Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
                  Ilustrasi

INTAIKASUS.COM - Polsek Percut Sei Tuan kembali meringkus tiga pelaku begal dan salah seorangnya ternyata personel kepolisian yang desersi atau dipecat, yakni Faisal Andika alias Faisal (32) warga Jalan Prona Pasar IV PB Selayang II, Medan, Chiko Satria Harahap (21) warga Jalan William Iskandar, Medan Estate, dan Boston Malau (28) warga Jalan Selamat Ketaren, Medan Estate.

Menurut keterangan dari hasil  pemeriksaan, Faisal Andika merupakan desertir (orang yang melakukan desersi) dari kepolisian berpangkat Brigadir,terang Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato, Rabu, (27/4/2016).

Sedangkan Chiko, Boston, dan Faisal ditangkap di tiga lokasi terpisah awal pekan ini, dimana petugas pertama kali meringkus Chiko dilokasi permainan biliar di Jalan Besar Pasar V, Medan Estate, dan selanjutnya Boston dan Faisal ditangkap di kediamannya masing-masing.

Adapun Perampokan yang dilakukan Chiko dan Faisal terhadap Elrado Januar Siagian (18), warga Jalan Perjuangan Gang Tanjung, Medan."Kronologis kejadiannya berawal  pelaku menodong korban yang tengah berkendara dengan temannya Imanuel Purba, tepatnya di Jalan William Iskandar simpang Jalan Perjuangan, Sabtu (23/4) lalu sekira pukul 02.30.Wib.

"Sementara itu Kedua begal yang mengendarai Honda Scopy merah BK 4185 AFZ ini  merampas sepeda motor Honda Revo warna hitam Tahun 2009 dengan Nopol BK 3371 XR milik Elrado. Lalu mereka kabur ke arah Kompleks MMTC, alhasil atas kejadian itu pun dilaporkan korban ke Polsek Percut Sei Tuan.
Setelah proses penyelidikan,salah seorang tersangka chiko kita tangkap dilokasi permainan biliar di Medan Estate. Kemudian rekan-rekannya pun tertangkap, ungkap Zendrato.

Sementara Boston Malau juga diringkus. Meski tak ikut melakukan perampokan, tapi dialah yang menjual hasil kejahatan itu, sedangkan ketiga tersangka masih menjalani proses penyidikan di Mapolsek Percut Sei Tuan, saat ini Kita masih mengembangkan kasus ini, pungkas Zendrato. (Red)
Leave A Reply