.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Ditengah pandemi covid-19
Keluarga besar, Tokoh Pemuda Sergai Yunasril,SH, MKn, berikan santunan 50 orang anak yatim-piatu yang ada di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Santunan tersebut di berikan dikediamannya di Desa Firdaus, Sei Rampah,  Jum'at (18/9/2020). 

Dalam acara itu, tokoh pemuda yang merupakan ketua BM3 Kabupaten Sergai ini mengatakan, berbagi dengan anak yatim - piatu merupakan bentuk rasa syukur terhadap rezeki yang diberikan oleh Allah SWT selama ini. 

"Sesungguhnya rezeki yang saya terima setiap hari tersebut sebahagian ada milik orang lain. Kegiatan menyantuni anak yatim bukan hal yang baru, namun sudah seperti aktivitas yang sulit dilupakan ketika mendapatkan rezeki yang berlimpah," ujar Yunasril SH,MKn didampingi istri Kikky Febriasi SH,MKn.

Lanjutnya mengatakan,  kegiatan sosial ini tentunya tetap dilaksanakan dengan berbagi rezeki kepada warga kurang mampu, janda dan juga anak yatim," ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan pada waktu yang akan datang. Untuk itu, ia memohon do'a kepada seluruh anak yatim yang hadir agar Allah SWT memberikan kesehatan, rezeki yang berlimpah, jauh dari perbuatan jahat dan sukses menjalani usaha", sebutnya.

Sementara, bersama anak yatim-piatu, Ustad Riduwan Rangkuti SPdI usai memimpin do'a mengingatkan, barang siapa yang selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT, maka ia akan selalu merasa tentram hidupnya dan tidak gelisah hatinya juga tidak iri atas pencapaian orang lain yang lebih besar daripadanya. Bahkan dengan senantiasa bersyukur Allah akan menambah nikmat kehidupan terhadap orang itu.

"Sebenarnya makna dari bersyukur itu jelas Riduwan, merupakan wujud terimakasih seseorang yang telah menerima nikmat tersebut," ungkapnya.

Menurut Ustadz Riduwan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Yunasril ini patut dicontoh oleh masyarakat yang belum melaksanakannya. "Karena bisa berbagi dengan sesama ini merupakan " DAMBAAN" setiap umat yang bergama.
Jadi jangan pernah takut untuk berbuat kebaikan kepada siapa pun," ucap Ustad Riduwan. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (SERGAI) -  Terkait pemberhentian sejumlah Kepala Dusun, Ketua DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM akhirnya memanggil Kepala Desa dan BPD Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin guna melakukan mediasi yang berlangsung di ruang rapat DPRD Sergai, Selasa (15/9) siang.

Turut hadir Kabid Pemdes Dinas PMD Muradi, Camat Tanjung Beringin Syafruddin, Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin Ir Indra Syahputra, Ketua BPD Tanjung Beringin Adi Wirdana Syahputra, dan tim pakar DPRD Sergai Nuralamsyah, SH. 

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin Ir Indra Syahputra menjelaskan, seharusnya ada 6 Kepala Dusun (Kadus) dilakukan pemberhentian. Namun 2 Kadus yang tidak jadi diberhentikan atau ditarik kembali sama warga. 

Sebelum itu, Kades juga mengaku dalam 9 bulan lalu telah melakukan pembinaan terhadap para Kadus tersebut. Dan juga melakukan musyawarah bersama warga dan Ketua BPD. Hal ini dilakukan untuk kemajuan dusun dan bukan untuk mengadili para Kadus tersebut.

"Dalam musyawarah itu, pak Kadus tak hadir. Namun perwakilan warga bahwa pesan Kadus menyampaikan "Pecat saja saya, bilang sama Kades, Kades tak kan berani mecat kami," ujar Kades menirukan ucapan warga.

Ditambahkan Kades, karena ini instansi Pemerintahan bukan perusahaan, maka perlu pembinaan . Namun ia juga terus melakukan evaluasi kinerja perangkatnya.

Terkait terbitnya Surat Peringatan (SP) namun tidak diterima oleh 4 orang Kadus tersebut, Indra Syahputra mengaku SP tersebut sudah ditembuskan ke BPD dan Camat. Dan juga secara lisan disampaikan kepada Kadus yang bersangkutan.

Kabid Pemdes, Dinas PMD Sergai Muradi mengatakan dari regulasi yang ada terkait pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa itu mentoknya di Camat. 

Muradi mengaku, pelapor atau 4 Kadus yang diberhentikan juga sudah menyampaikan laporannya kepada Dinas PMD. Dalam isi laporan itu bahwa SP tidak pernah sampai kepada yang bersangkutan. 

Setelah kami konfirmasi ke Camat, ternyata SP itu ada namun Kades tidak memberikannya kepada yang bersangkutan. Karena SP itu adalah hak yang bersangkutan maka harusnya diberikan, tapi selain itu juga harus ada teguran lisan dengan berbentuk SK/berita acara.

"Dalam regulasi itu juga disebutkan adanya pemberhentian sementara bukan langsung diberhentikan. Dengan situasi Pilkada, kami berharap agar kiranya harus dikaji ulang jangan permasalahan ini dipolitisir," harapnya.

Dipaparkan Tim Pakar DPRD Sergai, Nuralamsyah, SH menyampaikan bahwa tugas Pemerintah Desa dalam hal ini adalah Kepala Desa. Maka Kepala Desa ialah orang yang menjalankan tugas administrasi negara. 

Maka produk yang dilakukan atau dikeluarkan oleh Kepala Desa atas nama jabatannya maka ini harus sesuai dan mengacu dalam peraturan tata negara. Apabila dilanggar ini kan melanggar peraturan kenegaraan.

Terkait pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa itu semua sudah diatur dalam Undang-undang, Permendagri dan juga Peraturan Daerah nomor 10 tahun 2016 dan diubah menjadi nomor 7 tahun 2019 
Tentang Perangkat Desa.

"Maka kita harapkan jangan sempat produk yang dikeluarkan ini melanggar peraturan yang ada. Bukti dan dokumen pendukung itu menjadi kekuatan kita. Apa poin penting dari musyarawah dan jejak pendapat itu dan sudahkah melakukan pemberhentian sementara," ujarnya. 

Ditegaskan Nuralamsyah, semua kebijakan dan administrasi harus sesuai peraturan yang ada. Lakukan langkah kondusif sehingga tidak menimbulkan polemik dan jangan permasalahan ini dijadikan manfaat ke arah politik apalagi menjelang Pilkada 2020.

"Ketua DPRD Sergai saat ini tugasnya ialah menjaga kondusifitas daerah menjelang Pilkada oleh karena itu dilakukan mediasi apa permasalahan yang sebenarnya. Maka kita harapkan kepada Kades lakukan langkah-langkah arif dan baik sesuai regulasi yang ada," pungkasnya. 

Menanggapi Tim Pakar DPRD tersebut, Kades Pekan Tanjung Beringin kembali menerangkan, ia juga telah melakukan tindakan persuasif secara tulisan dan lisan namun ia mengakui SP tidak diberikan kepada yang bersangkutan, hanya saja untuk administrasi desa.

Kades Indra Syahputra mengaku sudah turun ke dusun-dusun untuk mendengar aspirasi warga tentang permalasahan Kadus nya. Banyak warga yang menginginkan Kadus tersebut harus diberhentikan karena banyak permasalahannya.

Diakhir pertemuan itu, Ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan mengatakan hal ini lakukan guna untuk mediasi agar duduk permasalahannya tentang Kadus yang diberhentikan Kades Pekan Tanjung Beringin tanpa menerima SP1, SP2 dan SP3. 

"Saya minta agar ini di akomodir ulang sesuai peraturan dan hukum yang berlaku. Setelah ini hasilnya, kita akan balas surat kepada pelapor (Kadus)," tegas dr Riski Ramadhan Hasibuan.

Sementara itu, Camat Tanjung Beringin Syafruddin kepada wartawan mengaku dalam waktu dekat akan melakukan musyawarah kembali tentang pemberhentian para Kadus di Desa Pekan Tanjung Beringin karena hasil keputusan itu dapat ditinjau ulang, bilangnya.

Diketahui, surat rekomendasi yang dikeluarkan pada tanggal 24 Agustus 2020 oleh pihak Kecamatan Tanjung Beringin tersebut menerangkan tentang pemberhentian diantaranya Kadus IV Muhammad Nasir, Kadus VIII Sofian, Kadus XI Ridwan Amir, dan Kadus XIV Muhammad Amin. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Kepolisian Resor Kota Deli Serdang (Polresta Deli Serdang) menggelar Sosialisasi Perkap Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana, Sosialisasi yang digelar di Aula Tri Brata Polresta Deli Serdang ini dibuka langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK, Selasa (15/09/2020).

Adapun sosialisasi ini dihadiri oleh Kasat Reskrim Kompol M. Firdaus, SIK, Wakasat Reskrim AKP Alexander Piliang, SH, MH, KBO Sat Reskrim IPTU Krismen Karo Sekali, SH, Para Kanit Sat Reskrim serta masing-masing seorang penyidik dan penyelidik dan Kanit Reskrim Polsek jajaran Polresta Deli Serdang.

Dikatakan Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK Perkap tentang Penyidikan tindak pidana ini wajib diketahui oleh para personel, terkhusus para Penyidik agar penegakan hukum dapat dilaksanakan sesuai SOP, secara profesional, transparan, dan akuntabel terhadap setiap perkara guna terwujudnya supremasi hukum yang mencerminkan kepastian hukum, rasa keadilan dan kemanfaatan.

"Jadi, Perkap ini dibuat sebagai petunjuk pelaksanaan mengenai penyidikan tindak pidana agar para Penyidik dapat melaksanakan tugas, fungsi, dan wewenang secara profesional, transparan, dan akuntabel," tambah Kapolresta.

Sementara itu sejumlah hal pun di sampaikan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang dalam mensosialisasikan Perkap Nomor 6 Tahun 2019 ini, mulai dari penanganan Laporan Polisi, Tahap Penyelidikan, Tahap Penyidikan, Tahap Gelar Perkara, Tahap Bantuan Teknis Penyidikan, Pengawasan dan Penggendalian, hingga Evaluasi terhadap Penyidik. (Rn/Hum Polres DS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si didampingi PJU Polda Sumut silaturahmi dan audiensi dengan Dewan Pengurus Pusat Komite Masyarakat Danau Toba, Jumat (11/09).

Kapolda Sumut menyambut kedatangan Ketua umum DPP KMDT bapak ST Edison Manurung, Wakil Ketum DPP KMDTX DR. Erni br Pasaribu, Sekjen DR. Ir. Sirorus,  Dewan pakar Prof. Dr. Sihor Situngkir, Dewan pakar Prof. Dr. Robert Sibarani serta Ketua DPP KMDT Ujiana br Sianturi.

Kapolda Sumut mengatakan,  permasalahan yang saat ini terjadi di Danau Toba yaitu permasalahan lahan dimana didaerah Toba dan Samosir pernah ditemukan ladang ganja. 

"Akibat pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan ke Danau Toba juga berkurang sehingga perekonomian masyarakat terganggu. 
"Beberapa waktu lalu kami menanam bibit jagung bersama masyarakat untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan di Kab. Samosir", ujar Kapolda Sumut.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang pariwisata juga sangat diperlukan seperti penggunaan bahasa yang santun, menjaga kebersihan lingkungan sekitar Danau Toba serta menjamin keamanan disetiap destinasi wisata.

Ditengah pandemi saat ini juga diperlukan sosialisasi kepada masyarakat dan para pengelola objek wisata yang berada di sekitar Danau Toba untuk meningkatkan protokol kesehatan guna menghindari cluster baru. Hal ini untuk menjamin masyarakat yang berkunjung agar tidak terpapar Covid-19. (Red/Ik)
Views

INTAIKASUS.COM, (SIBORONGBORONG) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong, melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman /Momerendum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Simalungun, Kamis (10/09/2020).

MoU dilakukan dengan BNNK Simalungun dikarenakan tidak terdapat BNNK di daerah Tapanuli Utara sehingga BNNK yang terdekat ada di Simalungun. MoU ini diselenggarakan dalam rangka komitmen Lapas Siborongborong untuk ikut serta dalam Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sesuai surat Edaran Inspektur Jenderal Kemenkumham nomor: ITJ.OT.02.01-03 tanggal 26 Mei 2020.  

Acara dihadiri ketua BNNK Simalungun, Ibu Kompol. Suhana Sinaga berserta rombongan, seluruh petugas Lapas Klas IIB Siborongborong, Karutan Klas IIB Tarutung Henri Alfa Edison Damanik, SH. dan Karutan Klas IIB Humbang Hasundutan Revanda Bangun, S.Psi., MH.



Bukanya hanya Lapas Siborongborong yang melaksanakan MoU dengan BNNK Simalungun, akan tetapi UPT Pemasyarakatan Rutan Klas IIB Tarutung dan Rutan Klas IIB Humbang Hasundutan juga ikut menjalin kerjasama dengan BNNK Simalungun terkait P4GN. 

Acara tersebut digelar di Lapangan Lapas Klas IIB Siborongborong, Nota MoU tersebut ditanda tangani langsung Kalapas Kelas IIB Siborongborong M. Pithra Jaya Saragih, Amd.IP, SH, MH dengan Kepala BNNK Simalungun Kompol Suhana Sinaga.

Serta dilaksanakan penandatanganan IKRAR/JANJI Pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) seluruh pegawai Lapas Klas IIB Siborongborong diikuti dengan Rutan Tarutung dan Rutan Humbang Hasundutan.

Kalapas Siborongborong, M. Pithra Jaya Saragih, Amd.IP, SH, MH mengatakan, MoU dengan BNNK Simalumgun merupakan wujud dari keterbukaan pihak Lapas kepada intansi vertikal dan perangkat hukum yang ada, dengan demikian akan lebih erat sinergitas kerjasama antara Lapas dan BNNK Simalungun.

"MoU ini juga sebagai salah satu langkah dalam menekan angka penggunaan narkotika, terutama didalam Lingkungan Lapas dan saya ingin menciptakan keluarga besar lapas, baik itu Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para penghuni lapas bersih dari narkoba," tekan Kalapas.

Diakui Kepala BNNK, pihak lapas sering melakukan koordinasi kepada pihak BNN, terkait program P4GN." Kegiatan MoU ini sejatinya pada awal tahun 2020 dilaksanakan, namun karena banyaknya agenda maka baru bisa dilaksanakan September 2020 ini, "kata Kepala BNNK.



Sementara, Kepala BNNK Simalungun, Ibu Kompol. Suhana Sinaga mengapresiasi nota kesepahaman yang telah ditandatangani oleh Lapas dan BNNK Simalungun. Menurut dia, ini sebagai langkah menyusukseskan program P4GN.

"Hubungan BNNK dan Lapas Siborongborong ini terjalin dengan erat, bahkan sebelum penandatanganan MoU, Kalapas sering koordinasi terkait langkah langkah yang sudah dilakukan di lingkup kerjanya tentunya berhubungan dengan pencegahan dan pemberantasan narkoba dan saya berharap dengan adanya MoU ini kita bisa lebih meningkatkan kinerja dalam hal pemberantasan narkoba," ujar Kepala BBNK Simalungun.

Juga hadir dalam kegiatan penandatanganan MoU tersebut Kapolsek Siborongborong, Koramil 18 Siborongborong, Kacabjari Siborongborong dan Kapuskesmas Siborongborong.

Setelah dilaksanakan penandatanganan Mou antara UPT Pemasyarakatan Lapas Siborongborong, Rutan Tarutung, Rutan Humbang Hasundutan dengan BNNK Simalungun kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan Barang Sitaan Razia UPT Pemasyarakatan yang telah dikumpulkan dan dibakar disaksikan bersama UPT Pemasyarakatan, BNNK Simalungun serta Muspika Kecamatan Siborongborong, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Razia Bersama Ka UPT Pemasyarakatan dengan Kepala BNNK Simalungun, selesai dilaksanakannya kegiatan Razia bersama kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan Sample Urine sebagai sebagai simbol komitmen UPT Pemasyarakatan bersih dan jauh dari narkoba. (Humas Lasibor/Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Karo) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si doa bersama lintas agama dan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung, bertempat di Balai Desa Suka Tepu Kec. Namantera Kab. Karo, Rabu (09/09).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Gubernur Sumut bapak Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI. Irwansyah, MA, M.Sc, Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Sumut, Bupati Tanah Karo, PJU Kodam I/BB, PJU Polda Sumut,  para tokoh agama, masyarakat, dan adat serra masyarakat Kab. Tanah Karo yang hadir.

Bupati Tanah Karo mengucapkan terimakasih kepada Gubsu, Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB yang telah hadir di Kab. Tanah Karo sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Tanah Karo dan menyempatkan diri untuk doa bersama ditengah bencana erupsi Gunung Sinabung.

Kapolda Sumut mengatakan, doa bersama lintas agama ini diselenggarakan sebagai bentuk premohonan kepada Yang Maha Kuasa agar bencana erupsi gunung sinabung segera usai dan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan seperti biasa.

"Bencana yang terjadi ini harus menjadi introspeksi diri bagi kita semua agar selalu mengingat Tuhan dan memohon ampun atas segala kesalahan yang kita perbuat", ujar Kapolda Sumut.

Berbagai upaya penanganan bencana erupsi gunung sinabung telah dilakukan namun kita tidak boleh melupakan kekuasaan Tuhan karena atas kehendak dan kuasanya bencana ini akan berakhir.

Kapolda Sumut berpesan kepada masyarakat Kab. Tanah Karo untuk selalu semangat dan tidak menyerah walaupun disaat situasi bencana erupsi Gunung Sinabung.

"Polda Sumut akan terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak bencana erupsi gunung Sinabung. Semoga Kab. Tanah Karo segera pulih agar keindahan alam yang dimiliki dapat kembali dinikmati", ujar Kapolda Sumut. (Rina/Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (Tanjung Morawa) - Menyikapi dampak pandemi penyebaran wabah virus corona (covid-19), berbagai langkah dan upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebarannya. 

Salah satu upaya seperti yang dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang IPDA Amal membagikan masker gratis kepada warga dan pelajar, Jumat (04/09/2020), bertempat di salah satu Paud di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.

Pembagian masker ini dilakukan agar masyarakat membiasakan diri dan wajib memakai masker setiap bepergian keluar rumah apabila keperluan sangat penting, kemudian menindak lanjuti protokol kesehatan yang mewajibkan menggunakan masker saat berada diluar rumah dan dengan menggunakan masker dapat menangkal penularan virus corona (covid-19).

Selain Giat Pembagian Masker Tersebut Kanit Binmas Polsek Tanjung Morawa IPDA Amal Juga Mmberikan Himbauan Kepada warga Kepada Masyarakat Untuk Selalu Menggunakan Masker dan Berjaga Jarak Guna Cegah Penyebaran Covid – 19.

Saat di Konfirmasi oleh awak Media yang melakukan Liputan, IPDA Amal mengatakan "Kegiatan ini merupakan langkah dan upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran penularan covid – 19, serta lebih menyadarkan masyarakat Kecamatan Tanjung Morawa betapa pentingnya untuk selalu menggunakan Masker pada saat diluar rumah", ujarnya.

Lanjut IPDA Amal "Kami berharap masyarakat dapat melakukan apa yang kami Himbaukan ini serta melakukan upaya – upaya untuk Mencegah Penyebaran Covid -19 Seperti Menggunakan Masker dan selalu menjaga kebersihan", tutupnya. (Rn/Ril)