Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Medan, INTAIKASUS.COM - Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis, Simon (26) dan Thomas (28) dirampok dua pemuda di Jalan Hasanuddin, Medan Baru, Sabtu (19/9/2015) petang. Pelaku perampokan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU, akibatnya Thomas kehilangan satu unit tablet, satu unit MP3 dan satu unit kamera.


Dua pemuda yang belakangan diketahui sebagai staf pengajar di sekolah ternamaan di Kota Medan ini dirampok saat menunggu taksi. Keduanya, berencana akan pulang ke indekos di Jalan Sei Kapuas, Medan Petisah.


Thomas menceritakan, perampokan berlangsung saat, ia menunggu transportasi. Dua pemuda yang mengendarai sepeda motor langsung merampas tas ransel yang dipakainya, Sehingga, saat dirampok Thomas sempat berteriak dan mengejar pelaku.

Namun pelaku kabur dengan kecepatan tinggi lalu hilang dari kejaran Thomas dan Simon. Isi tas itu, satu unit tablet, satu unit MP3 dan satu unit kamera," ucapnya di pekarangan Polresta Medan.


Ia mengutarakan lagi, pasca perampokan itu langsung memanggil becak bermotor (betor) untuk membuat laporan kehilangan ke Polresta Medan. Karena itu, ia sangat menyesalkan keamanan di Kota Medan yang kerap terjadi kejahatan jalanan.


" Keamanan di Kota Medan sangat menakutkan. Sebelumnya, teman saya asal Prancis juga pernah menjadi korban perampokan di Jl HM Yamin. Sekarang giliran kami," ungkapnya.


Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Komisaris Polisi (Kompol) Aldi Subartono tidak dapat dikonfirmasi. Berulangkali dihubungi namun tidak diangkat.


Informasi yang santer berkembang di Polresta Medan, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto sedang menjalankan ibadah haji. Sehingga, tidak mudah dikonfirmasi tentang masalah ini. (Red)
Leave A Reply