Binjai,
INTAIKASUS.COM - Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Binjai telah menggelontorkan dana sekitar Rp 300 juta untuk melakukan perbaikan Alat Praga Kampanye (APK) beberapa waktu lalu, ternyata tidak menjamin ketahanan APK tersebut. Hal ini terlihat kembali rusaknya APK tersebut di beberapa titik di Kota Binjai.
Dari pantauan media ini, APK yang tampak rusak seperti di Jalan perintis kemerdekaan, Jalan Juanda dan beberapa titik lainnya.
Untuk di Jalan Kemerdekaan, APK yang terdiri dari tiga pasangan calon wali kota tampak tumbang, sedangkan APK sosiali pilkada tampak ambruk.
Pemandangan yang sama, juga tampak di Jalan Juanda. Di sana APK tiga paslon tersebut tampak tumbang.
" Barunya diperbaiki sama KPU, eh sudah tumbang lagi. Padahal di koran besarnya anggaran perbaikannya, " ucap Johan warga Perintis Kemerdekaan.
Dengan rusaknya kembali, APK tersebut menjadi tanda tanya bagi warga tentang kinerja KPU yang tampak tak siap dalam pelaksanaan pilkada ini. "Nggak ngerti kita lihat KPU ini, kayak siap dan tak siap mereka laksanakan pilkada," terangnya.
Hal yang sama juga disesalkan oleh Rizal. Seharusnya dalam perbaikkan APK kemarin KPU harus memperhitungkan seberapa kuat APK yang dipasang agar tidak mudah tumbang karena angin.
"Ini perbaikannya sama saja, cuman hanya diberdiriin saja tapi pondasi APK nya tidak dikuatkan," jelasnya.
Sebelumnya, pada Oktober lalu anggaran Rp 300 juta hanya diperuntukkan terhadap APK yang rusak. (Adi)