Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

                  Ilustrasi
Medan, INTAIKASUS.COM - Sesosok pria tanpa identitas gegerkan warga Jalan Denai, Kelurahan Denai Kecamatan Medan Denai, Jum'at (26/2/2016) sekira jam 06.30 wib, lantaran ditemukan tergeletak dipinggiran jalan dengan posisi pingsan dan berlumuran darah yang keluar dari telinga serta kepalanya.

Temuan itu sontak membuat warga ramai berkumpul, namun tak satupun dari warga yang berani mendekatinya. Pasalnya, warga takut dengan kondisi korban yang dikira tewas karena tak bergerak dan diduga merupakan korban begal ataupun perampokan.

Temuan itupun langsung diketahui pihak kepolisian Sektor Medan Area, yang langsung melakukan pengecekan ditempat kejadian perkara (TKP). Dari tubuh korban yang tak mengenakan sendal itu, polisi dan warga mengaku tak menemukan identitas terhadap korban.

Selanjutnya, polisi pun membawa tubuh korban yang masih bernyawa ke Rumah Sakit Haji Medan, Jalan RS Haji, Kecamatan Medan Estate.

"Kita belum tau itu korban apa. Namun, diduga merupakan korban tabrak lari. Tidak ada identitas korban yang kita temukan. Untuk itu, kita berkoordinasi dengan warga sekitar dan langsung membawa korban ke RS. Haji guna dirawat," ungkap Kapolsek Medan Area, Kompol M. Arifin, ketika dikonfirmasi kru media ini.

Beberapa jam di rumah sakit, kabar mengenai korban tergeletak berlumuran darah tanpa identitas yang ditemukan warga di Jalan Denai, tepatnya di dekat Mesjid Istiqomah, tak jauh dari Tol Denai, terdengar sampai ke telinga keluarganya.

Ternyata, korban diketahui bernama, Ali Joni (47) warga Jalan Rawa Cangkuk, Gang Morneng, Kecamatan Medan Area. Hal itu diketahui setelah beberapa keluarga korban tiba di RS Haji, Ruang Safa, No. B6. Salah seorang kerabat korban saat diwawancarai di rumah sakit menyebut, mengetahui kalau korban berada di Rumah Sakit Haji, setelah mendapat kabar dari para tetangganya yang mendengar adanya korban tabrak lari, sekarat di Jalan Denai.

"Kami baru tau tadi dari tetangga, katanya ada korban tabrak lari di Jalan Denai dekat Mesjid Istiqomah, gak jauh tol. Kami langsung mengarah ke pak Joni. Soalnya dia belum pulang ke rumah," sebut wanita berkerudung yang mengaku ipar korban.

Dijelaskannya lagi, kalau Joni adalah seorang pedagang pakaian sekolah anak, yang tinggal di Gang Morneng. Korban diketahui berangkat dari rumahnya saat menjelang shalat subuh. Setelah shalat, Joni kerap berolahraga pagi (Jogging) diseputaran Jalan Denai, hingga kembali lagi ke rumah.

Hingga menjelang siang, keluarga sempat cemas, lantaran korban tak kunjung pulang ke rumah. Kabar pun terdengar dari para tetangga hingga pihak keluarga menyusul ke TKP dan diteruskan ke RS Haji.

"Itu istrinya yang ngomong sama perawat. Gak biasanya korban pergi dari rumah gak bawa dompet. Biasanya dia bawa. Memang setiap pagi dia lari lagi. Soalnya dia ada penyakit gulanya, tapi gak parah, makanya dia olahraga," sambung keluarga lainnya.

Menurut pengakuan perawat di RS Haji, awalnya korban masuk dengan idenitas Mr X, Namun hingga kini, korban yang sempat sadar dari pingsannya, sudah dikunjungi pihak keluarga yang sedang mengurus jasa raharja.

"Tadi pagi masuk masih Mr X bapak itu (korban). Tapi sekarang sudah banyak keluarganya. Korban sudah siuman sebentar, tapi belum bisa bicara. Kita sarankan kepada keluarganya agar mengurus jasa raharnya, karena penyebab tabrak lari," sebut seorang perawat. (Mls)

Leave A Reply