Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Warga Jalan Brayan Bengkel, Kelurahan Bengkel Baru, Kecamatan Medan Timur, mendadak digemparkan dengan penemuan sesosok bayi mungil yang tergantung pagar bambu salah seorang rumah warga, Senin (14/3/2016) malam sekitar pukul 21.30. WIB.

Sesosok bayi kecil mungil yang berjenis kelamin laki – laki itu, ditemukan warga dalam keadaan tergantung dibalut dengan kain gendongan warna merah.

Menurut keterangan warga, bahwasanya Bayi tersebut pertama kali ditemukan Herman (45) warga Jalan Brayan Bengkel simpang Jalan Stasiun No.21 Kelurahan Bengkel Baru,Kecamatan Medan Timur, ketika itu Herman bersama anak-anaknya sedang berada didalam rumah, tiba-tiba mereka mendengar ada suara tanggisan bayi yang mirip dengan suara kucing.

"Kami kira itu suara kucing, setelah kami cek ternyata suara itu adalah suara bayi yang tergantung di pagar bambu yang berbatasan dengan bengkel sepeda disamping rumah kami," ujar Herman, Senin (14/3/2016) malam sekira pukul 22:00 WIB.

Ditambahkan lagi, Hal senada juga dikatakan Indah (19), menyebutkan awalnya mereka berpikiran suara itu adalah suara kucing ternyata suara anak bayi. "Karena curiga lalu saya sama ayah (Herman) memeriksa gendongan yang berisikan bayi tersebut. Setelah diperiksa ternyata bayi tersebut masih hidup dan berjenis kelamin laki-laki, terang Indah yang diamini Herman.

Selain itu, mereka juga menemukan satu buah tas yang berisikan popok bayi, susu bayi merek bebelove 1 ukuran 400 gram.

Pantauan di lokasi, dalam hitungan menit warga sekitar pun langsung memadati lokasi penemuan bayi malang tersebut.

Sementara itu, Indri (13) warga sekitar mengatakan saat itu ada sepasang pria dan wanita yang mendatanggi bengkel sepeda milik Ucok dengan mengendarai sepeda motor Beat warna putih, lalu Ibu bayi yang diperkirakan berkisar umur 21 tahun dan berambut panjang pakai baju terusan meletakan tas berwarna putih, kemudian wanita itu mengantungkan kain gendongan warna merah di pagar bambu bengkel sepeda tersebut.

"Kulihat muka ibu bayi itu seperti orang yang lagi dalam keadaan panik gitu, bang, sementara laki-lakinya sedang berada di atas sepeda motor dan mengenakan helm LTD warna coklat sambil menerima telpon," ujar Indri yang saat itu dirinya sedang bermain bersama temannya di dekat lokasi penemuan bayi.

Berdasarkan keterangan akibat kondisi bayi terus saja menanggis. Kemudian warga lainnya membawa bayi tersebut ke rumah Herman. Setelah diperiksa ternyata bayi itu sedang dalam keadaan kehausan dan ingin minum susu.

Kemudian warga pun memeriksa tas bayi tersebut, ternyata di dalam tas itu terdapat tulisan di salah satu popok bayi itu, "saya menitip anak saya yang bernama Naimar Warhul, lahir pada hari Senin (7/3) lalu, serta ada juga kata-kata yang bertuliskan I Love Anakku sayang".

Begitu menemukan ada bayi yang tergantung di pagar bambu disamping rumahnya warga pun langsung memanggil personil Polsek Medan Timur yang bertugas sebagai Polisi Masyarakat (Polmas) yang bermarga Situmorang. Begitu mendaptkan laporan menganai di temukannya sesosok bayi yang di perkirakan berusia satu minggu lalu Polmas tersebut meneruskan laporan itu ke Mako Polsek Medan Timur. Tidak berapa lama personil Polsek Medan Timur yang dimpin langsung oleh Kapolsek Medan Timur, Kompol Bernard Malau didampinggi Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Ucox P Nugraha Rambe turun ke lokasi penemuan bayi mungil tersebut.
Awalnya Bayi itu di bawa ke klinik Hanna Kasih yang berada di Jalan Perwira II, Kecamatan Medan Timur. Karena kondisi suhu tubuh bayi menurun lalu petugas membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Pringadi Medan. Setelah di bawa RSU milik Pemko Medan itu kondisi suhu tubuh sang bayi tersebut berkisar 37,9 cc.

"Yang nemukan ada bayi yang tergantung di pagar bambu di samping rumahnya warga pun langsung memanggil personil Polsek Medan Timur yang bertugas sebagai Polisi Mayarakat (Polmas) yang bermarga Situmorang," kata Kapolsek Medan Timur, Kompol Bernard Malau didampinggi Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Ucox P Nugraha Rambe.

Setelah tasnya periksa di dalam tas itu terdapat tulisan di beberapa popok bayinya "saya menitip anak saya yang bernama Naimar Warhul, lahir pada hari Senin (7/3) lalu, serta ada juga kata-kata yang bertuliskan I Love Anakku sayang,tandas Bernard Malau.

Awalnya bayi laki-laki dalam kondisi hidup dan agak lemah lalu bayi tersebut dibawa ke RSU Pringadi Medan untuk dimasukkan keruang incubator.

Lebih jelas, ujar Bernard Malau mengatakan untuk sementara bayi ini dititipkan di RSU Pringadi Medan untuk mendapatkan perawatan. Apabila kondisi bayi itu sudah dalam kedaan membaik, maka pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Medan.

Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap orang tua yang membuang bayi tersebut.

"Saksi – saksi sudah kita periksa. Barang bukti tas yang berisikan peralatan bayi, dan kain gendongan sudah kita amankan. Kasus ini masih kita lidik," pungkasnya. (Red)
Leave A Reply