Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
             Ilustrasi

INTAIKASUS.COM - Polisi terpaksa menembak mati pencuri sepeda motor lantaran melawan saat hendak ditangkap. Bukannya menyerah, kedua pelaku yakni Fahri (30) dan Riski (23) malah mengacungkan pistol ke arah petugas.

Kala itu, begundal tersebut baru saja bertransaksi dengan penadah untuk menyerahkan motor hasil curiannya. Pada waktu yang sama datang polisi guna melakukan penangkapan.

"Saya bilang diam di tempat, kami anggota. Kemudian dua-duanya langsung mengeluarkan pistol ke arah kami," kata Kanit V Subdit Resmov Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen kepada wartawan, Senin (30/5/2016).

Kini kedua pencuri itu memegang senjata api jenis revolver rakitan dan berupaya menembak petugas hingga terjadi kontak tembak. Namun pada akhirnya, dua pria itu berhasil dilumpuhkan. Dilansir dari laman okezone.com

Handik mengatakan, dua pelaku asal Lampung itu memang kerap membawa pistol saat melakukan aksinya. Mereka bahkan tidak segan melukai korbannya. "Keduanya meninggal dunia setelah terkena tembakan di bagian dada," tuturnya.

Penadah yang saat di lokasi kejadian hanya bersembunyi langsung dimintai keterangan. Ia, Nanang Supriyatna (38) ternyata hanyalah orang suruhan. Dirinya diperintah oleh Dudun, penadah kendaraan motor asal Ciawi untuk menerima motor curian dari dua pelaku tersebut.

"Dia ini ternyata cuma joki. Setiap menerima motor dari pelaku, dia dikasih upah Rp 300 ribu," ucap Handik. Atas perbuatannya, Nanang dijerat dengan Pasal 480 KUHP. (Net)
Leave A Reply