INTAIKASUS.COM - Aliansi mahasiswa dari beberapa Universitas di Asahan menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (24/05/17), terkait penyelewengan pengumpulan dan penyaluran uang dan bantuan logistic banjir serta maraknya peredaran narkoba di Asahan yang diduga dikelola oleh oknum polisi.
Dalam orasinya yang dibawakan secara bergantian, para pendemo menuding Badan Penanggulangan Bencana Daerah Asahan, telah melalaikan tugas dan seolah tutup mata soal banjir kemarin yang mencapai ketinggian 1 hingga 2 meter di 7 Kecamatan di Kabupaten Asahan.
" Mereka tutup mata, dan kami menduga banyak oknum yang menyelewengkan bantuan!. Kami juga meminta polres Asahan menindak hotel dan karaoke yang menyalahi perizinan, " teriak Amalia Azmi Sitorus, koordinator lapangan.
Para pendemo juga meminta kepada pihak Polres Asahan untuk membebaskan Asahan dari peredaran narkoba, menghentikan permainan pencucian jual beli pasal dan permainan rehabilitasi dengan dalih sebagai korban narkoba untuk memperkaya diri oknum petugas.
" Selain itu kami juga meminta Kapolda Sumut menindak oknum polisi di polres Asahan yang diduga terlibat dengan jaringan narkoba dan menindak oknum pejabat di Pemkab Asahan yang menyalahgunakan kewenangan dalam penanganan banjir, " tegas Adytio Setiawan, selaku penanggung jawab aksi. (Tim)