Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Medan, INTAIKASUS.COM - Rumah tangga Zaenab (41) dengan mantan Bambang (51) hanya mampu bertahan 9 tahun lamanya menjalani bahtera rumah tangga, namun suamni Bambang warga jalan Brigjen Katamso Kecamatan Medan Kota tidak semakin sayang kepada istrinya.

Hal itu terbukti, akibat cemburu melihat keseharian istrinya, Zaenab (41) yang bekerja, keduanya akhirnya pisah selama 10 bulan. Ironisnya, tak terima digugat cerai, wajah korban disayat suaminya hingga cacat seumur hidup, Kamis (15/10) dini hari.

" Kejadiannya bermula pada saat itu Kamis (15/10/2015) dini hari. Saat itu saya baru pulang jualan nasi goreng. Sekitar jam 00.10 wib, saya terbangun dari tidur dan membanguni saya dari jendela, Saya lihat dia memotong kain pengganjal jendela kamar saya, lalu setelah saya lihat, dia mengajak berbicara dan menyuruh saya membuka pintu rumah," ujar Zaenab saat ditemui dikediamannya di Jalan Brigjen Katamso Kecamatan Medan Kota, Jumat (16/10) siang.

Korban menolak membuka pintu rumahnya,Tiba-tiba pelaku mengeluarkan mancisnya dan membakar kain pengganjal jendela kamar.

" Karena saya ngak mau buka pintu, kain pengganjal jendela kamar saya dibakarnya pakai mancis, lalu apinya semakin besar, saya panik karena sudah hampir kena kasur saya. Takut terbakar, saya sibuklah menyiram api dengan air aqua, tiba-tiba tangannya masuk kedalam jendela kamar dan menyayat wajahku dengan menggunakan pisau aceh itu (Rencong).
Langsung darahnya moncrot dan saya lihat dia pelaku melarikan diri," ujarnya.

Selanjutnya, Zaenab menjelaskan, melihat luka yang melebar diwajahnya, ia pun berlari keluar rumah sambil berteriak meminta tolong warga sekitar.

" Jadi dibilang warga pada saat kejadian, warga melihat pelaku kabur bersama temannya menggunakan kereta Vega R," jelasnya. Zaenab pun menerangkan, akibat kejadian itu, ia harus dioperasi karena ada urat pembuluh darah yang putus akibat luka sayatan tersebut.

"Jadi saya terpaksa dirujuk ke RS Adam Malik buat dioperasi bang, akibat sayatan itu, wajah saya harus dijahit 20 kali jahitan luar dan dalam," terangnya.
Aksi nekat Bambang diduga akibat ia terus membujuknya untuk kembali rujuk. Namun setelah saya kasih kesempatan untuk berubah, ternyata ia tidak juga berubah hingga korban enggan untuk kembali.

" Kejadian ini bukan hanya sekali bang, kemarin bulan Juni lalu, saya disiramnya pakai bensin dan mau dibakarnya karena saya menolak untuk rujuk. Bagaimana saya mau balik bang, dia itu narkobaan, dia itu suami keduanya, selama 9 tahun bersama, saya tidak pernah mendapatkan kebahagiaan. Dia selalu cemburu dengan saya," jelasnya.

Zaenab berharap pihak kepolisian untuk segera menagkap pelaku dan menghukum sesuai hukum yang berlaku. "Saya mau tenang bang, saya mau pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai hukum yang berlaku," harapnya.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi mengatakan kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. " Ya lagi proses penyidikan," ucapnya singkat. (Mls)









Leave A Reply