Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Terkait dua pembantu rumah tangga (PRT) melompat dari lantai 3 ruko rumah majikannya, harus menjalani perawatan di RSU Pirngadi, Medan, Sabtu (5/3/2016). Mereka diduga nekat kabur karena tidak tahan dengan pekerjaan yang terlalu berat.

Informasi dihimpun, kedua PRT yang melompat yaitu Alsukaisih (40) asal Sukabumi, Jawa Barat, dan Diah (38) asal Aceh. Alsukaisih masih dirawat di RSU Pirngadi Medan karena terjadi pergeseran tulang pada kedua kakinya, sedangkan Diah sudah dibawa pulang ke Aceh.

Kedua PRT ini kabur dari rumah majikannya di Jalan Madio Santoso, Medan, Sabtu (5/3) dinihari. Mereka nekat melompat dari lantai 3 rumah berbentuk ruko yang juga jadi showroom sepeda motor itu. Karena terluka, kedua PRT itu diantar warga ke RSU Pirngadi Medan.

Alsukaisih mengaku baru 6 hari bekerja di rumah itu setelah didatangkan dari Jakarta. "Janji yayasan di Jakarta mau dikirim ke Malaysia, ternyata dipekerjakan di Medan," katanya.

Perempuan ini mengaku benar kerjanya terlalu berat sehingga nekat melarikan diri. "Kerja 24 jam. Tidak ada istirahat," katanya.

Sementara itu, Sumartono membantah pernyataan Alsukaisih. Menurut dia, selama 6 hari bekerja, perempuan itu hanya dijadikan baby sitter.

Dia juga menolak bertanggung jawab dengan peristiwa yang dialami Alsukaisih. "Karena dia lari, dia kan sudah saya gaji. Ke sanalah ke Jakarta sama yayasan," ucapnya.

Kepala Unit Reskrim Polsekta Medan Timur Iptu Ucox P Nugraha Rambe menyatakan, peristiwa ini masih diselidiki. Mereka akan memintai keterangan sang majikan. "Menurut keterangan sementara, mereka melompat karena tidak tahan dengan pekerjaan yang begitu berat," imbuhnya. (Rn)

Leave A Reply