.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Iklan

Iklan

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

 

INTAIKASUS.COM, (Pancurbatu) - Dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid 19 di Pancur Batu, Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Polsek Pancurbatu gelar Kegiatan Swab Antigen yang dilakukan oleh Muspika Plus Pancurbatu bekerjasama dengan Tenaga Kesehatan dari Puskesmas (Tuntungan dan Gunung Tinggi) serta RSU di Pasar Pancurbatu Jln. Jend. Jamin Ginting Km.17 Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (31/07/2021) sekira pukul 09.00 Wib hingga pukul 11.30 Wib.

Dalam rangka PPKM Level-3 sesuai Inmendagri nomor 26 tahun 2021 tanggal 25 Juli 2021, Instruksi Gubernur Nomor 188.54/31/INST/2021 tanggal 26 Juli 2021 dan Instruksi Bupati Deli Serdang Nomor : 440/ 2515 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 dan mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Camat Pancurbatu selanjutnya arahan (pembagian tugas) oleh Kapolsek serta Danramil yaitu personel yang ada dibagi menjadi 5 team (masing – masing team merupakan gabungan dari seluruh instansi) di dua lokasi yang berbeda yaitu lokasi I di Jln. Besi Desa Lama Kecamatan Pancurbatu pelaksana team 1 dan 2 sedangkan lokasi II di kantor Dishub Jln. Jamin Ginting Km.17 sebagai pelaksana adalah team 3,4 dan 5.

Kemudian tekhnis pelaksanaan kegiatan masing – masing team menyebar di lokasi pasar dan apabila menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker selanjutnya dibawa untuk dilakukan SWAB Antigen ke masing – masing lokasi (baik I maupun II).

Apabila hasil Swab didapatkan ada yang reaktif akan ditangani lanjut oleh team dari Tenaga Kesehatan dan pelaksanaan kegiatan bersifat persuasif dan humanis dalam pelaksanaannya.

Adapun maksud dalam pelaksanaan SWAB Antigen adalah melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker datang berkunjung ke Pasar Pancurbatu yang dimungkinkan merupakan OTG (orang tanpa gejala) sehingga dapat menularkan virus Covid 19 kepada masyarakat lainnnya serta dalam rangka menindak lanjuti instruksi dari (Mendagri, Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Deli Serdang).

Tujuan dalam pelaksanaan kegiatan adalah mencegah penyebaran Covid 19 diwilayah Deli Serdang khususnya Kecamatan Pancurbatu sehingga yang saat ini berada pada level 3 dapat menurun.

Sekira pukul 09.30 Wib, kegiatan dimulai dan dilakulan SWAB Antigen terhadap 105 orang masyarakat dengan rincian lokasi I sebanyak 58 orang dan lokasi II sebanyak 47 orang.

Dari pelaksanaan kegiatan SWAB ANTIGEN terhadap 105 orang didapat hasil 3 (tiga) orang reaktif yakin dari Lokasi I dilaksanakan SWAB terhadap 58 orang ada 2 (dua) orang yang reaktif dengan inisial R (17) status pelajar warga Dusun IV Desa Tengah Kecamatan Pancur Batu dan RA (24) warga Jalan Karya Dusun 2 desa Baru sedangkan di Lokasi ke II dilaksanakan SWAB terhadap 47 orang ada 1 (satu) orang ditemukan yang reaktif dengan inisial YP (24) warga Dusun II A Desa Baru Kecamatan Pancur Batu.

Upaya yang dilakukan terhadap 3 (tiga) orang yang reaktif langsung ditangani oleh Tenaga Kesehatan dan dibawa ke RSU Pancurbatu untuk melaksanakan SWAB PCR dan selanjutnya diserahkan ke satgas masing masing desa sesuai domisili untuk isolasi mandiri dengan pengawasan satgas Covid Desa sambil menunggu hasil pemeriksaan SWAB PCR dari Laboratorium USU.

Kegiatan ini dihadiri 20 personel Polsek Pancurbatu dipimpin Kapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma, S.H, 35 personel Kecamatan Pancurbatu dipimpin oleh Camat Sandra Dewi Situmorang, S.STP., M.si, 23 personel dari Koramil 0201/14 PB dipimpin oleh Danramil Kapten INF Sabur Utomo, 12 personel dari Tenaga Kesehatan dipimpin oleh dr. Dameria Ginting, M.KT dan dr. Hidayat, 15 personel dari Desa Lama Kecamatan Pancurbatu dipimpin oleh Kades Nizar L. Tarigan dan 2 personel Kejaksaan Negeri DS cabang Pancurbatu. (Rn)

Views

 

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polsek Medan Timur bersama Koramil 02/MT dan Kecamatan Medan Timur yang tergabung dalam unsur Muspika melaksanakan apel Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Sabtu (31/7).

Pelaksanaan Apel PPKM Level 4 itu dipimpin Camat Medan Timur, Oddie Batubara, bertempat di Kantor Kecamatan Medan Timur, Jalan HM Said.

Turut hadir dalam apel,  Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin dan Danramil 02/MT Kapten Kav Bina Satria Sembiring, bersama sejumlah personil TNI, Polri, Satgas Covid-19 serta kepala lingkungan.

Dalam arahannya, Oddie mengatakan, pelaksanaan apel PPKM Level 4 siang ini bertujuan melakukan monitoring seluruh kegiatan masyarakat di Kecamatan Medan Timur di tengah pandemi Covid-19.

“Kita akan menginstruksikan kepada masyarakat, bahwa saat ini hanya boleh makan di tempat selama 20 menit dan warung-warung makan, kafe buka hingga Pukul 21.00 WIB di masa PPKM Level 4,” katanya.

Oddie menegaskan, Tim Satgas Covid-19 bersama Polsek Medan Timur, Koramil 02/MT dan Kecamatan Medan Timur akan menindak secara persuasif tempat-tempat yang tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Lihat nanti, pada saat masuk ke satu lokasi seperti rumah makan, kafe, cek ya prokesnya. Apabila saat sudah diperingati tidak juga menerapkan prokes langsung catat. Jika tidak juga pemilik tetap melanggar akan diberikan sanksi tegas,” ungkapnya.

Oddie menambahkan, untuk pelaksanaan apel akan dilakukan pada pagi, siang, dan malam selama PPKM Level 4 bertempat di Kantor Camat Medan Timur.

“Apel PPKM Level 4 ini dilakukan sampai 2 Agustus 2021 mendatang bertempat di Kantor Camat Medan Timur. Tetap saya ingatkan kepada personil yang bertugas mengedepankan sikap humanis saat menyampaikan imbuan PPKM,” terangnya.

Sementara itu, usai pelaksanaan Apel PPKM Level 4 di Kantor Camat Medan Timur, tim gabungan langsung menuju rumah makan, kafe, dan sektor usaha lainnya.

“Rumah makan, kafe boleh buka hingga pukul 21.00 WIB. Untuk pasar bukan sektor sembako beroperasi hingga pukul 15.00 WIB,” pungkas Oddie. (Red/Rn)

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polsek Medan Area melaksanakan Anjangsana dan menyalurkan Bansos Polri sebanyak 200 paket kepada masyarakat kurang mampu yang saat ini terdampak Covid-19 dan menjalani pemberlakuan PPKM Level 4, di wilayah hukum Polsek Medan Area, Rabu (28/7/2021).

"Adapun Paket Bansos dari Polri/ Kapolda Sumut yang diterima Polsek Medan Area sebanyak 200 paket, hari ini masih disalurkan sebanyak 100 paket di Kecamatan Medan Area," ujar Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago SH, MH, didampingi Waka Polsek AKP Tri Eko, Kanit Binmas Ipda Sartono, Panit 1 Binmas Aiptu Junaedi, Staf Sie Humas.

Selanjutnya besok, sambung Kapolsek, akan disalurkan 100 paket lagi di Kecamatan Medan Denai. "Perpaketnya terdiri dari Beras, Minyak Goreng, gula pasir, Teh Wangi dan ikan asin", terangnya sembari menambahkan semoga bantuan ini dapat membantu sedikit meringankan beban dalam pemenuhan kebutuhan sehari hari.

Kegiatan penyaluran Bansos Polri/ Kapolda Sumut telah selesai dilaksanakan dan berjalan dengan aman terkendali. (Rina)

Views

 

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Dengan menaiki sepeda, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin bersama personil membagikan bantuan sosial paket sembako dari Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak kepada warga yang terdampak masa pandemi Covid-19 dan PPKM level 4, Rabu (28/7/2021). 

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menyebutkan, sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM level 4. "Ada 200 paket dari pak Kapolda kita bagikan kepada warga yang benar-benar terdampak Covid-19," terang dia didampingi Kanit Binmas Polsek Medan Timur Iptu Riswanto. 

Dia berharap paket sembako ini dapat bermanfaat bagi warga yang mendapatkannya. "Semoga sembako ini dapat meringankan beban masyarakat," ujarnya. 

Dia sengaja membagikan sembako itu dengan menaiki sepeda, Karena, sebut dia, rumah warga yang menerima paket tersebut berada di lorong dan gang sempit yang ada di wilayah hukum Polsek Medan Timur. "Kita masuk ke lorong-lorong dan gang sempit," sebut dia. 

Kapolsek mengantar langsung paket kepada lima warga yang kehidupannya memang sangat sederhana. Warga tersebut bernama Rentauli Sihombing (42) warga Jalan Bambu, Wusnul Zulkifri (41) warga Jalan Karantina, Elvidawati (62) warga Jalan GB Josua, Farida Hariani (66) warga Jalan GB Josua dan Leni Warni yang juga Jalan GB Josua. 

Begitu Kapolsek sampai ke rumah warga dengan membawa sembako, suasana jadi haru. Warga langsung mengucap terimakasih dengan meneteskan air mata. 

Seorang warga, Rentauli Sihombing mengaku sangat senang menerima bantuan sembako dari Kapoldasu. Pasalnya bantuan ini dapat meringankan bebannya selama masa pandemi Covid-19. "Saya berterima kasih kepada Kapolda. Ini sudah sangat membantu saya dalam sehari-hari," sebut buruh cuci ini. 

Warga lainnya Elvidawati juga menangis saat menerima bantuan ini. Nenek yang menderita sakit struk itu mengucap terimakasih kepada Kapolda Sumut. "Terimakasih pak," sebutnya sambil menangis. (Rel/Rina) 

Views

 

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago, SH, MH melalui Kanit Lantas, Iptu Drs M Simanjuntak, SH, MH menegaskan, siap all out dalam mendukung pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 4 di Kota Medan, khususnya di wilayah hukum Polsek Medan Area.

Kanit Lantas Polsek Medan Area, Iptu M Simanjuntak yang didampingi Bapak Sekcam Medan Area Tommy Sidabalok mengatakan, apel malam petugas gabungan PPKM Darurat Level 4 di laksanakan di Halaman Kantor Camat Medan Area, Sabtu (24/07/2021), Malam, Pukul 20:30 wib.

“Kami dalam satu frekuensi yang sama, dan selalu tetap bersama-sama dalam melaksanakan penegakkan PPKM Level 4 guna memutus mata rantai virus corona (Covid-19)”, kata Kompol Faidir Chaniago, SH, MH.

Kompol Faidir Chaniago menjelaskan, petugas PPKM Level 4 bakal terus meningkatkan kegiatan atau melakukan patroli skala besar secara bersamaan di wilayah hukum Polsek Medan Area. Hal itu mempertimbangkan kondisi masyarakat Medan yang cenderung dinamis. 

Ia menambahkan dalam patroli itu, kepolisian melibatkan unsur TNI, Dishub, dan Satpol PP,  pemerintahan kecamatan dan kelurahan serta kepala lingkungan.

Sementara itu Lurah Komat II,  Bapak Herry Mengatakan, kami bersama TNI - Polri dan beserta jajaran Pemerintah Kota Medan melakukan kegiatan patroli PPKM Darurat Level 4, kami tetap mempertebal tim agar seluruh titik yang padat penduduk nya bisa dapat terjangkau agar masyarakat tidak berkerumunan", paparnya.

Kanit Lantas Unit Polsek Medan Area menambahkan, Tim Pengurai Kerumunan (TPK) yang dimiliki semakin dioptimalkan. Petugas PPKM Darurat Level 4 bakal dapat mengurangi dan tetap memberikan himbauan potensi agar tidak melakukan kerumunan di masing-masing kawasan. Menurutnya, kegiatan stationer yakni Operasi Yustisi Covid-19 tetap diadakan. Namun, operasi menyasar lokasi-lokasi rawan kerumunan tetap dilakukan.

“Kami mengimbau tetap tidak boleh diadakan kegiatan pesta, dan lain-lain yang tidak menutup kemungkinan terjadi kerumunan, seperti itu harus di razia masker, dan ditanyakan izin nya mengadakan acara tersebut. Namun tetap kami utamakan razia di lokasi rawan kerumunan. Selain melakukan penindakan, akan dilakukan sosialisasi dan pencegahan", imbuh Kompol Faidir Chaniago SH MH.

Sementara itu, Iptu Drs. M Simanjuntak SH, MH juga meminta seluruh masyarakat ikut berperan aktif dalam membantu petugas satgas covid-19 dan petugas 3 pilar menjalankan PPKM Darurat Level 4 segera berakhir.

"Tanpa peran serta aktif dari masyarakat, saya fikir PPKM Darurat Level 4 ini tidak akan berhasil sebagaimana yang diharapkan. Peran dari rekan-rekan wartawan juga cukup strategis. Ayo, mari kita sukseskan bersama PPKM Darurat Level 4 ini segera berakhir, agar Indonesia khususnya Kota Medan terbebas dari Covid-19", tutup Sekcam Medan Area Tommy Sidabalok. (Rn)
Views

 

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Petugas penegak hukum (Gakkum) Polsek Medan Timur membagikan masker kepada masyarakat dan pengendara di Jalan Sei Kera dan HM Yamin Kecamatan Medan Timur, Jumat (23/7/2021).

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menyebutkan, para mahasiswa menjadi relawan untuk membantu petugas Gakkum Polsek Medan Timur membagikan masker kepada masyarakat.

“Adik-adik kita dari mahasiswa rela menjadi relawan untuk membagikan masker kepada masyarakat dan pengendara,” katanya.

Hal ini sengaja dilakukan agar masyarakat untuk tetap memakai masker di masa pandemi Covid-19 dan PPKM darurat atau level 4. “Masker ini sengaja dibagikan secara gratis kepada masyarakat, agar masyarakat tetap mengingat untuk tetap memakai masker saat beraktifitas di luar rumah,” ujar dia.

Selain membagikan masker, para mahasiswa juga memberi imbauan protokol kesehatan kepada masyarakat dan pengendara di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kita bersama mahasiswa juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk tetap memakai masker, rajin cuci tangan, hindari kerumunan,” ucapnya.

Hal ini dilakukan, sambung Arifin, agar masyarakat untuk patuh menjalankan prokes yang diterapkan pemerintah. “Guna memutus penyebaran Covid-19,” katanya. (Red/Rina)

Views

INTAIKASUS.COM, (MEDANl - Polda Sumut mendistribusikan bantuan sosial dari Ibu Asuh dan Pakor Polwan Republik Indonesia kepada warga kurang mampu di Kota Medan, Kamis (22/7).

Pendistribusian bantuan sosial itu dipimpin langsung Pakor Polwan Polda Sumut, AKBP Juniar Simanjuntak, bersama 20 personil Polwan Polda Sumut, Kowad Kodam I/BB 10 personil, Wara Kosek Danlanud Soewondo 2 personil dan Kowal Lantamal I Belawan 2 personil.

"Sasarannya adalah warga kurang mampu serta pelaku usaha kecil yang terdampak PPKM Darurat di Kota Medan," kata Pakor Polwan Polda Sumut, AKBP Juniar Simanjuntak.

Menurutnya, bantuan sosial berupa sembako yang dibagikan sebagai bentuk kepedulian Ibu Asuh dan Pakor Polwan Republik Indonesia untuk mengurangi beban saudara-saudara kita yang terdampak pembatasan masyarakat.

"Pendistribusian bantuan berjalan lancar dan mematuhi protokol kesehatan karena situasi pandemi Covid-19. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima. Tetap patuhi protokol sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19," pungkas Juniar. (Red)
Views

 

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Polwan Polda Sumut dan Kowad Kodam I/BB bersama sejumlah anggota gabungan Wanita TNI dan Polri melaksanakan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat di kota Medan, Rabu (21/07/21)

Pembagian bansos ini sebagai bentuk kepedulian Kapoldasu dan Pangdam I/BB kepada masyarakat yang terdampak covid 19.
Pada kesempatan ini Wanita TNI - Polri langsung terjun kelapangan membagikan langsung 1000 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat.

AKBP Juniar Simanjuntak selaku Perwira Koodinator Polwan mengatakan pembagian sembako ini merupakan bentuk perhatian Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB kepada Masyarakat.

"Kami para wanita TNI Polri hadir berbagi kasih dengan masyarakat untuk memeberikan bantuan langsung agar tepat sasaran”, ucapnya.

Selain itu, Wanita TNI - Polri pun juga kompak turut memberikan himbauan Kepada masyarakat agar tetapi mematuhi Protokol kesehatan selama masa pandemi, dan menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi peraturan PPKM Darurat Kota Medan yang masih berlangsung. (Rel/Rina
Views


INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) malam takbiran Idul Adha1442 H di Kota Medan, Sumatera Utara, berjalan cukup kondusif tanpa adanya gangguan.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengatakan secara keseluruhan situasi perayaan takbiran malam Idul Adha 1442 H di Kota Medan, Sumatera Utara, cukup sepi dan tidak ada pawai takbiran keliling.


“Masyarakat cukup peduli menaati imbauan yang dikeluarkan pemerintah untuk tidak melaksanakan takbiran keliling karena situasi masih diselimuti penyebaran Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan,” katanya, Selasa (20/7).


"Situasi kamtibmas tetap kondusif pada malam takbiran di Kota Medan, Sumatera Utara, tidak terlepas dari peran semua masyarakat dan pemuka agama, tokoh masyarakat yang aktif menyampaikan imbauan agar kita patuh aturan pemerintah," sambung orang nomor satu di jajaran Polda Sumut tersebut.


Walaupun begitu, Panca menegaskan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan protokol kesehatan selama Perayaan Idul Adha 1442 H.


Menurutnya, pembatasan kegiatan masyarakat dengan salah satunya larangan takbiran keliling untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menekan angka penyebaran Covid-19.


“Menghadapi Idul Adha 1442 H di tengah pandemi Covid-19, kita harus menjaga dan menghindari terjadinya kerumunan yang dapat menyebabkan penyebaran Covid-19,” tutur Panca.


Mantan Kapolda Sulut ini menambahkan, pada pelaksanaan pemotongan hewan kurban cukup dihadiri panitia dan masyarakat yang berkurban. Kebijakan itu diterapkan agar tidak menimbulkan klaster baru pandemi Covid-19 pada Hari Raya Idul Adha 1442 H.


"Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan diturunkan untuk membantu pendistribusian daging kurban. Sehingga tidak ada lagi orang yang antri untuk mendapatkan daging kurban. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kesehatan masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19," ungkapnya.


Panca menambahkan, warga Kota Medan selama seminggu ini telah mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.


"Dari hasil pemantauan saya di pos-pos penyekatan terlihat mobilisasi kegiatan pada pagi dan siang hari menurun drastis dan masyarakat telah mematuhi aturan PPKM Darurat selama satu minggu ini," pungkasnya. (Rn)

Views

 

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mencatat penurunan drastis mobilitas masyarakat selama enam hari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan.

Kasatgasopsda Aman Nusa II Kombes Pol Yus Nurjaman yang juga sebagai Direktur Sabhara Polda Sumut, mengatakan berdasarkan pemantauan lapangan dilokasi Pengelolaan Arus Lalulintas dan Pantauan cctv mobilitas warga Kota Medan di dalam kota turun drastis.

"Kita mencatat adanya penurunan mobilitas masyarakat dan kendaraan selama enam hari penerapan PPKM Darurat di Kota Medan," katanya, Minggu (18/7).

Menurutnya, turunnya jumlah mobilisasi masyarakat dan kendaraan karena diberlakukan pengelolaan Ruas Jalan di 31 titik dari luar kota maupun dalam Kota Medan selama diberlakukannya PPKM Darurat.

Seperti pantauan dari Pos Manhattan, Pos Cambriged, Pos simpang Binjai, Pos Sei Kambing dan bebrapa Pos lainnya serta pantauan CCTV ATCS Kota Medan, yakni di Jalan Halat kondisi lancar, Jl. Sm raja simpang Amplas terlihat lancar, Jalan MT Haryono simpang Uniland juga tampak lancar dan jumlah kendaraan yang melintas mengalami penurun signifikan.

""Pengelolaan ruas Jalan dilaksanakan dari Pukul 07.00 WIB hingga Pukul 00.00 WIB. Tujuannya agar masyarakat yang tidak mempunyai kepentingan mendesak untuk tetap berada di rumah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutur Dirsabhara.

Yus Nurjaman menuturkan, selama pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Medan dilakukan secara masif dan humanis oleh TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan Satgas Gakkum.

"Diharapkan dengan pemberlakuan PPKM Darurat dapat menekan penyebaran Covid-19, Sehingga aktifitas masyarakat dapat kembali normal," pungkasnya. (Red/Rel)
Views

 

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di kota Medan khususnya wilayah Medan Kota, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman kondusif selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, personil Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Medan Kota dibawah kepemimpinan Kompol Rikki Ramadhan SIK tak pernah lelah menggelar berbagai upaya persuasif. 


Bekerjasama dengan stake holder kerap menggelar kegiatan preemtiv dan preventif dengan menggandeng elemen masyarakat yang ada, 
Jumat (16/07/2021).

Personil gabungan di bawah kendali Kapolsekta Medan Kota, Kompol Rikki tampak melakukan patroli dengan mengendarai sepeda motor dinas ke sejumlah titik yang dianggap rawan pelanggaran PPKM Darurat.

" Langkah ini sekaligus guna mengoptimalkan langkah antisipasi gangguan kamtibmas, "sebut Kompol Rikki kepada para wartawan.

Menurutnya, Polsek Medan Kota menggelar patroli gabungan dengan TNI dari Koramil 04/MK dan Satpol PP untuk cipta kondisi Kamtibmas yang kondusif sekaligus penertiban penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat yang ramai oleh aktivitas masyarakat," jelasnya didampingi AKP AW Nasution, Wakapolsekta Medan Kota, Iptu Nova, Kanit Reskrim dan Iptu AE Rambe, Panit I Reskrim.

Kegiatan patroli ini sendiri dipimpin langsung oleh Wakapolsek  yang diawali apel persiapan dan kesiapan di halaman Mapolsek Medan Kota untuk menyamakan persepsi cara bertindak dilapangan, dilanjutkan dengan pembagian personel dan menentukan sasaran patroli.

“Jadi, hari ini kami menggelar patroli gabungan dan penertiban protokol kesehatan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid -19 ," sebut Kompol Rikki.

“Kepada semua personel yang terlibat, saya minta kedepankan sikap humanis dan ramah”, imbuhnya.

Sementara itu, Wakapolsek AKP AW Nasution menegaskan, patroli gabungan ini diikuti oleh personel Polsek, unsur TNI dari Koramil 04/MK dan Satpol PP. Kegiatan serupa juga digelar oleh Polsek jajaran lainnya yang bekerjasama dengan aparatur pemerintah setempat.

“Untuk tingkat Polsek menyesuaikan dengan sasaran di masing-masing Kecamatan, dalam kegiatan tersebut, petugas mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan seperti kewajiban mengenakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak aman serta tidak mengadakan pertunjukan seni budaya yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” Lanjut AKP AE Nasution.

Pihaknya berharap dengan patroli gabungan ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan semakin meningkat selaras dengan menurunnya angka covid-19 di wilayah Medan Kota. (Rel/Rina)
Views

 

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan.

Penyerahan paket bantuan sosial (bansos) diberikan langsung Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, secara simbolis kepada masyarakat serta pekerja yang terdampak PPKM Darurat, Jumat (16/7).

"Ada 5.000 paket bansos dari Polda Sumut, Kodam I/BB dan Pemprovsu, yang diberikan kepada masyarakat dan pekerja terdampak PPKM Darurat di Kota Medan. Kemudian 23 ribu paket bansos di seluruh Provinsi Sumatera Utara," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, usai penglepasan pendistribusian bantuan sosial TNI-Polri kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut.

Menurutnya, masyarakat yang terdampak itu, seperti pedagang serta pekerja yang berpenghasilan rendah karena situasi pandemi Covid-19.

Panca berharap, paket bantuan sosial yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak PPKM Darurat karena tidak bisa menjalankan usaha seperti biasanya.

"Khusus untuk pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Medan berdasarkan hasil evaluasi sudah berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Masyarakat sudah mematuhi peraturan PPKM Darurat. Hal ini bisa dilihat menurunnya mobilisasi di Kota Medan," pungkasnya. (Bidhum Poldasu/Rina)
Views

 

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) - Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Jurnalis Indonesia (DPP PJI) Demokrasi menganugerahi Jurnalis Award 2021 kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S Msi dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja SIK.

Pengurus DPP PJI Demokrasi memberikan Jurnalis Award 2021 kepada Perwira Tinggi dan Perwira Menengah Polri di Sumut ini sebagai applus kepada seluruh pihak yang dengan cepat mampu mengungkap kasus pembunuhan Pemimpin Redaksi Media Online Marasalem Harahap alias Marsal di Kabupaten Simalungun pada Juni 2021 lalu.

“Tak lebih dari 3 hari sejak Marasalem Harahap ditemukan tewas pada tanggal 19 Juni 2021 di rumahnya Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, jajaran Kepolisian Sumut pada tanggal 22 Juli 2021 berhasil mengungkap pelaku dan motif pembunuhan wartawan ini. Hal ini luar biasa dan harus mendapat penghargaan dari Organisasi Pers kami,” kata Ketua Umum DPP PJI Demokrasi M Mayusni Talau didampingi Sekretaris Jendral Budiman Sudharma SH MH, Selasa (13/7/2021) di Jakarta.

Terlepas apapun latar belakang pembunuhan Marasalem Harahap, M Mayusni Talau menghimbau, masyarakat menggunakan mekanisme Hak Jawab atas keberatan atas sebuah pemberitaan sesuai UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

“Guna mekanisme Hak Jawab atas keberatan pemberitaan. Jangan menggunakan kekerasan, karena akan berdampak hukum. Cukuplah kejadian Marasalem Harahap ini menjadi tragedi terakhir atas kekerasan pada jurnalis. Karena para penegak hukum seperti dicontohkan Personil di Polda Sumut akan menindak para pelaku kriminal tersebut,” tegas M Mayusni Talau yang juga Pemimpin Umum Koran Visual Jakarta ini.

Dijelaskannya, Jurnalis Award 2021 PJI Demokrasi telah disampaikan ke kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S Msi dan Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja SIK melalui Pengurus DPD PJI Demokrasi Sumut.

“Jurnalis Award DPP PJI Demokrasi telah disampaikan ke Pak Kapolda Sumut dan Pak Dirreskrimum Polda Sumut melalui Pengurus DPD PJI Demokrasi Sumut,” kata M Mayusni Talau.

Diberitakan sebelumnya, Polda Sumut dan jajaran berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap Pemimpin Redaksi (Pemred) media online lokal di Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, Mara Salem Harahap yang dikenal juga denga sebutan Marsal Harahap.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra S kasus tersebut berhasil diungkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut. “Identitas pelaku penembakan yang diamankan berinisial YFP (31) warga Siantar, S (57) warga Siantar pemilik Diskotik Ferari,” kata Panca kepada wartawan, Kamis (24/6/ 2021) dalam konfrensi pers yang disampaikan di Mapoldasi Jalan SM Raja Tanjung Morawa.

Panca mengungkapkan, kasus penembakan terhadap Marasalem Harahap bermotif sakit hati karena korban meminta jatah uang sebesar 12 juta per bulan kepada pihak diskotik Ferrari.

Terkait senjata api yang digunakan pelaku, Panca menegaskan bukan berasal dari institusi TNI. “Untuk senjata api yang digunakan buatan pabrikan Amerika. Bukan berasal dari institusi TNI dan diduga berasal dari perdagangan ilegal,” terangnya.

Sebelumnya, kasus kematian Marsal Harahap bermula ketika korban ditemukan tewas dengan luka tembak di perut bawah dan paha di dalam mobil yang dikendarainya tidak jauh dari rumahnya di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu (19/6/2021) dini hari. Pada Senin (22/6/2021) Tim yang dipimpin Dirreskrimum Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja SIK berhasil mengungkap pelaku dan motif pembunuhan itu. (Rel)

Views

 

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) -  Unsur tiga pilar dari Polsek Medan Timur, Koramil 02/MT, dan Kecamatan di hari ke dua kembali melaksanakan sosialisasi penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat,  Selasa (13/7).

Pada pelaksanaan sosialisasi PPKM Darurat di hari ke dua ini dipimpin Kasubdit I AKBP Jistoni Naibaho, Danramil 01/MT Kapten Bina Sembiring dan Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin.

Pada pelaksanaan sosisialisasi, terlebih dahulu petugas gabungan dari Dinas Pariwisata Kota Medan, Satpol PP, Brimob Polda Sumut, Koramil 02/MT dan di backup penuh oleh Direktorat (Dit) Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, melakukan apel di halaman Mapolsek Medan Timur.

Selanjutnya petugas gabungan menyisir warung makan Aneka Kerang di Jalan Karakatau simpang Jalan Bukit Barisan.

Di sini petugas gabungan sempat mendapat perlawanan dari pemilik warung karena tak mau warung makan miliknya di tertibkan sebab masih melayani makan di tempat.

"Kami dari Polsek Medan Timur bersama petugas gabungan lainnya datang ke sini untuk mengingatkan pemilik warung agar tetap mematuhi peraturan penerapan PPKM Darurat. Silahkan buka, tapi tidak diperbolehkan untuk makan dan minum di tempat, silahkah makanan dibawa pulang," ucap Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu J. Simamora.

Dari situ, petugas gabungan bergerak kembali menuju Bank Mustika, Bank Sumut, Bank Syariah dan beberapa perkantoran lainya.

Supervisor Bank BRI Karakatau kepada awak media mengaku pihaknya sangat mendukung pemerintah dalam penegakkan PPKM darurat. "Kami dari Bank BRI sangat mendukung Pemerintah dalam penegakan peraturan PPKM darurat, "ucap Nelly.

Hal senada juga disampaikan dengan karyawan Bank BRI, Karyawan Bank Syariah Cabang Karakatau yang engaku telah menerapkan work from home (bekerja dari rumah).

"Untuk Bank Syariah sendiri, kami sudah menerapkan 50 persen untuk Work From Home (WFH) dan juga mengatur sedemikian rupa untuk nasabah yang datang ke kantor kami untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Kami sangat mendukung langkah pemerintah dalam melaksanakan PPKM Darurat," ucap Aidil.

Sementara itu, Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin, usai melaksanakan kegiatan mengatakan sasaran di hari ke dua sosialisasi PPKM Darurat di Kota Medan yakni sektor esensial (perkantoran dan perusahaan).

"Kita juga memberikan imbauan kepada pemilik warung makan, kafe, untuk tidak menyediakan makan di tempat dan menerapkan sistem take away (bawa pulang-red).

Arifin mengungkapkan, selama sosialisasi PPKM Darurat unsur tiga pilar tidak memberikan tindakan terhadap para pelaku usaha yang masih melayani masyarakat makan di tempat. 

"Kita mengimbau dan menempel sebaran yang bertuliskan tentang tidak diberlakukan makan di tempat tetapi harus melayani take away (pembelian dibawa pulang)," ungkapnya.

"Belum ada tindakan, selama tiga hari sosialisasi. Kita menunggu perintah dari pimpinan terkait tindakan dan teguran," pungkasnya. 
(Rina)
Views

 

INTAIKASUS.COM, (Medan)  – Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu memimpin langsung operasi yustisi di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan bersama tim gabungan dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

Kegiatan dibagi dalam 3 tim masing-masing dipimpin padal. Tim 1 dipimpin oleh Kapolsek, tim 2 dipimpin Wakapolsek AKP K. Tarigan, SH dan Kanit Sabhara Iptu M. Manurung, dan Tim 3 dipimpin Panit Intel Iptu Syahrul Nasution.

Dalam kegiatan ini petugas memberi himbauan pada pemilik rumah makan, perbelanjaan dan tempat-tempat berjualan. Agar dapat mematuhi protokol kesehatan dan tidak melayani makan di tempat melainkan hanya take away (dibungkus). Jam operasional hanya boleh sampai pukul 20.00 wib.


Kegiatan ini dilakukan untuk pengendalian mobilitas masyarakat agar tidak tertular virus covid-19. Selain itu juga meningkatkan angka kesembuhan masyarakat yang terkena virus covid-19.

Kemudian petugas melanjutkan dengan menempelkan kertas himbauan PPKM darurat. (Red)

Views

 

INTAIKASUS.COM, (Sunggal) - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat telah dimulai sejak tanggal 12 Juli 2021 sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Sumut.

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Polsek Sunggal langsung tancap gas melaksanakan kegiatan imbangan guna menekan penyebaran virus Covid19 di wilayah hukumnya.

Kepada awak media, Plt. Kapolsek Sunggal AKP P. Panjaitan didampingi Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, Panit Reskrim Iptu Ibrahim Sofie dan Ipda Bambang Wahid serta Panit Sabhara Ipda L. Sianturi menjelaskan bahwa, kegiatan imbangan tersebut dilakukan dengan dua kegiatan yaitu Posko Penyekatan di Jln. Gatot Subroto tepatnya di jembatan perbatasan Kota Medan dan Kec. Sunggal DS dan melaksanakan penghimbauan kepada pelaku usaha yang ada di Kec. Medan Sunggal dan Kec. Medan Selayang.

"Kegiatan penghimbauan ini kami laksanakan dalam dua sesi yaitu pagi dan sore, dan yang menjadi sasaran kami untuk sementara ini adalah pasar tradisional, pusat perbelanjaan, warung makan, restoran dan kafe serta tempat lain yang disinyalir menjadi tempat berkumpulnya masyarakat", ujar Plt. Kapolsek Sunggal, Selasa (13/07).

Untuk sesi yang kedua, sambungnya, hari Senin (12/07) team gabungan dari Dit Sabhara Polda Sumut, Brimob, TNI, Satpol PP dan dari Polsek Sunggal yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak melaksanakan himbauan ke beberapa tempat antara lain Arabica beans Coffee Jalan gagak hitam, Kopi paste jalan Sunggal, Kopi Atok Jalan Gagak Hitam, Pusat kaca film Jalan Gagak Hitam, dan Big White Coffee Jalan Gagak Hitam seluruhnya di Kec. Medan Sunggal. 

"Kepada masyarakat kita himbau agar tetap berada di rumah dan kepada pengusaha kuliner kita himbau agar tidak melayani makan di tempat", paparnya.

Pantauan di lapangan, team gabungan yang melaksanakan monitoring pelaksanaan PPKM Darurat melakukan himbauan kepada pengusaha maupun pengunjung agar tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan khususnya tentang protokol kesehatan (5M), selanjutnya menempel brosur himbauan selain itu pelaku usaha juga membuat surat pernyataan untuk mematuhi surat edaran Gubsu.

"Tentunya kita semua berharap dan berdoa agar kiranya pandemi ini dapat segera diatasi yang tentunya salah satu komponen didalamnya adalah peran aktif masyarakat dalam mendukung segala upaya Pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid19 dengan berdisiplin menerapkan 5M dalam kegiatan sehari-hari. 

"Kita semua berharap diakhir masa PPKM Darurat yang akan berlangsung hingga tanggal 20 Juli ini dapat berjalan dengan lancar dan pandemi dapat segera berakhir. Mari kita patuhi 5M", pungkasnya mengakhiri. (Rel/Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Personil Kepolisian Sektor Medan Kota siap mensukseskan penerapan PPKM Darurat  yang mulai diberlakukan di Kota Medan besok, Senin (12/07/2021).

” Kita siap berkontribusi mensukseskan PPKM Darurat yang akan dimulai besok,” ujar Kapolsekta Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan SIK kepada para wartawan,Minggu (11/07/2021).

Menurutnya, ada 10 titik pengalihan arus dan 8 titik lokasi penyekatan serta pemeriksaan saat PPKM darurat. Dan beberapa diantaranya masuk dalam wilayah hukum Polsekta Medan Kota.

” Sesuai arahan yang diterima penyekatan dan pengalihan arus mulai diterapkan mulai jam 07.00 WIB sampai 22.00 WIB,” sebutnya.

Kompol Rikki mengharapkan seluruh warga kota Medan untuk ikut berperan aktif dalam mensukseskan PPKM Darurat, sehingga kota Medan bisa terbebas dari covid 19.

Sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan 15 daerah di luar Jawa dan Bali melaksanakan PPKM darurat. Salah satu daerah itu adalah Kota Medan.

Berikut titik lokasi pengalihan arus :

1. Jalan Sudirman simpang Jalan Diponegoro

2. Jalan Suprapto simpang Jalan Imam Bonjol

3. Jalan Diponegoro simpang Jalan Zainul Arifin

4. Jalan MH Yamin simpang Jalan Merak Jingga

5. Jalan Pemuda simpang Jalan P. Merah

6. Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Alfalah

7. Jalan Gatot Subroto simpang Manhattan

8. Jalan Jamin Ginting simpang Kampus USU

9. Jalan SM Raja simpang Indogrosir

10. Jalan HM Yamin simpang Aksara

Sementara titik lokasi penyekatan dan pemeriksaan:

1. Pos Rivera (Jalan SM Raja)

2. Pos Simpang Titi Kuning (Jalan Besar Deli Tua)

3. Pos Kampung Lalang (Jalan Gatot Subroto sebelum jembatan)

4. Pos Titi Sewa/ Tembung (Jalan Letda Sujono)

5. Pos Simpang Tuntungan (Jalan Jamin Ginting)

6. Pos penyekatan Simpang KFC Helvetia

7. Pos penyekatan RS Martha Friska Tanjung Mulia

8. Pos penyekatan pintu keluar Tol Tanjung Mulia Jalan Krakatau.

(Rina)

Views

INTAIKASUS.COM, (Deliserdang) - Hening Cipta Indonesia dengan memanjatkan doa dilaksanakan peserta Apel Kesiapan Tenaga Vaksinator diikuti Personil Polresta Deliserdang ditiap tiap Satuan kerjanya, Sabtu (10/07/2021) pukul 10.07 Wib, 

Meskipun sedang melaksanakan tugas di dalam ruangan masing - masing, seluruh personil Polresta Deliserdang yang bertugas tersebut, turut serta menyikapi perkembangan penyebaran Covid-19 yang makin meningkat dengan menghening cipta sejenak.

Jelas terlihat Hening cipta dilaksanakan dengan khidmad memanjatkan doa  harapan, agar seluruh penderita Covid-19 segera sembuh dan virus Covid 19  hilang di seluruh Indonesia terkhusus di Wilayah Kabupaten Deli Serdang secara serentak dipukul 10.07 wib diiringi sirene yang berbunyi berdurasi selama tiga menit.

Menanggapi Hening Cipta Indonesia ini, Kapolresta Deliserdang melalui Wakapolresta Deliserdang AKBP Julianto P, Sirait,SIK,SH mengatakan " Mari Kita semua memanjatkan Doa kepada Allah sang pencipta untuk memohon harapan dalam doa kita, kiranya Pandemi Covid 19 ini segera berakhir di Indonesia, terlepas dari tindakan medis yang sudah kita lakukan namun kita harus tetap memohon berkah dan kuasa Nya agar diberkati-Nya segala upaya - upaya yang sudah kita lakukan dalam penanganan Pencegahan Penyebaran Covid 19 serta di kabulkan-Nya, sehingga kita dapat menuju  kehidupan masyarakat yang sehat" imbuhnya. (Rina/Humas Polresta DS)
Views

 

INTAIKASUS.COM, (MEDAN  - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memberikan bantuan alat swab antigen kepada tim kesehatan yang tengah menangani masyarakat di dua lingkungan di Kota Medan yang terpapar Covid-19.

"Saya harapkan dengan bantuan alat swab antigen yang diberikan para tim kesehatan selalu melakukan pengecekan terhadap masyarakat yang menjalani isolasi mandiri," katanya, Sabtu (29/5).

Panca mengungkapkan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Medan semakin meluas untuk sementara waktu akses jalur di lingkungan Jalan Eka Rasmi dan Jalan Bunga ditutup sementara selama 14 hari.

"Saya imbau kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri selama 14 hari agar tetap patuhi protokol kesehatan. Selalu konsumsi vitamin dan gunakan masker apabila keluar dari rumah. Pastikan tidak ada lagi kegiatan masyarakat di atas Pukul 21.00 WIB," imbaunya.

Panca meminta, agar tim kesehatan untuk selalu mengecek kondisi kesehatan secara rutin serta warga tidak diperbolehkan keluar dari tempat isolasi mandiri (rumah) selama waktu 14 hari.

"Kepada personil yang ditugaskan selalu lalukan pengawasan secara ketat agar tidak ada masyarakat yang masuk atau yang keluar dari wilayah sedang menjalani isolasi mandiri tersebut," pungkasnya. (Rel)
Views

 

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) - Jaga sitkamtibmas aman dan kondusif di tengah pandemi Covid-19, 1 SST personil Sat Brimob Polda Sumut dibawah pimpinan Danden Gegana Kompol Hendriyanto,S.H.,M.H. lakukan patroli di malam hari.

Patroli ini dilakukan di tempat-tempat yang dianggap rawan di seputaran wilayah hukum Polrestabes Medan, Selasa dini hari, (6/7/21).

Sasaran patroli yang dituju pertama oleh personil Brimob adalah Jl. Williem Iskandar , Jalan Letda Sujono dan Jalan Mandala By Pass yang merupakan wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan.

Sebelum pelaksanaan patroli, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan oleh Subden KBR Detasemen Gegana kepada personil maupun kendaraan yang akan digunakan.

"Ini merupakan patroli cipta kondisi sekaligus Ops Yustisi dalam rangka menciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif serta penegakan disiplin dalam penerapan Protokol Kesehatan", terang Danden Gegana Sat Brimob Polda Sumut.

Selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif, namun tadi personil gabungan Brimob dan Polsek Percut sempat membubarkan sejumlah masyarakat yang masih berkumpul pada waktu yang sudah larut malam. "Kita berikan himbauan kepada masyarakat tersebut untuk segera kembali kerumah masing masing”, ujar Kompol Hendriyanto.

Patroli ini dilakukan sebagai upaya dalam memutus penyebaran virus Corona, sesuai dengan protokol kesehatan agar dapat ditaati oleh masyarakat,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini jelas agar masyarakat selalu waspada terhadap segala macam tindak kejahatan, jangan sampai lengah dan menjadi korban kejahatan dan juga meminta agar tetap waspada terhadap penyebaran virus Corona yang sampai saat ini masih menjadi wabah dan pandemi Covid-19 ini belum berakhir”, tutupnya. (Humas Poldasu/Rina)