Medan, INTAIKASUS.COM – Terkait ditangkapnya 2 juru pakir yang sering nongkrong didepan Satlantas Polresta Medan, mengenai praktek pengurusan SIM tembak keluaran Aceh.
Menurut keterangan dan pantauan awak media ini, Selasa (13/10) sore, tampak Kanit Regident AKP Umar didampingi Aiptu Nurlen sedang buru – buru memasuki ruangan Satreskrim Polresta Medan.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Medan, Kompol M Hasan ketika dikonfirmasi awak media ini, Kamis (15/10) mengenai kedatangan AKP Umar dan Aiptu Nurlen ke Satreskrim Polresta Medan mengatakan bahwasanya kedatangan anggotanya tersebut hanya melihat pemeriksaan calo yang tertangkap.
Ketika dikonfermasi awak media ini mengenai dugaan adanya praktek SIM tembak yang berasal dari Aceh tersebut dirinya menampik kabar burung tersebut. Dalam keterangannya Hasan menjawab " ya tidak mungkinlah mas kalau dikantor Satlantas Polresta Medan terjadi praktek percaloan SIM tembak asal Aceh, disinikan pembuatan SIM asal Medan mana mungkin diluar dari kota Medan, kita buat SIM nya Itukan menyalahi aturan.
Ditambahnya lagi, " sedangkan mengenai kedua jukir yang ditangkap oleh Satreskrim Polresta Medan mengenai SIM tembak, dirinya mengatakan tidak mengenal para calo tersebut, makanya anggota kita suruh melihat hasil pemeriksaan tersebut, ucap Hasan Kepada awak media ini. (Red)