Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Nias,IntaiKasus.com - Pembangunan Jalan Ruas Lahewa Timur dari Desa Idano ndawa menuju desa Lawowaga kecamatan lahewa timur kabupaten nias utara di nilai oleh semua masyarakat pengerjaan yang dilakukan oleh rekanan asal jadi. dan terbukti, dari pekerjaan yang telah siap di kerjakan oleh Pemborong tersebut. baru beberapa hari siap sudah mulai hancur -hancuran, di tambah lagi kondisi saat ini di kepulauan Nias musim hujan bahkan pengakuan masyarakat beberapa hari yang lalu saat hujan turun Parit beton dranaise "roboh" hingga beberapa meter.

Menindak lanjuti keluhan masyarakat tersebut kru media ini pada tanggal (15/09/2015) turun kelokasi proyek itu untuk melakukan pemantauan keluhan masyarakat tersebut, dari hasil pantauan dilokasi sejumlah kejanggalan mulai dari tahap pekerjaan hingga pada pemakaian bahan material yang diduga tidak sesuai. dimana Rekanan terkesan melaksanakan pekerjaan itu sesuka hatinya saja karna pengawas dari dinas pekerjaan umum kabupaten nias utara jarang turun kelokasi proyek.

Berdasarkan informasi yang tertera di papan proyek pekerjaan Jalan itu tertulis Pemeliharaan jalan ruas Lahewa timur tugala lauru – Moniaga kecamatan lahewa timur yang dananya bersumber dari DAK dan DAU APBD Kabupaten Nias Utara tahun 2015, sementara proyek ini di kerjakan oleh PT.Bukit aitu pimpinan perusahaan Tenorius Nazara sementara Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) adalah Nurcahyo ST.dengan pagu anggaran sebesar Rp. 2.730.270.000,-

Usai melakukan pemantauan di lokasi kru media ini langsung melakukan konfirmasi kepada PPK di kantor Dinas  PU kabupaten Nias Utara, tapi apa jawaban PPK “ Pak tolong jumpai aja Rekanan nyalah soalnya menurut kami pekerjaan itu sudah sesuai dengan bestek dan pemakaian bahan material juga sudah benar kenapa Bapak permasalahkan lagi,“ menirukan ucapan PPK, sambil berlalu dan meninggalkan wartawan yang konfirmasi dengan dia. 

Karna kesal denga sifat PPK itu,  sejumlah wartawan mencoba menjumpai Kadis PU Nias Utara. namun, yang di cari susah di dapatkan karna berbagai kesibukan serta menemani rekanan didalam ruangannya.
Menyimapi hal tersebut, Nosama Zega, Ketua Tim Investigasi LSM Fortaran Kabupaten Nias Utara mengatakan, seharusnya PPK tidak arogan seperti itu jika wartawan melakukan konfirmasi, harusnya dia menghargai dan memberikan penjelasan kepada para media. "bukan di suruh jumpai rekanan. ataukah takut PPK nya kepada rekanan karna sudah "menerima upeti" ??? 

"Oleh karna itu, kita mengharapkan kepada Kadis PU Nias Utara, Onahia Telaumbanua supaya anggotanya di beri pembinaan agar memiliki etika terhadap Jurnalis," tegas Nosama.

Lanjutnya, berdasarkan pengaduan masyarakat yang di sampaikan kepada DPD LSM Fortaran, Kabupaten Nias utara terkait proyek di lahewa timur tersebut DPD LSM Fortaran telah menyurati Kepala Dinas PU Kabupaten Nias Utara dua kali. Namun, sampai saat ini tidak ada tanggapan dari Kadis PU kabupaten Nias Utara," jelasnya.

"Oleh karna itu, kami sebagai Lembaga swadaya Masyarakat dalam waktu dekat akan kami surati pihak Polres dan Kejari Nias untuk menyampaikan informasi terkait adanya dugaan Korupsi pada pembangunan Jalan ruas Tugala Lauru menuju Lawowaga Kecamatan Lahewa Timur," tegasnya mengakhiri. (Kzega)
Leave A Reply