.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Sibolga) -Untuk membangun sumber daya manusia khususnya generasi muda yang kreatif, Korem 023/Kawal Samudera menyelenggarakan Turnamen Tenis Meja, bertempat di Aula Gupala Korem 023/KS Jalan Datuk Hitam, No 1 Sibolga. 

Kegiatan yang dilaksanakan ini juga dalam rangka kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif, lomba Tenis Meja dilaksanakan tanggal 14 dan 15 September 2020. 

Dengan mengedepankan Protokol Kesehatan, Danrem 023/KS dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Korem 023/KS Letkol Inf Deni Engel Rupingi menyampaikan beberapa hal, Kegiatan Turnamen Tenis Meja ini merupakan Program dari Komando Atas yang dilaksanakan setiap tahun dua kali, kegiatan ini mengambil tema "Membentuk SDM Kreatif, Inovatif dan Adaftif" melalui tema tersebut kita tingkatkan Kesadaran berolah raga untuk kebugaran demi generasi yang sehat berwawasan kebangsaan. 

"Tujuan diadakannya Turnamen Tenis Meja agar para generasi muda lebih meningkatkan kreatifitas di bidang olah raga serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya olah raga," ujarnya.

Kepala Staf Korem 023/KS menambahkan, Komunikasi Sosial sebagai salah satu bentuk methode binter yang dapat dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung, guna membangun pemahaman generasi muda dan pengertian bersama serta melahirkan kepentingan bersama dalam rangka mewujudkan tujuan bersama. Pemanfaatan potensi wilayah yang ada sebagai media Komunikasi Sosial merupakan cara yang efektif misalnya melalui Olah raga tenis meja.

"Kegiatan Komsos Kreatif dikemas agar menarik, sehingga menggugah kemauan dan kesadaran untuk menciptakan suatu kondisi yang menguntungkan terutama dalam berbangsa dan bernegara segenap warga masyarakat, itulah yang biasa kita sebut KOMUKASI SOSIAL KREATIF, Keberhasilan penyelenggaraan Komunikasi Sosial Kreatif guna menggugah daya inovasi dan kreasi generasi muda dalam rangka membangun semangat kebersamaan demi terwujudnya Kemanunggalan TNI- Rakyat," ungkapnya.


Kegiatan Komsos Kreatif Turnamen Tenis meja ini diikuti oleh para peserta lomba Tunggal/Perorangan sebanyak 64 orang dan Ganda sebanyak 32 pasang.

Yang menjadi juara Turnamen Tenis Meja Tunggal/Perorangan sbb :  *Jauara 1. Andri Pratama Sibarani, 
*Juara 2 Saiful Salih Situmeang, dan 
*Juara 3 Alwira Zendrato.

Sedangkan Juara Ganda sbb: 
*Juara 1 Andi Pratama Sibarani dengan Taufik Hariadi Sibarani 
*Juara 2 Baza Waruwu dengan Alwira Zendrato dan
*Juara 3 Saiful Salis Situmeang dengan Andika Putra Hutabarat. 



Danrem 023/KS Kolonel Inf Febriel B Sikumbang, S.H., MM dalam sambutannya pada Penutupan Turnamen  Tenis meja mengucapkan "terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan Turnamen Tenis meja dalam rangka Komsos Kreatif. "Dengan harapan kepada yang belum mendapat juara agar berlatih lagi lebih maksimal dan kepada mendapat juara jangan terus berpuas diri atas keberhasilan sekarang namun bina dan pelihara kemampuannya agar bisa ikut tampil di pertandingan lainnya," tegasnya.

Hadir dalam acara penutupan Komsos Kreatif Turnamen Tenis Meja antara lain Danrem 023/KS, Kasrem 023/KS, Para Kasirem, Offisial dan Panitia  (Red/Penrem023/KS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) – Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah, MA, M.Sc menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayah Sumut, acara di gelar di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (15/9/2020).

Sehubungan dengan kasus Covid-19 yang belum selesai, dan angka positif terus meningkat, perlu melakukan gerakan edukasi tentang pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat mengadakan rapat koordinasi dengan pejabat Forkopimda Sumut di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan.
 
Gubsu menyebutkan dalam penegakkan disiplin protokol kesehatan untuk melakukan edukasi ke masyarakat, selain TNI dan Polri kita juga harus libatkan fasilitator yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, agar bisa menyampaikan dengan benar kepada masyarakat terkait pentingnya menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak," ujar Gubsu.

Dikesempatan yang sama,  Pangdam I/BB juga menyampaikan Bahwa pihaknya dalam hal ini Personel TNI jajaran Kodam I/BB selalu siap dalam pelaksanaan patroli rutin ke daerah-daerah, sentra produksi, pasar, serta melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat secara humanis, sehingga prekonomian dapat berjalan dengan baik," ucapnya.

Setelah rapat dilaksanakan para pejabat Forkopimda Sumut melanjutkan peninjauan lapangan operasi yustisi dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan.

Tampak hadir pada acara tersebut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Kajati Sumut, Kasdam I/BB, Asintel Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB serta PJU Poldasu dan Prov. Sumut. (Red/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sei Bamban) - Warga Sukadamai, Sei Bamban dibuat terkejut atas penemuan sebuah granat nanas, tepat didusun V Pasar Serong Desa Sukadamai, Selasa (15/9/2020) jam 12.30 wib.

Wagimin yang menemukan granat ini mengatakan "penemuan ini ketika saya sedang mencangkul tanah  untuk pengolahan bahan batu bata saya menemukan sebuah granat, saya langsung singkirkan dan saya lapor kepada toke batu saya", katanya Senin (14/9/2020)  sekitar jam 12.30 wib.

Diketahui, awal penemuan granat ini dari tanah pembelian yang digunakan untuk mengolah batu bata. Saat mencangkul tanah saya melihat sebuah geranat. Karena saya duga ini berbahaya saya langsung pinggirkan agar mengantisipasi resiko terjadi ledakan.

Saat di konfirmasi oleh Kamtibmas yang sedang berada dilokasi, bapak Daswir, menuturkan, granat ini jenis geranat nanas. Ukuran kurang lebih 6 inci, melihat kondisi granatnya, geranat ini digunakan masa sebelum penjajahan jepang.

"Kondisi granat masih di duga aktif, walau kondisi berkarat. Selanjutnya penanganan granat ini sudah diinfokan oleh bapak Daswir kepada Danramil.

Sementara itu, Kades Sukadamai bapak Karnain, kepada intaikasus.com mengatakan "saya sudah lapor ke Kamtibmas dan Polsek untuk penanganannya,  agar tidak membahayakan warga saya," ucapnya. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Sergai) -  Mobil Pick Up di supiri Riduan (60) bersama istri Butet (52) dan anaknya Fawwas (9) ketiga warga Dusun XIII, Desa Celawan, Kec Pantai Cermin, Sergai menabrak pengendara sepeda motor Honda Beat BK 5787 AIH di jalan Umum Pantai Cermin menuju Perbaungan Desa Celawan Sabtu (12/9) sekitar pukul 08:00 WIB. Akibatnya tiga terluka.

Informasi di himpun. Mobil Pick up di supiri Riduan datang dari arah Pantai Cermin menuju Perbaungan. Setiba dilokasi ia hendak belok ke kanan untuk menuju rumahnya. Namun sial Riduan tidak melihat adanya sepeda motor Honda Beat yang di kendarai Gunawan (45) berboncengan dengan Husin (52) keduanya warga Jln. Aluminium, Link XIII, Kel.  Tanjung Mulia, Medan yang datang dari arah sebaliknya.

Brakk! Pick Up menabrak Sepeda motor yang melaju kencang tersebut, kereta terpental begitu juga dengan dua pengendara ikut terpental, Pick Up yang mencoba mengelakkan sepeda motor kandas di pinggir jalan hingga kedua kendaraan ringsek.

Riduan mengalami luka di bagian hidung, sedangkan Gunawan dan Husin mengalami luka di bagian kepala wajah dan tangan, sedangkan istri dan anak Riduan mengalami luka memar pada kepala dan pinggang. Kelima korban terluka langsung di evakuasi warga ke RS. Sawit Indah Simpang Pantai Cermin.

Pihak Pos Lantas Sei Sejenggi Polres Sergai yang mendapat informasi langsung kelokasi dan mengamankan kedua kendaraan ke Pos Lantas Sei Sejenggi. 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Lantas Polres Sergai AKP. Agung Basuni SH. SIK mengatakan, akibat kejadian itu tiga warga mengalami luka.

" Peristiwa itu sudah ditangani Sat Lantas Polres Sergai kedua kendaraan sudah diamankan, akibatnya tiga orang terluka sedangkan kendaraan ringsek," papar Kasat Lantas ini. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (DELI SERDANG) – Posko Wartawan Unit Polresta Deli Serdang (WUPDS) G-17 yang berada persis didepan pintu masuk Polresta Deli Serdang seketika menjadi heboh. Pasalnya, Dirnarkoba Poldasu Kombes Pol Robert Da Costa SIK tiba-tiba muncul dan mengagetkan para kuli tinta saat diberi 100 lembar masker, Senin (14/09/2020).

Kombes Pol Robert Da Costa SIK, selain khusus memberi 100 lembar masker kepada para kuli tinta WUPDS G-17, mantan Kapolres Deli Serdang di era 2016 – 2017, ini mengatakan, bahwa dirinya rindu dengan canda tawa di warkop. Sejak balik ke Poldasu, saya kangen ngopi bareng wartawan Polresta Deli Serdang. Tapi karena tugas yang cukup padat keinginan itu selalu tertunda, hari ini adalah waktu yang pas untuk datang," ujar Robert Da Costa.

Kedatangan Kombes Pol Robert Da Costa SIK di warkop jurnalis pun jadi sangat heboh. Sua photo bersama para wartawan pun spontan terjadi sebagai pelepas rindu.

"Tak sangka Komandan ini datang ke warkop., pokoknya senanglah kami jumpa sama "Dan Sui", kata Uinten Lumban Gaol salah seorang jurnalis dalam grup WPUDS G-17, sambil kegirangan.

Selain para wartawan, pengelola warkop jurnalis, Emy (30) juga merasa terharu dengan kedatangan Kombes Pol Robert Da Costa SIK. Ibu beranak 4 inipun meminta sua photo untuk walpaper hape nya.

"Senang kali aku jumpa Pak Da Costa, soalnya Bapak ini sempat langganan ku di warung", sebut Emy usai berpoto dengan Robert Da Costa. (Ik)

Views

INTAIKASUS.COM, (Pematangsiantar) - Danrindam I/BB Kol. Inf. Waston Purba, S.I.P sebagai Katim Pendukung bersama panitia penerimaan  kedatangan para calon Bintara PK TNI AD TA. 2020 di Mako Rindam I/BB, Senin (14/09/2020).

Sebanyak 729 calon Bintara PK Pria TNI AD TA. 2020 yang telah dinyatakan lulus dari Tingkat Daerah selanjutnya akan mengikuti seleksi Tingkat Pusat yang bertempat di Rindam I/BB.

Dalam pelaksanaan seleksi Bintara ini, langkah awal yang diambil Rindam I/BB dengan cara mensterilisasi para calon Bintara PK TNI AD TA. 2020  melalui penyemprotan cairan disinfektan, mengukur suhu tubuh dan mengecek darah para calon Bintara TNI AD agar pelaksanaan seleksi bisa berjalan dengan baik dan juga bisa mengetahui apakah calon Bintara PK ini benar-benar sehat dan tidak terpapar Covid-19.

Selanjutnya para calon Bintara PK TNI AD TA. 2020 mengikuti seleksi lanjutan di Tingkat Pusat dan siap untuk mengikuti setiap materi yang akan di uji oleh panitia penyelenggara di Rindam I/BB. (Tim Rindam/Rina)
Views

INTAIKASUS.COM, (DELISERDANG) - Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, mengikuti gelar perkara soal meninggalnya Abdi Sanjaya alias Cokna yang dikabarkan dibunuh oleh oknum polisi bertempat Polresta Deliserdang.

"Dari hasil gelar perkara yang saya ikuti bersama Dir Res Narkoba Poldasu, Kapolresta Deliserdang, Waka Polresta Deliserdang, Wassidik Poldasu, Kasubdit Dit Reskrimum Poldasu, Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, dan Kasat Res Narkoba Polresta Deliserdang, kematian Abdi bukan karena dibunuh tetapi karena sakit yang diderita," katanya, Senin (14/9).

Nainggolan menerangkan, awalnya petugas menangkap tersangka Tumpal Hendrik Ferdianto Simbolon alias Bolon dengan didapati barang bukti sabu seberat 13,24 gram serta 26 butir pil ekstasi pada Tanggal 10 September 2020 lalu. 

"Dalam pemeriksaan tersangka Tumpal Hendrik Ferdianto Simbolon als Bolon  dan dari data handphone yang  milik Bolon yang disita penyidik  ternyata barang bukti narkotika didapat dari Abdi. Bahkan, mereka berdua sudah lima kali melakukan transaksi," terangnya. 

Lebih lanjut, Nainggolan menerangkan begitu mengetahui keterlibat Abdi dalam kasus narkoba petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankannya. Namun, dalam penangkapan Abdi berusaha  melarikan diri dan meronta ronta sehingga yang bersangkutan sempat terjatuh. Kemudian petugas dapat mengamankan tersangka.

"Dalam perjalanan petugas melihat kondisi dan keadaan tersangka lemas, sehingga tersangka di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk perawatan medis. 

Lebih lanjut, Nainggolan menuturkan, setibanya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut tim medis menyatakan bahwa kondisi Abdi telah meninggal dunia. Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga pihak keluarga  jasad Abdi dibawa  ke RSUP H Adam Malik untuk dilakukan otopsi. 

"Memang hasil otopsinya belum keluar dari RSUP H Adam Malik. Tetapi tim medis dari RS Bhayangkara Polda Sumut memastikan Abdi meninggal karena sakit yang diderita. Nanti, Polresta Deliserdang akan kembali merilis kasus Abdi ke media setelah menerima hasil otopsi tersebut," tuturnya. 

"Jadi tidak benar kalau Abdi tewas dibunuh. Tetapi ia meninggal karena sakit yang diderita saat ditangkap karena terlibat kasus narkoba," pungkas Nainggolan. (Ril)