Ilustrasi
INTAIKASUS.COM - Belum berhasil menjual hasil curian becak motor yang dicurinya, Pelaku Mansyur Sinaga alias Ganda (23), diboyong korbannya ke Mapolsek Medan Baru, Kamis (17/3/2016) sore.
Pelaku yang berdomisili di Jln. Pasar III, Kec. Medan Baru, diamankan korbannya dari kediamannya.
Informasi diperoleh dari korban yang bermarga Nainggolan (51) di Mapolsek Medan Baru menyebutkan, awalnya korban yang membuka galon air isi ulang RO Water di Jln. Mongosidi II, Kec. Medan Baru, menyuruh anggotanya bernama Faisal Karo-Karo (17) untuk mengantarkan air galon pesanan ke salah satu rumah di Jalan Pasar III, Kec. Medan Baru.
Usai pulang mengantarkan air, Faisal pun tidak lagi menemukan becak motor Yamaha BK 5338 CC yang dibawanya. Lalu Faisal menanyakan kepada warga sekitar.
Kemudian warga sekitar pun langsung memberitahu bahwa becak motor nya dibawa kabur oleh pelaku (Ganda). Faisal pun terkejut dan langsung menghubungi sang majikan. Seketika itu juga, Faisal bersama majikan mendatangi rumah pelaku.
"Jadi begitu saya tanya dimana becak motor saya, dia (pelaku) tidak mau ngaku. Lalu saya bawalah dia (pelaku) dari rumahnya untuk ikut dengan saya," kata korban.
Saat di perjalanan sembari mengendarai mobil Terios, korban mencoba membujuk si pelaku untuk mengaku dimana becak motor diletakkannya.
Dengan segala bujuk rayu korban, pelaku pun mengaku bahwa becak motor diletakan di perladangan Simpang Pemda Jln. Setia Budi, Gang. Seroja.
Mendapat pengakuan tersebut, korban pun langsung ke lokasi tempat becak motor yang disembunyikan si pelaku. Alhasil becak motor berhasil ditemukan bersama beberapa galon air mineral yang dicuri oleh pelaku.
Kepada wartawan ini pelaku mengaku nekad curi becak motor tersebut untuk biaya istrinya hamil.
" Kalau dijual, becak itu seharga Rp 500 ribu. Dan uangnya untuk biaya istri saya hamil sama untuk beli susu istri saya," Ngakunya.
Sementara, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic,SH, SIK, MH ketika dikonfirmasi mengaku telah menerima laporan korban.
" Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan. Dan Kasus ini masih kita lidik," jelasnya. (Red)