Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Tulang belulang dan tengkoran manusia ditemukan di salah satu kebun Aceh Tamiang, Aceh. Hingga kini kasus tersebut masih ditangani polisi. Tengkorak ini secara tidak sengaja ditemukan Muhazal warga Dusun Mawar Kempong Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda Aceh Tamiang saat dirinya akan memasang jerat ayam hutan, dua hari lalu.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Prestyo Sik melalui Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra, Kamis (11/5/2017) mengatakan, pada sore itu, seperti biasa Muhazal bersama adiknya Sapri bermaksud memasang jerat burung di salah satu kebun warga yang berbatasan dengan kebun kelapa sawit perkebunan PT Mapoliraya.

Saat akan memasang jerat burung, ia melihat ada tengkorak kepala orang di semak. Lalu dia pun mengurungkan niatnya memasang jerat burung dan kembali ke rumah, melaporkan temuan kepada orangtuanya, M Thaib.

Tapi karena kondisi hujan tidak reda, dia bersama anaknya tidak ke lokasi ditemukan tengkorak tersebut, namuan melaporkan kepada kepala dusun kemudian dilanjutkan kepada Bhabinkamtibmas Buket Rata, Heri Kurnniawan.

Lalu pada keesokan harinya, baru dilakukan pengecekan oleh unit identifikasi Polres Aceh Tamiang. Informasi temuan tersebut menggegerkan Kampong Bukit Rata, sehingga warga silih berganti ke lokasi melihat tengkorak tersebut. Dugaan tersebut ternyata benar karena di sekitar lokasi ditemukan lagi tulang belulang yang sudah berserakan, tidak jauh dari lokasi pertama ditemukan tengkorak kepala.

Juga ditemukan, celana panjang jenis jin warna hitam abu-abu, dompet warna hitam tanpa isi, celana dalam pria warna biru, satu buah sendal jepit merk swallow warna putih hitam dan seutas tali nilon warna biru panjang kurang lebih 1,5 meter yg masih terikat di salah satu batang pohon yang sudah patah dan di ujung tali tersebut masih terdapat beberapa helai rambut.

Semua barang bukti tersebut, dibawa ke polres Aceh Tamiang kemudian diserahkan ke RSUD Aceh Tamiang untuk dilakukan identifikasi. (Net)

Leave A Reply