Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

MEDAN, INTAIKASUS.COM - Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Kota Medan Pdt Martin Manullang mengatakan, " umat nasrani maupun muslim di Aceh Singkil harus menjalani komunikasi serta tidak terpancing adanya keributan agama.


" Kami menghimbau masyarakat untuk menjalani komunikasi antar umat beragama. Apalagi, informasi yang berkembang adanya sweeping, dan aksi-aksi ini tidak boleh dilakukan agar suasana dapat kondusif," ujarnya di PGI Jalan Selamet Kataren, Rabu (14/10/2015).


Selain itu, lanjutnya, PGI Kota Medan mendesak pemerintah dapat melindungi umat agar tercipta toleransi antar umat beragama. Baginya, keributan antar agama di Aceh Singkil tidak boleh meluas ke Sumatera Utara.


" Kita harapkan warga percaya sama aparat TNI- Polri dan pemerintah daerah. Akibat konflik ini ada ribuan masyarakat yang terpaksa mengungsi ke berbagai kawasan di Sumut," katanya.
Sebelumnya, sambungnya kembali, keributan terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Satu gereja dibakar massa dan dua orang meninggal dunia akibat bentrokan dua kelompok massa yang berbeda agama.


" Massa datang menggunakan berbagai jenis kendaraan yang diperkirakan berjumlah 700 orang, sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa, 13 Oktober 2015, mendatangi Gereja HKI Deleng Lagan, Kecamatan Gunung Meriah.


" Setelah itu, ratusan massa melanjutkan aksinya ke gereja lain yaitu Gereja GKPPD Danggurun, yang berjarak hanya 10 kilometer. Setiba di depan gereja massa kembali membakar dan menimbulkan pertikaian," bebernya. (Red)
Leave A Reply