Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

Kapolsek Binjai Utara, Kompol Saiful Bahri ketika melakukan olah TKP pada tubuh korban

INTAIKASUS.COM - Diduga penyakit Epilepsi (ayan-red) yang dideritanya kambuh secara mendadak, M. Dayat (34) warga Dusun Adi Mulyo Hilir, Desa Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, ditemukan tewas di dalam parit, tepatnya di Jalan T. Amir Hamza Lingkungan I, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, Rabu (25/10) sekitar pukul 06:30 WIB.

Kronologis ditemukannya sesosok mayat pria yang awalnya berstatus mr. x itu, bermula dari seorang pelajar bernama Nurul (13) warga Kecamatan Binjai Utara, yang hendak berangkat ke sekolah,  namun ditengah perjalanan Nurul melihat sebuah sepeda angin berwarna merah jambu, tergeletak di pinggir parit.

Setelah Nurul mendekati sepeda angin tersebut, ia pun terkejut karena melihat sesosok mayat pria dalam posisi telungkup tepat di dalam parit, tidak jauh dari sepeda angin itu dan sepontan berteriak memanggil warga yang berada disekitarnya. Warga yang merasa penasaran, langsung menuju ke lokasi penemuan mayat tersebut sembari menghubungi pihak kepolisian setempat. 

Setelah mendapat informasi dari warga, Kapolsek Binjai Utara,  Kompol Saiful Bahri, langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh M. Dayat, hanya terdapat luka ringan di pelipis sebelah kiri, yang diduga berasal dari benturan saat penyakit Epilepsinya kambuh, selanjutnya petugas  membawa jenajah M. Dayat ke RSUD DR R.M Djoelham Kota Binjai.

Sementara itu, ibu kandung M. Dayat bernama Sulastri (60) warga Dusun Adi Mulyo Hilir, Desa Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, kepada pihak kepolisian mengatakan, benar bahwa  putranya memang memiliki riwayat penyakit Epilepsi,  diduga sebelum ditemukan tewas, penyakit tersebut kambuh hingga membuat M. Hidayat tidak sadarkan diri, dan masuk ke dalam parit hingga tewas.

Kepada pihak kepolisian, ibu kandung M. Dayat juga mengatakan bahwa dirinya telah ikhlas atas peristiwa tersebut, dan meminta untuk tidak dilakukan outopsi pada tubuh korban dan memilih untuk langsung membawa pulang jenazah M. Dayat ke rumah duka.

Kapolsek Binjai Utara Kompol Saiful Bahri ketika dikonfirmasi terkait penemuan sesosok mayat pria tersebut mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

" Kita sudah lakukan olah TKP, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihak keluarga juga sudah merasa ikhlas dengan peristiwa ini, dan juga telah menandatangani surat pernyataan bahwa tidak ingin dilakukan outopsi pada tubuh korban," sebut Kapolsek. (Net)

Leave A Reply