INTAIKASUS.COM - Bertempat di Aula Catur Prasatya Polda Sumut dilaksanakan pembukaan Lat Pra Ops " Patuh Toba" 2017 yang dibuka oleh Karo Ops Polda Sumut, Kombes Pol Imam Prakoso, dihadiri Para Pejabat Utama dan Narasumber, Jumat (5/5/2017), pukul 09.00 Wib.
Peserta Lat Pra Ops adalah Para Kabag Ops dan Kasat Lantas jajaran Polda Sumut. Tema dari Lat Pra Ops "Patuh Toba" 2017 : "Melalui Lat Pra Ops Kepolisian Terpusat Patuh Toba 2017, Polda Sumut beserta Jajaran Siap Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat di Bidang Kamseltibcarlantas, Dalam Rangka Melaksanakan Kebijakan Promoter Kapolri di Wilayah Provinsi Sumatera Utara".
Amanat Kapolda Sumut yang dibacakan Karo Ops Polda Sumut mengatakan, dilaksanakannya Lat Pra Ops ini untuk memastikan kesiapan personel yang terlibat operasi, dan menyamakan persepsi dan pola tindak personel dalam rangka mengsukseskan pelaksanaan operasi "Patuh Toba" 2017 yang akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 9 s/d 22 Mei 2017.
Data laka lantas di Sumatera Utara sangat tinggi yaitu tahun 2016 sebanyak 6.276 kejadian (MD 1.765 orang, LB 2.593 orang dan LK 6.802 orang), sedangkan data pelanggaran 324.791 kasus (tilang 238.226 dan teguran 86.515).
Periode Januari s/d Maret 2017 kecelakaan sebanyak 1.348 kejadian (MD 407 orang, LB 470 dan LR 1.567 orang) dan pelanggaran sebanyak 106.234 kasus (tilang 57.285 dan teguran 48.949).
Faktor penyebab laka lantas adalah :
1. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
2. Pertambahan jumlah kendaraan yang begitu pesat,tidak sebanding dengan pembangunan infrastruktur jalan.
3. Banyaknya kendaraan yang tidak layak jalan beroperasi (seperti kecelakaan maut di puncak tanggal 30 April 2017 dengan korban MD 11 orang).
4. Pedagang yang menggunakan trotoar untuk berjualan.
5. Angkot dan becak yang parkir sembarangan.
Pelaksanaan Ops Patuh Toba 2017 untuk menindaklanjuti operasi Simpatik Toba 2017 yang dilaksanakan bulan Maret 2017 dengan hasil operasi kegiatan Dikmas Lantas sebanyak 5.411 kali, pemasangan spanduk sebanyak 5.349 kali, pelaksanaan program Nasional Kamseltibcarlancar di sekolah dan kampus sebanyak 3.067 kali, kegiatan Turjawali sebanyak 19.779 kali, tindakan teguran sebanyak 38.604 perkara.
Operasi patuh lebih ditekankan kepada penegakkan hukum dengan didukung upaya preemtif dan preventif,dengan harapan dapat member efek jera bagi pelanggar lalu lintas dan menekan angka laka lantas seminimal mungkin.
Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2017 ini,pimpinan menekankan :
1. Lakukan razia bersama atau hunting dalam menindak pelanggar.
2. Laksanakan dengan santun, humanis, edukatif dan tidak mencari kesalahan pelanggar.
3. Utamakan keselamatan, tidak arogan, kasar serta mengejar / membahayakan pelanggar.
4. Jangan coba – coba berdamai dengan meminta uang / pungli kepada pelanggar.
5. Kerja sama dengan undur POM TNI, Dishub dan Pam Internal (Propam).
Demi kelancaran Lat Pra Ops Patuh Toba 2017 ini, kepada Narasumber saya berharap dapat menyampaikan materi yang uptodate, secara dinamis dan dialogis. Dan kepada peserta agar mengikuti Lat Pra Ops ini dengan sungguh – sungguh dan tanggung jawab serta berikan feed back yang baik atas materi yang disampaikan. (Rel)