.widgetshare {font:bold 12px/20px Tahoma !important; background: #333;border: 1px solid #444; padding: 5px 4px; color: #fff !important; margin-top: 10px;} .widgetshare a{font:bold 12px/20px Tahoma !important; text-decoration: none !important; padding: 5px 4px; color: #fff !important; border: 1px solid #222; transition: all 1s ease;} .widgetshare a:hover {box-shadow: 0 0 5px #00ff00; border: 1px solid #e9fbe9;} .fcbok { background: #3B5999; } .twitt { background: #01BBF6; } .gplus { background: #D54135; } .digg { background: #5b88af; } .lkdin { background: #005a87; } .tchno { background: #008000; } .ltsme { background: #fb8938; }
Select Menu

Slider

Travel

Performance

Cute

My Place

Liputan Khusus

Racing

Videos

Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Kebakaran hanguskan gudang milik PT. Indomarco Adi Jln. Medan - Tg. Morawa KM 18,5 Desa Tg. Morawa B Kec. Tg. Morawa Kabupaten Deli Serdang terbakar, Rabu (16/09/20).

Informasi di himpun,  kebakaran terjadi Pagi ini sekira Pukul 07.30 Wib, dimana pada saat itu pekerja PT Indomarco yang bernama Ahmad sedang bekerja membersihkan lingkungan perusahaan, namun tiba – tiba melihat sambaran api akibat hubungan arus pendek Listrik. Setelah Itu secara spontan berusaha mencari Alat APAR untuk membantu memadamkan sumber titik api, namun Api tidak dapat dipadamkan sehingga semakin membesar dan sudah merembet ke barang-barang yang berada gudang.

Mengetahui terjadi kebakaran, sejumlah pekerja yang saat itu berada di lokasi PT Indomarco, mencoba memadamkan sumber api dengan memanfaatkan mesin pompa hidran milik PT Indomarco, namum usaha para pekerja memadamkan api ternyata gagal dikarenakan pompa hidran milik PT Indomarco tidak dapat bekerja dengan normal dan membuat api secara cepat membesar dan membakar isi gudang PT Indomarco.

Hinggah sekira pukul 08.05 wib, tiba 3 Unit mobil Damkar Pemkab DS dan Pukul 08.20 Wib tiba 1 unit mobil Water Canon Polresta Deli Serdang beserta Personil Polresta Deli Serdang untuk turut membatu memadamkan sumber titik Api.

Atas kejadian Tersebut, stok mie instan yang berada di Gudang PT Indomarco terbakar dan kerusakan pada bangunan perusahaan,  namun tidak ada korban jiwa dan mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000.000,-.

Saat di konfirmasi Awak Media, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi,Sik melalui Kabag Ops Polresta Deli Serdang Kompol Choky Santosa Meliala Sik,Sh,Mh mengatakan " Saat ini kita sedang menyelidiki penyebab kebakarannya, sementara informasi yang kita dapat, penyebabnya kebakaran terjadi diperkirakan akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namum sejumlah barang-barang yang berada di dalam gudang hangus terbakar ",ujarnya. (Red)
Views

INTAIKASUS.COM, (SERGAI) -  Terkait pemberhentian sejumlah Kepala Dusun, Ketua DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM akhirnya memanggil Kepala Desa dan BPD Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin guna melakukan mediasi yang berlangsung di ruang rapat DPRD Sergai, Selasa (15/9) siang.

Turut hadir Kabid Pemdes Dinas PMD Muradi, Camat Tanjung Beringin Syafruddin, Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin Ir Indra Syahputra, Ketua BPD Tanjung Beringin Adi Wirdana Syahputra, dan tim pakar DPRD Sergai Nuralamsyah, SH. 

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin Ir Indra Syahputra menjelaskan, seharusnya ada 6 Kepala Dusun (Kadus) dilakukan pemberhentian. Namun 2 Kadus yang tidak jadi diberhentikan atau ditarik kembali sama warga. 

Sebelum itu, Kades juga mengaku dalam 9 bulan lalu telah melakukan pembinaan terhadap para Kadus tersebut. Dan juga melakukan musyawarah bersama warga dan Ketua BPD. Hal ini dilakukan untuk kemajuan dusun dan bukan untuk mengadili para Kadus tersebut.

"Dalam musyawarah itu, pak Kadus tak hadir. Namun perwakilan warga bahwa pesan Kadus menyampaikan "Pecat saja saya, bilang sama Kades, Kades tak kan berani mecat kami," ujar Kades menirukan ucapan warga.

Ditambahkan Kades, karena ini instansi Pemerintahan bukan perusahaan, maka perlu pembinaan . Namun ia juga terus melakukan evaluasi kinerja perangkatnya.

Terkait terbitnya Surat Peringatan (SP) namun tidak diterima oleh 4 orang Kadus tersebut, Indra Syahputra mengaku SP tersebut sudah ditembuskan ke BPD dan Camat. Dan juga secara lisan disampaikan kepada Kadus yang bersangkutan.

Kabid Pemdes, Dinas PMD Sergai Muradi mengatakan dari regulasi yang ada terkait pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa itu mentoknya di Camat. 

Muradi mengaku, pelapor atau 4 Kadus yang diberhentikan juga sudah menyampaikan laporannya kepada Dinas PMD. Dalam isi laporan itu bahwa SP tidak pernah sampai kepada yang bersangkutan. 

Setelah kami konfirmasi ke Camat, ternyata SP itu ada namun Kades tidak memberikannya kepada yang bersangkutan. Karena SP itu adalah hak yang bersangkutan maka harusnya diberikan, tapi selain itu juga harus ada teguran lisan dengan berbentuk SK/berita acara.

"Dalam regulasi itu juga disebutkan adanya pemberhentian sementara bukan langsung diberhentikan. Dengan situasi Pilkada, kami berharap agar kiranya harus dikaji ulang jangan permasalahan ini dipolitisir," harapnya.

Dipaparkan Tim Pakar DPRD Sergai, Nuralamsyah, SH menyampaikan bahwa tugas Pemerintah Desa dalam hal ini adalah Kepala Desa. Maka Kepala Desa ialah orang yang menjalankan tugas administrasi negara. 

Maka produk yang dilakukan atau dikeluarkan oleh Kepala Desa atas nama jabatannya maka ini harus sesuai dan mengacu dalam peraturan tata negara. Apabila dilanggar ini kan melanggar peraturan kenegaraan.

Terkait pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa itu semua sudah diatur dalam Undang-undang, Permendagri dan juga Peraturan Daerah nomor 10 tahun 2016 dan diubah menjadi nomor 7 tahun 2019 
Tentang Perangkat Desa.

"Maka kita harapkan jangan sempat produk yang dikeluarkan ini melanggar peraturan yang ada. Bukti dan dokumen pendukung itu menjadi kekuatan kita. Apa poin penting dari musyarawah dan jejak pendapat itu dan sudahkah melakukan pemberhentian sementara," ujarnya. 

Ditegaskan Nuralamsyah, semua kebijakan dan administrasi harus sesuai peraturan yang ada. Lakukan langkah kondusif sehingga tidak menimbulkan polemik dan jangan permasalahan ini dijadikan manfaat ke arah politik apalagi menjelang Pilkada 2020.

"Ketua DPRD Sergai saat ini tugasnya ialah menjaga kondusifitas daerah menjelang Pilkada oleh karena itu dilakukan mediasi apa permasalahan yang sebenarnya. Maka kita harapkan kepada Kades lakukan langkah-langkah arif dan baik sesuai regulasi yang ada," pungkasnya. 

Menanggapi Tim Pakar DPRD tersebut, Kades Pekan Tanjung Beringin kembali menerangkan, ia juga telah melakukan tindakan persuasif secara tulisan dan lisan namun ia mengakui SP tidak diberikan kepada yang bersangkutan, hanya saja untuk administrasi desa.

Kades Indra Syahputra mengaku sudah turun ke dusun-dusun untuk mendengar aspirasi warga tentang permalasahan Kadus nya. Banyak warga yang menginginkan Kadus tersebut harus diberhentikan karena banyak permasalahannya.

Diakhir pertemuan itu, Ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan mengatakan hal ini lakukan guna untuk mediasi agar duduk permasalahannya tentang Kadus yang diberhentikan Kades Pekan Tanjung Beringin tanpa menerima SP1, SP2 dan SP3. 

"Saya minta agar ini di akomodir ulang sesuai peraturan dan hukum yang berlaku. Setelah ini hasilnya, kita akan balas surat kepada pelapor (Kadus)," tegas dr Riski Ramadhan Hasibuan.

Sementara itu, Camat Tanjung Beringin Syafruddin kepada wartawan mengaku dalam waktu dekat akan melakukan musyawarah kembali tentang pemberhentian para Kadus di Desa Pekan Tanjung Beringin karena hasil keputusan itu dapat ditinjau ulang, bilangnya.

Diketahui, surat rekomendasi yang dikeluarkan pada tanggal 24 Agustus 2020 oleh pihak Kecamatan Tanjung Beringin tersebut menerangkan tentang pemberhentian diantaranya Kadus IV Muhammad Nasir, Kadus VIII Sofian, Kadus XI Ridwan Amir, dan Kadus XIV Muhammad Amin. (Bayu)
Views

INTAIKASUS.COM, (Deli Serdang) - Kepolisian Resor Kota Deli Serdang (Polresta Deli Serdang) menggelar Sosialisasi Perkap Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana, Sosialisasi yang digelar di Aula Tri Brata Polresta Deli Serdang ini dibuka langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK, Selasa (15/09/2020).

Adapun sosialisasi ini dihadiri oleh Kasat Reskrim Kompol M. Firdaus, SIK, Wakasat Reskrim AKP Alexander Piliang, SH, MH, KBO Sat Reskrim IPTU Krismen Karo Sekali, SH, Para Kanit Sat Reskrim serta masing-masing seorang penyidik dan penyelidik dan Kanit Reskrim Polsek jajaran Polresta Deli Serdang.

Dikatakan Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK Perkap tentang Penyidikan tindak pidana ini wajib diketahui oleh para personel, terkhusus para Penyidik agar penegakan hukum dapat dilaksanakan sesuai SOP, secara profesional, transparan, dan akuntabel terhadap setiap perkara guna terwujudnya supremasi hukum yang mencerminkan kepastian hukum, rasa keadilan dan kemanfaatan.

"Jadi, Perkap ini dibuat sebagai petunjuk pelaksanaan mengenai penyidikan tindak pidana agar para Penyidik dapat melaksanakan tugas, fungsi, dan wewenang secara profesional, transparan, dan akuntabel," tambah Kapolresta.

Sementara itu sejumlah hal pun di sampaikan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang dalam mensosialisasikan Perkap Nomor 6 Tahun 2019 ini, mulai dari penanganan Laporan Polisi, Tahap Penyelidikan, Tahap Penyidikan, Tahap Gelar Perkara, Tahap Bantuan Teknis Penyidikan, Pengawasan dan Penggendalian, hingga Evaluasi terhadap Penyidik. (Rn/Hum Polres DS)
Views

INTAIKASUS.COM, (Samosir) - Guna mencegah penularan dan penyebaran Virus Covid-19, Babinsa Koramil 02/Nainggolan Serka M. Gultom melaksanakan pendampingan bersama Anggota Polsek Onan Rungu, Puskesmas Onan Rungu dan Aparat Desa Sitamiang Kecamatan Onan Rungu Kab. Samosir, Rabu (16/09/2020).

Plt Danramil 02/Nainggolan Peltu Henry Silalahi mengatakan, Babinsa sebagai ujung tombak di jajaran Kodim 0210/TU untuk mengetahui situasi wilayah binaannya. 

"Setiap kegiatan Bintara pembina desa mendampingi dan membatu tim kesehatan melaksanakan Pemeriksaan dan Pengecekan Suhu tubuh penumpang Kapal KM Grace di Dermaga wisata Lagundi Desa Sitamiang Kec. Onan Rungu Kab. Samosir," ujar Peltu Henry Silalahi.

Disamping diberikan imbauan, sambung Peltu Henry Silalahi, untuk tidak mudik dan diwajibkan menggunakan masker, para penumpang kapal juga diminta tetap menjaga jarak pada saat duduk di bangku kapal. 
Selain itu, para penumpang juga dimintai keterangan, maksud dan tujuannya selama perjalanan menggunakan angkutan air. 

"Ini kita lakukan dalam rangka mencegah dan menangkal Covid-19, diharapkan penumpang kapal mengerti dan memahami pencegahan penyebaran covid19 dan masyarakat memiliki disiplin yang kuat terhadap kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid19," pungkas Plt Danramil 02/Nainggolan. (Pendim 0210/TU)
Views

INTAIKASUS.COM, (Garoga) - Pembinaan Teritorial Satuan Koramil 21/Garoga, Serda Noprianto bersama Pegawai Kecamatan Garoga dan warga, bersih - bersih jalan menuju Kecamatan Garoga, Sabtu (16/09/2020).

Gotong Royong (Goro) ini Rutin di laksanakan agar Kecamatan Garoga yang luas tampak indah dan bersih di pandang mata. "Dan pengunjung yang datang ke Kecamatan Garoga merasa betah akan keindahan tata kota Kecamatan Garoga, jalan yang bersih dan keramahan penduduk nya", ucap Serda Noprianto. 

Dalam hal ini, Serda Noprianto apresiasi terhadap warga Kec. Garoga, yakni warga Kecamatan Garoga, demi kepentingan memajukan wilayah Kec. Garoga "saya Babinsa Koramil 21/Garoga,  sangat salut kepada warga Garoga, jika bergotong rotong untuk kepentingan halayak, kami berharap di Kecamatan lain nya bisa meniru warga Kec. Garoga, karna jiwa gotong royong mereka masih tinggi", pungkasnya.

Kegiatan goro ini rutin dilakukan oleh kantor Kecamatan Garoga bersama Babinsa sekali dalam satu minggu. (Pendim0210/TU)
Views

INTAIKASUS.COM, (SERGAI) - Lingkungan komplek Kantor Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ternyata belum bebas sampah. Pasalnya, masih tampak sampah berserakan dan menumpuk di bak sampah milik Pemkab Sergai persis di belakang Pos jaga Satpol-PP Sergai, Rabu (16/9) siang. 

Pemkab Sergai melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) dinilai tutup mata, karena itu merupakan pintu masuk pusat pelayanan kemasyarakatan seperti Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil), area parkir dan menuju kantor dinas lainnya.

Sejumlah masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya kepada ISN menyampaikan sangat menyayangkan lingkungan Kantor Bupati Sergai belum bebas sampah. Artinya, Dinas LH Sergai dinilai tutup mata karena itu dapat menimbulkan penyakit dan aroma yang tak sedap apalagi dekat pelayanan kemasyarakatan.

"Kami berharap dinas terkait agar kiranya jangan sepele terhadap kebersihan karena menyangkut kesehatan dan kenyamanan kita bersama, apalagi saat ini ditengah Pandemi Covid-19 yang melonjak tinggi kasusnya di Kabupaten kita," tegasnya.

Sementara Kadis LH Sergai, P. Tambunan saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp menyampaikan hal itu dikarenakan pasilitas alat alat persampahan kita belum memadai, mohon bantulah kami agar Dinas LH dilengkapi peralatan persampahan, biar bisa lebih baik kerjaan Dinas LH. Terima kasih," jawab Kadis. (By)
Views



INTAIKASUS.COM, (Medan) -  Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos, MSi, yang mewakili Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah, MA, MSc, turut menghadiri acara Workshop Masa Depan Media Digital, Kode Etik dan Pedoman Media Siber Indonesia yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara di Gedung Bina Graha Provsu, Jln.  Diponegoro Medan, Rabu (16/9/2020). 

Acara yang juga dihadiri Kapoldasu, Irjen Pol Martuani Sormin diwakili AKBP MP Nainggolan, Direktur Reskrimsus Poldasu yang diwakili Iptu Viktor Pasaribu, Ketua Dewan Pers RI, Ahmad Djauhar, dan para insan media, dibuka oleh Gubsu, Edy Rahmayadi diwakili Plt Kadis Kominfo, Irman Oemar. 

Dalam sambutannya, Gubsu melalui Irman Umar mengajak media online, media cetak dan media elektronik untuk bekerjasama mensosialisasikan pencegahan Virus Corona (Covid-19) kepada masyarakat secara lebih luas.

"Dengan kerja sama ini, diharapkan warga masyarakat akan lebih memahami bahaya Virus Corona untuk kemudian mematuhi dan menerapkan disiplin Protokol Kesehatan dalam kehidupannya sehari-hari," jelas Irman Umar. 

Dalam kegiatan ini, tampil sebagai pembicara dari Dewan Pers RI, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Ahmad Djauhar, yang memberikan paparan terkait keberadaan media online (siber) dengan judul "Menuju Media Digital Beretika". 

Menurut Ahmad Djauhar, masa depan media akan penuh dengan disrupsi. "Media cetak salah Media cetak merupakan salah satu industri yang mengalami disrupsi inovasi paling keras. Sama halnya dengan ojek pangkalan yang tergusur ojek online," ungkapnya.

Sementara itu, Kanit II Subdit V Siber Dit Reskrimsus Polda Sumut, Iptu Victor Pasaribu juga turut memaparkan landasan hukum UU ITE. Victor menjelaskan landasan hukum diberlakukannya patroli siber oleh Polri guna mengantisipasi penyalahgunaan media digital sebagaimana dimaksud.

"Hal ini adalah implementasi UU RI No.19 Tahun 2016 perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Indormasi dan Transaksi Elektronik. Kita tahu semakin hari pengaruh media informasi semakin tinggi. Bahkan tak sedikit anak di bawah umum terkena pengaruhnya," ujar Victor.

Victor mengingatkan, seluruh elemen harus selalu mengawasi perkembangan teknologi dunia maya, dalam hal media informasi khususnya media sosial.

Adapun Kabid Pengelolaan Informasi Kominfo Sumut, Harvina Zuhra mewakili Pemprov Sumut, berharap media digital (siber) lebih memperbaiki diri. "Kita sudah mulai memberlakukan peraturan sesuai imbauan Dewan Pers, bahwa Pemprovsu hanya akan mengakui dan melayani media yang sudah terverifikasi Dewan Pers," ungkapnya.

Turut hadir pada Workshop bertema "Masa Depan Media Digital, Kode Etik dan Pedoman Media Siber", antara lain Ketua PWI Sumut H Hermasjah SE, para Penasihat SMSI Sumut Khairul Muslim, Austin Tumengkol, seluruh Pengurus SMSI Sumut dan para undangan. (Red/Pendam I/BB)