.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) - Sedang asik nyabu dalam pondok, Taufik (33) dan arif (43) di grebek polisi. Diketahui Keduanya warga dusun IV Desa Nagur, Tanjung Beringin, Serdang Bedagai.

Dua orang yang berprofesi sebagai nelayan tersebut gagal berpesta sabu setelah di Grebek Tim Opsnal Reskrim Polsek Tanjung Beringin tepatnya di sebuah pondok terletak di Dusun IV, Desa Nagur, Kec. Tanjung Beringin Kab. Sergai, Minggu (09/02/2020) sekira pukul 02.30 Wib.

Kepada petugas, Taufik mengaku sudah 2 bulan lamanya mengedarkan sabu serta akan bersama-sama mengkonsumsi sabu di Pondok tersebut.

"Sudah dua bulan saya pak jual sabu, niatnya kami mau pakai tapi kami ditangkap Polisi," kata Taufik kepada petugas saat diintrogasi. 

Dari penggerebekan tersebut,  Tim Opsnal Polsek Tanjung Beringin menyita barang bukti dari kedua tersangka yaitu berupa dua (2) klip plastic transparan ukuran sedang diduga sabu dengan berat 1,88 gram, 3 (tiga) helai plastic ukuran kecil diduga berisikan sabu dengan berat 1,42 gram, 50 (lima puluh) helai plastic klip kosong, uang tunai Rp. 200 ribu Rupiah, 1 (satu) buah Pisau lipat, 1 (satu) buah kaca pirex.

kepada awak Media, Kapolres Sergai mengatakan bahwa penggrebekan tersebut atas laporan dari masyarakat tentang lokasi Pondok yang sering dijadikan tempat transaksi dan Mengkonsumsi Narkoba.

"Saat ini kedua pelaku telah diserahkan ke Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai guna dilakukan pemeriksaan untuk proses hukumnya dan pelaku kita kenakan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) Subs Pasal 127 Ayat (1) dari Undang-undang RI Nomor. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun Penjara," ungkap AKBP Robin. (Hum.PS/Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Riau) - Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah menghadiri Paparan Gubernur Riau kepada Panglima TNI dan Kapolri tentang Karhutla teraktual di Prov. Riau, Rabu (12/2/2020).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru, Riau dalam rangka melakukan pengecekan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara jenis Boeing 737, rombongan berangkat dari base ops, Halim Perdanakusuma, Jakarta dan mendarat di Landasan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin.

Kemudian rombongan bergerak dari Lanud Roesmin Nurjadin menuju ke posko relawan karhutla Provinsi Riau. Relawan Karhutla itu terdiri dari beberapa unsur seperti Tagana, SAR, ormas-ormas serta asosiasi para pengusaha kelapa sawit.

Posko terpadu tersebut dipergunakan untuk memantau ataupun mengakses perkembangan karhutla terupdate, Posko terpadu ini juga Yang nantinya juga Akan dijadikan Contoh terhadap Daerah-daerah lainnya. 

Mulai bulan Februari 2020 ini provinsi Riau sudah mulai menghadapi musim kemarau ekstrim dengan durasi yang lebih panjang

"Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan ingin mengecek langsung kesiapan pemerintah daerah khususnya provinsi Riau dalam menghadapi hal-hal yang akan terjadi nantinya," ucap Panglima TNI.

Usai meninjau posko terpadu Karhutla, Kapolri dan Panglima TNI akan melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama Gubernur Riau dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) terkait bagaimana teori hinga teknis penanganan Karhutla Secara tertutup. 

Setelah menerima Paparan Panglima TNI dan Kapolri juga tekankan upaya pencegahan Karhutla dan memerintahkan Danlanud Pekan Baru untuk melaksanakan photo udara bila terdapat titik api secara real time.

Panglima TNI juga Telah melaporkan kepada Presiden untuk mengerahkan kembali pesawat TNI AU untuk mengupayakan hujan buatan yang dapat mengisi embung-embung atau sekat air baik yang telah tersedia maupun yang sedang dibuat oleh satuan kewilayahan secara sinergi.

Disini Kapolri juga tekankan tentang upaya penindakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan dan hutan.

Lebih Lanjut Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan meninjau Posko Relawan Karhutla di Anjungan Indragiri Hilir, Purna MTQ Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. 

Posko yang digagas Polda Riau ini dilengkapi dengan aplikasi Dasboard Lancang Kuning yang bisa mendeteksi titik api hingga bisa cepat dilakukan pemadaman, Dimana posko ini juga baru saja diresmikan oleh Gubernur Riau, Syamsuar.

Tampak hadir pada acara tersebut Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Riau, Pangdam I/BB, Kapolda Riau, Danrem 031/WB, Kajati Riau serta pejabat Forkopimda lainnya. (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah menerima kunjungan audiensi pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Edwin Soeharto Inkirawang beserta rombongan di Ruang Audiensi Makodam I/BB, Selasa (11/02/2020).

Dalam pertemuan, Edwin Soeharto Inkirawang menyampaikan terima kasih kepada Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah yang berkenan menerima kunjungannya bersama rombongan dalam suasana keakraban dan kekeluargaan. 

"Kami juga menyampaikan kemajuan serta rencana kerja sama ke depan yang akan dilakukan bersama Kodam I/BB," ucapnya.

Menanggapi hal ini, Pangdam I/BB pada prinsipnya menyambut baik sekaligus mengapresiasi rencana kerja sama dan kepercayaan PT Pegadaian (Persero) kepada institusi TNI selama ini. 

"Kami juga mendukung rencana kerja sama yang dilakukan PT Pegadaian demi kemajuan dan peningkatan kemampuan serta kesejahteraan prajurit TNI sejalan dengan kebijakan pemerintah," ucap Mayjen Fadhilah. 

Turut hadir mendampingi Pangdam dalam pertemuan, antara lain Asintel Kasdam I/BB, Kapuskopkar "A" Kodam I/BB, Kapendam I/BB, dan Perwira Staf. (Rina/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Riau)  -  Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah memberi atensi khusus terkait penanganan dan pencegahan bencana kabut asap akibat Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Provinsi Riau. 

Hal ini disampaikan Pangdam I/BB saat menerima paparan Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT, terkait Karhutla teraktual di Provonsi Riau, Rabu (12/2/2020). 

"Salah satu daerah yang menjadi sorotan saya adalah Provinsi Riau. Karena daerah ini menjadi langganan bencana kabut asap akibat Karhutla setiap tahunnya," jelas Pangdam. 

Oleh karena itu, Pangdam mengaku memberi atensi khusus terkait penanganan dan pencegahan Karhutla yang dilakukan Korem 031/WB dan jajarannya. 

"Untuk mencegah terjadinya Karhutla apalagi akan memasuki musim kemarau ini, saya perintahkan agar setiap muncul satu titik api (hotspot) segera dipadamkan. Jangan sampai menjalar jadi dua, tiga dan seterusnya," tegas Mayjen Fadhilah.

Perwira Tinggi (Pati) TNI AD lulusan Akmil 1988 ini juga menekankan pentingnya tindakan pencegahan dengan mengutamakan sosialisasi kepada masyarakat, komunitas maupun korporasi. 

"Tingkatkan volume dan intensitas sosialisasi, sehingga masyarakat semakin sadar untuk tidak melakukan pembukaan lahan ataupun kebun dengan cara membakar," terang Mayjen Fadhilah. 

Sebelumnya, dalam laporan Danrem 031/WB disebutkan, bahwa sudah dua hari terakhir ini tidak ditemukan titik api di wilayah Provinsi Riau.

Selain itu, Danrem juga melaporkan bahwa saat ini Provinsi Riau telah ditetapkan dalam status Siaga Karhutla oleh Gubernur Riau.  

Penetapan status ini berdasarkan kondisi yang ada, bahwa Karhutla di Riau telah terpantau sejak awal 2020. Sedikitnya seluas 271 ribu hektar lahan ludes terbakar, dengan jumlah titik panas di atas 70 persen mencapai 59 titik. 

Akibatnya sebanyak tiga daerah melaksanakan penetapan status siaga darurat Karhutla. Penetapan status siaga dari tiga daerah itu memenuhi syarat Riau untuk menetapkan status siaga darurat Karhutla untuk tingkat provinsi.

"Perkiraan musim kemarau akan terjadi pada akhir Januari hingga Maret. Periode kedua berlangsung mulai Juni hingga September. Dengan penetapan status siaga darurat Karhutla, maka pemerintah pusat dapat mengirimkan pesawat pemadam kebakaran dan helikopter untuk water bombing," jelas Danrem.

Turut hadir di acara, antara lain para Asisten Kasdam I/BB, Kapendam I/BB dan para Kasi Korem 031/WB serta para Dandim jajaran Korem 031/WB.  (Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan Deli) - Demi terwujudnya Belajar Mengaji yang baik PC NU Kota Medan menyalurkan bantuan puluhan meja untuk Maghrib Mengaji di Masjid Jami' Al-Falah Lingkungan 12 dan Masjid Baitul Hamdi Lingkungan 16, Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli Kota Madya Medan.
Meja Maghrib Mengaji sangat berarti demi memperlancar proses belajar, mengingat selama ini anak didik belajar menggunakan meja terbatas namun semangat belajar tak pernah pudar terbukti dengan penambahan santri mengaji yang sangat signifikan.
  1. "Karena itu, ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada PC NU Kota Medan atas kepeduliannya semoga menjadi amal jariyah," kata Ketua BKM Jami' Al-Falah Rusdianto didampingi Sulilik, Selasa (11/2).
Kegiatan berjalan sukses dan lancar di Aula Masjid Jami' Al-Falah Jalan Platina V Lingkungan 12 Kel. Titipapan Kec. Medan Deli, dihadri 80 peserta didik Maghrib Mengaji, Pengurus PC NU Kota Medan, tokoh agama, masyarakat dan pemuda Medan Deli.
Selanjutnya Burhanuddin, SE selaku Ketua PC NU Medan mengatakan, "Islam adalah Agama yang Rahmatal Lil 'Alamin yakni rahmat sebagian alam sesuai amanah yang telah dititipkan oleh tokoh-tokoh NU untuk selalu menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan dasar Pancasila dan menghormati Bhineka Tunggal Ika. Oleh karena itu, perdamaian menjadi sangat penting untuk dibangun," ucapnya.
"NU hadir guna meneguhkan persaudaraan Islam, persaudaraan sebangsa dan persaudaraan sesama ummat manusia dalam bingkai ahlus sunnah wal jamaah. PC NU Kota Medan senantiasa menyalurkan meja Maghrib Mengaji tulus ikhlas demi terwujudnya pendidikan Islami yang lebih baik", tambahnya.(Rel)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Acara malam Pisah Sambut Kasat Lantas Polrestabes Medan  AKBP Juliani Prihartini SIK, yang dipercayakan menjabat sebagai Kapolres Padang Sidempuan dan  Kompol HM Reza Chairul Akbar, resmi menjabat sebagai Kasatlantas Polrestabes Medan berlangsung sederhana di halaman Satlantas Polrestabes Medan, Jalan Adinegoro, Medan, Selasa (11/2/2020).
Acara dihadiri seluruh personil Satlantas Polrestabes Medan, Wakasatlantas, para Kanitlantas dan PNS, suasana diacara pisah sambut terlihat penuh keakraban dan kekompakan dengan diringi lagu yang dinyanyikan Kanit Regident Satlantas Polrestabes Medan AKP Djoko Lelono.
AKBP Juliani Prihartini SIK yakin dengan Kasatlantas Polrestabes Medan yang baru Kompol HM Reza Chairul Akbar bisa menangani kemacetan Lalulintas di seputaran Kota Medan.
Mantan Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini SIK mengatakan,    "Selama saya menjabat sebagai Kasatlantas Polrestabes Medan, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh Personel Satlantas Polrestabes Medan yang ikut mendukung dengan baik. Saya juga ucapkan terima kepada rekan – rekan media yang sudah menjalin kerja sama dengan kita (Satlantas). Apabila ada hal – hal,  saya lakukan ada lalai. Saya minta maaf sama rekan — rekan media. Saya juga meminta, rekan – rekan media turut mendukung kinerja Kasatlantas yang baru," ujarnya.
Kemudian Kasatlantas Polrestabes Medan yang baru Kompol HM Reza Chairul Akbar   mengaku bahwa dirinya minta dukungan dari seluruh personil Satlantas Polrestabes Medan maupun PNS."Saya tidak ada apa-apanya. Ekpestasi Lalulintas di Kota Medan sangat luar biasa, namun saya yakin Lalulintas di Kota Medan akan berjalan dengan tertib. Mohon dukungan semuanya," ucapnya. (Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (Padang) - Guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit dalam mengikuti teknologi informasi, Korem 032/Wbr melaksanakan pelatihan perakitan drone yang diikuti oleh Perwakilan Babinsa dari masing masing Kodim jajaran Korem 032/Wbr dan BPBD yang dilatih oleh salah satu siswa SMK Kartika I-2 Padang yang bernama Dion Baizar. Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo bertempat di Lapangan Tenis Indoor Makorem 032/Wirabraja, Senin (10/2/20).

Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo selaku Danrem 032/Wbr menyampaikan bahwa kegiatan perakitan drone ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian prajurit khususnya para Babinsa yang merupakan garda terdepan  di TNI AD.

Selanjutnya, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan sinergitas yang dilakukan oleh Korem 032/Wbr bersama Yayasan SMK Kartika I-2 Padang yang merupakan salah satu yayasan binaan Korem 032/Wbr. Dengan melakukan pengembangan teknologi, Korem dan SMK berupaya mengangkat potensi lokal untuk merakit suatu alat yang nantinya bisa dimanfaatkan saat memantau terjadinya bencana alam, ujar Brigjen Kunto.

Lebih lanjut, Danrem 032/Wbr menjelaskan bahwa "dengan adanya pelatihan ini diadakan untuk mendukung Korem 032/Wbr dalam melaksanakan tugasnya, dimana hasil dari pelatihan tersebut suatu terobosan dalam menghadapi era modernisasi dan juga bisa membantu pemerintah daerah dalam memantau bencana yang terjadi", jelas Danrem 032/Wbr.

Pada kesempatan tersebut, Zantri Hamid selaku guru produktif teknik computer dan jaringan SMK Kartika I-2 Padang menyampaikan bahwa kegiatan kerja sama perakitan drone ini baru pertama kali dilakukan, awalnya salah satu siswa SMK Kartika berhasil membuat pesawat Aeromodelling, maka Korem 032/Wbr mengajak kolaborasi siswa SMK dalam pengembangan teknologi dengan merakit pembuatan drone.

SMK Kartika I-2 Padang sudah banyak mencetak bibit bibit potensi lokal yang saat ini sudah banyak bekerja diinstansi negara maupun swasta khususnya dibidang teknologi, semoga kedepannya semakin berkembang dan maju," ujar Guru SMK Kartika mengakhiri.(Pen 032)