Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

               Ilustrasi

INTAIKASUS.COM - Sejumlah Personil Direktorat Narkoba Polisi Daerah (Polda) Sumatera Utara menggerebek rumah mewah berlantai tiga yang berada di Jalan Karya Lingkungan 4 Kelurahan Cinta Damai Medan Helvetia, Rabu (30/3/2016) pagi. Namun, petugas tidak beruntung dan pulang tak membawa hasil.

Dari data yang diperoleh dari Kepling 4, penggerebekan rumah milik Hendra itu diduga terkait narkoba. Petugas yang dilengkapi senjata itu datang sekira pukul 08.00 WIB.

"Sebelum menggerebek memang mereka (polisi) menghubungi saya untuk mendampingi penggerebekan terkait narkoba," kata Kepling bernama Ependi S.

Selanjutnya dia mengatakan, begitu berada didepan rumah bercat warna putih itu, polisi langsung menggeledah pemilik rumah. "Tiba-tiba Hendra (pemilik rumah) datang dan langsung digeledah petugas," terangnya lagi.

Tiba-tiba beberapa orang penghuni rumah histeris melihat kedatangan sejumlah polisi. Aksi dorong-dorongan antara keluarga Hendra dan polisi pun sempat terjadi.

"Istirnya tadi menangis histeris dan sempat terkencing melihat polisi datang," kata Kepling.
Namun aksi dorongan itu tidak berlangsung lama setelah petugas memberi penjelasan. Akhirnya sebelum menggeledah seluruh isi rumah, sejumlah petugas itu digeledah Kepling untuk menghindari sabutase.

"Memang ada surat penggeledahan dari polisi, tapi sebelum masuk menggeledah saya memeriksa seluruh petugas, mana tahu ada juga yang membawa narkoba," jelas dia.

Petugas yang berpakaian preman itu pun kemudian menggeledah seluruh ruangan yang berada di lantai 1-3. "Seluruh ruangan digeledah," jawabnya.

Namun, setelah penggeledahan hampir 3 jam itu, petugas tidak ada menemukan narkoba atau barang yang mencurigakan. Akhirnya petugas pulang tanpa ada hasil.

"Sebelum pulang, saya meminta agar polisi meminta maaf kepada masyarakat setempat," akunya. Selama ini, katanya, tidak pernah dilihat aktifitas yang mencurigakan dari rumah itu. "Setahu saya memang ini keluarga yang bagus, tidak pernah ada orang yang mencurigakan masuk ke rumah itu," jawab Ependi.

Sementara itu, Kasi Trantib Kelurahan Cinta Damai S Sipayung yang juga turut ikut dalam penggerebekan itu mengaku, pemilik rumah itu merupakan pengusaha tenda pesta dan penata rias pengantin. "Bangunan rumah itu sudah lama, tapi baru ditempati setahun ini," ungkapnya.

Dia mengakui, istri Hendra yang bernama Marina merupakan warga yang sudah lama berdomisili di Jalan Karya. "Istrinya memang warga lama kita," ujar dia.

Namun ketika sejumlah wartawan ingin mewawancarai, tak seorang pun penghuni rumah itu berkomentar. Pagar rumah mewah itu pun tampak terkuncir rapat sehingga sejumlah wartawan hanya bisa melihat rumah dari luar saja.

Tampak mobil innova berwarna abu-abu BK 275 HC dan mobil xenia warga silver BK 1653 HK terparkir di teras rumah tersebut. Sejumlah warga pun datang berbondong-bondong untuk melihat rumah tersebut. (Red)

Leave A Reply