Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Pengelola judi maruto berinisial AP menjadi target operasi (TO) pasca kejadian penyerangan yang dilakukan saat petugas melakukan penggerebekan judi. Jumat (22/4/2016) kemarin.

Kapolsek Sunggal Kompol Harry Azhar Sabtu (23/4/2016), menjelaskan arena judi yang digerebek itu mulai beroperasi sejak pukul 15.00 Wib-22.00 Wib. Namun, saat penggerebekan itu aktifitas perjudian langsung terhenti. Sedangkan para pemain kocar -kacir menyelamatkan diri.

"Bentrokan ini terjadi ketika mobil anggota dilempari oknum tertentu," ujarnya, Jumat malam.
Mendapat perlawanan dari pemain dan Bandar, sambung dia, pihaknya kemudian menambah kekuatan dari Polresta Medan dibantu pasukan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumut, Sat Shabara dan Sat Reskrim Polresta Medan. Namun, setelah berhasil menguasai lokasi beberapa pemain berhasil kabur.

"Beberapa pemain berhasil kabur, tetapi satu diantaranya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendapatan Provinsi Sumut bernama Toga Siregar, kita amankan berikut mobilnya dengan Nomor Polisi (Nopol) BK 1875 JS jenis CRV hitam," ujarnya.

Sedangkan beberapa orang lainya, juga diamankan, salah satunya Indra (40). " Kalau yang satu ini (Indra) seorang pekerja judi. Dialah yang menyembunyikan alat pemutar dadu itu. Karena saat diamankan dia sedang berada didalam mobil Xenia dengan Nopol BK 1168 ZQ bersama dadu dan alat putarnya,"sebutnya.

Kemudian, masih katanya, pihaknya juga mengamankan dua unit mobil lainya jenis Kijang Innova BK 1662 JL dan Xenia putih BK 1402 IO, termasuk diantaranya empat orang yang diduga menjadi pekerja judi yakni Nagis (48),, Raju (43), Irwan Syahputra (21) Suris (31), dan Bahriun (68).

"Semua orang ini kita amankan untuk diperiksa dan dikembangkan untuk proses selanjutnya. Sedangkan mobil-mobil itu kita amankan sebagai barang bukti, "terangnya.

Lanjutnya menjelaskan, selama ini lokasi perjudian itu beroperasi dengan pengawalan oknum tertentu dan dijaga dengan ketat. Bahkan, untuk bisa masuk ke arena harus melewati beberapa pengamanan yakni pintu gerbang, pintu masuk dan portal. Sehingga, petugas mengalami kesulitan untuk memasuki lokasinya. Apalagi jalan masuk hanya satu jalur.

"Pintu masuk ke areal ini hanya ada satu. Itupun harus melewati beberapa penjagaan dan dikawal oleh oknum tertentu sehingga anggota sangat kesulitan untuk menertibkan, "jelasnya.

Ditanya mengenai Bandar judi tersebut berinisial AP alias Aping, saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran. " Yang bersangkutan sedang kita kejar, kalau oknum itu kita akan berkoordinasi dengan pimpinannya. (Mls)

Leave A Reply