.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) – Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi SIK, menerima Audiensi pengurus Pemuka Agama Mitra Kamtibmas (PAMK) Polresta Deli Serdang, Rabu (2/12/2020).

Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi SIK, yang didampingi oleh Kasat Intelkam Kompol Amir Sinaga, SH, juga hadir Ketua PAMK Deli Serdang H. Surya Putra, Sekretaris PAMK Deli Serdang Edi Sundowo, Penasehat PAMK Deli Serdang Drs H. Mujahiduddin.

Pemuka Agama Mitra Kamtibmas Polresta Deli Serdang mengawali pembukaan kata mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Deli Serdang yang telah bersedia menerima audensi dan silaturahmi tersebut.

“Kami Pemuka Agama Mitra Kamtibmas Polresta Deli Serdang menyampaikan bahwa kepengurusan kami telah berakhir dan kepengurusan yang baru telah dibentuk yakni kami yg hadir saat ini yang terdiri dari perwakilan masing-masing agama yang diakui di Indonesia. Direncanakan akan dilakukan kegiatan pelantikan apabila telah mendapat rekomendasi dari Polresta Deli Serdang,” sebutnya.

Menanggapi hal itu, Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi SIK mengatakan Pihak kepolisian mendukung sepenuhnya apa yang menjadi program dari Pemuka Agama Mitra Kamtibmas Polresta Deli Serdang sepanjang itu Positif.

“Mudah-mudahan dengan terbentuknya PAMK ini dapat membantu untuk menjalankan protokol kesehatan seperti menghindari kerumunan dengan cara menunda kegiatan,” katanya. (Red)
Views



INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Serdang Bedagai melaksanakan pembinaan penyuluhan (Binluh) Protokol Kesehatan (Prokes) dan imbauan menjaga keselamatan pada saat melaut kepada nelayan di Desa Tebingtinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (28/11/2020) sekira pukul 09.30 WIB.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH MHum didampingi Kasat Polairud, AKP CT Situmorang kepada wartawan mengatakan, Senin (30/11/2020) dalam kegiatan itu personel Satpolairud, Bripka Muhamad Arifin SH dan Brigadir Ahmad A Fadli Purba melaksanakan monitor dan Binluh nelayan di Desa Tebingtinggi, Kec. Tanjung Beringin.

"Dalam kesempatan itu, kita mengimbau nelayan untuk mencegah penyebaran covid-19 agar menjalankan adaptasi kebiasaan baru (AKB), yaitu dengan tetap memakai masker pada saat keluar rumah atau saat bekerja dan rajin mencuci tangan dengan sabun dibasuh dengan air yang mengalir dan menjaga jarak agar terhindar dari virus Corona atau Covid 19," ungkap Kapolres. 

Juga kita mengingatkan para nelayan tetap mengutamakan keselamatan mencari ikan di perairan Sergai, dan bila perlu agar selalu menyediakan alat alat keselamatan atai pelampung di kapal atau sampan masing masing.

Dan apabila cuaca buruk agar tidak memaksakan untuk melaut dan kemudian apabila menemukan pukat trawl  jangan main hakim sendiri dan melaporkan ke kantor Satpolair Polres Sergai. 

Kapolres juga menghimbau kepada para nelayan agar dapat menjadi sumber informasi tentang penyeludupan barang barang atau binatang langka yang ilegal, sehingga bisa ditindak lanjuti oleh pihak2  terkait terutama Polairud. 

"Situasi di seputaran perairan Sergai masih aman dan kondusif, cuaca saat ini hujan gerimis dan air laut sedang surut," tandas Kapolres. (Bayu)                
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Cepat tanggap, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) kepada masyarakat terkena musibah bencana angin puting beliung di Dusun XV, Kp. Jati, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (29/11/2020) sekira pukul 09.30 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan bakti sosial tersebut Waka Polres Serdang Bedagai Kompol Sofyan, para Pejabat Utama Polres Sergai, Camat Sei Bamban Juniar Gultom, Kepala Desa Sei Bamban Fadli Lubis serta personel Polwan Polres Serdang Bedagai.

Pada kesempatan tersebut,  Kapolres Sergai mengatakan,  kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud kepedulian Polres Serdang Bedagai kepada masyarakat terkena musibah bencana angin puting beliung di Dusun XV Kp. Jati, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban.

“Ini merupakan wujud kepedulian kita kepada warga terkena musibah angin puting beliung,sehingga kita drop sembako dan bantuan atap rumah untuk meringankan beban warga,” bilang AKBP Robin.

AKBP Robin juga menjelaskan, atas kejadian bencana angin puting beliung tersebut menyebabkan 61 rumah rusak berat, 35 rumah rusak sedang, 12 rumah rusak ringan sehingga total 108 rumah terdampak bencana angin puting beliung.

“Atas kejadian itu, Polres sergai memberikan bantuan 100 paket sembako,160 lembar atap rumah (seng),kita dirikan dapur umum dan akan kita datangkan lagi bantuan selanjutnya,” papar AKBP Robin

Pria berpangkat melati dua emas tersebut mengajak pemerintah Kabupaten, Kecamatan serta masyarakat untuk bergotong royong membantu masyarakat tertimpa musibah agar permasalahan ini segera selesai,” ungkapnya. (Bayu)
Views



INTAIKASUS.COM, (Medan) - Guru adalah profesi yang mulia dan terhormat, dalam memperingati Hari Guru Nasional, Untuk tahun ini, dalam situasi pandemi Covid-19, Pihak Komando Daerah Militer I/BB melalui Satuan Penerangan (Pendam I/BB) mengucapkan “Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2020, Mari bersemangat dan bersatu untuk anak-anak Indonesia”.

Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam I/BB (Kapendam I/BB) Kolonel Inf Zeni Djunaidhi S.Sos saat ditemui wartawan usai acara penyambutan Panglima Kodam I/BB di Media Center Markas Kodam I/BB, Rabu (25/11/2020).

Dikatakan Kapendam bahwa Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sistem pendidikan dimana saja, di seluruh dunia, terkena dampak langsung. Sekolah-sekolah pun sementara harus ditutup. Data UNESCO mencatat lebih dari 90% atau di atas 1,3 miliar populasi siswa global harus belajar dari rumah. Hampir satu generasi di dunia terganggu pendidikannya.

Disebutkan Kapendam I, bahwa akibat pandemi, para pendidik dituntut untuk bisa melakukan model pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah. “Saya sangat percaya bahwa selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi. Banyak pemangku kepentingan di bidang pendidikan bahu-membahu, bergotong royong mengatasi kompleksitas situasi yang belum pernah terbayangkan sebelumnya”, ucapnya.

Pada kesempatan ini Selaku Kapendam I/BB mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para guru, tenaga kependidikan, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa. Dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran Bapak dan Ibu guru semua, pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan, pungkas Kolonel Zeni. (Red/Pendam I/BB)
Views


INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) seluruh Indonesia di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020). Kegiatan ini diikuti oleh 34 Kapolda dan 493 Kapolres.

Kegiatan ini turut di ikuti Oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si, Wakapolda Sumut, Irwasda Polda Sumut dan PJU Polda Sumut serta para Kapolres Jajaran Polda Sumut Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Polri dalam tahapan inti pemungutan suara Pilkada serentak 2020 di tengah pandemic covid -19,  bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut. 

Karena masih Pandemi Covid-19 atau virus corona, beberapa Kapolda dan Kapolres mengikuti acara ini secara virtual. Hal itu dilakukan demi menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dalam arahannya Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan beberapa arahan tegas kepada seluruh jajarannya di Indonesia. Diantaranya, terkait dengan penanganan Covid-19. 

Saat di konfirmasi Kabid Humas Polda Sumut menyampikan, dalam arahan Kapolri menginstruksikan untuk para Kasatwil tidak ragu-ragu untuk menegakan protokol kesehatan di masyarakat walaupun sedang dalam masa pesta demokrasi. 

"Kemudian arahan Kapolri selanjutnya agar para Kapolda dan Kapolres diminta untuk netralitas harga mati dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020. Selain itu, jajaran juga diinstruksikan menjaga keamanan saat pesta demokrasi itu berlangsung.

"Berkaitan dengan Pilkada Serentak 2020, tentunya dengan adanya Pilkada ini mulai dari para Kapolda, Kapolres yang ada Pilkada nya serentak di 270 provinsi, kabupaten/kota akan melakukan pengamanan TPS, mengamankan kotak surat suara, himbauan tentang perhitungan suara dan pentahapan-pentahapan lainnya. Dalam Pilkada penekanannya adalah netralitas harga mati," ucap Kapolri. 

Selanjutnya Kapolri juga turut membahas kesiapan menyambut Ops Lilin akhir tahun Yaitu pelaksanaan natal dan tahun baru. Kegiatan masih berlangsung dan di lanjutkan dengan arahan dari para PJU Mabes Polri kepada para Kapolda dan jajarannya yang melaksanakan Pilkada 2020. (Rel)
Views

 


INTAIKASUS.COM, (Sergai) –  Beragam dilakukan orang dalam mencegah terpapar Covid-19, baik dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes), menerapan 3M (Menggunakan masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan menggunakan sabu), selalu membawa hand sanitizer atau menjauhi lokasi keramaian. 

Salah satunya Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang selalu menjaga dirinya agar tidak terpapar Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M setiap bekerja baik di kantor maupun dilapangan. 

“Agar terhindar dari Covid-19, patuhi protokol kesehatan dan selalu menerapkan 3M,” katanya, Senin (23/11/2020). 

Menurutnya, sebagai Kapolres tugas berat sangat besar agar masyakat, personil Polres Serdang Bedagai dan keluarga tidak terpapar Covid-19. Langkah diambil dengan melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarajat dan personil untuk mencegah terpapar Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M. 

“Tanggung jawab untuk mencegah penyebaran Covid-19 sangat besar, bukan hanya pada keluarga, tapi juga masyarakat dan personil Polres Serdang Bedagai yang jumlahnya ratusan orang,” ucapnya. 

Untuk diri sendiri, kata AKBP Robin, setiap berangkat ke kantor selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer. Setelah masuk kantor selalu ingatkan tamu atau personil masuk keruangan menggunakan masker dan duduk menjaga jarak. 

“Saya selalu pakai masker dan membawa hand sanitizer, tamu atau personil masuk ruangan harus duduk jaga jarak,” ungkap Kapolres. 

Menurutnya, Polres Serdang Bedagai membuat budaya baru masa pandemi Covid-19 dengan kebiasaan baru harus mematuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, berkomunikasi dengan bebas namun menjaga jarak, pola hidup bersih baik pakaian atau di lingkungan rumah. 

“Dimasa pandemi ini, Polres Serdang Bedagai membuat budaya baru bebas dengan protokol kesehatan,” imbuhnya. 

Masih kata dia, setiap hari selalu mengukur suhu badan dan seminggu sekali selalu melakukan rapid test atau test swab. Selain dirinya, seluruh personil wajib melakukan rapid test dan swab untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Polres Serdang Bedagai. 

“Masyarakat ingin bertamu atau keperluan lain masuk Mapolres, wajib di ukur suhu badan dan disemprot disintefektan. Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Mapolres,” imbuh Kapolres. 

Untuk sopir yang selalu mendampingi setiap hari baik masuk kantor atau mengikuti kegiatan di lapangan, diwajibkan tinggal dirumah dinas. Bukan menghangi bertemu keluarga, namun untuk mencegah terpapar Covid-19. 

“Sopir wajib tinggal di rumah dinas selama pandemi,” pungkasnya. 

Untuk personil, tanpa terkecuali semua wajib mematuhi protokol kesehatan dan 3M dan selalui diawasi Provos, karena Polri harus menjadi contoh dan motor penggerak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

“Seluruh personil diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dan menjadi motor penggerak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” papar dia. 

Menurutnya, upaya dilakukan Polres Serdang Bedagai kepada masyarakat dalam mengecah menyebaran Covid-19 dengan membagikan ribuan masker secara gratis, memberikan tempat alat pencuci tangan dan himbauan serta sosialisai dalam mematuhi protokol kesehatan. 

“Mencegah penyebaran Covid-19 ke masyarakat dengan membagikan masker gratis, alat pencuci tangan dan himbauan agar mematuhi protokol kesehatan,” terang Kapolres. 

Dimasa pandemi ini, Polres Serdang Bedagai berupaya membantu warga kurang mampu dengan membangun desa tangguh, membangun warung serba murah, menyediakan lahan untuk ketahanan pangan untuk menanam sayur-sayuran, budidaya ikan dengan hasil dibagikan ke masyarakat yang terdampak Covid-19. 

“Membantu warga kurang mampu dimasa pandemi, kita juga dirikan warung serba murah, lahan untuk ketahanan pangan dan budidaya ikan,” bilangnya. 

Mencegah penyebaran Covid-19 kepada keluarga, AKBP Robin Simatupang selalu cuci tangan sebelum masuk kerumah, ia memilih menjauh dari istri dan anak-anaknya. Ia langsung  masuk kamar mandi dengan membuka pakaian kerja dan langsung mandi dengan bersih. 

“Pulang kerumah langsung buka pakaian kerja dan mandi bersih, setelah itu baru ketemu istri dan anak-anak,” bilangnya. (Bayu)
Views

 


                         AKBP MP Nainggolan

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Subdit III/Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut, menetapkan Kasubbag Akutansi dan Keuangan PD Pasar Kota Medan, sebagai tersangka.

Penetapan tersangka ini dilakukan karena Aidil Syofyan SE diduga melakukan tindak pidana korupsi. Dugaan korupsi itu dilakukan di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan dari Tahun 2015 hingga 2017 senilai Rp1.483.000.000.

Penetapan Aidil Syofyan sebagai tersangka, dibenarkan Direktur Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana Putra SIK MTCP. Hal itu disampaikan Bidang Humas Polda Sumut melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

AKBP MP Nainggolan mengatakan, tersangka diduga melakukan korupsi terkait penyetoran kontribusi uang sewa tempat berjualan di Pasar Induk Tuntungan, Kota Medan. Tindakan kriminal itu dia lakukan pada periode Tahun 2015 hingga Tahun 2017.

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Daerah Pasar Kota Medan Nomor : 5113/2029/PDPKM/2015. Tentang Revisi Surat Keputusan Direksi Perusahaan Daerah Pasar Kota Medan Nomor : 511.3/1227/PDPKM/2015. Tanggal 27 Pebruari 2015 tentang Penetapan Biaya Sewa Tempat Berjualan di Pasar Induk Lau Cih Medan Tuntungan tanggal 07 April 2015.

Bahwa tempat berjualan di Pasar Induk Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan. Itu dibangun Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Kota Medan adalah sebanyak 1.215 tempat dengan total uang yang harus disetorkan sebesar Rp9.348.000.000.

Dengan rincian terdiri dari atas Grosir sejumlah 720 unit, Sub Grosir I, Sub Grosir II, Wisata Buah 56 unit, Rumah Toko (Ruko) enam unit dan Kantin satu unit.

“Tersangka menerima setoran uang kontribusi sewa pedagang Pasar Induk Tuntungan secara gelondongan dari penyetor. (Setoran diminta) Tanpa disertai rincian nama pedagang yang menyetor,” ujar MP Nainggolan.

Lanjutnya menjelaskan, tersangka Aidil Syofyan juga membuat tanda terima uang berupa kwitansi, dan bukan kwitansi resmi PD Pasar Kota Medan. Kwitansi itu diperuntukkan sebagai bukti pembayaran dan hal ini khusus untuk pembayaran sewa Pasar Induk Tuntungan.

Berdasarkan bukti kwitansi penerimaan uang kontribusi sewa Pasar Induk Tuntungan yang dibuat oleh Aidil Sofyan, jumlah total keseluruhan uang kontribusi sewa Pasar Induk Tuntungan yang diterimanya sebesar Rp9.462.713.500. Diketahui seluruh pedagang Pasar Induk Tuntungan sudah membayar uang kontribusi sewa.

“Namun yang disetor tersangka Aidil Sofyan SE hanya sebesar Rp7.865.000.000, sehingga terdapat indikasi kerugian negara sebesar Rp1.483.000.000,” terangnya.

Atas perbuatannya, kata MP Nainggolan, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 3 ayat (1) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang keuangan, yang menyebutkan bahwa Keuangan Negara dikelola secara tertib, taat kepada peraturan perundang-undangan, efisien, efektif, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab, dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

Kemudian, Pasal 4 Permendagri 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan Keuangan Daerah yang menyebutkan tentang azas Umum Pengelolaan Keuangan Daerah. Lalu, perbuatan tersangka juga bertentangan dengan Buku Pedoman Sistem Akutansi PD Pasar Kotamadya Medan Kerjasama PD Pasar Kotamadya Medan dengan Puskap FE USU 1996.

“Serta Keputusan Walikota Daerah Tingkat II Medan Nomor : 539/1992/SK/1996 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perusahaan Daerah Pasar Kota Madya Daerah Tingkat II Medan,” pungkasnya. (Red)