Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

(Poto ilustrasi)

Medan, INTAIKASUS.COM -Unit Shabara Polsek Medan Baru meringkus satu dari tiga komplotan pembobol rumah kosong yang terletak di kawasan Jalan S Parman Medan, Minggu (8/11).

Adapun pelaku yang berhasil diamankan AS alias Andre (27), bersama barang bukti mobil yang dikendarainya Daihatsu Xenia warna hitam nomor polisi BB 888 ED yang kaca belakangnya pecah.
Selaian itu juga Polisi menyita kunci leter L, kunci leter T, tang potong, obeng, dua gulung lakban warna hitam.

Dari informasi di Polsek Medan Baru mengatakan, terjadinya penangkapan tersebut, unit Sabhara Polsek Medan Baru sedang melakukan patroli di lokasi. Saat melintas di Jalan S Parman, Kel. Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah melihat mobil Xenia yang kaca belakangnya hanya terbuat dari plastik berhenti dipinggir jalan. Menaruh curiga lalu pihak shabara menghampirinya.
 
Ketika dilakukan pemeriksaan, melihat empat pelaku berusaha membongkar kunci gembok rumah toko No. 148 milik Mhd Murtaza alias Menon (52), pemiliknya pergi melihat orangtuanya meninggal dunia di Jalan Kediri Medan.

Kehadiran petugas tersebut, diketahui oleh pelaku dan langsung menyelamatkan dari tangkapan petugas Shabara Polsek Medan Baru tersebut. Namun, tersangka Andre berhasil ditangkap dan tiga rekannya berhasil melarikan diri.

Selanjutnya tersangka Andre dinaikkan kedalam mobil Patroli dan diboyong ke Polsek Medan Baru, untuk dilakukan pemeriksaan, beserta pengejaran kepada ketiga pelaku oleh Unit Reskrim yang berhasil melarikan diri.

Kapolsek Medan Baru Kompol Rony Nicolas Sidabutar SH,SIK,MH melalui Kanit Sabhara AKP Maju Harahap SH ketika di konfirmasi seputar kejadian itu membenarkan.
Tersangka Andre mengaku, bawah dirinya adalah pengemudi mobil rental line Ratau prapat, Kisaran, Sibolga dan lainnya.

Ketika hendak menuju Medan tepatnya di Kisaran tiga penumpang tersebut naik hendak menuju Tebing Tinggi.
Namun sesampai di Tebing Tinggi, ketiganya menolak turun dengan alasan minta diantar ke Medan. Sampai di Medan dan dirinya bersama tiga penumpang tadi duduk didekat SPBU Marendal.

Dengan berbagai rayuan dan Andre ikut ajakan itu melakukan pembongkaran rumah dan akhirnya tertangkap sedangkan tiga lainnya melarikan diri," akunya. (Ana)

Leave A Reply