(Poto ilustrasi)
Medan, INTAIKASUS.COM - Aksi perampok jalanan terus meningat khususnya di wilayah hukum Polsek Sunggal. Seperti halnya yang dialami oleh Wanda (19), warga Jalan Setia Budi, Pasar 2 Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang, mengaku dirampok oleh beberapa orang yang mengendarai kereta di Jalan Ringroud, Selasa (3/11/2015).
Saat buat laporan di Polsek Sunggal, ia mengatakan bahwa aksi perampokan yang dialaminya terjadi saat korban usai mengantar orangtuanya ke Terminal Pinang Baris. Usai mengantar orangtuanya, dengan mengendarai kereta jenis Honda Beat, korban berniat kembali ke rumahnya.
Tiba-tiba, saat melintas di Jalan Ringrout, sebanyak 6 orang pengendara kereta memepet korban sambil mengancam membunuh korban. Dengan perasan takut, korban akhirnya menghentikan laju keretanya. Saat itu juga, salah satu pelaku langsung menghampiri korban sembari meminta korban agar menyerahkan kereta miliknya.
" Jangan melawan, atau kami bunuh kau disini," ucap salah satu pelaku.
Tak ingin nyawanya melayang, dengan berat hati, akhirnya korbanpun menyerahkan kereta miliknya. Usai merampas harta benda korban, para pelaku langsung meninggalkan korban sendirian ditepi jalan.
Korban sempat berteriak rampok, namun sayangnya, usaha korban untuk mendapatkan kembali kereta miliknya tak membuahkan hasil. Pasalnya, tak satupun pengendara atau warga yang merespon teriakan korban.
Berharap pelakunya dapat ditangkap, korban langung mendatangi Polsek Sunggal untuk melaporkan kejadian yang baru dialaminya. " Saya baru antar orangtua ke Terminal Pinang Baris pak, tiba-tiba pas di Jalan Ringrout, mereka memepet saya. Terus mereka mengancam membunuh jika aku tidak berhenti," jelas korban.
Usai mendengarkan keterangan dari korban, guna melengkapi berkas laporan korban, petugas Reskrim Polsek Sunggal langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tkp. (Red)