INTAIKASUS.COM - Bocah siswa kelas 4 SD Kalibanteng Kidul 01, Kota Semarang bernama Daffa Farros Oktiviarto, secara penampilan mungkin layaknya siswa SD lainnya, namun di luar dugaan ia punya nyali yang cukup besar dengan nekat menghadang pengendara sepeda motor yang melaju di atas trotoar di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Kota Semarang, saat jam-jam padat lalu lintas.
Aksi bocah berusia sembilan tahun tersebut sempat ramai dibicarakan di media sosial selama beberapa hari terakhir. Ketika ditemui, Daffa mengaku, sudah berkali-kali menghadang pemotor yang nekat melaju di atas trotoar karena jalanan macet.
"Sudah 40 kali lebih mungkin," katanya, Selasa (19/4/2016).
Aksi berani Daffa dipicu oleh imbauan di televisi maupun spanduk mengenai fungsi trotoar. "Sepeda motor kan enggak boleh lewat trotoar," ujar dia lugu.
Daffa biasa beraksi di sekitar traffic light Bundaran Kalibanteng Semarang, tak jauh dari rumahnya di kawasan Gisikdrono. Berbekal sepeda, Daffa beraksi mencegat pemotor yang nekat melintas di atas trotoar. "Biasanya jam 15.00 WIB sampai sore," katanya.
Sementara, Murti (71), nenek Daffa mengaku, baru-baru saja mengetahui aksi nekat cucunya itu. Murti mengaku, khawatir dengan perbuatan cucunya yang berhadapan dengan orang dewasa itu.
Ia juga khawatir jika sampai ada pengendara sepeda motor yang sampai lepas kontrol karena aksi Daffa itu. Murti mengungkapkan, pernah meminta cucunya pulang ketika sedang beraksi menghadang para pelanggar aturan itu. (Net)