Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Dua Komandan Lantamal diserah terimakan secara serentak di Mako ( Markas Komando ) TNI AL Belawan, yaitu Komandan Lantamal 1 Belawan dari pejabat lama Laksamana Pertama Yudo Margono, SE, MM kepada penggantinya Kolonel Marnir Widodo D.P dan Komandan Lantamal II dari Laksamana Pertama TNI Didi dan Kurnadi kepada penggantinya,  Kolonel Laut (P) A. Rivai, SE,MM dalam upara dilapangan apel Lantamal 1 Belawan, Senin (14/3/2016).

Panglima Koarmabar Laksamana Muda TNI a.Taupiq.R, mengatakan, serah terima jabatan merupakan proses regenerasi yang bertujuan untuk memantapkan kualitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial dan memperluas wawasan serta memperkaya pengalaman bagi perwira, sehingga diharapkan mampu mengemban setiap tugas yang dibebankan kepadanya secara profesional dan proposional.

Penggantian unsur pimpinan merupakan proses alamiah dalam konteks manajemen organisasi modern, karena itu mekanisme pergantian pejabat mengacu kepada prinsip yang saling berkait yaitu pengembangan personel dan organisasi. Prinsip tersebut sebagai koridor implementasi bagi setiap pejabat baru, sehingga kebijakan pokok satuan tidak boleh berubah meskipun nachodanya berganti.

Seperti diketahui, geografi wilayah kerja Lantamal 1 sangat strategis karena terdapat selat malaka yang merupakan Sea Lines Of Trade, Sea Lines Of Comunication dan Choce apaoint bagi pelayaran International serta dipandang sebagai jalur strategis proyeksi armada laut negara negara maritim besar dalam rangka Forward presence dan global engagement ke seluruh dunia.

Dalam bidang oprasional, keamanan selat malaka menjadi tanggung jawab negara negara pantai. Bentuk pertanggung jawaban tersebut dapat ditunjukkan oleh jajaran Lantamal 1 mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan unsur gelar Kri, pangkalan dan negara tetangga. Menurunnya tingkat kriminalitas di Selat Malaka merupakan bentuk keberhasilan dalam oprasional Koarmabar dan jajaran, sehingga mendapatkan apresiasi positif dari dunia Internasional.

Begitu pula halnya dengan wilayah kerja Lantamal ll yang berada dipesisiran barat Sumatera, mulai dari daerah Singkil Sumatera Utara sampai dengan daerah Bintuhan Bengkulu, dengan panjang garis pantai 510 NM atau setara dengan pulau Jawa. Dengan luas wilayah sampai ZEE 91.800 NM2, Wilayah ini memiliki potensi kekayaan laut yang amat besar dan keindahan wisata Bahari yang telah dikenal oleh Dunia.

Kerawanan dilaut yang perlu diwaspadai jajaran Lantamal l dan Lantamal ll yaitu ilegal fishing atau penangkapan ikan dengan alat terlarang seperti trawl Handak dan Potasium. Kemudian Mining, ilegal entry, ilegal oil, drugs smuggling, penggelapan pajak ekspor, penyeludupan barang bekas dari luar negeri dan pencurian spare kapal doarea Pelabuhan merupakan tantangan yang harus disikapi dengan tegas dan tidak bisa ditolelir.

Seperti kejadian di Tanjung Balai Asahan dan Sibolga beberapa waktu yang lalu telah kita tindak tegas sebagai bentuk nyata keberhasilan menghadapi aksi kriminal tersebut. Batas wilayah laut negara Indonesia yang belum tercapai atau Unresolved maritim Boundary area di selat malaka terus kita pantau dan ditindak lanjuti. Sosialisasi kepada nelayan dan kehadiaran unsur patroli laut dan udara dan kehadiaran unsur patroli laut dan udara, Koamabar yang bertujuan untuk menjaga stabilita keamanan untuk menciptakan rasa aman bagi nelayan dilaut harus didukung oleh Lantamal l danll sesuai fungsi asasi pangkalan.

Sedangkan dibidang pembinaan personel, parameter kinerja personel dipangkalan harus terukur dan menghasilkan produk dalam upaya tercapainya dinamisasi organisasi menuju standarnisasi pangkalan TNI Angkatan Laut yang telah ditetapkan. Penyamanan pola pikir dan cara tindak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dalam kedinasan merupakan hal penting yang harus diperhatikan dan direalisasikan dalam sebuah organisasi.

Selaku Panglima Komando Armada RI kawasan Barat, saya memberikan apresiasi kepada jajaran Lantamal l dan jajaran Lantamal ll yang telah mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Untuk itu atas nama pribadi dan segenap jajaran Koarmabar saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Laksamana Pertama Yudo Margono, SE,MM dan Laksamana Pertama TNI Didin Kurnadi atas kepeminpinannya selama menjabat sebagai Komandan Lantamal l dan Lantamal II. Saya berharap semoga Laksanama lebih sukses dan lebih berprestasi pada penugasan berikutnya.

Ucapan yang sama saya sampaikan kepada nyonya Yudo Margono dan nyonya Didin Kuradi atas segala jerih payah dan pengorbanan dalam pembinaan organisasi Jalasenastri Armaa Barat . Kepada Kolonel Marnir Widodo D.P dan Kolonel Laut (p) A . Rivai , SE,MM saya ucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan TNI Angkatan Laut untuk menjabat sebagai Komandan Lantamal I dan Lantamal ll, saya percaya dengan berbekal pengalaman penugasan sebelumnya, Kolonel akan mampu mengemban tugas dengan baik.

Untuk Lantamal ll saya tekankan lagi dibulan April 2016 ini Even Internasional Multilateral Naval Exrcise Komodo ke 2 akan berlangsung. Tunjukkan kemampuan Lantamal dan fkpd Sumatera Barat dalam mensukseskan acara tersebut dan selamat bertugas, jelas Panglima Koarmabar Laksamana Muda TNI A. Taufiq R.

Acara sertijab Komandan Lantamal I dan Lantamal ll ini dihadiri oleh PLT Gubenur Propinsi Sumatera Utara,Pangdam l/Bukit Barisan, Kapoda Sumatera Utara, Komandan Komandan Guspurlaarmabar, Komandan Guskamlaarbar, para Komandan Lantamal JAJARAN Koarmabar.
(Rn/ Irwan)
Leave A Reply