Jakarta, INTAIKASUS.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) mengatakan, pihaknya membutuhkan bantuan dari media massa untuk melakukan pemberantasan narkoba, terutama terkait publikasi.
" Peran media mendukung penyelamatan bangsa atas penyalahgunaan narkoba, tanpa ada publikasi ke seluruh lapisan masyarakat, penyalahgunaan narkoba sulit ditangani," kata Buwas, ditemui dikawasan Epicentrum, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2015).
Menurut Buwas, bahaya narkoba di Indonesia lebih besar dari pada korupsi. Pasalnya, menurut ahli kesehatan, lebih dari empat juta warga negara Indonesia menjadi korban dari barang haram tersebut.
" Narkoba mesin pembunuh masal ini sangat benar. Data kemarin saja empat juta masyarakat kita sudah jadi korban penyalahgunaan narkoba, ini kata dokter ahli medis. Kerusakan permanen, kalau terus menerus dia akan meninggal. Ini sama saja pembunuhan massal," ujar dia.
Buwas menambahkan, terkait proses rehabilitasi, hanya akan dilakukan bagi korban pengguna narkoba yang pemula, untuk memberikan efek jera kepada pengguna yang sudah akut serta para bandar narkoba. Dilansir laman okezone.com
" Putusan proses peradilan setelah putusan jalan hukuman, disitu melaksanakan program rehabilitasi sesuai kriteria. Kalau pemula rehabilitasi berjalan, tidak perlu menginap disitu, tapi kalau rehabilitasi dengan hukuman di lapas, dia akan langsung rehabilitasi lama. Kriteria bersangkutan ini lebih efektif dari pada sekarang tahan narkoba tidak campur kriminal umum," pungkasnya. (Net)