Ilustrasi
INTAIKASUS.COM - Pihak perkebun PTPN 3 Janji terkesan lindungi mandor deres yang menjadi pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap Elianto Tanjung (51) warga dusun Purba Tua desa Kampung Baru kecamatan Bilah barat yang mengakibatkan luka didada, lengan dan kaki. Sehingga korban sampai saat ini masih mendapat perawatan intensip di RSUD Rantauprapat.
Pelaku penganiayaan secara bersama sama itu, Girwanto alias Giri (60) yang selama ini bekerja sebagai Mandor deres di kebun PTPN 3 Janji bukannya diberikan sanksi, malah diberi cuti tahunan. Cuti itu diberikan sejak terjadinya kejadian penganiayaan. Namun entah dengan alasan apa, secara mendadak diberikan cuti selama 40 hari.
Hal itu di ungkapkan langsung oleh T Malau, Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN 3 Kebun Janji Rantauprapat yang konfirmasi wartawan diruang kerjanya menyebutkan, Senin (30/5/2016) bahwa Saat ini Girwanto mandor deres di afdeling 3 sedang diberikan cuti selama 40 hari. Jadi dia tidak bekerja. "Kalau masalah penganiayaan, itu diluar pekerjaan, jadi kebun tidak bertangung jawab" katanya.
Sementara saat wartawan menyinggung soal dugaan bahwa mandor GR mengkonsumsi narkoba, T Malau menjelaskan, bahwa apa bila ada keputusan tetap dari pengadilan yang menyebutkan bahwa mandor deres GR bersama ke tiga karyawan deres benar terbukti mengkonsumsi narkoba, dipastikan pihak kebun akan memberikan sanksi, bisa jadi di PHK secara tidak hormat. Semua sanski itu berlaku bagi seluruh karyawan, staf maupun pejabat yang bekerja di PTPN 3, papar T Malau.
"Belum lama ini, seluruh karyawan yang bekerja di kebun PTPN 3 dibawah naungan kantor D Lab 3 Aek Nabara telah melakukan test urine. Pada waktu itu khusus karyawan setingkat mandor keatas. Namun beberapa karyawan deres di afdeling juga diikutkan" kata Malau.
Anehnya Informasi yang dihimpun di lingkungan PTPN 3 janji menyebutkan bahwa ,pada waktu pihak kebun PTPN 3 melakukan test urine untuk memastikan seluruh karyawan yang bekerja wilayah D Lab 3 kebun PTPN 3 Aek Nabara bersih dari narkoba, pihak kebun Janji tidak menyertakan Girwanto dan ketiga karyawan deres dimaksud pada acara itu.
Padahal dia menjabat sebagai mandor, bahkan karyawan deres lainpun banyak yang perintahkan untuk melakukan test di RSU Kebun tersebut." sepertinya waktu test urin kemarin si Girwanto tidak ikut" ucap salah seorang karyawan yang meminta namanya tidak dikorankan. (Red)