Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

Terkini


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

INTAIKASUS.COM - Terkait adanya dugaan pembalakan liar di kawasan Air Terjun Dua Warna yang menyebabkan banjir bandang dan longsor, Minggu, 15 Mei 2016 kemarin, Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Toga Habinsaran Panjaitan mengatakan pihaknya saat ini masih tengah melakukan penyelidikan.

Pasalnya, dari I yang diperoleh, banyak gelondongan batang kayu yang ditemukan usai banjir bandang dan longsor terjadi. " Kita tetap dalami dan telusuri informasi yang menyatakan adanya pembalakan liar yang terjadi di daerah Air Terjun Dua Warna," kata Kombes Toga Habinsaran Panjaitan, Jumat (20/5/2016) kepada wartawan.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya telah mengirimkan personel untuk penyelidikan dilokasi tersebut. " Kita pantau disana, kita juga belum tahu penyebab banjir dan longsor apakah disebabkan karena pembalakan liar atau tidak. Kita selidiki dan dalami dulu ya," jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah diperintahkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi untuk menelusuri informasi adanya aktivitas illegal loging sebagai penyebab banjir dan longsor yang terjadi di Air Terjun Dua Warna, di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu, 15 Mei 2016 kemarin.

Tengku Erry mengatakan, dirinya telah mendengar informasi terkait illegal loging tersebut dari masyarakat. Sehingga dirinya langsung meminta agar dinas kehutanan langsung menelusuri kebenarannya.

"Saya sudah cek sama dinas kehutanan memang ada ya di hulu. Itu diatas berarti kan. Ada beberapa ilegal loging, mungkin terjadi oleh perusahaan atau masyarakat," kata Tengku Erry.

Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mendorong penanganannya kepada pihak penegak hukum jika menemukan unsur kesengajaan oleh pihak perusahaan ataupun masyarakat terkait ilegal loginh tersebut.

"Saya sudah minta didalami. Kalau berhubungan dengan masalah hukum kita teruskan sama penegak hukum," jelasnya. Seperti diketahui, banjir dan longsor terjadi di kawasan wisata alam Air Terjun Dua Warna di Desa Durin Sirugun, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang pada Minggu, 15 Mei 2016 kemarin.

17 orang ditemukan tewas dalam peristiwa ini. Hingga saat ini, pencarian beberapa korban hilang masih terus dilakukan. Dari 17 jenazah yang di evakuasi, 16 diantaranya telah diketahui identitasnya. (Yt)

Leave A Reply