Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS COM - Bangka Belitung termasuk banyak lahan bekad pertambangan yang selama ini sulit digunakan untuk tanaman produktif. Namun,Prajurit TNI dari Korem 045/Garuda Jaya (Gaya) akan merubah lahan bekas tambang menjadi areal indah tempat berwisata. Upaya untuk merubahnya pun langsung dikerjakan Korem 045/Gaya dengan beberapa instansi terkait dengan melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) rehabilitasi hutan dan lahan antara Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dengan Korem 045/Garuda Jaya (Gaya).

Meskipun saat penandatanganan turun hujan lebat disertai angin kencang tidak menyurutkan rangkaian kegiatan penandatangan tersebut. Penandatangan MoU dilakukan di Desa Jelutung Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Barat Rabu (10/05/2017).

" Memorandum of Understanding (MoU) rehabilitasi hutan dan lahan bertujuan untuk merubah lahan yang semula sangat kritis seperti lahan tersebut merupakan lokasi bekas penambangan timah yang sudah lama ditinggalkan menjadi tempat yang indah dan bermanfaat nantinya,"ujar Kapenrem 045/Garuda Jaya,Mayor Inf Nawawi.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala BP DAS Batu Rusa Cerucuk, Idi mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Komandan Korem 045/Gaya yang langsung menyatakan setuju atas rencana MoU rehabilitasi hutan dan lahan. Dalam waktu yang sangat singkat maka rencana dibuat dan dalam waktu satu hari kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan dilaksanakan.

" Dalam waktu kurang lebih tiga tahun mudah-mudahan lahan yang semula hina akan bisa berubah menjadi lahan yang indah serta bermanfaat bagi masyarakat.Lahan seluas sekitar 25 hektar akan disulap menjadi kawasan Eko Wisata dengan menanam pohon cemara, jambu mede, kayu putih dan sirsat,"ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Prov Kep Bangka Belitung,saat ini terdapat kurang lebih 620 ribu hektar hutan yang dalam kondisi kritis namun belum banyak yang aktif untuk ikut peduli dalam pelestarian hutan. Belum banyak yang memberikan perhatian terhadap bumi dan air kita. Untuk itu terimakasih kepada Danrem yang sudah berperan aktif dalam gerakan rehabilitasi hutan dan lahan. "Saya ucapkan terima kasih kepada Danrem 045/Gaya yang sangat peduli dengan rehabilitasi hutan dan lahan,"sebutnya.

Danrem 045/Gaya Kolonel Inf Tjaturputra Gunadi Genah dalam sambutannya mengatakan bahwa rencana kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan baru digagas kemarin sore. "Sebagai seorang militer begitu ada yang mengajak untuk kerjasama rehabilitasi hutan dan lahan, adrenalin langsung naik, tanpa panjang lebar saya langsung setujui rencana rehabilitasi hutan dan lahan,karena kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan merupakan kegiatan yang sangat strategis untuk ketahan dan pertahanan wilayah Prov Bangka Belitung,"ungkap Danrem.

Danrem menyebutkan agar lebih bermakna lagi alangkah baiknya jika kegiatannya digabungkan menjadi Korem 045/Garuda Jaya Manunggal Eko Wisata.Hutan lindung merupakan hutan yang dapat memberikan perlindungan kepada kita. Pada masa perang, hutan lindung merupakan tempat yang sangat baik untuk perlindungan bagi TNI. "Bagi TNI, hutan bisa sebagai daerah pangkal perlawanan bisa juga sebagai daerah belakang atau daerah penyangga karena hutan menyediakan sumber logistik yang berlimpah,"terangnya.

Hadir dalam kegiatan MoU rehabilitasi hutan dan lahan antara lain Komisi IV DPR RI H. Hazar Romli, Kasrem 045/Gaya, para Kasi Korem, para Pasi Korem, Dandim 0413/Bangka beserta Danramil Pangkalan Baru, Kepala Dinas Kehutanan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov, Kepala Dinas Lingkungam Hidup Kab. Bangka Tengah dan staf serta dari Yayasan Bukit Mangkol dan tidak ketinggalan seluruh anggota Makorem 046/Gaya. (Na.PR)

Leave A Reply