Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Babinsa Koramil 10/Balimbingan Kodim 0207/Simalungun, Serka Bambang dan Sertu Sukri melaksanakan pendampingan panen padi di Nagori Bah Jambi II Kecamatan Tanah Jawa dengan luas lahan 40 hektar, Rabu (13/04).

Pada kegiatan panen padi tersebut Babinsa Koramil 10/Balimbingan bersama para petani tampak semangat saat memotong tanaman padi.

"Saya tak mengenal lelah walaupun berkelahi dengan lumpur dan gatal-gatal di badan, karena tugas saya sebagai Babinsa harus selalu siap sedia membantu warga, apalagi dalam kegiatan panen padi seperti ini,"ungkap Serka Bambang.

Sertu Sukri juga mengatakan, bahwa dalam menyukseskan program swasembada pangan ini, Angkatan Darat memerintahkan Babinsa supaya selalu terjun kelapangan dan berkordinasi dengan PPL dalam menjalankan tugas di lapangan, sehingga dapat berjalan dengan lancar khususnya progam pertanian ini.
Salah seorang petani menuturkan "dengan adanya pendampingan dari para Babinsa hasil panen tahun kali ini cukup bagus, sehingga kesejahteraan para petani dapat meningkatkan.

Para petani berharap hal ini bisa terus dilakukan oleh Babinsa, sehingga para petani bisa ikut menciptakan swasembada pangan secara nasional agar warga masyarakat tidak sampai kekurangan pangan.

BABINSA BANTU ATASI PERMASALAHAN KEKERINGAN DI SAWAH

Pada musim kemarau personel TNI dari Koramil 07/Aek Kota Baru Pelda Ponidi juga aktif berkoordinasi dengan UPTD Pertanian Kec. Aek Kota Baru dalam memantau sawah dan melaporkan data terkini kepada pimpinan masing-masing. Rabu (13/4).

Secara umum kondisi sawah di Dusun Masehi Desa Sei Raja Kecamatan Aek Kota Baru Kabupaten Labura masih aman, dalam arti masih menyimpan kelembapan tanah meski tidak mendapat sumber pengairan. Diharapkan dengan doa semua pihak, hujan akan turun seperti minggu sebelumnya meski intensitasnya kecil namun dapat mendukung pertumbuhan padi.

Menurut Pelda Ponidi, untuk saat sekarang, disaat kekeringan banyak dialami oleh para petani, cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pompanisasi guna mensuplai kebutuhan air area persawahan. Babinsa senantiasa melakukan pengecekan sebagai bagian tanggungjawab dalam upaya khusus pendampingan pertanian.

Upaya tersebut ditempuh karena irigasi yang ada tidak cukup memasok air untuk kebutuhan pertanian sehingga harus dibantu dengan sumur pantek. Keterbatasan tidak adanya pompa penyedot air diharapkan pok tani mendapat bantuan berupa pompa penyedot air minimal 2 unit di setiap kelompoknya dengan demikian kendala kekurangan air dapat teratasi.

"Harapan saya pihak Distannak akan memperhatikan kendala tersebut dan memberikan bantuan mesin penyedot air di tiap kelompok-kelompok tani yang membutuhkan, dan mudah-mudahan program swasembada pangan akan tercapai", ujar Pelda Ponidi.

BABINSA DAN WARGA GELAR GOTONG ROYONG PERBAIKI IRIGASI

Beberapa saluran tersier yang melintasi Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang, dalam kondisi rusak. Kondisi itun dikeluhkan oleh para petani setempat. Pasalnya, kerusakan jaringan irigasi itu akan berdampak pada debit air untuk persahan. Sebab, dengan irigasi rusak itu sebagian air hilang di tengah jalan.

Anggota Koramil 05/Batang Kuis, Serma Kalimansyah dan Koptu Rangkuti, mengatakan, rusaknya jaringan irigasi ini dikeluhkan petani kepada TNI. Apalagi, saat ini TNI diperintahkan untuk turut membantu petani. Terutama, dalam mendisiplinkan petani soal jadwal tanam.
"Hasil curhatan petani kita tampung, ternyata mereka mengeluhkan soal irigasi yang rusak tersebut," ujar Serma Kalimansyah.

Panjang saluran irigasi tersier ini, lanjutnya lebih dari 10 kilometer. Selain rusak parah, saluran ini sudah mengalami pendangkalan dan penyempitan. Sehingga, air yang mengalir ke saluran ini tidak maksimal. Bahkan, saat musim kemarau saluran ini turut mengering. Akibatnya, banyak petani yang kesulitan air untuk mengairi sawahnya.

Kerusakan irigasi ini, tentu berdampak pada hasil produksi petani. Karena, bila kemarau panjang, padi yang ditanam petani akan turut kering. Dengan begitu, petani terancam gagal tanam dan panen.

Karena kondisi itu, lanjutnya, saat ini TNI intens berkoordinasi dengan pemerintahan desa, kecamatan dan dinas terkait. Koordinasi ini, untuk mempermudah bila ada hal-hal yang tak diinginkan.  "Selain itu, ada dua agenda utama bulan depan. Yaitu, memburu hama tikus dan perbaikan saluran irigasi tersier secara manual dan swadaya," ujarnya.

Langkah ini, diharapkan bisa menjadi solusi jangka pendek saat musim kemarau. Akan tetapi, solusi terbaiknya adalah dengan memerbaiki saluran yang rusak ini.

KORAMIL 09/NEGERI LAMA GELAR KAMPANYE ANTI NARKOBA

Penyalahgunaan secara illegal narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) semakin meningkat, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Dalam hal ini Kodim 0209/Labuhan Batu sudah mencanangkan INDONESIA BEBAS ANCAMAN NARKOBA TAHUN 2016. Dalam rangka ikut mendukung tercapainya target tersebut, maka Koramil 09/Negeri Lama ikut berperan serta secara aktif dengan cara berkampanye anti narkoba dengan sasaran generasi muda, siswa-siswi sekolah lanjutan, sekolah menengah dan mahasiswa yang berada di wilayah Kecamatan Bilah Hilir. Kamis (14/4).

"Kami berharap bahaya narkoba ini juga disadari oleh masyarakat sejak mereka masih kanak-kanak, mengingat target para bandar narkoba saat ini juga menyangkut anak-anak. Sebab itu, kami sudah menyampaikan gagasan ke sekolah-sekolah dengan memberikan materi wawasan kebangsaan ke Dinas Pendidikan Kecamatan Bilah Hilir, " Ujar Danramil 09/Negeri Lama.

Menindaklanjuti instruksi Dandim 0209/Labuhan Batu, Koramil 09/Negeri Lama gencar turun ke lapangan untuk sosialisasi dan kampanye bahaya Narkoba, sekaligus melaksanakan operasi pemberantasan penyalahgunaan Narkoba. Sosialisasi sendiri menyasar dari anggota Koramil sendiri semua lapisan masyarakat. (Rel)
Leave A Reply