bahkan para guru sekolah maupun orang tua pelajar yang diamankan itu di panggil untuk membuat surat peryataan guna turut melakukan pengawasan.
"Selain itu kita memberikan pengarahan dan nasehat bagi pelajar tersebut oleh dokter Susan dari Polres Pelabuhan Belawan,"ungkap Justar.
Diruangan Sat Binmas Polres Pelabuhan Belawan juga para anak-anak yang terjaring razia kasih sayang juga diberikan nasehat melalui tontonan video tentang perjuangan jeri payah orang tua demi membesarkan anaknya.
Kasat Binmas juga menghimbau pada orangtua agar senantiasa mengawasi anak dari pengaruh narkoba, tontonan dari HP atau media sosial, pengaruh lingkungan yakni kenakalan remaja, pergaulan si anak.
"Didiklah si anak kearah kebaikan melalui pendekatan diri kepada Tuhan YME seperti mengikuti pengajian, sholat, maupun pendidikan agama," pesan Kasat Binmas pada orangtua si pelajar yang berhadir.
Lebih lanjut dikatakannya, tindakan preventif pihak kepolisian dalam operasi kasih sayang ini melibatkan instansi terkait serta orangtua dengan membuat surat peryataan turut mengawasi si anak agar tak mengulangi lagi perbuatannya tersebut.
Menurut Kasat Binmas, Razia lanjutan kasih sayang digelar Rabu (28/08/2019) sekira pukul 10.30 WIB di kawasan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan.
Pada kesempatan itu pengarahan disampaikan
Dokter Susan dari Polres Pelabuhan Belawan.
Dokter Susan menghimbau anak-anak tak terpengaruh narkoba serta ngelem yang dapat berdampak buruk pada perkembangan otak berfantasi atau berhayal.
Dimana dampak lem itu bisa merusak syaraf otak yang bisa membuat ketergantungan sehingga saat dewasa bisa bersikap malam dan jadi gelandangan.Ujar Dokter Susan.
Sedangkan Guru SD yang mewakili yang berhadir bemarga Boru Sinaga menyampaikan pesan agar para anak didik yang terjaring tak lagi bermain ke warnet karena pengaruhnya dapat merusak serta mengurangi minat belajar di sekolah.
"Dengan adanya diamankannya siswa terjaring razia kasih sayang ini menjadi pelajaran beharga bagi sianak agar tak lagi mengulangi tingkah lakunya bolos sekolah bermain ke warnet," ujar guru tersebut.
Kegiatan pembinaan bagi 12 pelajar terjaring razia kasih sayang tersebut berjalan dengan baik dan lancar sekaligus berfoto bersama sebagai dokumentasi. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polsek Sunggal melaksanakan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di wilayah Hukum Polsek Sunggal Polrestabes Medan, Kamis (15/8/2019), Pukul 14.50 wib. Dari penggrebekan tersebut sedikitnya delapan orang tersangka diciduk. 


Turun langsung pada kegiatan GKN yakni Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH, Wakapolsek Sunggal AKP Enan Surbakti, Kanit Sabhara Iptu N. Siregar, Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting, Kanit Binmas Iptu Subakir, Panit 2 Lantas Ipda J Sihombing, Panit 1 Lantas Ipda AG Lubis, Panit 2 Reskrim Ipda J. Simamora, Panit 3 Reskrim Ipda Eko Wahyuno, bersama 20 Personil Polsek Sunggal.


Sebelum melaksanakan Patroli dan Gerebek Kampung Narkoba, para personil terlebih dahulu mengikuti Apel guna diberi pengarahan yang  dipimpin Wakapolsek Sunggal AKP Enan Surbakti, bertempat di Mako Polsek Sunggal Jalan TB. Simatupang No.240 Kel. Sunggal, Kec. Medan Sunggal.


Dalam arahannya Wakapolsek Sunggal AKP Enan Surbakti  menyampaikan, giat Rajia yang akan dilaksanakan dalam rangka Gerebek Kampung Narkoba di wilkum Polsek Sunggal. Pungsi para personel melakukan penggeledahan terhadap perorangan/barang bawaan yang di curigai diantaranya sajam, narkoba serta barang terlarang lainnya. 


Selain itu, AKP Enan juga menyampaikan, dalam pelaksanaan tugas kiranya para personel yang berpakaian sipil melakukan Body Sistem terhadap personel yang berpakaian Dinas, pada saat melakukan pemeriksaan.


Usai Apel, para personel Polsek Sunggal yang dipimpin Wakapolsek Sunggal AKP Enan, berangkat dari Mako Polsek Sunggal dengan mengendarai 2 Unit Mobil Patroli, 3 unit Mobil Pick'up dan 1 Mobil Pegasus, melaksanakan GKN di Desa Serba Jadi Kec. Sunggal Deliserdang. Dari tempat tersebut petugas berhasil mengamankan 4 (empat) unit mesin judi jackpot dan beberapa alat hisap sabu (bong), sedangkan tersangka diduga kabur setelah mengetahui polisi datang.


Selanjutnya personil Polsek Sunggal yang dipimpin langsung Kapolsek Kompol Yasir Ahmadi, SH, SIK, MH, melakukan  GKN di Dusun I Desa Paya Geli Kec. Sunggal Deliserdang, dan berhasil mengamankan 3 (tiga) unit mesin judi jackpot, sejumlah alat hisap sabu, sajam jenis cutter, beberapa buah mancis, serta 8 (delapan) orang diduga tersangka pemain jackpot dan pemakai narkoba. Kemudian para tersangka beserta barang bukti diboyong ke Mapolsek Sunggal guna pemeriksaan lebih lanjut.


Sementara itu ,menanggapi GKN yang dilakukan Polsek Sunggal, warga masyarakat setempat mengucapkan terimakasih.


"Terima kasih kepada bapak Kapolsek yang sudah mau terjun langsung memimpin penggrebekan, semoga karir Bapak terus meningkat", tutur warga. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) – Polsek Percut Seituan melakukan kegiatan razia antipasi gangguan Kamtibmas dan 3C. Razia ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Percut Seituan Kompol Subroto, beserta jajarannya. Razia dilaksanakan Minggu dini hari (21/07/2019).

Sasaran razia ini warnet-warnet yang tutupnya hingga pagi hari yang berada di jalan Wiliam Iskandar, jalan Pasar 7 Tembung dan Jalan Besar Tembung.

Dalam razia tersebut diamankan 36 pelajar, 4 unit CPO komputer dan 15 unit sepeda motor tanpa surat surat, para pelajar yang ditangkap dalam operasi tersebut diberikan pembinaan dan diserahkan kepada orang tua masing masing.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Subroto, didampingi Kanit Reskrim, Iptu MK Daulay SH dan Ipda Supriadi SH, kepada awak media mengatakan, Para pelajar SMP dan SMA serta sepeda motor tersebut diamankan dari warung internet saat kita menggelar razia guna mengantisipasi gangguan kamtibmas berupa curat, curas dan curanmor (3C). 

Lebih lanjut dijelaskan mantan Kasubbag Humas Polrestabes Medan ini, terhadap para pelajar dilakukan pembinaan dan diserahkan kepada orang tua masing-masing.
"Demikian juga halnya dengan pemilik warnet diminta untuk membuat pernyataan agar tidak mengizinkan para pelajar bermain warnet hingga pagi hari," jelas Kompol Subroto.
Untuk sepeda motor sendiri, kata Subroto, akan diserahkan kepada pemiliknya.


"Sepeda motor akan kita serahkan mana kala pemiliknya dapat menunjukkan STNK sepeda motor tersebut," pungkasnya. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Lakalantas terjadi antara mobil Truk tronton BK 8603 TF kontra sepeda motor Honda Beat BK 5944 AIC dengan sepeda motor Honda Beat BK 2373 PAN, di Jalan Binjai Km 7 simpang Jalan Patriot depan Kodam I/BB, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (18/7/2019).

Akibat kecelakaan tersebut, mengakibatkan tiga orang tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Syahri Ramadhan mengatakan bahwa sebelum terjadinya laka lantas, Truk BK 8603 TF datang dari arah timur (Medan) menuju ke arah barat (Binjai) dengan bermuatan Getah sebanyak 16 ton. Saat hendak sampai di persimpangan Jalan Patriot arus lalu lintas dari arah Medan terhenti dikarenakan ada mobil truk nomor polisi belum di ketahui membelok ke arah kiri (selatan)," kata Ramadhan, Kamis (18/7/2019).

"Saat pengemudi mobil Truk BK 8603 TF menginjak rem, tiba-tiba rem tidak berfungsi dan menabrak kedua sepeda motor di depannya hingga terseret sejauh lebih kurang 30 meter," tambahnya.

Akibat peristiwa itu, lanjut Ramadhan pengendara sepeda motor Honda beat BK 5944 AIC, laki-laki atas nama Rodliyatan Mardliyah Naibaho (30) mengalami tengkorak kepala pecah dan seketika meninggal dunia.

Kemudian pengedara sepeda motor BK 2373 PAN, laki-laki Mr X mengalami luka pada kepala dan hilang kemaluan dan meninggal dunia. Sedangkan pria yang dibonceng (28) juga meninggal dunia.

Ketiga korban meninggal dunia di TKP dan telah di bawa ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan sebelum dipulangkan kerumah duka," sebutnya.

Untuk pengemudi mobil Truk BK 8603 TF atas nama Ferdinand Pardede (39) warga Jalan Durian No 35, Desa Suka Maju, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematang Siantar, sudah diamankan.

"Pengemudi truk sudah kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tandas Ramadhan. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Pancurbatu) - Polsek Pancurbatu menggelar  giat Operasi Rutin dalam rangka Cipta Kondisi/Razia terhadap kejahatan jalanan/Begal, Premanisme, Curas dan pelanggaran lalu lintas, di  Jalan Jamin Ginting depan Mako Polsek Pancur Batu, Selasa (16/7/2019) Pukul 21.30 Wib.

Kegiatan Ops Rutin tersebut  dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda  Holan Situmorang didampingi Panit 3 Sabhara Aiptu Bengkel Surbakti dan 11 Personil anggota Mapolsek Pancurbatu.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago SH menerangkan, kegiatan rutin dilakukan guna untuk mengantisipasi begal dan menciptakan situasi yang kondusip di wilayah hukum Pancurbatu.

"Akhir - akhir ini beredar di medsos maraknya begal, curas dan curat. Oleh karena itu pihak Kepolisian berkewajiban menjaga situasi yang aman dan kondusip guna mempersempit ruang gerak tindak kriminal tersebut," ungkap Kompol Faidir.

"Aksi kriminal sering terjadi pada malam hari, oleh karena itu razia akan  dilakukan rutin setiap malam dengan merazia kendaraan bermotor," tambah Kapolsek. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Guna mengantisipasi aksi kejahatan jalanan di Kota Medan, seperti, Curat, Curas, Curanmor (3C), Narkoba, Sajam, serta kelengkapan dokumen kendaraan, personel Polsek Sunggal Polrestabes Medan menggelar Rajia diwilayah hukumnya, Rabu (17/7/2019) pukul 14.00 Wib.

Adapun personil yang diturunkan yakni, Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Syarif Ginting, Kanit Provost Iptu Yanto Silitonga, Kanit Lantas Iptu Syahri Ramadhan, Kanit Bhinmas Iptu Subhakir, Panit 1 Sabhara Iptu Nelson Limbong, beserta 20 ( dua puluh ) orang Personel Polsek Sunggal dari unit Intel, Sabhara, Reskrim dan Lantas. 

Sebelum melaksanakan Rajia, para personel mengikuti apel guna diberi pengarahan, dipimpin Kanit Provost Iptu Yanto Silitonga, bertempat dihalaman Mapolsek Sunggal.

Dalam apel yang digelar, Kanit Provost Iptu Yanto Silitonga menyampaikan, giat Rajia yang di laksanakan dengan sistem Mobile dan melakukan tindakan Hunting dengan sasaran para pengendara yang di curigai tidak memiliki Dokumen/Kelengkapan Surat Kenderaan sepeda Motor maupun Mobil. Selain itu melakukan penggeledahan terhadap Perorangan/Barang bawaan yang di curigai membawa Sajam, Narkoba serta barang Terlarang Lainnya.

Dalam Pelaksanaan Tugas kiranya Personel yang berpakaian Sipil melakukan Body Sistem terhadap Personel yang berpakaian Dinas, pada saat melakukan Pemeriksaan 

Usai apel digelar, para Personel Polsek Sunggal dipimpin Kanit Provost berangkat dari Mako Polsek Sunggal menuju lokasi pelaksanaan Razia, yakni di Jalan Sei Mencirim Desa Medan Krio Kec. Sunggal Kab. Deliserdang. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Patroli dan Hunting dengan Route, Jalan Sei Mencirim, Jalan PT. Ira, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Pasar 6 Telaga Dingin.

Hasil yang dicapai dalam kegiatan Rajia tersebut, petugas berhasil mengamankan 8 Unit Sepeda Motor tanpa Kelengkapan Dokumen yang sah, dan diboyong ke Mako Polsek Sunggal guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari awal hingga selesai dilaksanakan, Kegiatan Razia, Patroli dan Hunting berjalan aman dan tertib. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Patumbak) - Warga Terminal Terpadu Amplas (TTA) Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas di gegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas. Saat ditemukan mayat korban mengenakan celana jeans warna biru, baju kaos warna abu abu kombinasi merah, dan kain seprai warna merah jambu motip bunga, Sabtu (13/7) pagi

Kapolsek Patumbak AKP Ginananjar Fitriadi SH,SIK, didampingi Kanit Reskrim Iptu  Budiman Simanjuntak, Minggu (14/7) siang membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas di sekitaran Terminal Terpadu Amplas (TTA) tepatnya di dalam loket bus tersebut.

"Benar, mayat itu awalnya  ditemukan oleh dua orang saksi bernama Satria (39) PNS Dishub Kodya Medan warga Jalan Panglima Denai No 5 dan Taupik (33) PNS Dishub warga Jalan Panglima Denai Amplas ketika melintas di TKP melihat ada seorang laki-laki tidur terlentang di dalam loket bus terminal amplas sekira Jam.07.30.Wib," sebut Kapolsek Patumbak AKP. Ginanjar Fitriadi.

Dikatakannya, pada saat ditemukan saksi, posisi korban terbaring dengan posisi telentang. Saksi mencoba membangunkan korban dengan menggunakan kakinya namun korban kaku, saat diperiksa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia 

"Atas pemudian mayat korban, saksi kemudian memanggil warga sekitar. Suasanan terminal Amplas, selanjutnya saksi melaporkan ke Kepala terminal dan kemudian dilaporkan ke Polsek Patumbak," jelas Ginanjar.

Mendapat informasi adanya penemuan mayat di terminal Amplas, selanjutnya Pawas Iptu Lumban Batu dan Piket Sabhara, Piket Reserse dan Unit Identifikasi mendatangi lokasi dan langsung malakukan olah Tempat Kekadian Perkara (TKP)
Sementara itu dari hasil visum luar unit identifikasi tidak ditemukan adanya tanda -tanda kekerasan dalam tubuh korban. 

"Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban," jelas Kapolsek.

Namun kata Ginanjar, ketika mayat tersebut akan di evakuasi menggunakan ambulance menuju ke RS. Bhayangkara Medan, diantara warga yang datang ke lokasi kejadian ada yang mengenal korban, selanjutnya kita menghubungi keluarganya.

Selanjutnya keluarga korban yang datang kelokasi meminta agar korban tidak dilakukan autopsi dan bersedia untuk membuat surat tidak keberatan atas meninggalnya korban. 
Setelah itu pihak keluarga membawa korban ke ke rumah duka di Jalan Panglima Denai Gang Seser untuk dilalakukan pemakaman.

"Dari hasil keterangan Abang kandung korban bernama Bostan Pardede (35) warga Jalan Panglima Denai Gang Seser Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas bahwa korban ada riwayat penyakit komplikasi dan selama hidup tak mau tinggal dirumah," tandas Kapolsek (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Warga sekitar Jalan Panci, Sei Putih Tengah, Medan Petisah, Senin (17/6), mendadak heboh. Pasalnya, mereka dikejutkan dengan penemuan mayat di  salah satu kamar kos di kawasan tersebut.

Dari informasi dihimpun, mayat yang ditemukan tersebut bernama Jefri Sahat Maruli Tua Bakarra alias Pudan (27). Pria asal Kota Pinang, Labuhan Batu Selatan ini merupakan penghuni kamar kos itu.
Jasad Jefri pertama kali ditemukan Suryamin Damanik (33), teman sebelah kamarnya. Awalnya dia mendengar telepon genggam milik temannya itu terus berdering sekitar pukul 12.00 Wib.

"Kok enggak diangkat si Pudan ini HP-nya? Terus aku masuk ke kamar dia. Pas mau aku buka pintu tidak terkunci, aku lihat dia sudah dalam posisi telentang," katanya, Senin (17/6).

Suryamin mengaku terakhir bertemu Jefri dalam kondisi baik. Kata temannya itu baru sekitar tiga hari mengekos di kos-kosan milik Opungsunggu.

"Terakhir dia kerja di salah satu tempat hiburan malam Stroom, tetapi katanya sekarang sudah enggak kerja lagi," ungkap Suryamin.

Hal yang mencurigakan inipun langsung beredar diantara penghuni kost yang akhirnya memanggil kepala lingkungan ke lokasi.
Kemudian Kepala Lingkungan (Kepling) langsung meneruskan laporan ini pada Polsek Medan Baru.

" Sekitar pukul 12:45 WIB piket Reskrim bersama petugas patroli dari Polsek Medan Baru yang langsung saya pimpin bersama Panit Sabhara Ipda Charles langsung meluncur ke lokasi dan disana kami menemukan korban sudah tak bernyawa dalam kondisi mulut mengeluarkan aroma minuman beralkohol dalam kondisi telentang dan disamping tubuhnya terdapat Koyo Handyplast, tak ada tanda – tanda kekerasan di tubuh korban," ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Antonio Purba pada awak media.

Lanjut Philip, walaupun demikian kami tetap memanggil tim INAFIS Polrestabes Medan untuk lebih memastikan sebab kematian korban
"Kita menduga korban tewas akibat terkena serangan jantung," ujar Philip.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad Jefri ke RS Bhayangkara Medan. "Jika ada keluarganya kita akan minta persetujuan untuk diautopsi atau tidak," pungkasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Dairi) - Rona duka masih tampak jelas di wajah para korban kebakaran di Pasar Lama Kelurahan Sidikalang Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, beberapa dari mereka telah kehilangan tempat tinggal dalam musibah kebakaran kemarin, Selasa malam (4/6/2019), dan mereka kini membutuhkan uluran tangan.

Demikian pula pada hari ini Rabu (5/6/2019) aparat TNI dari Kodim 0206/Dairi yang di pimpin oleh Pabung Kodim 0206/Dairi Kapten Inf M.Nainggolan serta Danramil 02/Sdk Kapten Inf T.Aritonang bersama dengan Camat Sidikalang Bapak Agel Siregar,S.T turut membantu warga membersihkan puing puing kebakaran dan membantu BNPB untuk membuat Posko kebakaran dan Pos Kesehatan yang datang dari Puskesmas Huta Rakyat.

Danramil 02/Sidikalang Kapten Inf T.Aritonang menerangkan," bahwa musibah kebakaran yang terjadi kemarin malam sangat mengejutkan warga, karena peristiwa itu terjadi pada saat sebagian warga masyarakat melaksanakan takbiran dan sebahagian lagi sedang melaksanakan mudik lebaran, sehingga situasi ini membuat petugas kesulitan untuk melaksanakan tugasnya karena rumah warga dalam keadaan terkunci, namun kami tetap berusaha mengatasi si jago merah bersama dengan pemadam dan warga sekitarnya dengan cara mendobrak pintu dan mengeluarkan barang-barang milik warga yang dapat di selamatkan.

Pabung Kodim 0206/Dairi Kapten Inf M.Nainggolan mengucapkan," kami turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas musibah kebakaran yang menimpa warga masyarakat Pasar Lama Kelurahan Sidikalang Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi dan kami siap membantu warga untuk membersihkan sisa puing puing kebakaran dan kami juga siap untuk membantu tenaga membagun rumah warga apabila di butuhkan dan berharap kepada Pemerintah Daerah dapat segera membantu mengingat saat ini rata-rata korban sudah tak memiliki tempat tinggal," ujarnya.

Sementara, Camat Sidikalang Bapak Agel Siregar,S.T mengatakan," terimakasih yang sebesar besarnya kepada aparat TNI yang sudah turut membantu warga yang terkena korban bencana kebakaran mulai tadi malam sampai saat ini sehingga api dapat di padamkan dengan cepat dan mencegah api tidak merembet ke rumah warga lainnya serta turut membantu membersihkan puing puing sisa kebakaran, sekali lagi terimakasih dan salut untuk TNI yang telah lelah bekerja membantu warga," katanya mengakhiri. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (Pinangsori) - Babinsa Koramil 04/Pinangsori Kodim 0211/TT, Serda Abburajab membantu evakuasi mobil L 300 yang terperosok ke dalam beram jalan lintas Sibolga - Padangsidimpuan, Selasa (4/6/2019).

Adanya informasi dari warga binaan Koramil 04/Pinangsori kepada Babinsa bahwa telah terperosok 1 unit mobil L 300 muatan penumpang yang hendak mudik tepatnya di Jalan Lintas Sibolga - Padangsidimpuan Kel. Lumut Kec. Lumut Tapteng.

Mobil L 300 tersebut diketahui merupakan angkutan umum penumpang dari Sibolga - Padangsidimpuan (dan sebaliknya).
Pak J.Siregar yang merupakan pengemudi mengaku bahwa mobil yang dikendarainya terlalu menepi sehingga terperosok kedalam beram jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kondisi kendaraan mengalami rusak berat di bagian kiri akibat terperosok.

Salah seorang penumpang mengatakan bahwa terjadinya mobil terperosok akibat dari menghindari lobang yang ada dijalan kemudian pengemudi mengambil terlalu menepi sehingga mobil masuk kedalam beram dan tidak dapat kembali ke jalurnya kembali dikarenakan muatan dalam mobil yang cukup padat.

Sementara itu, Serda Abburajab yang saat itu sedang bertugas di posko terpadu Pengamanan Lebaran membantu evakuasi mobil yang terperosok tersebut.

Ditempat berbeda, Danramil 04/Pinangsori Kapten Inf Mansyur Her Alam membenarkan bahwa kejadian tersebut terjadi diwilayah teritorial Koramil 04/Pinangsori.

Danramil 04/Pinangsori menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan mudik lebaran "untuk selalu berhati - hati dan memperhatikan faktor keamanan dalam berkendaraan dikaitkan dengan susana lebaran kali ini banyak kendaraan yang hilir mudik," ungkapnya. (Penrem 023)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Unjuk rasa yang berlangsung di gedung DPRD Sumut hingga Jumat (24/5) malam sempat memanas. Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, yang ikut melakukan pengamanan bergegas menenangkan massa.

Nyaris pecahnya kericuhan pada demonstrasi itu terjadi sekitar pukul 21.10 WIB. Ketika itu, massa aksi sempat melempari petugas kepolisian yang berjaga dengan botol air mineral. Massa juga menarik pagar kawat duri yang terpasang di depan pintu utama gedung DPRD Sumut.

Menyaksikan itu, kemudian Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, berusaha menenangkan massa.
"Demo saat itu mulai memanas karena massa sudah merusak kawat berduri dan melempar botol ke polisi. Karena itu saya berusaha menenangkan," kata Dandim kepada wartawan, Sabtu (25/5).

Dandim bersama salah seorang perwakilan massa dan juga Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, melakukan mediasi agar massa tak bertindak anarkis. 

Upaya mediasi itu membuahkan hasil positif. Sebab perwakilan massa aksi membuat kesepakatan dengan pihak Sekretariat DPRD Sumut dengan disaksikan Dandim dan Kapolrestabes. Massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib dan aman sekitar pukul 23.45 WIB.

"Akhirnya demonstrasi tenang.  Semula mereka mau menginap, tetapi akhirnya dibatalkan dan massa aksi pulang ke rumah masing-masing dengan tertib," pungkas Perwira lulusan Akmil 1997 tersebut. (Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan dibantu Satpol PP Medan, pihak Kepolisian dan Polisi Militer (PM), melaksanakan rajia terhadap sejumlah rumah kos-kosan dan hotel kelas melati yang diduga dijadikan tempat maksiat, Sabtu (18/5/2019) pukul 23.00 Wib.

Hasilnya, 25 orang terdiri dari Pria dan Wanita terjaring, dan diboyong ke kantor Dinas Sosial Jalan Pinang Baris Medan," kata Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Endar Lubis, Minggu (19/5/2019).

Endar menjelaskan, rajia yang dilakukan ini, dalam rangka penertiban penyakit masyarakat (Pekat) di Kota Medan yang merupakan amanat dari Perda No.06 Tahun 2003, tentang larangan terhadap pengemis, gelandangan dan perbuatan asusila.

"Kegiatan rajia ini akan kita lakukan secara rutin, dan lebih kita tingkatkan pada bulan Suci Ramadhan 1440 H ini, untuk menghormati saudara-saudara kita khususnya umat Islam, guna menciptakan kenyamanan dalam melakukan ibadah", ujarnya.

Dari kegiatan yang dilakukan saat ini, lanjut Endar, pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 25 orang terdiri dari pria dan wanita, yang diamankan dari sejumlah rumah kos-kosan di seputaran Medan Baru dan beberapa Hotel kelas melati di Jalan Jamin Ginting Medan, yang diduga dijadikan tempat praktek asusila.

"Ada sebanyak 25 orang kita amankan, terdiri dari pria dan wanita", ucap Endar.

Endar menambahkan, dari 25 orang yang terjaring akan didata dan dilakukan pembinaan.

"Keseluruhan yang diamankan akan didata, diberi pembinaan, dan memanggil pihak keluarga serta membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan serupa. Namun apabila terdapat ada yang sudah beberapa kali diamankan, akan dikirim ke panti rehabilitasi (Parwasa) di Berastagi Tanah Karo", tandas Endar. (Rn)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Tim gabungan yang terdiri dari personel Sat Narkoba dan Sat Lantas Polres Serdang Bedagai serta BNNK dan Dinas Kesehatan melaksanakan razia untuk meminimalisir pelarian tahanan dari Lapas Hinai, Jumat (17/5/1019) pagi.

Sebanyak 35 petugas melakukan razia yang digelar di Jalan Lintas Sumatera Medan-Tebing Tinggi tepatnya di depan Kantor Damkar Pemkab Sergai, yang dipimpin Kasatres Narkoba Polres Sergai, AKP Martualesi Sitepu.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kadis Kesehatan Pemkab Sergai dr Bulan Simanungkalit dan Kasi Rehab BNNK Sergai, Magdalena Hutagalung.

Dalam pelaksanaan razia, petugas menghentikan setiap bus yang melintas dan memeriksa setiap penumpang maupun orang yang dicurigai lalu dilaksanakan test urine.

"Razia ini untuk mengantisipasi pelarian napi dari Lapas Hinai. Namun tidak ditemukan adanya tahanan yang kabur dari Lapas Hinai. Tapi, kita mengamankan 9 orang yang terindikasi sebagai pemakai narkotika.

"Selain itu, Razia ini juga digelar untuk memberikan keselamatan berlalu lintas dan memberikan pelayanan kesehatan terhadap pengemudi dan penumpang menjelang Hari Raya Idul Fitri," sebut Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Martualesi Sitepu dalam keterangannya, Jumat (17/5/2019).

Ada pun kesembilan orang yang diamankan tersebut merupakan sopir, kernet dan penumpang bus, yakni :
1. Fernandes Manullang (33), sopir Colt Diesel
2. Elsandi Sinaga (35), sopir Angkot Sandra Prima
3. Feldi Ramadhan (24), sopir mobil pick up
4. Andik Priyo (37), sopir mobil
5. M Zain (42), penumpang Bus Rajawali
6. Sandi Mahesa (20), kernet
7. Wawan Hendrawan (40), sopir
8. Sawaluddin (39), sopir
9. Dedi Kurniawan (24), Sopir

"Setelah didata, ke-9 orang tersebut kemudian diserahkan kepada BNNK Sergai untuk dilakukan assesment," pungkasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sipahutar) - Serda Aristoteles Sianturi anggota Koramil 19/Sipahutar – Kodim 0210/TU salah satu Babinsa yang sangat perduli dengan kehidupan masyarakat desa binaannya.

Persengketaan lahan masyarakatnya yang terjadi di desa Onanrunggu I Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara, pada Kamis (09/5/2019), kedua kubu yang bersengketa lahan dipanggil oleh Kepala Desa dan sekaligus mengundang kehadiran Babinsa Serda Aristoteles Sianturi.

Kemudian Babinsa Serda Sianturi langsung sebagai hakim untuk jembatan memediasi perdamaian kepada kedua kubu yang bersengketa lahan.

Babinsa Koramil 19/Sipahutar Serda Aristoteles Sianturi langsung membawa kedua belah pihak ke lokasi lahan yang disengketakan. Serda Arisroteles Sianturi menghimbau kepada kedua belah pihak permasalahan sengketa lahan yang sudah bertahun- tahun lamanya ini supaya kita selesaikan dengan jalan perdamaian, sehingga desa kita tidak ada permasalahan dikemudian hari dan desa kita semakin jaya dan kuat. 

Kemudian kedua belah pihak sepakat menerima apa yang disampaikan Babinsa Koramil 19/Sipahutar Serda Aristoteles Sianturi. Maka kedua belah pihak membagi dua lahan sengketa tersebut menjadi dua bagian yang sama, sehingga keduanya berdamai dengan hati yang senang dan damai.

Lahan sudah siap diolah kembali untuk mata pencaharian kehidupan ekonomi masyarakat desa Onanrunggu I Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli  Utara secara khusus kepada kedua belah pihak. (Penrem 023/KS)