Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Walikota medan Drs H T Dzulmi Eldin S, M.Si didampingi Kadis Kesehatan Kota Medan drg Hj Usma Polita Nasution, M.Kes menerima audiensi rombongan Panitia Pelaksana Program Pengendalian Tuberkulosis (TB) di Rumah Dinas Walikota Medan Jln. Jendral Sudirman, Rabu (20/4/2016).

Usma Polita Nasution selaku Kadis Kesehatan Kota Medan menyampaikan maksud dan tujuan Panitia Pelaksana Program Pengendalian TB adalah untuk bersilaturahmi serta menyampaikan situasi terkini mengenai Program Pengendalian TB.

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular dan disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Berdasarkan Global Tubercolosis Report WHO menyebutkan bahwa TB menjadi penyakit menular paling mematikan di dunia.

Camelia Basri selaku Panitia Pelaksana Program Pengendalian TB menyampaikan " Kemendagri ingin membuat Kota Medan yang merupakan Kota Metropolitan sebagai contoh dan acuan dalam Program Pengendalian TB" untuk itu diperlukan adanya dukungan dari DPRD, Walikota Medan, Dinas Kesehatan, Bappeda, DPKAD, Dinas Perkim, Bagian Hukum, PPID, BKD, Rumah Sakit, Puskesmas serta pihak yang berkepentingan dengan TB: PPM, IDI, LSM dan Universitas untuk membentuk sistem baru dalam Program Pengendalian TB.

Pelaksanaan Program Pengendalian TB banyak mengalami tantangan besar, diantaranya belum adanya komitmen politis yang ditandai dengan adanya Perda dan anggaran untuk P2TB di kabupaten/kota. "untuk itu diharapkan adanya regulasi dari Walikota Medan untuk menerbitkan Perwal serta merumuskan rekomendasi untuk Renja DKK 2017 terkait dengan Program Pengendalian TB". Ungkap Samiono selaku Panitia Pelaksana Program Pengendalian TB mengungkapkan.

Sangat diharapkan peran pemerintah daerah dalam penanggulangan TB dengan perencanaan di tingkat kabupaten/kota, mendorong ketersediaan dan peningkatan kemampuan sdm, membantu pengadaan dan distribusi obat, alat kesehatan, dan perbekalan kesehatan yang diperlukan serta kemitraan dan evaluasi dalam kegiatan pengendalian TB.

Dalam kesempatan ini Walikota Medan mengatakan akan segera membuat Perwal terkait Program Pengendalian TB dan meminta agar Dinas Kesehatan, Camat, Lurah serta Kepala Lingkungan dapat dengan benar mendata siapa saja masyarakat Kota Medan yang terkena penyakit Tuberkulosis untuk segera dibawa berobat ke Puskesma/Klinik sampai dengan sembuh total.

"perangkat Puskesmas akan diberikan pelatihan mengenai pengendalian Tuberkulosis agar dapat mengerti bagaimana cara menanggulanginya dan bagi masyarakat Kota Medan agar rutin memeriksa kesehatan" tegas Walikota Medan. (Rn)

Leave A Reply