.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Seorang pria yang ditaksir berumur 45 tahun diduga pencuri sepeda motor tewas terkapar di dalam parit di Jalan Sederhana, Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (29/6/20)
Pelaku yang belum diketahui identitasnya (Mr X)  tewas setelah sepedamotor yang dikendarainya menabrak pohon dan terus masuk ke dalam parit. Pelaku kabur diduga dikejar massa usai mencuri sepeda motor bersama kawannya yang kabur.
Informasi dihimpun, pelaku melakukan pencurian sepedamotor bersama seorang  kawannya di Jalan Rahayu, Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Sei Tuan. Sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku berjalan kaki bersama kawannya untuk mencari mangsa.
Namun saat melintas di lokasi kedua pelaku melihat sepeda motor milik warga terparkir. Melihat situasi sekitar sepi, pelaku merusak kunci dan melarikan sepeda motor Honda Supra X BK 5206 AEJ milik warga yang dibelum diketahui namanya.
Namun sial, aksi pelaku diketahui warga hingga pelaku diteriaki maling dan warga melakukan pengejaran.
Karena ramainya warga mengejar sehingga sepedamotor Honda Supra X yang dibawanya kabur menabrak pohon hingga pelaku terpental dan masuk ke dalam parit. Seketika pelaku  langsung meregang nyawa di dalam parit. Sementara kawan pelaku berhasil kabur.
Atas peristiwa itu, pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan, mendapatkan informasi segera datang ke lokasi. Selanjutnya barang bukti sepedamotor Honda Supra  dibawa ke kantor polisi.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otniel Siahaan kepada wartawan, Senin (29/6/20) malam membenarkan ada pria yang diduga sebagai pelaku curanmor tewas setelah sepeda motor yang dicurinya menabrak pohon dan dia langsung masuk parit.
"Pelaku tidak sempat diamuk massa. Dia tewas setelah sepeda motor yang dibawanya menabrak pohon dan pelaku masuk parit. Hingga saat ini kita belum mengetahui nama pelaku karena tidak ada ditemui identitasnya. Jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," pungkasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Entah apa yang ada dibenak pria ini, AA (40) warga Dsn IV, Desa Ujung serdang nekat melakukan percobaan pemerkosaan kepada seorang wanita di rumah korban di Gg. Bersama Dsn IV Desa ujung serdang kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Minggu (28/6/2020) pagi dini hari.

Informasi dihimpun, pada hari Minggu (28/6/2020) sekira pkl. 01.30 wib, AA masuk ke rumah korban melalui pintu belakang dan langsung masuk ke kamar korban yang bernama Sri Ulina Sitepu (26) warga Gg. Bersama Dsn IV Desa ujung serdang kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, dan langsung menindih korban yang sedang tidur.

Sontak Sri Ulina terbangun dan menjerit minta pertolongan, yang mana AA mengancam dengan sebilah pisau tajam sehingga mengenai tangan korban dan mengakibatkan luka. Teman korban yakni Rahdearni Sitepu (28) yang tinggal dengan Sri Ulina berhasil mengamankan pelaku. Tak lama kemudian Kades setempat datang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, SH menerangkan, "korban selamat dan saat ini dirawat di RS Mitra Sehat Medan dan Pelaku Sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," tutupnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Seorang pengendara sepeda motor Honda Kharisma 125  Nopol BK-6560-HF, tewas diseruduk truk Mitsubishi Fuso Tronton Nopol BK-9272-LG yang dikemudikan Suyadi (46).

Peristiwa kecelakaan itu terjadi, di Jalinsum, Medan - Tebing Tinggi, KM 49 - 50, tepatnya didekat jembatan Titi Nonang,  Dusun Bakti Desa Sei Buluh, Kec. Teluk Mengkudu, Kab. Serdang Bedagai, Kamis (25/6/2020) sekitar pukul 07.30 WIB. 

Akibat tubrukan itu, pengendara sepeda motor, Iriantoni  (53) warga  Jalan Gunung Sorik Merapi, Lk. II Kel. Rantau Laban,Kota Tebing Tinggi, mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP. 

Selanjutnya, oleh petugas Unit Laka Satlantas Polres Sergai, dievakuasi ke RSU. Trianda Perbaungan. Sedangkan pengemudi truk, Suyadi (46) warga Dusun Melati l, Desa Jati Rejo, Kec. Pagar Merbau, Kab. Deli Serdang, tidak mengalami luka dan tidak berobat.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Lantas AKP Agung Basuni SH, SIK, mengungkapkan kejadian itu berawal ketika pada saat truck Mitsubishi Tronton BK-9272-LG yang dikemudikan Suyadi.

"Saat itu datang dari arah jalan Tebing Tinggi menuju arah jalan Medan, hendak bergerak mendahului kendaraan didepannya searah jalan yang sedang antrian macet bersamaan dengan sepeda motor Honda Kharisma BK-6560-HF yang dikendarai korban," ujar Kapolres.

Entah bagaimana, sambungnya, kemudian menabrak bagian belakang (tabrak belakang) Honda Kharisma BK-6560-HF yang berada didepannya. Hingga pengendara terlindas ban depan sebelah kiri dari truck Mitsubishi Tronton BK-9272-LG tersebut. 

" Akibatnya pengendara sepeda motor  uka dan meninggal dunia di TKP. Selanjutnya kasus ini ditangani Unit Laka," tandas Agung. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) -  Sedikitnya ada 11 rumah warga Dusun XV Kampung Jati Sei Bamban hancur diterpa angin puting beliung, Rabu (25/6/2020) sekitar pukul  23.00 wib.

Terjangan angin kencang disertai hujan membuat membuat warga sekitar panik, beberapa pohon tumbang menimpah bangunan rumah warga. Tidak hanya itu, berapa seng rumah warga juga beterbangan diterpa angin. 

Deni Syahputra (Gobek), salah satu korban bencana yang berpropesi sebagai penjual ayam penyet tersebut menuturkan, "sebelum hujan lebat ada dua pusaran angin besar yang bertemu, dimulai dari arah barat terus menghantam beberapa rumah warga sampai ke arah timur. 

"Ada pohon yang tumbang menimpah jualan saya, namun Alhamdulillah pada malam itu tidak ada pembeli, jadi tidak ada korban jiwa", ujar Gobek seraya menuturkan akibat peristiwa tersebut dirinya mengalami kerugian hingga Rp.3 juta. 

Menindak lanjuti hal tersebut, Karim Kadus XV Saat ditemui dirumahnya menuturkan, ada 11 rumah warga yang hancur diterpa angin, yang paling parah rumah warga bernama pak Syahriono, Deni Syahputra (gobek), dan Ibu Sulasmira. Beruntung tidak ada korban jiwa. 

"Dari keseluruhan, total kerugian material yang kami hitung sekitar 10 juta rupiah", ucap Karim.

Sementara itu, Kades Desa Sei Bamban yang dikonfirmasi tetkait langkah penanganan bencana warganya sekira pukul 13.40, sedang tidak berada dikantor. Ironimya kantor desa tersebut terlihat kosong tak berpenghuni. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) - Satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco gugur saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo, Afrika.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco Letkol Czi M.P. Sibuea, S.H., M.Han, bahwa gugurnya prajurit TNI atas nama Serma Rama Wahyudi dan satu orang prajurit TNI yang terluka diakibatkan oleh serangan kelompok bersenjata di wilayah Makisabo, Kongo, Afrika, Senin (22/06/2020), pukul 17.30 waktu setempat.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat tugas pengiriman ulang logistik ke Temporary Operation Base (TOB) bagi prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang melaksanakan pembangunan Jembatan Halulu sebagai sarana pendukung bagi masyarakat setempat. Ketika perjalanan kembali ke COB (Central Operation Base), terjadi penghadangan dengan dihujani tembakan kearah konvoi kendaraan angkut personel yang dikawal oleh dua unit kendaraan tempur APC Malawi Batalyon di wilayah Makisabo.

Serangan mendadak tersebut diduga dilakukan oleh Allied Democratic Forces (ADF), kelompok bersenjata yang berkonflik dengan pemerintah Republik Demokratik Kongo. Usai kontak senjata, diketahui bahwa Serma Rama Wahyudi meninggal dunia akibat terkena tembakan yang menembus dada atas sebelah kiri, sementara satu prajurit TNI lainnya yang terluka saat ini mendapat perawatan di Rumah Sakit Level III Goma MONUSCO.

Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco merupakan satgas PBB dari Indonesia yang banyak memberikan kontribusi besar dalam pembangunan infrastruktur di daerah misi dan telah mendapatkan apresiasi besar dari Markas PBB, salah satunya adalah program pembangunan dan rehabilitasi jalan Kasinga-Kadidiwe, Kongo. (Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Curah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan ini membuat naiknya debit air diseputaran belantaran sungai Malinda yang mengitari seputaran Kota Lubuk Pakam, sehingga mengakibatkan warga yang bertempat tinggal dibelantaran sungai terdampak akibat luapan air sungai.

Salah satunya warga masyarakat bernama Bapak Sujono yang bertempat tinggal dibelantaran pinggir Sungai Malinda di Desa Paluh Kemiri Kec. Lubuk Pakam mengalami dampak dari meningkatnya debit air sungai sehingga memasuki kediamannya setinggi lutut kaki orang dewasa.

Menyikapi hal tersebut, Sat Sabhara Polresta Deli Serdang pada Jumat (19/06/20) pagi turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap bapak Sujono beserta barang-barang yang terdapat didalam rumah dari genangan air banjir yang memasuki rumah bapak Sujono.

Dengan menggunakan dua Buah perahu Kano, personil Sat Sabhara Polresta Deli Serdang melakukan evakuasi terhadap Bapak Sujono dan barang-barang dari rumah yang tergenang banjir tersebut untuk mengantisipasi bilamana curah hujan kembali dengan intensitas yang tinggi, bapak Sujono telah dievakuasi dari resiko bencana banjir susulan.

Selain itu personil Sat Sabhara Polresta Deli Serdang juga memberikan bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, gula dan kue kaleng sebagai bentuk sosial kepada warga yang rumahnya  terkena banjir.

Kasat Sabhara Polresta Deli Serdang Kompol Bulat Panjaitan, SH kepada awak media yang melakukan liputan dilapangan mengatakan, bahwa evakuasi ini dilakukan untuk mengantisipasi datangnya banjir susulan mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi, "untuk itu kita lakukan evakuasi demi mencegah hal hal yang tidak diinginkan terhadap warga masyarakat mengingat curah yang masih tinggi saat ini ", jelasnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (SERGAI) -  Pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 102013 Sialang Buah Desa Pekan Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengeluhkan tumpukan sampah yang berada persis di depan pintu gerbang masuk sekolah itu.

Keluhan tersebut disampaikan Kepala SDN 102031 Nurma Sagala dan para guru kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sergai Drs Joni Walker Manik MM didampingi Kabid SD Sugianto SPd, Kabid SMP Sujarwo SPd, Kabid PTK Pujiono, Ketua Dewan Pendidikan (DP) Sergai Agus Marwan, Sekretaris DP Abdul Firman Kursin, Anggota DP Murti Anugrah, Korwas Carles Pardosi, Korwil Kecamatan Teluk Mengkudu Syawaluddin Lubis saat kunjungan sosialisasi new normal menjelang belajar sekolah tahun ajaran baru dan meninjau program Green, Clean and Life (GCL), Jumat (19/6/2020) di sekolah tersebut.

"Aroma tak sedap yang berasal dari tumpukan sampah itu cukup mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), terlebih disaat musim penghujan dan ketika saat sampah tersebut diangkut, kondisi seperti ini sudah berlangsung bertahun-tahun, meskipun baru-baru ini telah melapor ke bapak Camat Teluk Mengkudu tumpukan sampah tersebut masih menggunung," papar Nurma Sagala.

Lanjut Kepala SDN 102013, sampah-sampah tersebut berasal dari pasar tradisional Pekan Sialang Buah yang lokasinya berbatasan dengan sekolah, pasar itu buka dua kali dalam satu minggu, hari Rabu dan Sabtu, ditambah sampah dari masyarakat yang juga dibuang di lokasi tersebut.

"Kami berharap bapak Kepala Dinas Pendidikan membantu pihak sekolah dalam mengatasi masalah timbunan sampah yang aroma tidak sedapnya sangat menggangu KBM di sekolah," harap Nurma Sagala.

Sementara Kadisdik Sergai Drs Joni Walker Manik MM langsung merespon keluhan Kepala SDN 102013, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instasi terkait tumpukan sampah yang telah menganggu aktifitas KBM.

"Terlebih terkait program GCL dan menyongsong new normal belajar di sekolah di masa pandemi Covid-19, seluruh sekolah di Sergai diminta bersih dan nyaman," tegas Joni Walker Manik.

Ditambahkan Kadisdik, "menjelang new normal guru dan Kepala Sekolah juga harus mampu bekerja sama dan berinovasi dengan berpedoman kepada protokol kesehatan, seperti wastafel tidak harus mahal, masker juga tidak harus mahal, begitu juga cairan disinfektan tidak harus mahal yang terpenting sesuai protokol kesehatan, sehingga lingkungan sekolah dapat turut memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Diakhir kunjungan rombongan Disdik Sergai bersama pihak SDN 102013 seluruh Kepala SD se Kecamatan Teluk Mengkudu meninjau tempat pembuangan sampah yang menebarkan aroma tidak sedap dan menggangu proses aktifitas KBM itu. (Bayu)