.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si memimpin serah terima jabatan Kapolres Dairi, bertempat di Lobby Adhi Pradana Mapolda Sumut, Selasa (15/09).

Kapolres Dairi yang dijabat AKBP Leonardo David Simatupang,S.I.K diserah terimakan kepada AKBP Ferio Sano Ginting,S.I.K,MH yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Lemdiklat Polri.

Kapolda Sumut dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada AKBP Leonardo David Simatupang atas jabatan barunya sebagai Kasubbagbinlihprof Bagrehabpers Divpropam Polri. Dedikasi dan pengalaman tugas baik selama di Sumut semoga dapat diteruskan di satuan kerja yang baru. 

Kepada AKBP Ferio Sano Ginting, Kapolda Sumut meminta agar segera menyesuaikan di tempat tugas baru di Kab. Dairi serta jalin sinergitas dan soliditas baik dengan stakeholder maupun instansi pemerintah se tempat khususnya yang menjadi fokus saat ini yaitu penanganan Covid-19.

"Selamat datang kepada pejabat baru semoga dapat terus berinovasi dan
mengoptimalkan tugas sesuai dengan kondisi wilayah dan masyarakat di Kab. Dairi", ungkapnya.

Kapolda Sumut menambahkan, agar seluruh Kasatker dan Kasatwil menjadi komandan yang baik dan hebat serta bangun komunikasi yang aktif dengan anggotanya.

Terkait pelaksanaan Operasi Yustisi Tahun 2020, Kapolda Sumut mengingatkan seluruh personil yang terlibat agar bertanggung jawab sesuai tupoksi masing-masing bekerja sama dengan unsur TNI dan pemerintah Sumut.

"Seluruh pihak harus saling peduli karena Covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga dengan adanya Operasi Yustisi ini dapat menekan kasus positif Covid-19 khususnya di wilayah Sumut", pungkasnya. (Rn)

Views

INTAIKASUS.COM, (Jakarta) -  Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, selaku Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19, lakukan silaturahmi kepada Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di Gedung A Lantai 2 Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, silaturahmi tersebut sengaja dilakukan untuk menguatkan gerakan ketahanan pangan dalam rangka membantu percepatan penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Dalam kesempatan ini, Kabaharkam Polri didampingi oleh Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigadir Jenderal Pol Fahruz Zaman, Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Kombes Pol Agus Pranoto, serta Kombes Pol Irhami SIK.

Kehadiran Kabaharkam Polri dan rombongan disambut hangat oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo. Kepada Komjen Pol Agus Andrianto ia menjelaskan saat ini Kementan sedang fokus mengantisipasi kelangkaan pangan akibat pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, Syahrul Yasin Limpo berharap kepala satuan kewilayahan Polri di tingkat Polres dapat membantu mendorong petani untuk mempercepat masa tanam. "Diharap dari kepolisian ikut aktif dalam musim tanam kedua," katanya.

Selain itu, Mentan juga berharap agar para Kapolres turun langsung menangani pemanfaatan lahan tidur untuk dijadikan lahan pertanian. Jika sudah, maka ia berharap yang ditanam bukan cuma beras tapi juga tanaman yang variatif.

"Para Kapolres akan diberi lahan 100 sampai 200 hektare untuk ketahanan pangan, di mana bibit dan pupuk disiapkan, serta akan dikuatkan dengan MOU antara Polri dan Kementan," tegas Syahrul Yasin Limpo.

Rencana itu mendapat sambutan baik dari Komjen Pol Agus Andrianto. "Sampai saat ini Polri selalu melibatkan instansi lain untuk kerja sama modernisasi pertanian, contoh kerja sama dengan Bea Cukai, Bank Pemerintah (BUMN), dan lain-lain," katanya.

Komjen Pol Agus Andrianto juga memaparkan bahwa sejauh ini para Kapolres dan Dandim memang telah aktif berperan dalam upaya ketahanan pangan. Ia juga menegaskan bahwa TNI-Polri tetap konsisten mendukung semua kebijakan pemerintah, terutama dalam rangka percepatan penganganan pandemi COVID-19 agar masyarakat tetap produktif dan aman COVID-19.

Bahkan Kapolri sudah mengeluarkan Surat Telegram tentang Program Ketahanan Pangan Nasional dan Pembangunan Kampung Tangguh Nusantara agar masyarakat tangguh kesehatan, keamanan, informasi, serta pangan.

Selama ini, ungkap Komjen Pol Agus Andrianto jajaran Baharkam Polri menindaklanjuti Program Ketahanan Pangan yang dicanangkan Panglima TNI dan Kapolri di Mauk, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Terkait rencana kerja sama dengan Kementan, Komjen Pol Agus Andrianto menyatakan akan melaporkan segera kepada Kapolri agar dapat ditindaklanjuti dengan Nota Kesepahaman antara Polri dan Kementan terkait terkait ketahanan pangan nasional. (Ril)
Views

INTAIKASUS.COM, (MEDAN) -  Bertempat di Aula Djarot Soepadmo, Yonarmed 2/105 menggelar kegiatan pembinaan Aparat non komando kewilayahan bagi para prajuritnya dengan Tema "Melalui kegiatan Binsiap Ap Nonkowil kita tingkatkan peran aparat satnonkowil guna mewujudkan TNI AD yang terlatih, profesional dan manunggal dengan rakyat", Sekasa (15/9/2020).

Turut hadir Wadanyonarmed 2, serta seluruh Danrai Staf. Tujuan dari pelaksanaan binsiap apnonkowil ini adalah untuk menyiapkan aparat satuan non kowil dalam melaksanakan tugas binter untuk memelihara dan meningkatkan sumber daya dan kesiapan prajurit dalam pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan binter.

Dalam kegiatan tersebut yang bertindak selaku pemateri adalah Kapten Arm Asori Harefa dimana prajurit Kilap Sumagan diberi pembekalan materi tentang sikap Teritorial bagi aparat non komando kewilayahan, lima kemampuan Teritorial dan metode binter.

Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu" (Amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman, Yogyakarta, 1 Januari 1946).

Mencermati kalimat dari sekelumit amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman pada tahun 1946 dengan kata kunci "Tentara" dan "Masyarakat" seperti tidak bisa terpisahkan karena antara satu dengan lainnya saling berkaitan layaknya jiwa dan raga. Jati Diri TNI selain sebagai tentara profesional merangkap sebagai tentara pejuang, tentara nasional dan tentara rakyat. TNI dalam kiprah pengabdiannya senantiasa menomorsatukan kepentingan rakyat, sesuai slogan "Bersama Rakyat TNI Kuat" dengan terus berupaya mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai senjata ampuh yang dahsyat dalam Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta).

"Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat tidak bisa dilakukan secara "instan" namun harus "konstan" dipersiapkan secara dini agar senantiasa terpelihara semangat bela negara, kesiapan Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam dan Buatan maupun komponen lainnya yang tercakup dalam bagian Sishanta. Salah satu cara untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat adalah dengan kegiatan Pembinaan Teritorial. Ungkap Danyonarmed 2/105 Letkol Arm Hendrik Setiawan S.E.

Menghadapi Pandemi Covid-19, Yonarmed 2 tetap melaksanakan protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus yang sangat mematikan ini. (Rina/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang penerapan disiplin Protokol Kesehatan, Kodam I/BB dalam hal ini Penerangan Kodam I/BB (Pendam I) membuka lomba karya jurnalistik Percepatan Penanganan Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos selaku Kapen Kogasgabpad Pendisiplinan Protokol Kesehatan wilayah Kodam I/BB di Ruang Media Center Pendam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Selasa (15/9/2020).

Kapendam I/BB menyampaikan tujuan daripada kegiatan lomba ini adalah untuk memperbesar publikasi kegiatan percepatan penanganan Covid-19 kepada masyarakat agar mengerti dan memahami bahaya dari virus tersebut secara menyeluruh.

Lomba terbuka untuk media elektronik, media cetak, dan media online, dengan dua kategori. Yakni TNI (AD, AL, dan AU) serta Umum. 
Untuk kategori TNI AD diikuti oleh Balakdam, Korem, Rindam, Brigif, Kodim, Batalyon dan Detasemen. 

TNI AL diikuti oleh Lantamal, Lanal dan Brigif Marinir wilayah Kodam I/BB, serta TNI AU terdiri dari Lanud wilayah Kodam I/BB. 

"Sedangkan kategori umum merupakan warga masyarakat yang berada di wilayah Kodam I/BB, meliputi Provinsi Sumut, Provinsi Riau, Provinsi Sumbar, dan Provinsi Kepulauan Riau," terang Kapendam I/BB. 

Adapun syarat dan ketentuan bagi peserta yang mengikuti lomba, terdiri dari:
1. Pengambilan gambar menggunakan handphone, kamera digital/kamera video
2. Konten lomba "Percepatan penanganan Covid-19".
3. Karya lomba original dan tidak melanggar hak kekayan intelektual pihak manapun serta belum pernah memenangkan penghargaan skala daerah dan Nasional
4. Konten lomba merupakan hasil karya asli, tidak di rekayasa atau hasil seting
5. Konten Video tidak mengandung unsur Sara (Suku, Agama, Ras dan antar Golongan)
6. Karya jurnalistik harus sudah dimuat minimal dalam satu Media Massa daerah/Nasional
7. Tidak diperbolehkan mencuplik dari konten video yang sudah beredar

"Waktu pelaksanaan lomba dibagi dalam dua tahap. Tahap Pertama dari 14 September s.d 15 Oktober 2020 dengan waktu pengumuman pemenang pada 23 Oktober 2020. Tahap kedua dari 24 Oktober s.d 25 Desember 2020 dengan waktu pengumuman pemenang pada 2 Januari 2021. Setiap pemenang berhak mendapatkan piagam penghargaan," pungkas Zeni. (Red/Pendam I/BB)
Views

INTAIKASUS.COM, (Medan) - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si mengatakan, peran dari unsur 3 pilar yaitu Kepala Desa/Lurah, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa sangatlah besar dan menjadi ujung tombak penanganan Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumut dalam Rakor Bhabinkamtibmas dengan tema "Peran Kamtibmas Dalam Penerapan Protokol Kesehatan, Ketahanan Pangan dan Menghadapi Pemilukada Tahun 2020" yang digelar di Hotel Garuda Plaza Medan, Selasa (15/09)

Kapolda Sumut mengatakan, saat ini kasus positif Covid-19 sudah mencapai  8.526 orang. Covid-19 tidak mengenal pangkat,  jabatan dan status siapa saja dapat terpapar virus tersebut. Wilayah Sumut menduduki peringkat ke - 7 Nasional terkonfirmasi Covid-19.

Unsur 3 pilar harus berperan aktif dalam mengawasi dan mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Beri sanksi sosial berupa tindakan fisik bagi masyarakat yang melanggar namun tetap secara sopan dan humanis.

Irjen Martuani mengatakan,  dihari pertama pelaksanaan Operasi Yustisi Tahun 2020, sudah ada sekitar 1.300 teguran kepada masyarakat yang tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan dimana mayoritas adalah para pelaku usaha.

"Minggu ini masih kita berikan teguran dan penahanan KTP selama 3 hari bagi para pelanggar. Namun, minggu depan akan kita beri sanksi denda berupa 100 ribu untuk perorangan dan 300 ribu bagi para pelaku usaha", ungkapnya.

Jika para pelaku usaha masih tidak patuh maka tempat usaha akan ditutup sementara.
Hal ini dimaksudkan untuk menimbulkan kesadaran diri masyarakat akan pentingnya mematuhi anjuran protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.

Irjen Martuani juga meminta Kepala Desa/Lurah, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa untuk tegas dan tidak ragu memberikan sanksi jika masih ada masyarakat yang melakukan pelanggaran.

Dampak dari pandemi Covid-19 juga menganggu perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Irjen Martuani meminta Kepala Desa dan Lurah bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa menciptakan satgas diseluruh kampung agar menjadi Kampung Tangguh untuk terlibat secara aktif dalam penanganan Covid-19 dengan melibatkan komunitas maupun organisasi didaerah masing-masing.

Irjen Martuani juga mengingatkan agar seluruh personil TNI-Polri dan ASN bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada yang akan datang. Tugas sebagai aparatus negara hanya menjami penyelenggaraan Pilkada berjalan aman dan kondusif. 

"Siapapun yang terpilih nantinya dia adalah putra-putri terbaik daerah. Mari kita jaga netralitas sebagai aparatur negara dan bekerja sama agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan aman, lancar dan tertib", ujarnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (Padang) - Komando Resor Militer 032/Wirabraja menyelenggarakan Komunikasi Sosial dan silaturahmi Komandan Korem 032/Wbr dengan Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia (KBT) TA. 2020,  Selasa (15/9/2020).

Dalam sambutannya, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada, SE, MM., selaku Ketua Dewan Pembina KBT Provinsi Sumatera Barat mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan di Makorem 032/Wbr.

"Semoga silaturahmi ini semakin memperkokoh kebersamaan dan kekeluargaan kita, sekaligus dijadikan sebagai pemicu dan pengobar semangat dalam membangkitkan motivasi pengabdian KBT, baik dalam berorganisasi maupun dalam kapasitas sebagai masyarakat, serta dapat menjadi sebuah kekuatan dalam mewujudkan kemajuan dan kejayaan bangsa", ujarnya.

Perlu kita pahami bersama, bahwa KBT secara ikhlas tanpa pamrih mendarma baktikan jiwa dan raganya demi perjuangan bangsa ini, hal ini harus kita jadikan sebagai inspirasi untuk meningkatkan nasionalisme kita dalam meneruskan cita-cita perjuangan melalui kerja keras demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kemajuan yang telah dicapai selama ini tidak terlepas dari terjalinnya kerjasama yang baik, harmonis, serta sudah banyak memberikan warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pada kesempatan yang baik ini, diharapkan dapat memberi manfaat secara timbal balik, di satu sisi keluarga besar TNI dapat lebih memantapkan pemahaman terhadap langkah-langkah yang dilakukan TNI. Di sisi lain, TNI dapat menyerap masukan dan saran serta kritik yang sangat berharga dari para anggota KBT termasuk dari para sesepuh TNI, para senior yang sudah purna tugas dan dari anggota KBT seluruhnya yang saya pahami betul saat ini juga sebagai pengurus atau anggota di berbagai organisasi sosial dalam masyarakat," ungkapnya.

Selanjutnya, Danrem 032/Wbr menjelaskan, dihadapkan dengan era informasi dan globalisasi saat ini generasi bangsa telah mengalami krisis degradasi moral dimana rasa nasionalisme dan patriotismenya semakin luntur memudar. Untuk itu diharapkan kepada para bapak-bapak ataupun ibu-ibu yang tergabung dalam KBT untuk dapat menegakan rasa nasionalisme dan patriotisme kepada anak-anak bangsa.

"Tantangan bagi keluarga besar TNI saat ini adalah tidak lagi untuk memenangkan salah satu kekuatan politik namun bagaimana menjabarkan jiwa dan semangat perjuangan TNI yang berdasarkan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta wawasan kebangsaan kepada lingkup seluas-luasnya dalam masyarakat bangsa Indonesia. TNI mempunyai keyakinan bahwa semakin tersebarnya keluarga besar TNI ke dalam berbagai element komponen bangsa, semakin besar pula kesempatan bagi keluarga besar TNI dalam mewarnai warga Negara Indonesia dengan semangat perjuangan TNI," jelasnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Brigjen TNI Arief Gajah Mada, SE, MM., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada segenap anggota KBT Sumatera Barat yang selama ini terus menjalin komunikasi, koordinasi dan silaturahmi dengan Korem 032/Wbr sehingga hubungan emosional dan keteguhan pada komitmen bersama demi kepentingan bangsa dan negara, dapat tetap terjaga dengan baik.

"Saya percaya bahwa pada masa kini dan ke depan, TNI bersama segenap keluarga besarnya akan terus bahu membahu dan bersatu padu dalam membantu mengawal kiprahnya TNI dalam rangka menjaga citra TNI di masyarakat. Kebersamaan dan kesatu paduan itu menjadi sangat penting, dalam rangka memantapkan persatuan dan kesatuan pada keluarga besar TNI, sebagai bentuk nyata upaya mendorong kokohnya persatuan dan kesatuan nasional yang saat ini sangat dibutuhkan," tuturnya mengakhiri.

Diakhir kegiatan tersebut, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada, SE, MM., bersama Ketua Persit KCK Koorcabrem 032 Ny. Anggia Meutia Arief memberikan tali asih kepada Ketua PEPABRI, LVRI, PPAD, PERIP dan Warakawuri Sumbar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 032/Wbr Kolonel Inf Amrizen, SE., Ketua PEPABRI, LVRI, PPAD, PERIP dan Warakawuri Sumbar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 032 Ny. Anggia Meutia Arief, para Pengurus dan Anggota KBT Provinsi Sumatera Barat. (Red/Pen 032)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK turut di dampingi Kabag Ops Polresta Deli Serdang Kompol Chocky Santosa Meliala, SIK, SH, MH, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol M.Firdaus, SIK di sambut Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Jon sarman saragih SH,M.Hum, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Raden Heru kunto dewo, SH,MH, Kepala Panitra Drs. Asmar Josen, SH, MH di ruang kerja ketua pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Selasa (15/09/2020).

Dalam kesempatan ini Kapolresta Deli Serdang menyampaikan maksud kedatangannya ke sini bertujuan untuk meminta kerja sama dalam pencegahan serta pendisiplinan anjuran protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid -19 yang di laksanakan secara serentak.

" Kami meminta restu serta kerjasama agar pihak Pengadilan Negeri Lubuk Pakam mau melibatkan hakim untuk pendisiplinan pencegahan covid -19 yang di bentuk menjadi Operasi Yustisi 2020 Maka dari itu mohon agar kita seluruh unsur TNI, Polri dan Pemerintah di Kabupaten Deli Serdang ikut berpartisipasi", ucap Kombes Pol Yemi Mandagi.


"Tidak ada lagi alternatif selain penindakan ini untuk memberikan efek sadar dari masyarakat Kabupaten Deli Serdang" jelas Kapolresta Deli Serdang. 

Kemudian Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK juga menyampaikan bahwa Polresta Deli Serdang juga melakukan penindakan untuk personil baik Polri maupun ASN yang tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan. 

Kemudian Ketua pengadilan Negeri Lubuk Pakam mengatakan, tentunya menyambut baik apa yang akan di laksanakan pemerintah dan kami juga akan ikut terlibat apa yang bisa kami perbantukan untuk mendukung pelaksanakan kegiatan pencegahan serta pendisiplinan ini", ujar Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. (Rina/Humas Delser)