Medan, INTAIKASUS.COM - Agus diborgor dan dibawa ke Polsek Medan Sunggal karena memaki petugas polisi lalu lintas saat gelar razia operasi zebra. Kepala Unit Polisi Lalu Lintas Polsek Medan Sunggal, Inspektur Polisi Dua (Ipda) T Lubis mengatakan, besar dugaan Agus Berkat Jaya Lase, pemuda yang memaki polisi lalu lintas saat terjaring razia di Jalan Medan-Binjai, sedang depresi.
" Tadi orang tuannya sudah datang. Jadi mamanya bilang sejak bapaknya meninggal dunia, emosi Agus tidak labil atau depresi. Bahkan, Agus selalu marah-marah sembari melontarkan makian kepada mamanya," ujarnya saat dihubungi, Senin (26/10/2015).
Dia menambahkan, sekarang Agus masih berada di Polsek Medan Sunggal untuk menjalani pemeriksaan. Meskipun demikian, bila Brigadir Sendi memaafkan tidak tertutup kemungkinan Agus dibebaskan.
" Sekarang masih di Polsek, keluarga sudah datang. Cuma kedepannya bila anggota sudah memaafkan bisa saja Agus tidak ditahan dan diserahkan kepada orang tuanya," katanya.
Ia menceritakan, Agus memaki Brigadir Sendi lantaran tidak terima laju kendaraan diberhentikan. Apalagi, Brigadir Sendi sudah mengeluarkan surat tilang. Agus tidak gunakan helm dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mati.
" Pelanggarannya ada, pajak kendaraan enggak dibayar, STNKnya mati dan tidak dibawa. Kemudian, tidak gunakan helm. Makanya, mau ditilang. Cuma marah-marah dan cekcok. Apalagi, dia (Agus) maki-maki polisi," pungkasnya. (Red)